cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
INTERAKSI ANTAR KEPRIBADIAN YANG MELAHIRKAN KEPRIBADIAN AMBIVERT DALAM BENTUK KARYA FILM EKSPERIMENTAL Fathana, Nur Iman; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggali interaksi antar kepribadian yang menghasilkan kepribadian ambivert dalam konteks film eksperimental. Penelitian berfokus pada visualisasi karakteristik kepribadian manusia melalui simbol-simbol yang ada dalam film, khususnya di lingkungan kampus yang kaya akan interaksi sosial. Eksperimen ini memperlihatkan dinamika energi yang dipertukarkan antara introvert, extrovert, dan ambivert, sekaligus menekankan peran kepribadian dalam proses interaksi sosial. Penelitian ini juga menyumbang pemahaman tentang bagaimana film eksperimental dapat menguraikan kompleksitas psikologis dan sosial manusia. Kata Kunci: interaksi sosial, kepribadian, ambivert, film eksperimental
ISU GENOSIDA MELALUI EKSPLORASI KREATIF FOTOGARI KAMERA ANALOG DENGAN KARYA INSTALASI Prasetyo, Dewo Ananda; Trihanondo, Donny; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Genosida adalah tindakan pembantaian yang dilakukan secara sistematis terhadap suatu kelompok etnis atau suku dengan tujuan untuk memusnahkan seluruh kelompok tersebut. Genosida merupakan salah satu dari empat pelanggaran HAM berat yang dapat diadili oleh Mahkamah Pidana Internasional. Tujuan (1) menciptakan karya yang jujur dan tak terelakkan tentang realitas genosida, (2) Meningkatkan kesadaran audiensi tentang isu genosida melalui bentuk seni fotografi dan instalasi. Teori seni instalasi dan fotografi digunakan untuk memahami bagaimana kamera analog dapat digunakan untuk membuat karya instalasi yang relevan. Kata kunci: genosida, instalasi, fotografi, kamera analog.
LAPORAN TUGAS AKHIR VISUALISASI HUBUNGAN ASMARA LINTAS AGAMA DALAM BENTUK FILM EKSPERIMENTAL Setiawan, Dennis Deanova; Zen, Adrian Permana; Ersyad, Firdaus Azwar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masing-masing individu sudah pasti memiliki rasa cinta kepada individu lainnya, terkhusus asmara yang saling diberikan satu sama lain antara pria dan wanita sesuai dengan yang sudah diatur oleh agama. Dalam pengkaryaan ini, Penulis ingin mewujudkan sebuah karya dimana hubungan asmara memiliki sebuah tantangan, yaitu perbedaan agama yang dianut. Dalam pengkaryaan berjudul <Tuhan Ku Sembah, Cinta Ku Puja=, fenomena tersebut Penulis sajikan dalam bentuk film eksperimental. Film eksperimental adalah hasil dari eksplorasi sinematik dan mengubah film berbentuk naratif menjadi nonnaratif. Film eksperimental tetap memiliki ide, emosi, dan gagasan, namun sedikit berbeda dari film pada umumnya. Film eksperimental terkesan lebih abstrak sehingga sulit untuk dipahami. Penulis membagi menjadi 3 tahap pengkaryaan yaitu tahap pra-produksi, produksi, dan pasca produksi. Dalam tahap pra-produksi, penulis menyiapkan alat- alat produksi berupa kamera, lighting, tripod, laptop, dan sofware editing. Pada tahap produksi, Penulis akan menerapkan abstract dan associational Form. Dalam tahap pasca produksi, Penulis akan menggunakan efek yang beragam dan banyak teknik editing masking pada objek tertentu. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah sebagai visualisasi respon negatif masyarakat terhadap fenomena ini, visualisasi emosi dan perasaan yang dialami oleh pelaku fenomena ini, dan menyampaikan pesan bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatan cinta dua orang yang saling menyayangi. Kata Kunci: Hubungan Asmara Beda Agama, Film Eksperimental, Tahapan Pengkaryaan, Tujuan Pengkaryaan.
