cover
Contact Name
Kuswono
Contact Email
historiaummetro@gmail.com
Phone
+6282278042958
Journal Mail Official
historiaummetro@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara, No. 116 Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Indonesia
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
ISSN : 23374713     EISSN : 24428728     DOI : 10.24127/hj.v11i1.5214
Field of History education, for example the model of developing historical learning. Historical Studies, for example, history of the movement, history of independence.
Articles 367 Documents
Dibalik Cahaya Bulan Sabit: Peran Muhammadiyah di Purbolinggo dalam Mewujudkan Keberadaban Masyarakat pada tahun 1963-1983 Ardian Fahri; Miftahuddin Miftahuddin; Febriana Khoiriyah
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.459 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i2.7464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah serta pengaruh perkembangan Muhammadiyah di dalam membangun peradaban masyarakat Purbolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis dengan tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini mengunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Muhammadiyah Cabang Purbolinggo berdiri pada 3 April 1963 yang diketuai oleh Amirudin, dan Abdul Fatah sebagai wakil ketua. Peranan Muhammadiyah dapat terlihat dalam aspek kehidupan masyarakat seperti mendirikan Masjid Darul Ihsan yang bersebelahan dengan Pusat Pasar Purbolinggo, mendirikan sekolah Madrasah Ibtifaiyah, Sekolah Pendidikan Guru Agama Muhammadiyah (PGAM), TK Aisyiyah Bustanul Athfal, SMP, SMA, MA Muhammadiyah serta Koperasi Wargamu pada 1973, dan Zafakoh pada 1978 yang merupakan badan pengumpul Zakat, Infak serta Sodakoh, dan memberikan bantuan pelayanan sosial seperti Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO).
Sejarah Pengadilan di Batavia, 1619-1942 Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.734 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i2.7259

Abstract

Tulisan ini mengulas secara kronologis sejarah pengadilan di Batavia 1619-1942. Sejak tiba di Indonesia, Kompeni sudah menganut Hukum Eropa. Lantas hukum ini diterapkan lewat lembaga peradilan yang dibentuk di Batavia. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan bagaimana sejarah pengadilan di Batavia tahun 1619-1942. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari pemilihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan pengadilan digunakan untuk melindungi kepentingan Belanda di tanah jajahan. Kendati pengadilan dibentuk untuk semua kalangan, diskriminasi tetap terasa lantaran pengadilan untuk orang Eropa dan Pribumi dipisah. Pemisahan ini terus berlangsung hingga Belanda angkat kaki dari Indonesia pada 1942.
The Development of Welfare Politics of the Dutch East Indies in 1900-1918 Radhitya Eka Widjanarko; Muhammad Nurun Alanur; Muhammad Iqbal Birsyada
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.627 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i2.7459

Abstract

This article writing to: (1) Explain how the Dutch East Indies political system is, (2) Analyze how ethical politics is in the archipelago (Indonesia), (3) Analyze how the political system is ethical and eastern towards Islam, and explain the Ordinance Policy towards Islamic Religion Teachers by the Dutch East Indies, (4) Explain how the failure of ethical politics can occur. The author in writing article applied historical research method with consist of collecting sources, critism source, intepretation, and historiograph. Results of this writing article indicate that: (1) Ethic politic policies implemented on the Duutch East indie were based on the desire of liberals in the Netherlands to prosper in the colonized country, (2) East-west politics in Islam caused Muslims to want to break away from the Dutch defense, (3) Ordinance Policy on Islamic Religion Teachers by the Dutch East Indies Government, (4) The political failure was motivated by the many reactions to the implementation of ethical politics, the Dutch got big profits but inversely the welfare of the people was low.
Menelurusi Arus Migrasi di Lampung dalam Tiga Masa Setio Widodo; Endang Supriatin
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.794 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i2.7466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tiga peristiwa Migrasi dari tiga masa pemerintahan disertai dengan perbandingan pelaksanaan kegiatannya. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, metode  sejarah dengan langkah sebagai berikut: (1) Heuristik, (2), Kritik Sumber, (3) Intepretasi, (4) Historiografi. Hasil Penelitian yang diperoleh adalah Migrasi masa Kolonial Belanda (Kolonisatie) diperuntukkan memenuhi penyebaran penduduk untuk kepentingan penjajah Belanda dibidang perkebunan dan tenaga kerja, masa penduduk Jepang (kokuminggakari) diperuntukkan membantu ekonomi perang Jepang, dan migrasi masa Pemerintahan RI, diperuntukkan untuk penyebaran penduduk, perbaikan ekonomi  dan mengurangi kepadatan penduduk pulau Jawa, salah satunya pelaksanaan migrasi di Lampung yang menjadi Pionir proyek Perpindahan penduduk di tiga masa pemerintahan.
Using Google Meet in History Learning to Support Distance Learning in the Digital Age Rendi Marta Agung; Muhammad Rijal Fadli
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.308 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i2.7518

