cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
sehat.jurnalkesehatanterpadu1@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau Telp. (0762) 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU
ISSN : -     EISSN : 29854687     DOI : https://doi.org/10.31004
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Journal of Health is a broad field of health such as health, Occupational Safety and Health, Epidemiology, nursing, public health, midwifery, medicine, Health Economics, Health Policy, Environmental health .pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, health analysis, health information systems, health law, hospital management, and so on
Articles 167 Documents
EFEKTIVITAS TERAPI RENDAM KAKI AIR JAHE MERAH HANGAT DENGAN AIR JAHE GAJAH HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Gea, Rahmaniat Putriani; Luthfi, Amir; Apriza, Apriza
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i1.16863

Abstract

World Health Organization (WHO) mengestimasikan saat ini prevalensi hipertensi secara global 22% dari total penduduk dunia dan salah satu target global adalah menurunkan prevalensi hipertensi sebesar 33% antara tahun 2010 dan 2030. Hipertensi adalah suatu keadaan meningkatnya tekanan sistolik dan diastolik melebihi batas normal yaitu ?140/90 mmHg. Penelitian ini dikembangkan untuk memberikan terapi komplementer dalam menangani hipertensi. Salah satu jenis terapi komplementer adalah terapi rendam kaki air hangat yang dapat dikombinasikan dengan tanaman herbal yaitu jahe. Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas terapi rendam kaki air jahe merah hangat dengan air jahe gajah hangat dalam menurunkan tekanan darah. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy eksperiment dengan desain penelitian two group pretest and posttest. Sampel penelitian ini adalah penderita hipertensi usia produktif yang berada di desa Kampar dengan responden sebanyak 34 orang yang diambil dengan cara simple random sampling. Hasil uji statistik yang digunakan adalah uji Paired Sample T Test dan Independent Sample T Test. Hasil penelitian didapatkan nilai beda mean tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah dilakukan terapi rendam kaki air jahe merah hangat sebesar 19,706 mmHg dan 12,353 mmHg. Sedangkan nilai beda mean tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah dilakukan terapi rendam kaki air jahe gajah hangat sebesar 10,882 mmHg dan 8,824 mmHg dengan nilai Sig.(2-tailed) = 0,0000 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan kedua intervensi tersebut. Terapi rendam kaki air jahe merah hangat lebih efektif dibandingkan dengan terapi rendam kaki air jahe gajah hangat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi hipertensi usia produktif di desa Kampar. Disarankan terapi rendam kaki air jahe merah hangat sebagai salah satu alternatif bagi penderita hipertensi dalam menurunkan hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Terapi Rendam Kaki Air Jahe Gajah Hangat,  Terapi Rendam Kaki Air Jahe Merah Hangat ABSTRACT The World Health Organization (WHO) estimates that currently the global prevalence of hypertension is 22% of the total world population and one of the global targets is to reduce the prevalence of hypertension by 33% between 2010 and 2030. 140/90 mmHg. This research was developed to provide complementary therapy in treating hypertension. One type of complementary therapy is warm water foot soak therapy which can be combined with herbal plants, namely ginger. The purpose of the study was to analyze the effectiveness of the warm red ginger foot soak therapy with warm elephant ginger water in lowering blood pressure. This research is a quasy experimental research with a two group pretest and posttest research design. The sample of this study was hypertension sufferers of productive age in Kampar village with 34 respondents who were taken by simple random sampling. The results of the statistical tests used were Paired Sample T Test and Independent Sample T Test. The results showed that the mean difference in systolic and diastolic blood pressure before and after the warm red ginger water foot soak therapy was 19,706 mmHg and 12,353 mmHg, respectively. While the mean difference in systolic and diastolic blood pressure before and after the warm elephant ginger water foot soak therapy was 10,882 mmHg and 8.824 mmHg with a value of Sig. (2-tailed) = 0.0000 meaning that there was a significant difference between blood pressure before and after the two interventions. Warm red ginger foot soak therapy is more effective than warm elephant ginger water foot soak therapy in lowering blood pressure in hypertensive hypertensive patients of productive age in Kampar village. It is recommended that warm red ginger foot soak therapy is an alternative for hypertension sufferers in reducing hypertension. Keywords: Hypertension, Warm Elephant Ginger Water Foot Soak Therapy, Warm Red Ginger Water Foot Soak Therapy
HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN TINGKAT NOMOPHOBIA PADA SISWA SMA NEGERI 1 KUANTAN MUDIK TAHUN 2022 Aini, Syarifah; Alini, Alini; Puteri, Ade Dita; Yanto, Nopri
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i3.17413

