cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
APLIKASI PEWARNA ALAMI INDIGO DENGAN TEKNIK CELUP DAN BLOCK PRINTING MENGGUNAKAN MEDIA ALTERNATIF PELEPAH PISANG PADA TEKSTIL Maharani, Raditha; Hendrawan, Aldi; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kesadaran terhadap pewarna alami dalam sub sektor fesyenmendorong penggunaan pewarna indigo dari Indigofera tinctoria. Namun, aplikasi pewarnaalami indigo saat ini terbatas pada teknik celup, sementara potensi pelepah pisang sebagaimedia alternatif block printing belum dioptimalkan meskipun memiliki nilai khas danketersediaan yang berlimpah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi aplikasipewarna alami indigo melalui kombinasi teknik celup dan block printing menggunakan mediaalternatif pelepah pisang pada tekstil. Metode penelitian menggunakan pendekataneksplorasi melalui studi literatur, wawancara mendalam, observasi, dan eksplorasi aplikasiteknik. Hasil penelitian menunjukkan larutan indigo konsentrasi 200% (6 gram indigo bubuk,10 gram soda Ash, 10 gram hydrosulfite, 100 ml air panas) menjadi formula optimal untukblock printing dengan definisi motif jelas. Eksplorasi pelepah pisang menghasilkankarakteristik unik dengan ruas dan rongga khas struktur pelepah berupa potonganmemanjang menghasilkan bentuk geometris, sedangkan potongan melintang menghasilkanbentuk organis. Penelitian berhasil menghasilkan berbagai motif melalui kombinasi teknikcelup dan block printing yang membentuk komposisi visual ekspresif dan unik, menghadirkanmotif bernilai kontemporer melalui teknik konvensional. Manfaat penelitian inimembuktikan efektivitas pemanfaatan pewarna alami indigo dalam dua teknik penerapan,mengoptimalkan potensi pelepah pisang sebagai media alternatif block printing, danmemperkuat konsep visual berbasis sumber daya alam dengan nilai estetika khas.Kata kunci: Indigofera tinctoria, teknik celup, block printing, dan pelepah pisang.
EKSPLORASI BENANG BAMBU MENJADI BENANG HIAS MENGGUNAKAN TEKNIK CROCHET UNTUK PRODUK FASHION Ramadhani, Nabila Nur; Putri, Liandra Khansa Utami; Siagian, Marissa Cory Agustina
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat merupakan filamen kecil dari bahan alami atau sintetik yang memiliki sifatfleksibel dan kuat. Salah satu serat alam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan diIndonesia adalah serat bambu, karena memiliki banyak keunggulan dan memiliki peluang besaruntuk mendukung industri. Serat bambu dapat dicampur dengan material lain untukmenghasilkan benang. Tujuan penelitian ini yaitu mengolah benang bambu denganmenghasilkan inovasi karya lembaran eksloratif dari benang bambu yang sudah dipintal menjadibenang hias menggunakan teknik crochet untuk produk fashion. Metode yang digunakan dalampenelitian ini yaitu metode kualitatif dengan mengumpulkan data literatur dari berbagai sumberseperti jurnal, buku, dan website untuk mendapatkan data referensi. Serta melakukan analisaterhadap brand secara online untuk menganalisa material, benang hias, teknik crochet hinggatren untuk melakukan eksplorasi yang berpotensi untuk diterapkan ke produk fashion. Hasil akhirdari penelitian ini berupa benang bambu yang sudah diolah menjadi benang hias menggunakanteknik crochet sehingga menghasilkan inovasi pada produk fashion yang dapat membentuk suatutekstur dengan karakter unk.Kata Kunci : Benang bambu, benang hias, crochet
