cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Pebisnis yang Beretika Ummi Kalsum; Amanda Lestari; Widya Febriyanti; Aditya Aditya; Astrid Yemima Br Sitohang; Vira Purba; Sri Yunita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9441

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter pebisnis yang beretika di tengah perkembangan bisnis digital. Meningkatnya aktivitas bisnis generasi muda melalui media sosial, marketplace, dan usaha berbasis konten memberi peluang ekonomi yang luas, tetapi juga menimbulkan persoalan etika, seperti manipulasi promosi, informasi produk yang tidak sesuai, plagiarisme merek, penipuan digital, serta orientasi keuntungan yang mengabaikan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Research and Development (R&D) berbasis studi pustaka dan analisis dokumen. Sumber data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, publikasi pemerintah, dan dokumen pendukung yang relevan dengan Pendidikan Kewarganegaraan, pendidikan karakter, kewirausahaan, etika bisnis, UMKM, dan bisnis digital. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber dan teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berperan sebagai sarana pembentukan karakter melalui penanaman nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, integritas, kesadaran hukum, toleransi, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut mendorong pebisnis untuk menjaga kualitas produk, menyampaikan informasi secara benar, menghargai hak konsumen, membangun kepercayaan, dan menghindari praktik usaha yang merugikan masyarakat. Dalam konteks bisnis digital, penguatan nilai kewarganegaraan membantu pelaku usaha menggunakan teknologi secara bijak, profesional, dan berorientasi pada keberlanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya ditentukan oleh inovasi dan keuntungan, tetapi juga oleh kualitas moral pelaku usaha secara sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan perlu diperkuat dalam pembelajaran, pelatihan kewirausahaan, dan pembinaan UMKM agar lahir pebisnis muda yang cerdas, kompetitif, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Implementasi E-Commerce Berbasis CMS pada Toko Duwa Bucket Rizky Tahara Shita; Anita Diana; Viona Marselia Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9442

Abstract

Toko Duwa Bucket merupakan usaha mikro yang bergerak di bidang penjualan buket kado secara daring yang menawarkan berbagai produk kreatif untuk kebutuhan hadiah pada berbagai acara, seperti ulang tahun, wisuda, perayaan, dan momen spesial lainnya. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelanggan serta perkembangan teknologi digital, usaha ini menghadapi beberapa kendala dalam operasional bisnisnya. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi kesulitan dalam melacak status pemesanan pelanggan, informasi produk yang belum tersusun secara terstruktur dan mudah diakses, serta keterbatasan dalam melakukan dokumentasi dan pengelolaan laporan penjualan secara sistematis. Kondisi tersebut berpotensi menghambat efektivitas pelayanan kepada pelanggan dan proses pengambilan keputusan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem E-Commerce berbasis Content Management System (CMS) guna mendukung pengelolaan bisnis yang lebih efektif dan efisien. Sistem dikembangkan menggunakan WordPress sebagai platform utama yang didukung oleh berbagai plugin untuk mengoptimalkan fungsi penjualan dan manajemen data. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis akar permasalahan menggunakan Fishbone Diagram, perancangan model bisnis dengan Business Model Canvas (BMC), serta penerapan strategi pemasaran digital melalui Search Engine Optimization (SEO) dan pendekatan bauran pemasaran 3P yang mencakup Product, Price, dan Promotion. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa website yang dibangun mampu menyediakan katalog produk yang lengkap, fitur keranjang belanja, proses checkout yang terintegrasi, pelacakan pengiriman, serta pembuatan laporan penjualan secara otomatis. Implementasi sistem ini membantu pelanggan dalam melakukan transaksi secara lebih mudah dan nyaman, sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan operasional, pemasaran digital, dan pengembangan usaha bagi pemilik Toko Duwa Bucket.
Analisis Penerapan Etika Bisnis dalam Meningkatkan Kepercayaan Konsumen pada UMKM Telur Asin Wahyu Saputra di Desa Sigentong Kabupaten Brebes Rina Nurli Hidayah; Suwandi Suwandi; Diana Nur Safitri; Eka Shania Fitri; Kamila Cahya Rahmanisha; Elza Nabila Az-zahra; Fathir Ramadhani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis pada UMKM Telur Asin Wahyu Saputra di Desa Sigentong, Kabupaten Brebes, serta mengkaji kontribusinya terhadap pembentukan kepercayaan dan loyalitas konsumen. Etika bisnis memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan jangka panjang antara pelaku usaha dan konsumen, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah yang menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi prinsip-prinsip etika bisnis dalam kegiatan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis pada UMKM Telur Asin Wahyu Saputra diwujudkan melalui kejujuran dalam menjaga kualitas produk, keterbukaan informasi harga, penerapan kebersihan dan higienitas selama proses produksi, serta pemberian pelayanan yang ramah dan responsif kepada konsumen. Selain itu, pelaku usaha menunjukkan tanggung jawab dengan menjaga konsistensi mutu produk dan menghindari praktik usaha yang dapat merugikan pelanggan. Implementasi etika bisnis tersebut memberikan dampak positif terhadap keputusan pembelian konsumen karena mampu meningkatkan kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas pelanggan. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan, antara lain pencatatan administrasi usaha yang lebih sistematis serta standarisasi proses produksi. Secara keseluruhan, penerapan etika bisnis yang baik menjadi faktor strategis dalam meningkatkan keberlanjutan usaha, memperkuat daya saing, dan mendukung perkembangan UMKM di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.
Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap Kehidupan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Gantar Kabupaten Indramayu Iva Nurfadillah; Hamdan Hamdani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9444

