Articles
111 Documents
Upaya Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Pembelajaran pada Program Sekolah Penggerak di Nganjuk
Suesthi Rahayuningsih;
Achmad Rijanto
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.905 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.625
Sejak tahun 2021 di kabupaten Nganjuk sudah banyak sekolah yang telah berpredikat sebagai sekolah penggerak. Permasalahan yang dihadapi oleh Kepala Sekolah PSP adalah masih kurangnya pengetahuan Kepala Sekolah tentang model kompetensi kepemimpinan pada sekolah penggerak. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah program sekolah penggerak sebagai pemimpin pembelajaran dalam upaya untuk meningkatkan mutu sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk lokakarya. Hasil yang dicapai setelah kegiatan ini adalah adanya pemahaman peningkatan pengetahuan Kepala Sekolah tentang model kompetensi sekolah yang terdiri dari empat kategori yaitu 1) pengembangan diri dan orang lain, 2) kepemimpinan pembelajaran, 3) kepemimpinan manajemen sekolah dan 4) kepemimpinan pengembangan sekolah. Dari keempat kategori model tersebut Kepala sekolah diberikan pendalaman materi peningkatan kompetensi sekolah, khususnya Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran di sekolah. Kategori kepemimpinan ini mempunyai 4 kompetensi yaitu a) memimpin upaya pengembangan lingkungan belajar yang berpusat pada murid, b) memimpin perencanaan dan pelaksanaan proses belajar yang berpusat pada murid, c) memimpin refleksi dan perbaikan kualitas proses belajar yang berpusat pada murid, dan d) melibatkan orang tua/wali murid sebagai pendamping dan sumber belajar di sekolah.
KKM-Tematik Desa Munungkerep Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang: KKM-Tematik Desa Munungkerep Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang
Yanuangga Galahartlambang;
Titik Khotiah;
Jumain Jumain
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 1 No. 02 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (592.017 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v1i02.630
Melalui kegiatan KKM-Tematik desa Munungkerep kita dituntut untuk mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Kegiatan ini dapat menjadi motivator dan fasilitator dari usaha pembangunan terutama di daerah pedesaan. Masyarakat desa Munungkerep dapat berbagi permasalahan yang ada dan mencari solusi dengan partisipasi peserta KKM-Tematik, terjalin kerjasama dalam proses pembangunan di daerah setempat. Adapun tujuan atau target diharapkan dapat tercapai adalah: (a) Meningkatkan kemampuan berpramuka bagi siswa SD khususnya kelas 4, 5, 6; (b) pelatihan ekstraklikuler menari pada siswa PAUD Nusa Indah; (c) Pelatihan kerajinan hasil olah kelobot jagung untuk menaikkan nilai jual; dan (d) melatih anggota karang taruna agar bisa mengembangkan usaha industri rumah tangga dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya. Metode pelaksanaan kegiatan KKN-Tematik dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan-pelatihan dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat secara langsung. Beberapa hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatkan ketrampilan siswa PAUD dan SD dalam bidang seni dan pramuka, menambah ketrampilan bagi masyarakat untuk mengolah produk hasil lokal pedesaan, tumbuhnya jiwa kewirausahaan di lingkungan karang taruna desa.
Tempat Ibadah Tangguh Era New Normal Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan
Yanuangga Galahartlambang;
Titik Khotiah;
Jumain Jumain
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.965 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i01.632
Kehidupan manusia di seluruh dunia berubah. Perubahan ini akibat virus covid-19 yang memaksa kondisi baru. Dalam hal ini, secara global kehidupan sosial tercipta suatu tatanan baru. Kehidupan manusia di mana pun memasuki ruang bernama Normal Baru.Tempat ibadah menjadi salah satu sarana umum tempat berkerumunan warga sehingga perlu menjadi perhatian dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.Tempat ibadah tangguh dapat dilihat dari kesiapan dalam menaati protokol yang telah di siapkan pemerintah dalam pencegahan Covid-19. Di desa Balun memiliki 3 tempat ibadah yaitu masjid, pura dan greja dan menjadi salah satu tempat ibadah tanggung di kabupaten Lamongan.
Pelatihan Literasi dan Numerasi Peserta Didik SD Negeri Kragilan 2
Dine Vita Ayu Setyaputri;
Isnaini Nur Ilma Fadilla;
Laelia Nurpratiwiningsih;
Anis Santika
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.308 KB)
Literasi dan numerasi merupakan hal yang penting bagi anak sekolah dasar dan merupakan salah satu program dalam Program Kampus Mengajar. Program ini dilaksanakan dari beberapa mahasiswa yang terpilih. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan dan mengipmlementasikan bentuk literasi dan numerasi dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan melalui observasi, dokumentasi dan ceramah. Pelatihan dilakukan dengan menyampaikan penjelasan terkait dengan jenis literasi, penerapan numerasi dalam kehidupan sehari dan menerapkan literasi dan numerasi dalam pembelajaran. Sasaran dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah peserta didik dari kelas I-VI di SD Negeri Kragilan 2. Hasil kegiatan dapat terlihat bahwa proses pengenalan dan implementasi literasi dan numerasi di SD Negeri Kragilan 2 dapat berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari peserta didik dapat memahami dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari=hari. Selain itu, terdapat peningkatan bagi peserta didik dapat membaca dan berhitung dengan lancar.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi SIKS-NG Dalam Mendata Penerima Bantuan Sosial Di Desa Kandangan
Harliana Harliana;
Subana Subana;
Dimas Ari Setyawan;
Abd Charis Fauzan;
Muhammat Maariful Huda;
Raden Mohamad Herdian Bhakti;
Tito Prabowo
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 3 No. 01 (2022): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (496.918 KB)
Desa Kandangan merupakan salah satu dari 16 desa yang terdapat di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar dengan luas sekitar 326 Ha, 90% luas wilayahnya merupakan lahan kering dan 9% adalah tanah sawah. Dari 1.483 KK jumlah KK Desa Kandangan terdapat 54,61% KK yang masuk kedalam kategori keluarga prasejahtera. Saat ini pendataan keluarga prasejahtera di Desa Kandangan sudah menggunakan aplikasi SIKS-NG yang merupakan basis data terpadu dari kemnetrian sosial. Aplikasi ini digunakan untuk merekomendasikan penerima bantuan pemerintah di tahun berikutnya. Namun sayangnya penggunaan aplikasi SIKS-NG di Desa Kandangan belum optimal. Berdasarkan hal tersebut maka kegiatan pengabdian ini akan difokuskan untuk membantu perangkat Desa Kandangan dalam memahami penggunaan aplikasi SIKS-NG. Untuk mencapai tujuan tersebut maka tim akan melakukan pendekatan kepada perangkat Desa serta melakukan pelatihan sekaligus membuatkan handbook dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti oleh operator SIKS-NG. Selain itu handbook ini juga akan dilengkapi dengan QnA mengenai beberapa kendala saat operator menggunakannya. Dengan adanya hal tersebut maka solusi yang tim tawarkan dapat terlaksana semua sehingga pelaksanaan pengabdian dapat bermanfaat bagi seluruh perangkat Desa Kandangan Kabupaten Blitar
Peningkatan Literasi Keuangan untuk Pekerja Migran di Taiwan
Agung Dharmawan Buchdadi;
Destria Kurnianti;
Dewi Susita;
Ramli Ramli;
Amelia Sholeha
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.899 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.672
Kemampuan manajemen keuangan dalam hal perencanaan keuangan menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh para buruh migran yang bekerja di luar negeri dengan meningkatkan literasi keuangan mereka. Sebab dengan kemampuan manajemen keuangan yang baik dapat melakukan perencanaan keuangan yang efektif, efisien, dan bermanfaat, sehingga para buruh migran diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesejahteraannya saat kembali ke tanah air memiliki modal yang cukup selama merantau di luar negeri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan agar para pekerja migran di Taiwan memiliki pengetahuan literasi keuangan yang baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pemaparan materi, diskusi dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini adalah para pekerja migran dapat melakukan perencanaan keuangan rumah tangga. Dengan memiliki literasi keuangan yang baik, masyarakat Indonesia diharapkan menjadi lebih maju, sehat, dan sejahtera khususnya pekerja migran di Taiwan.
Pemanfaatan Facebook Sebagai Media Promosi Penjualan Madu Istighfar di Kabupaten Kediri
Tito Prabowo;
Dimas Ari Setyawan;
Muhammad Riski Balian;
Vion Age Tri Cahyo
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 3 No. 01 (2022): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (437.591 KB)
Facebook merupakan salah satu marketplace yang sedang berkembang di Indonesia. Media sosial yang satu ini tidak kalah menarik dibandingkan dengan medsos yang lain, karena selain penggunaannya mudah, jangkauan pemasarannya pun cukup luas. Akan tetapi pengusaha tradisional atau lokal belum banyak yang memanfaatkan media sosial khususnya facebook sebagai media untuk mempromosikan barangnya. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengabdian masyarakat berupa pelatihan agar mereka dapat membuat facebook ads sehingga dapat memanfaatkannya untuk media promosi. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap yaitu tahap 1 observasi dan kebutuhan, tahap 2 perumusan masalah, tahap 3 pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Setelah dilakukan pelatihan pemilik gerai madu menyatakan akan menggunakan facebook ads sebagai media mempromosikan madunya
Pelatihan Penggunaan Software Social Mention Terhadap Produk Serupa Apparel
Wiwi Widayani;
Harliana Harliana;
Hartatik Hartatik;
Rahmadita Sabrina Islahany
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 3 No. 01 (2022): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (382.366 KB)
Sebagai salah satu toko yang memproduksi dan mendesain barang sendiri, brand fashion “serupa apparel” perlu melakukan analisa kebutuhan dan peminatan pasar terhadap desain yang akan dijual. Brand fashion “serupa apparel” berusaha melakukan analisis terhadap minat konsumen terhadap desain-desain yang akan dipasarkan. Pada kegiatan ini, tim pengusul akan memanfaatkan software social mention guna mencari dan menganalisis sentiment, strength, passion serta reach dari hasil review customer terhadap produk yang ditawarkan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian ini didapatkan informasi bahwa rating yang tinggi pada marketplace sejalan dengan hasil analisis terhadap ulasan customer mengenai produk apparel.
Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar
Atikah Mumpuni;
Sri Azizah;
Selvia Ari Rahma;
Dwi Utami;
Nova Indah Safitri;
Fantika Aswat Tiana;
Dea Ayu Kartika Putri;
Averoes Aditya Pratama
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 3 No. 01 (2022): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.861 KB)
Kemampuan literasi yang baik sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat. Literasi sendiri mencakup banyak hal, salah satunya adalah literasi numerasi. Pengembangan literasi numerasi pada peserta didik di sekolah dasar, masih belum maksimal. Hal ini berakibat pada kurang maksimalnya kemampuan literasi numerasi peserta didik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis barang bekas yang dapat meningkatkan literasi numerasi peserta didik. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan sosialisasi dan implementasi media pembelajaran berbasis barang bekas yang telah dikembangkan. Evaluasi keberhasilan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan observasi dan test. Hasil pengabdian kepada masyarat yaitu media pembelajaran berbasis barang bekas dapat membantu peserta didik memahami konsep pembagian dan perkalian yang merupakan salah satu dasar dalam literasi numerasi. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan penggunaan media pembelajaran berbasis barang bekas dapat meningkatkan literasi numerasi peserta didik di sekolah dasar. Saran-saran yang dapat diberikan yaitu pemilihan bahan baku untuk pembuatan media pembelajaran sebaiknya dari bahan-bahan yang kokoh. Hal ini dimaksudkan agar media pembelajaran berbasis barang bekas tidak mudah rusak dan dapat digunakan berulang.
Pelatihan Tari untuk Membentuk Karakter bagi Peserta Didik SD Negeri Kedunguter 03
Annisa Nur Handayani;
Rizki Umi Nurbaeti
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.132 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.766
Pendidikan karakter dan pengenalan tari merupakan salah satu awal penanaman dan pembentukan karakter peserta didik melalui pelatihan pembentukan karakter. Nilai karakter hendaknya perlu diajarkan kepada peserta didik sebagai penerus generasi bangsa. Namun di Era sekarang, peserta didik tidak paham dalam nilai karakter bahkan tidak benar dalam berperilaku di lingkungan. Memberikan pembinaan pendidikan karakter dapat dikaitkan dengan menghubungkan pemberian pelatihan bagi peserta didik yang bisa mengarah pengenalan kebudayaan bangsa. Pengabdian pelatihan ini bertujuan sebagai memperbaiki karakter peserta didik melalui pelatihan tari yang dapat mengenalkan kebudayaan seni tari sekaligus agar peserta didik dapat membekali pengatahuan kebudayaan bangsa. Metode yang digunakan dalam pengabdian pelatihan tari berupa metode ceramah, metode diskusi, dan metode demostrasi. Adapun hasil dari pengabdian ini bahwa memperbaiki pendidikan karakter siswa yang disampaikan melalui penyampaian materi terkait karakter serta beberapa contoh penerapan nilai karakter yang baik. Pelatihan dengan menggabungkan nilai karakter melalui gerakan tarian mendapatkan respon yang sangat positif dari kepala sekolah serta dewan guru saat melihat pentunjukan karya pementasan seni tari sebagai tolak ukur keberhasilan peserta dalam memahami tarian yang diadakan di SD Negeri Kedunguter 03.