cover
Contact Name
Edi Ilham
Contact Email
asianpublisher.id@gmail.com
Phone
+6285781169228
Journal Mail Official
asianpublisher.id@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.H. Umar, Kampung Ceger, Kelurahan Jakasetia, Bekasi Selatan, 17147
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
KENDALI: Economics and Social Humanities
Published by Asian Publisher
ISSN : -     EISSN : 29625459     DOI : https://doi.org/10.58738/kendali
Core Subject : Economy,
KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities (E-ISSN 2962-5459) is a high-quality, open-access peer-reviewed scientific journal published three times a year (July, November, April) by Asian Publisher. KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities periodic scientific journals published based on scientific journal principles that aim to publish scientific works resulting from research, development, and literature studies in the economic and social humanities fields.
Articles 129 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN MELALUI INSTAGRAM: STUDI KUALITATIF PADA HOMESTAY DI KAWASAN WISATA CIPANAS, KABUPATEN CIANJUR Sutrisno, Hadi
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i1.926

Abstract

Pasca pandemi, media sosial menjadi tulang punggung pemasaran digital bagi usaha mikro, termasuk homestay, karena efektifitas dan biayanya yang terjangkau. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemanfaatan Instagram dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh pelaku homestay di kawasan wisata Cipanas, Kabupaten Cianjur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi konten Instagram dan wawancara mendalam dengan lima pemilik homestay. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan sebagai katalog digital, media interaksi dengan calon tamu, dan alat untuk membangun kepercayaan. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan pengetahuan dalam menciptakan konten yang konsisten dan strategis. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa pelatihan khusus untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan mengelola konten sangat diperlukan agar para pelaku homestay dapat memaksimalkan potensi pemasaran yang ditawarkan oleh platform Instagram.
PENGARUH PENGALAMAN USAHA, PENGAMBILAN RESIKO DAN KETERAMPILAN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA DI PASAR TRADISIONAL SUKAJADI LAMPUNG BARAT: DITINJAU DARI MANAJEMEN PEMASARAN SYARIAH Nurhidayah, Wulan; Habibi, Ahmad; Nurmalia, Gustika
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman usaha, pengambilan risiko, dan keterampilan terhadap keberhasilan usaha pada pedagang di Pasar Tradisional Sukajadi, Lampung Barat, dalam perspektif manajemen pemasaran syariah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh menurunnya jumlah pedagang dan daya saing pasar tradisional akibat perkembangan pasar modern dan digitalisasi. Tiga variabel utama yang diteliti yaitu pengalaman usaha (X1), pengambilan risiko (X2), dan keterampilan (X3) diasumsikan memiliki pengaruh terhadap keberhasilan usaha (Y). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengalaman usaha, pengambilan risiko, dan keterampilan masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan usaha. Dari perspektif manajemen pemasaran syariah, keberhasilan usaha tidak hanya dilihat dari aspek profitabilitas, tetapi juga dari penerapan nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan keberkahan dalam praktik bisnis. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam pengelolaan usaha agar tercapai kesuksesan yang tidak hanya materiil tetapi juga spiritual.
PENERAPAN MODEL TRIPLE HELIX DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF SEBAGAI PENGGERAK INKLUSIVITAS EKONOMI NASIONAL: STUDI KASUS KOREA SELATAN Hanifah, Dhiya Aulia; Ismail, Dingot Hamonangan
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1098