Abstract

This research is motivated by the persistently high poverty rate in Indonesia, which is not only related to low community income, but also limited access to education, health, and fulfillment of basic needs. Therefore, the government introduced the Family Hope Program (PKH) as a conditional cash assistance-based social protection effort to improve the welfare of the poor. This study aims to analyze the implementation of PKH on the lives of Beneficiary Families (KPM) in Gantar Village, Indramayu Regency using descriptive qualitative research methods based on social welfare theory. The method used in this study is qualitative with data collection techniques through interviews, observations, and documentation of PKH facilitators and KPM as primary and secondary data sources. The results of the study indicate that the implementation of PKH not only functions as economic assistance, but also as an instrument of social empowerment through stages of data collection, socialization, mentoring, and Family Capacity Building Meeting (P2K2) activities that have a positive impact on community life. The research findings reveal that PKH helps fulfill daily needs, increases access to children's education, family health awareness, and strengthens household economic conditions, although there are still obstacles such as inaccurate data, low community understanding, and limited participation in mentoring activities. The implications of this research show that the success of PKH is largely determined by the quality of social assistance, data validity, and increasing community understanding so that the program can run more effectively and sustainably in improving family welfare.
Pengaruh Kompetensi Guru terhadap Kepuasan Belajar Siswa melalui Kualitas Pembelajaran sebagai Variabel Intervening pada SMAN 10 Pandeglang: sma n 10 pandeglang Ahmad Kholil; Suciyati Lestari; Muhamad Arifin Rizik; Jimmy Purwadi Rahman; Tajudin M.M
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru terhadap kepuasan belajar siswa serta menguji peran kualitas pembelajaran sebagai variabel intervening pada siswa SMAN 10 Pandeglang. Kompetensi guru merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi efektivitas proses pembelajaran dan tingkat kepuasan siswa dalam memperoleh pengalaman belajar di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel yang diteliti. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert kepada siswa sebagai responden. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan uji mediasi untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan belajar siswa serta kualitas pembelajaran. Selain itu, kualitas pembelajaran juga terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan belajar siswa. Temuan uji mediasi mengungkapkan bahwa kualitas pembelajaran berfungsi sebagai variabel intervening parsial yang memperkuat hubungan antara kompetensi guru dan kepuasan belajar siswa. Artinya, peningkatan kompetensi guru tidak hanya berdampak secara langsung pada kepuasan belajar, tetapi juga melalui peningkatan kualitas proses pembelajaran. Secara simultan, kompetensi guru dan kualitas pembelajaran mampu menjelaskan sebesar 23,3% variasi kepuasan belajar siswa, sedangkan 76,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru perlu diimbangi dengan penguatan kualitas pembelajaran guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, bermakna, dan memuaskan bagi peserta didik.
Gaya Bahasa Sarkasme dan Ironi dalam Cerpen Pramoedya Ananta Toer Hamzan Wadi; Yusril Izha Haendrawa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9447

