cover
Contact Name
Andrie
Contact Email
andrie.dty@uim-makassar.ac.id
Phone
+6285250358721
Journal Mail Official
justme@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 9 No. 29 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
ISSN : 27230341     EISSN : 27457303     DOI : https://doi.org/10.47398/justme
Journal Industrial Engineering and Management (JUSTME) merupakan jurnal program studi teknik industri yang diterbitkan oleh program studi teknik industri, fakultas teknik, Universitas Islam Makassar. Fokus jurnal ini mengenai keilmuan teknik industri dan manajemen industri
Articles 106 Documents
ANALISIS KELAYAKAN PRODUK KERIPIK CRISPY JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) BERBASIS SWOT (STUDI KASUS DI KEL. LEANG-LEANG, KEC. BANTIMURUNG, KAB. MAROS) Suradi, Suradi; Hakim, Hakim; Nandar, Nandar
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 3 No. 02 (2022): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.203 KB) | DOI: 10.47398/justme.v3i02.35

Abstract

Keberadaan jamur tiram semakin populer, sehingga semakin mudah ditemui di pasaran dalam bentuk yang segar. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kelayakan pada produk jamur crispy terhadap Industri Pengolahan Jamur Tiram di Kota Maros dan strategi pengembangan industrinya. Metode analisis yang digunakan adalah mengunakan analisis SWOT pada faktor internal dan eksternal pada usaha UMKM jarum tiram. Hasil penelitian ditemukan bahwa Faktor Internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan pada Kripik Jamur Tiram Familiy Crispy di Kelurahan Leang-Leang Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros yaitu kekutan modal berasal dari modal sendiri, tenaga kerja mudah dijangkau sedangkan kelemahan yaitu perputaran modal lambat, produksi tidak menentu dan pembukuan dilakukan setiap tahun. Faktor Ekternal Peluang dan ancaman pada Kripik Jamur Tiram Familiy Crispy di Kelurahan Leang-Leang Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros yaitu peluang bahan baku yang tersedia, belum adanya pesaing dari produk yang sama, ikut serta dalam pameran. Strategi Pengembangan yang tepat digunakan pada usaha Kripik Jamur Tiram Familiy Crispy di Kelurahan Leang-Leang Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros adalah peningkatkan modal dengan cara penambahan investasi atau pinjaman dari pihak lain, memperluas daerah pemasaran, pelatihan, pemanfaatan modal, varian rasa baru, peningkatkan kualitas produk, bermitra dan mengoptimalkan penggunaan alat teknologi. Oyster mushrooms are increasingly popular, so they are increasingly easy to find in the market in fresh form. This study aimed to determine the feasibility of crispy mushroom products for the Oyster Mushroom Processing Industry in Maros City and its industrial development strategy. The analytical method used is a SWOT analysis of internal and external factors in the oyster needle MSME business. The results of the study found that the internal factors that became the strengths and weaknesses of the Crispy Oyster Mushroom Chips in the Leang-Leang Village, Bantimurung District, Maros Regency, namely capital strength come from own capital, labor is easy to reach while the weaknesses are slow capital turnover, erratic production, and bookkeeping done every year. External Factors Opportunities and threats to Family Crispy Oyster Mushroom Chips in Leang-Leang Village, Bantimurung District, Maros Regency, namely the opportunity for available raw materials, the absence of competitors from the same product, and participating in exhibitions. The appropriate development strategy used in the Family Crispy Oyster Mushroom Chips business in Leang-Leang Village, Bantimurung District, Maros Regency is to increase capital by increasing investment or loans from other parties, expanding marketing areas, training, capital utilization, new flavor variants, improving product quality. , partners and optimizes the use of technology tools.
ANALISA KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA KARYAWAN PT.INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PT.IKI) PERSERO MAKASSAR Haslindah, Andi; Haslinah, Andi; Rahmatullah, Rahmatullah
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 3 No. 02 (2022): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.813 KB) | DOI: 10.47398/justme.v3i02.36

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada galangan kapal, merupakan hal yang sangat penting bagi para pekerja khususnya di PT IKI saat pengoperasian. Hasil ini telah menentukan tingkat risiko yang mempengaruhi proses kinerja karyawan di PT. IKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kecelakaan kerja yang sering terjadi di dalam kegiatan konstruksi dan mengidentifikasi bagaimana penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan kerja di PT. IKI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di PT.IKI dan untuk mengetahui risiko-risiko saat Proses pengoprasian di PT.IKI. Data yang dipakai yaitu hasil dari kuisioner dan tahap wawancara pada HRD dan karyawan karyawan PT.IKI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pihak K3 dari PT. IKI sendiri telah melakukan pencatatan setiap kecelakaan yang terjadi diperusahaan dan telah melakukan pengendalian kecelakaan kerja yang terjadi. Namun masih terdapat beberapa kekurangan seperti APAR yang disediakan belum memadai, fasilitas K3 seperti informasi statistik kecelakaan kerja, dan rambu-rambu K3 yang terdapat diperusahaan masih kurang, selebihnya penerapan K3 di perusahaan sudah tinggi sehiggga mengurangi resiko kecelakaan kerja. Occupational Health and Safety in shipyards are very important for workers, especially at PT IKI during operation. These results have determined the level of risk that affects the process of employee performance at PT. IKI. This research is divided into two stages, the first is to identify the causes of work accidents that often occur in construction activities and the second is to identify how the occupational safety and health system is implemented at PT. IKI. The purpose of this study was to determine the implementation of Occupational Health and Safety at PT.IKI and to find out the risks during the operation process at PT.IKI. The data used are the results of the questionnaire and the interview stage at HRD and PT.IKI employees. The results of this study indicate that the K3 from PT. IKI itself has recorded every accident that occurred in the company and has controlled work accidents that occur. However, there are still some deficiencies, such as the fire extinguishers provided are inadequate, K3 facilities such as statistical information on work accidents, and the K3 signs in the company are still lacking, the rest is that the application of K3 in the company is high so that it reduces the risk of work accidents.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KELUHAN FISIK KARYAWAN DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DENGAN METODE LEITMERK MAL METHODE (LMM) Hanafie, Ahmad; Hakim, Hakim; Farid, Miftah
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 4 No. 01 (2023): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v4i01.37

Abstract

Analisis Faktor Penyebab Keluhan Fisik Pada Pengantar Air Minum Isi Ulang Dengan Metode Leitmerk Mal Methode (Lmm). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap risiko penyebab keluhan fisik  pada karyawan depot air yang bekerja secara Manual Handling Menggunan Leitmerk Mal Methode dan Mengukur pengaruh dari masing-masing  faktor risiko penyebab keluhan fisik pekerja).  Jenis peneltian ini bersifat deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis univariat yang dilakukan pada variabel waktu kerja, beban kerja, sikap tubuh dan kondisi pada saat bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengolahan data Lietmerk Mal Method didapatkan kesimpulan bahwasanya faktor yang paling berpengaruh terhadap keluhan fisik pada karyawan depot air minum isi ulang adalah waktu kerja  dan di dapatkan masing-masing faktor resiko penyebab keluhan fisik pekerja yaitu Faktor waktu kerja dengan rating skor tertinggi 8 dimana perlu di lakukan pengurangan jam kerja yang berpengaruh terhadap keluhan ,faktor Beban kerja di dapat skor rating tertinggi 2 dimana pekerja mengankat beban yang tidak sesuia dengan batas angkat mengankat secara terus menerus yang bisa menyebabkan keluhan fisik .faktor sikap tubuh di dapatkan skor tertinggi 4 diamana pekerja mengakat beban dengan kodisi membungkuk yang menyebabkan sakit pada pinggang dan faktor kondisi lingkungan di dapatkan skor tertinggi 2 dimana pekerja bekerja dengan kondisi lingkungan yang tidak ergonomi . Analysis Of Factors Causing Physical Complaints In Delivery Of Refill Drinking Water Using The Leitmerk Mal Method (LMM). This study aimed to determine the factors that influence the risk of causing physical complaints in water delivery workers who work manually using the Leitmerk Mal Method and measure the effect of each risk factor driving physical complaints of workers). This type of research is descriptive with a cross-sectional research design. The analytical method used is a univariate analysis carried out on the variables of working time, workload, body attitude, and working conditions. The results showed that based on the Lietmerk Mal Methode data processing, it was concluded that the factors of working time, load, attitude, and working conditions all affect the risk of physical complaints in workers delivering refilled drinking water so that it is necessary to improve all factors and each factor the risk of causing physical complaints of workers, namely the working time factor with the highest rating score of 8 where it is necessary to reduce working hours which affects complaints, the workload factor gets the highest rating score of 2 where workers lift loads that are not in accordance with the limit of lifting continuously which can cause physical complaints. The attitude factor gets the highest score of 4 where the worker lifts the load with a bent condition that causes pain in the waist and the environmental condition factor receives the highest score of 2 where the worker works with environmental conditions that are not ergonomic.
ANALISIS PENERAPAN ERGONOMI KOGNITIF DENGAN METODE SITUATIONAL AWARENESS RATING TECHNIQUE PADA PENGEMUDI BRT BERDASARKAN SHIFT KERJA Aminuddin AP, Rezki Amelia
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 4 No. 01 (2023): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v4i01.38

