cover
Contact Name
Cahyo Hasanudin
Contact Email
cha.sanu.88@gmail.com
Phone
+6285730936242
Journal Mail Official
cha.sanu.88@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP PGRI Bojonegoro Jl. Panglima Polim No.46, Pacul, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62114
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : -     EISSN : 29645891     DOI : http://dx.doi.org/10.30734/
Jubah Raja adalah akronim dari Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran. Jurnal ini merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitan yang berkaitan dengan bahasa dan sastra Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. jurnal ini menerima artikel dalam bidang: 1. Kajian Bahasa Indonesia 2. Kajian Bahasan daerah 3. Kajian Bahasa asing 4. Kajian Sastra Indonesia 5. Kajian Sastra daerah 6. Kajian Sastra asing 7. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi 8. Inovasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa 9. Bahasa Indonesia bagi Penutur asing (BIPA) 10. Evaluasi pembelajaran bahasa 11. Kajian bahasa asing
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024" : 17 Documents clear
Gaya Bahasa pada Album “Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya” Nadin Amizah: Kajian Stilistika Tyas, Intan Rahayu Widyaning; Chamalah, Evi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4049

Abstract

abstrak— Latar belakang dari tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi gaya bahasa yang diterapkan dalam sejumlah lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ragam gaya bahasa yang terdapat dalam teks lirik lagu album “Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya” karya Nadin Amizah. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, yang memiliki tujuan untuk menggambarkan gaya bahasa yang termuat pada album “Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya” karya Nadin Amizah. Metode penelitian analisis isi menggunakan metode baca-catat. Hasil penelitian dari analisis gaya bahasa pada album Nadin Amizah adalah bahwa pada album lagu “Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya”, terdapat berbagai gaya bahasa yang diidentifikasi sebagai berikut: 8 gaya bahasa pertentangan, 9 gaya bahasa perbandingan, 2 gaya bahasa pertautan, dan 8 gaya bahasa pengulangan.Kata Kunci—lirik lagu, stilistika, gaya bahasa Abstract— The background to the research objective is to identify the language styles applied in a number of songs. This research aims to explain the various language styles contained in the lyric text of the album "For the World, Love and Dirt" by Nadin Amizah. The research method applied is descriptive qualitative, which aims to describe the language style contained in the album "For the World, Love and Dirt" by Nadin Amizah. The content analysis research method uses the reading-note method. The results of research from the analysis of language styles on Nadin Amizah's album are that on the album song "for the world, love, and dirt", there are various language styles identified as follows: 8 conflicting language styles, 9 comparative language styles, 2 linkage language styles, and 8 repetition language styles.Keywords— song lyrics, stylistics, language style
Pemanfaatan Aplikasi Tiktok pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing Sari, Irma Resti Yulfita; Maulidah, Yeni; Puspitasari, Nita Karlina; Jaja, Jaja; Kurnia, Maya Dewi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4121

Abstract

Peningkatan Bahasa Indonesia tercermin dari jumlah pusat pembelajaran bahasa Indonesia yang tersebar di berbagai negara. Perguruan tinggi dan institusi swasta pun banyak yang menyediakan layanan kursus BIPA. Namun, penutur asing menghadapi berbagai kesulitan dalam pembelajaran, termasuk aksesibilitas materi dan pemahaman terhadap struktur dan kultur bahasa Indonesia. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan TikTok pada pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing dari aspek morfologi, fonologi dan sintaksis dengan menganalisis video akun @indonesianwithLauren. Penulis memilih TikTok sebagai objek penelitian dikarenakan TikTok sebagai platform media sosial populer dengan 1,67 miliar pengguna aktif bulanan, menawarkan potensi sebagai alat pembelajaran BIPA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui litarature review dan analisis video TikTok dengan menggunakan Teknik simak. Hasilnya menunjukkan bahwa konten TikTok dapat memberikan kontribusi positif pada penggunaan bahasa Indonesia oleh penutur asing, terutama dalam aspek morfologi, fonologi, dan sintaksis.
Analisis Kesantunan Berbahasa Remaja Usia 14 tahun Studi Kasus Kebiasaan Bermain Games Online Wangi, Rima Diana Putri; Ningsih, Salsa Widiya; Fauziyah, Salma; Jaja, Jaja; Kurnia, Maya Dewi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4124

