cover
Contact Name
Dian Adhe Bianggo Naue
Contact Email
anggonaue@poltekkespalembang.ac.id
Phone
+6281373770318
Journal Mail Official
jmls@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Journal of Medical Laboratory and Science Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang Jalan Sukabangun 1 KM 6,5 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science
ISSN : -     EISSN : 28291158     DOI : https://doi.org/10.36086/medlabscience.v2i2
Core Subject : Health, Science,
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Parasitology Immunology Serology Virology Bacteriology Toxicology Clinical Chemistry Haematology Food and beverage chemistry
Articles 94 Documents
GAMBARAN KADAR C-REACTIVE PROTEIN (CRP) PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SITI FATIMAH AZ-ZAHRA PROVINSI SUMATERA SELATAN Maharani, Ana Amira; Refai, Refai; Dani, Hamril
Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 (2025): JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/medlabscience.v5i1.2932

Abstract

Latar Belakang: Demam tifoid yang disebabkan oleh Salmonella typhi menyebabkan peradangan akibat invasi bakteri yang memicu pelepasan berbagai sitokin inflamasi sehingga merangsang hepatosit untuk mensintesis protein fase akut seperti C-Reaktif Protein (CRP). CRP akan meningkat dengan cepat selama peradangan biasa maupun peradangan sistemik baik dengan adanya gejala klinis mulai dari yang ringan hingga berat, tanpa gejala hingga gambaran klinis yang khas dengan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar CRP pada pasien demam tifoid di RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumatera Selatan. Metode: Jenis penelitian bersifat deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional, menggunakan data primer dari hasil pemeriksaan di laboratorium RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumatera Selatan Maret-April 2025. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling pada 30 pasien. Metode pemeriksaan yang digunakan ialah metode slide aglutinasi latex. Hasil: Gambaran distribusi frekuensi kadar CRP tidak normal sebesar 70,0%. Kategori lamanya demam (≤ 1 minggu) kadar CRP tidak normal sebesar 57,1 %. Kategori lamanya demam (> 1 minggu) kadar CRP tidak normal sebesar 100,0 %. Kategori ada komplikasi kadar CRP tidak didapatkan 0,0 %. Kategori tanpa komplikasi kadar CRP tidak normal sebesar 70,0 %. Kesimpulan: Berdasarkan analisa, pasien demam tifoid sebagian besar disertai dengan peningkatan kadar CRP.
GAMBARAN KADAR GSH PADA MAHASISWA PRODI D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG Aisy, Andind Rahadatul; Syailendra, Anton; Fandianta, Fandianta; Febriani, Erisa; Yusneli, Yusneli
Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 (2025): JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/medlabscience.v5i1.2948

Abstract

Belakang: Tubuh manusia memproduksi radikal bebas (ROS, Reactive Oxygen Species; RNS, Reactive Nitrogen Species) secara alami, namun kelebihan produksinya tanpa diimbangi dengan jumlah antioksidan yang cukup dapat menyebabkan stres oksidatif yang merusak sel dan memicu penyakit degeneratif. Antioksidan, seperti glutathione (GSH), penting untuk menetralkan radikal bebas dan menjaga keseimbangan redoks. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui kadar GSH pada mahasiswa Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 60 orang mahasiswa. Data penelitian diperoleh dari pemeriksaan laboratorium dan kuisioner yang di isi oleh 60 responden. Variabel dependent (kadar GSH) dan variable independent (aktivitas fisik, jenis kelamin. dan durasi tidur) diukur satu kali secara bersamaan pada setiap subjek. Hasil Penelitian: Dari 60 responden, didapatkan didapatkan 37 mahasiswa (61.7%) dengan nilai kadar GSH normal dan 23 mahasiswa (38.3%) dengan nilai kadar GSH tidak normal. Terdapat 1 mahasiswa (100%) melakukan aktivitas fisik aktif memiliki kadar GSH normal dan 59 lainnya yang melakukan aktivitas fisik tidak aktif terdapat 37 mahasiswa (62.7%) memiliki kadar GSH normal Sedangkan 22 mahasiswa (37.3%) memiliki kadar GSH tidak normal. Dari 13 mahasiswa laki-laki, 6 orang (46,2%) memiliki kadar GSH normal dan 7 orang (53,8%) tidak normal. Dari 47 mahasiswa perempuan, 32 orang (68,1%) memiliki kadar GSH normal dan 15 orang (31,9%) tidak normal. Pada kelompok durasi tidur baik, 21 mahasiswa (61,8%) memiliki kadar GSH normal dan 13 orang (38,2%) tidak normal dan pada kelompok tidur buruk, 17 mahasiswa (65,4%) memiliki kadar GSH normal dan 9 orang (34,6%) tidak normal. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kadar GSH pada mahasiswa Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Palembang tahun 2025 adalah 373,3 µg/mL, dengan 61,7% mahasiswa memiliki kadar GSH normal dan 38,3% tidak normal. Saran: Mahasiswa disarankan menjaga pola hidup sehat makanan bergizi, aktivitas fisik seimbang, dan tidur cukup untuk mempertahankan kadar GSH optimal. Peneliti selanjutnya dianjurkan menggunakan sampel lebih besar dan variabel lebih beragam dalam penelitian GSH. Kata Kunci: Glutathione Sulphydril, aktivitas fisik, durasi tidur
ANALISIS HASIL QUALITY CONTROL PEMERIKSAAN ELEKTROLIT BERDASARKAN ATURAN WESGRAD DILABORATORIUM RUMAH SAKIT Bastian, Bastian; Pratama, Feronica Putri; Hartati, Dewi
Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 (2025): JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/medlabscience.v5i1.2933

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan mutu internal (PMI) merupakan kegiatan pemantauan dan pencegahan rutin yang dilakukan oleh laboratorium untuk meminimalkan terjadinya kesalahan guna mencapai hasil pengujian yang akurat. Sebelum dilakukannya pemeriksaan tentunya dilakukan terlebih dahulu quality control untuk menjaga kualitas hasil yang akan dikeluarkan. Berbagai penerapan yang dilakukan seperti memantau grafik Levey Jenning, mengikuti aturan Westgard dan mencatat koefisien variasi (CV%) untuk tujuan pengendalian kualitas internal. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui analisis hasil quality control pemeriksaan elektrolit berdasarkan aturan wesgrad di Laboratorium Rumah sakit. Metode Penelitian : Deskriptif Kuantitatif, penelitian ini dilakukan di RS X dan RS Y. Dengan Sampel yang diambil pada penelitian ini adalah data sekunder pada bulan Oktober-Desember 2023 dan Januari 2024 RS X dan RS Y. Hasil : Nilai akurasi pada pemeriksaan elektrolit pada RS X dan RS Y memiliki nilai bias yang baik ditandai dengan tidak ada nilai bias yang melebihi batas maksimal ±10%, Tingkat presisi pada pemeriksaan elektrolit pada RS X dan RS Y memiliki tingkat presisi yang sangat teliti karena memiliki nilai >1 , Evaluasi grafik levey-jenning menggunakan aturan wesgrad pada pemeriksaan elektrolit pada RS X banyak ditemukan kesalahan 1-2 S, 1-3 S, 10x sedangkan pada RS Y terjadi kesalahan 1-2 S, R-1 S dan 1-3 S Kesimpulan : pada penelitian ini penggunaan aturan wesgrad dalam hasil quality control pemeriksaan elektrolit sangat perlu dilakukan untuk menilai mutu suatu pemeriksaan.
KORELASI KADAR FERRITIN DAN KADAR IL-6 TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG Tania, Monica; Nurhayati, Betty; Hayati, Eem; Durachim, Adang
Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 (2025): JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/medlabscience.v5i1.2086

Abstract

Background: Covid-19 was first discovered in late 2019 in Wuhan, China caused by the coronavirus-2 or SARS-Cov-2. This virus causes a cytokine storm characterized by hyperferritinemia and increased IL-6 levels. Most Covid-19 patients require ventilator assistance due to severe pneumonia, alveoli damage, lung parenchyma damage, and the occurrence of Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) characterized by decreased oxygen saturation. Objective: to find a correlation between Ferritin levels and IL-6 levels on oxygen saturation. Methods: The type of research used is descriptive. The study population and samples were all patients of Advent Hospital Bandung who were admitted to the ICU room infected with Covid-19 with a positive PCR value with a CT value <40 and examined for Ferritin, IL-6 and oxygen saturation parameters in the period January-December 2021. And using the Spearman correlation statistical test. Results: It is known that the average Ferritin level is 1,528.04 ng/mL, the average IL-6 level is 238.35 pg/mL and the average oxygen saturation value has an average value of 90.1%, and there is a correlation between Ferritin levels and oxygen saturation of 29.7%, but there is no correlation between IL-6 levels and oxygen saturation. Conclusion: there is a correlation between Ferritin levels and oxygen saturation which has a weak level of relationship. Suggestion: Ferritin is recommended as an initial examination to indicate the good and bad condition of Covid-19 patients and can help clinicians in better and faster management of Covid-19 patients, because there is a relationship with oxygen saturation values.

Page 10 of 10 | Total Record : 94