cover
Contact Name
Yuli Hartat
Contact Email
jurnalpustakapadi@gmail.com
Phone
+6285264454350
Journal Mail Official
jurnalpustakapadi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batu Kasek Blok E 11 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi
Published by Pustaka Galeri Mandiri
ISSN : -     EISSN : 28301889     DOI : https://doi.org/10.55382/jurnalpustakapadi
Jurnal Pustaka Padi adalah sebuah jurnal Double blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu Pangan dan Gizi. Semua publikasi di Jurnal Pustaka Padi bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun.
Articles 50 Documents
Karakteristik Fisikokimia dan Sensoris Cookies dari Tepung Beras dan Tempe untuk Anak Autis Merynda Indriyani Syafutri; Parwiyanti; Reski Indriana
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.849 KB)

Abstract

Makanan merupakan hal yang harus diperhatikan pada anak dengan gangguan autis. Pemberian serta pemilihan makanan secara benar merupakan suatu cara meringankan gejala autisme. Salah satu terapi diet yang dianjurkan pada anak dengan gangguan autis adalah diet bebas gluten dan bebas kasein. Beras dan tempe tidak mengandung gluten dan kasein, sehingga berpotensi untuk diolah menjadi makanan bagi anak autis, seperti cookies. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh jenis beras dan konsentrasi penambahan tempe terhadap karakteristik fisik, kimia, dan sensoris cookies yang dihasilkan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor perlakuan A adalah jenis beras (A1 = beras putih; A2 = beras merah), dan faktor perlakuan B adalah konsentrasi penambahan tempe (B1 = 25%; B2 = 50%; B3 = 75%). Parameter yang diamati meliputi derajat pengembangan, tekstur, kadar air, kadar abu, kadar protein, serta sifat sensoris (rasa, tekstur, warna) cookies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor jenis beras berpengaruh nyata terhadap derajat pengembangan, dan kadar protein cookies, sedangkan faktor konsentrasi penambahan tempe berpengaruh nyata terhadap derajat pengembangan, kadar air, dan kadar protein cookies. Interaksi kedua faktor berpengruh secara signifikan terhadap kadar air, dan sifat sensoris (rasa dan warna) cookies. Perlakuan A1B1 (cookies tepung beras putih dengan penambahan 25% tempe) merupakan cookies yang memiliki skor hedonik tertinggi dengan nilai derajat pengembangan 6,39%, tekstur 611,4 gf, kadar air 2,34%, kadar abu 1,15%, dan kadar protein 2,69%.
Pengaruh Pemberian Smoothie Alberi Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol pada Pasien Hiperkolesterolemia Imelda Telisa; Sahira Nurma Cynthia; Sartono
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.87 KB)

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan suatu kondisi dimana kadar kolesterol dalam darah meningkat (? 240 mg/dL). Berdasarkan profil penyakit tidak menular tahun 2016 persentase pengunjung dengan kolesterol tinggi di posbindu dan fasilitas kesehatan tingkat pertama pada wilaya Sumatera Selatan sebesar 24.5%. Tujuan penelitian ini diketahuinya pengaruh pemberian smoothie alberi terhadap kadar kolesterol total pasien hiperkolesterolemia. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sekip Kota Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian pretest dan postest control group design. Analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent sampel t-test dengan selisih nilai rata-rata kadar kolesterol total kelompok perlakuan 58,43 (p-value = 0,000) dan kelompok pembanding 31,10 (p-value = 0,000). Sampel penelitian dipilih secara sistematik random sampling dengan jumlah sampel kelompok perlakuan dan kelompok pembanding masing – masing 30 orang. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian smoothie alberi terhadap kadar kolesterol total pasien hiperkolesterolemia dengan perbedaan selisih rata-rata kadar kolesterol total kelompok perlakuan lebih tinggi daripada kelompok pembanding.
Gambaran Spesifikasi Bahan Makanan Segar dan Citarasa Makanan Lunak yang Dihasilkan Yuli Hartati; Ayu Meiliana
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.079 KB)