Abstract

abstrak—Permainan game online, sangat diminati oleh kalangan remaja. Popularitas game di kalangan remaja tidak dapat dipisahkan dari dampak yang ditimbulkannya. Salah satu dampak tersebut memengaruhi kesantunan berbahasa remaja. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesantunan berbahasa remaja berusia 14 tahun yang memiliki kebiasaan bermain game online. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang sering bermain game online cenderung menggunakan kata-kata yang kurang santun, terutama dilihat dari segi makna leksikal. Meskipun demikian, dari segi makna gramatikal, kata-kata tersebut masih dapat dianggap santun.Kata kunci—Kesantunan berbahasa, remaja, games online Abstract—Online games are very popular among teenagers. The popularity of games among teenagers cannot be separated from the impact they cause. One of these impacts is influencing teenagers' language politeness. This research aims to determine the level of language politeness of 14 years old teenagers who have the habit of playing online games. The research uses qualitative research methods with data collection techniques through observation. The research results show that teenagers who often play online games tend to use less polite words, especially in terms of lexical meaning. However, in terms of grammatical meaning, these words can still be considered polite.Keywords—language politeness, teenagers, games online
Analisis Efektivitas Aplikasi Duolingo sebagai Media Pembelajaran Bipa Tingkat Dasar Kurniawan, Dady; Ibrahim, Aray Faqih; Jaja, Jaja; Kurnia, Maya Dewi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4128

Abstract

Abstrak— Pada saat ini eksistensi bahasa Indonesia di kancah internasional semakin menguat hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyaknya penutur asing yang mulai belajar bahasa Indonesia lewat program BIPA. Tetapi pada praktiknya banyak penutur asing yang merasa kesulitan dalam belajar bahasa Indonesia terutama bagi mereka yang baru belajar pada tingkat dasar. Dengan memanfaatkan teknologi saat ini pengajar BIPA dapat membuat pembelajaran menjadi lebih mudah dan menyenangkan dengan menggunakan aplikasi Duolingo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas aplikasi Duolingo dalam membantu proses pembelajaran BIPA di tingkat dasar. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan menganalisis konten-konten yang ada di aplikasi Duolingo. Hasil dari penelitian ini didapati bahwa Duolingo memiliki banyak fitur yang dapat membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan materi pembelajarannya juga sudah sesuai dengan standar kompetensi untuk pemelajar BIPA tingkat dasar. Dapat disimpulkan bahwa Duolingo cukup efektif dan dapat digunakan dan sebagai media pembelajaran BIPA di tingkat pemula.Kata kunci— Pembelajaran BIPA, Media Pembelajaran, Duolingo Abstract—Currently, the existence of the Indonesian language in the international arena is getting stronger as evidenced by the increasing number of foreign speakers who are starting to learn Indonesian through the BIPA programme. But in practice many foreign speakers find it difficult to learn Indonesian, especially for those who are just learning at the basic level. By utilising current technology, BIPA teachers can make learning easier and more fun by using the Duolingo application. This research aims to find out how the effectiveness of the Duolingo application in helping the BIPA learning process at the basic level. This research uses a qualitative descriptive analysis method by analysing the content in the Duolingo application. The results of this study found that Duolingo has many features that can make learning more fun and the learning materials are also in accordance with the competency standards for basic level BIPA learners. It can be concluded that Duolingo is quite effective and can be used as a medium for learning BIPA at the beginner level.Keywords— BIPA learning, Learning media, Duolingo
Pemanfaatan CERDIG (Cerita Rakyat Digital) Pada Pembelajaran Cerita Fiksi Siswa Kelas 5 Karimah, Siti; Ilmi, Riyadul; Maulana, Gagah Rizki; Ardiansyah, Muhammad Fauzan; Dewi, Maya Kurnia; Jaja, Jaja
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4130

