cover
Contact Name
Ahmed Sardi
Contact Email
sardihere@gmail.com
Phone
+6285256669490
Journal Mail Official
ijme@stkipddipinrang.ac.id
Editorial Address
Jln. Pettana Rajeng No.20, Pinrang South Sulawesi, Indonesia Postal code: 91213
Location
Kab. pinrang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education
ISSN : 28285468     EISSN : 28280857     DOI : https://doi.org/10.58917/ijme
Core Subject : Education,
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education (IJME), sebuah jurnal nasional peer-review elektronik, menyediakan forum untuk menerbitkan artikel penelitian asli, artikel ulasan dari kontributor, dan berita teknologi baru yang terkait dengan pendidikan matematika. Jurnal ini disediakan untuk penulis, guru, mahasiswa, profesor, dan peneliti, yang akan mempublikasikan laporan penelitian mereka atau artikel tinjauan pustaka mereka (hanya untuk kontributor yang diundang) tentang pendidikan matematika dan instruksinya untuk penulis dan pembaca di seluruh Indonesia. Selain penulis biasa, untuk setiap jilid, isinya akan disumbangkan oleh kontributor undangan yang ahli dalam pendidikan matematika baik dari dalam maupun luar negeri. Jurnal tersebut mengundang artikel penelitian asli dan tidak secara bersamaan dikirimkan ke jurnal atau konferensi lain . Seluruh spektrum penelitian dalam pendidikan matematika dipersilakan , yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada topik-topik berikut: 1. Pendidikan Matematika Realistis 2. Penelitian Desain dalam Pendidikan Matematika 3. Kemampuan Matematika
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 156 Documents
ANALISIS KESALAHAN NUMERASI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR PADA KONTEN DATA DAN KETIDAKPASTIAN Friska Aidila Adha Putri; Rosmiyati; Reno Warni Pratiwi
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i2.786

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal numerasi di SDN 11 Kampung Jawa. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil AKM dan kesulitan peserta didik dalam memahami konsep numerasi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal numerasi pada konten data dan ketidakpastian di SDN 11 Kampung Jawa berdasarkan kriteria Newman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini peserta didik kelas V dari hasil tes penelitian maka diambil 4 subjek yang tinggi tingkat kesalahannya yang akan diwawancari sesuai pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data ialah tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa tes objektif dapat berbentuk soal pilihan ganda kompleks, pilihan ganda, benar/salah, menjodohkan dan uraian. Teknik analisis data yang digunakan ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa jenis-jenis kesalahan numerasi yang muncul saat mengerjakan soal pada konten data dan ketidakpastian oleh peserta didik di kelas V SDN 11 Kampung Jawa Secara umum peserta didik kelas V banyak melakukan kesalahan pada tahap penulisan jawaban akhir yang meliputi kesalahan dalam membaca soal (11%), memahami isi soal (26%), mentransformasikan soal (11%), keterampilan menyelesaikan soal (18%), serta penulisan jawaban akhir (40,5%).
KORELASI SELF-CONFIDENCE DAN LITERASI NUMERASI TERHADAP KEMAMPUAN ANALISIS SERTA DAMPAKNYA PADA KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Fertika Dwi Hijayati; Bambang Sri Anggoro; Ana Risqa JL
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i2.800

Abstract

Proses pembelajaran matematika berpotensi mengembangkan rasa percaya diri, memahami soal berbasis literasi numerasi, serta melatih kemampuan menganalisis dan menyelesaikan masalah secara logis dan rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang diberikan antara self-confidence dan literasi numerasi terhadap kemampuan pemecahan masalah melalu variabel intervening yaitu analisis matematis bagi siswa SMA Negeri 1 Seputih Mataram. Metode penelitian menggunakan survei dengan pendekatan kausal dan analisis jalur dengan semua variabel bersifat numerik. Hasil penelitian dari 143 sampel mununjukkan bahwa self-confidence dan literasi numerasi memberi pengaruh melalui kemampuan analisis matematis sehingga mampu menjelaskan kemampuan pemecahan masalah matematis sebesar . Analisis matematis berperan sebagai mediator yang memperkuat kemampuan pemecahan masalah siswa. Dengan demikian, peningkatan self-confidence dan literasi numerasi dapat meningkatkan kemampuan analisis serta berdampak pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
PENGEMBANGAN SOAL STATISTIKA BERBASIS KONTEKSTUAL DENGAN APLIKASI QUIZIZZ Rahmi Nazifah; Rita Oktavinora; Roza Zaimil
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i2.802

