cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
APLIKASI TEKNOLOGI SEDERHANA DAN PERMESINAN UNTUK MENINGKATKAN KEAHLIAN RENOVASI LAMBUNG PERAHU Seno Darmanto; Sutanto Sutanto; Sulaiman Sulaiman; Eko Julianto Sasono
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.163 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i1.157

Abstract

ABSTRACTApplications of technology and machinery equipment in service activities are done to complete the renovation and repair of boats or wooden vessels. Development of the infrastructure for members of the fishermen group is currently focused on equipment for the repair and renovation of the boat hull and the maintenance of the driving machine. And for the improvement of the renovation or repair of the boat hull, the service team has compiled a working activity including understanding and deepening of boat or wooden boats, engineering and equipment for renovation and boatbuilding, understanding and deepening of ship damage, and implementation in a group of fishermen. The process of maintenance and repair of boats on the ship's body (hull) in fishermen partners in principle were carried out through several stages include the washing and cleaning of all parts of the ship, patching, coating and painting. The process of painting through several stages of surface cleaning, patching if there are starting cracks and holes, drying, smoothing, basic coating and painting. Some tools for boats maintenance and repair especially for renovation and manufacture of wooden boats consist of saws (machines and manuals), drills, fittings, grinders, cutting (various sizes), clamps and other support equipmentKeywords: boat, hull, propulsion machine, machinery ABSTRAKKegiatan pengabdian aplikasi teknologi dan peralatan permesinan dilakukan untuk menyempurnakan renovasi dan perbaikan perahu atau kapal kayu. Pengembangan kelengkapan sarana anggota kelompok nelayan pada saat ini difokuskan pada peralatan untuk perbaikan dan renovasi lambung atau bodi dan perawatan mesin penggerak. Dan untuk penyempurnaan renovasi atau perbaikan kapal kayu, tim pengabdian menyusun langkah kerja atau kegiatan pengabdian meliputi pemahaman dan pendalaman perahu atau kapal kayu, teknik dan peralatan renovasi dan pembuatan perahu, pemahaman dan pendalaman kerusakan kapal, dan sejenisnya dan pelaksanaan di kelompok nelayan. Proses perawatan dan perbaikan kapal pada bagian badan kapal (lambung kapal) di mitra nelayan pada prinsipnya dilakukan melalui beberapa tahapan meliputi pencucian seluruh bagian kapal, penambalan (pemakalan), pendempulan dan pengecetan kapal. Proses pengecatan melalui beberapa tahapan yakni pembersihan permukaan, penambalan kalau ada yang mulai retak dan berlubang, pengeringan, penghalusan, pelapisan dasar dan pengecatan.  Beberapa peralatan perawatan dan perbaikan lambung perahu terutama untuk renovasi dan pembuatan perahu kayu meliputi gergaji kayu (mesin dan manual), bor, pasah, gerinda, tatah (berbagai ukuran), clem/pencepit dan peralatan pendukung lain.
Membangun Rumah Maya: Upaya Branding Desa Pancasila Pada Pemuda Sukoreno Kabupaten Jember Luhung Achmad Perguna; Achmad Fikri Dzikrillah; Ivan Agusta Afriansyah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.493 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2040

