cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
Kecakapan Personal Dalam Pemasaran Jambu Kristal Mulyati, Sri Suci; Ayub, Daeng; Muryanti, Muryanti
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.15107

Abstract

Abstract: Personal skills are a valuable asset in the business world, including in the marketing of agricultural products such as crystal guava. This research aims to identify and analyze the role of personal skills in increasing the marketing effectiveness of crystal guava. Using a qualitative approach, this research involved in-depth interviews with crystal guava farmers and traders in Prawang Indah Village, Tualang Siak Regency. The research results show that personal skills which include communication, negotiation and relationship building skills are very crucial in marketing crystal guava. Farmers with good communication skills ara able to convey product quality persuasively skills are able to convey product quality persuasively to consumers. Strong negotiation skills allow farmers to get profitable selling prices. Apart from that, building solid relationships with buyers and other business partners can expand your marketing network and ensure business continuity. This research alsoreveals that the ability to adapt to market changes is very important. Farmers who are able to adapt quickly to cousumer trends and market competition will be more successful in marketing their products. Overall, this research concludes that personal skills are a key fector in the success of marketing crystal guava. Developing personal skills through training and mentoring can increase farmers’ competitiveness and encourage the groeth of the agricultural sector.Key Words: Personal Skills, Marketing, Crystal Guava.Abstrak: Kecakapan personal adalah modal penting di bisnis, termasuk dalam memasarkan produk pertanian seperti jambu kristal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenali dan menganalisis bagaimana kemampuan pribadi dapat meningkatkan efektivitas pemasaran jambu kristal. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan para petani dan pedagang jambu kristal yang berada di Kampung Perawang Indah, Tualang, Kabupaten Siak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecakaan personal yang meliputi kemampuan komunikasi, negosiasi, dan membangun relasi sangat krusal dalam pemasaran jambu kristal. Petani dengan kecakapan komunikasi yang baik mampu menyampaikan kualitas produk secara persuasive kepada konsumen. Kemampuan negosiasi yang kuat membuat petani mendapat harga jual yang menguntungkan. Selain itu, membangun relasi yang solid dengan pembeli dan mitra bisnis lainnya dapat memperluas jaringan pemasaran dan menjamin kontinuitas bisnis. Penelitian ini juga mengungkap bahwa kecakapan adaptasi terhadap perbahan pasar sangat penting. Petani yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap tren konsumen dan persaingan pasar akan lebih sukses dalam memasarkan produknya. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kecakapan personal merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pemasaran jambu kristal. Pengembangan kecakapan personal melalui pelatihan dan pendampingan dapat meningkatkan daya saing petani dan mendorong pertumbuhan sektor pertanian.Kata Kunci: Kecakapan Personal, Pemasaran, Jambu Kristal
Latar Belakang Terbentuknya UU Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren Anisa, Zainiya
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.15121

Abstract

Abstract: Pesantren is one of the religious educational institutions in Indonesia. Therefore, pesantren are also blessed to receive the same treatment as other educational institutions. To answer this, Law Number 18 of 2019 concerning Islamic Boarding Schools was passed. Therefore, this article will discuss more clearly the background of the formation of Law Number 18 of 2019 concerning Islamic Boarding Schools. The method used is the literature study method. So it was found that there were two things that made the passage of this law, namely first, Islamic boarding schools are considered to be discriminated against. And second, there are no clear and detailed regulations for pesantren as one of the religious education institutions in Indonesia.Key Words: UU Number 18 of 2019, Islamic Boarding Schools.Abstrak: Pesantren merupakan salah satu Lembaga Pendidikan keagamaan di Indonesia. Oleh karena itu pesantren juga berkah mendapatkan perlakuan yang sama dengan Lembaga Pendidikan lainnya. Untuk menjawab hal tersebut disahkanlah UU Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren. Oleh karena itu artikel ini akan membahas dengan lebih jelas mengenai latar belakang terbentuknya UU Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren. Metode yang digunakan yaitu metode studi kepustakaan. Sehingga ditemukan ada dua hal yang membuat disahkannya UU ini, yaitu pertama, pesantren dianggap mendapatkan diskriminasi. Dan kedua yaitu belum ada peraturan yang jelas dan rinci bagi pesantren sebagai salah satu Lembaga Pendidikan keagamaan di Indonesia.Kata Kunci: UU Nomor 18 Tahun 2019, Pesantren  
Pengaruh Pendidikan Seks Dalam Keluarga Terhadap Kecerdasan Sosial Remaja Selvia, Ayu; Ayub, Daeng; Fitrilinda, Dafetta
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.15186

Abstract

Abstract: This research aims to determine: 1) the level of sex education among volunteers at   PKBI Riau. 2) to determine the level of social intelligence among adolescent volunteers at   PKBI Riau. 3) To determine the influence of sex education in the family on the social intelligence of volunteer adolescents at   PKBI Riau. The type of research is ex-post facto with a quantitative approach. The population in this study consists of 131   PKBI Riau volunteers. The sampling technique used was Simple Random Sampling. This method was chosen because the respondent population is considered homogeneous, namely the PKBI volunteers. Using the Slovin formula, a sample of 100 volunteers was obtained. The results of this study indicate that there is an influence of sex education within the family on the social intelligence of volunteer adolescents at   PKBI Riau, amounting to 36.9% with a low interpretation.Key Words: Sex Education, Social Intelligence, AdolescentsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat pendidikan seks relawan di   PKBI Riau. 2) untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kecerdasan sosial remaja relawan di   PKBI Riau. 3) guna memperoleh data pengaruh pendidikan seks dalam keluarga terhadap kecerdasan sosial remaja relawan di   PKBI Riau. Jenis penelitian ini bersifat ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah relawan   PKBI Riau sebanyak 131 orang relawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling pemilihan ini dikarenakan demografi penelitian homogeny yakni relawan PKBI, dengan menggunakan rumus Slovin, maka sampel 100 orang relawan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan seks dalam keluarga terhadap kecerdasan sosial remaja relawan di   PKBI Riau sebesar 36,9% dengan tafsiran rendah. Kata Kunci: Pendidikan Seks, Kecerdasan Sosial, Remaja
Pengaruh Loneliness Terhadap Homesickness Pada Lansia Yulia, Diva Rama; Ayub, Daeng; Jais, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.15194

Abstract

Abstract: The main objectives of this research are: 1) To analyze the prevalence of emotional seclusion among the aged group at UPT PSTW Husnul Khotimah; 2) To gauge the strength of nostalgic emotions felt by this demographic; and 3) To identify and assess whether a significant association exists between emotional seclusion and nostalgic longing. The research is categorized under ex-post facto studies and applies a quantitative method. The research involved 73 senior citizens residing at UPT PSTW Husnul Khotimah. The sampling technique used was Simple Random Sampling, deemed suitable due to the homogeneous characteristics of the population, all of whom were older adults. Based on Slovin's formula, 43 elderly individuals were selected as the sample. The research results indicate that loneliness contributes 55.5% to the occurrence of homesickness, which is categorized as a moderate effect.Key Words: loneliness, homesickness, elderlyAbstrak: Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut: 1) Mengukur tingkat loneliness di kalangan lansia yang berada di UPT PSTW Husnul Khotimah. 2) Mengukur tingkat kerinduan rumah yang dialami oleh lansia di UPT PSTW Husnul Khotimah. 3) Menganalisis adanya hubungan antara loneliness dan kerinduan rumah pada lansia di UPT PSTW Husnul Khotimah. Kajian ini memakai model penelitian kuantitatif bertipe ex post facto. Kelompok yang dianalisis terdiri atas 73 orang lansia penghuni UPT PSTW Husnul Khotimah. Metode penarikan sampel dilakukan melalui random acak sederhana, di mana seluruh anggota populasi memiliki kemungkinan yang setimpal untuk menjadi bagian dari sampel. Metode ini dipilih karena keseragaman partisipan yang sebagian besar berusia lanjut. Berdasarkan rumus Slovin, sampel yang diambil sebanyak 43 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa loneliness berkontribusi sebesar 55,5% terhadap variasi homesickness, yang termasuk dalam kategori pengaruh sedang.Kata Kunci: loneliness, homesickness, lansia.
Peningkatan Hasil Belajar Mengenai Nilai Kelompok Pencahan Uang Menggunakan Metode Role Play Irfan, Ahmad Zainul; Mujiburrahman, Mujiburrahman
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16692