EKSPLORASI DAN PENGEMBANGAN PEWARNA ALAMI DARI BONGGOL JAGUNG UNGU DENGAN METODE PREMORDANTING PADA KAIN POLYCOTTON Islami, Galuh Azzura Gemilang; Takao, Gina Shobiro; Ramadhan, Mochammad Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensi pewarnaalami dari bonggol jagung ungu sebagai alternatif ramah lingkungan dalam industri tekstil.Pigmen diekstraksi menggunakan metode perebusan (ekstraksi panas), yang diaplikasikanpada kain campuran katun dan polyester (polycotton) dengan teknik pre-mordanting,menggunakan berbagai jenis mordan. Eksperimen dilakukan pada lima jenis kainpolycotton, yaitu oxford, drill, toyobo, mori dan tetoron axinite. Hasil eksplorasimenunjukkan bahwa mordan tawas menghasilkan warna paling sesuai dan pekat,khususnya pada kain drill. Setiap kain menghasilkan warna ungu keabu-abuan. Produkakhir diwujudkan dalam bentuk lembaran kain berukuran 25 x 150 cm serta katalogeksplorasi yang berisi dokumentasi dan sampel kain hasil eksplorasi. Penelitian inimembuktikan bahwa bonggol jagung ungu memiliki potensi tinggi sebagai sumber ZatPewarna Alami (ZPA) berbasis antosianin yang aplikatif dan mendukung prinsipkeberlanjutan dalam industri tekstil.Kata kunci: Pewarna alami, bonggol jagung ungu, antosianin, pre-mordanting, kaincampuran katun dan polyester.
EKSPLORASI KAIN SISA BERBAHAN SERAT SINTETIS MELALUI METODE UPCYCLING MENGGUNAKAN TEKNIK SMOCKING UNTUK PRODUK FASHION Maharani, Alvina Putri; Arumsari, Arini; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri fashion menyumbang banyak limbah tekstil, terutama dari kain berbahan seratsintetis yang sulit terurai. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengancara mengolah limbah kain sisa produksi dari Amore Mio Studio dan Hanna Kebayamenggunakan metode upcycling. Teknik utama yang digunakan adalah smocking untukmenciptakan efek tekstur tiga dimensi. Bahan seperti satin, brokat, organza, taffeta, dan tulledipilih karena mendukung proses manipulasi kain secara visual dan struktural. Metode yangdigunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, observasi, wawancara, daneksplorasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kain sisa dapat diberi fungsi baru danmenjadi bagian penting dalam desain busana, terutama dalam struktur dan tampilan akhirnya.Tekstur yang dihasilkan dipengaruhi oleh karakter kain, dan paling baik diterapkan pada kainberukuran besar. Secara keseluruhan, metode ini mendukung prinsip fashion berkelanjutankarena membantu mengurangi limbah dalam industri fashion.Kata kunci: limbah kain sisa, serat sintetis, smocking, upcycling
EKSPLORASI KOMBINASI MATERIAL DENGAN SISA KAIN DENIM MENGGUNAKAN TEKNIK CROCHET UNTUK PRODUK FASHION Amanda, Thabina; Putri, Liandra Khansa Utami; Agustina, Marissa Cory
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah Tekstil adalah sisa proses produksi bahan yang dihasilkan dari proses produksibahan-bahan tekstil yang gagal atau tidak terpakai. Melalui hasil observasi konfeksi Teddy,limbah yang dihasilkan oleh konfeksi tersebut menghasilkan sisa kain denim yang berpotensisebagai alternatif benang dengan tujuan untuk menghasilkan karya inovatif yangdikombinasikan dengan material baru berupa bennag wol, menggunakan teknik crochet berupaproduk fashion. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatifdengan pengumpulan data dari berbagai sumber seperti penelitian terdahulu, jurnal, website,untuk mendapatkan refrensi. Selain pengumpulan data, dilakukan juga observasi terhadapkonfeksi yang menghasilkan sisa kain denim, menganalisa brand lokal melalui website, danmenganalisa material hingga tren untuk melakukan eksplorasi untuk meneliti ukuran yangberpotensi diterapkan diterapkan ke produk fashion dengan menggunakan teknik crochet.Kesimpulan dari penelitian ini, eksplorasi sisa kain denim yang dikombinasikan dengan materialbaru, menggunakan teknik crochet dapat memberikan solusi alternatif yang berpotensi untukdiaplikasikan pada produk fashion yang dapat memberikan ciri khas tersendiri pada materialnya.Hasil akhir dari penelitian ini berupa produk fashion.Kata Kunci : Crochet, Denim, Limbah Tekstil, Produk Fashion.
EKSPLORASI KOMBINASI PEWARNA ALAMI SECANG DAN TINGI DALAM PENERAPAN TEKNIK CAP PELEPAH PISANG Azizah, Hasna Nur; Hendrawan, Aldi; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pewarna alam semakin diminati sebagai alternatif pewarna sintetis yangdapat mencemari lingkungan. Salah satu jenis pewarna alam adalah secang, penghasil zatwarna merah. Namun, ketahanan warna secang mudah luntur setelah fiksasi dan pencucian,sehingga diperlukan metode yang tepat untuk meningkatkan kestabilannya. Pewarna secangterdapat dalam motif ecoprint, bagian teknik printing atau cap yang kian beragam. Penelitiansebelumnya, eksplorasi pengecapan menggunakan pelepah pisang dengan pewarna alamindigofera, tetapi penelitian ini belum mengeksplorasi pewarna secang yang umum digunakandalam industri tekstil. Penelitian ini bertujuan menggali potensi kombinasi pewarna alamisecang dan tingi dalam teknik cap media pelepah pisang dengan metode penelitian kualitatifdan eksperimen terhadap kombinasi pewarna, variasi mordan, serta prosedur penerapanpengecapan. Hasil eksplorasi menunjukkan teknik cap pelepah pisang dengan kombinasipewarna alami secang dan tingi menghasilkan bentuk geometris dengan kestabilan warnamerah cerah. Luaran penelitian berupa lembaran kain dari penerapan rancangan eksplorasiyang diharapkan dapat memberikan alternatif ramah lingkungan bagi perajin tekstil sertadigunakan untuk mengembangkan produk fesyen berkelanjutan.Kata kunci: Pelepah Pisang, Pewarna Alami Secang, Teknik Cap
EKSPLORASI MENGGUNAKAN TEKNIK TUFT UNTUK PRODUK AKSESORIS FASHION Arthadea, Kania; Putri, Liandra Khansa Utami; Siagian, Marissa Cory Agustina
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tufting adalah teknik menyulam dengan hasil kain yang berumbai atau sedikittimbul pada hasil akhirnya. Seiring perkembangannya, tufted fabrics telah mengalamiberbagai macam inovasi salah satunya aksesoris tuft. Pada penelitian sebelumnya, tekniktuft yang digunakan adalah metode hand tuft, dan material yang digunakan adalah limbahuntuk produk aksesoris fashion berupa tas, benang tukel sebagai produk embellishmentpelengkap sebuah busana dari tenun gedog, serta desain tas dengan adaptasi visualbiomimikri flora dari tanaman Rafflesia Arnoldi . Berdasarkan hal ini, penulis melakukanpenelitian dengan tujuan untuk melakukan inovasi teknik tuft menggunakan tufting gundan benang milk cotton. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode pengumpulandata berupa studi literatur, observasi, dan eksplorasi. Luaran dari penelitian ini adalahproduk aksesoris fashion dengan teknik tuft menggunakan alat tufting gun, yang akandilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tahap pertama dengan observasi, tahap keduadengan melakukan eksplorasi, dan tahap ketiga adalah pembuatan produk atau finishing.Kata kunci: aksesoris, benang milk cotton, tufting gun
EKSPLORASI MIXED MATERIAL KAIN DENIM DAN WOL MENGGUNAKAN TEKNIK NON-WOVEN FELTING UNTUK BUSANA KEBAYA Rasie, Annisa Shafira; Putri, Liandra Khansa Utami; Siagian, Marissa Cory Agustina
