cover
Contact Name
Yuli Hartat
Contact Email
jurnalpustakapadi@gmail.com
Phone
+6285264454350
Journal Mail Official
jurnalpustakapadi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batu Kasek Blok E 11 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi
Published by Pustaka Galeri Mandiri
ISSN : -     EISSN : 28301889     DOI : https://doi.org/10.55382/jurnalpustakapadi
Jurnal Pustaka Padi adalah sebuah jurnal Double blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu Pangan dan Gizi. Semua publikasi di Jurnal Pustaka Padi bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun.
Articles 50 Documents
Merokok dan Konsumsi Kafein dengan IMT/U pada Remaja Putra Simuru, Meldy Indriani Aurora; Solikhah, Lilik Sofiatus; Masfufah, Masfufah
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i2.788

Abstract

Masalah gizi remaja di Indonesia fluktuatif, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Remaja masa kini memiliki kebiasaan merokok dan konsumsi kafein terutama pada remaja putra. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan merokok dan konsumsi kafein dengan IMT/U pada remaja putra. Metode Penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sebanyak 146 sampel diambil mengunakan teknik Simple random sampling pada remaja putra di SMK Negeri 1 Sigi. Uji statistik mengunakan korelasi gamma dan chi square dengan nilai interval kepercayaan 95%. Diketahui remaja 29,7% gizi kurang, 11,7% gizi lebih, 57,9% merokok, dan 58,6% sering dan sangat sering konsumsi kafein. Tidak ada hubungan yang signifikan antara merokok dan konsumsi kafein dengan IMT/U berturut-turut p=0,105 dan p=0,936. Tidak ada hubungan yang signifikan antara merokok dan konsumsi kafein dengan IMT/U pada remaja putra.
Perilaku Sadar Gizi dan Kualitas Tidur dengan Overweight pada Remaja Usia 16-18 Tahun Sh, Rifka; Solikhah, Lilik Sofiatus; Imansari, Adillah
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i2.789

Abstract

Overweight pada remaja terus meningkat. Banyak faktor yang mempengaruhi, dua diantaranya, perilaku sadar gizi dan kualitas tidur. Perilaku sadar gizi penting diketahui dan diterapkan oleh remaja dan banyak orang. Kualitas tidur yang buruk akan berdampak pada penyakit medis dan ada hubungannya dengan kesehatan fisik dan psikologis. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan perilaku sadar gizi (pengetahuan, sikap dan tindakan) dan kualitas tidur dengan overweight pada remaja usia 16-18 tahun. Penelitian analitik deskriptif dengan desain cross sectional pada remaja usia 16-18 tahun di wilayah kerja Puskesmas Birobuli. sebanyak 165 remaja di pilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner perilaku sadar gizi dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis menggunakan uji contingency coefficient pada tingkat kepercayaan 95%. Prevalensi remaja overweight sebesar 53,9%, pengetahuan buruk 9,1%, sikap negatif 59,4% dan tindakan buruk 53,9%, kualitas tidur buruk 57,6%. Ada hubungan perilaku sadar gizi pada aspek sikap dan tindakan dengan overweight (p<0,001), namun tidak pada aspek pengetahuan (p=0,553) dan variabel kualitas tidur menunjukkan ada hubungan yang signifikan (p<0,001) dengan overweight pada remaja usia 16=18 tahun. Ada hubungan antara perilaku sadar gizi (kecuali aspek pengetahuan) dan kualitas tidur dengan overweight pada remaja usia 16-18 tahun. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Overweight, Perilaku Sadar Gizi, Remaja
Daya Terima Cookies Substitusi Hati Ayam Selai Nanas Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Rotua, Manuntun; Angelina, Angelina; Telisa, Imelda; Sriwiyanti, Sriwiyanti
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 3 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i3.803

Abstract

Anemia is a body condition in which hemoglobin (Hb) levels in red blood cells are lower, caused due to lack of iron (Fe) intake, anemia in adolescent girls with hemoglobin levels (Hb <12 g / dL) . Efforts to improve nutrition can be done by providing additional foods with high iron. The food ingredients used are chicken liver meal and pineapple selei as support. Chicken liver source of animal protein contains iron (Fe), and pineapple contains vitamin-C which is 24 mg / 100 grams. The purpose of the study was to know the acceptability, know the formulation, and determine the nutritional content of pineapple jam chicken liver substitution cookies based on proximate analysis. Experimental research method with non-factorial complete randomized design (RAL). The results showed that the selected cookies were F1 cookies (75 g wheat flour and 25 g chicken liver meal) with an energy content of 477.29 kcal (per 100 g), 9.85% protein, 23.01 % fat carbohydrates 57.70%, iron (Fe) 4.47 mg, and vitamin C 2.14 mg. Keywords: Cookies, chicken liver meal, pineapple jam, teenager, and anemia. Abstrak Anemia adalah suatu kondisi tubuh di mana kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah lebih rendah, disebabkan karena kurang asupan zat besi (Fe), Anemia pada remaja putri dengan kadar hemoglobin (Hb <12 g/dL) . Upaya untuk perbaikan gizi dapat dilakukan dengan memberikan makanan tambahan dengan tinggi zat besi. Bahan pangan yang digunakan adalah tepung hati ayam dan selei nanas sebagai pendukungnya. Hati ayam sumber protein hewani mengandung zat besi (Fe), dan nanas mengandung vitamin-C yaitu 24 mg/100gram. Tujuan penelitian mengetahui daya terima, mengetahui formulasi, serta mengetahui kandungan gizi pada cookies substitusi hati ayam selai nanas berdasarkan analisis proksimat. Metode Penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cookies terpilih yaitu cookies F1 (75 g tepung terigu dan 25 g tepung hati ayam) dengan kandungan energi 477,29 kkal (per 100 g), protein 9,85%, lemak 23,01%, karbohidrat 57,70%, zat besi (Fe) 4,47 mg, dan vitamin C 2,14 mg. Kata kunci: Cookies, tepung hati ayam, selai nenas, remaja dan anemia. Abstrak Anemia adalah suatu kondisi tubuh di mana kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah lebih rendah, disebabkan karena kurang asupan zat besi (Fe), Anemia pada remaja putri dengan kadar hemoglobin (Hb <12 g/dL) . Upaya untuk perbaikan gizi dapat dilakukan dengan memberikan makanan tambahan dengan tinggi zat besi. Bahan pangan yang digunakan adalah tepung hati ayam dan selei nanas sebagai pendukungnya. Hati ayam sumber protein hewani mengandung zat besi (Fe), dan nanas mengandung vitamin-C yaitu 24 mg/100gram. Tujuan penelitian mengetahui daya terima, mengetahui formulasi, serta mengetahui kandungan gizi pada cookies substitusi hati ayam selai nanas berdasarkan analisis proksimat. Metode Penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cookies terpilih yaitu cookies F1 (75 g tepung terigu dan 25 g tepung hati ayam) dengan kandungan energi 477,29 kkal (per 100 g), protein 9,85%, lemak 23,01%, karbohidrat 57,70%, zat besi (Fe) 4,47 mg, dan vitamin C 2,14 mg. Kata kunci: Cookies, tepung hati ayam, selai nenas, remaja dan anemia.
Hubungan Adiksi Media Sosial dengan Pola Makan dan Frekuensi Konumsi Makan Pada Mahasiswa Gizi Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka Rahayu, Atikah; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 3 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i3.805

Abstract

Popularitas internet sebagai media komunikasi dan hiburan menjadikan internet bagian dari kehidupan sehari hari sehingga meningkatkan resiko adiksi media sosial. Tingginya paparan media sosial salah satu penyebabnya adalah untuk mengakses terhadap iklan makanan dan minuman, sehingga mempengaruhi pola makan mereka, padahal pada umumnya iklan makanan dan minuman tersebut tidak memberi informasi mengenai keseimbangan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan adiksi Media Sosial dengan Pola Makan dan Frekuensi Konsumsi Makan Pada Mahasiswa Gizi Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional, dengan variabel dependen dan independen. Variabel dependen adalah pola makan dan frekuensi konsumsi makan dan variable independen terdiri dari adiksi media sosial. Kuesioner yang digunakan meliputi Addiction Diagnostic Questionnaire (IADQ) terkait adiksi media sosial, form food recall 2x24 jam, dan FFQ terkait pola makan. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah responden 77 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan adiksi media sosial dengan pola makan (p value = 4,24) dan frekuensi konsumsi makan (p value = 5,51). Tidak terdapat hubungan adiksi media sosial dengan pola makan dan frekuensi konsumsi makan. Kata Kunci : adiksi sosisal media; frekuensi konsumsi makan; mahasiswa gizi, pola makan
Efektivitas Media Booklet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SMP Tentang Jajanan Sehat safitri, Rafhida; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 3 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i3.830

Abstract

Pangan memegang peran penting dalam kehidupan manusia, Pangan yang sehat terdiri dari pangan yang bergizi dan aman dikonsumsi. Salah satu pangan yang dikonsumsi remaja adalah makanan jajanan. Kandungan zat gizi seperti gula, garam, dan lemak dari jajanan umumnya lebih dominan dibandingkan dengan zat gizi lain. Konsumsi gizi yang tidak optimal akan berkaitan dengan kesehatan yang buruk, dan meningkatkan resiko penyakit infeksi dan penyakit tidak menular seperti penyakit diabetes, hipertensi dan jantung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi menggunakan media booklet terhadap pengetahuan siswa-siswi mengenai informasi jajanan sehat di Sekolah Menengah Pertama Boedi Luhur Bekasi 2024. Jenis penelitian yang digunakan Quasy Eksperimen (pre-post design one group). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa siswi kelas VII yang berjumlah 63 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Data diolah menggunakan uji kolmogorov Smirnof dan analisa data menggunakan uji statistik paired sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian edukasi menggunakan media booklet terhadap pengetahuan (p = 0,000) tentang informasi jajanan sehat antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang 1000 HPK dengan Persepsi 1000 HPK di Kantor Urusan Agama Kecamatan Jiput Tarwiyah, Daffa Miladiya; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 3 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i3.840

Abstract

Seribu hari pertama kehidupan atau disebut juga dengan 1000 HPK merupakan periode kehidupan yang sangat penting, dimulai pada janin terbentuk di dalam kandungan hingga anak mencapai usia 2 tahun. Gerakan 1000 HPK ini harus diperhatikan sejak dini, yaitu mulai dari remaja hingga saat ingin menikah. Periode ini jika tidak dimanfaatkan dengan baik akan terjadi kerusakan yang nantinya bersifat permanen. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesiapan wanita untuk menjadi calon ibu ialah pengetahuan dan sikap, dimana pengetahuan dan sikap ini akan mempengaruhi persepsi mengenai 1000 HPK. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan persepsi 1000 hari pertama kehidupan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Jiput. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional atau potong lintang dengan teknik accidental sampling, populasi adalah seluruh calon pengantin wanita yang terdaftar di Kantor Urusan Agama Kecamatan Jiput. Analisis data dilakukan dengan uji statistic Chi-Square untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan dan sikap dengan persepsi 1000 HPK. Dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2024. Sampel dari penelitian ini yaitu calon pengantin wanita sebanyak 45 responden dengan kriteria usia 18-30 tahun. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan 1000 HPK dengan Persepsi 1000 HPK (p-value >0,101) dan tidak adanya hubungan antara sikap 1000 HPK dengan persepsi 1000 HPK (p-value >0,449).
Hubungan Konsumsi Sugar-Sweetened Beverages dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Pada Siswa SMA Silvia, Dwi Yuliana; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 3 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i3.841

