cover
Contact Name
Siti Khayisatuzahro Nur
Contact Email
sitikhayisatuzahro.nur@unmuhjember.ac.id
Phone
+6285259589757
Journal Mail Official
mujtama@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Jember 68121 Jawa Timur Indonesia Kotak Pos 104 Telp. 0331-336728 Fax. 0331-337957. ISSN : 2776-6608 (Print) and 2807-8586: (Online)
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27766608     EISSN : 28078586     DOI : https://doi.org/10.32528/mujtama'
Mujtama’merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang ditertbitkan oleh universitas Muhammadiyah jember dan dikelola oleh Fakultas Agama Islam. Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam mujtama’ jurnal Pengabdian Masyarakat berbasis pengabdian idang pendidikan, bidang seni, bidang sosial, bidang budaya,bidang bisnis, bidang ekonomi, bidang keuangan, bidang hukum, berbasis filantropi islam baik menggunakan metode seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat, penyuluhan maupun pelatihan yang dilakukan oleh akademisi maupun praktisi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 63 Documents
Aktualisasi Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak sebagai Strategi Akselerasi Pencapaian SDGs Desa Bangorejo Kabupaten Banyuwangi Nurul Fatimah; Mufidah Yusroh; Atiqotul Musyarofah
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.9248

Abstract

Di Indonesia, SDGs desa merupakan 74 persen jalan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Akibatnya, pembangunan nasional bergantung pada pembangunan desa. Untuk membangun desa yang ramah, mandiri, dan tangguh, sangat penting untuk memasukkan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan ke dalam pembangunan desa. Kementerian PPPA membuat model desa DRPPA dalam rangka memenuhi lima (lima) arahan dari Presiden Republik Indonesia sebagai berikut: 1) Meningkatkan pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan yang berperspektif gender; 2) Membuat ibu dan keluarga lebih terlibat dalam pengasuhan dan pendidikan anak; 3) mengurangi kekerasan terhadap anak dan perempuan; 4) pengurangan pekerja anak; dan 5) Mencegah perkawinan pada anak. Hal ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan pengabdian dengan menggunakan Metode Participatory Rural Appraisal (PRA). metode PRA melibatkan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan pengembangan suatu kegiatan. metode dari metode PRA, seperti: 1) mendapatkan data sekunder; 2) Wawancara dengan informan kunci; 3) Diskusi dalam Focus Group (FGD); 4) Pemodelan dan pemetaan dengan partisipasi; 5) Membuat time line rencana aksi; dan 6) Evaluasi. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini telah terbentuk kader relawan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) serta kader FAD (Forum Anak Desa) di Desa Bangorejo serta telah terealisasi program kerja yakni sosialisasi tentang No bullying dan pelatihan Ekonomi Kreatif, serta diakhir kegiatan akhir pekan sebelum penutupan, bekerjasama dengan para pemuda dan anak-anak desa Bangorejo serta perangkat desa mengadakan Ajang Seni Kreasi dan Nguri-nguri Budaya (AKSARA)
Pengembangan Media Pembelajaran melalui Praktek Pembuatan Hidroponik bagi Guru untuk Meningkatkan Peduli Lingkungan dan Kecerdasan Naturalis Siswa MIN 2 Jember Bahar Agus Setiawan; Tri Endang Jatmikowati
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.13514

Abstract

Ketepatan pemilihan media pembelajaran dalam mendorong ketercapaian hasil belajar siswa dalam seluruh kompetensi yang akan dikembangkan membutuhkan pertimbangan yang komprehensif. Tataran efektif dan efisien tentu menjadi unsur utama, namun juga harus mengandung dimensi aktif, inovatif dan menyenangkan. Mempertimbangkan perkembangan psikologis peserta didik juga merupakan salah satu langkah yang perlu diperhatikan. Usia siswa pada sekolah dasar/madrasah cenderung lebih pada konteks proses pembelaran learning by doing dan learning is fun. Pembuatan hidroponik merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh guru dalam menyediakan media pembelajaran untuk meningkatkan peduli lingkungan dan kecerdasan naturalis siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wadah guru dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan hidropronik sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan dalam 3 tahapan, pertama praktek pembuatan hidroponik, kedua yaitu pembibitan tanaman, dan ketiga penggunaan hidroponik sebagai media pembelajaran siswa. Hasil pelaksanaan pengabdian, guru memiliki pengetahuan dalam pembuatan hidroponik serta cara memanfaatkannya sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan peduli lingkungan dan kecerdasan naturalis siswa MIN 2 Jember. 
Media Poster sebagai Upaya dalam Membentuk Karakter Anak di PAUD IT Al-Firdaus Banjarmasin Husna Amalia Rahmi; Sari Yanti; Sarpiya Maulida; Yulia Hairina; Mulyani .
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.8538

