cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 833 Documents
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Kerja, dan Motivasi Terhadap Literasi Digital Guru SMP Negeri di Kecamatan Boja Barokah Guniarti; Ngurah Ayu Nyoman; Dyah Nurgrahani
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64700

Abstract

Literasi digital guru semakin penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, budaya kerja, dan motivasi kerja terhadap literasi digital guru di SMP negeri Kecamatan Boja. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, data dikumpulkan dari 105 responden melalui kuesioner yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, budaya kerja, dan motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap literasi digital, dengan kontribusi masing-masing sebesar 56,4%, 51,3%, dan 49,8%. Secara simultan, ketiga faktor ini menyumbang 71% terhadap peningkatan literasi digital, yang menunjukkan pentingnya pendekatan holistik dalam mendorong adaptasi teknologi di pendidikan. Penelitian ini menyarankan implikasi kebijakan yang menekankan pada pentingnya kepemimpinan transformasional, budaya kerja yang adaptif, serta peningkatan motivasi guru melalui insentif dan program pengembangan profesional. Sekolah dengan sumber daya terbatas dapat melaksanakan pelatihan berbasis komunitas, sementara sekolah yang lebih lengkap dapat lebih mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi faktor lain seperti infrastruktur digital, kebijakan pendidikan, dan komunitas pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen atau kuasi-eksperimen untuk menilai efektivitas intervensi.
Peran Kepala Sekolah Sebagai Penggerak Komunitas Belajar di SDN 3 Cening Kabupaten Kendal Farid Umar; Soedjono Soedjono
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah sebagai penggerak komunitas belajar di SDN 3 Cening Kendal dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan di SDN 3 Cening Kendal pada tahun ajaran 2024. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan kepala sekolah dan guru, observasi kegiatan komunitas belajar, serta analisis dokumen terkait. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis Miles dan Huberman untuk mengidentifikasi pola-pola yang muncul dalam implementasi komunitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai agen perubahan melalui kepemimpinan transformasional yang mendorong kolaborasi, refleksi, dan inovasi dalam pembelajaran. Komunitas belajar yang dibangun meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru, memperkuat praktik reflektif, serta mendorong penerapan metode pembelajaran inovatif. Selain itu, komunitas belajar juga berdampak pada peningkatan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti hambatan struktural dan tantangan dalam membangun budaya kolaboratif. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa komunitas belajar berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga perlu didukung dengan kebijakan yang memperkuat keberlanjutannya di sekolah dasar.
Studi Kritis Tentang Perspektif Filsafat Pendidikan dan Dampaknya Terhadap Gaya Mengajar Guru Nurdin, Rizky Aprilliani; Ismail, Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64262

Abstract

Beberapa aliran filsafat pendidikan akan memiliki dampak terhadap gaya belajar yang digunakan dari seorang pendidik, misalnya dalam melakukan interaksi bersama dengan peserta didik. Tujuan penulisan ialah memberikan hasil analisa terkait dengan studi kritis tentang perspektif filsafat pendidikan dan dampaknya terhadap gaya mengajar guru. Metode penulisan ialah menggunakan penelitian kualitatif. Hasil dan simpulan ialah kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas dipengaruhi oleh aspek gaya mengajar serta filosofi pendidikan. Melalui penerapan terkait filosofi pendidikan mampu memberikan pengetahuan terkait metode ataupun strategi yang dapat digunakan pendidik melalui penerapan beberapa prinsip dalam pembelajaran.
Perspektif Filsafat Pendidikan Pragmatisme dalam Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Abad 21 Amalia S, Huznul; Ismail, Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64263

Abstract

Artikel ini mengkaji filsafat pendidikan pragmatisme dalam konteks Kurikulum Merdeka untuk pembelajaran di abad 21. Kurikulum Merdeka dirancang sebagai respons terhadap tantangan pembelajaran yang dihadapi di Indonesia pada era ini. Konsep pendidikan pragmatisme berfokus pada pengembangan individu anak agar menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab, serta mampu mengatasi berbagai permasalahan dalam hidupnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka sejalan dengan perspektif pragmatisme. Filsafat pragmatisme memberikan dasar yang kokoh bagi pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Penerapan Filsafat Pendidikan Dalam Mengelola Beragam Tipe Guru di Lingkungan Sekolah HM, Ainun Mardia; Ismail, Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64295

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ruang lingkup filsafat Pendidikan, untuk mengetahui beragam tipe guru, dan untuk mengetahui Penerapan Filsafat Pendidikan dalam Mengelola Beragam Tipe Guru di Lingkungan Sekolah. Penelitian ini adalah sebuah sistematik literatur review. Prosedur penelitian ini mangadopsi desain PRISMA (Preferred Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Populasi penelitian ini terdiri dari jurnal. Sampel penelitian ini terdiri dari 14 jurnal. Prosedur untuk penelitian ini terdiri dari empat langkah utama yaitu identifikasi, skrining, kelayakan, dan disertakan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Penerapan filsafat pendidikan dalam pengelolaan beragam tipe guru di sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, dinamis, dan efektif.
Peran Filsafat Konstruktivisme Terhadap Peningkatan Keterampilan Kolaborasi sebagai Salah Satu Keterampilan Pembelajaran Abad 21 Pailang, Agista Aprilian; Ismail, Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64296

