cover
Contact Name
Adhe Anniza
Contact Email
lppm.stikesicsada@gmail.com
Phone
+628979004327
Journal Mail Official
lppm.stikesicsada@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dr Wahidin No. 68 A Kepatihan Bojonegoro
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
ISSN : 24076309     EISSN : 25499327     DOI : https://doi.org/10.37413/jmakia.v12i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM ISTeK Insan Cendekia Husada Bojonegoro. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, Kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 292 Documents
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KELELAHAN FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI DESA NGURUAN KECAMATAN SOKO KABUPATEN BOJONEGORO Efendi, Yusuf; Julianto, Errix Kristian; Prasetyo, Dicky Angga
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/meg00a24

Abstract

ABSTRAK Lanjut usia merupakan seseorang yang memasuki usia 60 tahun ke atas. Lansia dikategorikan sebagai kelompok yang mengalami proses penuaan. Perubahan yang terjadi pada lansia meliputi perubahan kondisi fisik, perubahan kondisi mental, perubahan kondisi psikososial dan perubahan pada spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kelelahan fisik dengan kualitas tidur pada lansia di Desa Nguruan Kecamatan soko Kabupaten Tuban. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia Desa Nguruan dengan jumlah 700 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dengan cara Random Sampling dengan jumlah 70 lansia. Hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat lansia mengalami gangguan kualitas tidur yang di karenakan oleh kelalahan fisik. Berdasarkan uji analisis Spearman Rho’ dengan p value sebesar 0,000, yang berarti nilai signifikasinya adalah < 0,05 dan nila r 0,711 yang berarti terdapat hubungan positif dengan keeratan hubungan kuat. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat kelelahan fisik dengan kualitas tidur pada lansia di Desa Nguruan Kecamatan Soko Kabupaten Tuban
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PASIEN YANG MENGGUNAKAN VENTILATOR DI ICU RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA Kuncoro, Suryo; Karunia Estri, Arimbi; Dede Yoshima Nekada, Cornelia
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.330

Abstract

ABSTRAK Sebagian besar pasien ICU mengalami agitasi yang disebabkan faktor penyakit dasar, nyeri dan ketidaknyamanan menggunakan ventilator. Komplikasi pemasangan ventilator menyebabkan penurunan curah jantung, ditandai hipotensi yang mempengaruhi hemodinamik. Penanganan ketidakstabilan hemodinamik paling efektif dengan terapi farmakologi berupa sedasi dan analgetik. Penggunaan sedasi dan analgetik secara terus menerus menyebabkan ketergantungan dan depresi pernafasan. Dibutuhkan terapi komplementer non farmakologi yaitu terapi musik sebagai bentuk intervensi keperawatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi musik yang disukai pasien terhadap status hemodinamik pasien yang menggunakan ventilator dengan mengidentifikasi perbedaan status hemodinamik (Mean Arterial Pressure/MAP, denyut jantung dan dan frekuensi pernafasan) sebelum dan sesudah pemberian terapi musik di Rumah Sakit Panti rapih yogyakarta. Penelitian kuantitatif pre-experimental design one-group pre-post test design. Total Sampling sebanyak 30 responden, inklusinya pasien yang menggunakan ventilator, usia pasien > 6 tahun, mendapatkan persetujuan keluarga dan skor Ramsay < 4 dan eksklusinya pasien dengan gangguan pendengaran. Musik yang disukai pasien diberikan sekali pemberian selama 20 menit. Uji Wilcoxon Mean Arterial Pressure (MAP) pv 0,083, hasil uji Paired T-test denyut jantung pv = 0,003 dan hasil uji Wilcoxon frekuensi pernafasan pv = 0,003. Diskusi: Terapi musik sebagai terapi komplementer non farmakologi, diharapkan dapat membantu terapi utama mengendalikan dosis sedasi dan analgetik, dalam upaya menurunkan lama penggunaan ventilator, biaya perawatan dan lama perawatan di ICU. Kesimpulan: Pemberian musik yang disukai terhadap pasien yang menggunakan ventilator di ICU dapat mempengaruhi status hemodinamik pada denyut jantung dan frekuensi pernafasan, tetapi tidak mempunyai pengaruh terhadap MAP.
PENATALAKSANAAN FLUOR ALBUS PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI MA AL-FATIMAH BOJONEGORO Ajeng Rahmawati, Andin; Putri Hariastuti, Fela; Ajeng, Andin
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.338