Abstract

Keadaan peserta didik di lingkungan sekolah PAUD IT Al-Firdaus Banjarmasin memiliki latar belakang yang beraneka ragam sifat, karakter, bahasa maupun kebiasaan sehari-hari. Perbedaan tersebut pasti akan berdampak terhadap perilaku dan karakter siswa. Pembuatan poster di lingkungan sekolah menjadi salah satu media sebagai upaya membentuk karakter anak di PAUD tersebut. Anak dibiasakan bersikap sopan dan santun dalam kehidupan sehari-hari baik dalam pergaulan dalam satu keluarga maupun dengan lingkungan. Salah satu upaya dalam membentuk karakter anak yaitu pembuatan poster yang menarik agar mudah dipahami oleh anak usia dini. Media poster sebagai sarana yang mampu memberikan perubahan perilaku, pengetahuan dan kedamaian, kenyamanan saat belajar. Tujuan akhir dari poster selain media edukasi dapat berdampak pada karakter anak di PAUD IT Al-Firdaus Banjarmasin.  
Pelatihan dan Pengelolaan Udang Rebon Menjadi Snack Sumpia di Desa Pulau Kampai Kec. Pangkalan Susu Kab. Langkat Zaifatur Ridha; Hayatun Sabariah; Lia Ariska Ritonga
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.13562

Abstract

Shrimp are a fairly high source of animal protein. Rebon Shrimp IS a species of shrimp that lives in the sea and is commonly used as fish food due to its consistent size and economic value. In the Kampai Island region, many fishermen sell raw unprocessed rebon at the beginning of the rebon season because the price is also quite cheap. In fact, quite a few bamboo shoots have been left alone to rot. Also, the processing of rebon shrimp in the Kampai Island area is still simple, namely, easy to dry and only process into shrimp paste. That's why this nonprofit aims to introduce the processing of rebon shrimp into processed food products like sumpia. The strategy employed in this activity was field observation, namely, conducting observations around the village community of Kampai Island related to the management of rebon shrimp. Then the socialization of this mentoring activity targeted PKK mothers and high school students in terms of training and rebon processing. From the results of the socialization of processed rebon, it was found that rebon shrimp can not only be processed into shrimp paste, but also be a convenient sumpia snack as a family snack and used as an upcoming home fried in the growing family -shrimp and rolled with spring roll skin, it has a savory taste, aroma, texture, appearance and color very delicious to be enjoyed in peace with the family.
Pengembangan Desa Mandiri melalui Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Desa Padang Kalua MUH. ISPA Baharuddin; Eki Satriani Sabua; Nurul Hanisa
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.8705

Abstract

Pembentukan BUMDes merupakan cara untuk memanfaatkan Undang-Undang yang memberikan kewenangan kepada pemerintah desa untuk melakukan inovasi dalam pembangunan desa, terutama meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan bagi masyarakat desa. Kenyataannya banyak desa yang gagal menjalankan BUMDes dikarenakan kurang siapnya desa dan potensi yang minim dari desa. Tujuan penelitian ini mengetahui kondisi dan tata kelola BUMDes yang sedang berkembang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi BUMDes di Desa Padang Kalua sudah berjalan sesuai dengan tujuan pembentukan BUMDes dan mampu membantu meningkatkan perekonomian desa. Namun masih terdapat kendala dalam pengelolaan BUMDes di desa tersebut seperti jenis usaha yang dijalankan masih terbatas, keterbatasan sumber daya manusia yang mengelola BUMDes dan partisipasi masyarakat yang rendah karena masih rendahnya pengetahuan mereka
Sosialisasi Produk Pembiayaan Permodalan UMKM Bank Syariah Indonesia pada Jamaah Masjid Nashrul Fattah Perumahan Alam Hijau Sempusari Kaliwates Jember Muhammad Syafi’i; Dhimas Herliandis Shodiqin
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.13627

