cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Motivasi Berwirausaha, dan Efikasi Diri Terhadap Minat Berwirausaha dengan Moderasi Social Media Influencer Pada Alumni FEB Universitas Bangka Belitung Muthia Az- Zahra; Dian Prihardini Wibawa; Hamsani Hamsani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8826

Abstract

Rendahnya persentase alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung (FEB UBB) yang terjun ke dunia wirausaha—hanya berkisar 9–10%—meskipun telah menempuh pendidikan kewirausahaan menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha, serta menguji peran moderasi social media influencer dalam hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM‑PLS) pada 210 responden yang dipilih secara proporsional cluster sampling dari populasi alumni tiga tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan efikasi diri masing‑masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, dengan efikasi diri sebagai prediktor terkuat (β=0,393). Social media influencer juga memiliki pengaruh langsung positif yang signifikan (β=0,172). Analisis moderasi mengungkapkan bahwa social media influencer memperlemah hubungan antara pendidikan kewirausahaan dan minat berwirausaha (β=-0,233), tetapi sebaliknya memperkuat pengaruh motivasi berwirausaha (β=0,158) dan efikasi diri (β=0,187) terhadap minat berwirausaha. Temuan ini mendukung kerangka Social Cognitive Theory serta menegaskan perlunya integrasi praktik kewirausahaan di kampus dan penguatan literasi digital agar pengaruh influencer dapat dioptimalkan secara positif. Implikasi studi ini merekomendasikan kolaborasi antara institusi pendidikan dan figur digital kredibel untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang adaptif di era digital.
Analisis Pemasaran Produk Perbankan Syariah secara Online dengan Model The Circular Model of SOME (Share, Optimize, Manage, Engange) di BSI Panyabungan Sumatera Utara Ummi Latifah; Era Sonita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8827

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya penggunaan jasa bank syariah di wilayah Panyabungan dibandingkan dengan bank konvensional, meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam. Fenomena ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai produk dan prinsip syariah, serta adanya kesenjangan antara layanan digital yang tersedia dengan literasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan The Circular Model of SoMe (Share, Optimize, Manage, Engage) dalam strategi pemasaran online di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Panyabungan serta menganalisis integrasi prinsip-prinsip syariah di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen bank dan nasabah, serta observasi langsung terhadap aktivitas media sosial BSI Panyabungan. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model SOME di BSI KCP Panyabungan telah berjalan dengan dominasi pada platform Facebook dan WhatsApp. Pada tahap Share, konten masih didominasi oleh promosi komersial (70%) dibandingkan edukasi syariah, sehingga aspek Tabligh (edukasi) belum optimal. Pada tahap Engage, BSI Panyabungan menunjukkan kinerja sangat baik dengan kecepatan respon (Service Level Agreement) di bawah 30 menit, yang mencerminkan nilai Fathanah dan Amanah. Secara keseluruhan, strategi pemasaran digital efektif dalam konversi penjualan (khususnya produk Gadai Emas dan Griya), namun perlu ditingkatkan dalam aspek literasi ideologis syariah dan penggunaan konten lokal untuk membangun kepercayaan masyarakat secara lebih mendalam.
Pengaruh Paylater dan Financial Literacy Terhadap Perilaku Konsumtif Gen Z Di Kabupaten Pangkep Hilma Arifin; Muhaimin Muhaimin; Alamsjah Alamsjah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Paylater dan Financial Literacy terhadap Perilaku Konsumtif Gen Z Kabupaten Pangkep. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi Z dikabupaten pangkep yang menggunakan pay later. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paylater berpengaruh negativ signifikan terhadap perilaku konsumtif gen z, selanjutnya financial literacy berpengaruh negativ tetapi tidak signifikan terhadap perilaku konsumtif gen Z di kabupaten pangkep.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Lingkungan Kerja dan Keterlibatan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kecamatan Banjarsari Surakarta Dian Linud Hasnanda; Asih Handayani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8829

