cover
Contact Name
Aulia Rahman
Contact Email
auliarahman1985@unsam.ac.id
Phone
+6285226355407
Journal Mail Official
auliarahman1985@unsam.ac.id
Editorial Address
https://ejurnalunsam.id/index.php/jsnbl/about/editorialTeam
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan
Published by Universitas Samudra
ISSN : 23560770     EISSN : 26852705     DOI : 10.33059/jsnbl.v10i2
The Seuneubok Lada journal only publishes scientific works resulting from empirical and theoretical research to develop science. The focus of the Seuneubok Lada Journal is the field of historical education, social history and culture. History education includes the study of history education in schools which include; 1. History Teaching Methods, 2. History Education Curriculum, 3. History Education Management and Technology while social and cultural history includes; 1. Archaeological Studies 2. Ethnographic Studies 3. Social and Cultural Anthropological Studies 4. Social and Political History Studies 5. Hysterography
Articles 240 Documents
PENGEMBANGAN BUKU AJAR IPS BERBASIS SEJARAH LOKAL KELAS IV SD KABUPATEN ACEH TENGAH Rapita Aprilia; Sukirno Sukirno
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 1 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 1 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.33 KB)

Abstract

Produk buku ajar IPS berbasis sejarah lokal untuk kelas IV di SD Negeri 5 Bebesen dan SD Negeri 8 Bebesen Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah dikembangkan dengan menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada Standar Kompetensi V dan Kompetensi Dasar 1.5. buku ajar yang dibuat bertemakan “Peninggalan Sejarah” dengan mengangkat berbagai peninggalan sejarah yang ada di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah sejak dari masa pra aksara sampai dengan menjelang kemerdekaan Indonesia. Kelayakan produk buku ajar berbasis sejarah lokal diukur melalui validasi tim ahli dan keefektifan produk buku ajar. Validasi ahli diperoleh dengan perevisian sebanyak dua sampai tiga kali, persentase akhir validasi ahli bahasa adalah 89,28 % (sangat valid), kemudian dari ahli materi adalah 88,63% (sangat valid) dan dari ahli desain/penyajian adalah 93,75% (sangat valid).
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TURNAMEN BELAJAR DALAM PENINGKATAN KEMAHIRAN BERPROSES MATEMATIKA PADA SISWA SMA Suparman Suparman Suparman; Nurmawati Nurmawati; Khoirul Anwar
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 1 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 1 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.849 KB)

Abstract

Pembelajaran memerlukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang baik. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berorientasi model turnamen belajar. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dijadikan panduan dalam proses pembelajaran dan bahan evaluasi keberhasilan pembelajaran yang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan tujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran model turnamen belajar yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemahiran berproses siswa. Model pengembangan menggunakan modifikasi 4-D dari model Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang meliputi empat tahap yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Dempet tahun 2018/2019 yang terdiri dari 12 kelas, dengan subyek uji coba 3 kelas (dua kelas eksperimen dan satu kelas control). Perangkat yang dikembangkan meliputi RPP, LAPD, BPD, BPG, dan Tes Prestasi Belajar. Perangkat tersebut divalidasi oleh para ahli. Pengambilan data melalui pemberian tes dan observasi. Kegiatan observasi meliputi pengamatan terhadap kemampuan guru dalam melaksakan RPP. Data tes yang diolah dengan uji ketuntasan belajar. Pengembangan perangkat pembelajaran turnamen belajar menghasilkan perangkat pembelajaran lebih praktis dan valid dengan analisis keterlaksanaan RPP, respon guru, serta respon siswa. Kevalidan perangkat pembelajaran dilakukan dalam dua tahap yaitu validasi ahli atau pakar dan uji coba lapangan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk:1)mendeskripsikan proses pengembangan perangkat pembelajaran model turnamen belajar materi trigonometri kelas XI yang valid, praktis, dan efektif. 2) memperoleh perangkat pembelajaran model turnamen belajar materi trigonometri kelas XI yang valid, praktis, dan efektif. 3) menentukan efektifitas implementasi perangkat pembelajaran model turnamen belajar materi trigonometri kelas XI. 4) menentukan kepraktisan model turnamen belajar materi trigonometri kelas XI. Hasil penelitian dapat disimpulkan 1) proses pengembangan perangkat pembelajaran model turnamen belajar materi trigonometri kelas XI berjalan sesuai model 4D. 2) perangkat pembelajaran model turnamen belajar materi trigonometri kelas XI yang dihasilkan valid dengan rata-rata validitas 93,65% (sangat baik). 3) implementasi perangkat pembelajaran model turnamen belajar materi trigonometri kelas XI berjalan efektif, dengan rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 78,80 dan tingkat ketuntasan sebesar 86,11%. Melalui uji – t diperoleh t hitung = 1,858 > ttabel = 1,684, artinya hasil belajar lebih dari 75,00 atau telah mencapai ketuntasan belajar 4) perangkat pembelajaran model turnamen belajar materi trigonometri kelas XI yang dihasilkan praktis, dengan keterlaksanaan RPP sebesar 3,91 (sangat baik), respon guru sebesar 3,67 (sangat baik) dan respon siswa sebesar 73,02% (respon positif).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SUNGAI RAYA KAB. ACEH TIMUR Mardiani Mardiani
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 1 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 1 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.186 KB)

Abstract

Pendidikan di sekolah saat ini diarahkan menuju proses pembelajaran yang interaktif yang menjadikan peserta didik sebagai subjek dan objek pembelajaran, sehingga peserta didik menjadi aktif tidak lagi pasif dalam pembelajaran. Merupakan tugas dan peran seorang pendidik untuk merancang bagaimana menciptakan suatu proses pembelajaran interaktif yang menjadikan peserta didik sebagai pemeran utama dalam proses pembelajaran. Serta bagaimana memfasilitasi peserta didik agar mudah memahami materi yang diajarkan sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Berdasarkan data awal yang didapat menunjukkan bahwa hasil belajar mata pelajaran IPS materi pokok Keunggulan Tanah di Indonesia berada dibawah ketuntasan klasikal. Ketuntasan klasikal hasil belajar peserta didik hanya mencapai 25% sedangkan 75% peserta didik belum mampu mencapai kriteria ketuntasan minimum. Ketuntasan klasikal tersebut masih kurang dari ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan sekolah yaitu 85%.
DAMPAK PENGUATAN DAN KREATIVITAS GURU TERHADAP EVALUASI HASIL BELAJAR PELAJARAN IPS SISWA KELAS 5 SD DI KECAMATAN SIDOMUKTI KOTA SALATIGA Sutan Saribumi Pohan
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 1 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 1 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.799 KB)

Abstract

Penguatan merupakan inspirasi guru menganalisis proses pengajaran, sehingga implementasi pembelajaran dapat memberi pengaruh pada hasil pembelajaran, guru akan mengetahui kesesuaian antara materi pembelajaran yang diberikan terhadap pengembangan materi pembelajaran yang diterima oleh para siswa melalui penguatan guru dapat memberi motivasi belajar siswa, penguatan adalah suatu pendekatan yang dilaksanakan oleh guru setelah proses pembelajaran atau pada tahap akhir materi pembelajaran yang diinformasikan oleh guru, sehingga guru berusaha mengetahui seberapa besar bahan ajar dan materi yang diinformasikan mampu disimak, dipahami dan diimplikasikan sebagai keterampilan oleh siswa. Kreativitas guru adalah kemampuan untuk menemukan dan mengembangkan sesuatu yang baru atau hasil karya yang mengkombinasikan antara sesuatu yang lama menjadi baru. Penelitian ini akan mengungkap tentang program penguatan yang dilaksanakan oleh guru setelah proses pembelajaran (selesai), selanjutnya mengungkap tentang kreativitas guru sebagai penunjang dalam proses pengajaran serta evaluasi hasil belajar siswa pelajaran IPS tingkat Sekolah Dasar kelas 5 di Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga.Rancangan penelitian akan dilaksanakan menggunakan tiga instrumen sebagai sarana pengumpulan data, yaitu angket tentang penguatan, angket tentang kreativitas guru dan nilai mata pelajaran IPS siswa kelas 6 SD setelah diberikan penguatan dan kreativitas guru dalam pembelajaran.
POTENSI ENTREPRENEUR MAHASISWA ALUMNI UNIVERSITAS TERBUKA Bambang Dalyono; Suparman Suparman
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 1 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 1 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.926 KB)

Abstract

Peranan Peguruan Tinggi dalam memotivasi sarjana menjadi entrepreneur muda sangat penting dalam menumbuhkan jumlah entreprneur. Untuk memasyarakatkan dan membangkitkan semangat entreprenaur atau kewirausahaan di Indonesia, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 1995. Adapun tujuan dikeluarkannya Instruksi Presiden tersebut untuk menumbuhkan semangat kepeloporan di kalangan generasi muda agar mampu menjadi wirausahawan atau entrepreneur.Dengan meningkatnya wirausahawan dari kalangan sarjana akan mengurangi pertambahan jumlah pengangguran bahkan menambah jumlah lapangan pekerjaan. Dengan menjadi entrepreneur tentu saja tidak perlu khawatir untuk kena PHK, kecuali tentu saja mem-PHK diri sendiri. Pertumbuhan penduduk di negara Indonesia tiap tahun makin meningkat, maka tentu saja peluang untuk melakukan usaha makin besar dan luas. Yang penting adalah kreatif, mau bekerja keras, dan tidak gengsi maka sebetulnya hampir tidak ada alasan untuk tidak bisa membuat usaha yang sukses.. Dimana ada kemauan di situ terbuka jalan yang lebar, tetap semangat pantang menyerah. Jadi pihak Perguruan Tinggi berperan menjadi pemberi informasi tentang kesempatan apa yang akan didapat jika menjadi entrepreneur, serta memberikan pendidikan kewirausahaan. Peranan Perguruan Tinggi sangat menentukan tercetaknya entrepreneur muda yang handal. Akan tetapi menjadi entrepreneur akan memperoleh pendapatan yang tidak pasti, memikul berbagai resiko, bekerja keras dan waktu jam kerja panjang, kualitas kehidupannya masih rendah sampai usahanya berhasil karena harus berhemat. Oleh karena itu permasalahannya, bagaimanakah potensi entrepreneur mahasiswa alumni Universitas Terbuka dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi? Untuk itu, sebaiknya entrepreneur harus mengetahui dan mengerti bahwa entrepreneur itu merupakan pejuang kemajuan yang mengabdi kepada masyarakat dan turut serta mengakhiri ketergantungan terhadap negara lain. Kesimpulannya, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, potensi entrepreneur alumni Universitas Terbuka berpeluang besar dan terbuka luas. Serta pembinaan dan pengembangan sikap mental enrepreneur di kalangan alumni UT, menjadi wahana pengintegrasian secara sinergi antara penguasaan sains dan teknologi dengan jiwa entrepreneur.
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA DINI MELALUI UOTDOOR LEARNING DI TK PEMBINA KABUPATEN REMBANG Sri Handayani; Sumarno Sumarno; Dwi Ampuni
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 1 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 1 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.322 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kecerdasan interpersonal anak kelompok B di TK Pembina Rembang yang meliputi kemampuan anak dalam bersikap empati, bersikap prososial, keterampilan memecahkan masalah, kesadaran sendiri dan berkomunikasi secara efektif. Berdasarkan latar belakang tersebut terdapat rumusan masalah diantaranya adalah Bagaimana kondisi obyektif kecerdasan interpersonal anak sebelum diterapkan kegiatan outdoor learning di TK Pembina Rembang.Bagaimana penerapan kegiatan outdoor learning di TK Pembina Rembang dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal anak usia dini.Apakah terdapat peningkatan kecerdasan interpersonal setelah diterapkan kegiatan outdoor learning di TK Pembina Rembang. Adapun tujuan penelitian ini secara umum adalah bagaimana peningkatan kecerdasan interpersonal anak usia dini di TK Pembina Rembang. Sedangkan tujuan khususnya adalah sebagai berikut : (1)Mengetahui kondisi obyektif kecerdasan interpersonal anak sebelum diterapkan kegiatan outdoor learning di TK Pembina Rembang. (2)Mengetahui bagaimana penerapan kegiatan outdoor learning di TK Pembina Rembang dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal anak usia dini. (3)Mengetahui apakah terdapat peningkatan kecerdasan interpersonal setelah diterapkan kegiatan outdoor learning di TK Pembina Rembang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas, yang dilakukan selama dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari dua tindakan. Berdasarkan hasil penelitian kecerdasan interpersonal anak usia dini pada kelompok B di TK Pembina Rembang dimana setiap siklusnya mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dapat terlihat semakin banyak anak senang menolong teman, anak sering menunjukkan kasih sayang kepada temannya, mampu memecahkan masa dengan baik dan berkomunikasi dengan efektif. Rekomendasi bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini, agar dalam pelaksanaan pembelajaran khususnya dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal, guru memiliki berbagai kegiatan outdoor learning yang lebih menarik dan sesuai dengan cara belajar Anak Usia Dini sehngga membuat anak menyenangkan dan termotivasi berikutnya.
Abdul Xarim, Propaganda, dan Masuknya Komunisme Di Aceh Pada Tahun 1920-an Aulia Rahman
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 1 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 1 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.725 KB)

Abstract

Terdapat banyak pendapat yang menyatakan tentang proses masuknya pengaruh komunisdi Aceh. Salah satunya pendapat tersebut dapat dibaca dalam buku buku karya Rusdi Sufi yang berjudul Peristiwa PKI di Aceh: Sejarah Kelam Konflik Ideologis di Serambi Mekah yang diterbitkan pada tahun 2008 lalu. Memang tidak banyak buku yang membahas secara khusus mengenai komunisme di Aceh. Jadi, paling tidak buku ini menjadi salah satu rujukan yang dapat di pertanggungjawabkan secara akademik. Faham Komunisme masuk ke Aceh melalui proses yang sangat panjang. diawali dengan adanya perpecahan SI menjadi SI Putih dan Si Merah. Perpecahan tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai media penyebaran ideologi komunis, salah satunya di wilayah Aceh. Dalam buku Rusdi Sufi, komunisme teridentifikasi masuk ke Samalanga pada tahun 1927 dengan terbentuknya PKI. Dampaknya adalah banyak pemuda-pemuda Samalanga yang terpengaruh ideologi komunis. Salah satunya adalah Tgk. Abdoel Hamid, putra dari ulama Besar di Tanjong, Tgk. Haji Malem. Komunisme yang berkembang di bukanlah komunisme atheis, melainkan komunis yang disebabkan karena perpecahan Sarekat Islam yang nasionalis. Salah satu tokoh yang berperan penting dalam proses masuknya komunisme di Aceh adalah Abdul Xarim. Oleh karena itu, tulisan ini akan membahas mengenai kiprah Abdul Xarim dalam proses masuknya komunisme di Aceh.
GEDONG PASAI ACEH UTARA PUSAT EKSKAVASI Usman Usman; Bachtiar Akob
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 2 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 2 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.066 KB)

Abstract

Samudra Pasai sekarang ini lokasi ekskavasi para sultan tempo dulu, yang pada awal abad ke-13 M diperintah oleh Sultan Malik as-Saleh, kemudian diganti oleh putranya; Malik az-Zahir sampai Ratu Nahrisyah (isteri sultan Zainal Abidin). Sebagai wilayah strategis, Pasai menerima pengaruh kebudayaan Islam dan menjadi pusat pengembangan Islam di Asia Tenggara sampai abad ke-15 M. Malik as-Saleh sultan pertama, mangkat bulan Ramadhan 676 H/ 1297 M. Makam Malik as-Saleh dan az-Zahir, berdampingan di Desa Beringin Gedung Pasai. Kedua batu nisan beliau dihiasi kaligrafi huruf Arab yang indah. Sedang makam Nahrisyah, juga berdampingan dengan makam suaminya; Sultan Zainal Abidin dalam komplek Desa Kuta Kreung, Kecamatan Samudra merupakan zaman kemajuan Islam Kerajaan Samudra Pasai pada abad ke-15 M. Makamnya terbuat dari batu pualam (marmar) yang merupakan simbol kemegahan dinasti Samudra Pasai waktu itu, yang telah memerintah selama 151 tahun, sejak Sultan Malik as-Saleh tahun 1261 sampai cucunya Ratu Nahrisyah tahun 1412 M. Perihal perumusan penelitian ini; (1) bagaiamana awal masuk dan perkembangan Islam di Samudra Pasai dan sekitarnya?; (2) bagaimana bentuk dan motif makam Sultan Malik as-Saleh dan Malik az-Zahir?; dan (3) bagaimana bentuk artektur dan motif makam Ratu Nahrisyah pada abad ke-13 dan 15 Masehi?. Kajian penelitian ini bahwa Samudra Pasai pusat pengembangan Islam di Asia Tenggara, penyelidikan sumber ekskavasi para sultan dan Ratu sebagai warisan objek sejarah, walaupun sudah berusia 700 tahun yang lampau, tapi bermanfaat sebagai sumber kepurbakalaan saat sekarang ini. Juga sumber informasi/bahan kajian para sejarawan baik dalam maupun luar negeri sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sejarah, yang dapat memberi konstribusi di bidang agama dan sosial historis bagi generasi berikutnya. Metode penelitian yaitu analisis historis, ekskavasi dan studi dokumen sebagai sumber data informasi secara sistematis, kritis dan sintesis dari hasil-hasil yang dicapai dalam bentuk tertulis; dengan melalui studi kepustakaan atau dokumentasi dan observasi melalui teknik mewawancara (Dudung, 1999: 43). Prosedur penelitian ini menggunakan langkah-langkah yakni Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi. Ada tiga tahapan analisis data; (1) reduksi data yaitu proses penyederhaaan, (2) sajian data yaitu kegiatan dalam bentuk cerita yang sistematis dan (3) penarikan simpulan dari analisis sesuai dengan rumusan masalah yaitu berusaha merekonstruksikan perkembangan Gedong Pasai Aceh Utara pusat ekskavasi (kajian sejarah dan makam sultan-sultan di Samudra Pasai abad ke-13 dan 14 M). Hasil penelitian bahwa Kerajaan Islam Samudra Pasai salah satu pusat peradaban Islam di Asia Tenggara baik zaman Malik as- Saleh, Malik az-Zahir hingga makam Ratu Nahrisyah di abad ke-14 M. Bahkan benda ekskavasi itu dapat dijadikan sumber ilmu pengetahuan dengan arstektur bangus dan indah, barang impor dari India bertulisan Arab terbuat dari batu andesit dan pualam (marmar) yang sangat indah dalam bentuk kaligrafi. Berdasarkan hasil penelitian, diajukan beberapa saran, diantaranya bahwa cagar budaya makam raja-raja Samudra Pasai dapat dijadikan objek sejarah dan pusat peradaban bangsa. Pemda setempat merenovasi bagian dari aset pemerintah setempat.
PENGARUH TEKNOLOGI PENDIDIKAN PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4,0 Budiharto Budiharto; Triyono Triyono; Suparman Suparman
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 2 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 2 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.736 KB)

Abstract

Indonesia dari waktu ke waktu semakin berpacu dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat di-zaman now ini, apalagi dalam era revolusi industri 4.0 ini. Banyak ketinggalan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang harus segera dicapai setelah kita ketinggalan jauh dari negara-negara baik ASEAN maupun negara maju lainnya. Kunci kemajuan suatu negara ada pada bidang pendidikan. Karenanya dengan memajukan dibidang pendidikan maka Indonesia dari waktu kewaktu akan dapat sejajar dengan negara-negara lain didunia ini. Walaupun juga tidak kalah pentingnya dibidang lain selain pendidikan. Teknologi pendidikan dirancang untuk membantu memecahkan permasalahan pendidikan, sehingga mampu memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Kualitas pendidikan akan tercapai bila kualitas pembelajaran terpenuhi. Pembelajaran melibatkan antara guru, siswa, kurikulum dan faktor lainnya seperti bahan ajar, media,internet, alat peraga, multi metode dan sebagainya. Karenanya sekolah harus memfasilitasi semua kebutuhan yang diperlukan dalam kelas pembelajaran. Dengan berbagai bentuk pengalaman belajar baik yang didapat didalam kelas maupun yang diluar kelas, dapat dikemas dengan memperhatikan kaidah serta prinsip teknologi pendidikan. Dengan memanfaatkan teknologi pendidikan/pembelajaran diharapkan pesan dapat dikemas lebih sistematik baik dalam kemasan fisik atau maya, yang tidak dibatasi lagi oleh dimensi ruang maupun waktu. Karenanya maka materi pelajaran akan mudah diterima dengan baik , mudah, menyenangkan dan fleksibel.Untuk itulah maka kaidah serta prinsip teknologi pendidikan seharusnya terimplementasi dalam seluruh proses pendidikan mata pelajaran, pengembangan diri dan menjadi budaya sekolah.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Mustadi Mustadi
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 6 No 2 (2019): SEUNEUBOK LADA VOL 6 NOMOR 2 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.673 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 2 Rantau Selamat semester II tahun pelajaran 2017-2018. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, pada masing-masing siklus, peneliti menggunakan beberapa prosedur penelitian meliputi, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian melalui tes hasil belajar siswa, observasi aktivitas guru, dan aktivitas siswa yang digunakan untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa setelah dilakukan tindakan. Hasil belajar siswa dapat dinyatakan berhasil bila hasil belajar telah mencapai KKM sebesar 70. Secara klasikal suatu kelas telah tuntas belajar bila mencapai ketuntasan klasikal sebesar 85%. Dengan diterapkannya Model Pembelajaran Discovery Learning. Hasil penelitian menunjukkan, pada siklus I (satu ) nilai rata-rata siswa berjumlah 69 dan ketuntasan belajar mencapai 71%. Hasil ini menunjukkan peningkatan dari kondisi awal yang nilai rata-ratanya hanya 61 dan ketuntasan belajar baru 38%. Sedangkan pada siklus II (dua) nilai rata-rata siswa mencapai 78 dan ketuntasan belajar mencapai 86%. Persentase ketuntasan belajar secara klasikal ini menunjukkan pencapaian yang melampaui indikator keberhasilan penelitian yang telah ditetapkan sebesar 85%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi mobilitas sosial siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 2 Rantau Selamat semester II tahun pelajaran 2017-2018.

Page 9 of 24 | Total Record : 240