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang berfokus pada pengkajian literature yang relevan dengan topic yang dikaji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana peran filsafat konstruktivisme terhadap keterampilan kolaborasi sebagai salah satu keterampilan abad 21. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembelajaran abad 21 yang mengintegrasikan keterampilan kolaborasi di dalamnya sesuai dengan prinsip-prinsip konstruktivisme yakni sama-sama berfokus pada pembelajaran yang mengaktifkan siswa. Hal ini diwujudkan melalui pembelajaran yang kolaboratif yang secara langsung akan berkorelasi positif dalam mengasah keterampilan peserta didik dalam berkolaborasi.
Peran Filsafat Pendidikan Dalam Kurikulum Merdeka Khususnya Profil Pelajar Pancasila Todingan, Ajeng Klarica; Ismail, Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64297

Abstract

Karakter sopan santun dikalangan peserta didik semakin hari makin mengalami penurunan yang drastis. Oleh karena itu dibutuhkan profil pelajar Pancasila yang dikaitkan dengan filsafat Pendidikan. Melalui pendekatan studi pustaka, analisis dilakukan terhadap konsep filsafat pendidikan yang didalamnya mencakup kegiatan pembelajaran yang memberikan pedoman. Berguna sebagai pedoman, landasan, tujuan, dan metode hidup bangsa terutama perbaikan karakter peserta didik khususnya di Indonesia Strategi implementasi meliputi integrasi kurikulum, teladan moral kepada guru, pembelajaran kontekstual, dan penguatan multikulturalisme. Hasilnya menunjukkan bahwa filsafat pendidikan mampu menciptakan generasi yang kompeten secara akademik, bermoral, dan mampu beradaptasi dengan tantangan global tanpa kehilangan identitas budaya. Kesimpulan ini menegaskan pentingnya filsafat pendidikan sebagai landasan strategis dalam membangun karakter bangsa yang berdaulat dan bermartabat.
Pemanfaatan Simulasi Interaktif Phet Wave Interference Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Eksperimen Celah Ganda Pada Mahasiswa Pendidikan Fisika Purba, Nazwa O Aiska; Sihite, Syalomita; Raja, Yepta S. Lumban
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64298

Abstract

Eksperimen celah ganda merupakan salah satu demonstrasi fundamental dalam fisika yang menunjukkan sifat gelombang cahaya melalui fenomena interferensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman mahasiswa terhadap eksperimen celah ganda, tantangan yang dihadapi, serta efektivitas penggunaan simulasi PhET dalam pembelajaran. Penelitian ini Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED angkatan 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi kesulitan dalam memahami konsep yang abstrak seperti interferensi cahaya dan pola difraksi. Namun, penggunaan simulasi PhET secara signifikan membantu meningkatkan pemahaman mahasiswa dengan memberikan visualisasi interaktif terhadap fenomena yang sulit diamati secara langsung. Simulasi ini memungkinkan modifikasi parameter eksperimen untuk memperjelas konsep pola terang-gelap pada interferensi dan difraksi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi lebih luas dari simulasi PhET dalam pembelajaran fisika untuk mendukung pemahaman konsep abstrak dan meningkatkan keterlibatan aktif mahasiswa.
Analisis Implementasi Kurikulum Prototype dan Kurikulum Merdeka Astutiningtyas, Dewi Nur Laksmi; Ratnawati, Dewi; Lestari, Dini; Astuti, Ima Puji; Ngatini, Ngatini; Rudiyanto, Sigit; Egar, Ngasbun
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64363

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui hasil implementasi kurikulum prototype. 2) untuk mengetahui faktor pendukung dalam pengimplementasian kurikulum prototype. 3) Untuk mengetahui faktor penghambat dalam pengimplementasian kurikulum prototype. 4) Untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan pada implementasi kurikulum prototype di Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kendal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi kurikulum prototype menempuh tiga tahapan yaitu a) perencanaan sudah melaksanakan analisis capaian pembelajaran. b) pelaksanaan pendidik menggunakan pendekatan TaRL dengan bantuan perangkat ajar berupa buku paket. c) pada aspek penilaian ada dua yaitu penilaian formatif dan penilaian sumatif. 2) Faktor pendukung dalam implementasi kurikulum prototype yaitu: kepemimpinan kepala sekolah, kualitas pendidik serta adanya sarana dan prasarana. 3) faktor penghambat dalam implementasi kurikulum prototype diantaranya yaitu: warga sekolah yang heterogen, peserta didik masih beradaptasi dengan model pembelajaran baru. 4) upaya yang dapat dilakukan sekolah diantaranya yaitu: menjalin komunikasi dan kerjasama dengan dinas pendidikan terkait masalah yang ditemui, warga sekolah selalu upgrade wawasan agar lebih terbiasa dan terampil dalam menggunakan kurikulum prototype pada pembelajaran.
Analisis Mutu Pendidikan Sekolah SDN 4 Banyuringin Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal Astutiningtyas, Dewi Nur Laksmi; Haryati, Titik
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64382

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) di SDN 4 Banyuringin, sebuah sekolah kecil di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Fokus utama adalah pada keterbatasan dana operasional yang memengaruhi pemenuhan standar pendidikan, seperti sarana prasarana, pelatihan guru, dan pengelolaan sekolah. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana BOS sebesar Rp 35.490.000,00 per tahun tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Kendala utama termasuk minimnya pelatihan guru, kurangnya fasilitas pembelajaran, dan pengelolaan sekolah yang terbatas. Penelitian ini menawarkan solusi berupa optimalisasi dana BOS, pelatihan berkelanjutan untuk guru, kolaborasi dengan pihak ketiga, dan penguatan partisipasi masyarakat. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan model pengelolaan pendidikan yang lebih efektif untuk sekolah-sekolah kecil di Indonesia.