cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Bandpass Filter Mikrostrip Untuk Radar Cuaca S-band Menggunakan Meander Loop Resonator Muhammad Zulfikri Hasan; Heroe Wijanto; Vinsensius Sigit
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radar cuaca merupakan jenis radar yang berguna untuk mencari curah hujan, menghitung pergerakan awan, memperkirakan jenis objek cuaca(hujan, mendung, salju, dan lain-lain). Cara kerja radar cuaca yakni dengan memancarkan getaran dari gelombang elektromagnetik pada frekuensi microwave di atmosfer. Dalam hal ini, agar hasil deteksi dapat maksimal maka frekuensi lain yang tertumpang dan terinterferensi saat proses modulasi dalam perangkat dihilangkan. Perangkat yang digunakan untuk menghilangkan kendala interferensi tersebut bernama filter. Pada penelitian ini dirancang dan direalisasikan sebuah band-pass filter yang bekerja di frekuensi s-band, menggunakan model meander loop dual resonator dengan bahan Rogers Duroid 5880LZ dan permivitas dielektrik 2,0 frekuensi tengah dari filter berada pada 3,00 GHz dengan bandwidth 100 MHz. Perancangan band-pass filter dilakukan dengan menggunakan software numerik untuk elektromagnetik dan untuk pengukuran hasil realisasi dilakukan dengan menggunakan Vector Network Analyzer. Dari hasil perancangan filter yang direalisasikan didapatkan nilai insertion loss -3,0533 dB, return loss -12,981 dB, dan bandwidth 140 MHz pada frekuensi tengah 3,963977 GHz. Kata Kunci : Radar Cuaca, Band-pass Filter, Meander Loop Dual Resonator, Rogers Duroid 5880LZ. Abstract Weather radar is a type of radar that is used for rainfall forecasting, calculating the cloud movements, estimating the types of weather objects. Radar works by emiting vibrations from electromagnetic wave at microwave frequencies in the atmosphere. In this case, in order for the weather radar to get good sensing results, other frequencies that carried or unwanted in the device must be eliminated. To eliminate the constraints, a device called filter is needed. In this study, a band-pass filter is designed and realized that works on s-band frequency, uses the middle frequency of the filter at a frequency of 3,00 GHz with a bandwidth of 100 MHz. The design of band-pass filter is done by using numerical simulation software for electromagnetic, and the realization measurement is done by using Vector Network Analyzer. There are several value obtained from the realization measurement, they are -3,0533 dB of insertion loss, -12,981 dB of return loss, 140 MHz bandwidth in frequency of 3,963977 GHz. Keywords : Weather Radar, Band-pass Filter, Meander Loop Dual Resonator, Rogers Duroid 5880LZ.
Perancangan Integrasi Watermarking Pada Kompresi Video H.265 Dengan Metode Discrete Wavelet Transform Dan Spektral Tersebar Maharani Meidyrosha Nursofhia; Ida Wahidah; Sofia Sa’idah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Video watermarking adalah suatu teknik penyisipan data digital berupa teks, citra atau video ke dalam suatu video digital secara tidak terlihat. H.265/HEVC adalah suatu standard video coding ITU-T terbaru dengan kelebihan dapat mengurangi bitrate sekitar 50% dibanding dengan standard H.264. Pada tugas akhir ini, dibuat program simulasi sistem intergrasi watermarking citra biner pada kompresi video H.265 dengan menggunakan algoritma Discrete Wavelet Transform (DWT). Pada proses embedding akan digunakan teknik penyisipan least significant bit (LSB) dan metode spread spectrum menggunakan pola bilangan acak yang dibangkitkan oleh pseudo random number (PRN) sequences generator. Berdasarkan hasil simulasi, pengaruh jenis video pada proses watermarking memiliki nilai PSNR tertinggi pada video VGA jenis footage dengan objek lambat yaitu 15.967 dB. Pengaruh panjang pseudo number (PN) yang