MENGABADIKAN KISAH CINTA DIRI SENDIRI DALAM METODE VIDEO ART: PATAH BACINTO Alfath, Muhammad; Sadono, Soni; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini menggambarkan minat penulis terhadap fenomena cinta sebagai emosi yang kompleks. Meskipun defenisi cinta sulit ditetapkan secara pasti, beberapa aspek penting sering dikaitkan, seperti kasih sayang, ketertarikan emosional, hubungan yang berkelanjutan, penerimaan, keintiman, kesetiaan emosional, hubungan yang berkelanjutan, penerimaan, keintiman, kesetiaan, kebahagiaan, kepedulian, dan empati. Karya ini fokus pada pengalaman cinta diri penulis sendiri yang mendalam terhadap seseorang wanita, meski tanpa adanya hubungan resmi, yang berujung pada patah hati. Penulis juga menyoroti bahwa peran gender dalam masyarakat bukanlah sesuatu yang alami, melainkan hasil dari perkembangan budaya dan sosial. Karya ini dibuat untuk mengekspresikan perasaan kecewa penulis melalui video art, dengan harapan bahwa ekspresi tersebut dapat membantu mengatasi rasa sakit tanpa harus merusak diri sendiri. Kata kunci: cinta, Patah Bacinto, wanita, video art
PENERAPAN MOTIF BATIK KEMBANG GOYANG BEKASI PADA KEBAYA DI UMKM TELAGA BATIK Luthfiyah, Rifa Rifdah; Yuningsih, Sari; Oetari, Jeng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu kebutuhan dari UMKM Telaga Batik Bekasi dalam perancangan busana yang mengadaptasi motif batik Bekasi. Salah satunya motif batik kembang goyang untuk kegiatan Abang Mpok Kabupaten Bekasi. Busana yang biasa digunakan dalam kegiatan abang mpok diantaranya adalah kebaya, salah satu ciri khas kebaya adalah dominasi teknik bordir sebagai elemen dekoratif pada bagian – bagian kebaya. Sehingga dapat dirumuskan dalam penelitian ini bahwa bagaimana merancang busana kebaya UMKM Telaga Batik untuk kegiatan Abang Mpok Kabupaten Bekasi dengan mengadaptasi visual motif batik kembang goyang, serta penerapannya menggunakan teknik bordir. Tujuan penelitian ini adalah memberikan solusi perancangan busana kebaya yang mengadaptasi motif batik kembang goyang dengan penerapan motif menggunakan teknik bordir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi pustaka melalui buku, jurnal, artikel, observasi, wawancara dan eksplorasi. Dari data tersebut didapat hasil berupa perancangan satu koleksi kebaya encim dengan material organza yang dimodifikasi namun tetap mempertahankan ciri khasnya, menggunakan adaptasi motif batik kembang goyang Bekasi dibuat secara digital sebagai elemen dekorasi yang kemudian dikomposisikan dan diterapkan pada bagian kebaya dengan peletakan komposisi yang berbeda menggunakan teknik bordir. Kata kunci: kebaya, motif kembang goyang, teknik bordir
PENERAPAN MOTIF BATIK KONTEMPORER MENGGUNAKAN KONSEP BATIK CAP MODULAR DENGAN INSPIRASI LANDSCAPE ALAM DANAU TOBA Br. Sinulingga, Lidya Tetangena; Fardhani, Ahda Yunia Sekar; Oetari, Jeng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik, Sebagai tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi, telah mengalami perkembangan pesat baik dari segi teknik maupun motif di berbagai daerah, termasuk teknik cap yang dikembangkan menjadi batik kontemporer pada saat ini. Batik kontemporer telah mengalami pengembangan motif dengan teknik cap menggunakan metode cap modular. Batik cap memiliki kelebihan dalam hal proses pembuatan yang cepat dan biaya yang relatif terjangkau, namun variasi motifnya masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa teknik batik cap modular dapat menghasilkan ragam motif yang lebih beragam. Danau Toba dipilih sebagai inspirasi karena pemandangan alamnya yang indah dan kekayaan budaya lokal yang dimiliki, termasuk rumah adat yang khas. Cap Modular berbahan dasar kayu dapat menghasilkan berbagai motif yang beragam dari desain sederhana tanpa memerlukan plat cetak besar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif baru dalam pengaplikasian motif batik serta meningkatkan apresiasi terhadap seni batik dengan memperlihatkan keindahan alam dan budaya lokal Sumatera Utara. Kata kunci : batik kontemporer, cap modular, Danau Toba, landscape alam
MODIFIKASI BENTUK SESAJEN DALAM MEDIUM INSTALASI Putri, Anggi Aulia; Rachmawanti, Ranti; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesajen merupakan komponen penting dari budaya dan tradisi Indonesia, khususnya dalam pemeliharaan dan ritual ibadah. Sesajen memiliki makna spiritual dan simbolis karena hubungannya antara manusia, alam, dan Tuhan. Pengkaryaan ini bertujuan untuk mengkritik generasi muda yang memiliki kekurangan dalam pengetahuan tentang sesajen dan mendorong perubahan bentuk dan ritualnya melalui karya instalasi. Karya instalasi dapat mengeksplorasi bagaimana elemen tradisional dapat ditafsirkan dan dimasukkan ke dalam konteks modern. Dalam pengkaryaan ini melakukan beberapa langkah: kajian literatur dan wawancara tentang berbagai bentuk sesajen yang ditemukan dalam karya instalasi. Modifikasi dapat menciptakan dialog antara tradisi dan modernitas, dan penulis dapat menggunakan simbolisme dalam instalasi dengan kreativitas. Instalasi dapat berfungsi sebagai jembatan antara masa lalu dan masa kini, menghubungkan nilainilai tradisional dengan ekspresi artistik modern. Pengkaryaan ini mendorong generasi muda untuk dapat memahami budaya, estetika, dan spiritualitas yang terkait dengan sesajen dengan memberikan lebih banyak wawasan tentang penggunaannya di ruang instalasi. Pengkaryaan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi seniman untuk melakukan sesuatu yang baru dalam ritual sesajen, mempertahankan warisan budaya, dan meningkatkan pengalaman keagamaan masyarakat. Kata Kunci: sesajen, seni instalasi, modifikasi bentuk, tradisi, kontemporer, simbolisme.