Abstract

Penggunaan smartphone yang berlebihan pada siswa sekolah menengah atas dapat mempengaruhi kesehatan mental yang mengakibatkan cemas, gelisah dan khawatir berjauhan dari smartphone. Masalah yang disebabkan penggunaan smartphone yang berlebihan dikenal dengan Nomophobia (No Mobile Phone Phobia), yang merupakan masalah kesehatan mental baru yang belum terdaftar pada Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder (DSM-5). Kontrol diri dan intensitas pengunaan media sosial merupakan faktor penyebab nomophobia. Nomophobia memiliki tingkatan yaitu ringan, sedang dan berat. Saat ini banyak siswa yang mengalami nomophobia yang mengkibatkan ketergantungan dan merasa gelisah, cemas, khawatir apabila tidak kontak dengan smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dan intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat nomophobia pada siswa SMA Negeri 1 Kuantan Mudik tahun 2022. Jenis penelitian ini non eksperimen dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 6-15 Juni dengan jumlah populasi 273 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 162 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proporsionate stratified random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisa univariat diperoleh 120 siswa (74,1%) intensitas penggunaan media sosial tinggi mengalami nomophobia sedang sebanyak 68 siswa (42,0%), ada hubungan yang signifikan antara kontrol diri dan intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat nomophobia pada siswa SMA Negeri 1 Kuantan Mudik tahun 2022 (p value = 0,000 ; 0,000). Diharapkan siswa mengurangi penggunaan smartphone dan meningkatkan kontrol diri serta menggunakan media sosial dengan bijak agar terhindar dari nomophobia.
PERILAKU MAHASISWA PRODI S1 KEPERAWATAN UNIVERSITAS MOHAMMAD NATSIR YARSI BUKITTINGGI DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN E – LEARNING Hayulita, Sri; Anggraini, Nisa; Putra, Abdi Setia
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i3.17416

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan dapat dilakukan melalui program belajar jarak jauh. Program tersebut merupakan alternatif yang digunakan oleh setiap universitas saat ini. Salah satu bentuk dari pembelajaran jarak jauh adalah pembelajaran E-Learning yang dapat dilakukan dengan bantuan media digital di dalamnya. Dengan berubahnya suatu sistem pembelajaran, tentunya akan menghasilkan pola-pola dan perilaku dari para pelakunya. Perilaku atau kebiasaan yang dituntut dalam penerapan E-Learning adalah kemandirian, kedisplinan, dan komitmen baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi dalam menggunakan teknologi pembelajaran E–Learning. Jenis peneliian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan stratified random sampling. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi tahun 2022. Jumlah sampel sebanyak 172 orang responden. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa distribusi frekuensi perilaku kemandirian mahasiswa lebih dari separo yaitu sebanyak 88 orang ( 51,2% ) termasuk kategori negatif. Distribusi Frekuensi perilaku mahasiswa dengan indikator kedisiplinan lebih dari separo ( 52, 9% ) termasuk kategori negatif. Dan juga distribusi frekuensi perilaku dengan indikator komitmen terdapat lebih dari separo yaitu sebanyak 100 orang ( 58,1% ) termasuk kategori negatif. Kesimpulan penelitian ini terdapat lebih dari separo perilaku mahasiswa dalam penggunaan E-Learning dengan indikator kemandirian, kedisiplinan dan komitmen dalam pembelajaran masih dikatakan dalam kategori negatif. Saran kepada pihak Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi untuk lebih meningkatkan perilaku pembelajaran aktif penggunaan E-Learning kepada Mahasiswa sehingga munculnya perilaku positif dalam pembelajaran jarak jauh.
INOVASI PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER PADA Tn. M UNTUK MENURUNKAN TINGKAT NYERI, KECEMASAN DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI DESA NAUMBAI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIRTIRIS Emil, Febri Syukri; Safitri, Yenny; Juwita, Dewi Sulastri
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i3.17810

