cover
Contact Name
Made G. Juniartha
Contact Email
madejuni87@gmail.com
Phone
+6285936147164
Journal Mail Official
madejuni87@gmail.com
Editorial Address
Jl.Kenyeri Gg. Sekar Kemuda No.1 Tonja Denpasar Timur.
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Yoga Dan Kesehatan
ISSN : 26210185     EISSN : 27229440     DOI : https://doi.org/10.25078/jyk.v5i2.1884
Jurnal Yoga dan Kesehatan adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Jurusan Yoga dan Kesehatan, Fakultas Brahma Widya, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Jurnal ini memuat tulisan yang isinya tidak hanya penting bagi kalangan akademis di lingkungan kampus Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, tetapi juga bagi masyarakat luas, dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang yoga dan kesehatan. Jurnal ini bisa dijadikan referensi, dokumentasi atau kajian ilmiah dalam menganalisis/menulis ilmiah dan memecahkan berbagai masalah Yoga dan Kesehatan yang semakin kompleks dewasa ini seirama dengan perkembangan globalisasi.
Articles 158 Documents
EFEKTIVITAS AKUPUNTUR PADA PASIEN NYERI DI PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BALI MANDARA Brata Putri, Dhiancinantyan Windydaca; Kadek Tiana Dewi, Ni; I Putu Riska Ardinata; Ida Ayu Manik Partha Sutema
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.4055

Abstract

Pain is a sensory experience that interferes with an individual's daily activities and functions as a protective mechanism for the body against dangerous stimuli causing damage to the body. Acupuncture has become an increasingly popular alternative therapy for managing various types of pain. The use of acupuncture therapy is used as an alternative therapy to conventional medical therapy. This study aims to identify and describe the level of pain intensity in patients receiving acupuncture therapy at the Traditional Health Service at the Bali Mandara Regional General Hospital. This study's pre-experimental design uses a one-group pretest-posttest design. This research involved 66 respondents who had different pain criteria. Before being given treatment in the form of acupuncture therapy, 50 respondents (75.8%) had severe pain and 16 respondents (24.2%) had moderate pain. After being given acupuncture therapy, 52 (78.8%) had mild pain and 14 (21.2%) showed moderate pain category. The Wilcoxon test results showed a significant difference (p = 0.000) between the pain scale before and after acupuncture therapy. This study shows that acupuncture is proven to be reduce pain intensity in various pain complaints.
Konsep Pengendalian Diri Dalam Astangga Yoga Kajian Psikologi Yus Aditya, I Wayan
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.4695

Abstract

Self-control is a fundamental ability that allows individuals to regulate their thoughts, emotions, and behaviors to stay in line with their values ​​and long-term goals. In this context, Patanjali’s Ashtanga Yoga offers an eight-step framework that encompasses moral, physical, and spiritual aspects. These eight steps include yama (moral principles), niyama (self-discipline), asana (physical postures), pranayama (breath control), pratyahara (withdrawal from the senses), dharana (concentration), dhyana (meditation), and samadhi (supreme consciousness). This study aims to explore the relevance of Ashtanga Yoga principles in managing emotions, controlling impulses, and improving mental well-being through a modern psychological approach. The literature review shows that Ashtanga Yoga not only teaches practical self-control through meditation, self-discipline, and introspection, but also helps individuals manage stress, improve emotional regulation, and improve life satisfaction. The integration of Ashtanga Yoga principles with modern psychological theories of self-control offers a holistic approach to improving mental well-being. This article makes a scientific contribution by analyzing the potential of Ashtangga Yoga as a framework for the development of better self-control, while proposing its application in contemporary psychological interventions for stress management and improving quality of life.
Pengaruh Latihan Yoga Asana Terhadap Keseimbangan Dinamis Pemain Basket Remaja Di Liga Bali Academy Kota Denpasar Setyawan Guna Dharma; I Made Adi Brahman; Dewi Puspita Apsari
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.5131

Abstract

Basket merupakan olahraga yang sangat popular di segala kalangan usia termasuk remaja. Pemain basket harus memiliki komponen kebugaran jasmani seperti kekuatan, daya tahan, kecepatan, daya ledak, kelenturan, kelincahan, ketepatan, koordinasi, dan keseimbangan dinamis. Kondisi pemain basket khususnya remaja yang rentan mengalami stress, gangguan pendengaran, dan masalah postur tubuh dapat memengaruhi keseimbangan dinamis seseorang sehingga berdampak pada risiko cedera ekstremitas bawah dan performa pemain. Latihan Yoga Asana menjadi salah satu pillihan yang efektif untuk meningkatkan keseimbangan dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Latihan Yoga Asana terhadap keseimbangan dinamis pemain basket remaja di Liga Bali Academy Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental One Group Pre-Test-Post-Test. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus besar sampel Gall. Sampel penelitian ini melibatkan 15 sampel yang dipilih sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan purposive sampling. Responden penelitian ini berusia 11-13 tahun. Alat ukur Y-Balance Test digunakan untuk mengukur keseimbangan dinamis dan risiko cedera ekstremitas bawah pada pemain basket. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan Paired Sample T-Test dan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan dengan nilai signifikansi p = 0,091 > a (0,05) dan ukuran efek kecil ke sedang (Cohen′s d = 0.340242) pada selisih jangkauan anterior. Latihan yoga asana selama 6 minggu belum menunjukkan pengaruh secara statistik terhadap keseimbangan dinamis, akan tetapi terbukti memberikan efek kecil hingga sedang pada keseimbangan dinamis.
Pertumbuhan Anak Usia Dibawah 5 Tahun yang Tinggal di Tempat Pembuangan Akhir Sampah dan Kondisi Sanitasi Lingkungannya Erika, Kadek Ayu; Aprilia Dwi Aryanti; Suni Hariati
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.5712

Abstract

Less than optimal development of children under 5 years of age can be caused by one factor is inadequate environmental sanitation, especially in landfills sites. This study aims to determine the growth of children under 5 years of age and the environmental sanitation of those living in the landfill sites. This research uses descriptive analytics with purposive sampling technique. The number of samples in this study were 91 parents who had children under 5 years of age in landfills sites. The research instruments used weight measurement tools, namely the RGZ-20 baby scale (0-2 years) and digital foot scales (2-5 years). Height was measured using an infantometer/length board/microtoise onemed, and head circumference was measured using a Medline and recorded on an anthropometric measurement questionnaire. Data were presented in frequency distributions of demographic characteristics, growth of children under 5 years of age, environmental sanitation, and cross-tabulations between variables. Growth based on infant characteristics showed nutritional status BB/U 36 (75%), BB/TB 21 (48.8%), and LK/U 31 (72.1%) in the normal category according to age. However, most were in the stunting index (19, or 39.6%) and waste disposal facilities were categorized as very poor. Environmental sanitation conditions at the landfill sites included drinking water sources from boreholes/pumps (27.5%); available, watertight, and uncovered waste bins (51.6%); use of septic tanks (100%); and no sewerage available (49.5%). Parents who use borehole/pump water sources, trash bins that are not watertight and uncovered, and have no sewerage in the landfill sites where they live have children under 5 years of age with normal growth.
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Komunikasi Interpersonal Petugas Pelacakan Kontak (Tracer) COVID-19 di Provinsi Bali Dewi, Ni Putu Shinta Utari; Wulanyani, Ni Made Swasti; Subrata, I Made; Widnyana, Komang Tri Yudartha
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.5787

Abstract

Pelaksanaan pelacakan kontak COVID-19 di Provinsi Bali belum berjalan optimal, meskipun merupakan salah satu strategi utama dalam pengendalian penularan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemampuan komunikasi interpersonal petugas pelacakan kontak (tracer) COVID-19 di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan petugas tracer di puskesmas pada ketiga wilayah tersebut. Sampel sebanyak 121 responden dipilih menggunakan teknik total sampling (non-probability sampling). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner elektronik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (81,0%), berusia ≤26 tahun (60,3%), belum menikah (53,7%), berpendidikan sarjana (54,4%), dan memiliki masa kerja ≤3 tahun (58,7%). Mayoritas responden memiliki tingkat kecerdasan emosional yang tinggi serta kemampuan komunikasi interpersonal yang sangat tinggi (61,2%). Analisis menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, masa kerja, dan wilayah kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi interpersonal. Dibandingkan dengan Kota Denpasar, kemampuan komunikasi interpersonal di Kabupaten Badung dan Kabupaten Gianyar masing-masing lebih rendah sebesar 5,063 dan 8,015. Meskipun demikian, tingginya kemampuan komunikasi interpersonal secara individu belum sepenuhnya sejalan dengan capaian pelacakan kontak di lapangan yang masih rendah. Hal ini menunjukkan adanya faktor lain di luar individu yang turut memengaruhi keberhasilan pelaksanaan pelacakan kontak. Oleh karena itu, selain peningkatan kapasitas individu melalui pelatihan kecerdasan emosional dan komunikasi interpersonal, diperlukan pula penguatan sistem serta peningkatan kepercayaan masyarakat guna mendukung efektivitas program pelacakan kontak COVID-19. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Kemampuan Komunikasi Interpersonal, Petugas Pelacakan Kontak (Tracer), COVID-19
Analisis Psikologi Komunikasi Dalam Praktik Haṭha Yoga Ni Ketut Anjani, Ni Ketut Anjani
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.6379

Abstract

Communication psychology in hatha yoga practice plays a strategic role in supporting mental health improvement through internal and external communication processes. This study aims to analyze how communication dynamics in hatha yoga practice contribute to mental health. This study used a qualitative approach with a literature review method that analyzed approximately 18 scientific sources in the form of journal articles, textbooks, and classic yoga manuscripts. The results show that hatha yoga practice is not only a physical activity, but also a psychological communication process involving intrapersonal and interpersonal communication that plays a role in the formation of self-awareness and emotional regulation. Internal communication occurs through awareness of the breath, body, and mind, while external communication is reflected in the interaction between instructors and participants. This process contributes to emotional regulation, stress management, and increased self-awareness. The novelty of this study lies in the integration of communication psychology perspectives into the study of yoga, which confirms that the effectiveness of hatha yoga is greatly influenced by the quality of communication during the practice.
Yoga Āsana Sebagai Pendekatan Pembelajaran Untuk Mendukung Keseimbangan Dan Konsentrasi Pada Anak Usia Dini: Studi Kualitatif Di Pratama Widyalaya Adnyani Juniartha, Made G.
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.6381

Abstract

Perkembangan anak usia dini pada era modern menghadapi tantangan berupa berkurangnya aktivitas fisik terstruktur dan meningkatnya paparan stimulasi digital yang berpotensi memengaruhi keseimbangan motorik dan kemampuan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji yoga āsana sebagai pendekatan pembelajaran dalam mendukung keseimbangan dan konsentrasi anak usia dini di Pratama Widyalaya Adnyani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian teks dan penelitian lapangan. Kajian teks difokuskan pada Gheraṇḍa Saṁhitā dan Haṭha Yoga Pradīpikā, sementara data lapangan diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 40 anak usia 4–6 tahun selama 6 bulan dengan frekuensi kegiatan 1 kali per bulan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa praktik yoga āsana yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak dan dikemas melalui pendekatan bermain dan naratif (story-based learning) memberikan kontribusi positif terhadap keseimbangan postural, kesiapan belajar, dan kemampuan konsentrasi berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Selain itu, praktik ini juga menunjukkan indikasi dalam mendukung regulasi emosi dan pembentukan sikap positif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa yoga āsana memiliki potensi sebagai pendekatan pembelajaran holistik yang dapat mendukung perkembangan fisik, kognitif, dan afektif anak usia dini.
Penerapan Gerakan Yoga dalam Mengurangi Gejala Depresi Pada Anak Berkebutuhan Khusus Gusti Ayu Putu Paramita Sari Dewi; Ngakan Putu Darma Yasa
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.6516

Abstract

Communication psychology in hatha yoga practice plays a strategic role in supporting mental health improvement through internal and external communication processes. This study aims to analyze how communication dynamics in hatha yoga practice contribute to mental health. This study used a qualitative approach with a literature review method that analyzed approximately 18 scientific sources in the form of journal articles, textbooks, and classic yoga manuscripts. The results show that hatha yoga practice is not only a physical activity, but also a psychological communication process involving intrapersonal and interpersonal communication that plays a role in the formation of self-awareness and emotional regulation. Internal communication occurs through awareness of the breath, body, and mind, while external communication is reflected in the interaction between instructors and participants. This process contributes to emotional regulation, stress management, and increased self-awareness. The novelty of this study lies in the integration of communication psychology perspectives into the study of yoga, which confirms that the effectiveness of hatha yoga is greatly influenced by the quality of communication during the practice.