cover
Contact Name
Ahmed Sardi
Contact Email
sardihere@gmail.com
Phone
+6285256669490
Journal Mail Official
ijme@stkipddipinrang.ac.id
Editorial Address
Jln. Pettana Rajeng No.20, Pinrang South Sulawesi, Indonesia Postal code: 91213
Location
Kab. pinrang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education
ISSN : 28285468     EISSN : 28280857     DOI : https://doi.org/10.58917/ijme
Core Subject : Education,
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education (IJME), sebuah jurnal nasional peer-review elektronik, menyediakan forum untuk menerbitkan artikel penelitian asli, artikel ulasan dari kontributor, dan berita teknologi baru yang terkait dengan pendidikan matematika. Jurnal ini disediakan untuk penulis, guru, mahasiswa, profesor, dan peneliti, yang akan mempublikasikan laporan penelitian mereka atau artikel tinjauan pustaka mereka (hanya untuk kontributor yang diundang) tentang pendidikan matematika dan instruksinya untuk penulis dan pembaca di seluruh Indonesia. Selain penulis biasa, untuk setiap jilid, isinya akan disumbangkan oleh kontributor undangan yang ahli dalam pendidikan matematika baik dari dalam maupun luar negeri. Jurnal tersebut mengundang artikel penelitian asli dan tidak secara bersamaan dikirimkan ke jurnal atau konferensi lain . Seluruh spektrum penelitian dalam pendidikan matematika dipersilakan , yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada topik-topik berikut: 1. Pendidikan Matematika Realistis 2. Penelitian Desain dalam Pendidikan Matematika 3. Kemampuan Matematika
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 156 Documents
TREN PENELITIAN HOMOMORFISMA RING (2020–2025): SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Fariz Hidayah; Jayanti; Kamila Farda; Zeta Ariano; Sylvia Permata Utari; Nila Kusumawati
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.680

Abstract

Systematic Literature Review (SLR) ini bertujuan memetakan perkembangan penelitian homomorfisma ring pada periode 2020–2025 dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Berdasarkan proses penelusuran, penyaringan, dan seleksi literatur pada berbagai basis data ilmiah, diperoleh 15 artikel primer yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian homomorfisma ring mengalami perkembangan signifikan dan terarah pada lima kecenderungan utama, yaitu generalisasi konsep homomorfisma seperti Jordan, n-Jordan, dan higher homomorphisms; kajian pada ring berstruktur khusus seperti Γ-ring, semiprime ring, graded ring, dan matrix ring; integrasi dengan struktur analitis melalui Banach algebras dan topological rings; pengembangan dalam kerangka fuzzy algebra dan skew generalized power series; serta munculnya arah baru berupa one-way ring homomorphisms dan homomorfisma dalam konteks teori Morita. Selain itu, penelitian terkini menunjukkan pergeseran menuju pendekatan yang lebih abstrak dan struktural melalui teori modul dan pendekatan kategorikal. Meskipun demikian, SLR ini juga mengidentifikasi adanya celah penelitian pada aspek computational algebra, struktur ring modern seperti tropical ring dan hyperring, serta penerapan homomorfisma ring dalam artificial intelligence dan symbolic reasoning. Temuan ini diharapkan dapat menjadi peta literatur terkini sekaligus landasan teoretis bagi pengembangan penelitian lanjutan di bidang teori ring dan aljabar modern.  
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGA PAPAN BILANGAN BERPANGKAT TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Emilya Kariri Hamu Tamu; Iona Lisa Ndakularak; Elsy Senides Hana Taunu
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan alat peraga Papan Bilangan Berpangkat (PAPAT) terhadap hasil belajar matematika peserta didik di SMP Negeri 2 Karera. Latar belakang penelitian ini muncul dari rendahnya hasil belajar matematika akibat dominasi metode konvensional serta kurangnya media pembelajaran konkret yang digunakan guru. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Karera sebanyak 86 orang, sedangkan sampel diperoleh melalui teknik purposive sampling, yaitu kelas IX B sebagai kelas eksperimen (30 peserta didik) dan kelas IX C sebagai kelas kontrol (29 peserta didik). Jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Teknik analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif (mean, minimum, maksimum, dan standar deviasi) serta statistik inferensial, terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji-t) menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah diterapkannya model Problem Based Learning berbantuan alat peraga PAPAT. Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 50,07 meningkat menjadi 74,67 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 46,38 menjadi 69,07. Uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H₁ diterima. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbantuan alat peraga PAPAT berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik.
PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA PENGUKURAN LUAS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Desinta Vita Lestari; Yuli Witanto
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.742

Abstract

Pendidikan memiliki peran dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan sistem pendidikan yang baik sesuai dengan perkembangan yang ada. Kesulitan belajar yang sering terjadi pada murid dalam mata pelajaran matematika tentunya menghambat proses pembelajaran di kelas. Hal ini dapat dilihat ketika pembelajaran banyak murid yang kurang aktif dalam mengikutinya, mereka hanya duduk terdiam, mendengarkan apa yang disampaikan guru namun tidak dapat memahami apa yang disampaikan. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dengan cara membuat inovasi pembelajaran yang baru seperti media pembelajaran berupa permainan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan keefektifan media belajar ular tangga pengukuran luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) oleh Sugiyono sampai langkah ke 8. Melalui langkah-langkah tersebut media ular tangga pengukuran luas dinilai sangat layak oleh ahli media dengan persentase 95% dan 90% dari ahli materi. Selain itu, berdasarkan hasil pretest dan postest terdapat peningkatan hasil belajar yang diujikan menggunakan uji N-Gain dan diperoleh persentase 82,17% dengan kriteria tinggi pada skala kecil dan 63,63% dengan kriteria sedang pada skala besar. Berdasarkan hasil tersebut, media ini dinilai layak untuk digunakan dalam pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar matematika.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA MATH POTATO CHIPS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Raisha Salsabilla; Mandra Saragih
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.747

Abstract

Guru di abad ke-21 harus bereksperimen dengan berbagai inovasi pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Metode pengajaran tradisional yang berpusat pada guru dan bergantung pada hafalan digantikan oleh pendekatan yang lebih interaktif dan partisipatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Model Project Based Learning Berbantuan Media Math Potato Chips Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Iii Sd Di Sanggar Belajar Kampung Baru, Malaysia. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas III dengan siswa sebanyak 5 siswa. Instrumen pada penelitian ini terdiri dari 10 soal pilihan ganda. Sebelum soal diberikan di kelas III, peneliti melakukan uji validitas di kelas IV untuk mengetahui seberapa valid soal yang akan diberikan. Desain penelitian pada penelitian ini adalah One Sample t-test. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, Perolehan rata-rata pretest adalah 58,8. Selanjutnya peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media math potato chips. Setelah diberikan perlakuan, selanjutnya peneliti kembali memberikan postets dengan soal yang sama. Perolehan rata-rata pada postest ini adalah 97.4. Adanya peningkatan hasil belajar siswa di kelas III dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media Math potatos Chips. Dan perolehan nilai signifikan < 0.05 dengan perolehan nilai sig 0.000. Ini berarti adanya Pengaruh Penggunaan Model Project Based Learning Berbantuan Media Math Potato Chips Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Di Sanggar Belajar Kampung Baru, Malaysia.
PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA NUMICONTA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK Nor Hidayah; Denni Agung Santoso; Rani Setiawaty
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.750

Abstract

Berdasarkan studi awal, pemahaman konsep matematis peserta didik kelas II SD Muhammadiyah Blimbingrejo masih tergolong rendah akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru, minimnya penggunaan media konkret, dan rendahnya minat belajar peserta didik. Permasalahan ini diketahui melalui wawancara, observasi, dan hasil tes yang menunjukkan sebagian besar peserta didik belum mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Numiconta terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik kelas II SD Muhammadiyah Blimbingrejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest terhadap 21 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji Normalitas, Paired Sample T-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai meningkat dari 52,61 menjadi 82,90 dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Hasil uji N-Gain sebesar 0,65 (65,40%) berada pada kategori sedang dan cukup efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Numiconta cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik.
TINJAUAN SISTEMATIS LITERATUR: PROBLEMATIKA MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM MATA KULIAH ALJABAR ABSTRAK Ardian Saputra; Fadhilah; Herlina Maya Sari; Herda Yowan Mei Randa; Jayanti; Nila Kesumawati
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literatur terkait problematika mahasiswa pada mata kuliah aljabar abstrak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Kajian literatur dalam penelitian ini berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari artikel penelitian pada jurnal terakreditasi sinta dan scopus yang terbit pada rentang waktu tahun 2021 sampai 2025. Pencarian dan pengumpulan artikel pada database google scholar dan scopus dengan menggunakan Publish or Perish (PoP) diperoleh sebanyak 177 artikel yang kemudian diseleksi, sehingga diperoleh artikel yang relevan sebanyak 25 sampel artikel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika mahasiswa dalam pembelajaran aljabar abstrak bersifat kompleks dan multi dimensional. Kesulitan mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh tingginya tingkat keabstrakan materi, tetapi juga oleh lemahnya penguasaan konsep prasyarat, kemudian rendahnya kemampuan berpikir abstrak dan struktural, serta keterbatasan dalam menyusun dan memahami pembuktian matematis. Selain itu, Selain aspek kognitif, faktor afektif juga berperan signifikan dalam pembelajaran aljabar abstrak.
ANALISIS PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA BELAJAR KOLB Berlina Septiani; Elok Fariha Sari
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.754

