cover
Contact Name
Aef Herosandiana
Contact Email
lppm@unisa-bandung.ac.id
Phone
+628112289357
Journal Mail Official
jkeb.aisyiyahbdg@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kh. Ahmad Dahlan No.6 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
ISSN : 25024981     EISSN : 2549290X     DOI : https://doi.org/10.33867/jaia
Core Subject : Health, Social,
The topics to be discussed are topics related to mother and child care. For topics related to children are approved until the age of children <18 years
Articles 99 Documents
Gambaran Faktor Risiko Sepsis Neonatorum Berdasarkan Waktu Kejadian di Ruang NICU RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Ayu Prawesti; Fanny Adistie; Cindya Ukhti Isti Angeli
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.736 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v3i2.86

Abstract

Sepsis neonatal adalah penyebab utama kematian pada neonatus. Diagnosis awal sepsis sering sulit ditentukan karena faktor risiko klinis dan gejala klinis pada Sepsis Neonatorum Awitan Dini (SNAD) dan Sepsis Neonatorum Awitan Lanjut (SNAL) sangat beragam. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan faktor risiko sepsis neonatal berdasarkan waktu insidensi di ruang NICU Rumah Sakit Dr.Hasan Sadikin Bandung. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan retrospektif yang mengidentifikasi 92 rekam medik dari Januari 2014-Desember 2017 menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi rekam medis neonatal dengan sepsis neonatus yang masuk ke RS Dr.Hasan Sadikin Bandung kurang dari 24 jam setelah lahir. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Hasilnya adalah SNAD (59,80%) dan SNAL (40,20%). Faktor risiko pada SNAD seperti jenis kelamin laki-laki (69,10%), prematuritas (74,10%), berat lahir rendah (70,90%), memiliki penyakit pemicu (41,80%), asfiksia berat (43,60 %), proses persalinan caesar (52,70%), dan pemasangan alat invasif setelah didiagnosis sepsis (58,20%). Sedangkan pada SNAL seperti jenis kelamin laki-laki (56,80%), prematuritas (73,00%), berat lahir rendah (81,10%), memiliki penyakit pemicu (48,60%), asfiksia ringan (59,50%). ), proses persalinan normal (54,10%), dan pemasangan alat invasif sebelum didiagnosis sepsis (51,40%). Berdasarkan hasil dapat dilakukan strategi pencegahan dengan nutrisi dan oksigenasi yang cukup untuk mendukung pematangan organ, penambahan berat badan, dan pemenuhan kebutuhan oksigen.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Depresi Pada Remaja Awal Teti Rahmawati; Yunita Eka Rahmayanti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.957 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v3i2.87

Abstract

Remaja mengalami berbagai perubahan yaitu fisik, emosional, sosial, dan kognitif yang menyebabkan munculnya berbagai permasalahan. Salah satunya ialah depresi. Selain itu, remaja mengalami berbagai stressor sehingga dibutuhkan dukungan untuk mengatasinya, terutama dukungan dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya hubungan dukungan keluarga dengan kejadian depresi pada remaja awal di SMPN 106 Jakarta Timur. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan ”Cross Sectional”. Jumlah sample yang diperoleh sebanyak 176 siswa di SMPN 106 Jakarta Timur dengan teknik sampling yang digunakan adalah Stratified Random Sampling. Hasil analisis data menggunakan uji chi squre dengan tingkat keperacayaan 95 % (p-value = 0,05). Hasil dari penelitian ini menunjukan p-value = 0,010 (<0,05), berarti hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kejadian depresi pada remaja awal di SMPN 106 Jakarta Timur. Rekomendasi penelitian adalah mengadakan penyuluhan tentang kesehatan mental, deteksi dini remaja yang beresiko mengalami depresi, dan mengadakan program PIK-R
Determinant Determinan Perilaku Bidan dalam Penerapan Kewaspadaan Standar pada Pelayanan Kontrasepsi Implan di Kabupaten Karawang: Determinants of Midwife Behavior in the Prevention of Standard Implant Contraception Service in KB Safari Activities in Karawang Districtontraception Service in KB Safari Activities in Karawang District Warliana warliana
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.073 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v4i1.88

