cover
Contact Name
Mia Wimala
Contact Email
miasoejoso@unpar.ac.id
Phone
+6222-2032655
Journal Mail Official
josc@unpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit No.94, Hegarmanah, Kec. Cidadap, Bandung, Provinsi Jawa Barat, 40141
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Sustainable Construction
ISSN : 29644437     EISSN : 28082869     DOI : https://doi.org/10.26593/josc
Core Subject : Engineering,
The Journal of Sustainable Construction (JoSC) is a double-blind peer-reviewed and open access journal that provides a venue for publishing original research articles focusing on promoting and advancing the research and applications of sustainable construction from both empirical and theoretical perspectives. The scope of the journal is as below but NOT LIMITED to: Construction management Project delivery system Green construction material, method, and technology Construction information technology Asset management and infrastructure Construction policy, law, and contract Construction risk management Human resources management Disaster risk management Construction automation
Articles 85 Documents
Pengukuran Tingkat Risiko Aplikator dalam Penerapan Teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) di Indonesia Wimala, Mia; Rasta, Theodorus; Carissa, Carissa
Journal of Sustainable Construction Vol 2 No 1 (2022): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v2i1.6196

Abstract

Dalam upaya pengadaan rumah RISHA, Direktorat Bina Teknik Perumahan dan Permukiman melatih, memberikan lisensi, dan menugaskan para aplikator untuk melakukan produksi dan perakitan. Pada praktiknya, berbagai masalah masih dihadapi oleh para aplikator. Berbagai permasalahan ini perlu diidentifikasikan, dievaluasi, dan dicarikan solusinya agar penerapan RISHA semakin membaik di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat risiko yang kemungkinan dihadapi oleh para aplikator berdasarkan permasalahan yang ada, dengan mempertimbangkan nilai probabilitas dan dampaknya. Pendekatan kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui kajian literatur, wawancara serta penyebaran kuesioner kepada aplikator RISHA. Hasil penelitian menunjukkan beberapa masalah yaitu kendala mobilisasi material dan/atau panel RISHA, banyaknya tenaga kerja baru yang senantiasa berubah, belum adanya pedoman yang seragam terkait ukuran cetakan, serta ketidaksesuaian gambar desain dengan kondisi di lapangan termasuk ke dalam kategori risiko tinggi. Sementara itu, risiko yang termasuk ke dalam kategori sedang meliputi permasalahan kenaikan harga baja tulangan dan permintaan calon pengguna yang seringkali tidak dapat diakomodasi oleh teknologi RISHA, sedikitnya tenaga ahli yang tersedia, serta pemasangan panel tidak sesuai standar karena kurangnya pelatihan. Permasalahan yang termasuk dalam kategori rendah terkait dengan ketidakpahaman masyarakat mengenai RISHA, pengadaan panel oleh pihak ketiga, dan besarnya anggaran untuk modal awal.
Penerapan Building Information Modeling dalam Proses Quantity Take-Off pada Proyek Gudang X Bastian, Owen; Setiawan, Theresita Herni
Journal of Sustainable Construction Vol 2 No 2 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v2i2.6466

Abstract

Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada beberapa waktu yang lalu akibat dunia dilanda pandemi Covid-19 sangat berpengaruh buruk pada perkemangan sektor konstruksi di Indonesia, terutama dua tahun yang lalu ketika pembangunan negara Indonesia sedang begitu pesatnya. Situasi ini memaksa berbagai pihak yang bekerja di bidang konstruksi untuk beralih ke metode yang lebih modern dan efisien untuk melaksanakan proyek secara jarak jauh, hal ini disebut dengan digitalisasi konstruksi. Building Information Modeling (BIM) merupakan contoh konsep digitalisasi konstruksi yang kini sedang diimplementasikan ke berbagai proyek konstruksi, salah satunya adalah pengimplementasian BIM dalam proses penyusunan rencana anggaran biaya berbasis quantity take-off. Studi kasus yang diambil adalah sebuah proyek gudang, yaitu proyek konstruksi yang mayoritasnya terdiri dari struktur baja sehingga dapat dilakukan pendalaman pemodelan secara tiga dimensi atau lima dimensi yang berfokus pada komponen konstruksi baja. Pemodelan komponen struktur dengan mengimplementasikan konsep BIM memiliki potensi untuk mengurangi total pengeluaran berdasarkan rencana anggaran biaya sebesar 4,807% dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional.
Penilaian Sistem Proteksi dan Kesesuaian Jalur Evakuasi Kebakaran pada Gedung PPAG 2 Universitas Katolik Parahyangan Zulfardi, Kamula Luna; Roy, Andreas F. V.
Journal of Sustainable Construction Vol 2 No 2 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v2i2.6556

