cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Implementasi Kebijakan Penertiban Hewan Ternak di Desa Bongomeme Lasena, Sastia Sindi; Sulila, Ismet; Tohopi, Rustam
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Desa Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, dengan menggunakan indikator teori implementasi kebijakan Jan Merse yang meliputi aspek informasi, isi kebijakan, dukungan masyarakat, serta pembagian potensi antar pihak terkait. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya hewan ternak yang berkeliaran bebas di fasilitas umum, seperti jalan raya dan area pemukiman, yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, membahayakan keselamatan lalu lintas, serta menurunkan tingkat kenyamanan dan keamanan masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan adanya permasalahan dalam pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam realitas pelaksanaan kebijakan di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan aparat pemerintah desa, pemilik ternak, dan masyarakat, serta dokumentasi terhadap peraturan dan kegiatan penertiban. Teknik analisis data meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Desa Bongomeme belum berjalan secara optimal. Dari aspek informasi, kegiatan sosialisasi kebijakan telah dilakukan, namun penyampaiannya belum merata dan belum menjangkau seluruh pemilik ternak. Dari aspek isi kebijakan, ketentuan yang ada sudah jelas, tetapi pemahaman masyarakat terhadap aturan tersebut masih terbatas. Dukungan masyarakat juga masih rendah, dipengaruhi oleh kebiasaan beternak secara tradisional serta keterbatasan sarana dan prasarana pemeliharaan ternak. Sementara itu, pembagian potensi antarinstansi terkait telah dilaksanakan, namun koordinasi dan pengawasan masih perlu ditingkatkan agar implementasi kebijakan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengalaman Komunikasi Outreach Workers dalam Memberikan Informasi HIV pada LSL di Bekasi Nugraha, Irfan; Khotimah, Cahyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengalaman komunikasi para outreach workers dalam memberikan informasi mengenai HIV kepada kelompok Laki-laki Seks dengan Laki-laki (LSL) di Kabupaten Bekasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih tingginya risiko penularan HIV pada kelompok LSL serta pentingnya peran outreach workers sebagai komunikator utama dalam upaya pencegahan dan edukasi HIV di masyarakat. Keberhasilan penyampaian informasi sangat dipengaruhi oleh proses komunikasi yang dibangun, baik secara verbal maupun nonverbal, antara outreach workers dan khalayak sasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap lima informan yang berperan sebagai outreach workers, observasi lapangan, serta kajian pustaka yang relevan. Pendekatan kualitatif dipilih untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pengalaman subjektif, strategi komunikasi, serta dinamika interaksi sosial yang terjadi dalam proses penyampaian informasi HIV kepada LSL. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori Interaksi Simbolik dari George Herbert Mead, yang menekankan pemahaman kehidupan bermasyarakat melalui penggunaan simbol-simbol, baik verbal maupun nonverbal. Teori ini digunakan untuk menganalisis bagaimana outreach workers memaknai peran mereka, membangun interaksi, serta menyesuaikan simbol komunikasi dengan konteks sosial dan karakteristik LSL sebagai sasaran komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan simbol-simbol komunikasi dalam pemberian informasi HIV dipengaruhi oleh media yang digunakan, pesan kunci yang disampaikan, serta karakteristik khalayak sasaran. Selain itu, proses komunikasi yang terjalin antara outreach workers dan LSL turut memengaruhi tingkat efektivitas penyampaian informasi HIV. Interaksi yang bersifat terbuka, empatik, dan kontekstual terbukti mampu meningkatkan pemahaman serta penerimaan informasi HIV di kalangan LSL di Kabupaten Bekasi.
Dinamika dalam Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah (Studi Kasus Putusan Mahkamah Konstitusi Perkara Nomor. 135/PUU -XXII-2024) Hakim, Hafiz Abdul; Zykro, Muhammad Rasyid; Rezanda, Rifqi Luthfi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4647

Abstract

Pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan wujud nyata pelaksanaan kedaulatan rakyat sebagai fondasi demokrasi di Indonesia. Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada secara serentak pada tahun 2024 menandai tonggak penting dalam reformasi sistem elektoral, dengan tujuan utama meningkatkan efisiensi anggaran, sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, serta memperkuat legitimasi pemerintahan hasil pilihan rakyat. Penelitian ini menganalisis secara mendalam perubahan hukum fundamental dalam pelaksanaan pemilihan serentak, dengan fokus khusus pada implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII-2024 yang menjadi acuan penyeimbang antara kedua jenis pemilihan tersebut. Metodologi yang diterapkan adalah pendekatan yuridis normatif, mengkaji secara komprehensif peraturan perundang-undangan terkait dan studi kasus Putusan MK untuk mengevaluasi dampak substansial norma hukum terhadap integritas sistem pemilu nasional dan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pemilu serentak sangat bergantung pada tiga pilar utama: sinergi regulasi hukum yang fleksibel dan responsif, kesiapan kapasitas lembaga penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu, serta partisipasi aktif dan kritis masyarakat. Putusan Mahkamah Konstitusi berfungsi sebagai instrumen hukum vital yang menjamin pelaksanaan pemilu yang adil, transparan, dan demokratis, sekaligus menjaga hak konstitusional warga negara untuk memilih dan dipilih tanpa diskriminasi. Di samping tantangan teknis dan administratif yang kompleks, peningkatan literasi politik dan kesadaran publik terbukti menjadi faktor penentu kualitas demokrasi substansial. Kebijakan pemilu serentak memang menawarkan keuntungan signifikan dalam efisiensi anggaran dan integrasi kebijakan, namun menuntut reformasi hukum pemilu yang cermat untuk menyeimbangkan efisiensi administratif dengan prinsip-prinsip demokrasi yang substansial dan partisipatif.
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Wajib Pajak dalam Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Soreang Putri, Adela Ayudia; Ali, Mochammad Mukti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosialisasi, promosi, dan kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan wajib pajak dalam pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Soreang. Program pemutihan pajak merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mengoptimalkan penerimaan daerah, sehingga pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan wajib pajak menjadi penting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang pernah mengikuti program pemutihan pajak kendaraan bermotor dan melakukan pembayaran secara langsung di SAMSAT Soreang. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas, dan hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan memenuhi kriteria valid dan reliabel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan dari variabel sosialisasi, promosi, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ketiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wajib pajak. Kualitas pelayanan menjadi variabel yang paling dominan dengan nilai koefisien regresi tertinggi. Secara simultan, sosialisasi, promosi, dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wajib pajak dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,871. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi publik, strategi promosi yang tepat, serta pelayanan yang berkualitas merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap program pemutihan pajak kendaraan bermotor.
Pengaruh Kepercayaan dan Kualitas Pelayanan Tehadap Keputusan Pembelian Di Lazada: Peran Minat Beli Sebagai Variabel Intervening Santoso, Ahmad Rofiq; Puspitasari, Ratih Hesty Utami; Indriasari, Ika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian pada platform e-commerce Lazada dengan minat beli sebagai variabel intervening. Latar belakang penelitian ini didasari oleh semakin ketatnya persaingan antar-platform e-commerce di Indonesia serta pentingnya pemahaman terhadap faktor psikologis dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian secara online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden yang merupakan pengguna aktif Lazada. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Variabel yang dianalisis meliputi kepercayaan (X1), kualitas pelayanan (X2), minat beli (Z), dan keputusan pembelian (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dan keputusan pembelian. Selain itu, minat beli terbukti berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat pengaruh kepercayaan dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kepercayaan konsumen dan kualitas pelayanan dapat mendorong terbentuknya minat beli yang lebih tinggi, sehingga berdampak pada peningkatan keputusan pembelian. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pihak Lazada untuk terus meningkatkan kualitas layanan, transparansi informasi, dan strategi pembangunan kepercayaan konsumen guna mempertahankan daya saing di industri e-commerce.
Pengaruh Penggunaan Model Problem Based Learning Berbasis Masalah Kontekstual Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Pada Siswa Sekolah Dasar Lase, Haidir; Dirneti, Dirneti; Indriyani, Desi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4654

Abstract

This article aims to conduct an in-depth review of various research findings that examine the influence of the contextual problem-based learning (PBL) model on elementary school students’ mathematical reasoning abilities. Problem-based learning positions students at the center of the learning process by presenting problems closely related to real-life situations, thereby encouraging students to explore authentic contexts, connect relevant information, and construct logical and systematic solution strategies. The research method employed is a literature review, with data sources consisting of national and international journals as well as scientific articles relevant to the topic of study. The results of the literature review indicate that the implementation of the PBL model consistently has a positive impact on improving students’ mathematical reasoning abilities, including the ability to identify patterns, formulate generalizations, evaluate the validity of arguments, and connect previously learned mathematical concepts. In addition, problem-based learning has been proven to enhance students’ active engagement, learning independence, and self-confidence in solving mathematical problems. Learning becomes more meaningful because students do not merely follow examples provided by the teacher but are directly involved in the processes of investigation and problem solving. Overall, this article concludes that the contextual problem-based learning model has a significant influence on improving mathematical reasoning abilities and the quality of mathematics learning in elementary schools.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Disiplin Kerja, Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan pada Pabris ES KUD Usaha Mina Virgiawan, M; Sijabat, Rauly; Darmaputra, M. Fadjar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4655

Abstract

Perusahaan pada umumnya harus mempunyai SDM yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam melakukan pekerjaanya agar dapat membantu perusahaan mencapai tujuan. SDM yang memiliki kemampuan dan keterampilan bertujuan untuk menghasilkan kinerja yang baik agar dapat memberikan kinerja yang maksimal, sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan yang telah diberikan. Kinerja merupakan hasil dari kualitas kerja dan kuantitas kerja yang dilakukan karyawan untuk memenuhi tugasnya sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, disiplin kerja, kompensasi terhadap kinerja karyawan pada Pabrik ES KUD Usaha Mina. Latar belakang penelitian ini kinerja karyawan meliputi kualitas dan kuantitas output serta keandalan dalam bekerja. Karyawan memiliki kinerja yang tinggi sehingga dapat menghasilkan kerja yang baik pula. Dengan adanya kinerja yang tinggi yang dimiliki karyawan, diharapkan tujuan organisasi dapat tercapai. Metode penelitian yaitu menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 93 karyawan Pabrik ES KUD “Usaha Mina”. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dengan melakukan penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala likert 1-5. Kemudian teknik pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS versi terbaru. Berdasarkan dari penelitian ini, hasil penelitian yang diperoleh bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Kebertahanan Usaha Kacang Goyang Pada Masyarakat Kelurahan Motoboi Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan Paputungan, Arga A. Vahrezy; Rahmatiah, Rahmatiah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kebertahanan usaha kacang goyang, faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan usaha, serta strategi adaptasi yang diterapkan oleh pelaku usaha dalam menghadapi dinamika pasar di Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan. Usaha kacang goyang merupakan industri rumah tangga tradisional yang tidak hanya berperan sebagai sumber penghidupan masyarakat lokal, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung pada lokasi produksi, wawancara mendalam dengan lima pelaku usaha aktif, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan kerangka teori Modal Sosial Robert D. Putnam dan konsep Etos Kerja Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebertahanan usaha kacang goyang ditopang oleh kekuatan modal sosial yang terbangun melalui jaringan kepercayaan antara pelaku usaha, konsumen, dan komunitas lokal. Dukungan keluarga, nilai gotong royong, serta solidaritas sosial menjadi faktor utama yang menjaga keberlangsungan produksi dan efisiensi biaya tenaga kerja. Selain itu, etos kerja yang kuat tercermin dalam sikap disiplin, tanggung jawab, dan konsistensi menjaga kualitas produk, sehingga mampu mempertahankan loyalitas konsumen meskipun menghadapi keterbatasan bahan baku dan permodalan. Strategi adaptasi yang diterapkan meliputi penyesuaian skala produksi berbasis permintaan, inovasi sederhana pada variasi produk dan kemasan, serta pewarisan pengetahuan usaha secara informal kepada generasi penerus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara dimensi sosial, ekonomi, dan budaya merupakan kunci utama kebertahanan UMKM tradisional. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan usaha kecil  bergantung  pada kekuatan nilai sosial dan etos kerja komunitas lokal.
Analisis Pengaruh Disiplin Absensi Karyawan terhadap Kinerja Operasional Optimum Gym Auliya, Nisa; Rachmansyah, Arief
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4659

Abstract

This study analyzes the effect of employee attendance discipline on operational performance at Optimum Gym, a fitness service provider that relies heavily on service continuity and staff availability. The research is motivated by persistent issues of absenteeism and tardiness, which have the potential to disrupt daily operations, complicate scheduling, and reduce service quality experienced by customers. To address this issue, the study adopts a quantitative approach using an explanatory research design. Data were collected through structured questionnaires measured on a five-point Likert scale, supported by documentation in the form of employee attendance records and internal operational performance reports. The study population consisted of all employees working at Optimum Gym, and a saturation sampling technique was employed due to the relatively small number of employees, enabling the inclusion of the entire population as research respondents. Data analysis was conducted through a series of statistical procedures, including validity and reliability tests to ensure data quality, classical assumption tests to confirm the suitability of the regression model, and simple linear regression analysis to examine the relationship between attendance discipline and operational performance. The results indicate that employee attendance discipline has a significant and positive influence on operational performance, suggesting that consistent attendance and punctuality contribute directly to smoother operational processes and improved service delivery. These findings provide practical implications for management in designing effective discipline policies and monitoring systems. Furthermore, this study contributes to the human resource management literature by offering empirical evidence from the fitness service industry.
Hubungan Pola Makan dengan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Puskesmas Janti Kota Malang Ramadhani, Fitriya Ayu; Murakhofah, Hanim; Roesardhyati, Ratna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4660

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan gangguan pengaturan kadar glukosa darah dan prevalensinya terus meningkat secara global maupun nasional, termasuk di Kota Malang. Ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien DM sering dipengaruhi oleh pola makan yang tidak sesuai dengan prinsip diet diabetes, seperti konsumsi energi berlebih, pemilihan jenis makanan yang kurang tepat, serta jadwal makan yang tidak teratur. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko komplikasi akut maupun kronis apabila tidak ditangani secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Janti Kota Malang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 55 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi. Data pola makan dikumpulkan menggunakan instrumen Food Recall 2×24 jam, sedangkan kadar glukosa darah diukur melalui pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Somers’ D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan berlebih sebesar 67,3% dan mengalami ketidakstabilan kadar glukosa darah kategori berat sebesar 60%. Hasil uji Somers’ D menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara pola makan dan ketidakstabilan kadar glukosa darah (Somers’ D = 0,851; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa pola makan berlebih berkontribusi signifikan terhadap ketidakstabilan glukosa darah pada pasien DM. Oleh karena itu, diperlukan edukasi gizi berkelanjutan, penerapan prinsip 3J (jenis, jumlah, dan jadwal), serta pemantauan rutin untuk meningkatkan pengendalian glikemik di tingkat layanan kesehatan primer.