cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
+6285289774152
Journal Mail Official
snip@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung Rectorat Building
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 28285794     DOI : https://doi.org/10.23960/snip.v1i1.100
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) diselenggarakan oleh Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Universitas Lampung.
Articles 381 Documents
Analisis Perencanaan Tata Ruang Kawasan Perkotaan Muaradua Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Kustian, Ika; Ronaldi, Sasdita; Septiana, Trisya
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian pemanfaatan ruang di kawasan perkotaan muaradua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses penataan ruang. Pemanfaatan ruang dalam pelaksanaannya tidak selalu sejalan dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan. Ketidaksesuaian atau pelanggaran tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya tekanan perkembangan pasar terhadap ruang, belum jelasnya mekanisme pengendalian, dan lemahnya penegakan hukum. Kondisi ini mengisyaratkan bahwa untuk mewujudkan terciptanya pembangunan yang tertib ruang diperlukan tindakan pengendalian pemanfaatan ruang. Pengendalian pemanfaatan ruang dilakukan agar pemanfaatan tata ruang dapat berjalan sesuai dengan perencanaan tata ruang. Adapun instrumen pengendalian pemanfaatan ruang mencakup peraturan zonasi, perizinan, pemberian insentif dan disinsentif, serta pengenaan sanksi.
Analisis Morfometri pada Daerah Banjir di Pesisir Teluk Lampung Septiana, Trisya; Rohman, Arif; Despa, Dikpride
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia, termasuk di wilayah pesisir Teluk Lampung yang memiliki karakteristik banjir beragam, seperti banjir sungai, banjir bandang, dan banjir akibat kegagalan sistem drainase. Analisis morfometri drainase menjadi salah satu pendekatan penting untuk memahami dinamika hidrologis dan morfologis wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter morfometri Daerah Aliran Sungai (DAS), meliputi luas tangkapan, panjang sungai utama, pola aliran, dan kerapatan jaringan sungai, guna memberikan informasi dasar yang relevan untuk mitigasi banjir. Data Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) digunakan untuk mendelineasi batas DAS dan menganalisis parameter morfometri dengan analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis hidrologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga DAS utama yang terkait dengan lokasi banjir di Teluk Lampung: DAS Teluk Betung Timur dengan luas 1.600 ha dan panjang sungai utama 8 km, DAS Teluk Betung Barat dengan luas 6.000 ha dan panjang sungai utama 15 km, serta DAS Panjang dengan luas 10.000 ha dan panjang saluran perkotaan sekitar 10 km. Analisis menunjukkan hubungan antara karakteristik DAS dan potensi banjir di masing-masing wilayah. DAS dengan luas tangkapan lebih besar dan saluran utama lebih panjang, seperti Teluk Betung Barat, menunjukkan risiko banjir yang lebih tinggi, terutama saat curah hujan ekstrem. Informasi ini memberikan dasar penting untuk perencanaan pengelolaan DAS, optimalisasi sistem drainase, dan penerapan strategi mitigasi banjir berbasis ekosistem. Penelitian ini diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan wilayah pesisir Teluk Lampung secara berkelanjutan.
