cover
Contact Name
Yuli Hartat
Contact Email
jurnalpustakapadi@gmail.com
Phone
+6285264454350
Journal Mail Official
jurnalpustakapadi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batu Kasek Blok E 11 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi
Published by Pustaka Galeri Mandiri
ISSN : -     EISSN : 28301889     DOI : https://doi.org/10.55382/jurnalpustakapadi
Jurnal Pustaka Padi adalah sebuah jurnal Double blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu Pangan dan Gizi. Semua publikasi di Jurnal Pustaka Padi bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun.
Articles 50 Documents
Hubungan Pengetahuan Gizi, Asupan Energi Dan Kebiasaan Mengonsumsi Jajan Dengan Status Gizi Pada Siswa Di SDN Ciracas 15 Pagi Romadhika Alwi, Reza; Furqan, Mohammad; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 1, April (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa usia sekolah adalah masa tumbuh kembang anak menuju masa remaja sehingga rentan terkena gangguan gizi. Menurut World Health Organization (WHO) anak usia sekolah adalah anak yang memasuki usia 7-15 tahun. Salah satu karakteristik anak sekolah dasar yaitu memiliki kebiasaan dalam memilih makanan yang mengandung tinggi kalori berlemak dan minuman berkalori. Hal tersebut dapat menyebabkan meningkatnya Indeks Massa Tubuh (IMT) sehingga mempengaruhi status gizi anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi, asupan energi dan kebiasaan menonsumsi jajan di sekokah dengan status gizi pada anak usia 10-12 tahun di SDN Ciracas 15 Pagi. Metode penelitian ini menggunakan kuantitaif dengan desain studi cross sectional, dengan variabel independen dan dependen. Variabel independen yaitu terdiri dari pengetahuan gizi, asupan energi dan kebiasaan mengonsumsi jajan dan variabel dependen adalah status gizi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan sampel sebanyak 121 siswa yang usia 10-12 tahun yang bersekolah di SDN Ciracas 15 Pagi yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Statistik Chi Square dengan membagikan form pengetahuan mengenai pengetahuan gizi dan melakukan wawancara food recall 2 x 24 jam untuk asupan energi, form FFQ terkait kebiasaan jajan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dan asupan energi terhadap status gizi (p value =0,746) dan terdapat hubungan antara kebiasaan mengonsumsi jajan dengan status gizi (p value = 0,002). Kata Kunci : Asupan Energi, Konsumsi Jajan, Pengetahuan Gizi, Status Gizi
Tingkat Kepuasan Pasien Dalam Pelayanan Makanan Lunak Di Rumah Sakit Islam Ar-Rasyid Palembang Rotua, Manuntun; Rahmawati, Winda; Podojoyo, Podojoyo; Weisdania Sihite, Natasha
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 1, April (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien adalah tingkat kepuasan yang dirasakan oleh pasien setelah menggunakan layanan kesehatan dan membandingkannya dengan harapan minimal yang diinginkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan makanan lunak di Rumah Sakit Islam Ar-Rasyid Palembang. Penelitian dilakukan pada bulan Januari - Mei 2024, dengan sampel sebanyak 38 orang diambil dengan cara accidental sampling. Metode penelitian Deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan hasil data univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan waktu penyajian makanan sudah tepat sebesar 100%, responden menyatakan cita rasa makanan sudah baik sebesar 77,12%, sikap pramusaji sudah ramah sebesar 100%, penampilan pramusaji yang rapih 100%, kebersihan alat 100% sudah bersih dan kepuasan pasien terhadap pelayanan makanan sebesar 97,4%, hal ini membuktikan bahwa pelayanan makanan di Rumah Sakit Islam Ar-Rasyid Palembang sudah baik dan memberikan kepuasan pada pasien.