Abstract

Lansia yang mengalami akibat buruk dari penyakit hipertensi ditunjukkan oleh perasaan cemas, kesedihan, dan kekhawatiran. Ada dua cara yang untuk mengawasi kecemasan, khususnya farmakologis dan non-farmakologis. Cara nonfarmakologis salah satunya dengan aromaterapi lavender yang mengandung linalool asetat bersifat relaksasi dan dapat menurunkan kecemasan, nyeri dan tekanan darah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemberian aromaterapi lavender pada asuhan keperawatan Tn. M terhadap masalah tingkat nyeri, kecemasan, dan tekanan darah pada lansia dengan masalah utama hipertensi. Penelitian dilakukan pada tanggal 08 - 09 Agustus 2022. Hasil penelitian diperoleh setelah dilakukan pemberian aromaterapi lavender pada Tn. M selama 3 hari, tingkat nyeri berhasil turun dari skala 4 menjadi skala nyeri 1, tingkat kecemasan Tn. M berhasil turun menjadi skor HRS-A 12 (kecemasan normal) dan tekanan darah berhasil turun dari 170/96 mmHg menjadi 148/84 mmHg. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lavender untuk menurunkan tingkat nyeri, kecemasan dan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Diharapkan klien untuk selalu dapat memperhatikan kesehatannya, selalu melakukan relaksasi aromaterapi lavender dengan rutin, minum obat resep dari dokter dengan rutin dan memperhatikan waktu serta pola tidurnya.
SMARTPHONE ADDICTION MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR SISWA Rinancy, Hariet; Putri, Rima Berlian
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i3.17878

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu factor yang menetukan keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar. Motivasi akan mendorong siswa untuk belajar dengan giat dan sungguh – sungguh demi meraih keberhasilan dalam pendidikannya. Ada banyak factor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, salah satunya dalah penggunaan smartphone. Seiring dengan perkembangan informasi teknologi menjadikan smarthphone sebagai alat kebutuhan bagi semua orang termasuk siswa, namun penggunaan smrtphone yang berlebihan bisa berdampak buruk bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan tentang smartphone addiction terhadap motivasi belajar siswa di SMP 5 Bukittinggi. Jenis penelitian adalah quasy eksperimen dengan jumlah sampel 81. Teknik pengambilan sampel dengan musltistage sampling. Instrument yang dugunakan adalah kuesioner motivasi belajar siswa. Data dianalisis dengan menngunak uji T-test. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh signifikan antara pendidikan kesehatan tentang smartphone addiction terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai p value 0,000. Motivasi menimbulkan gairah dan semangat belajar pada siswa sehingga perlu dikendalikan factor – factor yang dapat menurunkan motivasi belajar siswa agar tujuan pendidikan nasional bisa tercapai.
ASUPAN ENERGI DAN KUALITAS DIET DENGAN KEJADIAN THINNESS PADA SISWA SMAN 1 KAMPAR Amirah, Amirah Azzahra; Rizqi, Eka Roshifita; Lasepa, Wanda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i3.18145

