cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
Penerapan Metode Bernyanyi Dalam Mengenal Huruf Abjad di PAUD Cerdas Ceria Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Serang Bahtiar, M. Fazri; Siregar, Herlina Al; Resti, Siska
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.14342

Abstract

Abstract: Letter recognition is a skill that children must master, because it will later affect their language skills. This study was used to determine the use of the singing method to improve letter recognition skills in early childhood education. Early childhood education is an important stage in child development known as the golden age. At this stage, children experience rapid growth and prefer fun activities, including playing. Play-based learning and social interaction are considered effective in facilitating the acquisition of various skills, including the introduction of letters of the alphabet which are the basis for reading and writing skills. This study analyzes the implementation of the singing method to introduce letters of the alphabet at PAUD Pintar Ceria, Serang Regency. This method is designed to create an interactive and fun learning atmosphere so as to improve children's memory, involvement, and social skills. The results of this study through direct observation showed that 90% of children actively participated and showed joy during learning. The singing method not only helps letter recognition, but also supports children's motor skills, emotions and creativity. Although there are challenges such as differences in children's abilities and time constraints, the benefits of this method in creating a positive learning environment make it an effective choice for children's education.Key Words: Recognizing Letters, Singing MethodAbstrak: Pengenalan huruf merupakan suatu keterampilan yang harus dikuasai oleh anak, karena nantinya akan mempengaruhi kemampuan berbahasanya. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui penggunaan metode bernyanyi untuk meningkatkan keterampilan pengenalan huruf pada pendidikan anak usia dini. Pendidikan anak usia dini merupakan tahapan penting dalam tumbuh kembang anak yang dikenal dengan masa emas (golden year). Pada tahap ini, anak mengalami pertumbuhan pesat dan lebih menyukai aktivitas yang menyenangkan, termasuk bermain. Pembelajaran berbasis bermain dan interaksi sosial dinilai efektif dalam memfasilitasi perolehan berbagai keterampilan, termasuk pengenalan huruf-huruf abjad yang menjadi dasar keterampilan membaca dan menulis. Penelitian ini menganalisis implementasi Metode bernyanyi untuk mengenalkan huruf abjad di PAUD Pintar Ceria Kabupaten Serang. Metode ini dirancang untuk menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan sehingga meningkatkan daya ingat, keterlibatan, dan keterampilan sosial anak. Hasil penelitian ini melalui observasi langsung diketahui 90% anak berpartisipasi aktif dan menunjukkan kegembiraan selama pembelajaran. Metode bernyanyi tidak hanya membantu pengenalan huruf, tetapi juga menunjang motorik, emosional dan kreativitas anak-anak. Meski terdapat tantangan seperti perbedaan kemampuan anak dan keterbatasan waktu, namun manfaat metode ini dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif menjadikannya pilihan yang efektif untuk pendidikan anak.Kata Kunci: Mengenal Huruf, Metode Bernyanyi
Pengaruh Model Pembelajaran Take and Give dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Sekolah Dasar Jaswandi, Lalu; Kartiani, Baiq sarlita; Najamuddin, M.
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16693

Abstract

Abstract: One of the causes of students' low arithmetic ability is the use of less varied and non-contextual learning models. Many teachers still use lecture methods or conventional approaches that make students tend to be passive and less actively involved in the learning process. Therefore, a learning model is needed that can enhance students' active participation and encourage them to share knowledge and understanding in a pleasant learning atmosphere. The purpose of this study is to determine the effect of using the Take and Give learning model to improve students' arithmetic skills at Hadi Sakti Baretais Elementary School. This study's design uses a One-Group Pretest Posttest Design. Data analysis uses the t-test, then the results of thitung will be compared with ttabel. Based on the data analysis results, it shows that thitung < ttabel, namely 0.039 < 0.05, which means, the use of the Take and Give model can improve students' counting skills.Key Words: Learning Model, Take and Give, Counting Ability.Abstrak: Salah satu penyebab rendahnya kemampuan berhitung siswa adalah karena penggunaan model pembelajaran yang kurang variatif dan tidak kontekstual. Banyak guru masih menggunakan metode ceramah atau pendekatan konvensional yang membuat siswa cenderung pasif dan kurang terlibat secara aktif dalam proses belajar. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa serta mendorong mereka untuk saling berbagi pengetahuan dan pemahaman dalam suasana belajar yang menyenangkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Take and Give dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa di SD Hadi Sakti Baretais. Desain dalam penelitian ini menggunakan model One-Group Pretest Postest Desain. Analisis data menggunakan uji t, kemudian akan dibandingkan hasil thitung dengan ttabel. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa yaitu thitung < ttabel yaitu 0,039 < 0,05 artinya, penggunaan model Take and Give dapat meningkatkan kemampuan berhitung siswa.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Take and Give, Kemampuan Berhitung.
Latar Belakang Terbentuknya UU Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren Anisa, Zainiya
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.15121

