cover
Contact Name
Yuli Hartat
Contact Email
jurnalpustakapadi@gmail.com
Phone
+6285264454350
Journal Mail Official
jurnalpustakapadi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batu Kasek Blok E 11 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi
Published by Pustaka Galeri Mandiri
ISSN : -     EISSN : 28301889     DOI : https://doi.org/10.55382/jurnalpustakapadi
Jurnal Pustaka Padi adalah sebuah jurnal Double blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu Pangan dan Gizi. Semua publikasi di Jurnal Pustaka Padi bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun.
Articles 50 Documents
Asupan Zat Gizi Makro, Makanan Jajanan, dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Anak SD Eliza Eliza; Prima Abresa; Susyani Susyani; Sumarman Sumarman
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anaku usia sekolah merupakan generasi penerus bangsa. Di usia mereka yang berada di usia pertumbuhan sangat diperlukan pengawasan terhadap asupan makanan yang mereka konsumsi agar yang mereka konsumsi berdampak baik terhadap tubuh. Masalah statussgizi anak usiaasekolah tidak terbatas pada permasalah gizi lebih (overweight) tetapi perilakucjajan anak yanggtidakksehat juga menjadi masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan zat gizi makro, makanan jajanan, dan aktivitas fisik dengan status gizi anak sekolah dasar di SD Negeri 126 Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan cross sectional dan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu proporsional startified random sampling. Sampelddalam penelitiannini yaitu sebanyak 39 sampel dengan lose control sebesar 10% menjadi 43 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 43 responden yaitu sebanyak 23 orang (53,5%) dengan status gizi baik, 32 orang (74,4%) dengan asupan energi baik, 34 orang (79,1%) dengan asupan protein baik, 26 orang (60,5%) dengan asupan lemak baik, dan 36 orang (83,7%) dengan asupan karbohidrat kurang. Sebanyak 43 orang (100%) atau seluruh responden memilki kebiasaan mengkonsusmsi jenis makanan jajanan tidak baik, 29 orang (67,4%) dengan frekuensi jajan baik, dan 25 orang (58,1%) dengan aktivitas fisik sedang. Berdasarkan uji chi-square didapatkan hasil yaitu tidak terdapathhubungan antara asupan zatggizi makro yaitu energi, protein, lemak, dan karbohidrat dengan status gizi anak SD di SD Negeri 126 Palembang. Terdapat hubungan antara frekuensi jajan dan aktivitas fisik dengan status gizi anak SD di SD Negeri 126 Palembang.
Nilai pH pada Sari Buah Jeruk Gerga (Citrus Nobilis Sp.) dengan Tingkat Kematangan Berbeda: - DESTA RIA ERIKA
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah jeruk gerga berwarna kuning jingga, menghasilkan buah sepanjang tahun, mempunyai ukuran yang relatif besar 200-350gram, kandungan sari buah tinggi dan berpotensi baik dalam pasar. Sehingga jeruk gerga dikatakan unggul. Potensi pasar yang cukup baik serta didukung dengan tersedianya buah yang dihasilkan sepanjang tahun. Buah jeruk yang kaya akan manfaat memiliki potensi untuk diolah menjadi bermacam-macam produk, salah satunya yaitu sari buah. Pengembangan olahan yang berbahan dasar buah cukup menjanjikan karena dapat meningkatkan nilai ekonomis dibandingkan dengan menjualnya tanpa diolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahi nilai pH dari sari buah jeruk gerga dan dapat dijadikan acuan untuk penelitian lebih lanjut. Tingkat kematangan berdasarkan warna kulit jeruk gerga berpengaruh nyata terhadap nilai pH sari buah jeruk gerga
Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Kelas 3 terhadap Penampilan dan Cita Rasa Makanan Lunak di Rumah Sakit Yuli Hartati; Gianda Sherly; Imelda Telisa; Afriyana Siregar; Nurul Salasa Nilawati
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi pasien pada pelayanan rumah sakit dapat kepuasan pasien. Persepsi pasien yang baik akan memberikan kepuasan yang baik pula demikian dengan sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap penampilan dan cita rasa makanan lunak di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan Cross Sectional. Pemilihan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan penampilan makanan yang disajikan kurang (87,3%).cita rasa makanan yang disajikan kurang (100%). kepuasan pasien terhadap makanan yang disajikan menyatakan tidak puas (56,7%) dan puas (43,3%). sisa makanan pokok kategori banyak sebesar (86,7%),lauk hewani(16,7%), lauk nabati (60%), sayuran (70%) dan buah ( 6,7%). tingkat kepuasan pasien terhadap penyajian makanan lunak di rumah sakit masih kurang.
Analisis Daya Terima Formula Nugget Temyam (Tempe Dan Bayam Hijau) Sebagai Makanan Selingan untuk Anak Sekolah Dasar Manuntun Rotua; Megawati; Yulianto; Natasha Weisdhania Weisdhania
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pemenuhan gizi pada anak sekolah sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Gizi yang diperoleh seorang anak melalui konsumsi makan setiap hari berperan besar dalam kehidupan.anak sekolah dasar sudah bisa memilih makanan dan minuman yang mereka inginkan. Makanan selingan yang biasa dikonsumsi hanya melihat rasa tanpa melihat kandungan gizi yang terkandung di dalamnya. Salah satu upaya pencegahan yang dapat diberikan adalah peningkatan kualitas makanan selingan. Tempe dan Bayam memiliki kandungan Protein dan serat yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima formula tempe dan bayam ke dalam produk nugget.  Penelitian eksperimental ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4  perlakuan yaitu: F0 (0%), F1 (25%), F2 (45%) dan F3 (55%) dengan 2 kali pengulangan. Panelis sebanyak 30 orang. Hasil uji daya terima produk nugget dengan penambahan tempe dan bayam dilihat dari kategori warna, aroma, tekstur dan rasa dengan p value <0,05.   Hasil uji daya terima oleh panelis menunjukkan bahwa F3  merupakan formula paling disukai, yaitu dengan penambahan 80 gram tempe dan 20 gram bayam hijau. Dengan kandungan gizi per 100 gram nugget tempe bayam mengandung energi 319.6 Kkal, protein 13.7 gram, lemak 15.4 gram, karbohidrat  31.2 gram, dan serat 5.66 gram. F3 menjadi formula yang dipilih karena memiliki rasa syukur yang baik, ternyata juga memiliki kandungan nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan camilan sehingga dapat digunakan sebagai camilan untuk anak sekolah dasar. Kata Kunci           : Tempe, Bayam hijau,  Makanan Selingan, Analisis Daya Terima
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Ibu Terkait pada Status Gizi Anak Usia 6 – 24 Bulan di Puskesmas Kota Baru Karawang Jawa Barat Vidyarini, Andra; Herlina, Devi; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v2i2.456