menghasilkan nilai PSNR tertinggi pada setiap video pengujian yaitu sebanyak 128 bit. Pengaruh subband sebagai wadah penyisipan diperoleh nilai PSNR tertinggi jika watermark disisipkan pada subband LH. Pengaruh nilai quantization parameter (QP) pada proses kompresi yang menghasilkan video masih dapat dilihat dan tidak mengganggu pada nilai QP =5 dan QP = 10. Sedangkan pada citra watermark hasil ekstraksi untuk seluruh pengujian memperoleh nilai BER = 0, PSNR = ∞ dB, detection rate (DR) = 100%, dan SSIM = 1. Kata kunci : watermark, H.265/HEVC, DWT, LSB, PRN Sequences Abstract Video watermarking is a digital data insertion technique in the form of text, image or video into a digital video, where its presence is not visible to the human eye. H.265 / HEVC is the latest ITU-T video coding standard with the advantage of reducing bitrate by about 50% compared to the H.264 standard. In this final project, a simulation program is made for a binary image watermarking system integration in H.265 video compression using the Discrete Wavelet Transform (DWT) algorithm. In the embedding process, the least significant bit (LSB) insertion technique and the spread spectrum method will be used using a random number pattern generated by a pseudo random number (PRN) sequences generator to increase the security of the watermark image on the video. Based on the simulation results, the effect of video type on the watermarking process has the highest PSNR value on the VGA video footage type with slow objects that is 15,967 dB. The influence of the length of the pseudo number (PN) which produces the highest PSNR value on each test video is 128 bits. The effect of the subband as the insertion container is obtained the highest PSNR value if the watermark is inserted in the LH subband. The effect of the quantization parameter (QP) on the compression process that produces video can still be seen and does not interfere with the values of QP = 5 and QP = 10. Whereas the extracted watermark images for all tests obtain BER = 0, PSNR = ∞ dB, detection rate (DR) = 100%, and SSIM = 1. Keywords: watermark, H.265 / HEVC, DWT, LSB, PRN Sequences
Analisis Kinerja Svd-dwt-rsa Pada Watermarking Citra Ahmad Internaldo; Ida Wahidah; Sofia Sa’idah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi pada masa ini menjadikan internet sebagai salah satu yang dicari dalam pertukaran informasi digital. Oleh karena itu, perlu adanya sistem keamanan yang tidak mudah untuk dibobol dalam pertukaran informasi, salah satunya watermarking. Watermarking citra ditujukan untuk analisis bagaimana pengaruh jenis layer yang digunakan pada DWT, nilai faktor skala SVD terhadap performansi watermarking. Hasil akhir dari tugas akhir ini yaitu untuk mendapatkan konfigurasi optimal terhadap algoritma DWT-SVD-RSA dengan citra sebagai Watermark agar menghasilkan kualitas keamanan yang lebih baik dari sebelumnya. Konfigurasi yang dimaksud adalah bagaimana pengaruh pembagian layer image yang akan digunakan pada DWT dan faktor skala SVD. Kata kunci : Singular Value Decomposition, Discrete Wavelete Transform, RSA. Abstract Growth the information of technology on this era make the internet to be one of the most searchable in digitial information exchange. Because of that, security system is needed which harder to break, in this case is watermarking. Image watermarking is made to analyse the impact of the layer which is used by DWT, SVD’s Scale Factor to watermarking’s Performace. The end of this task is to get the most optimal’s Configuration with DWT-SVD-RSA using image as watermark to get better quality of security. Configuration mean how the impact of layer’s image which using in DWT and SVD’s scale factor Keywords: Singular Value Decomposition, Discrete Wavelete Transform RSA.