Abstract

Permasalahan yang dihadapi masyarakat modern sekarang adalah bagaimana sekiranya bisa mandiri dalam meningkatkan ekonomi mereka. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah meningkatkan usaha secara mandiri melalui sektor UMKM. Salah satu indikator dalam upaya meningkatkan UMKM adalah dengan adanya modal yang memadai. Kendala yang banyak dihadapi oleh kalangan UMKM adalah kurangnya modal yang dimiliki sehingga menjadi penghambat dalam mengembangkan usahanya. Maka dari itu peran perbankan bisa ikut serta dalam memenuhi permodalan yang dibutuhkan. Salah satu kalangan yang jarang sekali disentuh adalah komunitas dilingkungan masjid, padahal banyak pula warga dilingkungan masjid yang memiliki usaha namun minim dalam support permodalan. Solusi dengan mengadakan kegiatan sosialisasi tentang produk pembiayaan permodalaan UMKM dari bank syariah Indonesia, dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan informasi kepada jamaah masjid Nashrul Fattah yang memiliki usaha untuk bisa mengakses permodalan dari Bank Syariah Indonesia. Target luaran dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi serta informasi kepada jamaah masjid Nashrul Fattah dalam mengembangkan usahanya melalui bantuan modal atau pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia dengan harapan bantuan modal tersebut bisa menjadi bantuan untuk mengembangkan usaha mereka. Hasil dari kegiatan ini memberikan kesimpulan bahwa jamaah masjid Nashrul Fattah merasa terbantu untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan bantuan pembiayaan UMKM dari Bank Syariah Indonesia.
Penerapan Lesson Study dalam pelatihan Pemanfaatan Software Geogebra sebagai Media Pembelajaran Matematika Sumarni Sumarni
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.9261

Abstract

Komputer sebagai media pembelajaran memiliki keunggulan-keunggulan dalam presentasi grafik dengan tampilan yang menarik, yang dapat dimanipulasi secara leluasa dalam bentuk representasi visual model matematika. Objek-objek geometri yang abstrak dapat divisualkan dengan menggunakan perangkat lunak komputer sebagai media pembelajaran. Salah satu jenis media yang tepat dalam proses pembelajaran geometri yaitu perangkat lunak dinamis (dynamic software). Dalam pembelajaran geometri, konsep yang bersifat abstrak membuat siswa mempunyai beban kognitif yang lebih berat. Oleh karena itu, penggunaan GeoGebra diharapkan dapat memotivasi siswa agar lebih tertarik belajar matematika dan lebih mudah dalam memahami konsep matematika. Oleh karena itu, tim pengabdian melaksanakan pelatihan Pemanfaatan Software Geogebra sebagai Media Pembelajaran Matematika.  Materi pengabdian meliputi instalasi GeoGebra, mengeksplorasi dan menggunakan menu dan tool GeoGebra untuk mengkonstruksi objek matematika, mendesain aktifitas untuk pengintegrasian Geogebra dalam pembelajaran matematika. Pelatihan menggunakan lesson study (Plan, Do, See) agar guru mendapatkan pengalaman langsung dan mendapat pengayaan dari tim pengabdian. Kegiatan pengabdian berdampak pada peningkatan motivasi dan kemampuan guru memanfaatkan Software Geogebra sebagai Media Pembelajaran Matematika. Seluruh peserta pelatihan memiliki pandangan positif terhadap pelatihan Pemanfaatan Software Geogebra sebagai Media Pembelajaran Matematika dan memandang tingkat kebermanfaatan pelatihan pada tingkat bermanfaat dan sangat bermanfaat.
Pelatihan dan Pendampingan Penetapan Harga Jual pada Pemasaran Produk Daur Ulang Sampah Plastik bagi Kelompok PKK Wininatin Khamimah; Dewi Urip Wahyuni; Eka Yuliati; Tegowati Tegowati
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.13352