Abstract

Spesifikasi bahan makanan merupakan satu pengawasan yang dilakukan pada awal kegiatan penyelenggaraan makanan yang berfungsi untuk mengontrol mutu bahan makanan. Mutu dan keamanan suatu produk makanan sangat bergantung pada mutu dan keamanan bahan baku yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran spesifikasi bahan makanan segar dan citarasa makanan lunak yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Jumlah sampel 15 bahan makanan dan 30 orang dilakukan dengan cara teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesifikasi bahan makanan segar 73,3% dinyatakan sesuai dengan dilakukan pegecekan dari kualitas dan kuantitas. Citarasa makanan lunak yang dihasilkan yaitu belum baik karena dari segi tekstur makanan masih ada yang belum sesuai dengan syarat makanan lunak. Pengawasan terhadap spesifikasi bahan makanan pada saat penerimaan bahan makanan sangat penting untuk mendapatkan cita rasa makanan yang baik.
Pemanfaatan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) dan Tepung Kedelai (Glycine max) Pada Formulasi Chewy Ball Naily Mathlubaty; Wiwit Estuti
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.137 KB)

Abstract

Jamur merupakan sumber bahan pangan nabati bergizi tinggi yang dibudidayakan untuk tujuan konsumsi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik produksi jamur di Jawa Barat mencapai 23.188.908 kg. Data tersebut menandakan melimpahnya ketersediaan jamur tiram. Jamur termasuk bahan pangan yang mudah rusak maka salah satu cara pengolahnnya yaitu dibentuk chewy ball. Berdasarkan hasil survey Badan Pusat Statistik tahun 2018 rata-rata harian konsumsi protein per kapita pada masyarakat Indonesia yaitu 47,80 g/hari/kapita yang berarti masyarakat indonesia kurang mengonsumsi protein dari rata-rata angka kecukupan protein yaitu 57 g/hari/tingkat konsumsi. Jika hal tersebut terus-menerus terjadi maka masalah gizi lama kelamaan akan timbul Untuk menambah kandungan proteinnya dapat dilakukan dengan menabah tepung kacang kedelai. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasikan chewy ball dengan memanfaatkan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan tepung kedelai (glycine max). sehingga mendapatkan formulasi paling disukai oleh panelis, dengan cara uji organoleptic produk dan mengetahui estimasi kandunan proteinnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengunakan jenis penelitian eksperimental dengan desain rancangan acak lengkap 3 formulasi dan 2 kali ulangan. Metode estimasi kandungan protein pada penelitian ini menggunakan aplikasi nutrisurvey 2017. Hasil penelitian menunjukan bahwa chewy ball terbaik diperoleh berdasarkan skor keseluruhan organoleptik yaitu formulasi 1 dengan kandungan jamur tiram putih 45,9% dan tepung kacang kedelai 5,1% dengan skor 3,6. Hasil perhitungan estimasi kandungan protein produk terbaik yaitu 18,9 gram per 100 gram chewy ball. Simpulan dari penelitian ini adalah formulasi terbaik dengan komposisi jamur tiram putih 45,9% dan tepung kacang kedelai 5,1%.
Analisis Zat Gizi Makro, Status Gizi dan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Fedila Yolan Anggita; Afriyana SIREGAR; Hana Yuniarti
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.147 KB)

Abstract

Diabetes mellitus merupakan gangguan kesehatan yang berupa kumpulan gejala yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula (glukosa) darah atau hiperglikemia akibat kekurangan atau resistensi insulin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Asupan Zat Gizi Makro, Status Gizi dan Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Sosial Palembang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain penelitian cross sectional, dan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu 46 orang dengan cadangan 10% menjadi 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita berusia 50-64 tahun sebanyak 60,0%, berjenis kelamin perempuan sebanyak 64,0%, berpendidikan menengah sebanyak 64,0%, asupan energi kategori baik sebanyak 72,0%, asupan protein kategori baik sebanyak 68,0%, asupan lemak pada kategori baik sebanyak 66,0%, asupan karbohidrat pada kategori baik sebanyak 70,0%, indeks massa tubuh (IMT) pada kategori normal yaitu sebanyak 52,0%, kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) sebanyak 60,0%.Berdasarkan kondisi penderita diabetes mellitus tipe 2 mengalami kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) disarankan kepada penderita agar rutin melakukan pengecekkan kadar gula darah dan patuh minum obat sehingga tidak menyebabkan tingginya gula demi mencegah terjadinya komplikasi.  
Pengaruh Mie Bayam Merah terhadap Peningkatan Kadar Hb untuk Remaja Putri Ahmad Faridi; Taufik Maryusman; Ade Amalia; Mohammad Furqan
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.368 KB)