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa sarkasme dan ironi dalam cerpen Pramoedya Ananta Toer sebagai sarana kritik sosial melalui pendekatan stilistika. Tujuannya adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk sarkasme dan ironi serta menganalisis fungsi stilistikanya dalam membangun makna, karakterisasi tokoh, dan pesan sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data cerpen-cerpen seperti “Laki-Laki Korup”, “Mereka yang Dilumpuhkan”, “Sebelum Kau Beranjak Pergi”, “Kemarau”, dan “Yang Sudah Hilang”. Data dikumpulkan dengan teknik baca-catat dan dianalisis melalui identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Berlandaskan teori Leech (1983), Simpson (2003), Keraf (2009), dan Tarigan (2013), hasil penelitian menunjukkan sarkasme hadir melalui diksi kasar, ejekan, dan penggambaran tokoh yang menyakitkan, berfungsi sebagai kritik langsung terhadap ketidakadilan, korupsi birokrasi, dan penyalahgunaan kekuasaan. Ironi muncul dalam tiga jenis: ironi verbal yang mempertentangkan ucapan dan makna, ironi situasional yang menampilkan jurang antara harapan dan kenyataan, serta ironi dramatik yang menyadarkan pembaca akan nasib tragis tokoh. Ironi menyampaikan sindiran secara halus namun reflektif. Secara stilistika, kedua gaya bahasa ini menjalankan fungsi estetis dengan memperindah teks melalui permainan makna, fungsi ideologis sebagai perlawanan simbolik terhadap wacana dominan, fungsi komunikatif untuk membangun dialog kritis dengan pembaca, dan fungsi edukatif menanamkan kesadaran moral tentang ketimpangan sosial. Dengan demikian, cerpen-cerpen Pramoedya Ananta Toer membuktikan bahwa sarkasme dan ironi merupakan senjata intelektual yang ampuh dalam menyuarakan kritik sosial dan kemanusiaan di tengah realitas yang timpang.
Green is More Than a Trend: Peran Sustainable Marketing dan Environmental Concern terhadap Green Consumer Behavior pada Generasi Z (Studi pada Mahasiswa S1 FISIP Universitas Sumatera Utara) Stefanie Stefanie; Tiara Rahmadani Siregar; Rostin Berlina Zega; Subha Sindhu; Rafi Abrar; Onan Marakali Siregar; Ummi Salamah Sitorus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9448

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sustainable marketing dan environmental concern terhadap green consumer behaviour pada Generasi Z, khususnya mahasiswa program Sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Isu lingkungan yang semakin mendesak mendorong perusahaan dan konsumen untuk memperhatikan praktik konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Namun, kepedulian lingkungan tidak selalu berubah menjadi perilaku nyata, sehingga diperlukan kajian mengenai faktor pemasaran dan faktor psikologis yang membentuk perilaku konsumen hijau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria mahasiswa aktif, termasuk Generasi Z, serta mengetahui atau pernah menggunakan produk ramah lingkungan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis melalui Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sustainable marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap green consumer behaviour dengan koefisien sebesar 0,594, nilai t-statistics 7,748, dan p-value 0,000. Sebaliknya, environmental concern berpengaruh positif tetapi tidak signifikan dengan koefisien sebesar 0,134, nilai t-statistics 1,483, dan p-value 0,138. Nilai R-square sebesar 0,474 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan green consumer behaviour sebesar 47,4%, sedangkan 52,6% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran berkelanjutan lebih efektif mendorong perilaku konsumsi ramah lingkungan dibandingkan kepedulian lingkungan semata, terutama pada mahasiswa Generasi Z yang responsif terhadap pesan digital dan citra keberlanjutan perusahaan. Implikasi penelitian ini mengarah pada pentingnya komunikasi pemasaran yang konsisten, transparan, dan mudah dipahami agar nilai keberlanjutan dapat diterima sebagai pertimbangan praktis dalam keputusan konsumsi sehari-hari mahasiswa muda.
IHIP dalam Pelayanan Rumah Sakit: Tinjauan Literatur Sistematis Ermiati Ermiati; Evelin Vianetha Prima Snak; Fauziyah Widya Musthika; Grace Wonnae Elita; A Rohendi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9449

