cover
Contact Name
Mardewi Jamal
Contact Email
jtsunmul@gmail.com
Phone
+6282352281157
Journal Mail Official
jtsunmul@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Kampus Gunung Kelua Jalan Sambaliung No.9 Samarinda 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22527613     EISSN : 29645212     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/
Core Subject : Engineering,
Jurnal teknologi Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil. Jurnal ini diperuntukan khusus untuk pengembangan teknologi Sipil di Lingkungan Tropis juga ilmu yang relevan dengan Ilmu Teknik Sipil, seperti Transportasi, manajemen Konstruksi, Struktur dan Lingkungan Binaan pada umumnya
Articles 164 Documents
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL MAL LEMBUSWANA KOTA SAMARINDA MENGGUNAKAN MKJI 1997 DAN PEMODELAN SIMPANGPADA PROGRAMPTV VISSIM Ade Yuli Guntara; M. Jazir Alkas; Budi Haryanto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 2 (2022): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v6i2.9409

Abstract

Masalah transportasi saat ini merupakan permasalah yang muncul seiring dengan bertambahnya kepadatanjumlah penduduk. Karena setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda, dan untuk memenuhikebutuhan tersebut setiap individu akan melakukan pergerakan sehingga terjadi permasalahan sepertikemacetan. Salah satu persimpangan yang sering mengalami kemacetan adalah Simpang Empat BersinyalMal Lembuswana Kota Samarinda. Permasalahan yang sering terjadi adalah penumpukan kendaraandikarenakan letak simpang tersebut berdekatan dengan pusat kegiatan masyarakat yang antara lain sepertipusat perbelanjaan dan tempat ibadah. Untuk mengatasi permasalahan pada simpang tersebut diambil solusipenanganan yaitu dengan pelebaran semua pendekat dimulai dari 0.5 meter, 1 meter, dan 1,5 meter. Dalampenelitian ini, kinerja simpang dianalisis dengan menggunakan MKJI 1997 dan dimodelkan denganprogramPTV Vissim student version.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja simpang bersinyal di lokasi studi dan memberikanalternatif solusi untuk meningkatkan kinerja simpang. Proses pendekatan antara MKJI 1997 denganPTVVissimdilakukan dengan jalan kalibrasi antara kedua metode tersebut. Hal ini dilakukan denganmenyesuaikan modelPTV Vissimdengan MKJI 1997 yang dalah dilihat dari uji statistik GEH.Analisa kinerja simpang kondisi eksisting dengan menggunakan MKJI 1997 menghasilkan nilai tundaansimpang 135.90 detik/smp dengan tingkat pelayanan simpang F. Sedangkan hasil analisis menggunakanPTV Vissimdiperoleh nilai tundaan simpang 110.89 detik/smp dengan tingkat pelayanan simpang F.Selanjutnya dilakukan solusi penanganan yaitu pelebaran semua pendekat simpang sebesar 0.5 meter, 1meter dan 1.5 meter dengan menggunakan MKJI menghasilkan nilai tundaan simpang berturut-turut adalah92.28 detik/smp, 79.01 detik/smp dan 74.01 detik/smp dengan tingkat pelayanan simpang berturut-turut F,D, D. Sedangkan hasil analisis menggunakanPTV Vissimdiperoleh nilai tundaan simpang berturut-turutadalah 72.70 detik/smp, 66.01 detik/smp dan 59.67 detik/smp dengan tingkat pelayanan simpang berturut-turut adalah F, F dan E.Dari hasil analisis penanganan yang dilakukan maka dapat direkomendasikan bahwa pelebaran semuapendekat sebesar 0.5 meter adalah pengembangan yang dapat diterapkan melihat kondisi yang di lapangan.Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk pelebaran 1 meter dan 1.5 meter untuk diterapkan denganmenghilangkan fungsi trotoar serta merubah desain drainase yang akan digunakan sebagai lajur jalan.Kata kunci: Kinerja simpang, Tingkat Pelayanan Simpang, MKJI 1997,SoftwarePTV Vissim
ANALISIS ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) PENGGUNA JAKARTA LIGHT RAIL TRANSIT (JAKARTA LRT) Wulansari, Dwi Novi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v1i1.2130