PENGAWASAN TEKNIS REHABILITASI JALAN GUMAWANG - PETANGGAN Purba, Alexander; Hartopo, Popo; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan Rehabilitasi Jalan Gumawang - Petanggan ini merupakan suatu stimulan bagi suatu kawasan dalam pengendalian pembangunan yang berorientasi pada peningkatan jalan dan pembangunan jembatan secara komprehensif dan mempercepat peningkatan mutu kehidupan masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan pembangunan Prasarana dan sarana yang di butuhkan. Kegiatan Pengawasan Teknis Rehabilitasi ini adalah untuk melaksanakan Kegiatan Pengawasan Teknis Rehabilitasi Jalan Gumawang - Petanggan tentu memerlukan pengawasan yang matang dan akurat dalam pelaksanaan sehingga dapat memuaskan dan memenuhi kebutuhan semua pihak berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera selatan dalam kaitan dengan pelaksanaanya sangat membutuhkan dan mengharapkan bantuan Konsultan Supervisi yang memenuhi kriteria yaitu terampil, andal dan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional, sehingga didapat hasil pembangunan yang tepat waktu,mutu dan jumlah serta tertib administrasi. Sehingga Konsultan pengawas yang diharapkan betul-betul berperan sebagai Konsultan Pengawas (Supervisi Teknis) yang disiplin dan berdedikasi tinggi pada pelaksanaan pengawasan dan supervisi pada pembangunan yang dimaksud. Untuk mendapatkan hasil pelaksanaan pekerjaan yang dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan kualitas, kuantitas, waktu pelaksanaan dan biaya. Maksud diadakannya kegiatan pengawasan teknis jalan dan jembatan Provinsi Sumatera Selatan ini adalah mencapai pelaksanaan pekerjaan yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam spesifikasi dokumen kontrak dan untuk menghindari kegagalan pekerjaan baik dalam hal kualitas maupun kuantitas. Tujuan kegiatan pengawasan teknis ini adalah untuk membantu Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan teknis penyelenggaraan jalan/jembatan provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2022. Berdasarkan pengawasan yang dilakukan selama enam bulan masa pekerjaan, adapun progress bulan pertama adalah 9,09%, bulan kedua adalah 43,88%, bulan ketiga adalah 70,33%, bulan keempat adalah 83,33%, bulan kelima adalah 93,33% dan bulan keenam adalah 100%,.
Modifikasi Screen Plate pada Unit Crusher Batubara Tipe Granulator and One-way Hammermills Aziz, Sholhan; Wardono, Herry; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum proses pengaturan ukuran butiran batubara dilakukan dengan crusher batubara. Pelabuhan batubara Tarahan Lampung menggunakan crusher tipe granulator ring hammer yang dilengkapi dengan screen plate produk impor untuk memastikan ukuran butiran yang dihasilkan. Screen plate juga berfungsi sebagai penahan saat batubara ditekan oleh ring hammer. Rata-rata umur pemakaian screen plate impor adalah 9 bulan operasi. Harga pembelian yang cukup tinggi serta waktu penyediaan yang lama cukup mengganggu kelancaran operasional. Maksud dari penelitian ini adalah untuk pembuatan screen plate hasil proses fabrikasi lokal yang memiliki kemampuan setara produk impor. Hal ini bertujuan untuk untuk menurunkan biaya pembelian sekaligus mempersingkat waktu penyediaan screen plate. Penelitian dilakukan dengan cara pengujian pada material logam produk screen plate original. Kemudian dilakukan pemilihan material pengganti dan dilanjutkan dengan simulasi stress analisis model menggunakan Autodesk Iventor. Selanjutya dilakukan pembuatan screen plate fabrikasi lokal dan dipasang pada unit crusher batubara untuk mengetahui ketahanannya aktual dalam penggunaan operasional. Berdasarkan pengukuran, pengujian dan analisis yang dilakukan didapatkan bahwa material original screen plate memiliki chemical dan mechanical properties yang serupa dengan AISI 1541. Dengan penggunaan material pengganti menjadi ASTM A572-50 dan meningkatkan ketebalan screen plate dari 3,5 mm menjadi 4,0 mm, stress analisis pada model menunjukkan bahwa nilai Von Mises Stress masih di bawah kekuatan bahan A572 dengan faktor keamanan 2,16. Pada aplikasi operasi, rata-rata usia penggunaan screen plate produk impor dan produk fabrikasi lokal adalah sama yaitu 9 bulan operasi. Biaya pembelian screen plate fabrikasi lokal lebih rendah 33,3% dari produk impor. Selain itu, waktu yang diperlukan untuk penyediaan screen plate juga mengalami penurunan dari sebelumnya 9 bulan menjadi 6 bulan jika menggunakan produk fabrikasi lokal.