Abstract

Abstract: Pesantren is one of the religious educational institutions in Indonesia. Therefore, pesantren are also blessed to receive the same treatment as other educational institutions. To answer this, Law Number 18 of 2019 concerning Islamic Boarding Schools was passed. Therefore, this article will discuss more clearly the background of the formation of Law Number 18 of 2019 concerning Islamic Boarding Schools. The method used is the literature study method. So it was found that there were two things that made the passage of this law, namely first, Islamic boarding schools are considered to be discriminated against. And second, there are no clear and detailed regulations for pesantren as one of the religious education institutions in Indonesia.Key Words: UU Number 18 of 2019, Islamic Boarding Schools.Abstrak: Pesantren merupakan salah satu Lembaga Pendidikan keagamaan di Indonesia. Oleh karena itu pesantren juga berkah mendapatkan perlakuan yang sama dengan Lembaga Pendidikan lainnya. Untuk menjawab hal tersebut disahkanlah UU Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren. Oleh karena itu artikel ini akan membahas dengan lebih jelas mengenai latar belakang terbentuknya UU Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren. Metode yang digunakan yaitu metode studi kepustakaan. Sehingga ditemukan ada dua hal yang membuat disahkannya UU ini, yaitu pertama, pesantren dianggap mendapatkan diskriminasi. Dan kedua yaitu belum ada peraturan yang jelas dan rinci bagi pesantren sebagai salah satu Lembaga Pendidikan keagamaan di Indonesia.Kata Kunci: UU Nomor 18 Tahun 2019, Pesantren  
The Impact of Structured Parenting on Strengthening Interpersonal Collaboration in Addressing Complex Social Phenomena Fakhruddin, Asef Umar; Ain M.Y, Siti Nurul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.15094

Abstract

Abstract: Structured parenting is no longer merely an option but an urgent necessity. Interpersonal collaboration facilitated by structured parenting enables individuals understand their identities, aspirations, and appropriate behaviors in an evolving environment, thus helping them navigate complex social dynamics. Employing a quantitative analysis approach as proposed by John Creswell and a qualitative analysis based on Pierre Bourdieu’s habitus theory, this study examines the influence of structured parenting on strengthening interpersonal collaboration in addressing the social complexities. Based on data from 500 respondents and a combination of quantitative and qualitative methodologies, this study finds that: (1) structured parenting significantly enhances social skills (p < 0.05); (2) it contributes to conflict resolution within communities (p < 0.05); (3) it strengthens social collaboration within society (p < 0.05); and (4) the regression model indicates that rule consistency has the most significant impact on reinforcing interpersonal collaboration in addressing complex social dynamics (β = 0.42). Furthermore, structured parenting improves educational quality, skill development, and readiness to face an increasingly competitive workforce. By instilling a visionary, creative, hardworking, innovative, and socially responsible mindset, future generations will be better equipped to address escalating social and economic inequalities. These findings serve as a basis for further recommendations.Key Words: Complex Social Phenomena, Interpersonal Collaboration, Structured Parenting 
Peran Forum Anak Dalam Mengurangi Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Serang Nurdianto, Muhammad Rafli; Pertiwi, Fitri; Mutaqin, Fikri Tanzil
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.14408