Abstract

Salah satu bentuk usaha Pemerintah untuk meningkatkan pelayanan angkutan umum adalah dengan membangun Jakarta Light Rail Transit (Jakarta LRT). Tarif Jakarta LRT merupakan salah satu kebijakan perlu dikaji agar penyediaan layanan angkutan sesuai kemampuan beli masyarakat dengan tetap memperhatikan kelangsungan hidup dan pengembangan usaha Jakarta LRT. Tujuan penelitian ini adalah menentukan besaran tarif Jakarta LRT yang mempertimbangkan kemampuan membayar (Ability to Pay,ATP) dan kesediaan membayar (Willingness to Pay, WTP) calon pengguna (user). Pada penelitian inianalisis nilai ATP menggunakan metode biaya perjalanan (Travel Cost Method, TCM) dan nilai WTP menggunakan pendekatan Discrete Choice Analysis dengan model logit binomial. Pengguna moda yang ditinjau adalah pengguna sepeda motor, mobil (pribadi), bus Transjakarta dan KRL-Commuter Jabodetabek. Hasil analisis keempat pengguna moda yang ditinjau menunjukkan bahwa nilai WTP lebih kecil daripada nilai ATP, hal ini menunjukan bahwa kesediaan membayar pengguna moda lebih kecildaripada kemampuan membayarnya. Selain itu, nilai WTP sepeda motor lebih kecil daripada nilai WTP mobil, bus dan KRL. Sehingga WTP sepeda motor dapat dijadikan batasan tertinggi tarif Jakarta LRT.
TEKNOLOGI ROUGHING FILTER DALAM PENINGKATAN KUALITAS AIR PERMUKAAN DENGAN PARAMETER TOTAL SUSPENDED SOLIDS (TSS) TURBIDITAS DAN TOTAL COLIFORM (STUDI KASUS: AIR PERMUKAAN SUNGAI KARANG MUMUS) Muhammad Busyairi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi No 1 (2018): Edisi Khusus JTS Teknologi Sipil
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v0i1.2163

Abstract

The high increase of population and economic activity of society. Community needs for clean water continue to increase. And with the limited capacity of clean water production by PDAM, it causes people to use other water sources. People who live on the banks of the river Karang Mumus use the river water without a treatment processing first. River polluted by suspended solids and also the presence of microbiological pollution requires natural processing, one of which is roughing filters. In this study we studied the decrease of total suspended solids, turbidity, and total coliform in raw water of Karang Mumus River by using roughing filter. And to know the effectiveness of gravel and brick media used as a medium of roughing filter. The medium used both pebbles and bricks, has three different sizes with the size of 12 – 18 mm, 12 – 8 mm, 4 – 8 mm. Roughing filter processing method used is upflow roughing filter in series with the addition of sedimentation basin at the beginning and slowsand filter at the end of processing. The results showed that roughing filter could decrease the total suspended solid parameter from 1450 mg/L to 200 mg/L on gravel media, and 1700 mg/L to 150 mg/L on brick media. In the turbidity parameter, gravel media can reduce turbidity from 729,33 NTU to 1,21 NTU, and on brick media turbidity value is lowered from 923,33 NTU to 2,19 NTU. And on total coliform from 35000 MPN/100 ml to 1600 MPN/100 ml on gravel media and from 17000 MPN/100 ml to 110 MPN/100 ml on brick media. There is no significantdifference in the efficiency by using gravel and brick media. But the brick medium is superior in decreasing the total suspended solids and total coliform parameters.
ANALISIS PUSHOVER UNTUK PERFORMANCE BASED DESIGN PADA STRUKTUR BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ETABS (Studi Kasus : Proyek Hotel Fox Harris Lite di Jln. S.Parman, Kota Samarinda, Kalimantan Timur) Dini Indah Cahyani; Ery Budiman; Budi Haryanto; Fachriza Noor Abdi; Masayu Widiastuti
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 1 (2022): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v6i1.7721