Abstract

Abstract: Learning strategies and media used in the learning process greatly influence students' understanding and competence in mastering the material taught. This study aims to improve the understanding of grade 2 students of SDN Mertak Paok in calculating the value of a group of fractions of money. This research used a classroom action approach implemented in two cycles with the role play method as the main learning strategy. The research subjects consisted of 22 students (15 boys and 7 girls). Data was collected through observation of students' involvement in learning and the results of the final evaluation in the form of a written test. The results showed a significant improvement in students' ability to calculate fractions. Before the action was taken, only 7 students (35%) achieved a score above the KKM (70). In the first cycle it increased to 17 students (77%) and in the second cycle it reached 20 students (91%). The two students who had not reached the KKM consisted of one student with special needs and one student with abilities below the class average. Based on these findings, the role play method proved to be effective in improving the ability of grade 2 students in fractions.Key Words: Role Play Method, Money Fractions, Improved Understanding Abstrak: Strategi dan media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan kompetensi siswa dalam menguasai materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 2 SDN Mertak Paok dalam menghitung nilai dari sekelompok pecahan uang. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan metode role play sebagai strategi pembelajaran utama. Subjek penelitian terdiri dari 22 siswa (15 laki-laki dan 7 perempuan). Data dikumpulkan melalui observasi keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan hasil evaluasi akhir berupa tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan siswa dalam menghitung pecahan uang. Sebelum dilakukan tindakan, hanya 7 siswa (35%) yang mencapai nilai di atas KKM (70). Pada siklus pertama meningkat menjadi 17 siswa (77%) dan pada siklus kedua mencapai 20 siswa (91%). Dua siswa yang belum mencapai KKM terdiri dari satu siswa berkebutuhan khusus dan satu siswa dengan kemampuan di bawah rata-rata kelas. Berdasarkan temuan tersebut, metode role play terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 2 dalam materi pecahan uang.Kata Kunci: Metode Role Play, Pecahan Uang, Peningkatan Pemahaman
Pengaruh Model Pembelajaran Take and Give dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Sekolah Dasar Jaswandi, Lalu; Kartiani, Baiq sarlita; Najamuddin, M.
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16693

Abstract

Abstract: One of the causes of students' low arithmetic ability is the use of less varied and non-contextual learning models. Many teachers still use lecture methods or conventional approaches that make students tend to be passive and less actively involved in the learning process. Therefore, a learning model is needed that can enhance students' active participation and encourage them to share knowledge and understanding in a pleasant learning atmosphere. The purpose of this study is to determine the effect of using the Take and Give learning model to improve students' arithmetic skills at Hadi Sakti Baretais Elementary School. This study's design uses a One-Group Pretest Posttest Design. Data analysis uses the t-test, then the results of thitung will be compared with ttabel. Based on the data analysis results, it shows that thitung < ttabel, namely 0.039 < 0.05, which means, the use of the Take and Give model can improve students' counting skills.Key Words: Learning Model, Take and Give, Counting Ability.Abstrak: Salah satu penyebab rendahnya kemampuan berhitung siswa adalah karena penggunaan model pembelajaran yang kurang variatif dan tidak kontekstual. Banyak guru masih menggunakan metode ceramah atau pendekatan konvensional yang membuat siswa cenderung pasif dan kurang terlibat secara aktif dalam proses belajar. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa serta mendorong mereka untuk saling berbagi pengetahuan dan pemahaman dalam suasana belajar yang menyenangkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Take and Give dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa di SD Hadi Sakti Baretais. Desain dalam penelitian ini menggunakan model One-Group Pretest Postest Desain. Analisis data menggunakan uji t, kemudian akan dibandingkan hasil thitung dengan ttabel. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa yaitu thitung < ttabel yaitu 0,039 < 0,05 artinya, penggunaan model Take and Give dapat meningkatkan kemampuan berhitung siswa.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Take and Give, Kemampuan Berhitung.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Mahasiswa Fitriani, Farida; Arfini, Baiq Desi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16739