Abstract

ABSTRACTCurrently, the village has autonomy in developing both natural and human resources. Village potential can be built through promotion and introduction of village profiles to the wider community so that they are known to a wide audience. One potential that is still hidden and needs to be explored is the potential in Sukoreno village, Jember district, which is rich in diversity. Unfortunately, the uniqueness of the six religions (Islam, Catholicism, Protestantism, Hinduism, Sapta Dharma and Perjalan Beliefs) that live in harmony and coexist with each other is still unknown to people outside the village. Even the branding of Sukoreno village as Pancasila Village is not yet popular. The need for branding is important for the village. Community service tries to facilitate this need by involving the youth of Sukoreno Village as the subject. The social media training was presented as an effort to introduce Pancasila village as well as to build virtual houses which had been neglected so far. As a result, the village youth gradually succeeded in filling out content both on the website and on social media. In addition, visits, likes in virtual houses continue to increase every day which will provide a multiplier effect to the village. Keywords: Pancasila Village, Branding, Digital Home, Empowerment, Youth.  ABSTRAKDesa saat ini memilliki otonomi dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Potensi desa bisa dibangun melalui promosi dan pengenalan profil desa kepada masyarakat luas agar dikenal khalayak luas. Salah satu potensi yang masih terpendam dan perlu digali adalah potensi di desa Sukoreno kabupaten Jember yang kaya akan keberagamaan dan keragamannya. Sayangnya keunikan dengan enam agama (Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Aliran Kepercayaan Sapta Dharma dan Perjalan) yang hidup rukun dan saling berdampingan masih belum dikenal oleh masyarakat luar desa secara luar. Bahkan branding desa Sukoreno sebagai Desa Pancasila juga belum populer. Kebutuhan akan branding menjadi keniscayaan bagi desa. Pengabdian ini hadir untuk mencoba memfasilitasi kebutuhan tersebut dengan melibatkan pemuda Desa Sukoreno sebagai subjeknya. Pelatihan media sosial dihadirkan sebagai upaya mengenalkan desa Pancasila sekaligus membangun rumah maya yang selama ini diabaikan. Hasilnya secara bertahap pemuda desa berhasil untuk mengisi konten baik pada website maupun media sosial. Selain itu kunjungan, like dalam rumah maya terus meningkat setiap harinya yang akan memberikan multiplier effect kepada desa.  Kata Kunci: Desa Pancasila, Branding, Rumah Maya, Pemberdayaan, Pemuda.
Penguatan Strategi Pemasaran dengan Kemasan Kekinian pada Proposal Rencana Bisnis UMKM Desa Kebontunggul Kabupaten Mojokerto Cesya Rizkika Parahiyanti; Yana Respati Dewi; Arum Prasasti; Ita Prihatining Wilujeng
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.051 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i2.1234

Abstract

ABSTRACTCommunity empowerment in the era of globalization is facing big challenges. Desa Kebontunggul also faces the same challenge. Desa Kebontunggul is one of the villages located in Gondang, Kabupaten Mojokerto, which becomes a concern for village community empowerment office in Mojokerto. This village has a lot of potential to be developed because its strategic geographical location on the slopes of Mount Anjasmoro. Desa Kebontunggul has some superior products to be developed such as family medicinal plants (toga), organic plants, mushrooms, tortillas, and eggs. Unfortunately, the popularity of those products could not be competed to its natural tourism which is Mbencirang Valley. This community service activity aims to provide training and assistance in making business plan, especially strengthening the marketing plan for micro, small and medium enterprises (MSMEs) in Kebontunggul. Through this training and mentoring, superior products of MSMEs in the village are expected having a good marketing plan, thus, they can increase the added value of the products.  ABSTRAKPemberdayaan masyarakat di era globalisasi sedang menghadapi tantangan yang besar. Kondisi ini juga tidak terkecuali untuk masyarat di desa. Desa Kebontunggul merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto yang menjadi perhatian bagi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Kabupaten Mojokerto. Desa ini memiliki banyak potensi untuk dikembangkan karena letak geografisnya terbilang strategis di lereng Gunung Anjasmoro. Dari segi produk yang bisa dikembangkan, Desa Kebontunggul memiliki potensi produk unggulan diantaranya toga (tanaman obat keluarga), tanaman organik, jamur, tortilla, dan telur. Namun sayang, kepopuleran produk-produk tersebut belum bisa sebanding dengan wisata alam di Kebontunggul yaitu Wisata Lembah Mbencirang. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelatihan serta pendampingan pembuatan proposal rencana bisnis khususnya penguatan pada rencana pemasaran kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di desa Kebontunggul. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini, diharapkan masyarakat desa Kebontunggul, khususnya warga yang memiliki usaha di produk unggulan desa, akan memiliki rencana pemasaran bisnis yang baik sehingga dapat menambah nilai tambah dari produk yang dihasilkan.
Workshop Online Otomasi Distributed Control System Berbasis Internet-Of-Things di SMK PALAPA Mojokerto Mimin Fatchiyatur Rohmah; Rokhmad Eko Cahyono; Yanuarini Nur Sukmaningtyas; Luki Ardiantoro
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.976 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i2.1868