Abstract

abstrak—CERDIG (Cerita Rakyat Digital) merupakan inovasi media pembelajaran berupa gambar atau video Cerita Rakyat yang ditayangkan saat pembelajaran cerita fiksi. Pemanfaatan CERDIG (Cerita Rakyat Digital) merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan kreatif serta meningkatkan minat belajar siswa. Penggunaan cerita rakyat dalam pembelajaran merupakan salah satu cara melestarikan budaya daerah kepada generasi mendatang. Anak -anak akan merasa memiliki berbagai budaya lokal yang ada dengan mengintegrasikan cerita rakyat  dalam tiap bacaan. Pembelajaran cerita fiksi menggunakan strategi pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif dinilai baik dilakukan dalam pembelajaran Fiksi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian studi Pustaka (Library Reaserch). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa Cerita Rakyat Digital (CERDIG) Pada Pembelajaran Cerita Fiksi Siswa Kelas 5 dapat direlisasikan di dalam kelas dengan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif. Dengan menggunakan CERDIG pada pembelajaran cerita fiksi bukan hanya meningkatkan pembelajaran secara efektif, namun mengenalkan budaya dan nilai-nilai budaya Indonesia kepada peserta didik.Kata kunci—cerita fiksi, cerita rakyat digital  Abstract—CERDIG (Digital Folk Stories) is an innovative learning media in the form of pictures or videos of folk stories that are shown when learning fictional stories. The use of CERDIG (Digital Folklore) is one effort that can be made to make learning more fun and creative and increase students interest in learning. Using folklore in teaching is one way to preserve regional culture for future generations. Children will feel like they have a variety of local cultures, by integrating folklore in each reading. Fiction story learning uses cooperative learning strategies. Cooperative learning is considered good in learning fiction. The research method used in this research in library research. Based on the results of the research and discussion above, it can be concluded that Digital Folklore (CERDIG) in class 5 students fiction story learning can be realized in the classroom using cooperative learning strategies. Using CERDIG in learning fiction stories not only improves learning effectively but introduces Indonesian culture and cultural values to students.Keywords— fiction story, digital folklore
Pemanfaatan Teknologi AI dan Chat GPT dalam Penulisan Artikel Mahasiswa Fatoni, Puad; Ferdinand, Ihsan; Sajidin, Fajar; Jaja, Jaja; Kurnia, Maya Dewi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4150

Abstract

abstrak - Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengubah paradigma dalam berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Keterkaitan antara kecerdasan buatan (AI) dan penulisan artikel oleh mahasiswa sangatlah signifikan dan berkembang pesat. AI dapat membantu mahasiswa dalam berbagai aspek penulisan artikel. Artikel ilmiah ini ditulis dengan tujuan ChatGPT (Generative Pre-training Transformer) adalah sistem AI yang dirancang untuk interaksi percakapan berbasis teks. Pengoperasiannya sederhana: Anda hanya perlu memasukkan satu atau lebih pertanyaan, dan AI akan menyediakan jawaban yang sesuai dan relevan,  sebagai alat bantu dalam menulis karya ilmiah mahasiswa. Metode penelitian ini yang digunakan yakni studi pustaka dengan mengumpulkan informasi dari sumber jurnal. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang bersumber dari hasil penelitian  terpublikasi. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang tahapan menggunakan Chat GPT dalam penulisan artikel.  Dengan demikian aplikasi tersebut membantu mahasiswa dalam penulisan karya ilmiahKata kunci—AI, Chat GPT, penulisan artikel Abstract - Artificial intelligence (AI) technology has changed the paradigm in various fields, including the world of education. The relationship between artificial intelligence (AI) and article writing by students is very significant and growing rapidly. AI can help students in various aspects of article writing. This scientific article was written with the aim of ChatGPT (Generative Pre-training Transformer) is an AI system designed for text-based conversational interaction. The operation is simple: you only need to enter one or more questions, and AI will provide appropriate and relevant answers, as an aid in writing students' scientific papers. The research method used is literature study by collecting information from journal sources. The data used is secondary data sourced from published research results. The results of this research explain the stages of using GPT chat in writing articles. In this way, this application helps students in writing scientific papersKeywords—AI, Chat GPT, article writing
Campur Kode Ekstern pada Interaksi Tidak Formal Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung di Kumaira Unissula (Kajian Sosiolinguistik) Ma'rufah, Lifthihah Anis; Azizah, Aida; Chamalah, Evi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4207