Abstract

The purpose of this article is to explain the effectiveness of using Google Meet in history learning as a support for distance learning (PJJ) in the digital era. The method used is a descriptive quantitative approach with experimental design. The sampling technique used purposive sampling with a sample of 32 students and 1 teacher. The technique of collecting data is through a questionnaire in the form of pre-test and post-test statements with a Likert scale of 5 to assess the usefulness of google meet. Data analysis used the paired sample t-test to determine whether or not there was an influence between the two variables assisted by the SPSS Version 26 program. The results showed that the use of google meet in history learning during the pandemic was declared effective so that the ongoing learning activities ran optimally, although there are many obstacles, can be overcome with coordination between the actors involved. The use of google meet can have implications for history learning which will be more meaningful during the pandemic because it is equipped with video conferencing so that it becomes a virtual class.
The Talangsari Incident in Lampung in 1989: A Review of Social History Bobi Hidayat; Johan Setiawan
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.899 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i2.7477

Abstract

The purpose of this paper is to describe the Talangsari incident from the point of view of the social history of a historical event. The social life before the incident, when warsidi in the village of Talang Sari, and after the Talang Sari incident became the object of study and discussion in this paper. The research method used is the historical method with steps including heuristics, source criticism (internal and external), interpretation, and historiography. Based on the results of the study, it was shown that the social conditions of the people of Talang Sari III Hamlet before the arrival of Warsidi and his group were running peacefully because there were no different views. Social relations are going well without any significant conflict. After the arrival of warsidi and his group then settled, many problems occurred including many community plantation products that were taken without the permission of the owner. This triggered social interaction that was not good between Warsidi's group and the surrounding community. In addition, the closure of the warsidi group further adds to the social interaction between the warsidi and his group and the surrounding community. After the Talangsari incident, the social conditions of the people tended to improve, but some problems arose afterward. In addition to the surviving warsidi followers experiencing social difficulties, they also find it difficult to blend in with the surrounding community.
Kolaborasi Pembuatan Media Pembelajaran Kontekstual untuk Pengenalan Rempah-rempah Gloria Rut Karin Pratasik; Sunardi Sunardi; Galuh Ambar Sasi
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.25 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i2.7562

Abstract

Indonesia adalah ibu rempah-rempah dunia. Di lain sisi, kekayaan rempah Indonesia mendorong Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi mengajukan jalur rempah sebagai warisan budaya dunia pada 2024. Berbagai cara pun dilakukan untuk membesarkan gagasan di atas, termasuk mempopulerkan rempah-rempah dari pedalaman. Tulisan ini mencoba memotret salah satu kerja kolaborasi sebagai usaha untuk memperkenalkan rempah-rempah lokal. Melalui metode participatory action research (PAR) dan pendekatan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) di desa Ngrawan, penelitian menggarisbawahi tiga hal. Pertama, internalisasi pengetahuan rempah-rempah lokal dilakukan melalui lagu rempah yang dihasilkan berjudul. “Rempah-rempah Warisan Nusantara.” Kedua, lagu tersebut terutama mengangkat empat rempah lokal di lokasi penelitian. Keempat rempah-rempah tersebut adalah jahe, kunyit, lada, dan kencur. Terakhir, lagu tersebut tidak hanya menjadi alternatif pengenalan rempah lokal melainkan membentuk identitas masyarakat setempat melalui rempah-rempah.
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Multikultural Pada Mata Pelajaran Sejarah Ika Rahmatika Chalimi
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 1 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.92 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i1.7227