Abstract

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 19 Tahun 2018 mengamanatkan bahwa sebuah bangunan gedung wajib memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Persyaratan SLF itu sendiri mewajibkan setiap bangunan gedung memenuhi empat aspek keandalan yaitu, keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Penelitian terkait SLF ini dilakukan pada Gedung PPAG-2 Universitas Katolik Parahyangan yang meninjau dua dari empat persyaratan tersebut yaitu syarat keselamatan dan kemudahan bagi pengguna ketika terjadi bahaya kebakaran pada gedung. Pembahasan meliputi hasil identifikasi persyaratan penyediaan Sistem Proteksi Pasif, Sistem Proteksi Aktif, Sistem Evakuasi Darurat, Sarana Penyelamatan, dan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) pada gedung. Berdasarkan hasil identifikasi didapati bahwa terdapat persyaratan sistem proteksi hanya sistem proteksi aktif dan persyaratan evakuasi yang tidak mencapai 100%. Sistem proteksi aktif dan persyaratan evakuasi secara berturut-turut mencapai angka 95% dan 96%.
Kajian Tekno Ekonomi pada Pembangunan Jalur Ganda Rel Kereta Api Segmen Tanjungkarang-Kotabumi di Provinsi Lampung Juwindi, Reta Mayola; Usman, Kristianto; Siregar, Amril; Junaedi, Tas'an
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 1 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i1.6630

Abstract

Provinsi Lampung merupakan daerah yang memiliki frekuensi kereta api yang cukup padat. Untuk meningkatkan pelayanan KA, pemerintah berencana meningkatkan fasilitas melalui pembangunan segmen Tanjungkarang-Kotabumi. Sebelum masuk ke tahap pembangunan tentunya harus ada analisis kelayakan terlebih dahulu baik dari aspek kelayakan ekonomi maupun finansial. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengetahui apakah jalur ganda ini layak atau tidak dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Penelitian ini menitikberatkan pada kajian tekno ekonomi dengan menggunakan parameter NPV, IRR dan BCR sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa pengembalian modal pada pembangunan jalur ganda ini berkisar antara 7 dan 13 tahun. Kajian ini dimulai dari mengumpulkan data, kemudian menghitung estimasi biaya proyek, lalu analisis data dan dilanjutkan pada analisis kelayakan ekonomi dan finansial sehingga menghasilkan 12 skenario dengan berbagai asumsi. Dari 12 skenario didapatkan hasil terbaik pada skenario optimis 4 dengan asumsi nilai tingkat inflasi 3%, dan Track Access Charges 40% menunjukkan nilai NPV, IRR, dan BCR sebesar Rp23.572.331.832.990; 26,03%; dan 4,40. Dari 12 skenario telah menunjukkan bahwa semuanya telah mencapai syarat layak ekonomi dan finansial yaitu NPV>0, IRR>Rate of Return, dan BCR>1 dan dinyatakan bahwa proyek pembangunan jalur ganda rel kereta api Tanjungkarang-Kotabumi ini layak dilanjutkan ke tahap DED karena memberikan kontribusi besar untuk negara.
Tinjauan Standar Protokol Kesehatan Penyakit Menular Sektor Konstruksi: Studi Kasus COVID-19 Shima, Ratih Dewi
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 1 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i1.6653

Abstract

Pada awal tahun 2019 hingga awal tahun 2022, seluruh dunia mengalami pandemi penyakit menular dengan tingkat fatality rate yang tinggi, yaitu COVID-19. Tingkat jumlah kematian akibat COVID-19 semakin menurun, sehingga kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut oleh Pemerintah, namun tetap harus menaati Protokol Kesehatan untuk semua pekerja, tidak terkecuali pekerja sektor konstruksi. Mempertimbangkan bahwa penyakit menular varian COVID-19 masih akan terus beredar di masyarakat dan menjadi bagian risiko yang akan dihadapi oleh pekerja konstruksi, maka perlu adanya suatu perbandingan standar dan kriteria yang komprehensif untuk mengkritik peraturan protokol kesehatan di Indonesia dalam memitigasi penyakit menular serupa COVID-19, dengan studi kasus pada pelaksanaan peraturan protokol kesehatan COVID-19 di Indonesia. Penelitian ini mengkaji dan mengidentifikasi perbedaan standar tata laksana protokol kesehatan (studi kasus COVID-19) di sektor konstruksi yang digunakan di Indonesia dan dibandingkan terhadap standar pelaksanaan protokol kesehatan internasional dan standar mancanegara seperti Australia, Malaysia, dan Singapura. Penelitian ini diharapkan akan memberikan rekomendasi serta kritik perbaikan yang dapat dilakukan untuk pelaksanaan protokol kesehatan pada penyakit menular di sektor konstruksi Indonesia di masa yang akan datang.
Respon Struktur Gedung Belajar Baru SMAN 1 Margaasih terhadap Penggunaan Material Kayu Durian Gergajian dan Laminasi Julianto, Baskoro Tri; Desimaliana, Erma; Diredja, Nessa Valiantine
Journal of Sustainable Construction Vol 2 No 2 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v2i2.6658

Abstract

Seiring dengan bertambahnya penduduk, maka permintaan terhadap sarana penunjang pendidikan juga ikut meningkat. Gedung belajar di Indonesia umumnya dibangun menggunakan material komposit seperti beton bertulang dan baja halmana material-material tersebut tidak dapat diperbaharui, serta berpotensi mengancam lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan material pengganti seperti kayu durian baik gergajian maupun laminasi. Penelitian ini membahas mengenai respon struktur gedung belajar baru SMAN 1 Margaasih terhadap penggunaan material pengganti kayu durian dengan bantuan software ETABS.  Dilakukan analisis struktur dengan metode baik statik ekivalen maupun respon spektrum berdasarkan SNI 1726:2019, sehingga dihasilkan respon struktur berupa periode fundamental, gaya geser dasar seismik, distribusi vertikal gaya lateral ekivalen serta simpangan antar lantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan material kayu durian sebagai alternatif material konstruksi struktur gedung belajar baru SMAN 1 Margaasih menunjukkan respon struktur yang baik. Hal ini terlihat dari periode fundamental, gaya geser dasar, distribusi vertikal gaya lateral ekivalen dan simpangan antar lantai yang terjadi lebih kecil dibandingkan struktur eksisting. Selain itu, berat struktur alternatif jauh lebih ringan dibandingkan struktur eksisting.
Kajian Penyebab Klaim Konstruksi di Negara Berkembang – Studi Kasus: Indonesia, Uni Emirate Arab, & India Yeremy, Jannuar
Journal of Sustainable Construction Vol 2 No 2 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v2i2.6660

Abstract

Klaim konstruksi menjadi salah satu penyebab konflik yang sering muncul dalam industri konstruksi terutama pada negara-negara berkembang yang gencar dalam pembangunan infrastruktur sebagai fondasi untuk pembangunan ekonomi dan sosial. Penelitian ini akan mengkaji penyebab terjadinya klaim konstruksi pada 3 negara yaitu Indonesia, Uni Emirate Arab, dan India yang dapat digunakan sebagai pembelajaran untuk mencegah terjadinya konflik dalam pekerjaan konstruksi. Dari hasil kajian terdapat 5 faktor yang paling sering muncul dalam klaim konstruksi yaitu: 1) Keterlambatan Disebabkan oleh Pengguna Jasa; 2) Pekerjaan Tambah Kurang; 3) Keterlambatan Pembayaran; 4) Pembagian Biaya Arbitrase; 5) Keterlambatan Akibat Kondisi Tertentu. Pada dasarnya upaya untuk pencegahan terjadinya konflik tersebut dapat mengacu pada klausul–klausul/ketentuan FIDIC (Federation Internationale Des Ingenieurs-Conseils) yang dapat menjadi rekomendasi untuk digunakan dalam kontrak konstruksi khususnya di negara berkembang.
Preferensi Warga Kota Bandar Lampung Terhadap Angkutan Umum Astuti, Eka Febri; Sulistyorini, Rahayu; Usman, Kristianto
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 1 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i1.6849