Implementasi Sistem Kontrol Penerangan Pada Taman Berbasis Fuzzy Logic Anggelina Margaretha Marsukan; Porman Pangaribuan; Wahmisari Priharti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem otomatis saat ini cukup banyak digunakan untuk berbagai keperluan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Sistem kendali dalam hal ini sebagai bidang ilmu yang memungkinkan implementasi otomatis. Pada penelitian ini, sistem kontrol diterapkan untuk mengendalikan lampu secara otomatis menggunakan fuzzy logic , sebagai mengatur intensitas cahaya pada saat pagi,siang dan malam hari. dengan perangkat sensor Passive infrared sebagai mendeteksi suatu gerakan manusia dan sensor cahaya Light Dependent Resistor untuk mengatur intensitas yang diperlukan. Pengendalian kontrol yang digunakan adalah mikrokontroller Arduino Uno. Mikrokontroller berfungsi untuk memproses inputan dari sensor cahaya Light Dependent Resistor dan sensor Passive Infrared sebagai komponen umpan balik, kemudian menghasilkan output intensitas cahaya yang diatur. Hasil akhir penelitian ini adalah sistem penerangan otomatis untuk mengendalikan lampu berdasarkan pengukuran intensitas cahaya pagi, siang, malam hari oleh sensor Light Dependent Resistor, dan disuplai melalui panel surya sebagai energi listrik sehingga tidak terjadi pemborosan energi. Kata Kunci : Panel surya, Light Dependent Resistor, Sensor Passive Infrared, Arduino Uno
Perancangan Program Komunikasi Pemasaran Umkm Pikyeum Menggunakan Metode Benchmarking Dimas Reza Pamungkas; Husni Amani; Ima Normalia Kusmayanti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pikyeum (Keripik Peuyeum) merupakan usaha kecil yang bergerak dibidang kuliner sejak tahun 2016 dan terletak di Kab.Bandung – Jawa Barat. Pikyeum ingin memperluas area pemasaran dan meningkatkan penjualan, namun masih memiliki keterbatasan dalam biaya,SDM dan pengetahuan mengenai komunikasi pemasaranya. Sehingga, penelitian ini dilakukan untuk merancang program komunikasi pemasaran yang sesuai dan dapat diaplikasin oleh Pikyeum. Dalam perancangan komunikasi pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode benchmarking dengan pendekatan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) terhadap produk benchmark partner. Dimana pengumpulan data melalui kuisoner dan wawancara. Kesimpulan yang didapatkan dari penilitan berupa rancangan program komunikasi pemasaran yang dapat diterapkan oleh Pikyeum. Diantaranya, dengan melakukan bebas biaya pengiriman, diskon dan buy one get one, memaksimalkan pengunaan instagram, menerapkan endorsement, membuat website, menggunakan e-marketplace, sering mengikuti bazar dan pameran, dan menjual produk melalui outlet. Kata Kunci: UMKM Pikyeum, bauran komunikasi pemasaran, benchmarking, Analytical Hierarchy Process. Abstract Pikyeum (Peuyeum Chips) is a small business engaged in the culinary field since 2016 and is located in Bandung Regency - West Java. Pikyeum wants to expand the marketing area and increase sales, but still has limitations in costs, HR and marketing knowledge about marketing. So, this research was conducted to design a marketing communication program that is suitable and applicable for Pikyeum. his study uses a benchmarking method with an Analytical Hierarchy Process (AHP) approach to benchmark partner products. Where is data collection through questionnaires and interviews. The conclusion obtained from the research is the design of a marketing communication program that can be implemented by Pikyeum. In designing marketing communications. This study used benchmarking method with an Analytical Hierarchy Process (AHP) approach to compare partner products or similar products that have been successful in the market through the marketing communication mix. This method was carried out to collect information from benchmark partner products through questionnaires and in-depth interviews. Among them, by doing free shipping, discounts and buy one get one, maximizing the use of Instagram, implementing endorsement, creating websites, using e-marketplaces, often participating in bazaars and exhibitions, and selling products through outlets. Keywords: UMKM Pikyeum, bauran komunikasi pemasaran, benchmarking, Analytical Hierarchy Process