Analisis Bauran Energi Primer Provinsi Lampung Tahun 2023 Lukman, Ernis; Suharno; Sarkowi, Muh.
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi sumber daya energi baru dan terbarukan yang cukup besar yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penyediaan energi nasional menggantikan energi fosil. Pemerintah telah menetapkan Kebijakan Energi Nasional dan Rencana Umum Energi Nasional. Sebagai turunannya, Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED). RUED merupakan dokumen kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi, mengenai rencana pengelolaan energi tingkat daerah di wilayah masing-masing yang bersifat lintas sektor. RUED menjabarkan rencana pelaksanaan kebijakan energi untuk mencapai sasaran kebijakan energi pada tingkat Provinsi dengan memanfaatkan keadaan energi setempat. Pada penelitian telah dilakukan evaluasi pencapaian bauran energi primer sehingga dari nilai evaluasi bauran energi primer tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung dapat mengambil kebijakan dan strategi yang efektif dan efisien untuk mencapai target bauran energi primer Provinsi Lampung Hasil mendapatkan pasokan energi primer di Provinsi Lampung pada tahun 2023 adalah sebanyak 3,92 MTOE. Bauran energi primer di Provinsi Lampung pada tahun 2022: EBT sebesar 33,44%, Minyak Bumi sebesar 43,18%, Batubara sebesar 17,82%, dan pada sektor Gas Bumi sebesar 5,56%.
Analisa Penyebab kebakaran di Area Make Up Gas Compressor HCU (Hydro Cracker Unit) PT. Kilang Pertamina International (KPI) RU II Dumai Provinsi Riau Saputra, Agung Ahmad Sulton; Despa, Dikpride; Purba, Alexander
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hydrogen merupakan komponen penting dalam proses hydrocracking yang mengubah distilat menjadi bahan penting berupa bensin, pertadex, avtur dan minyak pelumas. Proses ini dilakukan dengan pemindahan hydrogen dari H2 Plant ke HCU melalui serangkaian kompresor, Dimana hydrogen diberi tekanan 160 Bar. Hidrogen bertekanan tinggi ini kemudian di injeksikan ke dalam reactor perengkahan hydrocarbon dibawah kondisi suhu dan tekanan tinggi. Sifat Hydrogen yang sangat reaktif dan ukuran molekulnya yang kecil, menjaga keandalan pipa hydrogen sangat penting untuk operasi yang aman dan efisien. Sifat yang mudah terbakar mengharuskan langkah keamanan yang ketat untuk mencegah terjadinya gangguan seperti kebocoran dan kebakaran. Ditemukan Pipa H2 (Hydrogen) di Area Make Up Gas Compressor digunakan untuk transfer gas H2 dari area H2 Plant dengan tekanan 14-15 Bar untuk diberikan bertekanan (dikompresi) dengan kompresor tipe gas turbin (stage 1 sampai dengan stage 3) sehingga tekanan lebih tinggi menjadi tekanan 160 Bar sebagai syarat untuk dapat di olah di HCU (Hydro Cracker Unit) fraksi berat-intermediate menjadi produk BBM yang dibutuhkan sesuai dengan rencana di Area RU II, Proses ini menghasilkan panas sehingga dalam proses nya diperlukan pendinginan sebelum masuk ke Vessel (bejana bertekanan) pada setiap stage kemudian setelahnya ke reactor. Proses Hydrocracking adalah suatu proses pembuatan hydrocarbon secara catalytic dengan injeksi H2 (Hydrogen) pada temperature dan tekanan tinggi. Proses Hydrocracking dipakai untuk mengkonversi distillate sedang (intermediate) dan berat (heavy). Proses hydrocracking menghasilkan produk-produk seperti : Gasoline, Avtur, Pertadex, Lube Oil dan lainnya. Proses terjadinya kebakaran dikarenakan adanya kebocoran pada Pipa Jalur H2 (Hidrogen) pada Output Gas Kompressor Stage 2 arah Vessel 29 stage 2 212 C2 Area Make Up Gas Compressor HCU (Hydro Cracker Unit). Akibat dari kebocoran Pipa Jalur H2 (Hidrogen) pada Output Gas Kompressor Stage 2 arah Vessel 29 stage 2 212 C2 Area Make Up Compressor terdapat kandungan gas H2 (Hidrogen) dan Methana dalam pipa yang bertekanan yang bercampur dengan oksigen di udara yang sudah mencapai batas mudah terbakar (flammable range) sebagai sumber bahan bakar penyebab kebakaran. Penyebab kebocoran tersebut akibat adanya proses korosi pada permukaan pipa yang menyebabkan penurunan ketebalan dan terjadi penurunan kekuatan struktur pipa dalam menahan beban tekanan gas H2 terkompresi.
Analisa Penurunan Produksi Air Tawar Pada Fresh Water Generator AFGU ke 5 SULISTIYONO, NOOR; Widyawati, Ratna; Despa, Dikpride
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan Fresh water generator memanfaatkan panas yang diperoleh dari jacket cooling mesin induk, panas yang diperoleh dari water jacket cooling main engine cukup panas untuk mendidihkan air laut. Untuk mengoperasika fresh water generator diperlukan panas yang cukup dan stabil, panas tersebut didapat pada saat kapal sudah mencapai kecepatan penuh (full away) hal ini bertujuan agar suhu air jacket cooling mesin induk yang digunakan untuk pengoperasian fresh water generator tidak berubah ubah. Penurunan produksi air tawar dikarenakan beberapa faktor antara lain menurunnya tingkat kevakuman didalam evaporator, dengan penurunan mencapai 64 CmHg sedangkan seharusnya 76 CmHg, hanya mencapai atau mengalami penenurun mencapai 14,5%. Sehingga dibutuhkan pemeriksaan dan penggantian paking pada bagian-bagian yang bocor serta penggantian spare part pada bagian yang rusak Kebocoran pada paking karet antar plat flans akan menimbulkan penurunan tingkat kevakumannya dan ini akan mengakibatkan penurunan produksi air tawar yang dihasilkan oleh FWG, unttuk itu segera dilakukan perbaikan dengan mengganti paking paking pada Flans atau paking pada pompa. Kurang pemahaman tentang PMS (Plan Maintenance System) perawatan fresh water generator Belum dilaksanakannya perawatan yang sesuai dengan buku petunjuk pengoperasian.
Gangguan Tersumbatnya Injektor oleh Kotoran Terhadap Kinerja Mesin Generator pada MV. Eastern Fair LOPULALAN, MARCELLO; RIO, M. ROMA; Purba, Alexander; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Injektor merupakan suatu alat yang berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam ruang pembakaran dalam bentuk kabut dengan bantuan pompa tekanan tinggi yang disebut bosh pump, bosh pump ini yang akan menekan bahan bakar ke dalam injektor dengan tekanan tinggi, sehingga bahan bakar terdesak dan keluar melalui lubang injektor yang berukuran kecil sehingga keluar dalam bentuk kabut. Pengabutan yang baik akan menghasilkan proses pembakaran yang baik pula, tetapi jika proses pengabutan injektor tidak baik, maka proses pembakaran berlangsung secara tidak baik pula. Penelitian ini dilakukan di MV. EASTERN FAIR milik perusahaan pelayaran PT. WARUNA NUSA SENTANA, selama kurang lebih satu tahun. Sumber data yang diperoleh adalah data yang diperoleh langsung dari tempat penelitian secara observasi dan wawancara langsung dengan chief engineer dan para masinis di kapal serta dengan metode kepustakaan yakni literatur-literatur yang berkaitan dengan judul skripsi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak bekerjanya injektor dengan baik dikarenakan kotoran yang menyumbat lubang injektor, selain itu hal ini juga dapat menimbulkan daya kerja dari mesin akan menurun serta naiknya temperature gas buang, hal ini apabila dibiarkan terus pedoman di atas kapal.