Daya Terima Organoleptik dan Analisis Proksimat Smoothies “Banami” Berbasis Pisang Ambon dan Biji Rami Meivi Putri, Adinda; Hartati, Yuli; Siregar, Afriyana; Telisa, Imelda
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus merupakan suatu penyakit kronis yang disebabkan oleh pancreas tidak cukup menghasilkan insulin atau hormon yang mengatur gula darah atau glukosa. Salah satu jenis bahan makanan yang baik dikonsumsi penderita DM adalah yang mengandung tinggi serat, salah satunya adalah pisang ambon dan bji rami (flaxseed) yang dapat dijadikan sebagai selingan dan diolah menjadi minuman smoothies. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui daya terima dan analisis proksimat pada formula terpilih smotthies berbahan pisang ambon dan biji rami. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil uji daya terima organoleptik pada formula terbaik adalah F2. Dengan analisis kandungan zat gizi smoothies terpilih menurut hasil analisis proksimat dan serat (dalam 100 gr) adalah energi 95,32 kkal, kadar protein 2,28 g, lemak 3,58 g, karbohidrat 13,48 g, dan serat pangan 5,15 g. Smoothies mengandung cukup serat sehingga dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan serat harian sebagai selingan.
Daya Terima dan Analisis Proksimat Mie Berbasis Ikan Salem, Tepung Tapioka, Tepung Wortel dan Daun Kelor Fadilah Syifa, Msy; Hartati, Yuli; Telisa, Imelda; Weisdania Sihite, Nathasa; Salasa Nilawati, Nurul
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mie merupakan produk pangan yang dihasilkan dari bahan dasar tepung gandum atau terigu, dengan atau tanpa campuran bahan pangan lain serta zat aditif makanan, kemudian diproses menjadi adonan memanjang, diiris tipis, dan dapat dikonsumsi dalam keadaan basah maupun kering. Dalam upaya meningkatkan nilai gizi mie, diperlukan bahan alternatif dalam pembuatannya, seperti ikan salem, tepung wortel, serta daun kelor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan serta komposisi zat gizi pada formulasi terbaik mie yang berbahan dasar ikan salem, tepung tapioka, tepung wortel, dan daun kelor. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap nonfaktorial, di mana percobaan dilakukan pada kondisi homogen tanpa adanya faktor eksternal yang memengaruhi respons selain variabel yang diteliti. Berdasarkan uji daya terima, formulasi terbaik diperoleh pada formula 3 (120 gram ikan salem dan 100 gram tepung tapioka). Analisis proksimat terhadap formulasi mie terbaik menunjukkan komposisi gizi sebagai berikut: kadar abu 3,09%, kadar air 4,91%, energi 405,4 kkal, protein 22,3 gram, lemak 7,49 gram, dan karbohidrat 62,1 gram. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa mie berbahan ikan salem, tepung wortel, dan daun kelor berpotensi sebagai makanan selingan yang bergizi.
Metode Pengukuran Status Gizi Pada Lansia Yang Tidak Mampu Berdiri : Studi Literatur Simamora, Sabrina Novasari; Naningsi, Nona Saidatul; Rosyidah, Haqqelni Nur
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar belakang: Keterbatasan mobilitas yang mengakibatkan lansia tidak mampu berdiri tegak akibat penurunan fungsi tubuh secara menyeluruh seiring proses penuaan, ketidakmampuan berdiri tegakakibat stroke, gangguan muskuloskeletal atau membungkuk pada lansia, bahkan kondisi pasca operasi, yang dapat menghambat pengukuran berat badan dan tinggi badan secara langsung. Sehingga dibutuhkan penyesuaian untuk pengukuran status gizi dengan kondisi lansia yang tidak mampu berdiri. Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode penilaian status gizi pada lansia yang tidak mampu berdiri atau lansia dengan keterbatasan fisik. Metode: Literatur review dengan pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar berbahasa Indonesia dengan kata kunci “pengukuran antropometri lansia yang tidak mampu berdiri”, “masalah pada lansia yang tidak dapat berdiri”, dan “status gizi lansia yang tidak dapat berdiri”, dibatasi pada artikel yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir (2015–2024). Hasil: Penilaian status gizi pada lansia yang tidak mampu berdiri dapat dilakukan menggunakan metode pengukuran percentil LiLA dengan menggunakan percentil LiLA WHO-NCHS. Pada pengukuran Berat Badan dapat dikonversikan menggunakan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) dengan menggunakan rumus Gibson sesuai dengan jenis kelamin. Serta pengukuran Tinggi Badan dapat dikonversikan dari pengukuran Tinggi Lutut, Panjang Ulna, dan Rentang Lengan dengan menggunakan rumus yang sesuai dengan pengukuran dan disesuaikan dengan jenis kelamin. Hasil estimasi berat badan dan tinggi badan selanjutnya digunakan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) Kesimpulan: penggunaan metode antropometri seperti LiLA dan estimasi tinggi badan dan berat badan dapat digunakan dalam penilaian status gizi lansia yang tidak mampu berdiri atau lansia dengan keterbatasan fisik. Kata kunci: Antropometri, Imobilitas, Lansia, Satus Gizi.