Abstract

Pemberlakuan tarif sangat murah belum mampu menarik minat masyarakat untuk memanfaatkannya. Hal ini menunjukkan bahwa tarif bukan merupakan faktor penentu minat masyarakat terhadap angkutan umum. Faktor pendorong minat masyarakat Bandar Lampung terhadap angkutan umum diteliti dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Instrument penelitian berupa kuesioner dengan pertanyaan-pertanyaan yang disusun berdasarkan pendekatan teoritis dan disajikan dalam Google Form. Pendekatan yang digunakan adalah bahwa variabel minat adalah variabel laten yang dapat diukur melalui faktor-faktor yang menimbulkan minat itu sendiri. Penelitian dilakukan di Kota Bandar Lampung terhadap masyarakat pada rentang umur 15-60 tahun. Sampel diambil secara accidental random sampling. Kuisioner disebarkan melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Jumlah sampel sebanyak 348 responden untuk mewakili populasi 785.450 jiwa dengan taraf kesalahan sebesar 5%. Hasil kuisioner diestimasi dengan alat bantu AMOS 23 (trial version). Hasil estimasi menunjukkan bahwa faktor penarik berupa perbaikan dalam kemudahan menjangkau layanan, memperbaiki pelayanan angkutan umum, dan menyediakan sistem pembayaran yang terintegrasi adalah faktor yang paling dominan dalam menentukan minat masyarakat untuk beralih ke angkutan umum. Dari hasil tersebut diajukan rekomendasi untuk memperbaiki faktor-faktor penarik untuk menarik minat masyarakat beralih ke angkutan umum yaitu dengan memperbaiki keterjangkauan, memperbaiki pelayanan angkutan umum, dan menyediakan sistem pembayaran yang terintegrasi.
Studi Manajemen Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Putriani, Widyasari Indraningsih; Setiawan, Theresita Herni
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 1 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i1.6938

Abstract

Pada jalur utama Jalan Tol Pekanbaru-Dumai ada beberapa lokasi bersinggungan dengan jaringan pipa dan jaringan listrik milik PT Pertamina Hulu Rokan. Oleh karenanya metode pelaksanaan konstruksi jalan tol ini perlu direncanakan secara integrasi pihak-pihak terkait berkaitan dengan operasi pemeliharaan jalan tol tersebut. Badan Usaha Jalan Tol Indonesia wajib memenuhi Syarat Pelayanan Minimal. Pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai menggunakan teknologi Corrugated Steel Plate (CSP) dan mortar busa guna mengantisipasi titik singgung dengan jaringan pipa dan jaringan listrik, serta  underpass perlintasan kawanan gajah. Penelitian ini bertujuan menganalisis apakah teknologi yang dipilih dalam konstruksi jalan tol mempengaruhi operasi dan pemeliharaan jalan tol ini. Penelitian dilakukan dengan studi literatur dan wawancara. Simpulan yang didapat dalam penelitian ini teknologi CSP, teknologi mortar busa, dan underpass gajah tidak mempengaruhi operasi jalan tol. Sementara itu jaringan pipa minyak memberi pengaruh operasi yang tidak signifikan. Underpass gajah, teknologi CSP, mortar busa, dan jaringan pipa minyak membutuhkan pemeliharaan berupa inspeksi rutin dan berkala. Underpass gajah juga membutuhkan pemeliharaan tanaman dan pemeliharaan drainase. Oleh karena Jalan Tol Pekanbaru-Dumai baru beroperasi mulai tahun 2022, operator jalan tol wajib mencatat data inspeksi dengan lengkap dan berkesinambungan agar manajemen operasi dan pemeliharaan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana jangka panjang.
Pengaruh Analisis Arus Kas dalam Proyek Konstruksi: Tinjauan Literatur Sistematis Salim, Raymond Nicander
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 1 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i1.6961

Abstract

Proyek konstruksi semakin hari semakin berkembang pesat di era industri modern. Pada pelaksanaannya, proyek konstruksi memerlukan banyak sumber daya, seperti peralatan, tenaga kerja, material, dan keuangan. Salah satu hal yang paling penting dalam suatu proyek konstruksi adalah keuangan terutama arus kas (cash flow). Banyak kontraktor mengalami kegagalan karena tidak menganalisis arus kas sehingga berdampak pada keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi dan pembengkakan biaya konstruksi. Tulisan ini bertujuan untuk melakukan systematic literature review atas studi-studi terdahulu. Ada dua pertanyaan penelitian yang akan dijawab yaitu apa faktor-faktor utama yang mempengaruhi arus kas proyek konstruksi dan bagaimana dampak analisis arus kas terhadap penyelesaian proyek konstruksi. Berdasarkan kajian, kekuatan finansial klien yang akan mempengaruhi keterlambatan pembayaran dan faktor uang muka akan mempengaruhi risiko keuangan kontraktor. Pengaruh dari analisis arus kas akan memberikan dampak terhadap keuangan kontraktor dalam menyelesaikan proyek konstruksi di antaranya adalah tidak terjadinya pembengkakan biaya proyek konstruksi dan keterlambatan proyek konstruksi.