Abstract

Abstract One effort used to improve the quality of family planning services is to ensure the use of standard family planning services for health workers including prevention of infection. The results of the 2015 SUSENAS illustrate the high number of modern MKJP Contraception users at 58.99%, with the Government KB clinic as a health facility providing the most family planning services at 66.40%. One of the efforts to support the increase in users of implant and IUD contraception in Karawang District was carried out by one of them through the District KB Safari. The research objective was to determine the determinants of midwives' behavior in the application of infection prevention in implant contraceptive services carried out in KB family planning activities, including variables of knowledge, attitudes, facilities and supervision. The research method used observational analytic with crossectional approach. Pololation of midwives implementing family planning services, the number of samples was 46 respondents from midwives who had implanted family planning services in family planning safeguards in health centers in Karawang regency, using purposive random sampling. Test analysis using Chi Square on the degree of significance α≤0.05; confidence level (CI 95%) and Bynary Logistic Regression test for multivariable tests. The results showed good knowledge 63%, midwives attitude 54.3%, good infrastructure 63% and supervision 50%. There is a significant relationship between the availability of infrastructure (p = 0,000) and supervision (p = 0.003). The results of multivariable analysis showed that the infrastructure facilities had a significant influence on the behavior of midwives in applying standard precautions to implant contraceptive services in Karawang District (p = 0.05; (Exponent (B) = 20.77.) Keywords: midwives, standard precaution. implant services. Abstrak Salah satu upaya yang digunakan untuk peningkatan mutu pelayanan KB adalah dengan memastikan penggunaan standar pelayanan KB bagi petugas kesehatan termasuk pencegahan infeksi. Hasil SUSENAS 2015 menggambarkan tingginya pengguna Kontrasepsi modern MKJP sebesar 58.99% , dengan klinik KB Pemerintah sebagai fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan KB terbanyak sebesar 66,40%. Salah satu upaya untuk mendukung peningkatan pengguna kontrasepsi implan dan IUD di Kabupaten Karawang dilakukan salah satunya melalui kegiatan Safari KB Kabupaten. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan perilaku bidan dalam penerapann pencegahan infeksi dalam pelayanan kontrasepsi implan yang dilakukan pada kegiatan Safari KB, meliputi variabel pengetahuan, sikap, sarana prasarana dan supervisi. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Pololasi bidan pelaksana pelayanan KB, jumlah sampel sebanyak 46 responden bidan yang melakukan pelayanan KB implan pada kegiatan Safari KB di Puskesmas di Kabupaten Karawang, dengan cara purposive random sampling. Uji analisis menggunakan Chi Square pada derajat kemaknaan α≤0,05; tingkat kepercayaan (CI 95% ) dan uji Bynary Logistic Regression untuk uji multivariabel. Hasil menunjukkan pengetahuan baik 63%, sikap bidan 54,3%, sarana prasarana baik 63% dan supervisi 50%. Ada hubungan bermakna antara ketersediaan sarana prasarana (p=0,000) dan supervisi (p=0,003). Hasil analisis multivariabel menunjukkan variabel sarana prasarana sangat berpengaruh terhadap perilaku bidan dalam penerapan kewaspadaan standar pada pelayanan kontrasepsi implan di Kabupaten Karawang (p=0,05; (Exponen (B)= 20,77.) Kata kunci: bidan,kewaspadaan standar,pelayanan implant.
Pendidikan Kesehatan Metode Cerita Berpengaruh Terhadap Peningkatan Pengetahuan Cara Perawatan Gigi Pada Siswa SD Usia 6-7 Tahun Yusi Sofiyah; Rike Yuniaris; Tia Setiawati
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.508 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v4i1.96

Abstract

Masalah kesehatan gigi di Indonesia dari Tahun 2007 sampai 2013 mengalami peningkatan sebesar 23,2% menjadi 25,9%. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran individu dalam menjaga dan merawat kesehatan giginya. Apabila hal ini dibiarkan begitu saja, akan mengakibatkan kesehatan lainnya seperti infeksi, nyeri dan anak akan malas untuk beraktifitas. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu tindakan preventif yaitu memberikan suatu pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan pada anak dapat diberikan melalui metode cerita dan media audio visual, kedua metode tersebut disesuaikan dengan tahap perkembangan pada anak. Tujuan: Mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan metode cerita dan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang perawatan gigi. Penelitian ini dilakukan di SDN Sukamenak 1 dan SDN Sukamenak 2 Kab. Bandung. Sampel yang digunakan sebanyak 47 orang (total sampling). Metode penelitian yang digunakan kuantitatif quasi eksperimen design dengan pendekatan pretest dan posttest. Teknik analisa data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Withney dengan menggunakan bantuan program aplikasi statistik. Terdapat pengaruh yang signifikan antara nilai pretest dan posttest kedua kelompok dengan p<0,05 dan terdapat perbedaan yang signifikan antar pengetahuan pretest antara kedua kelompok dengan nilai p= 0,000. Saran: Sebaiknya metode cerita dan media audio visual digunakan dalam memberikan pendidikan kesehatan.
Tingkat Pengetahuan Pencegahan Cedera Pada Siswa Kelas V SD Di Kota Bandung Eli Lusiani; Dede Winingsih; Tia Setiawati
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.575 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v4i1.97

