cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Jasa Titip Online di Indonesia Belva Nur Aliyya; Lena Hanifah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10741

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mendorong munculnya fenomena bisnis jasa titip daring (jastip online) sebagai bagian dari aktivitas perdagangan elektronik (e-commerce). Meskipun menawarkan kemudahan akses dan efisiensi belanja, praktik jastip online yang umumnya beroperasi secara informal dan berdasarkan asas kepercayaan ini rentan memicu persoalan yuridis, seperti ketidaksesuaian spesifikasi barang, cacat produk, hingga penipuan. Persoalan tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum karena hingga saat ini Indonesia belum memiliki regulasi khusus yang mengatur secara eksplisit mengenai praktik bisnis tersebut, sehingga terjadi kekaburan norma (vague norm). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan hukum antara konsumen, penyedia jastip online, dan penjual, serta tanggung jawab hukum penyedia layanan jastip online terhadap kerugian konsumen dalam perspektif perlindungan konsumen di Indonesia. Penelitian merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan hukum dalam transaksi jastip online membentuk rantai perikatan yang secara substansial merupakan perpaduan antara perjanjian pemberian kuasa (lastgeving) dan jual beli. Penyedia jastip online memenuhi unsur sebagai pelaku usaha sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, sehingga memikul tanggung jawab hukum untuk memberikan ganti rugi atas kerugian konsumen, baik yang bersumber dari wanprestasi maupun perbuatan melawan hukum (onrechtmatige daad). Kajian ini juga menekankan pentingnya kepastian hukum dalam mendukung ekosistem perdagangan digital yang aman berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan formulasi hukum yang lebih spesifik guna menjamin perlindungan hukum yang optimal bagi konsumen di era digital.
Perbandingan Biaya Penggunaan A-Jack dan Tetrapod sebagai Armour Pemecah Gelombang pada Pekerjaan Reklamasi di Utara Pulau Jawa Adam Akbar Menara Iman; Anasya Arsita Laksmi; Ricky Harianja
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10742

Abstract

Pemilihan jenis unit pelindung pantai (armor unit) merupakan elemen penting dalam perancangan breakwater, terutama pada proyek reklamasi di kawasan pesisir dengan tingkat energi gelombang yang tinggi seperti wilayah utara Pulau Jawa. Studi ini membahas perbandingan biaya antara A-Jack dan Tetrapod sebagai kandidat armor unit melalui analisis menyeluruh terhadap biaya fabrikasi, pengendalian mutu, pengangkutan, dan tahapan pemasangan di lapangan. Pendekatan analisis dilakukan dengan menggunakan data teknis dari Work Method Statement (WMS), spesifikasi mutu beton, karakteristik geometri masing-masing unit, serta parameter operasional alat berat yang terlibat dalam proses konstruksi. Perhitungan biaya mencakup kebutuhan beton, efisiensi bekisting, tingkat kerumitan produksi, waktu curing, produktivitas pemasangan, serta kemungkinan kerusakan unit selama proses mobilisasi. Analisis juga mempertimbangkan kebutuhan tenaga kerja, penggunaan peralatan, dan potensi kehilangan material yang dapat memengaruhi total biaya pelaksanaan proyek. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan bentuk dan mekanisme interlocking memberikan dampak nyata terhadap biaya produksi maupun pelaksanaan di lapangan. Selain itu, faktor ketahanan terhadap gelombang, risiko abrasi, stabilitas struktur, dan kebutuhan pemeliharaan turut dianalisis untuk menilai efisiensi biaya sepanjang umur layanan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan komponen biaya langsung dan tidak langsung sehingga diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kinerja ekonomi kedua alternatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemilihan armor unit tidak hanya ditentukan oleh biaya awal, tetapi juga oleh aspek konstruktabilitas, keandalan struktur, dan biaya siklus hidup. Penelitian ini memberikan landasan teknis yang dapat digunakan oleh perencana, kontraktor, dan pemilik proyek dalam menentukan jenis armor unit yang paling ekonomis dan sesuai untuk proyek reklamasi di pesisir utara Jawa secara efektif, efisien, berkelanjutan, dan adaptif.
Rancang Bangun Sistem Silent Communication Menggunakan Cahaya Laser Berbasis Arduino Nano sebagai Solusi Anti-Jamming RF pada Lingkungan Militer Danang Cahyo Legowo; Bagus Hendra Saputra; Hery Sudaryanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10743