Abstract

Anemia is a medical problem that is most often found throughout the world, as well as being a major health problem for the community, especially in developing countries. The aim of the study was to assess the effect of red spinach noodles on increasing Hb levels for adolescents aged 15-17 years in Rawamangun Pelita Tiga SMAS. This research was conducted at Rawamangun Pelita Tiga High School involving female students aged 15-17 years with a sample of 30 people who had been screened first. The dependent variable studied was an increase in Hemoglobin levels, while the independent variables studied were the administration of red spinach noodles, macro nutrient intake, and iron intake. This type of research is quasi-experimental with sampling techniques using purposive sampling. The results of this study indicate that the majority of respondents had low hemoglobin levels before the intervention was given and there was an increase in hemoglobin levels after intervention, there was a significant difference between protein intake and fe intake to respondents before and after administration of red spinach noodles
Survei Pengetahuan, Sikap dan Pola Makan Remaja Pengguna Media Sosial di SMAN Kota Bengkulu Hesti Dwi Linggarsih; jumi yati; Anang Wahyudi
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.482 KB)

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu periode dari perkembangan manusia. Masa ini merupakan masa perubahan atau peralihan yang meliputi perubahan biologis, perubahan psikologis, dan perubahan sosial. Remaja pada saat ini banyak mengonsumsi makanan yang diiklankan melalui media sosial yang mengandung tinggi garam, gula, lemak, kalori. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan pola makan remaja pengguna media sosial di SMAN Kota Bengkulu tahun 2020. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan desain penelitian deskriptif. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 20 reponden di SMAN 01 dan 20 responden di SMAN 10. Data yang dikumpulkan meliputi data pengetahuan, sikap dan pola makan. Berdasarkan hasil penelitian pengetahuan responden di SMAN 01 dikategorikan cukup (60%) sedangkan pengetahuan responden di SMAN 01 dikategorikan cukup 85%. Sikap pada responden di SMAN 01 dikategorikan cukup (55%) dan sikap pada responden di SMAN 10 dikategorikan cukup (95%). Pola makan pada responden di SMAN 01 yang memiliki pola makan baik sebanyak 9 orang dan yang memiliki pola makan tidak baik sebanyak 11 orang. Pada SMAN 10 remaja yang memiliki pola makan baik 11 orang dan yang memiliki pola makan tidak baik 9 orang. Diharapkan untuk peneliti selanjutnya melanjutkan penelitian ini dengan memberikan edukasi gizi pada remaja pengguna media sosial.
Sifat Organoleptik Dan Kandungan Protein Formulasi “Soataram” Sosis Jamur Tiram (Pleurotusostreatus) dan Tepung Ampas Tahu Wiwit Estuti; Cahya Purmaindah
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.12 KB)