Abstract

Pada masa sekarang pemberian makan balita dan anak usia 6 – 24 bulan telah dikemas dalam bentuk siap saji yang lebih praktis dan digemari oleh orang tua. Pola pemberian makan balita berhubungan erat dengan pengetahuan dan perilaku ibu. Jika pemenuhan gizi pada masa balita 6 – 24 bulan baik, maka proses pertumbuhan dan perkembangan dapat optimal. Status gizi balita underweight 17,0%, Gizi kurang 25%. Lokasi penelitian ini dilakukan diberbagai posyandu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian makan balita dan anak, pengetahuan, perilaku asupan zat gizi makro terhadap status gizi balita. Metode penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah balita dari usia 6 – 24 bulan di wilayah Puskesmas Kota Baru.Hasil penelitian dengan uji Chi Square fisher extract menunjukan adanya hubungan yang sigifikan antara asupan energi dengan status gizi anak (p-value 0,036). Sedangkan pengetahuan (p-value 1,000), perilaku (p-value 1,000), asupan protein (p-value 0,671), asupan lemak (p-value 1,000)  dan asupan karbohidrat  (p-value 0,163), tidak terdapat hubungan.
Jenis Kelamin, Kebiasaan Jajanan dan Usia sebagai Prediktor Obesitas Sentral Pegawai di Bangka Belitung Wardani, Zenderi; Ratmawati, Ratmawati; Sari, Endah Mayang; Suganda, Windi
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v2i2.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkonfirmasi berbagai prediktor yang mempengaruhi status obesitas sentral pada pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional ini dilakukan pada bulan Juni 2022. Subjek penelitian adalah 60 orang pegawai yang ditetapkan dengan teknik simple random sampling. Data pada penelitian ini terdiri dari ukuran antropometri lingkar pinggang dan pinggul yang digunakan untuk menentukan status obesitas sentral dengan cara menilai rasio keduanya dan merupakan variabel dependen. Indikator frekuensi konsumsi makan sumber makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur, buah dan jajanan dan aktifitas fisik ditetapkan sebagai variabel independen. Faktor risiko sebagai prediktor ditetapkan menggunakan model regresi backward dengan program IBM SPSS Statistics version 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin, kebiasaan makanan jajanan dan usia sebagai prediktor yang responsif terhadap obesitas sentral pada pegawai di lokasi penelitian. Implikasi hasil  penelitian ini diharapkan pengambil kebijakan dapat mempertimbangkan intervensi dini pada gaya hidup pegawai pada upaya mendukung pola diet sehat pada sasaran beresiko yaitu perempuan dan indivisu usia di atas 40 tahun.  
Penentuan Umur Simpan Minuman Sereal Berbasis Tepung Mocaf dan Tepung Ikan Seluang Inayah, Anjana Faniliska; Hartati, Yuli; Siregar, Afriyana; Rotua, Manuntun; Terati, Terati
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v2i2.607

