cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
BENTUK VISUAL TOXIC MASCULINITY PRIA SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA FOTOGRAFI Fahrez, Arsyi Muhammad; Sadono, Soni; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maskulinitas adalah konsep yang didefinisikan secara sosial dan dapat hadir pada laki-laki maupun perempuan. Ekspresi emosional terkait maskulinitas ini akan diungkapkan melalui karya fotografi yang menggambarkan kekerasan verbal, sebuah aspek penting dari maskulinitas Karya fotografi ini bertujuan untuk menyoroti masalah maskulinitas, menjelaskan konsep maskulinitas, serta memperlihatkan bagaimana fenomena ini terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan dampak negatifnya. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya mendefinisikan ulang maskulinitas agar lebih inklusif dan sehat. Melalui karya ini akan diajak untuk mengeksplorasi berbagai bentuk ekspresi maskulinitas yang tidak terbatas pada stereotip tradisional. Mereka akan belajar bahwa menjadi maskulin tidak berarti harus menunjukkan kekuatan fisik atau dominasi, melainkan dapat melibatkan kemampuan untuk menunjukkan kelembutan, empati, dan kerentanan. Selain itu, diskusi ini juga akan mencakup bagaimana maskulinitas dapat merugikan laki-laki maupun perempuan, menciptakan lingkungan yang tidak sehat, dan membatasi potensi individu. Dengan menggali lebih dalam topik ini dengan mengembangkan pandangan yang lebih kritis dan reflektif mengenai peran gender dalam masyarakat. Mereka akan diajak untuk mempertanyakan norma-norma yang ada dan berkontribusi pada pembentukan budaya yang lebih terbuka dan mendukung bagi semua individu, tanpa terkecuali. Karya fotografi ini bukan hanya sebagai bentuk ekspresi seni, tetapi juga sebagai alat edukasi yang efektif untuk mempromosikan perubahan sosial yang positif. Kata kunci: maskulinitas, laki-laki, kekerasan verbal.
DAMPAK NEGATIF FLEXING DI LINGKUNGAN SEKITAR DALAM FILM PENDEK Aryawijaya, Emir Hakim; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pamer adalah tindakan menunjukkan (Mendemostrasikan) sesuatu yang dimiliki kepada orang lain dengan maksud memperlihatkan kelebihan atau keunggulan untuk menyombongkan diri. Fenomena pamer kekayaan semakin parah di dunia, termasuk di Indonesia. Maraknya fenomena pamer di Indonesia sudah populer sejak lama, namun dahulu hanya dilakukan oleh golongan pengusaha. Sekarang, bukan hanya pengusaha yang memamerkan harta mereka, tetapi juga golongan baru seperti orang kaya baru, selebritas, dan artis internet. Karya film pendek dari tugas akhir yang berjudul "Flexing" menceritakan seorang pemuda dari kampung yang baru saja pindah ke ibu kota untuk kuliah dan mencari validasi dari teman-temannya dengan cara yang salah. Karya ini diciptakan dalam bentuk film pendek untuk memberikan kesan penyampaian yang dapat diterima oleh audiens maupun penguji. Kata Kunci : pamer, film pendek.
