cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 872 Documents
Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis, Kemandirian Belajar, Dukungan Orangtua dan Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Prestasi Belajar Siswa dengan Disiplin Belajar Sebagai Variabel Intervening Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI Fase F di SMA Negeri 1 Ampek Nagari Resi Fitri; Lovelly Dwinda Dahen; Desi Areva
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.10.2.72908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar, dukungan orangtua, dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar serta disiplin belajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar dengan koefisien jalur 0,238 dan thitung 2,715 > ttabel 1,666. Kemandirian belajar juga berpengaruh terhadap prestasi belajar dengan koefisien 0,173 dan thitung 2,663 > ttabel 1,666. Dukungan orangtua berpengaruh terhadap prestasi belajar dengan koefisien 0,231 dan thitung 3,121 > ttabel 1,666, serta lingkungan teman sebaya dengan koefisien 0,228 dan thitung 2,947 > ttabel 1,666. Disiplin belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar dengan koefisien 0,385 dan thitung 3,792 > ttabel 1,666. Selain itu, kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar, dukungan orangtua, dan lingkungan teman sebaya juga berpengaruh terhadap disiplin belajar dengan masing-masing koefisien 0,535; 0,253; 0,281; dan 0,255 dengan nilai thitung > ttabel 1,666. Hasil ini menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki pengaruh signifikan baik langsung maupun tidak langsung terhadap prestasi belajar melalui disiplin belajar.
Pengaruh  Keaktifan Belajar, Komunikasi Sosial, Kebiasaan Belajar, Lingkungan Teman Sebaya dan Fasilitas Belajar Terhadap Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI Fase F di SMA Negeri 1 Ampek Nagari Dila Endang; Ansofino Ansofino; Jolianis Jolianis
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.10.1.72950

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah perkembangan science and technology. Namun, prestasi belajar siswa masih belum optimal karena dipengaruhi berbagai faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan belajar, komunikasi sosial, kebiasaan belajar, lingkungan teman sebaya, dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Subjek penelitian adalah 101 siswa kelas XI Fase F di SMA Negeri 1 Ampek Nagari. Penelitian dilaksanakan pada tahun ajaran berlangsung di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket, sedangkan analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS dan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar (β=0,602; t=11,491; sig=0,000), komunikasi sosial (β=0,097; t=2,066; sig=0,042), kebiasaan belajar (β=0,367; t=6,968; sig=0,000), lingkungan teman sebaya (β=0,176; t=3,778; sig=0,000), dan fasilitas belajar (β=0,214; t=4,585; sig=0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Secara simultan diperoleh Fhitung=78,143 (sig=0,000). Kesimpulannya, seluruh variabel berkontribusi signifikan, dengan keaktifan belajar sebagai faktor dominan.
Implementasi Dimensi Profil Lulusan Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam Membentuk Sikap Religius Siswa di SD Pancasila Putri Anita Sarumaha; Susilo Tri Widodo
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.10.2.72989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap religius siswa serta implementasi dimensi keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa melalui budaya sekolah di SD Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif. Subjek penelitian terdiri atas 67 siswa, 7–8 guru, dan kepala sekolah. Penelitian dilaksanakan di SD Pancasila pada tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data meliputi angket sikap religius, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan makna, serta analisis persentase untuk data angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap religius siswa berada pada kategori sangat baik, dengan persentase capaian sebesar 90% dan skor rata-rata pada rentang 61–80. Indikator berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran memperoleh capaian 92–95%, mengikuti kegiatan keagamaan 90–93%, mengucapkan salam 88–92%, menaati aturan sekolah 89–91%, serta bersyukur dan menjaga kebersihan lingkungan 87–90%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sikap religius siswa terbentuk melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, integrasi nilai religius dalam pembelajaran, dan budaya sekolah yang mendukung secara berkelanjutan.
Analisis Ekspresi Budaya Kolektif dalam Budaya Sekura Pada Era Globalisasi di Pekon Way Empulau Ulu Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat Rizky Novaldi; Muhammad Mona Adha; Abdul Halim; Susilo Susilo
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.72277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspresi budaya kolektif yang terkandung dalam tradisi Sekura di tengah dinamika globalisasi di Pekon Way Empulau Ulu, Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi untuk mengkaji makna simbolik, praktik sosial, serta nilai-nilai kolektif yang hidup dalam pelaksanaan budaya Sekura. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta pelaku budaya Sekura. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Sekura masih berfungsi sebagai bentuk ekspresi budaya kolektif yang merefleksikan nilai kebersamaan, solidaritas sosial, kesetaraan, gotong royong, dan spiritualitas. Selain itu, Sekura dimaknai sebagai representasi simbolik identitas budaya lokal yang berperan penting dalam memperkuat kohesi sosial serta menjadi media pewarisan nilai budaya antargenerasi. Meskipun globalisasi menghadirkan tantangan berupa pergeseran makna dan perubahan pola pikir generasi muda, keberlanjutan budaya Sekura tetap terjaga melalui partisipasi masyarakat, upaya pelestarian, serta adaptasi budaya yang memungkinkan tradisi ini tetap relevan tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya.
Makna Sosial dan Dinamika Budaya Upacara Adat Nguruk Diway Pada Masyarakat Adat Lampung Pepadun Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara Erni Yanti; Muhammad Mona Adha; Edi Siswanto; Yunisca Nurmalisa; Abdul Halim
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.73033