Abstract

Kecamatan Banjarsari merupakan salah satu wilayah administratif di Kota Surakarta yang memiliki jumlah kelurahan terbanyak sehingga menuntut kualitas pelayanan publik yang optimal dari para pegawainya. Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik, kinerja pegawai menjadi faktor penting yang dipengaruhi oleh berbagai aspek organisasi, seperti kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan keterlibatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan keterlibatan kerja terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Populasi penelitian berjumlah 33 orang dan seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik sampel jenuh. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Banjarsari. Sementara itu, keterlibatan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung sebesar 17,353 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai adjusted R² sebesar 0,605 yang berarti variabel kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan keterlibatan kerja mampu menjelaskan pengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 60,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Gambaran Penyimpanan Obat di Apotek ”X” Kota Pekanbaru Tahun 2026 Meyrika Putri Wandala; Suci Bettiza Oktarisma; Armon Fernando
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8830

Abstract

Penyimpanan obat merupakan salah satu bagian penting dalam pengelolaan perbekalan farmasi yang bertujuan menjaga mutu, keamanan, serta ketersediaan obat agar tetap layak digunakan. Penyimpanan yang baik juga berperan dalam mencegah kerusakan, kehilangan, penyalahgunaan, dan memudahkan proses pencarian maupun pengawasan sediaan farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat di Apotek “X” Kota Pekanbaru Tahun 2026 berdasarkan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung terhadap sistem penyimpanan obat di apotek. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan obat di Apotek “X” telah menggunakan rak atau etalase sebagai tempat penyimpanan. Penataan obat dilakukan berdasarkan urutan alfabetis, bentuk sediaan, dan indikasi obat. Obat yang mengandung prekursor disimpan secara terpisah dari golongan obat lainnya. Suhu penyimpanan obat disesuaikan dengan ketentuan yang tertera pada kemasan, sedangkan obat dengan penyimpanan khusus ditempatkan di dalam kulkas. Sistem pengeluaran obat menggunakan metode First Expired First Out (FEFO). Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian pada penyimpanan obat Look Alike Sound Alike (LASA) dan high alert yang masih disimpan berdekatan dengan obat lain serta belum seluruhnya diberi label khusus. Penyimpanan obat kedaluwarsa telah dilakukan secara terpisah sebelum dimusnahkan.
Pengaruh Persepsi Manfaat dan Kemudahan Penggunaan Teknologi Blockchain Terhadap Kualitas Informasi Akuntansi Dewi Karlina; Sri Anik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat dan kemudahan penggunaan teknologi blockchain dalam bidang akuntansi terhadap peningkatan kualitas informasi akuntansi. Perkembangan teknologi digital mendorong organisasi untuk mengadopsi sistem informasi yang lebih transparan, aman, dan efisien, salah satunya melalui penerapan teknologi blockchain. Dalam konteks akuntansi, blockchain dinilai mampu meningkatkan akurasi pencatatan transaksi, mengurangi risiko manipulasi data, serta mempercepat proses verifikasi informasi keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang memahami penggunaan teknologi informasi dalam akuntansi. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik melalui aplikasi SPSS dengan model regresi linier berganda sebagai alat pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan kemudahan penggunaan teknologi blockchain berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas informasi akuntansi. Persepsi manfaat memberikan kontribusi terhadap peningkatan efektivitas dan keandalan informasi akuntansi, sedangkan kemudahan penggunaan mendorong pengguna untuk lebih optimal dalam memanfaatkan teknologi blockchain dalam proses akuntansi. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat penerimaan pengguna terhadap teknologi blockchain, maka semakin baik kualitas informasi akuntansi yang dihasilkan. Oleh karena itu, penerapan teknologi blockchain dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung transformasi digital di bidang akuntansi dan pelaporan keuangan.
Pengaruh Pertumbuhan Pendapatan, Intensitas Aset Tetap, Komisaris Independen, dan Komite Audit Terhadap Manajemen Pajak Anita Diansari; Andri Syahputra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan pendapatan, intensitas aset tetap, komisaris independen, dan komite audit terhadap manajemen pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Manajemen pajak merupakan strategi perusahaan dalam mengelola kewajiban perpajakan secara legal dan efisien guna meminimalkan beban pajak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sektor energi yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs perusahaan terkait. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 12 perusahaan dengan total 60 data observasi setelah dilakukan outlier. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Intensitas aset tetap juga berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak karena adanya beban penyusutan yang dapat mengurangi laba kena pajak perusahaan. Sementara itu, komisaris independen dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Secara simultan, pertumbuhan pendapatan, intensitas aset tetap, komisaris independen, dan komite audit berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Nilai adjusted R-square sebesar 35% menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan variasi manajemen pajak sebesar 35%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan, investor, dan peneliti selanjutnya terkait praktik manajemen pajak pada sektor energi di Indonesia.
Analisis Fraud Diamond Theory dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan (Studi pada Industri Manufaktur subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar BEI) Selvi Janiati Br Perangin Angin; Gede Putu Agus Jana Susila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fraud Diamond Theory terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2024. Fraud Diamond Theory terdiri atas empat elemen utama, yaitu pressure, opportunity, rationalization, dan capability yang diproksikan masing-masing melalui external pressure, ineffective monitoring, change in auditor, dan change in director. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 88 sampel observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26, disertai uji statistik deskriptif dan uji asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa external pressure berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan dengan arah hubungan negatif, yang mengindikasikan bahwa rendahnya leverage memberikan peluang lebih besar bagi manajemen untuk melakukan manipulasi laporan keuangan akibat lemahnya pengawasan kreditur. Sementara itu, ineffective monitoring dan change in auditor tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan komisaris independen dan pergantian auditor cenderung hanya sebagai bentuk pemenuhan regulasi formal. Sebaliknya, change in director berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan karena pergantian direksi dapat menciptakan ketidakstabilan organisasi dan membuka peluang penyalahgunaan wewenang oleh direksi baru. Penelitian ini memperkuat Fraud Diamond Theory bahwa capability menjadi faktor penting dalam terjadinya kecurangan laporan keuangan.
Peran Islamic Social Finance dalam Mendukung Pencapaian Maqashid Syariah Aulia Mutiara Salma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8834