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis model kolaborasi Triple Helix di Korea Selatan dengan menyoroti peran dan strategi masing-masing aktor. Analisis ini bertujuan untuk menarik pelajaran yang dapat diterapkan di Indonesia untuk mengembangkan industri kreatif dan menjadikannya salah satu pendorong inklusivitas ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis jurnal dan publikasi akademik yang membahas penerapan model Triple Helix dan pengembangan industri kreatif di Korea Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pesat industri kreatif di Korea Selatan sangat dipengaruhi oleh kejelasan peran, sinergi yang kuat, dan keselarasan strategis antara universitas, industri, dan pemerintah. Koordinasi yang solid dan visi jangka panjang di antara ketiga aktor memungkinkan pertumbuhan dan inovasi berkelanjutan di sektor ini. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi para pembuat kebijakan dan akademisi di Indonesia untuk mengadopsi dan mengadaptasi model Triple Helix seperti yang diterapkan di Korea Selatan. Dengan meningkatkan kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah, Indonesia dapat mempercepat pengembangan industri kreatif dan menjadikannya sektor strategis untuk pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.
FENOMENA KOMUNIKASI TIM MOBILE LEGENDS: BANG BANG DALAM EKSPRESI EMOSI DAN KEAKRABAN MELALUI KATA-KATA KASAR Kalimasada, Najwa Syifa; Mayasari; Nurkinan
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.976

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena penggunaan kata-kata kasar dalam komunikasi tim pada permainan Mobile Legends: Bang Bang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna dan motif di balik perilaku tersebut melalui pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga pemain aktif. Hasil penelitian menunjukkan dua kategori motif, yaitu because motive yang muncul karena emosi negatif, kebiasaan, dan pengaruh sosial, serta in-order-to motive yang digunakan untuk memotivasi atau menunjukkan keakraban. Penggunaan kata-kata kasar dipahami secara kontekstual—antar teman dapat dimaknai sebagai bentuk keakraban, namun pada pemain asing dianggap sebagai penghinaan. Kebiasaan ini juga terbawa ke dalam komunikasi sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa kata-kata kasar dalam game daring merupakan bagian dari konstruksi sosial dan budaya komunitas digital masa kini.
PENGARUH INFLUENCER MARKETING DAN BRAND AWARENESS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN KEPERCAYAAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DITINJAU DARI PERSPEKTIF BISNIS ISLAM: (Studi Pada Konsumen Dadar Beredar di Kota Bandar Lampung) Putra, Fito Ade; Hanif; Susanti, Yeni
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Influencer Marketing dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian dengan Kepercayaan Konsumen sebagai variabel mediasi ditinjau dari perspektif bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 96 sampel konsumen dadar beredar di Bandar Lampung yang dipilih secara acak sederhana (simple random sampling) menggunakan rumus Lemeshow karena populasi tidak diketahui jumlahnya. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa influencer marketing dan brand awareness secara signifikan dan positif memengaruhi kepercayaan konsumen serta keputusan pembelian. Kepercayaan konsumen bertindak sebagai mediator penting yang menghubungkan influencer marketing dengan keputusan pembelian, tetapi tidak memediasi hubungan antara brand awareness dan keputusan pembelian yang berarti kesadaran merek memiliki dampak langsung. Dalam perspektif bisnis Islam, keputusan pembelian konsumen Muslim didorong oleh kombinasi faktor halal dan tayyib, memastikan produk bersih dan sesuai syariah. Konsumen melihat produk ini sebagai kebutuhan sekunder atau bahkan kemewahan, dan mereka memprioritaskan harga serta kualitas yang adil, konsisten, dan transparan. Selain itu, etika pemasaran yang jujur dan apa adanya menjadi kunci utama untuk membangun kepercayaan konsumen dalam jangka panjang.
PENGARUH AMENITAS DAN ATRAKSI TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KEMBALI DENGAN EXPERIENTIAL MARKETING SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DITINJAU DARI PERSPEKTIF BISNIS ISLAM: (Studi pada Pengunjung Pantai Rio By The Beach) Pratama, Muhammad Dika; Ridwansyah; Susanti, Yeni
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Amenitas dan Atraksi terhadap Keputusan Berkunjung Kembali dengan Experiential Marketing sebagai variabel mediasi yang ditinjau dari perspektif Bisnis Islam studi pada pengunjung Pantai Rio By The Beach. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif adalah tentang pengujian sebuah teori yang terdiri dari variabel, diukur dengan angka, dan dianalisis dengan prosedur statistik untuk menentukan apakah teori tersebut benar. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pantai Rio By The Beach. Dikarenakan jumlah populasi tidak diketahui, maka dalam menentukan jumlah sampel peneliti menggunakan rumus Lemeshow, berdasarkan perhitungan didapatkan hasil sampel sebesar 96 responden. Berdasarkan hasil analisis, Amenitas dan Atraksi memiliki dampak berbeda: Amenitas meningkatkan Experiential Marketing, namun tidak secara langsung mendorong Keputusan Berkunjung Kembali, sedangkan Atraksi terbukti secara langsung memengaruhi Keputusan Berkunjung Kembali. Di sisi lain, Experiential Marketing secara signifikan memediasi hubungan antara Amenitas dan Keputusan Berkunjung Kembali, menegaskan bahwa pengalaman yang baik menjadi kunci pengunjung untuk kembali, berbeda dengan hubungan antara Atraksi dan Keputusan Berkunjung Kembali yang tidak dimediasi oleh Experiential Marketing. Dalam perspektif bisnis Islam, keputusan berkunjung tidak hanya didasarkan pada keuntungan materi, tetapi juga pada nilai etika dan moral yang mengutamakan maslahah (kemaslahatan). Oleh karena itu, destinasi yang dipilih harus memenuhi prinsip syariah, seperti menghindari gharar (ketidakjelasan), maisir (judi), dan riba (bunga), serta menjamin kehalalan produk dan layanan yang disediakan.
STRATEGI PEMBERDAYAAN GEN Z SEBAGAI AKTOR UTAMA BONUS DEMOGRAFI INDONESIA Juwaini, Jazuli
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1120

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pemberdayaan Generasi Z sebagai aktor utama bonus demografi Indonesia yang diprediksikan terjadi pada 2030–2040. Bonus demografi memberikan peluang percepatan pembangunan ekonomi melalui dominasi penduduk usia produktif, namun membutuhkan prasyarat seperti pendidikan berkualitas, kesehatan, kesempatan kerja, dan kebijakan inklusif. Generasi Z, sebagai digital native dengan karakteristik kritis dan multikultural, menghadapi tantangan seperti pengangguran muda, mismatch keterampilan, dan risiko informasi negatif, namun memiliki potensi literasi digital dan kewirausahaan yang tinggi. Studi ini dilakukan dengan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur tentang bonus demografi, karakteristik Gen Z, dan strategi lintas sektor untuk pemberdayaan pemuda dalam 5 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi efektif untuk pemberdayaan Gen Z, mencakup reformasi kurikulum, pelatihan vokasi, penguatan soft skills, kebijakan pasar kerja inklusif, dukungan kewirausahaan muda, serta pembinaan karakter. Pendekatan terpadu dan kolaboratif lintas sektor diperlukan agar Gen Z dapat menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan dan mewujudkan potensi penuh bonus demografi di Indonesia.
ANALISIS RETURN DAN RISIKO INVESTASI REKSADANA SYARIAH PERIODE 2020–2023 MENGGUNAKAN INDEKS SHARPE Albab, Ulil
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1137

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Investasi Reksadana syariah yang menjadi salah satu instrumen keuangan yang berkembang pesat di Indonesia karena sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan memberikan alternatif investasi yang etis bagi masyarakat. Namun, perbedaan karakteristik dan tingkat risiko antar jenis Reksadana syariah menuntut analisis yang mendalam terkait kinerja masing-masing produk. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat return dan risiko, serta mengevaluasi kinerja Reksadana syariah saham, campuran, dan pendapatan tetap di Indonesia selama periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa nilai aktiva bersih (NAB) bulanan dari 38 produk Reksadana syariah. Return dihitung secara tahunan, sedangkan risiko diukur menggunakan standar deviasi. Kinerja Reksadana dievaluasi dengan tiga metode analisis, yaitu Indeks Sharpe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Reksadana saham memiliki return rata-rata tertinggi namun dengan risiko paling besar. Reksadana pendapatan tetap memiliki kinerja paling stabil dengan risiko terendah. Berdasarkan Indeks Sharpe, produk Reksadana pendapatan tetap umumnya memiliki kinerja lebih baik dibanding saham dan campuran. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa efektivitas manajer investasi sangat bervariasi antar produk dan jenis Reksadana. Oleh karena itu, investor disarankan untuk menyesuaikan pilihan Reksadana dengan profil risiko dan tujuan investasinya.
TELAAH KRITIS TERHADAP PRINSIP LARANGAN GHARAR DAN MAYSIR DALAM PRODUK PASAR MODAL SYARIAH MODERN: KAJIAN PUSTAKA BERBASIS LITERATUR KONTEMPORER Putri, Maulina; Rahmah, Fildatul; Amira, Siti Nur; Putri, Dian Fatma; Hendra K, Joni
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1157

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan telaah kritis terhadap penerapan prinsip larangan Gharar dan Maysir pada produk pasar modal syariah modern melalui pendekatan penelitian kepustakaan berbasis literatur kontemporer. Kompleksitas instrumen seperti saham syariah, sukuk, reksa dana syariah, ETF syariah, EBA syariah, serta instrumen derivatif modern menuntut reinterpretasi prinsip fiqih muamalah agar tetap relevan dengan dinamika pasar. Metode penelitian dilakukan melalui penelusuran literatur terindeks SINTA, fatwa DSN-MUI, standar AAOIFI, dan dokumen regulator seperti OJK, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi dan analisis komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun prinsip Gharar dan Maysir telah diterapkan dalam berbagai instrumen pasar modal, perkembangan teknologi seperti high-frequency trading, algoritmic trading, margin trading, dan short selling menimbulkan risiko spekulatif dan ketidakpastian sehingga memerlukan pengawasan syariah lebih ketat. Instrumen derivatif syariah seperti sukuk derivatif, tawarruq derivative, dan urbun options dinilai memiliki potensi penyimpangan dari maqāṣid al-syarī’ah apabila tidak dibatasi secara jelas. Perbandingan kebijakan Indonesia dengan yurisdiksi seperti Malaysia dan GCC menunjukkan bahwa Indonesia lebih konservatif dalam inovasi, namun unggul dalam kepastian syariah. Penelitian ini menegaskan adanya kesenjangan antara teori normatif syariah dan praktik operasional pasar modern, yang memerlukan pendekatan metodologis baru, peningkatan edukasi investor, serta inovasi instrumen yang lebih berlandaskan aset riil. Kajian ini berkontribusi dalam memperkuat landasan teoretis dan rekomendasi kebijakan untuk mengembangkan pasar modal syariah yang lebih adil, stabil, dan sejalan dengan maqāṣid al-syarī’ah.
STUDI TURNOVER SUMBER DAYA INSANI PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT INFAQ LAZISNU PCNU BABAT DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Subhan, Mohammad; Rukin; Sudarsono, Heri
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.780

Abstract

Fenomena turnover sumber daya insani (SDI) pada lembaga filantropi Islam menjadi tantangan serius dalam menjaga keberlanjutan program, akuntabilitas publik, dan integritas kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong terjadinya turnover SDI di Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Babat dalam perspektif ekonomi Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya angka turnover dipengaruhi oleh lemahnya kepemimpinan transformatif, ketimpangan sistem kompensasi, minimnya penghargaan spiritual, budaya organisasi yang tidak inklusif, serta absennya manajemen kinerja berbasis nilai. Dalam perspektif ekonomi Islam, realitas ini mencerminkan penyimpangan dari prinsip-prinsip maqāṣid al-sharī‘ah, terutama dalam aspek pemeliharaan jiwa (ḥifẓ al-nafs), harta (ḥifẓ al-māl), dan kehormatan SDI sebagai pelayan umat. Turnover yang tinggi juga berdampak pada turunnya efektivitas distribusi zakat, lemahnya partisipasi sosial, serta terganggunya regenerasi kelembagaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformulasi kebijakan manajemen SDI berbasis syariah yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga keadilan, kebermaknaan kerja, dan spiritualitas. Dengan demikian, manajemen SDI yang berlandaskan nilai-nilai Islam substantif menjadi syarat mutlak bagi keberlanjutan lembaga zakat yang profesional, amanah, dan berkeadilan sosial.

Page 11 of 13 | Total Record : 129