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami makna sosial dan dinamika budaya dalam pelaksanaan upacara adat sebagai bagian dari keberlangsungan identitas budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna sosial dan dinamika budaya dalam upacara adat Nguruk Diway pada masyarakat adat Lampung Pepadun di Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Subjek penelitian meliputi tokoh adat, pelaku upacara, dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan Nguruk Diway. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna sosial Nguruk Diway tercermin dalam simbol-simbol adat, praktik gotong royong, musyawarah, penghormatan terhadap garis keturunan, serta penguatan identitas sosial melalui pemberian gelar adat (adok). Dinamika budaya terlihat dari adanya penyesuaian pelaksanaan upacara terhadap kondisi ekonomi, keterlibatan generasi muda, serta pengaruh modernisasi. Kesimpulannya, Nguruk Diway merupakan sarana integrasi sosial dan pewarisan nilai budaya yang tetap adaptif tanpa kehilangan esensi adat.
Pengaruh Kemandirian Belajar, Kepercayaan Diri, Peranan Teman Sebaya, Dukungan Orang Tua dan Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA N 2 Pulau Punjung Resti Rian Rini Putri; Mona Amelia; Rika Verawati
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i1.73122

Abstract

Permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa meskipun sekolah memiliki akreditasi A, terlihat dari rata-rata nilai Ujian Sekolah SMA Negeri 2 Pulau Punjung sebesar 51,77 yang lebih rendah dibanding sekolah lain di Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kemandirian belajar, kepercayaan diri, teman sebaya, dukungan orang tua, dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Subjek penelitian adalah 69 siswa kelas XI pada mata pelajaran ekonomi tahun ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 2 Pulau Punjung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 21 dan EViews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar (β=0,207; t=2,441; sig=0,017), kepercayaan diri (β=-0,311; t=-3,166; sig=0,002), teman sebaya (β=0,372; t=3,123; sig=0,003), dukungan orang tua (β=0,183; t=2,100; sig=0,040), dan lingkungan sekolah (β=0,352; t=3,495; sig=0,001) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Kesimpulannya, seluruh variabel memiliki pengaruh signifikan sehingga peningkatan hasil belajar perlu dilakukan secara terpadu melalui faktor internal dan eksternal siswa.
The Caci Dance as Informal Education for Developing Youth Character and Social Skills in Manggarai Yohanes Vakundus Maka; Stofiani Susana Lima; Nirwaning Makleat; Abdul Syukur
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.73125

Abstract

This study explores the role of the Caci dance in Manggarai East Nusa Tenggara as a form of informal education that develops youth character and social skills. Using a qualitative ethnographic approach data were collected through semi-structured interviews with active and former dancers, cultural leaders and participant observations of live performances supported by video analysis. The findings show that Caci functions as an informal learning system that transmits essential values such as discipline, courage, humility, perseverance, respect and emotional regulation. It also helps develop socio-emotional skills like communication, collaboration, empathy, conflict resolution and social awareness. These values are expressed through costume preparation, symbolic rituals, movement patterns, chantingand reconciliation. The study proposes a conceptual model explaining how ritual participation supports the acquisition and application of social-emotional skills in everyday life. It highlights the importance of culturally based learning practices in complementing formal education while preserving indigenous wisdom and contributes to broader discussions on informal learning and socio-emotional development.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN SOCIAL EMOTIONAL LEARNING (SEL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 MAKASSAR Aprilia, Dini; Ismail, Wahyuni; Yuliany, Nur; Majid, Ahmad Farham; Baharuddin, Baharuddin
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i1.69047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pendekatan Social Emotional Learning (SEL) dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Makassar. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep, tingginya kecemasan saat menghadapi pelajaran, serta keterampilan sosial emosional yang belum optimal akibat pola pembelajaran konvensional satu arah. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes berupa pretest dan posttest, serta angket aspek sosial emosional. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Mann-Whitney U, serta perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran SEL meningkat dari 70,4% hingga mencapai 100% pada pertemuan keempat. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 72,88 secara signifikan melampaui kelas kontrol yang hanya mencapai 33,02. Uji statistik dan nilai effect size sebesar R = 0,871 mengonfirmasi bahwa pendekatan ini berada pada kategori sangat efektif. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pendekatan SEL efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Pengembangan Buku Ajar Tematik Integratif Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Wardono, Mohammad Setyo; Kartikasari, Hikmah Luqiyah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.72617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar Bahasa Indonesia berbasis tematik integratif untuk siswa Sekolah Dasar Negeri Buduran kelas IV yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas IV dan guru Sekolah Dasar. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respon siswa, angket kepraktisan guru, serta tes hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor rata-rata 92,4%. Uji kepraktisan memperoleh skor rata-rata 90,65%, menunjukkan buku ajar sangat praktis digunakan. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 68,25 menjadi 83,70, dengan nilai N-Gain sebesar 0,56 dan hasil uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan (Sig. = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, buku ajar Bahasa Indonesia tematik integratif terbukti valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran kelas IV Sekolah Dasar Negeri Buduran.
Hubungan Penerapan Permainan Konselopoly Quest dengan Karakter Disiplin Siswa di Sekolah Menengah Atas Salimah, Salimah; Sulistiyana, Sulistiyana; Sari, Nina Permata
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.72750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi hubungan antara penerapan permainan Konselopoly Quest dengan karakter disiplin siswa di SMA Negeri 12 Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Subjek penelitian berjumlah 52 siswa kelas X yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling . Instrumen pengumpulan data berupa angket skala likert penerapan permainan Konselopoly Quest dan angket karakter disiplin. Setelah dilakukan uji perenungan, data dianalisis menggunakan statistik inferensial dengan uji korelasi rank Spearman melalui program SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan permainan Konselopoly Quest dengan karakter disiplin siswa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,001 (< 0,05) dan koefisien korelasi positif sebesar 0,437 yang berada pada kategori cukup kuat. Oleh karena itu, hasil penelitian ini disarankan dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam layanan Bimbingan dan Konseling untuk menerapkan permainan edukatif sebagai media alternatif yang efektif dalam pembentukan karakter disiplin siswa di sekolah.