cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Analisis Perbandingan Kinerja WireGuard dan OpenVPN pada VPN Site-to-Site Server Debian Yoel Simbolon; Devi Sari Delima Tumanggor; Efrans Surbakti; Lotar Mateus Sinaga
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11029

Abstract

Virtual Private Network (VPN) site-to-site banyak digunakan untuk menghubungkan dua jaringan lokal yang terpisah secara geografis melalui jaringan publik secara aman. Perbedaan arsitektur antara OpenVPN, yang berjalan di ruang pengguna (user space), dan WireGuard, yang berjalan di dalam kernel, diperkirakan menghasilkan perbedaan kinerja yang signifikan namun belum dievaluasi secara kuantitatif pada server Debian. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja WireGuard dan OpenVPN pada VPN site-to-site yang diterapkan di server berbasis Debian. Eksperimen dilakukan pada lingkungan tervirtualisasi menggunakan Oracle VirtualBox dengan dua gateway yang membentuk terowongan, dan lima parameter diukur menggunakan iperf3, ping, dan mpstat: throughput, latency, jitter, packet loss, dan utilisasi CPU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WireGuard secara signifikan mengungguli OpenVPN, dengan throughput TCP sebesar 94 Mbit/s dibanding 27,5 Mbit/s (sekitar 3,4 kali lebih tinggi), latency rata-rata yang lebih rendah (1,493 ms berbanding 1,659 ms), serta packet loss 0% berbanding 71% pada beban UDP 100 Mbit/s, dengan utilisasi CPU yang setara sekitar 100%. Temuan ini menunjukkan bahwa arsitektur WireGuard yang berbasis kernel memberikan efisiensi dan kapasitas tunnel yang lebih tinggi dibanding OpenVPN yang berbasis ruang pengguna, sehingga dapat menjadi acuan praktis dalam pemilihan protokol VPN site-to-site yang mengutamakan throughput tinggi dan efisiensi sumber daya.
Ekspansi Brand, Sistem Gaji, dan ICT dalam Operasional Live Streaming Agency Sara Imelda; Amrina Yulfajar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara jumlah brand yang ditangani dengan total gaji karyawan pada sebuah Live Streaming Agency, serta mendeskripsikan peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) dalam meningkatkan performa operasional live streaming. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Perumahan Kahuripan Nirwana Blok BD 1 No.16, Kelurahan Sumput, Kabupaten Sidoarjo. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan host live streaming, observasi studio agency, serta dokumentasi internal berupa data gaji dan aktivitas operasional selama masa magang 13 April 2026 hingga 13 Agustus 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah brand yang ditangani agency berdampak pada meningkatnya jam kerja live streaming, kebutuhan koordinasi operasional, dan total gaji karyawan. Sistem ICT seperti dashboard monitoring, platform marketplace, perangkat streaming, dan spreadsheet digital terbukti meningkatkan efisiensi kerja, akurasi pelaporan, serta produktivitas host. Temuan ini menunjukkan bahwa jumlah brand tidak hanya memengaruhi pendapatan agency, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan karyawan melalui bertambahnya jam kerja dan intensitas aktivitas live streaming. Selain itu, pemanfaatan ICT secara konsisten terbukti mampu mempercepat proses administrasi dan mendukung pengambilan keputusan operasional secara lebih efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian akuntansi manajemen dan ekonomi digital dengan menunjukkan hubungan antara ekspansi brand, pemanfaatan ICT, dan sistem kompensasi dalam industri live commerce. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cakupan yang lebih luas guna memperkuat temuan ini.
Analisis Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan dalam Meningkatkan Kepuasan Masyarakat di Kecamatan Balongbendo Varrell Fernanda Maesa Ayu; Erlina Yunanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11036