Abstract

Indonesia merupakan daerah yang rawan terhadap gempa bumi, karena terletak pada pertemuan 3 lempeng tektonik besar dunia, yaitu: lempeng Hindia-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Gempa bumi yang terjadi sering kali memakan korban jiwa. Namun, dapat dipastikan bahwa penyebab adanya korban jiwa bukan diakibatkan langsung oleh gempa bumi melainkan oleh rusaknya bangunan yang menyebabkan keruntuhan pada bangunan tersebut. Karena sifat gempa bumi yang tidak dapat diprediksi maka diperlukan suatu tindakan pencegahan guna meminimalisir timbulnya kerugian dan korban jiwa salah satunya dengan merencanakan bangunan tahan gempa dengan konsep Performance Based Design dengan salah satu metode pendekatannya adalah Analisis Static Non-Linear Pushover.Analisis ini bertujuan untuk memperkirakan gaya maksimum dan deformasi yang terjadi serta untuk memperoleh informasi bagian mana saja yang kritis sehingga dapat diketahui kriteria tingkat kinerja struktur dengan menggunakan Metode Spektrum Kapasitas berdasarkan peraturan ATC-40 dan Metode Koefisien Perpindahan berdasarkan peraturan FEMA 356 dengan menggunakan program bantu ETABS. Konsep analisis ini adalah memberi suatu pola beban dorong statik tertentu dalam arah lateral pada pusat massa tiap lantai bangunan. Penambahan beban dilakukan secara otomatis oleh program secara berangsur-angsur sampai tercapai keruntuhan pada elemen struktur atau mencapai target displacement tertentu.Hasil analisis diperoleh kriteria level kinerja kedua metode tersebut termasuk dalam kategori Immediate Ocupancy dan Damage Control, dimana diambil level kinerja struktur terburuk yaitu Damage Control yang artinya bila terjadi gempa bangunan masih mampu menahan gempa yang terjadi dan resiko korban jiwa sangat kecil.
PERBAIKAN PENURUNAN PONDASI POMPA DENGAN METODE LEVELING Sulardi Sulardi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi No 1 (2018): Edisi Khusus JTS Teknologi Sipil
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v0i1.2154

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran masalah settlement pondasi pompa yang mengakibatkan instalasi perpipaan terdeformasi, bengkok, sub standard, unsafe condition dan metode perbaikan yangdilakukan.Metode penelitian yang digunakan penelitian aplikasi dengan studi kasus penanganan masalah pondasi pompa minyak yang mengalami penurunan hingga melebihi batas aman dan perbaikannya dengan cara peninggiantoping pondasi (leveling). Hasil perbaikan menunjukan struktur beton pondasi eksisting dengan struktur beton barudapat bonding dengan baik. Hasil monitoring setelah pompa dioperasikan indikasi vibrasi pada pondasi dan pada pompa maupun prime movernya sangat rendah dan dalam batas aman. Success story hasil penelitian aplikasi metode leveling terhadap 22 Unit pondasi pompa proses kilang ini dapat direplikasi untuk mengatasi permasalahan sejenisdi unit kerja Pertamina yang lain maupun diluar Pertamina.
STUDI PENGENDALIAN BANJIR DI JALAN PRAMUKA KOTA SAMARINDA MENGGUNAKAN SOFTWARE HEC-RAS Imbran Safeie; Tamrin Rahman; Budi Haryanto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 2 (2019): JTS Teknologi Sipil
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v3i2.3256

Abstract

Jalan Pramuka merupakan suatu  kawasan padat pemukiman, perdagangan dan merupakan salah satu akses jalan yang sangat dekat menuju Kampus Universitas Mulawarman. Kondisi drainase yang buruk dan kapasitas drainase yang tidak memadai pada Jalan Pramuka merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya banjir pada kawasan ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis debit banjir yang terjadi pada Jl. Pramuka, menganalisis ukuran saluran drainase yang sesuai untuk menangani banjir di Jl. Pramuka dan menganalisis simulasi dimensi saluran drainase di Jalan Pramuka menggunakan program HEC-RAS. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah survei langsung di lapangan untuk data primer yaitu dengan cara pengambilan gambar dan pengukuran saluran drainase. Untuk pengolahan data menggunakan program HEC-RAS. Data sekunder yang di dapat adalah dari pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berupa data curah hujan untuk medukung pengolahan data penelitian. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis hidrologi dengan metode Nakayasu periode ulang 10 tahun. Berdasarkan hasil analisa perhitungan yang telah dilakukan, debit banjir pada Jl. Pramuka sebesar 13,43 m3/detik. Hasil perhitungan kapsitas debit drainase eksisting pada Jl. Pramuka Sta 0+000 – 0+647 saluran drainase bagian kanan didapat nilai debit sebesar 3,017 m3/detik , pada saluran drainase bagian kiri didapat nilai debit sebesar 2,339 m3/detik, hasil perhitungan kapasitas debit saluran drainase baru sta 0+000 – 0+647 pada saluran drainase bagian kanan dan kiri didapat hasil debit banjir maksimum sebesar 13,43 m3/detik kemudian dibagi 2 saluran drainase debitnya menjadi 6,715 m3/detik.  Pada Sta 0+647 – 1+634 didapat debit sebesar 4,445 m3/detik, untuk kapasitas debit saluran drainase baru didapat hasil debit banjir maksimum sebesar 13,43 m3/detik. Hasil perhitungan dimensi saluran drainase yang direncanakan pada Jl. Pramuka di sta 0+000 – 0+647 bagian kanan dan kiri direncanakan saluran persegi empat dengan dimensi lebar 2,8 m, tinggi 1,4 m. Pada sta 0+647 – 1+634 direncanakan saluran persegi empat dengan dimensi lebar 3,8 m, tinggi 1,9 m. Hasil analasis ini juga menambahkan nilai pasang surut, elevasi muka air di hilir mengalami kenaikan dari 1,715 m menjadi 2,35 m namun hasil simulasi drainase tidak berpengaruh besar karena tinggi dimensi saluran drainase masih mencukupi.
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) MENGGUNAKAN METODE HAZARD ANALYSIS (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT KORPRI KOTA SAMARINDA) Dede Acthree; Budi Haryanto; Triana Sharly P. Arifin
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v7i1.11228