Abstract

Gizi kurang (thinness) dapat tejadi ketika asupan energi melalui makanan lebih kecil dari pada energi yang dikeluarkan (keseimbangan energi negatif). Selain dari kuantitas diet, gizi kurang (thinness) dapat diamati dari segi kualitas diet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan energi dan kualitas diet dengan kejadian gizi kurang (thinness) pada siswa SMAN 1 Kampar tahun 2023. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X dan XI di SMAN 1 Kampar yang berjumlah 697 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan stratified random sampling dengan total 84 orang. Independen variabel pada penelitian ini adalah asupan energi dan kualitas diet, sedangkan dependen variable adalah kejadian gizi kurang (thinness). Pengumpulan data asupan energi dan kualitas diet menggunakan kuesioner food recall 2x24 jam dan dikonversi ke dalam form DQI-I. Pengumpulan data status gizi menggunakan timbangan dan microtoise. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Berdasarkan hasil analisa univariat diperoleh 58 responden (69,0%) memiliki asupan energi tidak baik, 80 responden (95,2%) memiliki kualitas diet rendah dan 46 responden (54,8%) mengalami gizi kurang (thinness). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara asupan energi (p value = 0,000) dan kualitas diet (p value = 0,038) dengan kejadian gizi kurang (thinness) pada siswa SMAN 1 Kampar. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dan kualitas diet dengan kejadian gizi kurang (thinness) pada siswa SMAN 1 Kampar tahun 2023.  
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PRELAKTEAL PADA BAYI BARU LAHIR Nopriyarti, Adelia; Handiawati, Fitri
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i3.18147

Abstract

Salah satu penyebab kegagalan ASI Esklusif adalah pemberian makanan prelakteal. Di kampung Penyengat persentasi Prelakteal 28,12%, prelakteal dapat mengakibatkan gangguan pencernaan, Obesitas, ISPA, Invaginasi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian makanan prelakteal pada bayi baru lahir di Kampung Penyengat Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 Juli – 25 Juli Tahun 2020 dengan jumlah sampel 32 orang menggunakan teknik consecutive sampling. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang mempunyai bayi umur 0-6 bulan di kampung penyengat, Kecamatan Sungai Apit. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang di gunakan adalah analisa univariat dan bivariate dengan uji Chi Square. Hasil penelitian diketahui bahwa variabel pengetahuan tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan pemberian makanan prelakteal nilai (p = 0,78) p > 0,05. Saran diharapkan hasil penelitian ini dapat di manfaatkan oleh petugas kesehatan dalam menentukan strategi pencapaian program gizi pada bayi dan balita.
KORELASI ANTARA KADAR HbA2 DENGAN NILAI INDEKS MENTZER PADA PASIEN THALASEMIA DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2022 Hidayat, Hidayat; Fitriani, Dita; Nur, Muhammad; Randi Aldiansyah, Aditia
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v2i3.18182

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit yang diturunkan, maka penderita penyakit ini telah terdeteksi sejak masih bayi. Hemoglobin mengalami penghancuran (hemolisis) karena adanya gangguan sintesis rantai hemoglobin atau rantai globin. Indonesia termasuk salah satu negara dengan frekuensi gen (angka pembawa sifat) thalassemia yang tinggi. insiden pembawa sifat thalassemia di Indonesia berkisar 6-10%, artinya dari setiap 100 orang, 6-10 orang adalah pembawa sifat thalassemia. Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara kadar HbA2 dengan nilai indeks mentzer pada pasien thalasemia di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien thalasemia yang melakukan pemeriksaan darah lengkap dan pemeriksaan elektroforesis hb. sampel pada penelitian ini adalah total populasi sejumlah 36 orang. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan teknik total sampling. analisis korelasi menggunakan menggunakan uji korelasi rank spearman. Distribusi frekuensi pasien dengan diagnosis Thalasemia Minor, yaitu sebanyak 24 orang (66.7%), pasien dengan diagnosis Thalasemia HbE, yaitu sebanyak 3 orang (8,3%), dan pasien dengan diagnosis Anemia Defisiensi Besi, yaitu sebanyak 9 orang (25.0%). tidak terdapat korelasi antara kadar HbA2 dengan nilai indeks mentzer pada pasien thalassemia di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2022 (p value0,076). Tidak terdapat korelasi antara kadar HbA2 dengan nilai indeks mentzer pada pasien thalassemia di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2022.
PERBANDINGAN SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS INDEKS MENTZER PADA ANEMIA DEFISIENSI BESI DAN TALASEMIA DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2021 – 2022 Hidayat, Hidayat; Triwahyuni, Tusy Triwahyuni; Kurniati, Mala; Florentina, Chintia
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i3.18184