Abstract

The fulfillment of public needs for civil registration documents is highly dependent on the quality of services provided by government institutions. Based on this issue, this study aims to analyze the quality of population administration services in supporting public satisfaction in Balongbendo Subdistrict, Sidoarjo Regency. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The research informants consisted of the Head of the Service Section, employees responsible for population administration services, and community members who had used the services. The data analysis process was carried out through several stages, including data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing, using the Miles and Huberman model. The findings indicate that the services have generally been implemented well. This is reflected in the friendly attitude of the employees, their willingness to assist the public, and the delivery of information that is easy to understand. However, several obstacles remain in the service process, particularly queues at certain times and incomplete administrative requirements submitted by some community members. Therefore, improvements in service efficiency and facility comfort are needed to provide the public with a better service experience.
Analisis Kinerja Model Machine Learning untuk Memprediksi Data Deret Waktu: Sebuah Tinjaun Irsan Hanafiah; Regiolina Hayami
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja model Machine Learning dan Deep Learning dalam memprediksi data deret waktu (time series) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan terhadap 27 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2026 dan diperoleh dari berbagai basis data bereputasi, seperti Scopus, IEEE Xplore, ScienceDirect, MDPI, dan Google Scholar. Penelitian ini difokuskan pada identifikasi algoritma yang paling dominan digunakan, perbandingan kinerja antara model tunggal dan model hybrid, serta faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan performa prediksi. Hasil kajian menunjukkan bahwa algoritma Long Short-Term Memory (LSTM), Gated Recurrent Unit (GRU), dan Extreme Gradient Boosting (XGBoost) merupakan metode yang paling banyak digunakan karena mampu menangani pola temporal yang kompleks dan dinamis. LSTM unggul dalam menangkap ketergantungan jangka panjang, GRU menawarkan efisiensi komputasi yang lebih baik dengan tingkat akurasi yang sebanding, sedangkan XGBoost memiliki stabilitas tinggi dan kemampuan yang baik dalam mengatasi overfitting. Selain itu, model hybrid seperti CNN-LSTM, ARIMA-LSTM, Wavelet-GRU, dan Autoencoder-CNN-LSTM secara konsisten menunjukkan kinerja yang lebih unggul dibandingkan model tunggal berdasarkan metrik evaluasi RMSE, MAE, MAPE, dan SMAPE. Faktor-faktor seperti rekayasa fitur, pra-pemrosesan data, reduksi noise, optimasi hiperparameter, serta strategi ensemble dan hybrid terbukti berperan penting dalam meningkatkan akurasi prediksi. Dengan demikian, pendekatan hybrid dinilai lebih efektif dan andal dalam menangani karakteristik data deret waktu yang kompleks, nonlinier, volatil, dan mengandung ketidakpastian tinggi pada berbagai bidang aplikasi modern.
Analisa Kebutuhan Pengadaan Produk Aplikasi Transformasi Digital Lembaga XYZ Tahun 2025 M. Hanif Jusuf; Syam Gunawan; Febriansyah Ramadhan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11038

Abstract

Lembaga XYZ saat ini menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan infrastruktur aplikasi eksisting yang lambat, tidak stabil, serta belum terintegrasi secara menyeluruh, sehingga menghambat efisiensi operasional tata kelola organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kebutuhan pengadaan aplikasi berbasis produk jadi (off-the-shelf) dengan kustomisasi terbatas, yang diselaraskan dengan regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah agar tetap akuntabel dan transparan. Fokus analisis diarahkan secara spesifik pada lima klaster aplikasi utama organisasi, yaitu SIMPEG+SSO, Monitoring SAR, Pelatihan SDM, Pencatatan Beacon, serta Kesiapan SDM dan Alat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data observasi dan studi literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan berbasis platform dengan arsitektur modern (microservices, Kubernetes, API gateway, dan sistem SSO terpusat) jauh lebih efektif, aman, mudah dikembangkan, dan efisien dalam jangka panjang dibandingkan metode pengembangan mandays konvensional. Sebagai validasi praktis, studi kasus ICONSTELLA digunakan sebagai ilustrasi nyata untuk menggambarkan kesesuaian antara ketersediaan produk di pasar dengan kebutuhan fungsional Lembaga XYZ. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan dokumen Harga Perkiraan Sendiri (HPS) serta Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang ketat untuk mempercepat proses tender publik. Implementasi strategi transformasi digital ini diharapkan mampu mengoptimalkan performa layanan, meningkatkan skalabilitas sistem, serta menjamin integrasi data yang andal di lingkungan Lembaga XYZ pada tahun 2025.
Pengaruh Komunikasi dan Kepercayaan terhadap Kinerja Kemitraan Bisnis pada CV. Golden Executif (Syntif Group) Makassar Asni Juliana Salampe; Azhary Ismail; Ihsan Guntur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dan kepercayaan terhadap kinerja kemitraan bisnis pada CV. Golden Executif (Syntif Group) Makassar. Kemitraan bisnis yang efektif memerlukan komunikasi yang baik serta tingkat kepercayaan yang tinggi guna menciptakan hubungan kerja sama yang produktif dan berkelanjutan. Namun, masih terdapat berbagai kendala dalam pelaksanaan kemitraan, seperti kurangnya keterbukaan informasi, koordinasi yang belum optimal, dan tingkat kepercayaan yang beragam di antara mitra usaha. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana komunikasi dan kepercayaan memengaruhi kinerja kemitraan bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri atas seluruh mitra usaha CV. Golden Executif (Syntif Group) Makassar yang berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja kemitraan bisnis. Komunikasi yang efektif mampu meningkatkan koordinasi, pemahaman, dan kerja sama antar pihak, sedangkan kepercayaan memperkuat komitmen serta mengurangi ketidakpastian dalam hubungan kemitraan. Dengan demikian, peningkatan kualitas komunikasi dan kepercayaan dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja kemitraan bisnis pada CV. Golden Executif (Syntif Group) Makassar.
Pengaruh Penerapan Artificial Intelligence terhadap Fleksibilitas Pemasaran pada Perusahaan E-commerce di Kota Surabaya dan Sekitarnya Hadi, Ahmad Daniel; Nugroho, Agung Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1104

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi dampak pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap keluwesan strategi pemasaran pada perusahaan e-commerce yang beroperasi di wilayah Surabaya. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring kepada 31 responden yang aktif dalam bidang pemasaran digital. Teknik analisis yang diterapkan adalah regresi linier sederhana untuk mengukur hubungan antara dua variabel utama. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan AI secara signifikan mendorong peningkatan kemampuan perusahaan dalam menyesuaikan strategi pemasaran secara adaptif terhadap dinamika pasar yang terus berubah.
Pengaruh Social Media Marketing dan Kredibilitas Influencer terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Lokal (Ventela) Bali Melalui Consumer Engagement sebagai Variabel Mediasi Nilna Muna; Nyoman Dordy Surya Divana Putra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11040

Abstract

This research was conducted in Denpasar City at Ventela Bali, located on Serma Mendra Street, Denpasar, Bali. Ventela Bali operates as a distributor of local footwear products in Denpasar. The study aimed to analyze the influence of Social Media Marketing and Influencer Credibility on Purchase Decisions through Consumer Engagement at Ventela Bali. This study employed a quantitative research approach with a sample of 92 respondents. Both quantitative and qualitative data were utilized, obtained from primary and secondary sources. Data were collected through documentation, questionnaires, and online data searching. The data were analyzed using the Partial Least Squares (PLS) method with SmartPLS 4 software. The results revealed that Social Media Marketing had a positive and significant direct effect on the purchase decisions of Ventela local shoes. Influencer Credibility had a positive but insignificant direct effect on purchase decisions. Likewise, Consumer Engagement had a positive but insignificant direct effect on purchase decisions. Furthermore, Social Media Marketing had a positive and significant direct effect on Consumer Engagement, while Influencer Credibility also had a positive and significant direct effect on Consumer Engagement. Regarding the indirect effects, Consumer Engagement showed a positive but insignificant mediating role in the relationship between Social Media Marketing and Purchase Decisions. Similarly, Consumer Engagement demonstrated a positive but insignificant mediating role in the relationship between Influencer Credibility and Purchase Decisions at Ventela Bali.
Pengaruh Kepercayaan, Kemudahan, dan Persepsi Keamanan terhadap Minat Menggunakan E-Wallet Dana (Studi Kasus Generasi Z di Surabaya) Alfathan Fajar Putra; Santirianingrum Soebandhi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan, kemudahan penggunaan, dan persepsi keamanan terhadap minat menggunakan e-wallet DANA pada Generasi Z di Surabaya. Perkembangan teknologi keuangan digital mendorong meningkatnya penggunaan e-wallet sebagai alat pembayaran non-tunai, khususnya di kalangan Generasi Z yang memiliki tingkat adaptasi tinggi terhadap teknologi. Namun, masih terdapat perbedaan hasil penelitian terdahulu terkait faktor-faktor yang memengaruhi minat penggunaan e-wallet sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Generasi Z di Surabaya yang mengetahui atau mengenal e-wallet DANA. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat menggunakan e-wallet DANA. Kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan e-wallet DANA. Persepsi keamanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan e-wallet DANA. Secara simultan, kepercayaan, kemudahan penggunaan, dan persepsi keamanan berpengaruh terhadap minat menggunakan e-wallet DANA pada Generasi Z di Surabaya. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa kemudahan penggunaan dan keamanan menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan oleh penyedia layanan e-wallet dalam meningkatkan minat penggunaan, khususnya pada Generasi Z. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan perilaku penggunaan teknologi keuangan digital.
Kritik terhadap Antroposentrisme dan Penguatan Ekosentrisme dalam Tata Kelola Ekowisata Danau Kakaban Weny Yulianingsih; Muhammad Sarjan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11046

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kecenderungan pendekatan antroposentris dalam pengelolaan ekowisata Danau Kakaban, menganalisis dampaknya terhadap keberlanjutan ekosistem, serta merumuskan integrasi prinsip etika ekosentrisme sebagai dasar pengelolaan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode literature review dengan sumber data berupa regulasi pengelolaan kawasan, data kunjungan wisata, artikel berita, dan literatur ilmiah yang berkaitan dengan etika lingkungan, ekowisata, serta ekologi kelautan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan ekowisata Danau Kakaban masih didominasi oleh paradigma antroposentris yang berorientasi pada kepentingan dan pengalaman wisatawan. Kondisi ini tercermin dari belum diterapkannya daya dukung ekologis berbasis indikator biologi secara operasional, masih diperbolehkannya interaksi langsung wisatawan dengan biota endemik, serta lemahnya pengawasan preventif terhadap aktivitas wisata. Pendekatan tersebut berkontribusi terhadap degradasi ekosistem, termasuk hilangnya populasi ubur-ubur endemik yang diduga dipengaruhi oleh akumulasi tekanan wisata dan kontaminasi senyawa kimia dari produk perawatan pribadi wisatawan pada ekosistem danau tertutup yang rentan. Temuan penelitian menegaskan bahwa pendekatan antroposentris tidak lagi memadai untuk pengelolaan kawasan ekowisata yang sensitif secara ekologis. Oleh karena itu, diperlukan transformasi menuju paradigma ekosentris melalui penetapan daya dukung berbasis indikator ekologis, penerapan wisata non-kontak, penguatan edukasi lingkungan, serta kebijakan preventif berbasis prinsip kehati-hatian guna menjaga keberlanjutan ekosistem dan nilai wisata Danau Kakaban dalam jangka panjang.

Page 65 of 830 | Total Record : 8292