Abstract

Abstract: Child abuse is a form of mistreatment and action against children. All acts of violence against children will be recorded in their memories and will continue to be carried by them throughout their lives. In preventing acts of violence against children, the state formed an organization called the Children's Forum. The Children's Forum is managed and fostered directly by the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection in an effort to prevent, protect and convey the aspirations of children throughout Indonesia. The purpose of this study is to identify forms of violence, factors causing violence, physical and psychological impacts and efforts to minimize the occurrence of violence against children, especially in the family environment. This study uses a qualitative descriptive method with the aim of describing an object, phenomenon and social setting regarding violence against children which is then expressed in writing. After that, the results of the study can develop scientifically as indicated by the situation and conditions in the field so that researchers can understand in depth related to cases of violence against children that occur in the area. Data collection was carried out using observation techniques, directed interviews, discussions, and documentation. The results of the study showed that the most common form of violence committed by parents against children was suppressing and shouting with their biggest reason being to discipline children.Key Words: Children's Forum, Child ViolenceAbstrak: Kekerasan pada anak adalah bentuk perlakuan dan tindakan salah terhadap anak. Semua tindak kekerasan pada anak akan direkam dalam ingatan mereka dan akan terus dibawa oleh mereka sepanjang hidupnya. Dalam mencegah terjadinya tindak kekerasan pada anak, maka negara membentuk suatu organisasi yang dinamai Forum Anak. Forum Anak dikelola dan dibina langsung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak dalam upaya pencegahan, perlindungan dan penyampaian aspirasi anak di seluruh Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengidentifikasi bentuk kekerasan, faktor penyebab terjadinya kekerasan, dampak fisik maupun psikologi serta upaya dalam meminimalisir terjadinya kekerasan pada anak terutama di lingkungan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan sesuatu objek, fenomena dan setting sosial mengenai kekerasan yang terjadi pada  anak yang kemudian dituangkan dalam bentuk tulisan. Setelah itu, hasil penelitian dapat berkembang secara ilmiah sebagaimana ditunjukkan oleh situasi dan kondisidi lapangan sehingga peneliti dapat memahami secara mendalam terkait dengan kasus-kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daerah tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara terarah, diskusi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk kekerasan yang paling  sering dilakukan orang tua kepada anak adalah mencubit dan membentak dengan alasan terbesar  mereka adalah untuk mendisiplinkan anak.Kata Kunci: Forum Anak, Kekerasan Anak
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Mahasiswa Fitriani, Farida; Arfini, Baiq Desi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16739

Abstract

Abstract: In recent years, AI has played an increasingly important role in various fields, especially in education. Artificial intelligence is not only a technical tool but also a social transformer that impacts interactions within the academic environment. The purpose of this study is to examine the utilization of Artificial Intelligence to enhance students' literacy skills. The method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, observations, and questionnaires as supporting data. Data analysis involves identifying findings emerging from the collected data. The analysis is conducted using a qualitative approach with a case study method. This method allows the researcher to understand how AI is used, the benefits experienced, and the challenges faced by students, while also providing relevant recommendations for developing AI-based education. The results of this study can be seen from three aspects: academic literacy, which refers to an individual's capacity to access, understand, analyze, and utilize information in an academic setting, with 75% of students agreeing that they are capable of mastering AI. Next, digital literacy scored 79%, indicating that students feel confident using AI to complete their coursework. Finally, the challenges faced by students scored 84%, with respondents acknowledging or strongly agreeing that these challenges exist and have not yet been resolved. Therefore, students feel the need for guidance from lecturers to ensure that AI usage remains appropriate and ethical.Key Words: Academic literacy, digital literacy, artificial intelligence (AI)Abstrak: Beberapa tahun terakhir ini, AI memainkan peran yang lebih penting diberbagai bidang, khususnya di dunia pendidikan, kecerdasan buatan bukan hanya merupakan alat bantu teknis, tetapi sebagai pengubah sosial yang berdampak pada interaksi di lingkungan akademik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan Artificial Intelligence untuk meningkatkan kemampuan Literasi Mahasiswa. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan kuesioner sebagai data pendukung. Analisis data mencakup pengidentifikasi temuan yang muncul dari data yang diperoleh. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode ini memungkinkan peneliti memahami AI digunakan, manfaat yang dirasakan, serta tantangan yang dihadapi mahasiswa, sekaligus memberikan rekomendasi yang relevan untuk mengembangkan pendidikan berbasis AI. Adapun hasil penelitian ini dapat dilihat dari tiga aspek yaitu literasi akademik yang mengacu pada kapasitas individu untuk menjangkau, memahami, menganalisis, dan memanfaatkan informasi dalam lingkungan akademik dengan skor 75% mahasiswa (setuju) yang berarti mampu menguasai AI. Selanjutnya literasi digital memperoleh skor 79% yang menandakan bahwa dengan menggunakan AI dalam menyelesaikan tugas perkuliahan, mahasiswa merasa percaya diri. Selanjutnya tantangan yang dihadapi mahasiswa mendapat skor 84% yang mana responden mengakui atau sangat setuju dengan adanya tantangan yang dihadapi dan belum dapat solusi. Oleh karena itu, mahasiswa merasa perlu bimbingan dari dosen agar penggunana AI tetap tepat dan etis.Kata Kunci: Lliterasi akademik, literasi digital, Kecerdasan buatan
Pengaruh Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Terhadap Kesejahteraan Keluarga di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Santia, Santia; Herlina, Herlina; Sa'di, Kholisus
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.15105