Abstract

Abstract: In recent years, AI has played an increasingly important role in various fields, especially in education. Artificial intelligence is not only a technical tool but also a social transformer that impacts interactions within the academic environment. The purpose of this study is to examine the utilization of Artificial Intelligence to enhance students' literacy skills. The method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, observations, and questionnaires as supporting data. Data analysis involves identifying findings emerging from the collected data. The analysis is conducted using a qualitative approach with a case study method. This method allows the researcher to understand how AI is used, the benefits experienced, and the challenges faced by students, while also providing relevant recommendations for developing AI-based education. The results of this study can be seen from three aspects: academic literacy, which refers to an individual's capacity to access, understand, analyze, and utilize information in an academic setting, with 75% of students agreeing that they are capable of mastering AI. Next, digital literacy scored 79%, indicating that students feel confident using AI to complete their coursework. Finally, the challenges faced by students scored 84%, with respondents acknowledging or strongly agreeing that these challenges exist and have not yet been resolved. Therefore, students feel the need for guidance from lecturers to ensure that AI usage remains appropriate and ethical.Key Words: Academic literacy, digital literacy, artificial intelligence (AI)Abstrak: Beberapa tahun terakhir ini, AI memainkan peran yang lebih penting diberbagai bidang, khususnya di dunia pendidikan, kecerdasan buatan bukan hanya merupakan alat bantu teknis, tetapi sebagai pengubah sosial yang berdampak pada interaksi di lingkungan akademik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan Artificial Intelligence untuk meningkatkan kemampuan Literasi Mahasiswa. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan kuesioner sebagai data pendukung. Analisis data mencakup pengidentifikasi temuan yang muncul dari data yang diperoleh. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode ini memungkinkan peneliti memahami AI digunakan, manfaat yang dirasakan, serta tantangan yang dihadapi mahasiswa, sekaligus memberikan rekomendasi yang relevan untuk mengembangkan pendidikan berbasis AI. Adapun hasil penelitian ini dapat dilihat dari tiga aspek yaitu literasi akademik yang mengacu pada kapasitas individu untuk menjangkau, memahami, menganalisis, dan memanfaatkan informasi dalam lingkungan akademik dengan skor 75% mahasiswa (setuju) yang berarti mampu menguasai AI. Selanjutnya literasi digital memperoleh skor 79% yang menandakan bahwa dengan menggunakan AI dalam menyelesaikan tugas perkuliahan, mahasiswa merasa percaya diri. Selanjutnya tantangan yang dihadapi mahasiswa mendapat skor 84% yang mana responden mengakui atau sangat setuju dengan adanya tantangan yang dihadapi dan belum dapat solusi. Oleh karena itu, mahasiswa merasa perlu bimbingan dari dosen agar penggunana AI tetap tepat dan etis.Kata Kunci: Lliterasi akademik, literasi digital, Kecerdasan buatan
Tinjauan Kompetensi Profesional Guru Bersertifikat Pendidik Terhadap Efektivitas Pembelajaran Jumrawati, Jumrawati; Lina, Karoluslina
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16867

Abstract

Abstract: This study investigates the implementation of certified teachers’ professional competencies and their influence on the quality and effectiveness of learning at SMPN 12 Poleang Barat. The research particularly focuses on five key domains: subject matter mastery, development of contextually relevant instructional materials, integration of technology in pedagogical practices, continuous assessment, and sustained professional engagement through reflective practice and scholarly participation. Employing a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis. The findings reveal a range of variability in the application of professional competencies among certified teachers. While certain educators demonstrated the ability to transform their competencies into structured, adaptive, and participatory learning environments, others exhibited inconsistencies, particularly in the use of instructional technology and reflective strategies. These disparities directly impacted instructional effectiveness, evidenced by variations in student engagement, learning achievement, and instructional responsiveness. The study concludes that teacher certification alone is insufficient to ensure professional excellence unless accompanied by consistent competency application and supported through ongoing, structured post-certification professional development. Accordingly, the study advocates for a reinforcement of reflective mentoring systems and the contextualization of continuous learning frameworks to optimize pedagogical outcomes.Key Words: Professional Competence, Teacher Certification, Learning EffectivenessAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kompetensi profesional guru bersertifikat pendidik dan dampaknya terhadap kualitas serta efektivitas pembelajaran di SMPN 12 Poleang Barat. Fokus kajian diarahkan pada penguasaan materi ajar, pengembangan bahan ajar yang kontekstual, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, pelaksanaan evaluasi yang berkelanjutan, serta keterlibatan guru dalam pengembangan keprofesian melalui refleksi dan kegiatan ilmiah. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi kelas, dan studi dokumen. Hasil temuan menunjukkan bahwa meskipun guru telah memperoleh pengakuan formal melalui sertifikasi pendidik, terdapat variasi dalam implementasi kompetensi profesional di lapangan. Guru yang mampu mengintegrasikan kompetensinya secara optimal terbukti mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih terstruktur, adaptif, dan partisipatif, sehingga berdampak positif pada efektivitas pembelajaran, seperti peningkatan keterlibatan siswa, pencapaian tujuan pembelajaran, dan pemanfaatan strategi instruksional yang lebih kontekstual. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran bukan hanya ditentukan oleh keberadaan sertifikasi semata, tetapi juga oleh sejauh mana kompetensi profesional diterapkan secara konsisten dalam praktik pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pembinaan pasca-sertifikasi yang berfokus pada pendampingan reflektif dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.Kata Kunci: Kompetensi Profesional, Sertifikasi Guru, Efektivitas Pembelajaran.
Pengaruh Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Body Image Siswa Kelas XI IPA di MA Assa’adah Labuapi Tahun Pelajaran 2024/2025 Dewi, Sulistia; Sarilah, Sarilah
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16886

Abstract

Abstract: Body image is a person's perception or assessment of their body. Adolescence is the age at which a person experiences various changes such as emotional, cognitive, social, and physical changes that lead to feelings of inadequacy or dissatisfaction with their physical appearance in an effort to meet existing beauty standards. In addition, there are many terms or phenomena among adolescents that suggest being beautiful or handsome is believed to be one of the advantages that facilitate daily activities. Based on this issue, an alternative solution is implemented, which is to use the cognitive restructuring technique. The formulation of the problem in this study is whether there is an influence of cognitive restructuring techniques on the body image of class XI science students at MA Assa’adah Labuapi in the 2024/2025 academic year. The goal of this research is to determine the effect of the Cognitive Restructuring technique on the body image of 11th-grade science students at MA Assa'adah Labuapi for the 2024/2025 academic year. The data collection technique used is the distribution of questionnaires as the main method, with observation, interviews, and documentation as supplementary methods. The data analysis technique used in this research employs the t-test formula, with the calculations showing a t-calculation value of 20 and a t-table value at a 5% significance level with d.b (N-1) = 4 of 2.776. Thus, the t-calculation value is greater than the t-table value (20 > 2.776). Therefore, it can be concluded that there is an effect of the Cognitive Restructuring Technique on the body image of 11th-grade science students at MA Assa'adah Labuapi for the 2024/2025 academic year, making the results of this study stated as "Significant”.Key Words: Cognitive Restructuring, Body ImageAbstrak: Body image merupakan persepsi atau penilaian seseorang terhadap tubuhnya. Usia remaja seseorang yang di mana mengalami berbagai perubahan seperti emosional, kognitif, sosial dan perubahan fisik yang di mana timbulnya rasa kurang atau merasa tidak puas terhadap fisik yang dimiliki seseorang untuk berusaha untuk mengikuti standar kecantikan yang ada. Selain itu banyaknya istilah atau fenomena di kalangan remaja yang di mana menjadi cantik dan ganteng yang di percaya merupakan salah satu keberuntungan dalam mempermudah kegiatan sehari-hari. Berdasarkan masalah tersebut, maka alternatif solusi yang di lakukan yaitu dengan menggunakan Teknik cognitive restructuring Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh teknik cognitive restructuring terhadap body image siswa kelas XI IPA di MA Assa’adah Labuapi Tahun Pelajaran 2024/2025? Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik Cognitive Restructuring terhadap body image siswa Kelas XI IPA di MA Assa’adah Labuapi Tahun Pelajaran 2024/2025?. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian angket sebagai metode pokok dan metode observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rumus t-tes dengan hasil perhitungan yang menunjukkan nilai t-hitung sebesar 20 dan nilai t-tabel dengan taraf signifikansi 5% dengan d. b (N-1) = 4 sebesar 2,776. Dengan demikian nilai t-hitung lebih besar dari pada nilai t-tabel (20>2,776). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Body Image Siswa kelas XI IPA di MA Assa’adah Labuapi Tahun Pelajaran 2024/20.Kata Kunci: Cognitive Restructuring, Body Image
Pemberdayaan Pemuda Melalui Pendekatan Kreatif Musik Tradisional Cilokaq di Desa Borok Toyang Yani, Ahmad; Wahyuni, Tri
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16962

Abstract

Abstract: Empowerment is an urgent matter to be done, this is because it is related to the exploration and development of the potential of youth and its implementation is based on moral values that exist in society. This study aims to: Deepen the implementation of youth empowerment research through the creative approach of traditional cilokaq music. This study aims to analyze how the empowerment of youth in Borok Toyang Village through the creative approach of cilkaq music so that they can achieve independence and improve the welfare of youth in Borok Toyang Village. The method used in this study is a qualitative approach with a case study research type with data collection techniques through interviews, documentation and observation. The results of the study show that youth empowerment in Borok Toyang Village has undergone a good empowerment process. The process of empowering youth in Borok Toyang Village through the creative approach of cilokaq music has provided knowledge and practical skills in the field of cilokaq music so that they can open a decent income than before.Key Words: Youth Empowerment, CilokaqAbstrak: Pemberdayaan pemuda merupakan hal yang mendesak untuk dilakukan, hal ini karena berkaitan dengan penggalian dan pengembangan potensi yang dimiliki pemuda dan pada implementasinya berpatokan kepada nilai-nilai moral yang ada di Masyarakat. Penelitian ini bertujuan: Mendalami pelaksanaan Penelitian pemberdayaan pemuda melalui pendekatan kreatif musik tradisional cilokaq. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemberdayaan pemuda Desa Borok Toyang melalui pendekatan kreatif musik cilkaq sehingga dapat mencapai kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan pemuda desa Borok Toyang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan pemuda di Desa Borok Toyang menjalani proses pemberdayaan dengan baik. Proses pemberdayaan pemuda Desa Borok Toyang melalui pendekatan kreatif seni musik cilokaq telah memberikan pengetahuan dan pemberian skill dan pengalaman langsung di dunia kerja.Kata Kunci: Pemberdayaan Pemuda, Cilokaq

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol 9, No 2 (2023): September Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol 8, No 2 (2022): September Vol 8, No 1 (2022): Maret Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol 7, No 1 (2021): Maret Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 2 (2020): September Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Vol 4, No 2 (2018): September Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 2 (2017): September Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Vol 3, No 1 (2017): Maret Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Vol 2, No 2 (2016): September Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 More Issue