Abstract

Pada tahun 2021, BRT mengalami 12 kali kecelakaan dan pada tahun 2022 terjadi 34 kali kecelakaan. Tingginya angka kecelakaan disebabkan oleh adanya kesalahan manusia yang berasal dari pengemudi BRT sendiri dan ada juga yang disebabkan oleh kesalahan orang lain atau pengemudi kendaraan lain sehingga diperlukan kesadaran mental pengemudi yang disebut SA (situation awareness). Tujuan penelitian adalah perbandingan terhadap SA pengemudi BRT pada kondisi padat lalu lintas berdasarkan waktu kerja yaitu pagi hari dan sore hari. SA pengemudi diukur dengan menggunakan metode SART (Situation awareness Rating Technique). Subjek penelitian adalah Supir BRT Pengemudi BRT Rute Bandara Adisucipto – Pakem. Objek penelitian adalah situation awareness tingkat kepadatan lalu lintas pagi hari pada pukul 7.00 – 9.00 WIB dan tingkat kepadatan lalu lintas sore hari pada pukul 16.00 - 18.00 WIB. Uji statistik dalam penelitian ini adalah uji statistik non parametrik t test. Hasil Perbandingan SA pengemudi BRT pada kondisi padat lalu lintas berdasarkan waktu kerja yaitu pagi hari dan sore hari diperoleh hasil bahwa rata-rata usia pengemudi shift pagi adalah 34 tahun dan pengemudi shift sore rata-rata berusia 32 tahun dengan lama bekerja rata-rata 3 tahun. Nilai SA tidak berbeda signifikan ditunjukkan dalam t test sebesar 0.213. Secara nilai mean SA pengemudi shift pagi lebih tinggi daripada pengemudi shift sore. In 2021, BRT had 12 accidents and in 2022 there were 34 accidents. The high number of accidents is caused by human error originating from BRT drivers themselves and some are caused by the mistakes of other people or drivers of other vehicles so that driver mental awareness is needed called SA (situation awareness). The purpose of the study was a comparison of SA BRT drivers in heavy traffic conditions based on working time, namely morning and evening. Driver SA is measured using the SART (Situation awareness Rating Technique) method. The subject of the study was a BRT Driver BRT Driver for the Adisucipto – Pakem Airport Route. The object of the study is situation awareness of the level of morning traffic density at 7.00 - 9.00 WIB and the level of afternoon traffic density at 16.00 - 18.00 WIB. The statistical test in this study is a non-parametric statistical test t test. Comparison of SA BRT drivers in heavy traffic conditions based on working time, namely morning and evening, it was found that the average age of morning shift drivers was 34 years and afternoon shift drivers were 32 years old with an average working length of 3 years. The value of SA is not significantly different shown in the t test of 0.213. In terms of mean value, SA of morning shift drivers is higher than that of afternoon shift drivers.
PERAN ERGONOMI KOGNITIF UNTUK MENGURANGI HUMAN ERROR DAN BURNOUT PADA PERAWAT UGD SELAMA PANDEMI COVID-19 Hakim, Hakim
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 4 No. 01 (2023): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v4i01.39