Abstract

Usia prasekolah dan usia sekolah merupakan fase perkembangan anak yang memiliki resiko tinggi cedera. Kematian pada anak usia 5-14 tahun sering terjadi akibat dari jatuh saat beraktivitas yang menyebabkan cedera parah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan pencegahan cedera pada siswa kelas V SD di Kota Bandung. Penelitian menggunakan rancangan deskritif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 73 siswa SD yang diambil secara purposive sampling dengan karakteristik responden laki-laki sebanyak 39 responden, perempuan 34 orang siswa, dengan rentang usia 11-12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pencegahan cedera pada siswa dengan pengetahuan baik sebanyak 12 responden (16,4%), pengetahuan cukup 31 responden (42,5) dan pengetahuan kurang 30 responden (41,1%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pencegahan cedera pada anak usia sekolah paling banyak di tingkat pengetahuan cukup. Direkomendasikan kepada pihak sekolah untuk menambahkan rambu-rambu dan tanda-tanda peringatan pada area yang berbahaya atau menyediakan brosur tentang pencegahan cedera sehingga menambah pengetahuan siswa dan mengurangi angka kejadian cedera.
Pengaruh Akupresur Terhadap Pengeluaran Air Susu Ibu (Asi) Pada Ibu Nifas Di Bidan Praktik Mandiri Bidan M Desa Cipinang Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung Imas Masdinarsah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.867 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v4i1.98

Abstract

Latar belakang: Cakupan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif masih rendah yang seharusnya mencapai 80%, sedangkan di Jawa Barat hanya 21,8%. Jumlah ASI ibu nifas hari kelima-ketujuh menjadi kendala pemberian ASI pada bayi baru lahir. Salah satu upaya meningkatkan kuantitas ASI melalui tindakan akupresur. Tujuan: Menganalisis pengaruh akupresur terhadap pengeluaran jumlah ASI pada ibu nifas primipara menyusui pada hari kelima sampai ketujuh. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif quasi eksperimen menggunakan equivalent control group design membandingkan antara kelompok akupresur dan dengan kelompok kontrol dengan kemaknaan ditentukan berdasar atas nilai p<0,05. Penelitian dilakukan pada periode November 2017-Februari 2018 di Bidan Praktik Mandiri Bd. M Desa Cipinang Kabupaten Bandung. Hasil: Uji normalitas kelompok kontrol dan akupresur tidak berdistribusi normal. Tidak ada perbedaan pendidikan dan pola pola nutrisi ibu antar kelompok kontrol dan kelompok akupresur (p>0,05), namun ada perbedaan rerata usia ibu (p<0,05). Terdapat pengaruh akupresur terhadap peningkatan jumlah ASI (nilai p<0,001, sedangkan pada kelompok yang tidak diberikan akupresur jumlah ASI tidak bertambah (nilai p>0,05) Simpulan: Akupresur dapat memengaruhi peningkatan jumlah ASI ibu nifas menyusui lebih banyak dibanding dengan yang tidak mendapat akupresur, serta akupresur dapat digunakan petugas kesehatan sebagai cara alternatif yang efektif dalam upaya memperbanyak jumlah ASI pada ibu meyusui
Pengaruh Peran Pimpinan terhadap Kompetensi Bidan dalam Manajemen Asfiksia Reni -
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.816 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v4i1.100

Abstract

Beberapa masalah yang berkaitan dengan penanganan asfiksia bayi baru lahir oleh bidan belum optimal, sehingga keberhasilan menyelamatkan bayi Asfiksia dan akan berakibat buruk terhadap mental ibu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya Peran Pimpinan, terhadap kompetensi bidan dalam manajemen asfiksia di puskesmas Wilayah Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain potong lintang. Sampel yang digunakan sebanyak 80 bidan sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) . Hasil temuan penelitian yaitu variabel Kompetensi bidan dalam manajemen asfiksia dipengaruhi oleh peran pimpinan (12.06). Pengaruh langsung terhadap kompetensi bidan dalam manajemen asfiksia sebesar 81.62% dan pengaruh tidak langsung sebesar 1.67%. Total pengaruh langsung dan tidak langsung kompetensi bidan sebesar 83.29%. Saran penelitianya itu diharapkan pimpinan koordinator puskesmas dapat memfasilitasi pengembangan dalam meningkatkan kompetensi.
Pemberian ASI Eksklusif dengan Bonding Attachment pada Ibu Remaja Ariani Fatmawati; Imami Nur Rachmawati; Tri Budiarti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.226 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v2i2.101

Abstract

Pemberian ASI akan memengaruhi ikatan tali kasih ibu dan bayi. Tujuan penelitian iniuntuk mengidentifikasi hubungan antara pemberian ASI dengan ikatan tali kasih ibu danbayi. Penelitian cross-sectional ini menggunakan teknik consecutive sampling dengan 103responden ibu remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu remajatidak memberikan ASI (39,8 %), ikatan tali kasih ibu dan bayi kurang (67%) dan terdapathubungan yang bermakna antara pemberian ASI dengan ikatan tali kasih ibu dan bayi(p=0,001). Ikatan tali kasih ibu dan bayi dipengaruhi oleh pengetahuan. Semakin banyakpegetahuan ibu remaja tentang manfaat ASI maka ibu remaja akan semakin termotivasiuntuk memberikan ASI. Ibu remaja perlu mendapatkan perhatian khusus selama periodeperinatal, perlu mendapatkan edukasi tentang perawatan bayi dan persiapan menjadiseorang ibu.
Perspektif Ibu Hamil Tentang Peran Suami dalam Pemenuhan Gizi Selama Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Seginim Liya Lugita Sari
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.821 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v4i2.121

Abstract

ABSTRACT The role of a husband is very needed to remind his wife to always consume adequate nutrition during pregnancy. Support and the role of the husbands during pregnancy are proven to increase the readiness of pregnant women to face the labor, even production of breast milk. This study aimed to determine the pregnancy women’s perspective about the role of a husband in fulfilling nutrition during first trimester pregnancy in work area of Seginim health center of South Bengkulu regency in 2019. This study used descriptive quantitative design. The population in this study was all of first trimester pregnant women who checked their pregnancy in Seginim health center from January until February 2019 with 79 respondents as the sample. The result of Univariat analysis showed that from 79 respondents, there were 61 respondents (77.2 %) with less prespective and 18 respondents (22.8 %) with sufficient perspective.
Hubungan Pengetahuan Tablet Tambah Darah (Fe) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Dusun Gunasari Desa Cintanagara Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis Nova Winda Setiati; Lilis Lisnamawati
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.045 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v4i1.123

Abstract

Badan kesehatan dunia World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa prevalensi ibu-ibu hamil yang mengalami defisiensi besi sekitar 35-75 % serta semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia kehamilan. Sekitar 40% kematian ibu di Negara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan dan kebanyakan anemia pada kehamilan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut, bahkan tidak jarang keduanya saling berinteraksi. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dengan teknik wawancara ke 10 orang ibu hamil dengan anemia yang dilakukan oleh penulis pada tanggal 13 Februari 2017 di Posyandu Desa Cintanagara Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis di peroleh informasi bahwa didapat beberapa faktor dan penyebab diantaranya yaitu: 1 orang faktor kekurangan gizi, 4 orang kurangnya pengetahuan akan pentingnya tablet Fe, dan 5 orang mengetahui pentingnya mengkonsumsi tablet Fe tetapi tidak mengkonsumsinya. Jadi dapat disimpulkan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil yaitu belum mencapai target sasaran 83,4%,dan angka kejadian anemia pada ibu hamil masih tinggi yaitu sebesar 43,5%. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsi korelasi dengan tujuan utama mengidentifikasi pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe dan mengidentifikasi jumlah kejadian anemia pada ibu hamil. Terdapat hubungan pengetahuan tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Desa Cintanagara Kecamatan Jatinagara.

Page 2 of 10 | Total Record : 99