DAMPAK NEGATIF GENERALIZED ANXIETY DISORDER SEBAGAI SUMBER PENCIPTAAN KARYA FILM EKSPERIMENTAL Akbar, Mohammad Zydan; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa cemas merupakan hal yang wajar terjadi pada manusia dan dapat dialami oleh siapa saja tanpa mengenal batasan usia dan gender. Kecemasan adalah reaksi emosional terhadap situasi genting atau berbahaya. Namun, jika kecemasan berlangsung terus menerus, hal ini dapat mengganggu kehidupan sehari-hari dan berkembang menjadi gangguan kecemasan umum atau Generalized Anxiety Disorder (GAD). Sayangnya, stigma negatif terhadap gangguan mental masih kuat, sehingga banyak orang yang tidak mendapatkan penanganan yang tepat. GAD ditandai dengan kekhawatiran berlebihan terhadap berbagai hal dan dapat mengganggu interaksi sosial serta aktivitas harian. Salah satu penyebab utama kecemasan adalah manajemen waktu yang buruk, yang membuat individu merasa tertinggal dalam berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan permasalahan ini, penulis tertarik membuat film eksperimental yang menggambarkan isu kecemasan berlebihan. Film eksperimental dipilih karena memungkinkan ungkapan pribadi yang mendalam dan sudut pandang subjektif yang unik, sehingga dapat menyampaikan urgensi isu kesehatan mental ini dengan lebih efektif. Kata kunci: generalized anxiety disorder, kecemasan, film eksperimental
FILM PENDEK BERJUDUL "KASUS PENYOGOKAN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT" Malik, Yuhendra; Endriawan, Didit Endriawan; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas Akhir ini di latar belakangi dengan maraknya kasus penyogokan di masyarakat sekitar kita apalagi untuk mendapatakan pekerjaan dengan orang dalam, di Indonesia ini kasus seperti ini adalah menjadi hal yang wajar karena tidak menggunakan jalur menyogok kita susah mendapatkan pekerjaan dengan cara yang benar dan jujur dengan skil dan kemampuan kita sendiri dan tidak yakin dapat bersaing dengan yang lain menjadikan jalur menyogok adalah salah satu cara yang mudah dan pasti akan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Salah satu rasa keresahan penulis tentang penyogokan yang marak tersebut, karena pada dasarnya kasus ini adalah sebuah kriminalitas karena kita menggunakan sesuatu yang kita inginkan dengan cara memberi sogok. Tugas Akhir ini menggunakan beberapa teori yaitu ada teori umun yaitu, Fenomena sulit mendapatkan pekerjaan, kasus menyogok atau suap, dan kriminalitas dalam kasus penyogokan, serta teori seni yaitu: Teori film pendek, sinematografi, teori editing dan teori warna. Adapun observasi bagaimana praktek penyogokan itu berlangsung untuk di visualisasikan terhadap film pendek yang penulis buat. Proses Pembuatan Film Pendek ini menggunakan metode pra produksi yaitu menyiapkan seperti konsep berkarya, tujuan karya, medium karya dan peralatan seperti kamera dan lainya Kata kunci: film pendek, penyogokan, masyarakat
FUNGSI DAN MAKNA KAIN ULOS RAGI HOTANG PADA PERNIKAHAN ADAT BATAK DI KOTA BANDUNG Malau, Nova Astrit Febrianty; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Trihanondo, Donny
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kain Ulos Ragi Hotang merupakan kain khas tradisional yang dimiliki Masyarakat Adat Batak dari Sumatera Utara. Perkembangan era zaman mempengaruhi pola pikir serta kehidupan manusia terlihat dari pengetahuan generasi saat ini, dan membuat masyarakat lebih maju di luar wilayah asli nya. Masyakarat Batak Toba menjadikan Kota Bandung sebagai wilayah Etnografi untuk mengimplementasi kebudayaan Kain Ulos Ragi Hotang pada acara Pernikahan Batak Toba. Dalam acara adat Pernikahan ini Ulos Ragi Hotang menjadi bagian penting dalam adat istiadat yang diperoleh dari leluhur untuk dikembangkan dan dilestarikan di luar wilayah Sumatera Utara Sendiri. Pada penelitian ini, untuk memperoleh data yang valid maka dilakukan melalui metode penelitian kualitatif, dengan metode penelitian berupa observasi, wawancara, studi literatur. Metode observasi inilah yang nanti dilakukan untuk mendapatkan informasi dari metode ini dilakukan untuk melengkapi kebutuhan data didukung melalui buku, jurnal serta media lainnya. Proses penelitian dilakukan dengan teori nilai seni, nilai keindahan dan keunikan yaitu mimesis, formalistis, instrumental dikarenakan unsur unsur yang terdapat dalam teori tersebut mendukung makna dan fungsi dari Ulos Ragi Hotang terhadap penelitian akan pernikahan adat batak toba sebagai ciri khas maupun pengetahuan umum Kata Kunci: Kain Ulos, Ulos Ragi Hotang, pernikahan Batak Toba, teori mimesis, formalistis, instrumental.