Abstract

Dalam dunia konstruksi tidak luput dengan adanya perhatian terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dalam suatu pekerjaan konstruksi terdapat banyak sekali unsur bahaya yang dapat membahayakan pekerja. Identifikasi keselamatan dan kesehatan kerja dilakukan menggunakan metode hazard analysis yaitu HIRA dan HAZOP. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan data sekunder yaitu data primer yang mencakup wawancara kepada safety officer, menyebarkan kuesioner ke pekerja hingga project manager, dan hasil pengamatan langsung di lapangan. Sedangkan data sekunder mencakup struktur organisasi perusahaan. Berdasarkan hasil terdapat 34 variabel resiko yang telah diidentifikasi dan dilakukan uji validitas terdapat 6 variabel resiko yang tidak valid sehingga dari 34 variabel resiko yang telah diidentifikasi hanya 28 variabel resiko yang valid. Kemudian dilakukan uji reliabilitas dan hasilnya 28 variabel resiko konsisten dan didapat nilai reliabilitas 0,886 yang memiliki reliabilitas tinggi. Hazard analysis dengan metode HIRA terdapat 2 variabel resiko yang paling tinggi dengan kategori extreme yaitu pada variabel B1 dan C1. Hazard analysis dengan metode HAZOP terdapat beberapa penyebab yang disebabkan dari potensi bahaya yaitu tidak adanya pelatihan dan pengarahan tentang K3, minimnya staff HSE pada proyek, minimnya pemberian sanksi yang tegas, minimnya anggaran dana untuk APD, tidak menggunakan APD, mengabaikan SOP, pekerja tidak memahami SOP.
PENGGUNAAN SAMPAH PLASTIK PET SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR PALU PADA BETON Raisha Meydiana Damayanti Datu Hamid; Tamrin Rahman; Ery Budiman
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v7i1.11234

Abstract

Banyak bahan limbah yang dihasilkan dari proses manufaktur, industri jasa, dan limbah padat kota dimana salah satunya adalah sampah plastik. Jumlah pemakaiannya semakin tinggi tiap tahun sebab tingginya kepadatan penduduk yang mempengaruhi pemakaian plastik terutama di Indonesia. Penambahan jumlah sampah plastik yang sangat cepat tidak seimbang dengan proses penguraian plastik secara alami yang lambat karena memakan waktu yang lama. Oleh karena itu, dilakukan tindakan untuk mengurangi jumlah sampah plastik salah satunya dengan menggunakan plastik daur ulang sebagai bahan konstruksi sebagai struktur pendukung yang tidak memerlukan mutu tinggi. Plastik yang mempunyai sifat tahan lama, isolator terhadap panas, dingin, udara, dan elastisitas diharap dapat menciptakan bahan yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan plastik jenis PET sebagai subtitusi agregat kasar dengan variasi 30%, 40%, 60%, dan 70% dari volume agregat kasar. Benda uji terdiri dari 30 silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian yang dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan kuat tekan pada umur beton 7 dan 28 hari. Perencanaan adukan beton menggunakan metode SK SNI 2384-2000 dan mutu beton yang direncanakan sebesar 15 MPa. Hasil penelitian beton dengan menggunakan sebagian agregat kasar plastik yang mencapai nilai kuat tekan yang direncanakan hanya pada variasi 30%. Nilai kuat tekan rata-rata yang didapat pada umur 7 dan 28 hari berturut-turut 13,29 Mpa dan 19,32 MPa, sedangkan berat isi rata-rata 2137,61 kg/m3 dan 2213,10 kg/m3. Dari 4 variasi, kuat tekan tertinggi tercatat untuk variasi 30% subtitusi agregat plastik PET yang mana memenuhi persyaratan beton normal, sedangkan 40%, 60%, dan 70% masuk ke dalam beton mutu rendah. Kuat tekan semakin menurun dengan bertambahnya variasi plastik sebab bentuk permukaan batu plastik yang licin tidak mampu mengikat semen. Ringannya plastik berpengaruh pada berat beton yang terus berkurang seiring banyaknya plastik di dalam dan berkurangnya agregat batu. Berdasarkan hasil, maka beton yang dihasilkan termasuk ke dalam beton ringan.
ANALISIS ELEMEN STRUKTUR BALOK DAN KOLOM BETON BERTULANG (STUDI KASUS GEDUNG DEALER HONDA ASTRA KOTA SAMARINDA) Indra Ariani; Muhammad Rangga Aditya; Mardewi Jamal
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v7i1.11229