Abstract

Remaja adalah kelompok usia yang paling banyak mengonsumsi minuman berpemanis, yang menjadi salah satu penyebab utama pra-diabetes. Kebiasaan ini meningkatkan asupan gula tambahan, berkontribusi pada obesitas, dan diabetes tipe 2. Kurangnya aktivitas fisik juga dapat mengganggu sensitivitas insulin, menyebabkan hiperglikemia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara konsumsi minuman berpemanis dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada remaja. Penelitian dilakukan di SMA Ksatrya 51 Jakarta Pusat pada September 2024 dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 155 siswa kelas X, XI, dan XII yang dipilih menggunakan proportional stratified random sampling. Variabel penelitian meliputi kadar gula darah sewaktu, frekuensi konsumsi minuman berpemanis, jumlah gula dalam minuman berpemanis, dan aktivitas fisik. Data dikumpulkan menggunakan glucometer, kuesioner SQ-FFQ, dan kuesioner GPAQ, dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan 6,5% siswa memiliki kadar gula darah sewaktu tinggi, 48,4% memiliki frekuensi konsumsi minuman berpemanis tinggi, 50,3% mengonsumsi gula dalam jumlah tinggi dari minuman berpemanis, dan 51% memiliki aktivitas fisik ringan. Namun, analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara konsumsi minuman berpemanis, jumlah gula dalam minuman berpemanis, dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu (P > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsumsi minuman berpemanis dan aktivitas fisik tidak secara signifikan memengaruhi kadar gula darah sewaktu pada remaja.
Pengaruh Pemberian Nugget Ayam dan Tempe Terhadap Peningkatan Berat Badan Balita Wasting Usia 12-59 Bulan Cutyanti, Cici; Imelda; Sartono, Sartono; Nazarena, Yunita; Nazarena, Yuli Hartati; Salasa Nilawati, Nurul; Wijaya, Febri
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 1, April (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wasting adalah kelompok kekurangan gizi, yang disebabkan oleh kurang asupan nutrisi dan penyakit infeksi yang mencerminkan berat badan anak terlalu kurus menurut tinggi badannya, ditandai dengan z-score BB/TB kurang dari -2 SD. Berdasarkan Hasil Riskesdas Tahun 2018 Prevalensi Balita Kurus (Wasting) di Provinsi Jambi sebesar 12,05%. Berdasarkan kabupaten/kota yaitu Kabupaten Sarolangun pada tahun 2023 sebesar 4,7%. Sedangkan di Puskesmas Mersip sebanyak 30 balita dengan prevalensi 8,4% pada bulan yang sama yaitu Oktober 2023, angka balita wasting Puskesmas lebih tinggi dari pada Kabupaten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nugget ayam dan tempe terhadap peningkatan berat badan balita wasting usia 12-59 bulan di Puskesmas Mersip Sarolangun Jambi. Metode penelitian ini adalah quasi experiment (eksperimen semu) dengan desain one group pretest-postest design. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif untuk menilai kriteria nuget berupa warna, aroma, rasa, dan tekstur yang paling duskai dengan uji organoleptik dan Uji Paired t-test menggunakan SPSS 26 untuk mengetahui pengaruh pemberian nugget. Sampel berjumlah 30 balita wasting usia 12-59 bulan, menggunakan metode total sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Mersip Sarolangun Jambi. Hasil uji daya terima berdasarkan kriteria warna, aroma, rasa, dan tekstur sebagian besar panelis menyukai formula 1. Hasil analisis proksimat nugget ayam dan tempe dari formulasi terpilih yaitu F1 dengan kandungan energi 236,855 kkal, protein 10,47 g, lemak 10,175 g, dan karbohidrat 26,05 g, kadar air 51,09 % dan kadar abu 2,41%. Rata-rata berat badan sampel sebelum perlakuan yaitu 10,24 kg menjadi 10,46 kg setelah perlakuan. Pada hasil uji paired t test menunjukkan p-value sebesar 0.030 yang berarti ada pengaruh antara pemberian nugget ayam dan tempe terhadap berat badan anak balita wasting di wilayah kerja Puskesmas Mersip Sarolangun Jambi.
Hubungan Asupan Protein Hewani, Aktivitas Fisik, Dan Pengetahuan Dengan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di SMAN 27 Jakarta Tahun 2024 Qurrotunnufus, Putri; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 1, April (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemoglobin merupakan protein terkonjugasi yang menjadi salah satu komponen sel darah merah. Fungsi utama hemoglobin adalah mentransportasikan oksigen dan karbon dioksida dalam tubuh. Penurunan kadar hemoglobin menunjukan kondisi anemia. Remaja putri merupakan seseorang yang rentang terhadap terjadinya anemia. Asupan protein hewani, aktivitas fisik, dan pengetahuan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi anemia pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi protein hewani, pengetahuan gizi, aktivitas fisik, dan kejadian anemia pada remaja. Studi ini melibatkan sampel remaja putri kelas X, XI, dan XII SMAN 27 Jakarta. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 89 siswi. Instrumen yang di gunakan untuk penelitian ini ialah Quick Check Hb, kuesioner SQ-FFQ Protein Hewani, Kuesioner Pengetahuan, dan Kuesioner IPAQ. Hasil penelitian didapat bahwa sebagian besar remaja putri memiliki asupan protein yang cukup (43,8%), aktivitas fisik yang ringan (41,6%), pengetahuan yang baik (77,5%), dan memiliki kadar hemoglobin normal (56,2%). Hasil uji bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan antara asupan protein (p = 0,000) dengan kadar hemoglobin. Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik (p=0,733) dan pengetahuan (p=0,904) dengan kadar hemoglobin.
Hubungan Dukungan Keluarga Dan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Lansia Di Wilayah Kelurahan Sungai Bambu Tahun 2024 Ramadhanty, Zahra Nabila; Faridi, Ahmad
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 1, April (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia adalah proses dimana seseorang telah mencapai umur 60 tahun atau lebih pada masa ini seseorang akan mengalami kemunduran baik fisik, psikis, mental, sosial dan tingkah laku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan dukungan keluarga dan pola makan dengan status gizi lansia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penentuan sampel diperoleh dari Teknik Random Sampling. Yang dimana sampel diambil secara acak. Instrument yang digunakan berupa kuesioner dan pengukuran antropometri. Sampel dari penelitian ini yaitu keluarga dari lansia sebanyak 68 dengan kriteria lansia 60 - 70 tahun. Dilaksanakan di wilayah Kelurahan Sungai Bambu. Analisis menggunakan uji statuistik Chi-square dan Fisher’s Exact dengan tingkat kemaknaan . Hasil analisis Fisher’s Exact menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan status gizi (sig = 0,426) dan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan status gizi (p value = 0,010). Kebutuhan lansia yang baik dalam sehari sekitar 25 – 30 kkal/kg/hari daripada itu keluarga diharapkan mendukun kebutuhan gizi lansia.