PENGGAMBARAN KEMATIAN PADA INSTALASI INTERAKTIF Sendang, Lusia; Trihanondo, Donny; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makhluk hidup tak terhindarkan dari kematian. Semua manusia pasti akan menghadapi sebuah kematian. Dalam alam tak sadar, kematian tidak pernah kita inginkan. Kita semua seolah-olah sedang menunggu kematian datang tapi disaat yang bersamaan kita juga ingin menolaknya. Konflik antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza menewaskan lebih dari 25.000 orang. Berbagai media sosial dan berita berbondong-bondong menampilkan kematian untuk menarik perhatian publik. Pada akhirnya kematian menjadi tontonan dan kehilangan kesakralannya. Perkembangan teknologi dan perubahan zaman membawa masyarakat pada era digital yang tidak hanya maju tetapi juga mengikis nilai kemanusiaan. Kematian yang merupakan bagian dari proses kemanusiaan dimanfaatkan untuk menarik simpati dan menggiring opini. Kematian yang dipertontonkan tersebut ditampilkan pada karya instalasi interaktif yang ditampilkan dengan performance art. Karya berjudul <Sumelang= merupakan penggambaran kondisi masyarakat yang mulai mempertontonkan kematian. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah (1) membuat konsep karya instalasi interaktif yang bertemakan kematian dan (2) membuat karya instalasi interaktif yang bertemakan kematian. Kata kunci: kematian, media, instalasi interaktif
PENERAPAN MOTIF BATIK POHON ASEM MENGGUNAKAN TEKNIK BORDIR DALAM BUSANA READY TO WEAR UNTUK UMKM TELAGA BATIK Amelia, Dwi Rizki; Yuningsih, Sari; Oetari, Jeng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telaga batik adalah salah satu UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang berfokus pada bidang kebudayaan melalui produksi batik. Motif batik bekasi pada saat ini hanya diterapkan pada lembaran kain seperti batik tulis dan batik cap. Batik cap menjadi ciri khas batik bekasi dengan warna-warna cerah seperti biru, merah, hijau dan ungu. Motif batik yang terinspirasi dari kearifan lokal dan kebudayaan seperti motif Gedung Joeang, Pohon Asem, dan Kembang Goyang. Selama empat tahun terakhir, Telaga Batik telah berkolaborasi dengan paguyuban Abang-Mpok Bekasi sebagai pemasok kain batik untuk kegiatan acara mereka. Dalam upaya memperkaya ragam busana dan mempromosikan motif batik bekasi, terdapat potensi untuk menerapkan motif batik pohon asem dengan teknik bordir sebagai alternatif busana ready to wear. Hal ini menjadi peluang untuk mengadaptasi motif batik bekasi dengan teknik bordir. Motif Batik Pohon Asem ini memiliki karakteristik elemen batang, buah dan daun yang menarik untuk dipadupadankan dalam busana ready to wear. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu melakukan observasi, wawancara, pengumpulan data secara literatur dan eksplorasi. Tujuan penelitian ini ialah menerapkan motif batik pohon asem menggunakan teknik bordir pada busana ready to wear. Kata kunci: bordir, motif batik pohon asem, ready to wear
POTRET SINERGI ANTAR PEKERJAAN MELALUI INSTALASI FOTOGRAFI KEPINGAN KONTRIBUSI: MENGHAPUS HIERARKI ANTAR PEKERJAAN Nurfaizi, Hafizh; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

setiap pekerjaan memiliki sinergi antar satu dan lainnya dan dengan harapan menghapus pemikiran hierarki yang terjadi di sekeliling kita terhadap pekerjaan yang ada. Karya seni yang akan ditampilkan menggunakan konsep instalasi fotografi. Medium yang penulis gunakan adalah puzzle yang memiliki makna keselarasan. Pada karya ini juga penulis mengajak para penikmat karya seni untuk turut terlibat pada karya ini. Kesimpulan dari jurnal ini adalah bahwa setiap pekerjaan yang ada dan dilakukan oleh para pekerja sama-sama memiliki tujuan yang sama dan saling membutuhkan satu dan lainnya. Mereka juga tidak dapat melakukan pekerjaannya sendiri sehingga memerlukan sinergi antar pekerjaan lainnya agar pekerjaan yang dijalaninya berjalan dengan baik sehingga berdampak baik juga kepada kehidupannya, dan yang terpenting tidak terdapatnya perbedaan kasta diantaranya. Kata kunci: instalasi, puzzle, fotografi, pekerjaan.

Page 87 of 191 | Total Record : 1905