Abstract

Sosis merupakan salah satu produk olahan daging yang banyak disukai dan digunakan sebagai alternatif makanan tambahan oleh seluruh penduduk dunia, termasuk Indonesia. Jamur tiram mempunyai rasa yang enak seperti daging ayam, bahkan jamur tiram ini digemari sebagian besar orang di dunia karena rasanya yang khas dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh, Jamur tiram mengandung protein 10,5% hingga 30,4%, lemak yang rendah 1,7 hingga 2,2%. Untuk menambah kandungan protein pada sosis dapat dilakukan dengan penambahan tepung ampas tahu, dalam 100 gr ampas tahu mengandung protein sebesar 26,6 gram. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sifat organoleptik presentase sosis”soataram”, dan kandungan protein. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan desain rancangan acak lengkap 3 formulasi dan 2 kali pengulangan, menggunakan Hedonic Scale Test. Pembuatan sosis “soataram” dengan berbagai macam formulasi jamur tiram (pleurotus ostreatus) dan tepung ampas tahu. Hasil penelitian menunjukkan Sosis”Soataram” terbaik diperoleh berdasarkan skor rata-rata tertinggi dari seluruh parameter organoleptik yaitu formulasi 3 dengan skor keseluruhan 3,42. Dan dapat disimpulkan Produk terbaik ada pada formulasi ke 3 dan mengandung protein sebesar 49,2 gram per 100 gram sosis”soataram”.
Pola Menu, Standar Porsi, Serta Analisis Zat Gizi Makro Terhadap Status Gizi Remaja Pada Penyelenggaraan Makanan di Asrama Eliza Eliza; Nada Ulfha Nabila; Imelda Telisa
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.681 KB)

Abstract

Asrama adalah tempat atau wadah yang dikelola oleh sekelompok masyarakat tertentu untuk mendapatkan makanan secara berkelanjutan. Penyelenggaraan makanan asrama adalah penyelenggaraan makan yang diselenggarakan di asrama pada sekolah tertentu dan bertujuan untuk memberikan atau memenuhi asupan kebutuhan zat gizi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola menu, standar porsi serta analisis zat gizi makro terhadap status gizi remaja pada penyelenggaraan makanan di Asrama SMK PP Negeri Sembawa Banyuasin. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X sebanyak 44 orang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola menu yang disajikan masih tergolong belum lengkap terdiri dari 2 atau 3 jenis makanan saja. Menu masih belum bervariasi dan masih terdapat pengulangan menu yang sama. Menu makan yang disajikan belum memiliki acuan yang baku dalam pemorsian makanan. Sebagian besar asupan zat gizi makro pada siswa untuk asupan energi baik 90,9%, asupan protein pada baik 95,5%, asupan lemak baik 97,7%, asupan karbohidrat pada baik 52,3%. Responden dengan status gizi baik ada kecendrerungan dengan asupan energi baik 85%, asupan protein baik 83,3%, asupan lemak baik 83,7% dan asupan karbohidrat baik 95,7%. Penelitian ini menyarankan kepada pihak sekolah untuk menyediakan makanan yang lengkap dan seimbang, membuat perencanaan menu yang baik agar bervariasi dan tidak terjadi pengulangan menu yang sama, perlu adanya standar porsi yang ditetapkan, dan perlu adanya peningkatan biaya makan agar dapat menyajikan menu yang lengkap.
Karakteristik Pasien, Preferensi, Penampilan, Rasa Makanan dan Sisa Makanan Biasa Di Rumah Sakit Kota Palembang Yuli Hartati; Imelda Telisa; Afriyana Siregar
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.689 KB)

Abstract

Sisa makanan adalah jumlah makanan yang tidak habis dikonsumsi setelah makanan disajikan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya sisa makanan terutama di rumah sakit. Perhitungan sisa makanan pasien dilakukan dengan penimbangan atau weigthing dan melalui metode comstock. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien, preferensi, penampilan, dan rasa makanan dengan sisa makanan biasa pada pasien rawat inap di rumah sakit. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan yang digunakan adalah cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 46 sampel yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sisa makanan makan siang pasien selama tiga hari berturut- turut untuk satu orang pasien yang diperoleh dengan cara metode comstock. Hasil penelitian menunjukkan sisa makanan pada makan siang sudah mencapai kategori baik karena responden terlihat menghabiskan makanannya dalam skala 0 (100% habis). Pada preferensi makanan responden menunjukkan bahwa makanan yang diberikan lebih banyak disukai, penampilan makanan responden lebih banyak menilai menarik, rasa makanan responden lebih banyak menilai terasa, untuk variasi menu makanan responden lebih banyak menilai bervariasi pada makanan yang disajikan setiap harinya.