Abstract

Automatic control technology based on the Internet of Things (IoT) is growing rapidly in the scope of the production process. This technology is able to increase quantity and improve quality so that production result have high competitiveness for customer satisfaction. DCS or Distributed Control System is one of the most popular process control technology implementations today.  The rapid development of DCS is still not balanced with the knowledge of vocational students about the practical knowledge gained at schools. The purpose of this activity is to provide practical knowledge and understanding to students regarding DCS technology, network topology and IoT technology which also equipped with several examples of production process videos in factories, to narrow the gap between knowledge taught in schools and process technology in factories. In addition to the DCS core material, students are also given additional material on artificial intelligence technology, machine learning and data mining which are also related to the quality of production results. In accordance with the Covid 19 health protocol, this community service workshop was held online with webinar using the Google Meet application. As a result of this activity, the students of SMK Palapa Mojokerto gain broader insight about process technology in factories to increase competence in competing in the world of work.Keywords: Covid-19, DCS, Internet Of Things, Artifial Intelligence, Webinar, Workshop ABSTRAKTeknologi pengendalian otomatis berbasis Internet of Things (IoT) berkembang pesat pada lingkup proses produksi. Teknologi ini mampu meningkatkan kuantitas dan memperbaiki kualitas sehingga hasil produksi memiliki daya saing tinggi untuk kepuasan pelanggan. DCS atau Distributed Control System merupakan salah satu dari implementas teknologi pengendalian proses yang sangat terkenal pada masa ini. Perkembangan pesat DCS masih belum seimbang dengan pengetahuan siswa SMK mengenai ilmu praktis yang didapat di sekolah. Tujuan kegiatan ini adalah memberi bekal pengetahuan praktis dan pemahaman pada siswa mengenai teknologi DCS, topologi jaringan dan teknologi IoT yang dilengkapi juga dengan beberapa contoh video proses produksi di pabrik, untuk mempersempit adanya gap antara pengetahuan yang dijarkan di sekolah dengan teknologi proses di pabrik.  Selain materi inti DCS, siswa juga diberikan materi tambahan tentang teknologi kecerdasan buatan, machine learning dan data mining yang berhubungan juga dengan kualitas hasil produksi.  Sesuai protokol kesehatan Covid-19, Workshop pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara daring dengan webinar menggunakan aplikasi google meet. Hasil dari kegiatan ini siswa SMK Palapa Mojokerto mendapatkan wawasan lebih luas mengenai teknologi proses di pabrik untuk  meningkatkan kompetensi dalam bersaing di dunia kerja.Kata Kunci: Covid-19, DCS, Internet Of Things, Kecerdasan Buatan, Webinar, Workshop
Zakat dalam Pemberdayaan Masyarakat Noor Amalia; Ines Saraswati Machfiroh; Yuli Fitriyani
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.044 KB)