Abstract

Salah satu risiko yang dapat mempengaruhi produktivitas nakes selama pandemi adalah kesehatan mental, termasuk risiko burnout syndrome, ini disebabkan Nakes berada di bawah tekanan tinggi, tetapi tidak ada aturan atau kebijakan untuk melindungi mereka dari perspektif kesehatan mental. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi burnout dan human error serta rekomendasi dengan mempertimbangkan aspek ergonomi. Metode identifikasi yang digunakan adalah Human error Assessment and Reduction Technique (HEART), Sampel dalam penelitian ini melibatkan 10 petugas UGD di salah satu Rumah Sakit X Makassar. Hasil penelitian menunjukkan HEP tertinggi terdapat pada aktivitas pemberian tindakan pertolongan pertama yaitu sebesar 0,068. Aktivitas ini merupakan tipe pekerjaan yang membutuhkan skill kerja yang lebih rumit dan kompleks sehingga menyebabkan human unreliability bernilai lebih besar dan berpotensi lebih tinggi untuk terjadi human error . Rekomendasi yang diberikan untuk membantu perawat dalam menghadapi beban kerja yang berat dan beragam sehingga keandalan perawat dalam bekerja dapat meningkat dan burnout dapat dikurangi antara lain dengan menekan faktor lingkungan sekecil mungkin untuk mengurangi beban kerja perawat, menghimbau perawat untuk mulai memonitor situasi dan mengambil langkah antisipasi agar burnout yang dialami tidak bertambah parah serta dengan mengadakan sharing rutin antar perawat, upgrading ilmu pengetahuan dan pengecekan alat kesehatan sebelum digunakan untuk menghindari human error. One of the risks that can affect the productivity of health workers during the pandemic is mental health, including the risk of burnout syndrome, this is because health workers are under high pressure, but there are no rules or policies to protect them from a mental health perspective. The purpose of this study is to identify burnout and human error as well as recommendations by considering ergonomic aspects. The identification method used is the Human error Assessment And Reduction Technique (HEART). The sample in this study involved 10 emergency room staff at one of the Makassar Hospitals. The results showed that the highest HEP was found in the activity of providing first aid measures, which was 0.068. This activity is a type of work that requires work skills that are more complicated and complex, causing human unreliability to be of greater value and having a higher potential for human error to occur. Recommendations are given to assist nurses in dealing with heavy and varied workloads so that the reliability of nurses at work can be increased and burnout can be reduced, among others, by suppressing environmental factors as small as possible to reduce the workload of nurses, urging nurses to start monitoring the situation and taking anticipatory steps so that the burnout experienced did not get worse and by holding regular sharing between nurses, upgrading knowledge and checking medical devices before use to avoid human error.
REDESAIN PALU DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI UNTUK MENGURANGI KELUHAN PEMAKAI Nugraheni, Diyah Dwi; Widananto, Hardik
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 4 No. 01 (2023): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v4i01.40

Abstract

Palu merupakan alat bantu yang digunakan dalam kegiatan pertukangan. Sebagian besar kegiatan pertukangan baik memasang maupun membongkar membutuhkan alat bantu yang berupa palu. Proses pemasangan rangka atap yang berbahan kayu dilakukan dengan cara memaku antara rangka satu dengan yang lain. Semua kegiatan memaku tersebut membutuhkan alat bantu yang berupa palu. Kondisi lingkungan dalam proses pemasangan rangka atap berada pada ketinggian dan ruang gerak yang terbatas. Kondisi tersebut membuat sering terjadi kecelakaan kerja seperti pukulan palu mengenai tangan, tegang pada bagian tubuh tertentu, atau yang lebih fatal yaitu pekerja terjatuh dari ketinggian. Oleh karena itu selain penggunaan alat pelindung diri sebagai alternatif terakhir, perlu dilakukan perbaikan desain alat kerja yaitu palu. Redesain palu menggunakan pendekatan ergonomi dan dilengkapi dengan pengambilan data menggunakan kuesioner tentang keinginan pemakai terhadap desain palu yang akan dibuat dan kuesioner Nordic Body Map. Proses redesain mempertimbangkan pula ukuran anthropometri pemakai.
PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN SALES DENGAN METODE BALANCE SCORECARD DI PT KOLEGA MITRA BERJASA Hanafie, Ahmad; Haslindah, Andi; Rizal, Rizal; Saputra, Dodiek Rara
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 4 No. 01 (2023): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v4i01.43

Abstract

Mengukur kinerja perusahaan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) diawali dengan analisis SWOT.  Analisis ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal perusahaan. Pengukuran kinerja perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu proses untuk menyediakan informasi tentang sejauh mana visi dan misi perusahaan telah dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja karyawan sales dengan menggunakan metode balanced scorecard yang diawali dengan analisi swot. Dari hasil penelitian menunjukkan berdasarkan analisi SWOT, PT Kolega Mitra Berjasa berada dalam kuadran IV (WO) yakni perusahaan menghadapi konsumsi pasar yang terus bertumbuh namun disisi lain perusahaan menghadapi kendala internal. Hasil pengukuran kinerja dengan menggunakan metode balanced scorecard untuk perspektif keuangan terdiri dari peningkatan keuntungan. Keuntungan yang didapatkan pada perspektif keuangan hanya sebesar 15% dari 20% target yang diberikan. Perspektif pelanggan memfokuskan pada peningkatan jumlah mitra UMKM dan hanya mendapatkan  sebesar 3% dari target yang diberikan sebesar 6% pertumbuhan dalam tiga bulan. Perspektif proses bisnis internal meliputi proses pelayanan salesman terhapat para mitra UMKM memperoleh hasil yang baik karena tidak terdapat complain terhadap kinerja para sales. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan secara keseluruhan berjalan dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan hasil skor yang didapatkan yaitu 10 yang dimana sales dapat mengikuti pelatihan yang diberikan oleh manajemen PT Kolega Mitra Berjasa.   Measuring company performance using the Balanced Scorecard (BSC) method begins with a SWOT analysis. This analysis aims to determine the company's internal and external factors. Company performance measurement can be defined as a process to provide information about the extent to which the company's vision and mission have been achieved. This study aimed to measure sales employees' performance using the balanced scorecard method, which began with a swot analysis. The results of the study show that based on a SWOT analysis, PT Kolega Mitra Berjasa is in quadrant IV (WO), namely the company is facing a growing market consumption but on the other hand the company is facing internal constraints. The performance measurement results using the balanced scorecard method from a financial perspective consist of increasing profits. The profit obtained from a financial perspective is only 15% of the 20% target given. The customer perspective focuses on increasing the number of MSME partners and only getting 3% of the given target of 6% growth in three months. The internal business process perspective includes the salesman service process for MSME partners obtaining good results because there are no complaints about the performance of the salespeople. The overall learning and growth perspective is going well, as indicated by the score obtained, which is 10, where sales can take part in the training provided by the management of PT Kolega Mitra Berjasa.
ANALISIS KELAYAKAN KUALITAS AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) STUDI KASUS CV. KARUNIA ALAM ABADI Pura, Erik Krisna; Haslindah, Andi; Hakim, Hakim
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 4 No. 02 (2023): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v18i02.45

Abstract

Air merupakan kebutuhan penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Senyawa ini berperan penting dalam tubuh manusia terutama untuk menjaga kadar cairan tubuh. Tujuan peneliti apalagi dengan semakin banyaknya perusahaan-perusahaan lokal yang mampu membuat mesin-mesin pengolah AMDK dengan kualitas internasional. Motode penelitian Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian lapangan adalah suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis dengan mengangkat data yang ada di lapangan, berdasarkan pengertian diatas penelitian ini akan fokus mengkaji tentang kelayakan usaha AMDK yang akan dikembangkan. Hasil pengujian terhadap sampel dan pemahaman tentang sifat atau karakteristiknya akan memungkinkan dilakukan generalisasi sifat atau karakteristik tersebut pada sampel. Indikator-indikator kualitas air minum dalam kemasan akan dievaluasi menggunakan kriteria atau standar yang telah ditentukan pengujian Sampel, pengujian di Laboratorium produk air minum dalam kemasan (AMDK) yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan 2 sampel air minum dalam kemasan tidak mengandung bakteri E.coli. Kesimpulan Penelitian menunjukkan variabel kualitas produk memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian AMDK pada CV. Karunia Alam Abadi. Water is an essential need for human survival. These compounds play an important role in the human body, especially in maintaining body fluid levels. The aim of the researchers is especially with the increasing number of local companies that are able to make AMDK processing machines with international quality. Research method This research belongs to the type of field research, which is a study that is carried out systematically by collecting existing data in the field. Based on the above understanding, this research will focus on examining the feasibility of the AMDK business to be developed. The results of testing the sample and understanding its nature or characteristics will enable the generalization of these properties or characteristics to the sample. The indicators for the quality of bottled water will be evaluated using the criteria or standards that have been determined. Sample testing, testing in the bottled water product laboratory (AMDK) used in this study found that 2 samples of bottled water did not contain E.coli bacteria. Conclusion The research shows that the product quality variable has a significant influence on the decision to purchase bottled drinking water at CV. The Bounty of the Immortal Realm. This explains that with an increase in product quality, it can lead to an increase in the decision to purchase bottled drinking water. With the good quality of this bottled water such as clear water, a refreshing taste after consuming it, long durability if stored for a long time, and the benefits it provides.
ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY ( SERVQUAL ) (Study Kasus Wisata Pulau Dodola Kabupaten Pulau Mototai) Umar, Almukmin; Sibua, Amrin; Saleh, Hasrul; Prasetyo, Nurtjahyo Budi; Zulfikram, Zulfikram; Jurtulis, Niga
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 4 No. 02 (2023): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v18i02.48

Abstract

Dodola Island Tourism is one of the tourist destinations located on Dodola Island, Morotai Island Kabupatean applies two Big Dodola Islands and Little Dodola. This study aims to determine the level of service quality and satisfaction of visitors or tourists in. Then find out how much influence the quality of service consisting of five dimensions, namely Physical Evidence, Reliability, Responsiveness, Assurance, Attention, on tourist satisfaction in Dodola Island Tourism with using Simple service quality (servqual) methods with SPSS tools. Data collection was carried out through literature study, field observation and questionnaire distribution to 25 respondents. The results of this study show that the level of service quality in Dodola Island Tourism is sufficient, while the level of tourist satisfaction is not good, because one dimension, namely Physical Evidence, is included in the category of not good. Therefore, Dodola Island Tourism needs to improve physical evidence is a dimension that has a limited presentation, which is 0.9698. This means that it is in the category of not good and is in the interval range of 0.9671, that is, it is in perception and expectation. Significantly to the satisfaction of tourists on Dodola Island Tourism.
PENERAPAN METODE SERVICE QUALITY UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI DESA TUNGKE KECAMATAN BENGO KABUPATEN BONE Arjunis, Arjunis; Kamil, Muhammad; Suradi, Suradi; Hanafie, Ahmad
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 4 No. 02 (2023): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v18i02.49

Abstract

Peningkatan layanan dapat dilakukan dengan metode service quality. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerepan metode service quality upana meningkatkan pelayanan masyarakat didesa tungke. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Populasi dan sampel penelitian adalah masyarakat desa tungke kecamatan bengo kabupaten bone sebanyak 35 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, intervie, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Penerapan metode service quality dapat memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka. Dengan mengevaluasi persepsi pelanggan terhadap harapan mereka, organisasi dapat mengindetifikasi celah antara harapan dan kenyataan, dan mengambil tindakan yang diperlukan. (2) Peningkatan kualitas pelayanan dapat dilihat dari hasil yang didapatkan persepsi 49,70% dan harapan 48,34% sebelum penelitian kategori kurang puas dan setelah penelitian yaitu persepsi sebesar 90,36%% dan harapan 98,70% dengan kategori sangat puas. Dengan nilai GAP yang mengalami peningkatan yaitu 7,46% menjadi 14,58%. Berdasarkan penelitian maka penerapan metode service quality upaya meningkatkan pelayanan di kantor desa tungke kecamatan bengo kabupaten bone meningkat.

Page 4 of 11 | Total Record : 106