Abstract

Anemia Defisiensi Besi (ADB) adalah anemia yang timbul akibat berkurangnya penyediaan besi untuk eritropoesis sedangkan talasemia merupakan anemia hemolitik herediter yang disebabkan oleh defek genetik pada pembentukan rantai globin. Indeks Mentzer merupakan salah satu formula indeks diskriminasi sebagai uji tapis trait talasemia untuk membedakannya dengan ADB. Kedua jenis anemia ini memiliki gejala yang kurang lebih serupa dan pada pemeriksaan darah lengkap menunjukkan gambaran anemia mikrositik hipokromik, sehingga perlu pengujian khusus untuk membedakan kedua kondisi tersebut dengan biaya yang tidak mahal yaitu dengan menggunakan teknik skrining berupa indeks perhitungan yang adekuat melalui Indeks Mentzer. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sensitivitas dan spesifisitas anemia defisiensi besi dan talasemia dengan menggunakan Indeks Mentzer. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan total sampling dan analisis bivariat menggunakan independent  sample t-test dengan program SPSS 26. Hasil analisis didapatkan rerata Indeks Mentzer pada ADB sebesar 16,5 dengan nilai Indeks Mentzer tertinggi adalah 22,4 dan terendah adalah 11,4. Rerata Indeks Mentzer pada Talasemia sebesar 22,0 dengan nilai Indeks Mentzer tertinggi adalah 94,3 dan terendah adalah 10,7. Indeks Mentzer ?13 (suggestif) untuk menentukan adanya anemia defisiensi besi diperoleh nilai sensitivitas 80%, spesitifitas 20%, dengan Indeks Mentzer ?13 (suggestif) untuk menentukan adanya trait talassemia diperoleh nilai sensitivitas 21,4%, spesitifitas 78,6%. Tidak terdapat perbedaan signifikan nilai Indeks Mentzer antara kelompok ADB dan talasemia. Nilai sensitifitas dan sepesifisitas Indeks Mentzer yang tinggi diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam skrining diagnosis ADB dan talasemia.
GAMBARAN FRAKSI HEMOGLOBIN PENDERITA THALASEMIA MENGGUNAKAN METODE ELEKTROPOESIS KAPILER DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2022 Hidayat, Hidayat; Ladyani, Festy; Herlina, Nina; Muhammad, Miqdad
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i3.18186

Abstract

Thalasemia adalah penyakit anemia hemolitik atau penurunan jumlah sel darah merah karena adanya penghancuran sel darah merah secara berlebihan Herediter yang yang diturunkan secara resesif. Di Indonesia, jumlah kasus penyakit thalasemia sebanyak 8.011 pada Mei 2017 meningkat dari tahun 2015 yang berjumlah 7.029 kasus. Menurut WHO pada tahun 2001, 7% penduduk dunia menderita thalasemia, dan diperkirakan antara 300.000 dan 400.000 anak akan lahir dengan thalasemia setiap tahun. Untuk mengetahui gambaran fraksi hemoglobin pada penderita thalasemia menggunakan metode elektroforesis kapiler di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar lampung tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional dan teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah populasi sebanyak 30 orang penderita thalassemia. Hasil dari uji statistic didapatkan rerata usia 13-25 tahun 11 responden (36,7%), jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan 16 orang (53,3%). Pada thalasemia minor didapatkan rerata kadar HbA (93,8%), HbA2 (3,37%) dan HbF (0,55%). Dan pada thalasemia minor dengan HbE didapatkan rerata kadar HbA (15,0%), HbA2 (4,8%), HbF (22,5%). Pada thalasemia minor paling banyak ditemukan kadar HbA, sedangkan pada thalasemia minor dengan HbE paling banyak ditemukan kadar HbF.

Page 7 of 17 | Total Record : 167