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan soal statistika berbasis kontekstual yang terintegrasi dengan aplikasi Quizizz untuk peserta didik kelas IX. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Proses pengembangan diawali dengan analisis kebutuhan pembelajaran, dilanjutkan dengan penyusunan kisi-kisi soal berbasis konteks, pengembangan produk dan validasi ahli, implementasi terbatas, serta evaluasi dan revisi produk. Produk divalidasi pada aspek materi, media, bahasa, dan buku panduan Quizizz. Hasil validasi menunjukkan persentase 86,5% pada aspek materi, 83,3% pada aspek media, 90% pada aspek bahasa, dan 82% pada buku panduan, dengan rata-rata 85,5% yang termasuk kategori sangat valid. Uji coba terbatas terhadap 14 peserta didik kelas IX menunjukkan respons peserta didik sebesar 75,5% dengan kategori praktis, sedangkan respons pendidik mencapai 92,5% dengan kategori sangat praktis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa soal statistika berbasis kontekstual yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan praktis serta dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media evaluasi pembelajaran matematika berbantuan teknologi. Penelitian ini tidak menyatakan efektivitas produk karena belum dilakukan uji efektivitas.
PENGEMBANGAN VIRTUAL LABORATORY BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA CANDI MUARO JAMBI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA MATERI KESEBANGUNAN Zaqi Kemas; Dewi Iriani; Ilham Falani
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i2.897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas VII SMP pada materi kesebangunan dan terbatasnya media pembelajaran yang interaktif berbasis budaya lokal. Meskipun sejumlah penelitian telah mengkaji bahan ajar berbasis etnomatematika dan virtual laboratory secara terpisah, belum ada yang mengintegrasikan keduanya khusus untuk materi kesebangunan di SMP dengan konteks Candi Muaro Jambi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan virtual laboratory berbasis etnomatematika Candi Muaro Jambi untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik pada materi kesebangunan, serta mendeskripsikan kualitasnya dari aspek validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Metode yang digunakan adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) oleh Thiagarajan (1974). Virtual laboratory dikembangkan menggunakan Adobe Animate CC dan didistribusikan dalam format .APK dan .APP. Hasil validasi materi 91% dan desain 89%, keduanya "Sangat Valid." Praktikalitas guru 87% dan peserta didik 81%, keduanya "Sangat Praktis." Uji efektivitas menunjukkan rata-rata pretest 41,94% (Kurang) meningkat menjadi 70,83% pada posttest (Baik), dengan N-Gain 0,4976 berkategori sedang. Virtual laboratory berbasis etnomatematika Candi Muaro Jambi dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik pada materi kesebangunan.
PROSES BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PEMODELAN ALJABAR DITINJAU DARI GENDER DAN SELF-CONCEPT Fatkur Rochmah; Alifiani; Abdul Halim Fathani
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i2.901

Abstract

Mathematics is important to learn to develop students’ abilities and potential. The study describes the critical thinking process of seventh-grade students at MTS Wahid Hasyim 2 Dau on the material of quadrilaterals, viewed from the perspectives of gender and self-concept. The study was conducted on May 22, 2026, using descriptive methods and qualitative approaches. The subjects of this study were 3 male students (1 student with a high self-concept category, 1 student with a medium self-concept category, and 1 student with a low self-concept category), for female students consisting of 3 students (1 student with a high self-concept category, 1 student with a medium self-concept category, and 1 student with a low self-concept category). Data were collected through a mathematical critical-thinking ability test on problem solving and interviews, and then analyzed based on indicators of understanding problems (interpretation), identifying relationships between concepts (analysis), using appropriate strategies (evaluation), making conclusions (inference), and providing reasons for choosing conclusions (explanation). The results of the study indicate that critical thinking processes differ by level of self-concept and gender. A positive self-concept plays a crucial role in supporting students' critical thinking skills. Gender differences are more evident in problem-solving characteristics, with male students tending to be quicker and more concise, while female students are more thorough, systematic, and neat in solving math problems.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA SOAL PECAHAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA PERTANIAN Lutfi Ahmad Indana; Ema Butsi Prihastari; Muhamad Faruq Hanafi
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i2.920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN 01 Gemantar pada materi pecahan bermuatan etnomatematika pertanian serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 01 Gemantar dan objek dalam penelitian ini pemecahan masalah matematis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi dan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data penelitian ini dianalisis menggunakan teknik kualitatif deskriptif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD 01 Gemantar pada materi pecahan berbasis etnomatematika pertanian berada pada kategori sedang. Siswa kategori tinggi mampu menerapkan seluruh tahapan pemecahan masalah menurut Polya dengan baik, sedangkan siswa kategori sedang masih melakukan beberapa kesalahan, dan siswa kategori rendah mengalami kesulitan pada hampir semua tahapan. Faktor pendukung meliputi pemahaman konsep, penggunaan benda konkret, motivasi, latihan, dan pembelajaran kontekstual. Faktor penghambat meliputi lemahnya pemahaman konsep, kesalahan perhitungan, literasi rendah, dan kurangnya evaluasi jawaban. Implikasinya, pendidik perlu mengoptimalkan pembelajaran kontekstual berbasis etnomatematika pertanian melalui penggunaan benda konkret, soal kontekstual, latihan terstruktur, dan kegiatan refleksi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa