cover
Contact Name
Muhsinun
Contact Email
jurnal.armada@gmail.com
Phone
+6281882840231
Journal Mail Official
armada@45mataram.ac.id
Editorial Address
Tawak-Tawak Street, East Mataram Sub-district, Mataram District, Mataram City, West Nusa Tenggara, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29642981     DOI : doi.org/10.55681/armada
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin is a multidisciplinary journal published by LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram every month a year with online version of E-ISSN 2964-2981 and can be accessed openly. This journal is a peer reviewed, open access, scientific and scholarly journal which publishes research papers, review papers, case reports, case studies, books review, thesis, dissertation works, etc. ARMADA journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, including humanities and social sciences, education, religious sciences, philosophy, economics, engineering sciences, and health sciences.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 504 Documents
Identifikasi Nilai Pendidikan Karakter Religius Dan Budaya Yang Terdapat Dalam Roman Sitti Nurbaya Karya Marah Rusli Fauziah Fadilah Burli; Nazla Maharani Umaya
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2753

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan menganalisis nila-nilai pendidikan karakter berbasis religius dan budaya yang terkandung dalam roman Sitti Nurbaya karya Marah Rusli (1922). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan hermeneutika sastra. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat terhadap teks roman secara keseluruhan, kemudian dianalisis menggunakan teori nilai pendidikan karakter yang merujuk pada 18 nilai karakter yang ditetapkan Kemendikbud dan konsep karakter berbasis religius-kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roman Sitti Nurbaya mengandung delapan nilai pendidikan karakter utama berbasis religius, yaitu: (1) ketakwaan dan keimanan, (2) kejujuran, (3) kesabaran dan tawakal, (4) tanggung jawab, (5) kepedulian sosial, (6) kesetiaan, (7) keberanian menegakkan kebenaran, dan (8) rasa hormat kepada orang tua. Sementara itu, nilai karakter berbasis budaya yang menonjol meliputi: (1) adat istiadat Minangkabau sebagai landasan moral, (2) sistem kekerabatan matrilineal, (3) musyawarah mufakat, (4) sopan santun dalam bertutur, dan (5) semangat merantau sebagai pembentuk karakter. Konflik yang ditampilkan dalam roman ini juga mengandung nilai pedagogis, yakni kritik terhadap penyalahgunaan adat dan keserakahan yang bertentangan dengan nilai religius Islam. Roman ini relevan dijadikan bahan ajar sastra dalam konteks pendidikan karakter di sekolah dan perguruan tinggi.
Integrasi Metode Service Design untuk Menciptakan Metode Pengukuran Layanan yang student-centered pada Perguruan Tinggi Chakra Herlaut; Ni Luh Putu Hariastuti
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2754

Abstract

Perguruan tinggi swasta di Indonesia perlu meningkatkan kualitas layanan agar tetap relevan dan kompetitif, namun banyak institusi masih mengandalkan survei dasar yang belum sepenuhnya melibatkan mahasiswa dalam proses pengukuran. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan komponen Service Design ke dalam HEdPERF dan HESQUAL untuk mengembangkan model pengukuran kualitas layanan yang lebih berpusat pada mahasiswa. Service Design digunakan sebagai masukan dalam pengembangan dan penyempurnaan instrumen pengukuran kualitas layanan berbasis HEdPERF dan HESQUAL. Kedua survei diterapkan pada salah satu perguruan tinggi swasta dan didukung oleh analisis student pain point serta User Journey Mapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Service Design dengan HEdPERF menghasilkan instrumen yang lebih valid dan saling melengkapi. Penggunaan fasilitas kampus muncul sebagai masalah utama mahasiswa dengan intensitas emosi tinggi dan selaras dengan item survei terkait fasilitas kampus yang menunjukkan nilai gap di bawah negatif empat. Integrasi ini dapat membantu perguruan tinggi menyusun strategi perbaikan layanan yang lebih akurat, terarah, dan berdampak.
Pendekatan Emosional Religius Guru PAI: Internalisasi Nilai Akhlak Siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri Muhammad Zulfikar; Khairudin; Masita
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2767

Abstract

Tantangan moral remaja pada era digital kian kompleks, ditandai maraknya penyimpangan sosial serius seperti perjudian daring (judi online) dan konsumsi minuman keras. Penelitian ini bertujuan mengkaji perwujudan pendekatan emosional religius guru PAI dalam menanamkan nilai akhlak siswa di SMAN 3 Kota Bima, sekaligus menelaah faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan kualitatif dengan rancangan studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan selama Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada Oktober–November 2025 melalui observasi partisipan, wawancara mendalam berbasis ruang "curhat" terbuka, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive sampling, meliputi guru PAI dan siswa yang teridentifikasi terlibat penyimpangan. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan keabsahan diperkuat melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini bertumpu pada peran guru sebagai pendengar aktif (sahabat) yang efektif meruntuhkan resistensi psikologis dan mendorong keterbukaan diri (self-disclosure) siswa, dipadukan pembiasaan spiritual terstruktur. Efektivitasnya ditopang kebijakan institusional sekolah, keterbukaan siswa, serta komitmen moral guru PAI senior. Namun, terdapat hambatan multidimensional, yakni lemahnya kontrol keluarga akibat tekanan sosial-ekonomi dan inkonsistensi ekosistem sekolah akibat pendekatan represif sebagian pendidik. Penelitian merekomendasikan penyelarasan pendekatan disiplin humanis antar-pendidik dan penguatan sinergi sekolah-keluarga.
Kompetensi Digital Guru dalam Pembelajaran Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tunalaras: Kajian Integratif untuk Penguatan Pendidikan Inklusif Friska Shinta Dame Hasibuan; Erni Murniarti
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2770

Abstract

Pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus tunalaras menuntut guru memiliki kemampuan pedagogis, pengelolaan perilaku, dukungan sosial-emosional, serta kesiapan menggunakan teknologi digital secara tepat. Artikel ini bertujuan mengkaji hubungan konseptual antara efikasi diri guru dan kompetensi digital guru dalam mendukung pembelajaran peserta didik tunalaras. Metode yang digunakan adalah kajian literatur integratif terhadap sumber-sumber ilmiah sepuluh tahun terakhir yang membahas efikasi diri guru, kompetensi digital, pendidikan inklusif, pendidikan khusus, serta emotional and behavioral disorders. Hasil kajian menunjukkan bahwa efikasi diri guru berperan penting dalam menentukan keberanian guru merancang strategi pembelajaran, mengelola perilaku, membangun keterlibatan siswa, dan menggunakan teknologi digital secara inovatif. Kompetensi digital guru tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan memilih sumber digital, melaksanakan pembelajaran adaptif, melakukan asesmen, menjaga keamanan data, dan memberdayakan peserta didik. Pada konteks tunalaras, hubungan antara efikasi diri dan kompetensi digital bersifat timbal balik. Guru yang memiliki kompetensi digital lebih baik cenderung lebih percaya diri dalam mengelola pembelajaran, sedangkan guru dengan efikasi diri tinggi lebih terbuka terhadap inovasi digital. Artikel ini merekomendasikan pelatihan guru yang mengintegrasikan kompetensi digital, manajemen perilaku, etika digital, dan pendekatan sosial-emosional.
Transformasi Metode Pembelajaran Geografi di Era Kurikulum Merdeka: Studi Kasus Komparatif Empat SMA di Kota Jayapura Febriani Safitri; Renny Threesje Tumober; Tobi Lita Paembang
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2780

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi metode pembelajaran geografi pada SMA di Kota Jayapura di era Kurikulum Merdeka. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif diterapkan pada empat SMA yang merepresentasikan variasi status kelembagaan (negeri dan swasta) serta tingkat dukungan institusional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap empat guru geografi dan 12 siswa, serta observasi terstruktur di tiga sekolah. Analisis mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian mengidentifikasi empat bentuk transformasi dalam spektrum kedalaman, yaitu integrasi metode ganda, adopsi pembelajaran berbasis proyek, diferensiasi metode antar-kelas, dan perluasan ruang belajar ke luar kelas. Sekolah yang pernah mengikuti Program Sekolah Penggerak cenderung menunjukkan perubahan yang lebih sistematis, meski pola ini tidak dapat diatribusikan pada satu faktor tunggal. Keterbatasan infrastruktur teknologi dan kesenjangan kompetensi digital guru menjadi penghambat utama di sekolah lain. Siswa merespons positif, dengan kualitas relasi guru-siswa yang lebih menonjol daripada pilihan metode dalam membentuk respons mereka. Transformasi telah berlangsung di semua sekolah, tetapi kedalaman dan keberlanjutannya bervariasi sesuai konteks institusional, kapasitas guru, dan kesiapan infrastruktur.
Peran Konten Edukatif di Instagram dalam Membangun Brand Awareness J&J Rabbit Petshop Yogi Lucky Kurnia; Sri Wulandari; Dian Andriany
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2784

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam strategi komunikasi UMKM, khususnya dalam membangun hubungan dengan audiens. Instagram tidak hanya dimanfaatkan sebagai media promosi, tetapi juga sebagai ruang untuk berbagi informasi dan edukasi. J&J Rabbit Petshop memanfaatkan Instagram untuk menyampaikan konten edukatif seputar perawatan kelinci, namun peran konten tersebut dalam membangun brand awareness masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana strategi konten edukatif dijalankan, perannya dalam membangun brand awareness, serta faktor-faktor yang mendukung brand awareness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan dokumentasi konten Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten edukatif yang berangkat dari permasalahan nyata audiens, disampaikan dengan gaya bahasa yang sederhana dan konsisten, serta didukung oleh interaksi aktif, membantu audiens mengenali dan mengingat J&J Rabbit Petshop sebagai sumber informasi perawatan kelinci. Pembahasan menunjukkan bahwa strategi tersebut sejalan dengan konsep content marketing, brand awareness, dan karakteristik media baru yang interaktif. Konten edukatif berperan dalam membangun brand awareness secara bertahap. Oleh karena itu, konsistensi konten dan kualitas interaksi perlu dijaga agar hubungan dengan audiens dapat terus berkembang.
Implementasi Game Edukasi Berbasis Montessori untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Mulyadi; Anggih Tri Cahyadi; Sukma Wati
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi game edukasi berbasis Montessori dalam meningkatkan minat baca siswa kelas II di SDN Lanta. Rendahnya minat baca siswa sekolah dasar menjadi permasalahan utama yang memerlukan inovasi media pembelajaran yang menarik dan relevan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimen berupa one-group pretest-posttest, dengan sampel sebanyak 16 siswa yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata minat baca dari 56,3 menjadi 68,8 dengan nilai p = 0,001 (Wilcoxon Signed Rank Test), yang menunjukkan significance. Temuan ini membuktikan bahwa game edukasi berbasis Montessori mampu meningkatkan antusiasme, fokus, dan motivasi belajar membaca siswa. Pentingnya hasil ini adalah mendukung pengembangan media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan literasi dasar siswa secara efektif dan menyenangkan.
Strategi Guru dalam Menumbuhkan Kedisplinan Siswa Melalui Kegiatan Keagamaan Di SMP Muhammadiyah Feriyanti; Ahmadin; Masita
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2809

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji strategi yang diterapkan guru dalam membentuk kedisiplinan siswa melalui pengintegrasian kegiatan keagamaan di SMP Muhammadiyah Kota Bima. Permasalahan disiplin pada era digital merupakan tantangan yang cukup kompleks sehingga membutuhkan pendekatan yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual, bukan hanya melalui tekanan atau hukuman fisik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap berbagai aktivitas keagamaan di sekolah, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta telaah dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembentukan budaya disiplin di sekolah tersebut dikembangkan melalui empat strategi utama, yaitu keteladanan aktif guru sebagai contoh dalam pelaksanaan ibadah, pembiasaan kegiatan keagamaan yang terstruktur, pengawasan kolaboratif melalui buku kendali atau buku mutaba’ah, serta penerapan sanksi edukatif yang bersifat memperbaiki disertai pemberian penghargaan yang fungsional. Strategi berbasis spiritual ini terbukti mampu mendorong tumbuhnya kesadaran disiplin dari dalam diri siswa (muraqabah) dan memberikan dampak lanjutan berupa meningkatnya kedisiplinan belajar di lingkungan sekolah. Keberhasilan dalam mengurangi hambatan perilaku remaja sangat ditentukan oleh kuatnya kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam memperkecil kesenjangan perilaku siswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi berupa model manajemen kesiswaan yang memadukan pembentukan karakter profetik dengan penguatan budaya sekolah yang positif di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Stimulasi Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Dialog Interaktif dengan Media Boneka Tangan Sayyidah Cahyani; Agus Salam; Sri Jamilah
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2819

Abstract

Kemampuan berbicara pada anak usia dini menjadi dasar penting bagi perkembangan bahasa sekaligus keterampilan berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya stimulasi kemampuan berbicara anak melalui penerapan metode dialog interaktif berbantuan media boneka tangan di PAUD Diagnostik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan dialog interaktif menggunakan boneka tangan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu membangun suasana belajar yang nyaman, memperkenalkan karakter boneka, melaksanakan percakapan tiga arah antara guru, boneka, dan anak, serta memberikan penguatan terhadap respons anak. Setelah metode ini diterapkan, kemampuan berbicara anak menunjukkan perkembangan, terutama dalam keberanian menyampaikan pendapat, penambahan kosakata baru, kelancaran menyusun kalimat sederhana, kejelasan pengucapan, serta kemampuan menceritakan kembali isi cerita. Keberhasilan metode ini didukung oleh kreativitas guru, minat anak terhadap media boneka, dan suasana kelas yang menyenangkan. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan bahasa antar anak, rasa malu, keterbatasan variasi boneka, serta kurangnya stimulasi komunikasi dari lingkungan keluarga. Dengan demikian, metode dialog interaktif berbantuan boneka tangan dapat digunakan secara efektif sebagai strategi untuk menstimulasi kemampuan berbicara anak usia dini di PAUD.
Islamic Educational Thought and Challenges of The Revolution Industry 4.0 and Society 5.0 Dahlia; Almawadi; Syafril Syafril; Maltifal; Riki Saputra
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2837

Abstract

The rapid development of the Industrial Revolution 4.0, driven by digitalisation, artificial intelligence, and Big Data, together with the emergence of human-centred Society 5.0, requires a fundamental transformation of Islamic education. This study aims to analyse the epistemological, axiological, pedagogical, socio-cultural, and economic challenges faced by Islamic educational institutions in responding to digital technology disruption, and to formulate integrative-contextual solutions. This research used a descriptive qualitative approach through library research. Data were analysed critically and philosophically using content analysis of classical and contemporary Islamic educational thought. The findings show four latent problems that hinder the acceleration of Islamic education, namely cultural lag, second-class stigma, the dichotomy of sciences, and dualism in educational policy. The study proposes knowledge integration through an integrative-interconnected paradigm, adab-based character strengthening, digital tarbiyah, innovative learning methods, and adaptive curriculum reconstruction. Tawazun, Ulul Albab, and Iqra’ serve as theological foundations for developing intellectually excellent, technologically adaptive, spiritually strong, and morally noble Muslim generations.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026 Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026 Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026 Vol. 4 No. 4 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, March 2026 Vol. 4 No. 2 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuary 2026 Vol. 4 No. 1 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, January 2026 Vol. 3 No. 12 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, December 2025 Vol. 3 No. 11 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, November 2025 Vol. 3 No. 10 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Oktober 2025 Vol. 3 No. 9 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2025 Vol. 3 No. 8 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juli 2025 Vol. 3 No. 6 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2025 Vol. 3 No. 5 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2025 Vol. 3 No. 4 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2025 Vol. 3 No. 3 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Maret 2025 Vol. 3 No. 2 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuari 2025 Vol. 3 No. 1 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Januari 2025 Vol. 2 No. 12 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2024 Vol. 2 No. 11 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, November 2024 Vol. 2 No. 10 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Oktober 2024 Vol. 2 No. 9 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2024 Vol. 2 No. 8 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2024 Vol. 2 No. 7 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juli 2024 Vol. 2 No. 6 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2024 Vol. 2 No. 5 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2024 Vol. 2 No. 4 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2024 Vol. 2 No. 3 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Maret 2024 Vol. 2 No. 2 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Februari 2024 Vol. 2 No. 1 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Januari 2024 Vol. 1 No. 12 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2023 Vol. 1 No. 8 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2023 Vol. 1 No. 2 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Februari 2023 More Issue