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi militer membutuhkan sistem komunikasi yang aman, sulit dideteksi, dan tahan terhadap gangguan Radio Frequency (RF) jamming. Komunikasi berbasis frekuensi radio konvensional masih memiliki kerentanan terhadap interferensi dan penyadapan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem Silent Communication menggunakan cahaya laser berbasis Arduino Nano sebagai alternatif komunikasi pada lingkungan militer. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental melalui perancangan dan pengujian prototipe. Sistem terdiri atas Arduino Nano sebagai pengendali, modul laser sebagai media transmisi, dan sensor cahaya sebagai penerima. Data berupa pesan teks dikirim menggunakan metode modulasi On-Off Keying (OOK) melalui jalur Line of Sight (LOS). Pengujian dilakukan terhadap kemampuan pengiriman data, pengaruh jarak komunikasi, gangguan RF, dan cahaya lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengirim dan menerima pesan teks dengan baik selama jalur LOS terjaga. Peningkatan jarak komunikasi menyebabkan penurunan kualitas sinyal, sedangkan intensitas cahaya lingkungan yang tinggi dapat mempengaruhi kinerja sensor penerima. Pengujian juga membuktikan bahwa gangguan RF tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap komunikasi karena sistem bekerja menggunakan spektrum optik yang berbeda dengan spektrum radio. Berdasarkan hasil penelitian, sistem Silent Communication berbasis cahaya laser menggunakan Arduino Nano berhasil direalisasikan dan menunjukkan ketahanan terhadap RF jamming. Dengan karakteristik tersebut, sistem ini berpotensi menjadi alternatif komunikasi taktis yang aman dan mendukung kebutuhan operasi militer modern.
Pertanggungjawaban Pidana terhadap Pelaku Necrophilia di Indonesia dalam Prespektif Kriminologi Andrew Aulia Akbar Fatchurrozy; Wiwik Afifah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10744

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku necrophilia di Indonesia serta perspektif kriminologi untuk mengkaji urgensi pengaturan khusus mengenai perbuatan tersebut dalam hukum pidana nasional. Necrophilia merupakan bentuk penyimpangan seksual ekstrem yang ditandai dengan ketertarikan atau aktivitas seksual terhadap jenazah. Meski bertolak belakang dengan nilai-nilai hukum, agama, moral, dan kesopanan, aturan pidana di Indonesia hingga sekarang belum mengatur nekrofilia secara spesifik sebagai tindak pidana tersendiri. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif melalui pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Penelitian ini memanfaatkan bahan hukum primer yang berupa peraturan perundang-undangan, yang digabungkan dengan bahan hukum sekunder yang berupa buku literatur, jurnal, serta artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku necrophilia saat ini hanya dapat dijerat melalui Pasal 271 UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional mengenai perlakuan tidak beradab terhadap jenazah. Namun, ketentuan tersebut belum mengakomodasi unsur seksual yang menjadi karakter utama necrophilia sehingga dapat menimbulkan kekosongan hukum serta adanya ketidakpastian dalam penegakan hukum. Dari perspektif kriminologi, perilaku necrophilia dipengaruhi oleh faktor psikologis, gangguan psikoseksual, trauma, dan proses pembelajaran sosial yang menyimpang. Perbandingan dengan Britania Raya dan Nevada menunjukkan bahwa kedua yurisdiksi tersebut telah mengatur necrophilia secara eksplisit sebagai kejahatan seksual. Maka dari itu, diperlukan pembaruan hukum pidana di Indonesia melalui perumusan delik khusus mengenai necrophilia guna menjamin kepastian hukum, perlindungan martabat jenazah, dan keadilan bagi keluarga korban.
Sistem Informasi Analisis Kebutuhan Fasilitas Publik Berdasarkan Laporan Masyarakat Menggunakan Metode Text Mining dan Support Vector Machine Dela Puspita Helmi; Jumadil Nangi; Asa Hari Wibowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10747

Abstract

Pengelolaan laporan masyarakat secara manual masih menjadi kendala dalam proses identifikasi kebutuhan fasilitas publik karena memerlukan waktu yang relatif lama, berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam pengelompokan data, serta menyulitkan proses penyusunan prioritas pembangunan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi berbasis web yang mampu mengklasifikasikan laporan masyarakat secara otomatis berdasarkan kategori fasilitas publik. Metode yang diterapkan menggunakan Text Mining dengan tahapan case folding, cleaning, dan normalisasi sebagai proses preprocessing, kemudian dilanjutkan dengan pembobotan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF) serta klasifikasi menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Dataset penelitian bersumber dari laporan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Konawe Tahun 2024 yang terdiri atas 284 data training dan 71 data testing. Evaluasi model dilakukan menggunakan Confusion Matrix dan Classification Report untuk mengukur nilai accuracy, precision, recall, macro F1-score, dan weighted F1-score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan laporan masyarakat ke dalam lima belas kategori fasilitas publik dengan nilai accuracy sebesar 95,77%, precision sebesar 93,54%, recall sebesar 97,04%, macro F1-score sebesar 94,34%, dan weighted F1-score sebesar 96,02%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi metode TF-IDF dan algoritma Support Vector Machine (SVM) mampu menghasilkan klasifikasi yang baik serta mendukung Bappeda Kabupaten Konawe dalam mengidentifikasi kebutuhan fasilitas publik secara lebih cepat, konsisten, objektif, dan berbasis data sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan pembangunan daerah.
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Layanan Apartemen DNDRA ROOM Berbasis Web Danendra Witjaksono; Faisal Afriansyah; Muhamad Teguh Abi Saputra; Nanang Nanang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10748

Abstract

Apartemen DNDRA ROOM merupakan salah satu hunian apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, yang menyediakan layanan penyewaan unit secara harian. Proses reservasi yang berjalan saat ini masih dilakukan secara manual melalui pencatatan pada buku agenda dan komunikasi menggunakan aplikasi pesan singkat, sehingga rentan terhadap jadwal bentrok (double booking), kesulitan dalam memantau ketersediaan unit secara real-time, serta potensi kesalahan dalam pendataan bukti pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Layanan Apartemen berbasis web yang mampu mengintegrasikan proses reservasi, verifikasi pembayaran, dan pengelolaan data unit secara terpusat. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi literatur, sedangkan metode pengembangan sistem menggunakan model Waterfall dengan perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML). Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python dengan framework FastAPI pada sisi backend, React berbasis Vite dengan Tailwind CSS pada sisi frontend, serta basis data PostgreSQL. Hak akses sistem dibagi menjadi tiga peran, yaitu Admin, Resepsionis, dan Tamu. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi yang mampu memfasilitasi pencarian dan pemesanan unit secara real-time, pengunggahan serta verifikasi bukti pembayaran secara digital, pengelolaan data unit dan kode promo, serta pembuatan laporan reservasi yang dapat diekspor dalam format CSV. Pengujian sistem menggunakan metode Black-Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur utama dapat berjalan sesuai dengan skenario yang telah dirancang.
Konsep Itikad Baik dan Kehati-hatian Direksi dalam Kasus Kepailitan Perseroan Terbatas Lukman Rianto; Mulyani Zulaeha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10749

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep itikad baik direksi Perseroan Terbatas dalam perspektif fiduciary duty dan perlindungan kreditor pada kondisi kepailitan perusahaan. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji batasan tanggung jawab direksi serta implikasi hukum atas tindakan pengurusan sebelum dan setelah kepailitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip itikad baik dan duty of care masih belum memiliki parameter normatif yang tegas sehingga menimbulkan kekaburan norma dalam praktik peradilan kepailitan. Ketidakjelasan tersebut berdampak pada kesulitan pembuktian tanggung jawab direksi dan melemahkan posisi kreditor dalam memperoleh perlindungan hukum yang efektif. Dalam perspektif fiduciary duty direksi wajib menjalankan kewajiban loyalitas kehati-hatian transparansi serta menghindari benturan kepentingan dalam setiap pengambilan keputusan bisnis. Penerapan Good Corporate Governance menjadi instrumen penting dalam menilai itikad baik direksi dan menentukan pertanggungjawaban hukum dalam kepailitan perseroan. Penelitian ini menegaskan pentingnya parameter objektif untuk memberikan kepastian hukum antara perlindungan direksi dan kreditor. Dengan demikian diperlukan penguatan norma hukum melalui interpretasi yang lebih ketat terhadap itikad baik dan kehati-hatian direksi agar tidak terjadi ketidakpastian dalam penegakan hukum kepailitan serta untuk melindungi kepentingan kreditor secara proporsional tanpa mengabaikan prinsip business judgment rule. Hal ini penting untuk mewujudkan keseimbangan antara kepastian hukum keadilan dan kemanfaatan dalam hukum perseroan dan kepailitan di Indonesia. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik bagi pengembangan hukum perusahaan di Indonesia khususnya dalam memperjelas standar penilaian itikad baik direksi serta memperkuat mekanisme perlindungan kreditor dalam praktik kepailitan yang semakin kompleks dan dinamis sehingga tercapai kepastian hukum yang berkeadilan bagi seluruh pihak dalam sistem hukum kepailitan Indonesia secara konsisten dan berkelanjutan di Indonesia.
Unlocking the Power of Digitalization: How Technology Shapes Employee Engagement and Organizational Performance Izzatilah, Nuri; Manafe, Leonard Adrie; Rahardjo, Kusuma Adi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1075

Abstract

This study investigates the extent to which digital measures affect employee engagement and productivity at PT. Bogajaya Megah Abadi. Using a phenomenological design, the researcher explores the personal narratives that emerge as staff adapt to new devices. Data was obtained through in-depth interviews and guided group discussions, involving six employees from various levels. Preliminary findings indicate that modern technology applications accelerate communication flows and make team collaboration feel more seamless. However, some individuals expressed feelings of isolation due to a significant reduction in face-to-face meetings. From a management perspective, digitalisation has successfully reduced process times, lowered operational costs, and improved service quality. The biggest challenge remains during the transition period, where training and new habits must be established. To bridge this gap, the study recommends that companies schedule regular training sessions and encourage social activities in the office. Researchers also encourage further study, perhaps by comparing these findings with other companies or attributing the specific effects of one technology platform to individual and team performance.
Pengembangan Pemasaran Usaha UMKM Desa Gunung Bunder Menggunakan Platform Digital Pitri Rahmadani Harahap; Ade Dwiyanto; M. Zuber Qomaruddin; Agustina Mogi; Nurmin Arianto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10750

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan penguatan ekonomi lokal. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam memasarkan produknya, terutama akibat keterbatasan pemanfaatan teknologi digital dan rendahnya literasi pemasaran digital. Kondisi tersebut juga ditemukan pada sebagian pelaku UMKM di Desa Gunung Bunder yang masih mengandalkan metode pemasaran konvensional dengan jangkauan pasar yang terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengembangkan pemasaran usaha melalui pemanfaatan platform digital. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan penggunaan media digital sebagai sarana promosi dan penjualan produk. Materi yang diberikan meliputi pengenalan digital marketing, pemanfaatan media sosial, penggunaan WhatsApp Business, pembuatan konten promosi digital, serta pemanfaatan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan platform digital sebagai media pemasaran. Para pelaku UMKM mulai memahami pentingnya branding produk, pembuatan konten promosi yang menarik, serta penggunaan media sosial dan marketplace untuk meningkatkan visibilitas usaha. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan menyatakan kesiapan untuk menerapkan strategi pemasaran digital dalam usaha yang mereka jalankan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung transformasi digital UMKM di Desa Gunung Bunder. Pemanfaatan platform digital diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha, memperluas akses pasar, meningkatkan penjualan produk, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Transformasi Evaluasi Pendidikan Berbasis Artificial Intelligence: Sintesis Literatur tentang Adaptive Assessment, Learning Analytics, dan Tantangan Implementasi di Indonesia Dwi Noviani; Uci Amelia; Baidinda Dwi Amanah; Deni Kusuma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10751

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong transformasi sistem evaluasi pendidikan dari penilaian periodik dan seragam menuju penilaian yang berkelanjutan, adaptif, dan berbasis data. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi evaluasi pendidikan berbasis AI yaitu khususnya melalui adaptive assessment dan learning analytics, serta mengidentifikasi tantangan implementasinya di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif library research dengan kajian terhadap 28 sumber ilmiah yang dipilih dari 312 sumber melalui penelusuran pada database Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan Sinta rentang 2016–2025, dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan kerangka konektivisme Siemens. Temuan menunjukkan bahwa adaptive assessment merestrukturisasi jaringan penilaian melalui penyesuaian soal secara real-time, sementara learning analytics menggeser fungsi evaluasi dari deskriptif menuju prediktif melalui early warning system. Namun, kajian literatur mengungkap paradoks implementasi: AI meningkatkan konsistensi penilaian, tetapi sekaligus berpotensi memperluas dampak bias terhadap kelompok peserta didik yang kurang terwakili dalam data pelatihan. Di Indonesia, implementasi terhambat oleh rendahnya kompetensi digital guru (34% memenuhi standar minimum berdasarkan Rapor Pendidikan Kemendikbudristek, 2023), kesenjangan infrastruktur digital antar daerah, belum tersedianya regulasi yang secara spesifik mengatur penggunaan data peserta didik dalam sistem AI pendidikan, dan keterbatasan anggaran. Artikel ini berkontribusi pada integrasi kerangka konektivisme dengan prinsip human-in-the-loop dalam analisis konteks kelembagaan Indonesia yaitu sebuah pendekatan yang masih jarang digunakan dalam kajian serupa.

Page 46 of 830 | Total Record : 8292