Analisis Performansi Sistem Jaringan Radio Over Fiber Untuk Pengaplikasian Telekomunikasi Dalam Ruangan Michelle Christine; Akhmad Hambali; Kris Sujatmoko
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radio Over Fiber (RoF) merupakan salah satu proses komunikasi serat optik dimana sinyal radio ditumpangkan ke transmisi serat optik. Dengan besarnya tuntutan keberhasilan proses telekomunikasi data, khususnya di dalam ruangan (indoor), RoF dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung keberhasilan proses telekomunikasi dengan sistem jaringan yang lebih efisien dalam segi pengaplikasiannya. Modulasi digital Differential Phase-Shift Keying (DPSK) digunakan untuk sistem jaringan ini. Bit rate pada penelitian adalah 1Gbps dan terdapat modulator eksternal Mach-Zehnder Modulator (MZM) untuk mendukung proses penumpangan sinyal radio pada sinyal optik. Sumber optik yang digunakan adalah CW Laser dan jarak maksimal kabel serat optik adalah 30 km. Photodetector jenis Avalanche Photodiode (APD) digunakan pada blok penerima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi power splitter dan jarak kabel serat optik mempengaruhi performansi sistem jaringan. Dimana semakin panjang jarak kabel serat optik dan semakin besar jumlah output port power splitter, semakin buruk nilai setiap parameter performansi. Dengan selisih nilai performansi pada setiap variasi perangkat 19,5%, hasil penelitian menunjukkan bahwa performansi perangkat terbaik dengan nilai Bit Error Rate (BER) 2,34 x 10-12 adalah dengan menggunakan power splitter 1:2 dan jarak kabel serat optik 8 km untuk sistem jaringan radio over fiber. Serta performansi perangkat terburuk dengan nilai BER 9,74 x 10-7 pada saat sistem jaringan menggunakan power splitter 1:8 dan jarak kabel serat optik adalah 30 km. Kata kunci : Radio over Fiber, Indoor, DPSK, BER, Q-Factor. Abstract Radio Over Fiber (RoF) is one of the processes in optical fiber communication where radio signals are modulated in optical fiber. With the increasing number of demands in the success of a telecommunication data processing, especially indoor, RoF could be one of the solutions to support the success of telecommunication processing with a more efficient network system in terms of its application. Differential Phase-Shift Keying digital modulation is used for this network system. The bit rate in this research is 1Gbps and Mach-Zehnder Modulator (MZM) as an external modulator is used to support the modulation process of radio signal in the optical fiber. CW Laser is used as the optical source and the maximum fiber length is 30 km. Avalanche Photodiode (APD) Photodetector is used in the receiver block. Based on the results, it can be concluded that the variants of power splitter and fiber length can affect the network system’s performance. Where the longer fiber length and the bigger number of ports in the power splitter, the values of each performance parameter decreases. With each variants’s difference at 19.5%, the simulation result shows the best parameter performance with BER value 2,34 x 10-12 is by using 1:2 power splitter and 8 km optical fiber length. Where the worst parameter performance with BER value 9,74 x 10-7 is by using 1:8 power splitter and 30 km optical fiber length. Keywords: Radio over Fiber, Indoor, DPSK, BER, Q-Factor.
Pengaruh Orientasi Receiver Dan Multi Bit-rate Pada Sistem Visible Light Communication Di Dalam Ruangan Fida Septiani Putri; Desti Madya Saputri; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abtsrak Sistem Komunikasi Optik merupakan sistem komunikasi yang saat ini perkembangannya cukup pesat dan menjadi suatu hal yang sedang diriset untuk menjadikan teknologi di masa depan, salah satu yang sedang berkembang pesat dinamakan teknologi Visible Light Communication (VLC), yang dimana teknologi tersebut sangat diminati untuk menunjang kebutuhan pengembangan sebuah teknologi informasi dan komunikasi. Teknologi VLC dipilih untuk mengurangi masalah padatnya penggunaan spektrum radio seperti yang digunakan pada teknologi WiFi dan sistem radio seluler. Teknologi komunikasi ini memanfaatkan sumber cahaya yaitu Light Emitting Diode (LED) sebagai transmitter, cahaya sebagai media transmisi, dan photodetector sebagai receiver. Penulis melakukan simulasi dan menganalisis pada sistem visible light communication (VLC) menggunakan modulasi On Off Keying Non Return to Zero (OOK-NRZ). Selanjutnya penulis melakukan perbandingan dengan Light Emitting Diode (LED), lalu menggunakan multi Bit-Rate pada orientasi sudut penerima sebesar 0˚, 15˚dan 45˚ didalam ruangan yang tertutup yang berukuran 5m ×5m×3m. Kata Kunci: VLC, LED, OOK-NRZ, Orientasi Sudut Abstract Optical Communication System is a communication system that is currently developing fast enough and is becoming something that is being researched to make technology in the future, one of which is growing rapidly is called the technology of Visible Light Communication (VLC), which technology is in great demand to support the need for information and communication technology development. VLC technology was chosen to reduce the problem of its integrated use of radio as used in WiFi technology and cellular radio systems. Communication technology uses light sources namely Light Emitting Diode (LED) as a transmitter, light as a transmission medium, and photodetector as a receiver. The author carries out simulations and analyzes on the visible light communication system (VLC) using the On Off Keying Non Return to Zero (OOK-NRZ) modulation. Next, the author made a replacement with Light Emitting Diode (LED), then used a Multi Bit Rate when it was approved the receiver angle was 0˚, 15˚ and 45˚ in a closed room connected 5m ×5m×3m. Keywords: VLC,LED,OOK-NRZ,Orientasi Sudut
Penentuan Umur Mesin, Estimasi Biaya Dan Maintenance Crew Yang Optimal Pada Mesin Injeksi Plastik Dengan Menggunakan Metode Life Cycle Cost (LCC) Di CV. Gradient Putri Rahma Muliawati; Endang Budiasih; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak CV. Gradient perusahaan yang memproduksi sparepart shockbereaker pada sepeda motor yang akan di distribusikan lagi untuk di assembly menjadi sepeda motor. Untuk memproduksi sparepart tersebut, CV.Gradient menggunakan mesin injeksi plastik. Penelitian ini menggunakan data kerusakan mesin injeksi plastik yang memiliki frekuensi tertinggi yaitu mesin injeksi plastik 105 ton dengan jumlah kerusakan sebanyak 39 kali pada tahun 2016-2018. Berdasarkan hasil perhitungan life cycle cost didapatkan biaya optimum pada mesin injeksi plastik sebesar Rp899.444.034 dengan umur mesin optimal selama 5 tahun dan jumlah maintenance crew sebanyak 1 orang. Kata kunci: Maintenance, Mesin Injeksi Plastik, Life Cycle Cost, Umur Mesin, Maintenance Crew. Abstract CV. Gradient is a company that manufactures shockbreaker parts on motorbikes which will be distributed again to be assembled into motorbikes. To produce these spare parts, CV. Gradient uses a plastic injection machine. This study uses data on plastic injection machine damage which has the highest frequency of 105