Hubungan Karakteristik Ibu, Riwayat BBLR, Riwayat ASI Eksklusif dan Praktik Responsive Feeding dengan Kejadian Wasting pada Balita Usia 6 – 24 Bulan di Desa Pancalang Kurniawati, Desi; Badzlina, Fildzah; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periode 1000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas dalam tumbuh kembang anak. Optimalisasi kualitas gizi dalam periode ini merupakan kunci kualitas generasi penerus bangsa. Wasting merupakan salah satu permasalahan gizi pada anak akibat tidak optimalnya kualitas gizi pada periode ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu (usia ibu dan pengetahuan ibu), riwayat BBLR, riwayat ASI eksklusif, dan praktik responsive feeding dengan kejadian wasting pada balita usia 6 - 24 bulan di Desa Pancalang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu balita usia 6 – 24 bulan di Desa Pancalang dengan sampel penelitian sebanyak 78 balita yang diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil univariat menunjukkan balita usia 6 - 24 bulan memiliki status gizi (BB/PB) dengan kategori wasting sebesar 15,4%, usia ibu saat hamil berisiko (9%), pengetahuan ibu kurang (42,3%), riwayat BBLR (7,7%), riwayat tidak ASI eksklusif (39,7%), dan praktik responsive feeding kurang (26,9%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi-square dan Fisher’s Exact menunjukkan bahwa tidak ada hubungan usia ibu saat hamil (p=1,000) dan riwayat ASI eksklusif (p=1,000) dengan kejadian wasting pada balita usia 6 - 24 bulan. Ada hubungan pengetahuan ibu (p=0,013), riwayat BBLR (p=0,044) dan praktik responsive feeding (p=0,050) dengan kejadian wasting pada balita usia 6 - 24 bulan.
Gambaran Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan dan Sikap tentang Bekal Sehat Anak Prasekolah Eliza, Eliza; Soraya, Rianti eka; Meilina, Ayu; Mardiana, Mardiana; Sriwiyanti, Sriwiyanti
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi kurang pada anak balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat Indonesia. Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi anak adalah pengetahuan dan sikap orang tua, khususnya ibu, terhadap pemberian asupan makanan yang bergizi seimbang. Di lingkungan pendidikan anak usia dini, seperti taman kanak-kanak, pemenuhan kebutuhan gizi melalui bekal makanan dari rumah turut berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran edukasi pengetahuan dan sikap wali murid tentang bekal makanan sehat dan bergizi untuk anak prasekolah di TK Hijriah III Palembang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan penelitian one group pre-test and post-test. Sampel 40 responden dipilih menggunakan teknik non-probability sampling yang berjenis sampling jenuh. Hasil analisis univariat menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan wali murid, dari 20% sebelum edukasi menjadi 100% setelah edukasi dalam kategori pengetahuan baik. Sikap wali murid juga meningkat dari 82,5% menjadi 100% dalam kategori sikap baik. Namun, hasil pengukuran status gizi anak menunjukkan bahwa sebagian besar berada dalam kategori gizi lebih (47,5%) dan obesitas (12,5%), sedangkan hanya 40% anak yang memiliki status gizi normal. Kesimpulan, edukasi menggunakan media leaflet menunjukkan adanya peningkatan terhadap pengetahuan dan sikap wali murid setelah diberikan edukasi. Disarankan edukasi gizi dilakukan secara lebih komprehensif melalui konseling, pelatihan praktis, dan pemantauan berkala, serta melibatkan seluruh anggota keluarga untuk mendukung perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Daya Terima Nugget Panggang Berbasis Ikan Salem, Tepung Jagung, Daun Kelor Dan Jamur Kuping Hartati, Yuli; Vino Pratiwi, Dinda; Siregar, Afriyana; Telisa, Imelda; Nazarena, Yunita
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi kelebihan berat badan pada remaja terus meningkat dan berhubungan erat dengan pola makan tinggi energi dan rendah serat. Diperlukan inovasi makanan selingan yang sehat, tinggi serat, dan rendah kalori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi (analisis proksimat dan serat pangan) dari nugget panggang berbasis ikan salem, tepung jagung, daun kelor, dan jamur kuping. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat formulasi. Uji daya terima dilakukan oleh 30 panelis menggunakan skala hedonik 5 poin terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney, sedangkan analisis proksimat dilakukan di laboratorium terakreditasi. Hasil menunjukkan bahwa formulasi F1 (ikan salem 60g, tepung jagung 20g, daun kelor 25g, jamur kuping 30g) merupakan formula yang paling disukai panelis dari segi aroma, rasa, dan tekstur. Kandungan gizi F1 per 100 gram adalah energi 190,1 kkal, protein 12,55 g, lemak 3,72 g, karbohidrat 26,6 g, dan serat pangan 16,47 g.