Abstract

AbstractShelf life of food products is the time interval for food products to be in safe condition by maintaining the desired sensory, chemical, physical, and microbiological characteristics and meeting the nutritional values listed on the packaging label. The shelf life of food products can be determined by the ESS (Extended Storage Studies) method.This research uses a type od research that is experimental or experimental (experiment research). In this study the treatment given was the determination of the shelf life for 3 months which was places at 30° room temperature in a closed state.The results showed that the selected cereal drink was FI cereal drink (15 grams of mocaf flour and 5 grams of seluang fish flour). The results of the water content test stated that the water content test of cereal drinks exceeded the recommended maximum limit in accordance with SNI-01-4270-1996. The total plate number (ALT) test results show that the tested cereal drinks still meet the requirements set by SNI 2009. The peroxide number test results on cereal drinks with formula I tested still meet the requirements set by SNI 2015. Determination of the shelf life of cereal drinks that have been made for 3 months and have not exceeded the requirements set by SNI 2009 and SNI 2015, so that cereal drinks based on mocaf flour and seluang fish flour are still feasible and can be consumed for a period of 3 months. Keyword : Cereal drinks formulation, moisture content test, ALT test, peroxide number test, shelf life.AbstrakUmur simpan produk pangan merupakan selang waktu produk pangan berada dalam kondisi aman dengan mempertahankan karakter sensori, kimia, fisik serta mikrobiologi yang diinginkan serta memenuhi nilai gizi yang tercantum pada label kemasan. Umur simpan produk pangan dapat ditentkan salah satunya dengan metode ESS (Extended Storage Studies).Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat eksperimen atau percobaan (experiment research). Dalam penelitian ini perlakuan yang diberikan adalah penentuan umur simpan selama 3 bulan yang diletakkan di suhu ruangan 30° dalam keadaan tertutup.Hasil penelitian menunjukkan bahwa minuman sereal tepilih yaitu minuman sereal FI (15 gram tepung mocaf dan 5 gram tepung ikan seluang). Hasil uji kadar air menyatakan bahwa uji kadar air minuman sereal melebihi batas maksimum yang dianjurkan sesuai dengan SNI-01-4270-1996. Hasil uji angka lempeng total (ALT) menunujukkan bahwa minuman sereal yang diuji masih memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh SNI 2009. Hasil uuji bilangan peroksida pada minuman sereal dengan formula I yang diuji masih memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh SNI 2015. Penentuan umur simpan minimal sereal yang telah dilakukan selama 3 bulan dan belum melebihi batas syarat yang telah ditetapkan oleh SNI 2009 dan SNI 2015, sehingga minuman sereal berbasis tepung mocaf dan tepung ikan seluang ini masih layak dan bisa dikonsumsi sampai jangka waktu 3 bulan.Kata kunci : Formulasi minuman sereal, uji kadar air, uji ALT, uji bilangan peroksida, umur simpan.
Penentuan Umur Simpan Produk Flakes Tilor ( Tepung Hati Ayam dan Tepung Daun Kelor) Widasari, Dyah Esti; Hartati, Yuli; Nazarena, Yunita; Telisa, Imelda; Sihite, Nathasa Weisdania
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v2i2.609

