cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dalam Kasus PT Asuransi Jiwasraya Ang, Ingrid; Lie, Gunardie
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2957

Abstract

Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) menjadi salah satu instrumen hukum yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Regulasi ini bertujuan memberi kesempatan bagi debitur yang kesulitan dalam membayar utang jatuh tempo menunda kewajiban pembayaran utang sembari melakukan restrukturisasi di bawah pengawasan pengadilan niaga. PKPU dipandang sebagai solusi yang menguntungkan kreditur dan debitur karena memberikan kesempatan bagi debitur dalam melakukan pembenahan dan tetap menjamin hak-hak beserta kepentingan debitur. Namun dalam praktiknya, mekanisme ini tidak selalu menjadi pilihan terlebih pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berdampak luas pada publik. Kasus gagal bayar PT Jiwasraya (Persero) menjadi contoh bagaimana seharusnya mekanisme PKPU dapat dilakukan, namun pada kenyataannya PT Jiwasraya tidak menempuh mekanisme tersebut. Pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas kemudian menempuh jalur restrukturisasi administratif melalui pembentukan Indonesia Financial Group (IFG) Life. Pilihan ini diambil berdasarkan beberapa pertimbangan seperti status perusahaan, jumlah kreditur, serta stabilitas keuangan nasional. Kondisi seperti ini yang turut menunjukkan kesenjangan antara norma dan praktik. Kasus gagal bayar ini seakan menunjukkan pertimbangan politik dan ekonomi dapat mengesampingkan instrumen hukum formal. Mekanisme PKPU memerlukan cara agar dapat diterapkan kepada BUMN yang  mengalami kesulitan finansial, termasuk tuntutan pembayaran utang yang telah dinyatakan jatuh tempo
Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Game Kahoot Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih Di MAN 5 Agam Susanti, Fira Neti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2958

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah guru masih sering menggunakan media papan tulis dalam pembelajaran, yang membuat siswa merasa bosan yang menyebabkan minat belajar siswa masih ada yang rendah. Kahoot dipilih karena sifatnya yang interaktif dan menyenangkan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain "One Group Pretest-Posttest." Sampel penelitian terdiri dari 18 siswa kelas XI IPS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar yang sudah divalidasi dan diuji reliabilitasnya untuk memastikan keakuratan data. Uji prasyarat analisis, seperti uji normalitas dan homogenitas, juga dilakukan untuk memastikan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada minat belajar siswa setelah diterapkannya media Kahoot. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji Paired Sample T-Test yang memberikan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Rata-rata nilai minat belajar siswa meningkat dari 66.94 pada pretest menjadi 74.06 pada posttest, yang membuktikan adanya peningkatan yang signifikan setelah penerapan Kahoot. Peningkatan minat belajar ini disebabkan oleh sifat interaktif, visual yang menarik, dan kompetitif dari Kahoot yang dapat memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Selain itu, penggunaan Kahoot memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih menyenangkan, yang berkontribusi pada peningkatan konsentrasi dan pemahaman siswa terhadap materi. Dengan demikian, penggunaan Kahoot sebagai media pembelajaran dapat dijadikan alternatif yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa terutama dalam mata pelajaran Fikih.
Apakah Konflik Fungsional dan Disfungsional dapat Memengaruhi Produktivitas Kerja Karyawan? Mariri, Gilang Asrada; Sjahruddin, Herman; Dahrul, Andi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2959

Abstract

Produktivitas kerja  merupakan salah satu elemen penting dalam mencapai sasaran sebuah organisasi, karena berfungsi sebagai ukuran utama keberhasilan baik bagi individu maupun keseluruhan perusahaan. Tingkat tinggi produktivitas menunjukkan seberapa efektif sumber daya digunakan, efisiensi dalam bekerja, serta daya saing organisasi. Dengan demikian, penting untuk menyelidiki produktivitas kerja sebagai topik penelitian, terutama dalam kaitannya dengan konflik yang bersifat fungsional dan disfungsional. Penelitian ini berorientasi untuk menguji efek konflik fungsional dan disfungsional terhadap produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini melibatkan 1.400 Karyawan Perumda Air Minum Kota Makassar, mengingat jumlah populasi yang sangat besar, maka   penarikan sampel menggunakan jumlah indikator penelitian dikalikan 10, sehingga 14 x 8 = 112 (termasuk dalam convenience sampling method), namun terdapat 11 diantaranya yang cacat sehingga menyisahkan 101 karyawan sebagai unit analisis. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Pengujian hipotesis memberikan bukti bahwa konflik fungsional memberikan dampak yang positif dan bermakna dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan, sebaliknya pada konflik disfungsional menunjukkan hasil yang negatif dan tidak signifikan dalam memengaruhi produktivitas kerja karyawan
Apakah Keadilan Distributif dan Stres Kerja Dapat Mempengaruhi Perilaku Kerja Kontraproduktif Karyawan? Bustan, Andi Multazam; Sjahruddin, Herman; Hamiddin, Muhammad Irwan Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2960

Abstract

Perilaku kerja kontraproduktif (counterproductive work behaviour/CWB) memainkan peran penting dalam riset sumberdaya manusia, hal ini diakibatkan karena perilaku kerja kontraproduktif memberikan dampak negatif terhadap perusahaan, CWB dapat menyebabkan kerugian finansial, menurunkan produktivitas, dan merusak reputasi perusahaan, sehingga penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kontraproduktif, seperti keadilan distributif dan stress kerja. Bahwa perusahaan yang dapat memberikan keadilan dalam pendistribusian pekerjaan kepada karyawan dan meminimalkan stress kerja yang dialami karyawan cenderung dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif sehingga CWB dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh keadilan distributif dan stres kerja terhadap perilaku kerja kontraproduktif karyawan. Perilaku kerja kontraproduktif (counterproductive work behaviour/CWB) merupakan isu saat ini. CWB dapat menurunkan produktivitas, meningkatkan kesalahan, dan merusak kualitas pekerjaan sehingga penting untuk mengidentifikasi faktor penyebabnya yang kemudian dapat digunakan untuk membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berlandaskan pada filsafat positivism yang berorientasi untuk menguji dan menganalisis pengaruh keadilan distributif dan stres kerja terhadap perilaku kerja kontraproduktif pada 71 karyawan PT.XYZ, Hasil analisis regresi ganda memberikan bukti bahwa keadilan distributif berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap perilaku kerja kontraproduktif, bahwa rendahnya keadilan distributive yang dirasakan karyawan dalam pelaksanaannya tidak memberikan efek yang nyata pada perilaku kerja kontraproduktif. Pada kausalitas lainnya ditemukan bukti bahwa stres kerja yang dialami karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku kerja kontraproduktif. Semakin tinggi stres kerja yang dialami karyawan, maka semakin tinggi kecenderungan karyawan untuk menampilkan perilaku kontraproduktif (berperilaku menyimpang) di tempat kerja.
Analisis Hukum Terhadap Tanggung Jawab Penjual atas Barang Cacat dalam Perjanjian E-Commerce Rondo, Fiona Louysa; Lie, Gunardi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2961

Abstract

Electronic commerce (e-commerce) has grown rapidly and become a vital part of modern economic activity. The shift from conventional to digital transactions brings many benefits, such as time efficiency, ease of access, and market expansion. However, behind these advantages, new issues have emerged, particularly regarding seller responsibilities and legal protection for consumers in the event of losses due to defective or non-conforming goods. This study uses a normative juridical method with a statutory approach, which examines the Civil Code, the Consumer Protection Law, the Electronic Information and Transactions Law, the Trade Law, and Government Regulation No. 80 of 2019. The results show that sellers have a legal obligation to guarantee that the goods sold are free from defects, in accordance with the principles of good faith and the principle of pacta sunt servanda. Consumers who are harmed have the right to obtain compensation through non-litigation mechanisms such as refunds, returns, mediation, or arbitration, as well as litigation in court. Marketplaces also play a significant role in providing consumer protection through escrow systems, return policies, and complaint services. Although regulations exist, their implementation still faces challenges such as weak oversight, difficulties in providing evidence, and legal loopholes. Therefore, strengthening regulations, increasing oversight, and utilizing online dispute resolution technology are necessary to effectively protect consumer rights in the digital age
Analisis Sentimen Ulasan Aplikasi TikTok di Google Playstore Menggunakan Algoritma Naive Bayes Maulana, M Taufik Fajar; Nugroho, Bangkit Indarmawan; Utami, Erni Unggul Sedya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2962

Abstract

Aplikasi mobile seperti TikTok telah menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari sehingga perlu dipahami perspektif pengguna melalui ulasan untuk meningkatkan kualitas aplikasi. Penelitian ini menganalisis sentimen ulasan pengguna TikTok di Google Playstore, mengevaluasi performa algoritma klasifikasi, serta mengidentifikasi dinamika sentimen dan kata kunci utama sebagai dasar pengambilan keputusan strategis. Sebanyak 3.000 ulasan dikumpulkan dengan teknik web scraping dan diproses melalui tahapan pre-processing teks seperti casefolding, penghapusan tanda baca, normalisasi, stopword removal, tokenizing, dan stemming. Fitur teks diekstraksi menggunakan metode TF-IDF, sedangkan analisis sentimen dilakukan dengan algoritma Naive Bayes. Hasil klasifikasi menunjukkan 54,6% ulasan bersentimen positif, 44,1% negatif, dan 1,4% netral. Model Naive Bayes menghasilkan akurasi 83% dengan nilai precision, recall, dan F1-score yang baik pada setiap kelas sentimen. Analisis temporal dari April hingga Juni 2025 menunjukkan adanya fluktuasi sentimen, sementara identifikasi kosakata dominan pada ulasan negatif memberikan masukan langsung bagi pengembang untuk perbaikan fungsi aplikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis sentimen efektif sebagai dasar strategi peningkatan kualitas aplikasi secara berkelanjutan.
Pengaruh Promosi, Harga, dan Brand Image terhadap Minat Beli Konsumen pada Produk Susu Chill Go di Toko Asia Baru Simatupang, Maria Kristiani; Adam, Aisyah Azhar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2963

Abstract

Persaingan produk susu di Indonesia semakin ketat, terutama dalam menarik minat beli konsumen melalui promosi, harga, dan brand image. Susu Chill Go Morinaga yang dipasarkan di Toko Asia Baru mengalami penurunan penjualan dalam tiga tahun terakhir. Pra-survei menunjukkan rendahnya minat beli konsumen, yang dipengaruhi oleh promosi yang kurang optimal, harga yang relatif tinggi, dan brand image yang belum kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi, harga, dan brand image terhadap minat beli konsumen terhadap produk Susu Chill Go di Toko Asia Baru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih secara acak (simple random sampling). Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi, harga, dan brand image secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Nilai  masing-masing variabel promosi (13,215), harga (4,877), dan brand image (12,649) lebih besar dari  (1,660), dengan signifikansi < 0,05. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai   sebesar 1522,109 lebih besar dari > . Nilai Adjusted R Square sebesar 0,979 menunjukkan bahwa 97,9% variasi minat beli konsumen dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya 2,1% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
Analisis Promosi, Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Make Over Di Watsons Deli Park Medan Sidabutar, Eirene May Mazmur Br.; Adam, Aisyah Azhar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2964

Abstract

Gaya hidup yang menjadi favorit kaum milenial adalah make up dan skin care. Make up dan skin care di beberapa generasi belakangan bukan lagi dominasi kaum wanita, namun juga kaum pria semakin meningkat kepeduliannya terhadap produk-produk tersebut. Terdapat fenomena yang sangat menarik yaitu di mana generasi millennial mempunyai gaya hidup hedonisme, di mana pada saat membeli barang terkadang tidak mempedulikan harganya hanya melihat dari kualitas dari barang tersebut. Pengambilan keputusan merupakan suatu kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi, harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian Make Over di Watsons Deli Park Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen Make Over di Watsons Delipark Mall Medan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Promosi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada perusahaan Watson Deli Park Medan. Harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada perusahaan Watson Deli Park Medan, Kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada perusahaan Watson Deli Park Medan, Promosi, Harga dan Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada perusahaan Watson Deli Park Medan
Hubungan Antara Kepemimpinan Transformasional dan Kinerja Organisasi pada Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia Hadi, Mokhamad Yaurizqika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja organisasi pada perguruan tinggi negeri di Indonesia. Kepemimpinan transformasional dipandang sebagai paradigma manajemen yang krusial dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya ketika institusi menghadapi tantangan globalisasi, tuntutan akuntabilitas, serta kebutuhan peningkatan mutu akademik dan tata kelola. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan menelaah teori-teori manajemen, konsep kepemimpinan modern, serta temuan empiris dari berbagai penelitian terdahulu. Analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi perguruan tinggi negeri di Indonesia. Dimensi kepemimpinan transformasional, yaitu pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual, berperan penting dalam membentuk visi yang jelas, mendorong inovasi, serta memperkuat loyalitas dan komitmen sivitas akademika. Penerapan kepemimpinan transformasional terbukti meningkatkan capaian perguruan tinggi dalam aspek tridarma, meliputi kualitas pendidikan, produktivitas penelitian, pengabdian masyarakat, serta efektivitas tata kelola institusi. Lebih jauh, gaya kepemimpinan ini mendorong terciptanya budaya organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan responsif terhadap perubahan lingkungan eksternal. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas kepemimpinan transformasional di perguruan tinggi negeri melalui program pelatihan berkelanjutan, mentoring, dan pengembangan kepemimpinan yang sistematis agar mampu mencetak pemimpin visioner yang mendukung keberlanjutan organisasi pendidikan tinggi di Indonesia.
Analisis Pengaruh Affiliator, Harga, dan Promosi Terhadap Minat Pembeli Tas di Tiktok Shop Dewi, shafa anjelina Surya; Mansyuri, M. Ali; shobikin, shobikin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2968

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam cara konsumen berbelanja. Media belanja online yang populer menggunakan marketplace seperti Tiktok Shop, Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, dan Bukalapak menawarkan berbagai produk dari berbagai penjual. Belanja di marketplace menawarkan sejumlah keuntungan, seperti pelanggan dapat membandingkan harga, membaca ulasan produk, dan melakukan transaksi dengan mudah dan aman. Pada penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui Analisi Pengaruh Affiliator, Harga dan Promosi Terhadap Minat Pembeli tas di Marketpleace TikTok Shop (Besthui). Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Sampel didalam penelitian ini merupakan pemebeli tas sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni dengan analisis regresi berganda dengan melakukan uji hipotesis dengan melakukan uji t, uji f dan uji R2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji parsial menunjukkan variabel affiliator, harga, dan promosi masing-masing berpengaruh secara parsial terhadap minat pembeli tas. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa variabel affiliator, harga, dan promosi memiliki pengaruh simultan terhadap minat pembeli tas. Hal ini menunjukkan bahwa affiliator, harga, dan promosi dinilai dapat mempengaruhi minat pembeli dalam melakukan pembelian di TikTok Shop.