Perancangan Beban Kerja Dan Penentuan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Pada Operator Lantai Produksi Di Pt Xyz Menggunakan Metode Work Sampling Adinda Rahmi Humaira; Christanto Triwibisono; Fida Nirmala Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang berfokus pada produksi baju muslim dan kerudung. Pada tahun 2018 perusahaan tidak dapat memenuhi target produksi ketika high season yaitu bulan Mei, November, dan Desember. Salah satu penyebab penurunan ini disebabkan oleh operator lantai produksi bekerja lebih sibuk dari biasanya saat kenaikan produksi berlangsung karena target produk yang harus dihasilkan lebih banyak. Karyawan lantai produksi merasa beban kerja yang dimiliki terlalu berat karena tugas yang harus mereka selesaikan dengan target waktu tertentu tidak sesuai dengan kapasitas kerja mereka dan dirasa jumlah tenaga kerja yang tidak sesuai dengan beban kerja yang ada. Analisis beban kerja diperlukan untuk memastikan kegiatan produksi berjalan dengan baik dan sumber daya manusia memiliki beban kerja yang merata dan dapat digunakan sebagai dasar dalam penentuan kebutuhan pegawai. Dari analisis work sampling dapat diketahui hasil nilai beban kerja yang optimal berada diantara 101.80%-115.09% sedangkan beban kerja pekerjaan QC bahan sebesar 104.7%, pekerjaan cutting sebesar 110.27%, pekerjaan QC cutting sebesar 116.14%, pekerjaan pemisahan sebesar 110.75%, pekerjaan sewing sebesar 111.33%, pekerjaan QC akhir sebesar 108.64%, dan pekerjaan packaging sebesar 101.80%. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan karyawan perusahaan perlu melakukan penambahan 1 operator untuk pekerjaan QC cutting dan penambahan 1 operator sewing. Kata kunci: Produktivitas, Beban Kerja, Work sampling, Kebutuhan Karyawan
Evaluasi Metode Prediksi Rugi Kalor Pada Plat Yang Terisolasi Weli Wahyudi; Tri Ayodha Ajiwiguna; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan agar dapat memprediksi koefisien rugi kalor maksimum pada permukaan dengan melakukan variasi ketebalan dan suhu heater dan mengetahui besar temperatur permukaan setelah diisolasi.Dalam penelitian ini digunakan plat yang terisolasi secara horizontal dengan metode simulasi dan eksperimen.Untuk bahan plat digunakan stainles steal dan Untuk insulasi digunakan polyfoam. Eksperimen dilakukan dengan 2 variasi ketebalan yaitu 2cm dan 4cm. Pengambilan data diambil satu persatu dengan variasi suhu 35-100℃ hinggamencapai steady state. Data-data yang diambil diantaranya temperatur permukaan, perpindahan kalor dan nilai rugikalor.Berdasarkan hasil simulasi dan eksperimen didapatkan bahwa dengan semakin besar ketebalan maka rugi kalor yangdihasilkan semakin kecil. nilai rugi kalor(Q) data real lebih besar dibandingkan data simulasi, pada tebal 2 cm rugikalor maksimal sebesar 0,353 J dengan temperatur 39,7℃. Sedangkan data real rugi kalor sebesar 0,37 J dengantemperatur 41,6℃. Pada tebal 4cm data simulasi rugi kalor maksimal sebesar 0,21 J dengan temperatur 36,06℃ danuntuk data real rugi kalor maksimum 0,22 J dengan temperatur 36,7℃.Kata kunci : rugi kalor,ketebalan,simulasi,eksperimen. Abstract This research aims to predict the maximum heat loss coefficient on the surface by varying the thickness andtemperature of the heater and knowing large surface temperature after isolation.The study used a horizontally insulated plate with simulated and experimental methods. For the plate material usedstainles steal and for insulating used polyfoam. The experiment was done with 2 thickness variations of 2cm and4cm. Data retrieval is taken one by one with a variation of temperature 35-100 °c to reach steady state. The data istaken including surface temperature, heat transfer and the value of heat loss.Based on simulated results and experiments gained that with greater thickness the resulting heat loss is smaller. thevalue of heat loss (Q) of real data is greater than the simulation data, at 2 cm thick the maximum heat loss is 0.353 J with a temperature of 39.7 ℃. While the heat loss data is 0.37 J with a temperature of 41.6 ℃. At 4cm thick themaximum heat loss simulation data is 0.21 J with a temperature of 36.06 ℃ and for real data the maximum heat lossis 0.22 J with a temperature of 36.7 ℃.Keywords: heat loss, thickness, simulation, experiment.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue