cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,152 Documents
Perancangan Aplikasi Penjadwalan Pelajaran Blocking Mingguan Menggunakan Algoritma Genetic pada SMKS Binong Permai David Dwi Oktavianus; Savitri Savitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9379

Abstract

Penjadwalan pelajaran merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang efektivitas dan efisiensi kegiatan belajar mengajar di sekolah. Namun, proses penjadwalan pelajaran di SMKS Binong Permai masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel sehingga sering menyebabkan bentrok jadwal antara guru, kelas, dan ruangan, serta membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses penyusunannya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penjadwalan pelajaran mingguan berbasis web menggunakan Algoritma Genetika untuk mengoptimalkan penjadwalan dan meminimalisasi konflik jadwal. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian sistem. Metode Algoritma Genetika menerapkan proses seleksi, crossover, dan mutasi untuk menghasilkan solusi jadwal terbaik berdasarkan nilai fitness. Sistem dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL sebagai teknologi pendukung. Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian, sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan jadwal pelajaran secara otomatis tanpa bentrok dan meningkatkan efisiensi dibandingkan metode manual sebelumnya. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box dan White Box menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik sesuai kebutuhan yang telah ditentukan. Penerapan Algoritma Genetika pada sistem penjadwalan berhasil meningkatkan efektivitas penyusunan jadwal, mengurangi konflik penjadwalan, serta mempercepat proses penyusunan jadwal pelajaran di SMKS Binong Permai. Dengan demikian, sistem yang diusulkan dapat digunakan sebagai solusi efektif dalam menghasilkan jadwal pelajaran yang optimal, akurat, dan efisien.
Pengaruh Implementasi Sistem Pengendalian Manajemen dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan di PT Neuronworks Indonesia Rizkia Fawziya Fawziya; Gun Gunawan Gun Gunawan Rachman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9382

Abstract

P Persaingan bisnis yang semakin dinamis menuntut perusahaan untuk mampu mengelola sumber daya manusia secara efektif agar tetap kompetitif dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, implementasi sistem pengendalian manajemen dan budaya organisasi menjadi dua faktor penting yang diyakini mampu memengaruhi kualitas kinerja karyawan. Sistem pengendalian manajemen berfungsi sebagai mekanisme untuk mengarahkan, mengawasi, serta mengevaluasi aktivitas organisasi agar tetap selaras dengan tujuan perusahaan, sedangkan budaya organisasi berperan membentuk pola perilaku, nilai, dan sikap kerja karyawan dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi sistem pengendalian manajemen dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di PT Neuronworks Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan PT Neuronworks Indonesia dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling tipe simple random sampling. Jumlah responden yang terlibat sebanyak 36 karyawan dari berbagai divisi perusahaan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS versi 4.1.1.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem pengendalian manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,494 dan nilai t-hitung 4,204. Budaya organisasi juga terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,332 dan nilai t-hitung 2,884. Kedua variabel secara simultan mampu menjelaskan 51,5% variasi kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan sistem pengendalian yang efektif dan budaya organisasi yang kuat mampu meningkatkan produktivitas, disiplin, efektivitas, serta komitmen kerja karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan.
Praktik Ekspresi Diri Melalui Konten di Tiktok: Studi Kasus Penggunaan Lagu Kekal Karya Nadin Amizah Gibran Ramadhan Nur Ahyar; Leonard Dharmawan; Athaullah Sikumbang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9384

Abstract

Penggunaan musik TikTok telah meluas dari fungsi estetik semata menjadi alat komunikasi simbolik, tetapi bagaimana lagu-lagu tertentu digunakan untuk ekspresi diri dengan manajemen citra yang sadar belum dipelajari secara mendalam. Studi ini mengeksplorasi praktik ekspresi diri pengguna TikTok dengan menggunakan lagu Nadin Amizah “Kekal” sebagai objek studi, dengan fokus pada bentuk-bentuk ekspresi yang muncul, hierarki elemen komunikasi yang digunakan, dan posisi musik dalam konstruksi pesan multimodal. Studi ini dirancang sebagai studi kasus kualitatif dengan wawancara mendalam dengan tiga kreator konten dan observasi terhadap sepuluh konten TikTok berdasarkan lagu tersebut yang dianalisis menggunakan enam tahapan analisis tematik oleh Braun dan Clarke. Lima tema utama yang muncul dari studi ini adalah: musik sebagai proksi emosional, spontanitas dalam proses kreatif, ekspresi pribadi sebagai resonansi universal, hierarki elemen komunikasi yang bervariasi di antara pengguna, dan musik sebagai jangkar emosional dalam pesan multimodal. Lima mode ekspresi diri yang berbeda dalam satu karya musik juga diamati, seperti ekspresi rasa syukur, ekspresi kerinduan, refleksi diri, apresiasi terhadap momen transisi, dan ajakan untuk partisipasi penonton. Hasil ini memperluas gagasan Goffman tentang perlengkapan ekspresif dan memperkuat tesis bahwa musik di platform digital berfungsi sebagai jangkar emosional untuk mengkomunikasikan pesan yang dapat ditafsirkan beragam kepada audiens yang berbeda, sebuah dimensi yang belum sepenuhnya diperhitungkan dalam literatur komunikasi digital yang ada.
Eco-Efficiency Sawit Sumut: Memangkas Biaya Produksi PKS Melalui Manajemen Limbah Berkelanjutan Putri Kemala Dwi Lubis; Ondo Apostel Purba; Aurick Mathias Danarya Purba; Obed Sion Gultom; Jhon Veriyanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9389

Abstract

Industri kelapa sawit di Sumatera Utara menghadapi tantangan peningkatan biaya produksi, terutama pada komponen energi dan pengelolaan limbah padat Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Penelitian ini bertujuan mengestimasi potensi pemangkasan biaya produksi melalui penerapan eco-efficiency pada manajemen limbah padat, meliputi tandan kosong, serat, dan cangkang. Studi literatur sistematis dilakukan pada database Google Scholar, ScienceDirect, dan Portal Garuda dengan rentang publikasi 2015–2025. Dari 187 artikel awal, diperoleh 22 sumber utama yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu memuat data kuantitatif biaya pengelolaan limbah padat di Indonesia. Data biaya dinormalisasi ke tahun dasar 2024 menggunakan Indeks Harga Produsen dengan rata-rata inflasi 3,2% per tahun, kemudian dianalisis menggunakan content analysis komparatif. Hasil menunjukkan bahwa substitusi bahan bakar boiler dari serat dan cangkang memberikan penghematan tertinggi (Rp66.200 per ton Tandan Buah Segar/TBS), diikuti komposting tandan kosong (Rp36.500 per ton TBS), gasifikasi (Rp33.300 per ton TBS), dan pirolisis (Rp25.700 per ton TBS). Potensi penghematan tahunan untuk PKS tipikal berkapasitas 180.000 ton TBS mencapai Rp16,2 miliar, namun realisasi aktual di lapangan hanya Rp9,8 miliar atau 6,2% dari total biaya produksi. Skala PKS berpengaruh positif terhadap penghematan, dengan PKS skala besar (>40 ton TBS/jam) mencapai Rp71.000 per ton TBS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen limbah padat berkelanjutan berbasis eco-efficiency efektif memangkas biaya produksi PKS di Sumatera Utara, dengan rekomendasi prioritas pada substitusi boiler. Implikasi praktisnya, PKS skala kecil tetap dapat mengadopsi teknologi sederhana. Saran penelitian lanjutan adalah validasi lapangan pada tiga PKS dengan skala berbeda.
Efektivitas Affiliate Marketing terhadap Purchase Decision dengan Content Marketing sebagai Variabel Mediasi Ariane Widi Wardah; Asep Muhamad Ramdan; R. Deni Muhammad Danial
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9393

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumen dalam melakukan aktivitas belanja, terutama melalui platform e-commerce berbasis media sosial seperti TikTok Shop. Perubahan ini mendorong perusahaan memanfaatkan strategi affiliate marketing untuk meningkatkan minat dan keputusan pembelian konsumen, khususnya pada industri skincare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh affiliate marketing terhadap keputusan pembelian dengan content marketing sebagai variabel mediasi pada konsumen Generasi Z pengguna produk Emina di Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner online kepada 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap content marketing. Selain itu, content marketing juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini turut menemukan bahwa content marketing mampu memediasi hubungan antara affiliate marketing dan keputusan pembelian secara signifikan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa strategi affiliate marketing akan lebih efektif dalam memengaruhi keputusan pembelian apabila didukung oleh content marketing yang menarik, informatif, dan relevan dengan kebutuhan konsumen Generasi Z. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan skincare dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif melalui pemanfaatan affiliate marketing dan content marketing yang ada di media sosial.
Upaya Menurunkan Waktu Tunggu melalui Pelatihan Manajemen Waktu dan Pelayanan Prima di Puskesmas Sungai Mariam Al Fitri Aulia; Nurhasanah Nurhasanah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9394

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, termasuk Puskesmas Sungai Mariam. Salah satu permasalahan yang sering terjadi di puskesmas adalah lamanya waktu tunggu pelayanan poli yang dapat memengaruhi mutu pelayanan dan tingkat kepuasan pasien. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, serta memberikan solusi terhadap permasalahan waktu tunggu pelayanan poli di Puskesmas Sungai Mariam Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara, studi dokumentasi, serta analisis manajemen pelayanan kesehatan menggunakan metode Fishbone Diagram untuk mengetahui akar penyebab masalah. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa lamanya waktu tunggu dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, metode pelayanan yang belum optimal, sistem antrean yang kurang efektif, serta manajemen waktu kerja tenaga kesehatan yang belum terorganisasi dengan baik. Selain itu, kurangnya koordinasi antarpetugas juga menjadi faktor pendukung terjadinya keterlambatan pelayanan. Solusi yang dirancang berupa pelatihan manajemen waktu dan pelayanan prima bagi tenaga kesehatan guna meningkatkan efisiensi pelayanan, kemampuan komunikasi efektif, serta kualitas pelayanan kepada pasien. Implementasi plan of action yang disusun diharapkan mampu menurunkan waktu tunggu pelayanan poli, meningkatkan kinerja tenaga kesehatan, memperbaiki sistem pelayanan di puskesmas, serta meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan secara berkelanjutan dan optimal bagi seluruh masyarakat sekitar wilayah kerja puskesmas tersebut.
Makna Evaluasi dalam Manajemen Pendidikan sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Fitri Dwi Cahyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9395

Abstract

Mutu pendidikan merupakan salah satu faktor krusial dalam memperbaiki kualitas sumber daya manusia dan keberhasilan pelaksanaan pendidikan. Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, evaluasi memiliki peran penting sebagai bagian dari fungsi manajemen pendidikan untuk menilai, mengendalikan, dan memperbaiki pelaksanaan pendidikan secara berkelanjutan. Namun, pelaksanaan pada evaluasi di lembaga pendidikan masih sering dipahami sebatas kegiatan penilaian hasil belajar dan belum digunakan secara maksimal sebagai landasan pengambilan keputusan untuk peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna evaluasi dalam manajemen pendidikan, peran evaluasi dalam meningkatkan mutu pendidikan, serta implementasi evaluasi dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan (library research). Data penelitian ini diperoleh dari buku dan artikel penelitian yang relevan dengan topik penelitian, kemudian diproses melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi memiliki makna penting dalam manajemen pendidikan karena tidak hanya berfungsi sebagai alat penilaian, tetapi juga sebagai sarana pengendalian, refleksi, dan perbaikan mutu pendidikan. Evaluasi berperan sebagai alat kendali mutu untuk mengetahui tingkat keberhasilan program pendidikan, efektivitas proses pembelajaran, serta berbagai kendala dalam pelaksanaan pendidikan. Implementasi evaluasi dapat dilakukan melalui akreditasi dan supervisi pendidikan. Evaluasi yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan dapat membantu meningkatkan mutu pendidikan secara efektif dan efisien.
Integrasi Nilai Kearifan Lokal Tri Hita Karana dengan Pancasila dan 4 Pilar Kebangsaan Komang Gde Satria Wibawa; Ni Made Andini Isaka Nariswari; Bunga Roulina Manalu; Daniel Honin; I Wayan Putra Yasa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsep Kearifan Lokal Tri Hita Karana, Pancasila, dan 4 Pilar Kebangsaan dalam memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara melalui pendekatan literature review. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji sepuluh artikel ilmiah yang relevan terkait penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam kehidupan sosial, pendidikan, budaya, dan kebangsaan. Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, menyeleksi, serta mengevaluasi berbagai sumber literatur untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai keterkaitan antara nilai kearifan lokal Bali dengan ideologi nasional Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Tri Hita Karana memiliki keselarasan yang kuat dengan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan (parhyangan), manusia dengan sesama manusia (pawongan), dan manusia dengan lingkungan (palemahan). Ketiga aspek tersebut sejalan dengan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila. Selain itu, Tri Hita Karana juga berkaitan erat dengan implementasi dharma agama dan dharma negara yang mendukung penguatan 4 Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam kehidupan masyarakat terbukti mampu memperkuat karakter bangsa, meningkatkan sikap toleransi, menumbuhkan rasa persatuan, serta menciptakan kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal Tri Hita Karana dengan nilai-nilai kebangsaan dapat menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat Indonesia yang berkarakter, toleran, dan berwawasan kebangsaan.
Analisis Yuridis pada Perbuatan Melawan Hukum dalam Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Berdasarkan Presfektif Hukum Perdata Rifa Zalfa Rohadatul Aisy; Khaila Richli Marcelina; Muhamad Rizky Alfarizy; Naila Azara Putri; Farahdinny Siswajanthy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9398

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memperluas ruang interaksi masyarakat melalui platform media sosial, tetapi pada saat yang sama meningkatkan risiko pelanggaran terhadap hak-hak sipil, salah satunya pencemaran nama baik. Dalam hukum perdata Indonesia, pencemaran nama baik dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata apabila menimbulkan kerugian bagi pihak lain, baik kerugian material maupun immaterial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanganggung jawab perdata pelaku pencemaran nama baik di media sosial, unsur-unsur perbuatan melawan hukum yang harus dipenuhi, bentuk kerugian yang dapat dituntut, serta mekanisme ganti rugi yang tersedia bagi korban. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unggahan, komentar, atau pernyataan di media sosial yang menyerang kehormatan, reputasi, atau nama baik seseorang dapat dinyatakan sebagai perbuatan melawan hukum apabila memenuhi unsur perbuatan, kesalahan, kerugian, dan hubungan kausal antara tindakan pelaku dengan kerugian korban. Korban berhak mengajukan gugatan perdata untuk memperoleh ganti rugi atas kerusakan reputasi, penderitaan immaterial, serta kerugian finansial yang muncul akibat penyebaran informasi yang merugikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya perlindungan hukum terhadap reputasi individu di ruang digital serta perlunya kehati-hatian pengguna media sosial dalam menyampaikan pendapat agar tidak melanggar hak orang lain. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti perlunya pembuktian yang cermat melalui tangkapan layar, jejak digital, identitas akun, saksi, serta dampak nyata yang dialami korban, sehingga tuntutan ganti rugi tidak hanya didasarkan pada perasaan tersinggung, tetapi pada kerugian yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum di pengadilan perdata Indonesia.
Pengukuran Tingkat Produktivitas Produksi dengan Pendekatan Objectives Matrix (Omax) pada UD. XYZ Vava Surya Pambudi; Erni Puspanantasari Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9399

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada UD. XYZ, perusahaan industri pengolahan kayu di Desa Lidahkulon, Kecamatan Lakarsantri, yang memproduksi kayu flooring dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 25 orang. Permasalahan utama perusahaan adalah fluktuasi produktivitas produksi selama periode Oktober 2025 hingga Maret 2026 yang ditandai dengan ketidakstabilan pencapaian target produksi, tingginya tingkat absensi tenaga kerja, serta penggunaan energi listrik yang belum efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas bagian produksi serta mengidentifikasi peningkatan produktivitas menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) dengan pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penilaian produktivitas dilakukan melalui lima rasio, yaitu rasio hasil produksi terhadap jam kerja aktual, hasil produksi terhadap target produksi, produk tidak cacat terhadap total produksi, hasil produksi terhadap konsumsi energi listrik, serta jam kerja aktual terhadap jam absensi tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produktivitas perusahaan selama periode pengamatan cenderung tidak stabil. Nilai indeks produktivitas tertinggi terjadi pada Oktober 2025 sebesar 2,267% dengan nilai current 980, sedangkan nilai terendah terjadi pada Januari 2026 sebesar -0,617% dengan nilai current 115 akibat penurunan hasil produksi dan meningkatnya absensi tenaga kerja. Rata-rata indeks produktivitas selama enam periode sebesar 0,586%. Faktor yang memengaruhi penurunan produktivitas meliputi manusia, material, mesin, lingkungan kerja, dan metode kerja. Upaya perbaikan yang disarankan meliputi peningkatan disiplin kerja, perawatan mesin rutin, pengoptimalan penggunaan energi listrik, serta perbaikan metode dan lingkungan kerja.