Abstract

Abstrak— Adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan pengaruh terhadap penggunaan bahasa dalam berbagai lingkup kehidupan. Masyarakat dalam menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dan berinteraksi semakin beraneka ragam. Bahasa yang beraneka ragam yang digunakan mengakibatkan adanya penggunaan dua bahasa atau lebih dalam kegiatan komunikasi manusia. Keragaman bahasa, keterbatasan penggunaan bahasa, dan kepopuleran bahasa menjadi faktor fenomena campur kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis campur kode ekstern pada situasi tidak formal interaksi mahasiswa Unissula di Kumaira. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, SLBC (simak bebas libat cakap), teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya data yang diperoleh peneliti, yaitu campur kode ekstern berjumlah 24 data. Campur kode ekstern terdiri dari campur kode bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, bahasa Indonesia dan bahasa Arab, bahasa Jawa dan bahasa Inggris, dan bahasa Jawa dan bahasa Arab. Penyebab adanya peristiwa campur kode disebabkan oleh identifikasi peranan dan keinginan untuk menjelaskan.Kata kunci— campur kode, interaksi mahasiswa unissula, sosiolinguistik Abstract— The development of science and technology has an influence on the use of language in various spheres of life. People use language to communicate and interact increasingly diversely. The diverse languages used result in the use of two or more languages in human communication activities. Language diversity, limitations in language use, and language popularity are factors in the code-mixing phenomenon. This research aims to describe the types of external code mixing in informal situations of interaction between Unissula students in Kumaira. The method used is descriptive qualitative using observation techniques, SLBC (skillful free-involved listening), recording techniques, and note-taking techniques. The results of the research show that there is data obtained by the researcher, namely external code mixing totaling 24 data. External code mixing consists of code mixing Indonesian and English, Indonesian and Arabic, Javanese and English, and Javanese and Arabic. The cause of code mixing events is caused by role identification and the desire to explain.Keywords— code mixing, Unissula student interaction, sociolinguistics 
Penggunaan Idiom Bahasa Indonesia dalam Naskah Berita Terkini Radio Republik Indonesia Secaresmi, Monika Gisthi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4232

Abstract

abstrak—Penelitian ini berjudul “Penggunaan Idiom Bahasa Indonesia dalam Naskah Berita Terkini Radio Republik Indonesia”. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan jenis idiom dan makna idiom bahasa Indonesia dalam naskah Berita Terkini Radio Republik Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak yaitu menyimak berita dalam naskah Berita Terkini Radio Republik Indonesia. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal. Berdasarkan penelitian ini terdapat dua jenis idiom bahasa Indonesia yang digunakan dalam naskah Berita Terkini Radio Republik Indonesia yaitu idiom penuh dan idiom sebagian. Jenis idiom bahasa Indonesia yang lebih banyak digunakan yaitu idiom penuh berjumlah 27 idiom, sedangkan idiom sebagian berjumlah 13 idiom. Berdasarkan medan maknanya, makna idiom bahasa Indonesia dalam naskah Berita Terkini Radio Republik Indonesia terbagi menjadi sepuluh kelompok, yaitu makna yang menyatakan keadaan, makna yang menyatakan hal, makna yang menyatakan aktivitas, makna yang menyatakan rasa, makna yang menyatakan tempat, makna yang menyatakan sasaran, makna yang menyatakan benda, makna yang menyatakan waktu, makna yang menyatakan profesi, makna yang menyatakan pemilik. Medan makna idiom bahasa Indonesia yang lebih banyak digunakan dalam naskah Berita Terkini Radio Republik Indonesia yaitu makna yang menyatakan keadaan.Kata kunci—idiom, jenis idiom, idiom penuh, idiom sebagian, makna idiom Abstract—This researchentitle “Penggunaan Idiom Bahasa Indonesia dalam Naskah Berita Terkini Radio Republik Indonesia”. It is qualitative desriptive which has purpose to describe kinds of idioms and us meaning in Indonesian within the document of Berita Terkini Radio Republik Indonesia. The method of collecting data is observation method. It is observation the news within the document of Berita Terkini Radio Republik Indonesia. The method of data analysis that used is distribution method. The presentation of data analysis result is done by one way, informally. Based on this research there are two kinds of Indonesian idiom which used in Berita Terkini Radio Republik Indonesia l full idiom and partial idiom. The kinds of Indonesian which more used is full idiom 27 idioms, than partial idiom 13 idioms. Based on the domain, the meaning of Indonesian idiom in Berita Terkini Radio Republik Indonesia divides into ten groups. It is the meaning which states condition, the meaning which states something, the meaning which states activity, the meaning which states taste, the meaning which states place, the meaning which states target, the meaning which states things, the meaning which states time, the meaning which states profession, the meaning which states owner. The domain is more much used in Berita Terbaru Kantor Berita Radio Nasional the meaning which states condition.Keywords— idiom, the kinds of idiom, full idiom, partial idiom, the meaning of idiom
Analisis Tindak Tutur Direktif pada Akun Twitter Boy Candra Ningsih, Eliana Fitriyani Dewi; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4258

Abstract

abstrak— Tindak tutur direktif adalah sebuah pertuturan yang mempunyai dampak berupa sebuah tindakan yang harus dilakukan mitra tutur. Tindak tutur direktif dapat terbentuk ketika orang yang berbicara berusaha supaya mitra tuturnya melaksanakan suatu tindakan atau mengulangi tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk tindak tutur direktif pada akun twitter Boy Candra. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang dilakukan terhadap tindak tutur direktif  pada akun twitter Boy Candra, ditemukan beberapa bentuk  tindak tutur direktif merekomendasikan dengan kategori kata penanda berupa kata kerja, kata penegas, kata keterangan, dan kata kerja bantu, tindak tutur direktif meminta dengan kategori kata penanda berupa kata kerja, tindak tutur direktif memesan dengan kategori kata penanda berupa kata benda dan kata kerja, tindak tutur direktif menasihati dengan kategori kata penanda berupa kata benda dan kata adverbia, dan tindak tutur direktif memerintah dengan kategori kata penanda berupa kata kerja.Kata kunci — Tindak tutur direktif, Twitter Boy Candra Abstract— A directive speech act is a speech act that has the effect of an action that must be carried out by the speech partner. Directive speech acts can be formed when the person speaking tries to get their speech partner to carry out an action or repeat an action. This research aims to describe and explain the form of directive speech acts on the Twitter account Boy Candra. The method used in this research uses a descriptive qualitative approach. Based on the results of research analysis conducted on directive speech acts on the Twitter account Boy Candra, several forms of recommending directive speech acts were found in the category of marker words in the form of verbs, affirmative words, adverbs and auxiliary verbs, the directive speech act of requesting was in the category of marker words. in the form of a verb, the directive speech act of ordering is in the category of marker words in the form of nouns and verbs, the directive speech act of advising is in the category of marker words in the form of nouns and adverbs, and the directive speech act of ordering is in the category of marker words in the form of verbs.Keywords— Directive speech acts, Twitter Boy Candra
Analisis Kalimat Imperatif pada Poster Instagram Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Mariyanti, Mariyanti; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4259

Abstract

abstrak— Kalimat perintah atau juga dikenal sebagai kalimat imperatif merupakan jenis kalimat yang digunakan oleh penutur saat ingin memberikan larangan atau suruhan untuk melakukan sesuatu kepada mitra tutur. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk kalimat imperatif biasa, permintaan, pemberian izin dan ajakan serta suruhan yang termuat dalam poster unggahan akun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di instagram. Pendekatan penelitian ini yang diterapkan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian bercorak deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster yang diunggah oleh akun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Instagram memuat kalimat perintah bermakna biasa, ajakan dan suruhan serta permintaan. Selain itu, tidak memuat kalimat perintah bermakna pemberian izin. Adapun beragam penanda yang dapat ditemukan untuk menunjukkan makna imperatif seperti pemakaian kata ayo, verba dasar berpartikel -kan atau -lah, yuk, coba, jangan, stop dan disarankan serta sebaiknya.Kata Kunci— Poster, Instagram, Dinas Kesehatan Abstract— A command sentencea or also known as an imperative sentence is a type of sentence used by speakers when they want to give a prohibition or order to do something to their speech partners. The purpose of this study is to describe and explain the form of ordinary imperative sentences, requests, giving permission and invitations and orders contained in posters uploaded by the East Java Provincial Health Office account on Instagram. The approach of this research that applied is a qualitative approach with a descriptive type of research. The results show that the posters uploaded by the East Java Provincial Health Office account on Instagram contain ordinary meaningful command sentences, invitations and requests. In addition, it does not contain command sentences meaning giving permission. The various markers that can be found to show imperative meaning such as the use of the word let's, basic verbs with particle -kan or -lah, let's, try, don't, stop and suggested and should.Keywords— Poster, Instagram, Health Office

Page 1 of 2 | Total Record : 17