Abstract

Mitra dari kelompok kita adalah ibu PKK RT 08 RW 05 Kelurahan Airlangga Kecamatan Gubeng yang berjumlah 25 orang, dengan usia 30 – 65 tahun yang sebagian besar murni ibu rumah tangga dan tujuh orang berstatus pegawai. Permasalahan yaitu belum mengetahui cara menetapkan harga jual produk daur ulang sampah plastik yang sudah dibuatnya.  Hal ini dibuktikan belum ada anggota PKK yang berani menjual produk kerajinan tangannya. Produk yang dihasilkan berupa tas, tudung saji dan ecobrick. Ke dua, belum mengetahui cara memasarkan produknya sehingga belum ada mitra yang berani menjual produknya. Sementara, mereka membuat kerajinan tangan hanya untuk digunakan sendiri. Kemudian, diberikan solusi berupa pelatihan, pendampingan penetapan harga jual dan pemasaran produk agar mitra mengetahui bagaimana menetapkan harga jual dan memasarkan produknya. Target luaran yang dicapai adalah mitra mengetahui cara menetapkan harga jual produk yang sesuai sehingga mampu bersaing di pasar dan mengetahui kiat-kiat memasarkan produknya sehingga berani menjual kepada konsumen.  Metode pelaksanaan kegiatan yaitu: a. Melakukan pelatihan secara tatap muka dengan mengundang mitra dengan diberi pelatihan tentang penetapan harga jual dan pemasaran produk dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan. b. Melakukan pendampingan secara daring melalui media whatsapp group dan video call. Pendampingan ini untuk mengetahui penerapan materi pelatihan dan mengetahui kendala yang dihadapi peserta.
Community Empowerment: Hydroponic Cultivation in Pepelegi Village mariyati, lely ika; Utami, Mulya Isti; Sari, Risa Indah; Lutfiyah, Siti Aisyah
Mujtama Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v3i2.22143

Abstract

The problem of limited space in urban areas makes fertile agricultural land insufficient. Hydroponic empowerment in the Aisyiyah organization of Pepelegi Village aims to face and take advantage of existing opportunities, with the hope of increasing the prosperity of the village communities, and providing sustainable solutions in agriculture in Pepelegi Village, Waru District, Sidoarjo Regency. The method used is a community approach, socialization and training, mentoring, monitoring and evaluation, and community involvement. The implementation of this hydroponic empowerment provides great benefits as indicated by the success of planting vegetables using a simple hydroponic system that can be applied by the Aisyiyah Pepelegi Village branch administrator in the household scope.
PROGRAM PENGERASAN JALAN UNTUK PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DESA setiawan, bahar agus; Jartmikowati, Tri Endang
Mujtama Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v4i1.22526

Abstract

Keberadaan infrastruktur jalan pada sebuah wilayah menjadi faktor pendorong dan pendukung seluruh aktivitas masyarakat setempat. Jalan menjadi kebutuhan primer bagi pengembangan suatu wilayah dan peningkatan kapasitas pembangunan indeks manusia, tidak terkecuali untuk mendukung pemerataan akses terhadap layanan pendidikan. Komunitas masyarakat petani hutan merupakan kelompok masyarakat yang tinggal dan hidup di pinggiran hutan dengan aktivitas kegiatan utama sebagai pengolah lahan pada hutan maupun di sekitar hutan. Melihat dari wilayah tempat tinggal, kebutuhan akan ketersediaan infrastruktur khususnya jalan menjadi sarana yang belum bisa dinikmati secara konkret. Pembangunan infrastuktur jalan, menjadi solusi yang dapat dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran komunitas masyarakat petani hutan setempat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Tingkat kebutuhan terhadap pembangunan infrastruktur jalan yang sangat tinggi, dapat direspon dengan melakukan corisasi atau pavingisasi. Kegiatan ini tentu secara signifikan akan mampu memfasilitasi warga setempat terhadap pemerataan dan kemudahan akses untuk mendapatkan layanan pendidikan. Hasil kegiatan pengabdian ini dapat merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan melalui pemasangan batu dan pengecoran dengan kuantitas panjang 200 meter dengan rentang rerata lebar jalan 1,5 meter, untuk jalan selatan, dan lebar 3 meter dan panjang 100 meter dalam bentuk makadam untuk area jalan utara.