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa kelas IV SDN Sadeng 01 dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi perkalian dan pembagian ditinjau dari gaya belajar Kolb. Terdapat GAP penelitian terkait bagaimana dimensi gaya belajar tertentu memengaruhi langkah prosedural siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan subjek yang dipilih melalui purposive sampling untuk mewakili tipe Diverger, Converger, dan Accommodator. Data dikumpulkan melalui Kolb’s Learning Style Inventory (KLSI), tes matematika, dan wawancara berbasis tugas. Temuan penelitian menunjukkan pola kognitif yang berbeda: 1) Subjek Diverger mengandalkan visualisasi mental dan gestur untuk memahami konteks narasi; 2) Subjek Converger menunjukkan abstraksi data yang cepat dengan mengeliminasi narasi cerita demi efisiensi prosedural; dan 3) Subjek Accommodator memanfaatkan intuisi serta pengalaman belajar sebelumnya untuk melakukan eksperimen mental dalam memprediksi hasil. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberagaman proses berpikir tersebut memerlukan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Guru disarankan menyediakan visualisasi konteks bagi tipe Diverger, penguatan logika simbolik bagi Converger, serta skenario praktis-adaptif bagi Accommodator guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis secara optimal.
PENERAPAN METODE GASING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK PADA MATERI BILANGAN BULAT Lediana Mogi; Maria Fatima Mei; Yasinta Yenita Dhiki
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar matematika peserta didik melalui penerapan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) pada materi bilangan bulat kelas VII SMP Negeri 4 Nangapanda. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap melalui empat tahap, yakni perencanaan (planing), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflaction). Serangkian kegiatan tersebut disebut sebagai satu siklus, dan penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahap pembelajaran yang sama. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan. Persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik sebelum tindakan hanya sebesar 17%, meningkat menjadi 65% pada siklus I, dan menacapai 95% pada siklus II. Selain itu, hasil observasi aktivitas peserta didik juga menunjukan peningkatan dari 73,33% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil tesebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode GASING mampu menciptakan suasana belajar yang mudah, menyenangkan, serta meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep bilangan bulat.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN WEBSITE DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT Rahmah Hidayah; Muh. Fajar Safaatullah
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.756

Abstract

Tujuan penelitian adalah menguji efektivitas model discovery learning berbantuan website untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis ditinjau dari Adversity Quotient. Metode penelitian menggunakan mix method. Desain eksperimen menggunakan pretes-posttest control group design dengan sampel kelas VIII. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, angket, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif dan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model discovery learning berbantuan website efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang ditunjukkan dari hasil tes pada kelompok eksperimen lebih dari KKTP yaitu 80, proporsi hasil tes pada kelompok eskperimen yang melebihi KKTP telah lebih dari 75%, rata-rata hasil tes pada kelompok eskperimen lebih dari kelompok kontrol, proporsi hasil tes peserta didik pada kelompok eskperimen lebih dari kelompok kontrol, peningkatan rata-rata pada kelompok eksperimen dalam kategori tinggi sedangkan kelompok kontrol dalam kategori sedang, dan terdapat pengaruh Adversity Quotient terhadap kemampuan berpikir kritis sebesar 74,1%. Deskripsi kemampuan berpikir kritis menunjukkan subjek tipe climber mampu memenuhi indikator clarification, assesment, strategy, dan inference, sedangkan subjek dengan tipe camper hanya memenuhi indikator clarification dan assesment.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW BERBENTUAN MEDIA JEMPA TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Rima Widya Wulandari; Lovika Ardana Riswari; Diana Ermawati
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.757

Abstract

Pemahaman konsep matematis merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa agar mampu memahami, menjelaskan, dan menerapkan konsep matematika secara bermakna. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V masih rendah dan belum mencapai KKTP sebanyak 24 siswa dari 32 siswa (75%), khususnya pada materi bilangan pecahan. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional, kurang melibatkan siswa secara aktif, serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media JEMPA pada materi bilangan pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas V SDN Banjarsari 2 Gajah Kabupaten Demak tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematis sebelum dan sesudah perlakuan. Peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dianalisis menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 40,93 meningkat menjadi 80,46 pada posttest. Hasil uji N-Gain memperoleh nilai rata-rata 0,68 atau 68,24% dengan kategori cukup efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media JEMPA meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa secara signifikan.