IMAJINASI SEBAGAI IDE KARYA KREATIF FOTOGRAFI MIX-MEDIA LOCKINATION Wicaksana, Rama Satria; Endriawan, Didit; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berimajinasi dan berkreasi merupakan faktor penting dalam inovasi dan pemecahan masalah di era modern. Seiring bertambahnya usia, imajinasi sering tergantikan oleh pola pikir realistis akibat rutinitas sehari-hari. Studi ini mengeksplorasi bagaimana imajinasi dapat dihidupkan kembali dan dikombinasikan dengan kreativitas melalui seni fotografi mix-media. Karya ini berupaya menggambarkan keterbatasan kreativitas yang sering dialami oleh orang dewasa dan bagaimana imajinasi dapat menjadi langkah pertama menuju kreativitas yang tak terbatas. Melalui penggunaan simbol dan elemen visual yang kuat, karya ini mengajak audiens untuk merefleksikan peran imajinasi dalam kehidupan kreaktif mereka. Kata Kunci: imajinasi, kreaktivitas, fotografi mix-media, seni kontemporer, ekspresi kreatif, inovasi, teknik seni, karya seni
PENERAPAN MANIPULATION FABRIC PADA POLA ZERO WASTE SUBSTRACTION CUTTING DALAM PERANCANGAN BUSANA DRESS Athiva, Dea Nurul; Nursari, Faradillah; Oetari, Jeng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zero waste fashion design merupakan konsep desain busana yang mengintegrasikan pemotongan pola untuk menghindari pemborosan kain, dengan tujuan menghasilkan limbah kain kurang dari 15% dari total kain yang digunakan dalam satu busana. Penerapan metode zero waste fashion design pada brand lokal masih sedikit dijumpai. Umumnya zero waste fashion design yang ditemukan pada brand lokal hanya menggunakan pola geometris persegi dalam rancangannya. Dua diantara brand lokal tersebut adalah Tenun Gaya dan Ghea yang menerapkan pola zero waste untuk keefektifan penggunaan wastra. Salah satu teknik zero waste fashion design yang berpotensi dikembangkan adalah substraction cutting. Penelitian terbaru menunjukkan potensi pengembangan substraction cutting ini, seperti penggabungan taknik pola tunnel dan plug in. Kemudian penerapan manipulation fabric seperti pleats dan ruffle untuk menambah nilai estetika dan juga dapat berfungsi sebagai kupnat dalam busana substraction cutting. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, perolehan data dilakukan dengan cara menggumpulkan data literatur, observasi kepada brand lokal, observasi material, observasi pola dan ekplorasi pola zero waste substraction cutting sekaligus eksplorasi pleats dan tucks. Tujuan penelitian ini adalah mengaplikasikan teknik substraction cutting dengan pola tunnel dan plug in. hasil akhir dari penelitian ini adalah busana dress zero waste fashion design substraction cutting dengan detail tucks, dan ruffle. Kata kunci: manipulation fabric, substraction cutting, sustainable fashion, zero waste fashion design
PENERAPAN METODE UPCYCLE MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH KEBAYA DEFECT DAN LIMBAH KAIN BROKAT DENGAN INSPIRASI KINTSUGI Salsabila, Aliya Risqi; Arumsari, Arini; Putri, Liandra Khansa Utami
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan trend fashion yang cepat menyebabkan busana tradisional seperti kebaya ditinggalkan. Hal ini disebabkan karena minimnya pilihan kebaya modern berkualitas baik di pasaran, termasuk di Rumah Kebaya Neng Lina yang masih memproduksi kebaya lawas dan tidak luput dari produk defect. Di sisi lain, saat ini kebaya hanya digunakan di acara formal sehingga menyebabkan kesan eksklusivitas terhadap penggunaan kebaya. Lebih lanjut, hal ini menyebabkan masyarakat cenderung memilih untuk membuat kebaya dengan sistem custom-made sehingga membuat limbah kain sisa produksi kebaya menumpuk dan tidak terorganisasi, termasuk di Konfeksi Kebaya Susan. Penelitian ini menerapkan Kintsugi, sebuah seni memperbaiki keramik asal Jepang, sebagai inspirasi karena terdapat kesamaan nilai kandungan antara kebaya dan Kintsugi yakni nilai kealamiahan serta nilai kesederhanaan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk fashion baru berupa kebaya modern dari hasil pengolahan limbah kebaya defect pada Rumah Kebaya Neng Lina dan limbah kain brokat pada Konfeksi Kebaya Susan dengan menggunakan metode kualitatif, analisis, serta eksplorasi. Kata kunci: brokat, kebaya, kintsugi, limbah tekstil, upcycle fashion
INKLUSIVITAS SENI RUPA BAGI PENYANDANG DISABILITAS TUNANETRA DALAM KARYA BEYOND SIGHT Wijayanti, Sheila Nurfitri; Wiguna, Iqbal Prabawa; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam memahami pengalaman manusia secara lebih mendalam menjadi daya tarik untuk menciptakan karya seni rupa, dengan seni rupa yang inklusif bagi penyandang disabilitas tunanetra. Memperluas akses terhadap seni rupa yang berangkat dari gagasan seni lukis melalui expanded painting dalam mengembangkan karya seni lukis konvensional. Melalui pendekatan expanded painting ini, karya Beyond Sight mengintegrasikan elemen visual ke dalam medium yang lebih luas dengan menciptakan karya seni rupa yang berasal dari gagasan seni lukis dapat dirasakan melalui indera selain penglihatan. Mengubah esensi seni rupa yang awalnya menggunakan medium yang hanya dapat dinikmati oleh visual menjadi audio dan dapat diraba, sehingga menghasilkan karya yang inklusif. Dalam proses penciptaan karya, dilibatkan lima anak penyandang disabilitas tunanetra dari SLBN A Citeureup untuk mengekspresikan kreativitas menggunakan clay sebagai medium. Karya seni rupa yang dihasilkan tidak hanya menonjolkan keindahan visualnya saja, tetapi juga memberikan pengalaman multisensorial kepada penyandang disabilitas tunanetra dan mereka yang menikmatinya dapat merasakan karya seni rupa dengan pengalaman yang baru. Kata kunci: inklusivitas seni rupa, disabilitas tunanetra, seni lukis, expanded paintingdengan pengalaman yang baru. Kata kunci: inklusivitas seni rupa, disabilitas tunanetra, seni lukis, expanded painting
PENERAPAN METODE ZERO WASTE FASHION MENGGUNAKAN TEKNIK POLA SUBTRACTION CUTTING PADA BUSANA KEBAYA MODIFIKASI Nabilah, Mindy Nanda; Nursari, Faradillah; Oetari, Jeng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainable fashion tidak hanya berkaitan dengan permasalahan limbah dan lingkungan saja, tetepi juga berkaitan dengan keberlangsungan sebuah budaya atau tradisi bagi generasi mendatang. Salah satu budaya atau tradisi di indonesia yaitu busana kebaya. Busana kebaya sebagai pakaian nasional indonesia akan terus digunakan dan mengalami peningkatan dalam penggunaan busana kebaya sehingga mengalami perkembangan pada desainnya menjadi busana kebaya modifikasi. Berdasarkan fenomena tersebut, Terdapat potensi dalam mengembangkan busana kebaya modifikasi sebagai bentuk penerapan konsep sustainable fashion melalui metode zero waste fashion yang bertujuan untuk mengurangi limbah kain dalam proses pembuatan busana. Metode zero waste fashion yang dapat digunakan yaitu teknik pola subtraction cutting yang berfokus untuk mengurangi limbah kain kurang dari 15% dalam proses pembuatan busana dengan mengoptimalkan penggunaan kain dengan menciptakan pola yang efisien. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa eksplorasi, observasi dan studi literatur. Hasil akhir dari penelitian ini berupa tiga karya busana kebaya menggunakan metode zero waste fashion dengan teknik subtraction cutting dengan mempertahankan pakem busana kebaya. Kata kunci: busana kebaya, subtraction cutting, sustainable fashion, zero waste fashion.

Page 86 of 191 | Total Record : 1905