Konsumsi Bahan Makanan Tanin dan Oksalat pada Remaja Putri Anemia di SMPN 04 Kota Bengkulu Wirasti, Anggun; Jumiyati; Krisnasary, Arie
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pubertas, anemia menjadi masalah kesehatan masyarakat yang umum di kalangan remaja putri. Mengonsumsi makanan tinggi tanin dan oksalat dapat memperburuk anemia karena menghambat penyerapan zat besi. Pada tahun 2024, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu melaporkan bahwa, dari semua sekolah setempat, SMPN 04 memiliki frekuensi anemia tertinggi. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dan strategi deskriptif. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling, 47 siswi kelas tujuh dengan diagnosis anemia menjadi subjek penelitian. Wawancara, tes kadar hemoglobin, dan pengisian Kuesioner Frekuensi Makanan (FFQ) untuk mengukur asupan makanan tinggi tanin dan oksalat digunakan untuk mengumpulkan data. Tabel distribusi frekuensi dibuat setelah data dianalisis secara univariat. Mayoritas responden (89,4%) berusia antara 10 - 13 tahun. Sebanyak 25 siswa (53,2%) sering mengonsumsi makanan tinggi oksalat, sementara 24 siswa (51,1%) sering mengonsumsi makanan tinggi tanin. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri yang anemia berada pada rentang usia remaja awal. Oleh karena itu, untuk membantu mencegah anemia pada remaja, edukasi gizi tentang kebiasaan makan sehat yang meningkatkan penyerapan zat besi sangatlah penting.
Hubungan Indeks Massa Tubuh, Aktivitas Fisik, Dan Siklus Menstruasi Dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 09 Kerinci Henilopa, Bertika Zahra; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenorea adalah nyeri yang disebabkan oleh kontraksi otot rahim yang intens saat menstruasi, kontraksi otot ini menyebabkan penegangan pada otot Rahim yang menimbulkan rasa nyeri. Dismenorea pada remaja putri dapat berdampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, khususnya di lingkungan sekolah, karena nyeri yang dirasakan dapat menurunkan konsentrasi, dan menimbulkan ketidaknyamanan saat belajar yang pada akhirnya berpotensi menurunkan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks masa tubuh, aktivitas fisik, dan siklus menstruasi dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di SMA Negeri 09 Kerinci. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, yang dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2025. Sampel pada penelitian ini berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang di kumpulkan yaitu pengukuran antropometri menggunakan microtoise dan timbangan digital, aktivitas fisik menggunakan teknik wawancara dan instrumen kuisioner yaitu, International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), siklus menstruasi mengunakan teknik wawancara dan instrumen kuisioner yaitu, kuesioner siklus menstruasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel indeks masa tubuh dengan kejadian dismenorea (p-value = 0,036), variabel aktivitas fisik dengan kejadian dismenorea (p-value = 0,010), dan variabel siklus menstruasi dengan kejadian dismenorea (p-value = 0,000).. Kata kunci: aktivitas fisik, indeks masa tubuh, siklus menstruasi.