Metode Pengembangan Aplikasi Berbasis Mobile Di Indonesia Secara Historis Data 2019-2023 Hafiz, Aliy; Mardina; Septiana, Trisya
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi umumnya terbagi menjadi tiga platform yaitu desktop, web, dan mobile. Aplikasi mobile adalah teknologi yang paling sering digunakan, didukung oleh kemajuan pesat smartphone. Pengembangan aplikasi mobile dapat dilakukan melalui berbagai model atau metode seperti System Development Life Cycle (SDLC), Agile, Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dan lain lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab beberapa pertanyaan: 1) mengetahui tren model metode pengembangan aplikasi mobile, 2) mengidentifikasi model pengembangan aplikasi berbasis mobile atau android yang mayoritas digunakan oleh pengembang dalam melakukan pengembangan aplikasi berbasis android. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis metode pengembangan aplikasi mobile dengan meninjau 200 artikel yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2023. Artikel didapatkan menggunakan aplikasi Publish Or Perish dengan kata kunci pengembangan aplikasi berbasis android dan mobile. Hasil dari penelitian ini yaitu mayoritas model pengembangan aplikasi yang digunakan dalam mengembangkan aplikasi berbasis android atau mobile adalah model pengembangan System Development Life Cycle (SDLC) waterfall.
OPTIMASI PENGENDALIAN KUALITAS AIR SUNGAI WAY SEKAMPUNG DI HULU BENDUNG GERAK JABUNG Hairudin; Sarkowi, Muhammad; Kustiani, Ika
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Way Sekampung merupakan sungai lintas Kabupaten/ Kota yang wilayah administrasinya terletak di Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Pesawaran, Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Lampung Selatan. Pasca diresmikannya Bendung Gerak Jabung pada Tanggal 29 September 2020 telah terjadi pencemaran air Sungai Way Sekampung disekitar bendung yang mengakibatkan warna sungai menjadi hitam dan kualitas air sungai menurun, ini berdampak pada rusaknya ekosistem dan biota sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi pengendalian kualitas air sungai di hulu Bendung Gerak Jabung. Metode penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pemodelan kualitas air untuk mengetahui kondisi kualitas air dalam pengendalian beban pencemaran, debit keluaran dan debit aliran dan baku mutu dengan parameter indikator Biological Oxygen Deman (BOD). Simulasi model menggunakan Aplikasi Software QUAL2Kw. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi penurunan kualitas air sungai Way Sekampung Segmen Hilir dengan indikator tingginya nilai Parameter Lingkungan, penurunan status mutu air sungai Way Sekampung dari Cemar Ringan sampai dengan Cemar Berat. Nilai indeks pencemaran Sungai Way Sekampung Metro Kibang sebesar PIj = 2,4 dengan status Cemar Ringan, Downstream Sungai Way Buhong sebesar PIj = 5,2 dengan status Cemar Sedang, Downstream Sungai Way Galih sebesar PIj = 6,3 dengan status Cemar Sedang, Sungai Way Sekampung Jembatan Bungkuk sebesar PIj = 6,0 dengan status Cemar Sedang dan Sungai Way Sekampung Bendung Gerak Jabung sebesar PIj = 10,1 dengan status Cemar Berat. Hasil simulasi II bahwa melakukan modifikasi lingkungan dengan meningkatkan debit aliran pada bendung gerak Jabung sebesar 34,07 m3/s dan mengurangi debit keluaran point source PT. Sugar Labinta sebesar ± 525 m3/s dapat mengendalikan kualitas air Sungai Way Sekampung Hilir.