Abstract

ABSTRACTAccounting Study Program, Tanah Laut State Polytechnic carries out community service in the Tanah Laut region, namely: Sumber Makmur Village, Takisung District. This community service aims to find out and utilize the potential of zakat for community empowerment in Tanah Laut Regency, especially in Sumber Makmur Village. The method used in the implementation of community service uses two stages, the first stage is direct observation, namely: the extension team comes to the location in order to provide knowledge or insight. This is done on the eve of and at the time of the activity. The second stage is counseling, namely: the team provides material about zakat with counseling methods as well as solving problems encountered when making zakat payments. The result of this community service is that the community can carry out the payment of zakat in accordance with the income earned by the existence of this counseling method.Keywords: Zakat, Income, Tanah Laut  ABSTRAKProgram Studi Akuntansi, Politeknik Negeri Tanah Laut menjalankan pengabdian masyarakat di wilayah Tanah Laut, yaitu: Desa Sumber Makmur Kecamatan Takisung. Pengabdian masyarakat ini bertujuan  untuk mengetahui dan memanfaatkan potensi zakat untuk pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut khususnya di Desa Sumber Makmur. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat menggunakan dua tahap, pada tahap pertama dilakukan observasi langsung, yaitu: tim penyuluh datang ke lokasi dalam rangka memberi pengetahuan atau wawasan. Hal ini dilakukan pada saat menjelang maupun pada saat kegiatan berlangsung. Tahap kedua adalah penyuluhan, yaitu: tim memberikan materi tentang zakat dengan metode penyuluhan sekaligus memecahkan permasalahan  yang dihadapi ketika melakukan dalam pembayaran zakat. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah para masyarakat dapat melaksanakan pembayaran zakat yang sesuai dengan penghasilan yang didapat dengan adanya metode penyuluhan ini.Kata Kunci: Zakat, Penghasilan, Tanah Laut
Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Promosi Online untuk Pelaku UMKM di Cilacap Andi Dwi Riyanto; Muhammad Faiz Noeris
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.116 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i2.236

Abstract

ABSTRACTCilacap is a district in the province of Central Java with an area of about 6.2% of the total area of Central Java. Cilacap consists of 24 districts. In addition to the agricultural sector, which is a major sector in the economic sector, there are many other sectors that are developing very rapidly in Cilacap such as fashion, health, handicrafts, souvenirs, drinks and food. The total number of MSMEs registered in the Cilacap Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) exceeds thirty-two thousand (32,000) MSMEs. In the digital era like today it would be more appropriate to have started using digital media in the promotion because 51.8% or 132.7 million people in Indonesia have used the internet. The digital media that is most suitable for MSMEs is to use social media like Facebook because it is easy to use, and blogs like wordpress have free features, but are easy to use. Therefore, in an effort to increase turnover and ability to do digital promotions, this training was held. Keywords: MSMEs, PLUT Cilacap, Central Java, Digital Media Training, Social Media ABSTRAKCilacap merupakan kabupaten di provinsi Jawa Tengah dengan luas wilayah sekitar 6,2% dari total wilayah Jawa Tengah. Cilacap terdiri dari 24 kecamatan. Selain sektor pertanian yang merupakan sektor utama di bidang perekonomian, banyak juga sektor lain yang perkembangannya sangat pesat di Cilacap seperti fashion, kesehatan, kerajinan  tangan, oleh-oleh, minuman dan makanan. Jumlah total UMKM yang terdaftar di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Cilacap melebihi tiga puluh dua ribu (32.000) UMKM. Pada era digital seperti saat ini memang akan lebih tepat jika sudah mulai menggunakan media digital dalam melakukan promosi dikarenakan 51,8% atau 132,7 juta penduduk di Indonesia telah menggunakan internet. Adapun media digital yang paling cocok untuk pelaku UMKM adalah menggunakan media sosial seperti facebook karena mudah digunakan, dan blog seperti wordpress yang memiliki fitur gratis, namun mudah dalam penggunaannya. Oleh karena itu dalam upaya meningkatkan omzet dan kemampuan melakukan dalam promosi digital, diadakan pelatihan ini. Kata Kunci: UMKM, PLUT Cilacap, Jawa Tengah, Pelatihan Media digital, Media Sosial
Efektivitas Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Pemanfaatan Aplikasi Mendeley untuk Produktivitas Guru Edy Setiyo Utomo; Diah Puji Nali Brata
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.135 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2443