Abstract

ABSTRAK Masa remaja diwarnai oleh pertumbuhan, perubahan, munculnya berbagai kesempatan, dan seringkali mengahadapi resiko-resiko kesehatan reproduksi. Resiko kesehatan ini ditekankan pada remaja putri, karena organ reproduksi pada perempuan lebih rentan terhadap infeksi salah satu akibatnya adalah timbulnya keputihan. Keputihan pada remaja sering kali dijumpai pada remaja yang kurang memperhatikan kebersihan dan perawatan daerah genetalia. Selain itu, keputihan juga sering dijumpai pada remaja usia 12-14 tahun dimana remaja mengalami menstruasi yang pertama kali (menarche). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan fluor albus pada remaja putrikelas X di SMA Al-Fatimah Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dari 30 responden sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori cukup, yakni sebanyak 13 orang (53,9%), pengetahuan dalam kategori baik sebanyak 11 orang (30,3%) dan pengetahuan dalam kategori kurang sebanyak 7 orang (15,7%). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada umumnya penatalaksanaan fluor albus pada remaja putri kelas X di SMA Al-Fatimah Bojonegoro dalam kategori cukup.
HUBUNGAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI POSYANDU ANGGREK DESA SUWALOH KECAMATAN BALEN Efendi, Yusuf; Rizky Kurniawati, Fitria; Aninda Fitri, Ika
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.339

Abstract

ABSTRAK Infeksi sering terjadi pada balita dibawah 5 tahun yang menyebabkan tubuh menolak makan, hal ini menyebabkan tubuh mengkonsumsi lebih sedikit nutrisi, dan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat penyakit infeksi dengan status gizi pada balita di Posyandu Anggrek Desa Suwaloh Kecamatan Balen.Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi terdiri dari 50 ibu yang memiliki balita. Sampel penelitian ini menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah 30 responden. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai uji Fisher‘s Exact Test (? value = 0,003<0,05) dan dari hasil analisis lanjutan diperoleh nilai kolerasi = 0,496, maka dapat disimpulkan secara statistik ada hubungan positif searah dengan tingkat keeratan sedang antara riwayat penyakit infeksi dengan status gizi pada balita. Kesimpulan maka diharapkan kepada ibu balita dapat meningkatkan asupan nutrisi pada balita yang memiliki gizi kurang dan diharapkan kepada petugas posyandu agar memberikan penyuluhan kesehatan terkait dengan bahaya penyakit ISPA dan diare serta gizi pada balita, kepada ibu yang memiliki balita harap meningkatkan kebersihan lingkungan dan meningkatkan status gizi pada balitanya.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN NORMA AGAMA DAN NORMA KELUARGA DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA Ardianti, Ikha; Kristian Julianto, Errix
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.340

Abstract

ABSTRAK Degenerasi nilai dan norma di era digitalisasi yang mengglobalisasi memiliki dampak negatif yang sulit dibendung. Khususnya yang berkaitan dengan perilaku seksual pada remaja yang berujung aborsi, bunuh diri bahkan pembunuhan yang dilakukan oleh remaja pasangannya. Dari sudut pandang kesehatan reproduksi, menghindari seks pranikah adalah cara terbaik untuk mencegah penularan penyakit infeksi menular seksual, dan kehamilan pada remaja yang tidak diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada korelasi atau hubungan antara tingkat pendidikan, norma agama dan norma keluarga dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-September 2023 di desa Bulu Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Penelitian menggunakan design korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 remaja. Teknik sampling menggunakan metode nonprobability sampling dengan cara purposive sampling. Proses Analisa data menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil penelitian ini, setelah dianalisis menggunakan uji Spearman rho menunjukan hasil nilai P- value pada kolom sig (2 tailed ) didapatkan nilai 0.002 lebih kecil dari level of significant ? 0,05 ( 0,002 < 0,05 ). Sehingga disimpulkan terdapat hubungan antara Pengetahuan, norma agama dan norma keluarga dengan perilaku seksual pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian, dalam menerapkan norma-norma keluarga orangtua harus memberikan penjelasan sehingga anak paham dampaknya dan kenapa harus mematuhi norma-norma dalam keluarga yang telah ditetapkan. Pada saat anak bertumbuh menjadi remaja, orangtua memposisikan diri untuk memahami perubahan hormonal dan ketertarikan remaja pada lawan jenis sehingga remaja lebih terbuka mengungkapkan perasaan dan masalahnya pada orangtua.
THE IMPACT OF INDUSTRIAL WORKERS WITH ISCHEMIC HEART DISEASE: LITERATURE REVIEW Roni Al Faqih, Mohammad
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.342