Abstract

Penerapan strategi pembelajaran sejarah mengasumsikan bahwa setiap peserta didik secara mendalam mempunyai pengetahuan dan pemahaman mengenai keberagaman pada kehidupan bermasyarakat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian pengembangan merujuk pada model ADDIE. Hasil penelitian menunjukan (1) Kriteria validasi isi dari masing-masing kategori penilaian adalah sangat valid dengan rata-rata skor 90,31. (2) Kriteria validasi konstruk dari masing-masing kategori penilaian adalah sangat valid dengan rata-rata skor 92%. (3) Kriteria validasi RPP dari masing-masing kategori penilaian adalah sangat valid dengan rata-rata skor 98,15. Uji skala besar dilakukan dengan mengamati keterlaksanaan model pembelajaran berbasis multikultural dengan mengisi lembar instrumen pengamatan dilakukan saat pembelajaran berlangsung. Pada saat pembelajaran sejarah berlangsung peserta didik mencoba menerapkan kemampuan dalam aktualisasi diri dan menyadari adanya perbedaan dalam dirinya dengan orang lain. Pada akhir pembelajaran guru juga memberikan pemahaman mengenai perbedaan karakteristik peserta didik dengan orang lain di lingkungan luar sekolah.
Sejarah Amal Usaha Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial Aisyiyah Daerah Padang Pariaman (1965-1970) Ricky Alviano; Kurniawati Kurniawati
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 1 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.162 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i1.6861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peranan Aisyiyah di daerah Padang Pariaman (1965-1992). Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari Heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Aisyiyah merupakan organisasi otonom perempuan Muhammadiyah yang berdiri tahun 1917 dengan awal nama Sopo Tresno. Keberadaan Aisyiyah sangat membantu di tengah-tengah masyarakat karena organisasi  Aisyiyah bergerak dan programnya di berbagai bidang seperti bidang kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, dan agama/tabligh. Program kerja yang ada di Aisyiyah diberbagai bidang dijadikan sebagai amal usaha organisasi dengan pembangunan fasilitas diberbagai bidang sesuai dengan tujuan organisasi Aisyiyah. Aisyiyah sendiri sebagai organisasi perempuan nya Muhammadiyah sering membantu masyarakat sebagai wujud gerakan nyata Aisyiyah, dalam implementasinya  Aisyiyah mampu mewujudkan dengan dimulai adanya Taman Pendidikan dan Seni Al-Quran (TPSA) di Pariaman tahun 1965, sedangkan gerakan dalam sosial nya dalam bentuk berdirinya panti Asuhan Aisyiyah putra dan putri  pada tahun 1970.
The Kingdom of Sriwijaya as a Form of Maritime Culture in Indonesia Isrina Siregar; Arueng Sy Pranata; Budi Purnomo
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.492 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i2.7488

Abstract

The introduction of maritime culture to the community needs to be improved by remembering that Indonesia is an archipelagic country. The purpose of this study is to see how the Sriwijaya Kingdom is a form of maritime culture owned by Indonesia. In addition, the author tries to see what was formed by the Srivijaya kingdom, which in its development is now a maritime culture for Indonesia. It is also known that Srivijaya is a kingdom whose life is dominant in advancing the sea area compared to daraatan. Having power in various strategic areas, it became a success that made the Sriiwjaya kingdom a great kingdom and known as the ruler of the ocean. Meanwhile, the research method used, namely a qualitative approach with data collection techniques through literature studies. The results showed that cultural factors formed stemmed from the relationship between environmental conditions and the life patterns of a group or family. Thus, it will produce a diverse culture. In the Srivijaya Kingdom itself as a large maritime kingdom, it left behind several cultures and knowledge that we can learn ranging from shipping and trade rules, government systems, and also shipping techniques.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2026): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah (Issu in Progress) Vol 14, No 1 (2026): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah (Issu in Progress) Vol 14, No 1 (2026): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 13, No 2 (2025): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 13, No 1 (2025): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 12, No 2 (2024): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 12, No 1 (2024): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 1 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 10, No 2 (2022): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 10, No 1 (2022): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2021): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2021): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 8, No 1 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 2 (2018): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 1 (2018): HISTORIA: Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah Vol 5, No 2 (2017): HISTORIA: Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah Vol 5, No 1 (2017): HISTORIA: Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah Vol 4, No 2 (2016): HISTORIA: Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah Vol 4, No 1 (2016): HISTORIA Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah Vol 3, No 2 (2015): HISTORIA: Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah Vol 2, No 2 (2014): HISTORIA: Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah More Issue