Abstract

Abstract: The Family Welfare Empowerment Program is one of the efforts to improve family welfare in Kotaraja Village through a holistic approach that includes aspects of health, education, economy, social, and so on. In Kotaraja Village, the Family Welfare Empowerment program has been implemented in response to various challenges faced by families such as poverty, lack of access to education and health, and other social problems. So the purpose of this research is to find out the influence of the family welfare empowerment program (PKK) on the welfare of its members in Kotaraja Village, Sikur District. Researchers using quantitative research methods are intended so that something to be studied can be measured and assessed directly and can use statistical analysis techniques. This research aims to find out whether there is an influence of the family welfare empowerment program (PKK) on the welfare of its members in Kotaraja Village, Sikur District, The methods used in this study are in the form of Questionnaires or Questionnaires, Documentation and Observation. Where the number of respondents who filled out the questionnaire was 20 people. Overall, from the results of this study, based on the results of the questionnaire and observation of this research, where the influence of the PKK of Kotaraja Village has a very good role in carrying out the role of the PKK in improving the welfare of its members in all economic, social, educational and health aspects which has a response of 90%.Key Words: Influence of PKK Program, Member WelfareAbstrak: Program Pemberdayaan Kesejahteraan keluarga adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Desa Kotaraja melalui pendekatan holistik yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, dan lain sebagainya. Di Desa Kotaraja, program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga telah diimplementasikan sebagai respon terhadap berbagai tantangan yang dihadapi oleh keluarga seperti kemiskinan, kurangnya akses terhadap pendidikan dan kesehatan, serta masalah sosial lainnya. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh program pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) terhadap kesejahteraan anggotanya di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dimaksudkan agar sesuatu yang akan ditelti dapat diukur serta dinilai angka secara langsung serta dapat menggunakan teknik analisa statistic. Penelitian ini bertijuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh program pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) terhadap kesejahteraan anggotanya di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur, Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni berupa Angket atau Kuesioner, Dokumentasi dan Observasi. Dimana jumlah responden yang mengisi angket sebanyak 20 orang. Secara keseluruhan dari hasil penelitian ini bahwa Berdasarkan dari hasil angket atau kuesioner dan observasi penelitian ini, dimana pengaruh PKK Desa Kotaraja memiliki peran yang sangat baik dalam melaksanakan peran peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya dalam semua asfek ekonomis sosial, pendidikan dan kesehatan yang memiliki tanggapan 90%.Kata Kunci: Pengaruh Program PKK, Kesejahteraan Anggota
Pengaruh Pendidikan Seks Dalam Keluarga Terhadap Kecerdasan Sosial Remaja Selvia, Ayu; Ayub, Daeng; Fitrilinda, Dafetta
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.15186

Abstract

Abstract: This research aims to determine: 1) the level of sex education among volunteers at   PKBI Riau. 2) to determine the level of social intelligence among adolescent volunteers at   PKBI Riau. 3) To determine the influence of sex education in the family on the social intelligence of volunteer adolescents at   PKBI Riau. The type of research is ex-post facto with a quantitative approach. The population in this study consists of 131   PKBI Riau volunteers. The sampling technique used was Simple Random Sampling. This method was chosen because the respondent population is considered homogeneous, namely the PKBI volunteers. Using the Slovin formula, a sample of 100 volunteers was obtained. The results of this study indicate that there is an influence of sex education within the family on the social intelligence of volunteer adolescents at   PKBI Riau, amounting to 36.9% with a low interpretation.Key Words: Sex Education, Social Intelligence, AdolescentsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat pendidikan seks relawan di   PKBI Riau. 2) untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kecerdasan sosial remaja relawan di   PKBI Riau. 3) guna memperoleh data pengaruh pendidikan seks dalam keluarga terhadap kecerdasan sosial remaja relawan di   PKBI Riau. Jenis penelitian ini bersifat ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah relawan   PKBI Riau sebanyak 131 orang relawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling pemilihan ini dikarenakan demografi penelitian homogeny yakni relawan PKBI, dengan menggunakan rumus Slovin, maka sampel 100 orang relawan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan seks dalam keluarga terhadap kecerdasan sosial remaja relawan di   PKBI Riau sebesar 36,9% dengan tafsiran rendah. Kata Kunci: Pendidikan Seks, Kecerdasan Sosial, Remaja
Program Latihan Profesi (PLP) Dalam Meningkatkan Kemampuan Pedagogi Mahasiswa Hidayatullah, Taufiq; Rosmilawati, Ila
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.14452