Abstract

ABSTRACTWriting competence for teachers is one of the soft skills to support productivity and creativity. The teacher’s knowledge in  preparing scientific articles and  using Mendeley application in citing reference sources is still low. This community service aims to improve understanding and skills in writing scientific articles that are integrated with technology, namely the Mendeley application. This activity is provided for teachers at SMPN 1 Gresik in offline meeting  by implementing health protocols. The method of implementing the community service consists of preparation, implementation, and evaluation. The results of activities that refer to a questionnaire containing 10 aspects in the pretest and posttest show that each aspect has exceeded the predetermined target of at least 80%, where the lowest percentage is 81.08% and the highest is 94.59%. In addition, the results of satisfaction shown by the participants, in general, were 94.6%. In other words, the community service that has been carried out at SMPN 1 Gresik regarding training in the preparation of scientific articles and the use of the Mendeley application  is very effective and successful. Keywords: Training, Article, Mendeley, Teacher ABSTRAKKompetensi menulis bagi guru merupakan salah satu kemampuan softskill untuk menunjang produktivitas berkarya dan kreativitas. Minimnya pengetahuan guru dalam penyusunan artikel ilmiah serta pemanfaatan aplikasi Mendeley dalam sitasi sumber referensi. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam penulisan artikel ilmiah yang terintegrasi dengan teknologi yaitu aplikasi Mendeley. Kegiatan pengabdian diberikan kepada guru di SMPN 1 Gresik secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Metode pelaksanaan pengabdian terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan yang mengacu pada angket yang berisi 10 aspek pada pretest maupun posttest menunjukkan bahwa setiap aspek telah melampuai target yang telah ditentukan yaitu minimal 80%, dimana prosentase terendah sebesar 81,08% dan tertinggi sebesar 94,59%. Di samping itu, hasil kepuasan yang ditunjukkan oleh peserta secara umum sebesar 94,6%. Dengan kata lain, kegiatan pengabdian yang telah dilakukan di SMPN 1 Gresik mengenai pelatihan penyusunan artikel ilmiah dan pemanfaatan aplikasi Mendeley sangat efektif dan berhasil.  Kata Kunci: Pelatihan, Artikel Ilmiah, Mendeley, guru
Aplikasi Belajar Mandiri Bahasa Inggris bagi Siswa SDN Gunung Pasir Jaya Irene Brainnita Oktarin; Maria Edistianda Eka Saputri
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.708 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i2.1718

Abstract

Awal tahun 2020 pandemi Covid-19 merebak dimanapun, hal ini mengakibatkan Kemdikbud mengeluarkan program belajar dari rumah melalui pembelajaran daring (dalam jaringan) dimana semua peserta didik tidak diperbolehkan belajar di sekolah seperti sebelumnya. SDN Gunung Pasir Jaya adalah salah satu sekolah yang menerapkan edaran yang Kemdikbud berikan untuk belajar dari rumah. Hal ini membuat penyampaian materi pelajaran serta interaksi antara guru dan murid kurang maksimal. Beberapa anak kesulitan memahami materi terutama pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Dalam rangka membantu para siswa mengurangi kesulitan memahami materi pada mata pelajaran Bahasa Inggris maka diberikan pelatihan aplikasi belajar mandiri untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu persiapan, pengajaran, pelatihan, dan evaluasi. Hasil yang didapat adalah kegiatan PKM Aplikasi Belajar Mandiri bagi siswa SDN Gunung Pasir Jaya memberikan pengaruh yang positif pada siwa dan juga para guru; dan secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengetahuan tentang penggunaan aplikasi belajar mandiri (Duolingo dan Kahoot) sebagai media pembelajaran yang interaktif selama proses belajar mengajar di rumah (Learning From Home).
GEOMETRY TOWER ADVENTURE PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKOREJO KECAMATAN BOJONEGORO Dian Ratna Puspananda; Anis Umi Khoirutunnisa’; M. Zainudin; Anita Dewi Utami; Nur Rohman
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.629 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.81