Abstract

Salah satu hal yang penting untuk menjadi petunjuk apakah suatu produk masih aman dikonsumsi adalah umur simpan. Penentuan umur simpan dilakukan agar konsumen mendapatkan produk pangan yang memiliki mutu terbaik. Penentuan umur simpan dapat dilakukan dengan metode Extended Storage Studies. Tujuan dilakukannya penelitian pendugaan umur simpan dengan menggunakan metode ESS adalah untuk menentukan umur simpan produk dengan cara melakukan pengamatan ulang untuk memperoleh umur simpan yang lebih akurat. Penelitian ini dilakukan bulan Februari-April 2023. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat eksperimen atau percobaan (experiment research). Dalam penelitian ini perlakuan yang diberikan adalah penentuan umur simpan selama 3 bulan yang diletakkan di suhu ruang 30oc dalam keadaan tertutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flakes terpilih yaitu flakes FIII (50 gram tepung hati ayam dan 5 gram tepung daun kelor). Hasil uji kadar air menyatakan bahwa uji kadar air flakes tilor melebihi batas maksimum yang dianjurkan sesuai dengan SNI-01-4270-1996. Hasil uji angka lempeng total (ALT) menunjukkan bahwa flakes tilor yang diuji masih memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh SNI 2009. Hasil uji bilangan peroksida pada flakes tilor menunjukkan hasil bahwa flakes tilor dengan formula III yang diuji masih memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh SNI 2015. Penentuan umur simpan flakes tilor yang telah dilakukan penyimpanan selama 3 bulan dan belum melebihi batas syarat yang telah ditentukan oleh SNI 2009 dan SNI 2015, sehingga flakes tilor ini masih layak dan bisa dikonsumsi sampai jangka waktu 3 bulan.
Formulasi Minuman Serbuk Tinggi Energi, Tinggi Protein Berbahan Dasar Tepung Ikan Lele Hartati, Yuli; Telisa, Imelda; Eka Purnamasari, Sintya; Salasa Nilawati, Nurul
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v2i2.632

Abstract

Latar Belakang : Kurang energi kronis adalah suatu kondisi keadaan dimana remaja putri mengalami kekurangan gizi yang berlangsung lama atau menahun. Pemberian makanan tambahan penting diberikan dengan tujuan memulihkan keadaan gizi dan kesehatan. Produk pangan instan yang mudah untuk disajikan atau dikonsumsi dalam waktu yang relatif singkat salah satunya seperti minuman serbuk instan. Tujuan : Diketahui daya terima, kandungan gizi makro formula minuman serbuk instan berbahan tepung labu kuning, tepung ikan lele dan tepung kacang merah. Metode : Metode eksperimen murni dengan percobaan pengolahan makanan formula minuman serbuk, dengan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yang diujikan kepada 50 panelis untuk uji organoleptic. Didapatkan formula terpilih yang kemudian dianalisis kandungan zat gizinya dengan Uji Proksimat. Hasil : Hasil uji daya terima minuman serbuk didapatkan bahwa produk F2 memiliki nilai terbaik dengan nilai pada masing-masing indikator sebagai berikut kategori warna =3,96, aroma =3,78, tekstur =3,76, aftertaste =3,66, dan keseluruhan formula =3,76. Kandungan gizi berdasarkan hasil analisis proksimat pada F2 per 100 g sampel yaitu energi 389,13 kkal, protein 22 %, lemak 7.85%, dan karbohidrat 57.62% Kesimpulan : Formula minuman serbuk instan menjadi alternatif makanan tambahan untuk remaja putri yang menderita kurang energi kronis.
Gambaran Besar Porsi, Asupan Zat Gizi terhadap Status Gizi Mahasiswa di Asrama Hartati, Yuli; Yulianto, Yulianto; Wijaya, Kharis; Imelda, Imelda
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 2 No 3 (2023): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v2i3.657

Abstract

Besar porsi makanan adalah besarnya porsi bahan makanan per sajian pada tiap kali makan. Besar porsi akan berpengaruh langsung tehadap nilai gizi yang terkandung dalam suatu makanan, serta nantinya akan mempengaruhi status gizi. Berdasarkan Riskesdas tahun 2010 secara nasional masalah gizi pada penduduk dewasa di atas 18 tahun adalah 12,6 persen kurus, dan 21,7 persen gabungan kategori berat badan lebih (Berat badan lebih) dan obese. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran besar porsi, asupan zat gizi terhadap status gizi pada mahasiswa. Penelitian ini bersifat Deskriptif dengan rancangan Cross sectional. Jumlah sampel 41 orang, dilakukan dengan cara proportionate strafiied random sampling. Responden berjenis kelamin laki-laki dengan rentan usia 19-22 tahun. Sebagian besar responden memiliki status gizi normal 90,2%. Asupan zat gizi diketahui bahwa 92,7% asupan energi kurang, 95,1% asupan protein kurang, 100% asupan lemak kurang, 63,8% asupan karbohidrat baik. Didapatkan 87,8% porsi nasi kurang, 97,6% porsi lauk hewani baik, 100% porsi lauk nabati, sayur dan buah kurang. Asupan zat gizi terhadap status gizi diketahui kategori asupan kurang baik dengan status gizi kurus sebanyak (5,3%) untuk asupan energi, protein, lemak dan karbohidrat. Besar porsi terhadap status gizi diketahui gizi kategori porsi kurang baik dengan status gizi kurus sebanyak (5,3%) pada porsi nasi, lauk nabati, sayur dan buah.