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri fashion ini mendorong lahirnya inovasi materialdengan meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan, eksplorasi bahan alternatifdari sisa produksi tekstil menjadi fokus penting dalam pengembangan tekstil terkini.Penelitian ini mengeksplorasi penggabungan material kain denim dan wolmenggunakan teknik non-woven felting untuk menciptakan tekstil baru pada busanakebaya modern. Teknik ini dipilih karena mampu memanfaatkan bahan sisa secaraoptimal hingga ukuran terkecil. Denim diperoleh dari PT Garuda Mas Semesta(Gamatex), yang menunjukkan ketertarikan terhadap pengembangan produk busanawanita. Kebaya dipilih sebagai solusi karena merepresentasikan identitas perempuanIndonesia sekaligus sebagai nilai budaya. Desain kebaya Encim yang dipadukan dengankarakter modern sesuai tren 2025/2026 bertema “Retro Blue”. Metode yangdigunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, eksplorasimaterial, dan studi literatur. Hasil eksplorasi menghasilkan lembaran tekstil dengantekstur padat, kuat, memiliki permukaan yang tidak kasar, yang kemudian diterapkandalam rancangan kebaya kontemporer. Penelitian ini berkontribusi pada inovasimaterial fashion, pelestarian budaya, serta pengembangan desain sustainable fashion.Kata kunci: felting, denim, wol, kebaya, sustainable fashion
EKSPLORASI SERAT KENAF MENGGUNAKAN ALAT TENUN BUKAN MESIN (ATBM) UNTUK PRODUK FASHION Nurkholisa, Reza; Wardhani, Shella; Puspitasari, Citra
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat potensi serat kenaf (Hibiscus cannabinus L.) grade-Asebagai alternatif penggunaan benang pakan dalam proses pembuatan kain tenunmenggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Serat kenaf memiliki karakter fisik sepertikekuatan tarik tinggi, bobot ringan, serta kemampuan terurai tinggi yang dapatmenjadikannya pilihan material ramah lingkungan. Namun, sifat serat yang kaku danpermukaannya yang kurang halus menjadi hambatan, khususnya dalam aplikasi tekstilyang bersentuhan langsung dengan kulit. Pemanfaatan ATBM memberikan keuntunganberupa kestabilan dalam pengaturan kerapatan benang lungsi, yang berperan pentingdalam menciptakan struktur kain yang lebih kuat dan tahan lama. Selain aspek teknispenenunan, penelitian ini juga akan mempertimbangkan pendekatan visual melaluipenerapan unsur rupa dan prinsip desain guna menciptakan produk tekstil yang tidakhanya fungsional namun juga memiliki daya tarik visual. Berbagai kombinasi strukturtenun, dan karakteristik benang diuji dalam proses eksplorasi guna menghasilkan variasihasil yang adaptif dan dapat diterapkan. Hasil eksplorasi diharapkan dapat membukapeluang baru dalam pemanfaatan serat kenaf pada industri fashion.Kata Kunci : ATBM, Produk Fashion, Serat Kenaf
EKSPLORASI SISA KAIN KONVEKSI DENIM MELALUI KOMBINASI POLA TENUN DASAR DAN TENUN TAPESTRI DENGAN ATBM UNTUK PRODUK FASHION Nadhiroh, Faridatun; Puspitasari, Citra; Putri, Shella Wardani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengekplorasi pemanfaatan limbah kain denim dari industrikonveksi melalui kombinasi teknik tenun Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) danteknik macrame untuk menciptakan produk fashion berkelanjutan. Limbah kaindenim, yang jumlahnya signifikan dan berpotensi mencemari lingkungan, diolahmenjadi bahan baku tekstil yang unik melalui perpaduan teknik tradisional tenunATBM dan tapestry. Penelitian ini mengidentifikasi minimnya eksplorasi kombinasiteknik ini dalam pemanfaatan limbah kain denim untuk produk fashion ramahlingkungan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif meliputi observasi,wawancara, eksperimen, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan potensibesar kombinasi teknik tenun ATBM dan macrame dalam mengolah limbah kaindenim menjadi material baru dari limbah kain denim dan menjadi produk fashionbernilai estetika dan fungsional, serta mendukung tren fashion berkelanjutan.Kata kunci: ATBM, Produk Fashion, Sisa Kain Konveksi Denim, Teknik Tapestry.