Abstract

ABSTRACTThe introduction of geometry is considered important since early age because part of form recognition learning. This is one of the earliest concepts that children must master in cognitive development. Children can distinguish objects by shape first before based on other features. By giving the introduction of geometric shapes from an early age means that the child will have a learning experience that will support the learning of mathematics in the next level of education. Community Service Activities under the title Geometry Tower Adventure at Early Childhood in Sukorejo Village Bojonegoro District Bojonegoro District aims to train children to know the type of shapes, colors, and soft and coarse motor skills by using their preferred game. This PKM activity started on September 11, 2017 until September 16, 2017, followed by all Singajaya Islam Kindergarten students, amounting to 100 students. As the activity progresses the students follow the game path with enthusiasm and joy. In addition we also provide five sets of props in the form of geometry towers and the steps of its use in learning to the school to be utilized in the future.Keywords: Geomerty tower adventure, Early childhoodABSTRAKPengenalan geometri dianggap penting dikenalkan sejak usia dini karena bagian dari pembelajaran pengenalan bentuk. Hal ini  merupakan salah satu dari konsep paling awal yang harus dikuasai oleh anak dalam pengembangan kognitif. Anak dapat membedakan benda berdasarkan bentuk terlebih dahulu sebelum berdasarkan ciri-ciri lainnya. Dengan memberikan pengenalan bentuk geometri sejak usia dini berarti anak mendapatkan pengalaman belajar yang akan menunjang untuk pembelajaran matematika di tingkat pendidikan selanjutnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Geometry Tower Adventure pada Anak Usia Dini di Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro bertujuan melatih anak untuk mengetahui jenis bentuk, warna, serta melatih motorik halus dan kasar dengan menggunakan permainan yang disukai mereka. Kegiatan PKM ini dimulai pada tanggal 11 September 2017 sampai dengan 16 September 2017, diikuti oleh seluruh siswa TK Islam Singajaya yang berjumlah 100 siswa. Saat kegiatan berlangsung siswa mengikuti alur permainan dengan antusias dan gembira. Selain itu kami juga memberikan lima set alat peraga berupa menara geometri serta langkah-langkah penggunaanya dalam pembelajaran kepada pihak sekolah agar bisa dimanfaatkan dikemudian hari.Kata Kunci: Geomerty tower adventure, Usia dini
PENGGUNAAN APLIKASI LINKEDIN UNTUK MELAMAR PEKERJAAN BAGI SISWA SMK PGRI 6 NGAWI Eni Winarsih; Kodrat Eko Putro Setiawan; Dedy Richi Rizaldy; Devi Cintia Kasimbara; Wahyuningsih Wahyuningsih; Fuaduzzakiawan Fuaduzzakiawan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1124.209 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2269

Abstract

ABSTRACTThe rapid development of science and technology can be utilized by the community. The development of technology has now shown very rapid progress. Many sectors of life have used the existence of technology itself. Its presence has had a considerable impact on human life in various aspects. The product of technological developments is LinkedIn. The Linkedin application can be used to apply for jobs. The use of the LinkedIn app needs to be taught to students. Such use includes how to use and take advantage of the features contained in Linkedin. The use of the Linkedin application is taught at SMK PGRI 6 Ngawi which is intended for students in grades 11 and 12. The result of using the Linkedin application is that students can create a Linkedin account, create a portfolio on Linkedin, apply for work online through Linkedin, create a curriculum vitae on Linkedin.Keywords: Using Linkedin, SMK PGRI 6 NgawiABSTRAKPerkembangan Ilmu dan Teknologi yang semakin pesat dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Perkembangan teknologi kini telah banyak menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Berbagai sektor kehidupan telah menggunakan teknologi dan kehadirannya telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan manusia dalam berbagai aspek. Produk perkembangan teknologi  adalah LinkedIn. Adanya aplikasi Linkedin bisa dimanfaatkan untuk melamar pekerjaan. Penggunaan  aplikasi LinkedIn perlu diajarkan kepada siswa. Penggunaan tersebut meliputi cara menggunakan dan memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat dalam Linkedin. Penggunaan aplikasi Linkedin ini diajarkan di SMK PGRI 6 Ngawi yang ditujukan bagi siswa kelas 11 dan 12. Hasilnya penggunaan aplikasi Linkedin ini adalah siswa dapat membuat akun Linkedin, pembuatan portofolio di Linkedin, etika melamar kerja secara daring melalui Linkedin, membuat curriculum vitae di Linkedin.Kata Kunci: Penggunaan Linkedin,  SMK PGRI 6 Ngawi

Page 6 of 43 | Total Record : 430