Abstract

Perencanaan struktur merupakan hal yang penting dalam suatu konstruksi bangunan ditinjau dari segi kekuatan, keamanan dan keekonomiannya. Struktur bangunan secara keseluruhan terdiri dari struktur atas berupa lantai, balok, kolom, dinding dan atap; sedangkan struktur bawah terdiri dari pondasi dan balok sloof. Elemen struktur terpenting dalam struktur adalah kolom dan balok sehingga dimensi yang direncanakan dan penggunaan tulangan pada kolom dan balok perlu diketahui agar sesuai dengan persyaratan dalam kategori aman. Studi yang dilakukan dengan menganalisis tulangan balok dan kolom menurut SNI-2847-2019 berdasarkan persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Kesimpulan dari penelitian yaitu tulangan utama pada balok dengan dimensi penampang 600 x 300 (tulangan atas 7D19; tulangan bawah 4D19) dan kolom dimensi 600 x 600 (tulangan utama 20D19) telah memenuhi persyaratan yang ditentukan. Adapun tulangan geser pada balok dimensi 600 x 300 (sengkang tumpuan D10-100 dan sengkang lapangan D10-150) dan kolom dengan dimensi 600 x 600 (tumpuan sengkang D10-100 dan sengkang lapangan D10-150) serta pengait D10-300 telah memenuhi persyaratan yang ditentukan.
ANALISIS RISIKO K3 MENGGUNAKAN PENDEKATAN HIRADC DAN METODE JSA (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BPKAD SAMARINDA) Wulan Faradila Supriyadi; Triana Sharly P. Arifin; Fachriza Noor Abdi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v7i1.11235

Abstract

Pelaksanaan pekerjaan konstruksi terdiri dari berbagai tahapan pekerjaan dan melibatkan banyak unsur. Hal ini menyebabkan kegiatan konstruksi memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi. Oleh karena itu perlu diterapkan K3 yang baik pada setiap proyek konstruksi dan salah satu bentuk pengendaliannya adalah dengan sistem manajemen K3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan level risiko dalam proyek pembangunan gedung BPKAD Samarinda. Serta membandingkan penerapan pengendalian risiko di lapangan dengan rencana kerja K3.Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assesment and Determining Control  (HIRADC) dan Job Safety Analysis (JSA). Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner tertutup dan kuesioner terbuka, hasil kuesioner tertutup diolah menggunakan SPSS dan hasil kuesioner terbuka diolah menggunakan triangulasi. Selanjutnya dilakukan analisis risiko menggunakan severity index dan matriks risiko. Selanjutnya dengan menggunakan metode HIRADC dan JSA akan diketahui level risiko tertinggi pekerjaan dan dapat  ditentukan rekomendasi pengendalian risiko. Tahapan terakhir dalam penelitian ini adalah mengetahui perbandingan penerapan pengendalian risiko di lapangan dengan dokumen RKK3.Hasil dari analisis risiko terdapat 4 pekerjaan dengan level risiko tinggi yaitu pekerjaan kolom dengan 3 level risiko extreme, acp dan kaca dengan 2 level risiko extreme, dan drainase dengan 2 level risiko extreme, sedang balok dan pelat lantai dengan 1 level risiko extreme. Berdasarkan hasil analisis kuesioner terbuka,  didapatkan rekomendasi pengendalian risiko dengan menggunakan Alat Pelindung diri (APD), dilakukan pengecekan, dll. Untuk penerapan pengendalian risiko terhadap proyek secara umum telah dilaksanakan sesuai dengan dokumen RKK3, namun untuk penerapan pemakaian APD terhadap pekerja masih banyak pekerja yang belum menaati peraturan.  

Page 11 of 17 | Total Record : 164