Abstract

Abstract: The aim of this research is to combine theoretical knowledge learned in lectures with applications that can be found in the real world. This study applies a quantitative descriptive approach. We were placed at SPNF SKB Serang City for this Professional Training Program (PLP) activity. The department's PLP program assists with teaching activities, office administration, and archiving. This research uses learning implementation observation sheets and learning implementation plan (RPP) review sheets to obtain data. Students have overall "good" pedagogical competence when taking PLP courses, with an average of 3.10 on a scale of 4.Key Words: Pedagogical Competence, PLPAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menggabungkan pengetahuan teoritis yang dipelajari di kuliah dengan aplikasi yang dapat ditemukan di dunia nyata. Studi ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif. Kami ditempatkan di SPNF SKB Kota Serang untuk kegiatan Program Latihan Profesi (PLP) ini. Program PLP jurusan membantu kegiatan mengajar, administrasi kantor, dan pengarsipan. Penelitian ini menggunakan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dan lembar penelaahan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk mendapatkan data. Mahasiswa memiliki kompetensi pedagogik secara keseluruhan "baik" saat menempuh mata kuliah PLP, dengan rata-rata 3,10 dari skala 4.Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, PLP
Tinjauan Kompetensi Profesional Guru Bersertifikat Pendidik Terhadap Efektivitas Pembelajaran Jumrawati, Jumrawati; Lina, Karoluslina
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16867

Abstract

Abstract: This study investigates the implementation of certified teachers’ professional competencies and their influence on the quality and effectiveness of learning at SMPN 12 Poleang Barat. The research particularly focuses on five key domains: subject matter mastery, development of contextually relevant instructional materials, integration of technology in pedagogical practices, continuous assessment, and sustained professional engagement through reflective practice and scholarly participation. Employing a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis. The findings reveal a range of variability in the application of professional competencies among certified teachers. While certain educators demonstrated the ability to transform their competencies into structured, adaptive, and participatory learning environments, others exhibited inconsistencies, particularly in the use of instructional technology and reflective strategies. These disparities directly impacted instructional effectiveness, evidenced by variations in student engagement, learning achievement, and instructional responsiveness. The study concludes that teacher certification alone is insufficient to ensure professional excellence unless accompanied by consistent competency application and supported through ongoing, structured post-certification professional development. Accordingly, the study advocates for a reinforcement of reflective mentoring systems and the contextualization of continuous learning frameworks to optimize pedagogical outcomes.Key Words: Professional Competence, Teacher Certification, Learning EffectivenessAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kompetensi profesional guru bersertifikat pendidik dan dampaknya terhadap kualitas serta efektivitas pembelajaran di SMPN 12 Poleang Barat. Fokus kajian diarahkan pada penguasaan materi ajar, pengembangan bahan ajar yang kontekstual, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, pelaksanaan evaluasi yang berkelanjutan, serta keterlibatan guru dalam pengembangan keprofesian melalui refleksi dan kegiatan ilmiah. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi kelas, dan studi dokumen. Hasil temuan menunjukkan bahwa meskipun guru telah memperoleh pengakuan formal melalui sertifikasi pendidik, terdapat variasi dalam implementasi kompetensi profesional di lapangan. Guru yang mampu mengintegrasikan kompetensinya secara optimal terbukti mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih terstruktur, adaptif, dan partisipatif, sehingga berdampak positif pada efektivitas pembelajaran, seperti peningkatan keterlibatan siswa, pencapaian tujuan pembelajaran, dan pemanfaatan strategi instruksional yang lebih kontekstual. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran bukan hanya ditentukan oleh keberadaan sertifikasi semata, tetapi juga oleh sejauh mana kompetensi profesional diterapkan secara konsisten dalam praktik pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pembinaan pasca-sertifikasi yang berfokus pada pendampingan reflektif dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.Kata Kunci: Kompetensi Profesional, Sertifikasi Guru, Efektivitas Pembelajaran.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol 9, No 2 (2023): September Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol 8, No 2 (2022): September Vol 8, No 1 (2022): Maret Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Vol 7, No 1 (2021): Maret Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 2 (2020): September Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 2 (2018): September Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 2 (2017): September Vol 3, No 1 (2017): Maret Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Vol 2, No 2 (2016): September Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 More Issue