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi jasa kesehatan memiliki karakteristik yang berbeda dari produk manufaktur, terutama melalui dimensi intangibilitas, inseparabilitas, heterogenitas, dan perishabilitas (IHIP), yang menimbulkan tantangan manajerial dan strategis yang khas. Penelitian ini bertujuan melakukan tinjauan literatur sistematis untuk mengidentifikasi dan mensintesis temuan empiris maupun konseptual terkait karakteristik jasa rumah sakit, manifestasinya dalam operasional layanan, serta implikasi manajerialnya. Tinjauan dilakukan menggunakan protokol PRISMA 2020 melalui database Scopus, PubMed/MEDLINE, CINAHL, EBSCO, dan Google Scholar pada publikasi tahun 2013–2024. Dari 923 artikel yang ditemukan, sebanyak 46 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka IHIP merupakan karakteristik dominan dalam layanan rumah sakit. Intangibilitas menekankan pentingnya bukti fisik dan reputasi, inseparabilitas menempatkan interaksi tenaga kesehatan dan pasien sebagai penentu kualitas layanan, heterogenitas mendorong standardisasi melalui pedoman klinis dan akreditasi, sedangkan perishabilitas menuntut pengelolaan kapasitas dan permintaan secara real-time. Selain itu, keterlibatan pasien serta asimetri informasi dan kepercayaan juga menjadi karakteristik penting dalam pelayanan kesehatan. Secara keseluruhan, karakteristik IHIP tidak hanya bersifat teoretis, tetapi menjadi determinan utama dalam manajemen operasional, pemasaran, dan sumber daya manusia rumah sakit. Kajian ini juga menegaskan relevansi kerangka pemasaran jasa yang dikembangkan oleh Christopher Lovelock dan Lauren Wright dalam pengelolaan layanan rumah sakit modern.
Analisis Implementasi Pendidikan Karakter 3S oleh Guru Sekolah Dasar terhadap Perilaku Siswa di SD Negeri 6 Langkai Rizky Ahmadil Anhar; Anwar Hadimi; Muhammad Haykal; Christa Sheraya Anatasya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter 3S, yaitu Senyum, Sapa, dan Salam, oleh guru di SD Negeri 6 Langkai serta dampaknya terhadap perilaku siswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya 3S telah diterapkan secara konsisten melalui berbagai kegiatan pembiasaan harian di lingkungan sekolah. Implementasi tersebut tampak pada program penyambutan pagi di gerbang sekolah, pembiasaan memberi salam sebelum memasuki kelas, interaksi santun antara guru dan siswa, serta pengintegrasian nilai 3S dalam proses pembelajaran. Guru berperan penting dalam pelaksanaan pendidikan karakter 3S melalui empat peran utama, yaitu sebagai pendidik, teladan, pembimbing, dan motivator. Sebagai pendidik, guru menanamkan pemahaman tentang pentingnya perilaku sopan dan ramah. Sebagai teladan, guru memberikan contoh langsung dalam berinteraksi. Sebagai pembimbing, guru mengarahkan siswa yang belum terbiasa menerapkan 3S. Sebagai motivator, guru memberi dorongan dan apresiasi terhadap perilaku positif siswa. Dampak penerapan budaya 3S terlihat dari perubahan perilaku sebagian besar siswa yang menjadi lebih sopan, ramah, percaya diri, dan menghormati guru maupun teman. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan karakter siswa, kurangnya pembiasaan di rumah, serta pengaruh lingkungan keluarga. Dengan demikian, implementasi pendidikan karakter 3S yang konsisten, didukung keteladanan guru dan keterlibatan keluarga, berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pembentukan karakter tidak hanya berlangsung melalui materi pelajaran, tetapi juga melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan terus-menerus dalam kehidupan sekolah, terutama melalui interaksi guru dan siswa setiap hari secara nyata bersama.
Pengaruh Good Corporate Governance, Ukuran Perusahaan, dan Umur Perusahaan terhadap Tax Avoidance Adinda Thalia Salsyadilla; Andry Sugeng
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9451

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Good Corporate Governance yang diproksikan melalui kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial, serta ukuran perusahaan dan umur perusahaan terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan asosiatif. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 12 perusahaan dengan periode pengamatan lima tahun, sehingga diperoleh 60 observasi. Data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12 melalui statistik deskriptif, pemilihan model, uji simultan, uji parsial, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Secara parsial, kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance, yang menunjukkan bahwa peningkatan kepemilikan saham oleh manajemen cenderung memperkuat keselarasan kepentingan dan menekan praktik penghindaran pajak. Sementara itu, kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Nilai adjusted R-squared sebesar 0,275657 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 27,56% variasi tax avoidance, sedangkan 72,44% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan mekanisme tata kelola, khususnya keterlibatan kepemilikan manajerial, untuk mendukung kepatuhan pajak, pengawasan keputusan manajemen, dan keberlanjutan perusahaan. Hasil penelitian juga memberikan masukan bagi investor dan regulator untuk menilai efektivitas struktur kepemilikan serta mendorong transparansi kebijakan perpajakan pada perusahaan consumer non-cyclicals secara konsisten dan bertanggung jawab.