Abstract

Islamic Economics melalui instrumen Islamic Social Finance memiliki posisi strategis dalam menciptakan keadilan sosial, pemerataan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berbagai instrumen seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, dan qard hasan mempunyai potensi yang besar dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat serta membantu tercapainya tujuan Maqashid Syariah, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Islamic Social Finance dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi dalam mengoptimalkan pencapaian Maqashid Syariah melalui pemanfaatan instrumen-instrumen tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamic Social Finance memiliki kontribusi yang besar dalam upaya pengentasan kemiskinan, perluasan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penciptaan kesempatan kerja, serta pengembangan UMKM berbasis syariah. Implementasi zakat produktif, wakaf produktif, dan pembiayaan sosial melalui skema qard hasan terbukti efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Meskipun Islamic Social Finance memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian Maqashid Syariah, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi masyarakat, terbatasnya profesionalisme lembaga pengelola, kurang optimalnya pemanfaatan dana produktif, serta lemahnya integrasi dengan kebijakan pembangunan nasional. Selain itu, masalah tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas juga memengaruhi tingkat kepercayaan publik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kualitas SDM, inovasi pengelolaan, dan sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, serta masyarakat agar peran Islamic Social Finance dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Faktor Penentu ROA PT Bank Syariah Indonesia Tbk: BOPO, FDR dan NPF Tahun 2021-2025 Rizqina Faraaj; Alfaridzi Akasyah; Yani Aguspriyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8838

Abstract

This study analyzes the determinants of Return on Assets (ROA) at PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) during 2021–2025, focusing on Operational Expense to Operational Income (BOPO), Financing to Deposit Ratio (FDR), and Non-Performing Financing (NPF). After the 2021 merger of state-owned Islamic banks, BSI experienced rapid growth within Indonesia’s sharia banking industry, supported by risk-sharing principles and increasing public demand. However, profitability fluctuations remain influenced by operational efficiency, liquidity management, and financing risk. Previous studies generally found BOPO negatively affects ROA, FDR produces mixed results, and NPF reduces profitability, yet few studies specifically examine BSI’s post-merger condition. This research applies a quantitative explanatory method using secondary time-series data from BSI’s audited financial reports. Data were analyzed using multiple linear regression in Stata after classical assumption tests, including stationarity through the Augmented Dickey-Fuller test. The regression model produced ΔROA = -0.000357ΔFDR - 0.073418ΔBOPO - 0.143822ΔNPF + ε with F-statistic 148.19 (p=0.000) and R²=0.9674. The findings show BOPO has a significant negative effect on ROA, indicating operational efficiency as the main determinant of profitability. Meanwhile, FDR and NPF have negative but insignificant effects, reflecting relatively effective liquidity and risk management. Therefore, BSI should strengthen efficiency through digitalization and cost control strategies