Abstract

ABSTRACT Heart disease is common both in the general population but also in the working age population. However, the costs of cardiovascular disease (CVD) in the workplace are more difficult to measure but are likely to be just as high. Heart disease can be the most common cause of death including in company workers. This type of research is a literature review, analyzing journals published from 2018-2023 in accordance with PRISMA. The search was carried out using the PubMed database. There are ten journals that meet the inclusion criteria using PICOS analysis. Based on the ten journals that has been analyzed, There are several categories of these journals, including: heart disease category, gender category, shit schedule category and lifestyle which are risk factors for coronary heart disease in company workers. Cardiovascular diseases are the leading cause of death worldwide. It is important to not only consider the presence of workplace hazards such as exposure to noise (which has been linked to increased blood pressure) or carbon monoxide (which has been linked to increased rates of coronary artery disease), but then measure any potential hazards such as disease risk factors that industrial workers have, age and shift schedule.
HUBUNGAN KEPRIBADIAN DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PADA LANSIA DM DI DESA MULYOAGUNG SINGGAHAN TUBAN Zainal Abidin, Ahmad; Anovaria Wulandari, Rias
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.346

Abstract

ABSTRAK Diabetes Mellitus merupakan bagian dari bentuk penyakit degeneratif yang masih menjadi perhatian tersendiri bagi dunia kesehatan, karena memiliki sutau ancaman yang menakutkan tersendiri di masyarakat, sehingga dibutuhkan sebuah kepatuhan yang adekuat yang ditinjau dari kepribadiannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kepribadian dengan kepatuhan berobat pada lansia DM di desa mulyoagung singgahan tuban. Metode penelitian dengan menggunakan Non-Eksperimen dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebesar 65 dari teknik sampling simple random serta menggunakan uji statistik kendall’s tau_b dengan tingkat kepercayaan 95% (?=0,05). Hasil penelitian ini diperoleh nilai p value menggunakan analisis korelasi kendall’s tau_b sebesar 0,000 lebih kecil dari ? 0,05yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian dengan kepatuhan berobat diabetes melitus. Nilai keeratan hubungan pada penelitian ini sebesar 0,564 yang berarti keeratan kategori kuat. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan kepribadian dengan kepatuhan berobat pada lansia DM di desa mulyoagung singgahan tuban.
PENERAPAN TEKNIK GUIDED IMAGERY UNTUK MENGATASI NYERI PADA PASIEN POST INSISI DRAINASE ABSES MANDIBULA Putri Utami, Mega; Sekar Siwi, Adiratna
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.349

Abstract

ABSTRAK Abses leher dalam merupakan akumulasi pus antara fasia superfisial dan profunda leher dalam yang terjadi akibat penjalaran infeksi seperti infeksi pada gigi. Akumulasi pus yang semakin banyak menyebabkan penekanan pada ruang submandibula sehingga menimbulkan nyeri Penanganan nyeri non-farmakologis lebih praktis, sederhana, dan dapat dilakukan oleh perawat. Perawatan nyeri nonfarmakologis antara lain akupresur, akupunktur, messaging, relaksasi Benson, dan terapi guided imagery. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik guided imagery kombinasi aromatherapy untuk menurunkan skala nyeri pada pasien post insisi drainase abses mandibula dengan masalah nyeri akut di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerti di Ruang Intensive Care Unit (ICU). Metode penelitian ini menggunakan case study dengan pendekatan proses asuhan keperawatan dan lembar Critical Care Pain Observation Toll (CPOT). Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan implementasi guided imagery berada pada skala 4 (nyeri sedang), setelah diberikan teknik guided imagery selama 3x24 jam menunjukkan adanya perubahan skala nyeri menjadi 2 (nyeri ringan). Teknik guided imagery efektif untuk menurunkan skala nyeri pada pasien post insisi drainase abses mandibula dan diharapkan bisa diaplikasikan oleh perawat dalam manajemen nyeri.
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI LAUNDRY DENGAN METODE HIRARC Sofiatun; Saikhunuddin; Devianti Putri, Berlianan; Hamsidi, Rini
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/8sc9bd22

Abstract

ABSTRAK Rumah Sakit merupakan salah satu tempat kerja yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan, salah satunya berasal dari kegiatan pengelolaan linen di bagian laundry. Untuk mengetahui dan mengambarkan faktor bahaya dan risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pengelolaan linen di laundry RSUD Ibnu Sina Gresik serta melakukan analisa dengan metode HIRARC. Jenis penelitian deskriptif, dengan pendekatan observasional. Data bersumber dari data primer yang diperoleh melalui observasi meliputi kondisi lingkungan kerja, mesin atau alat kerja dan proses bekerja petugas pengelolaan linen di laundry RSUD Ibnu Sina Gresik, pengukuran lingkungan kerja dan wawancara. Data sekunder diperoleh dari data di Instalasi laundry dan Unit K3RS. Pengolahan data melalui analisis manajemen risiko dengan metode HIRARC dan analisa risiko mengacu pada pedoman manajemen risiko RSUD Ibnu Sina Gresik. Ditemukan beberapa potensi bahaya yang bersumber dari faktor, fisik, kimia, biologi, ergonomi, elektrika dan mekanikal, psikososial dan faktor perilaku pekrja yang tidak aman. Hasil penilaian risiko didaptakan sejumlah 21 risiko, terbagi menjadi risiko tinggi (high) sebanyak 2 risiko, risiko sedang (moderat) sebanyak 10 risiko dan risiko rendah (low) sebanyak 9 risiko. Masih ditemukannya cukup banyak risiko dalam kategori sedang dan tinggi, sehingga perlu dilakukan pengendalian/penanganan agar terjadi penurunan tingkat risiko dari tinggi menjadi sedang dan dari sedang menjadi rendah.
HUBUNGAN LAMA HEMODIALISA DENGAN NILAI IDWG PASIEN YANG HEMODIALISA RUTIN DI RUMAH SAKIT SWASTA YOGYAKARTA A. Kristanti, Yosi; Tatik Pujiastuti, Theresia; A. Wibowo, Tendean
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.351

Abstract

ABSTRACT Interdialytic Weight Gain (IDWG) merupakan penambahan berat badan selama periode interdialisis yang di hitung dari selisih berat badan sebelum dialisis dengan berat badan setelah dialisis sesi sebelumnya. IDWG merupakan indikator penting keberhasilan pasien hemodialisa dalam beradaptasi dengan penyakitnya. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa lama menjalani hemodialisa berkaitan erat dengan kemampuan pasien mempertahankan nilai IDWG. Namun, hal tersebut bukan generalisasi karena ada beberapa penelitian yang mengatakan tidak ada hubungannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisa dengan nilai IDWG pasien hemodialisa rutin di Rumah Sakit Tipe B Yogyakarta. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 150 responden yang diambil dengan consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan -sebanyak 45.3% responden berusia >60 tahun, 54.7% berjenis kelamin laki-laki, 49.3% berpendidikan menengah keatas dan 27.3% bekerja di bidang swasta. Sebanyak 47,3% pasien menjalani HD > 3 tahun, 42,7 % dalam rentang 1-3 tahun dan hanya 10% yang menjalani hemodialisa < 1 tahun. Pasien yang memiliki nilai IDWG ringan (75,3%), IDWG sedang 23,3% dan IDWG berat hanya 1,3%. Hasil uji spearman menunjukan nilai P value 0,536 > dari ? 0,05. Tidak ada hubungan yang signifikan antara lama HD dengan Nilai IDWG. Mengingat IDWG merupakan indikator penting keberhasilan hemodialisia maka bagi pasien disarankan untuk konseling diet agar dapat mengontrol asupan sehingga nilai IDWG stabil, lalu perlu juga diteliti lebih lanjut mengenai faktor faktor yang berhubungan dengan nilai IDWG pasien yang menjalani hemodialisa rutin.