cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Pembuatan Program Untuk Menentukan Jual Beli Saham Berdasarkan Perubahan Harga Menggunakan Metode Bandarmology Permanasari, Labibah Anastuzahra; Dirgantoro, Burhanuddin; Dinimaharawati, Ashri
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Saat ini investasi di pasar modal sudah berkembang pesat yang diiringi dengan bertambahnya pengetahuan masyarakat dalam berinvestasi. Harga suatu saham dapat digerakkan atau dapat menjadi objek manipulasi pasar yang dilakukan oleh bandar saham dengan dana yang besar. Oleh karena itu, pembuatan program untuk menentukan jual beli saham dengan metode bandarmology dapat menjadi solusi bagi para investor untuk meminimalisasi kerugian dan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Program ini dirancang untuk melakukan pengambilan keputusan jual beli saham dengan melakukan pengambilan data dari website Indo Premier. Data tersebut diambil berdasarkan broker summary dan order book. Hasil akhir keputusan jual atau beli saham dengan metode bandarmology diperoleh berdasarkan data kombinasi indikator broker summary dan order book. Hasil tersebut memperoleh presentase keuntungan sebesar 57,40% pada fraksi 1. Kata kunci— Bandar Saham, Bandarmology, Broker Summary, Order Book.
Perancangan Jadwal Proyek FTTH (Fiber To The Home) Menggunakan Metode Critical Path Method Studi Kasus Pada PT XYZ Muhammad Ilham Durani; Ika Arum Puspita; G.N Sandhy Widyasthana
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek FTTH merupakan proyek pembangunan infrastruktur dengan melakukan penarikan kabel distribusi dari STO setempat ke lingkungan tempat tinggal customer yang belum diubah dari jaringan tembaga sebelumnya. Saat ini PT XYZ mengalami permasalahan proyek FTTH di Alam Sanggar, proyek ini terindikasi pada minggu ke 2 tidak ada aktivitas yang terpenuhi sama sekali dan pekerjaan ini terhambat 1 minggu. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu PT XYZ dalam merancang penjadwalan baru untuk mengatasi masalah tersebut menggunakan metode Critical Path Method dan. Hasil dari perancangan jadwal ini adalah pada perhitungan metode CPM diperoleh durasi penyelesaian proyek sebanyak 76 hari dan lintasan kritis dengan urutan kegiatan A-B-C-H-K-L-M-N-O-P merupakan aktivitas dengan waktu terlama. Kata kunci — [ Proyek , Penjadwalan Proyek , Critical Path Method, Fiber Optic, Bar Chart]
Perancangan Enterprise Resource Planning, Untuk Sistem Payroll Menggunakan Software Odoo Dengan Metode Quick Start Pada Lembaga Sertifikasi Pt Telkom Prima Cipta Certifia Wilfa Dwi Rahmi; Avon Budiono; R. Wahjoe Witjaksono
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian perancangan sistem untuk proses penggajian karyawan di Telkom PCC di unit Human Resource menggunakan salah satu paket aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP) yaitu Odoo. Modul yang dipakai didalam Odoo adalah Payroll. Penelitian ini bertujuan agar proses ini berjalan terstandarisasi teknologi serta menghasilkan sebuah sistem yang diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi Telkom PCC dalam mengelola aktivitas penggajian karyawan. Penelitian ini dilakukan dengan metode QuickStart melalui empat tahapan utama, yaitu (1) kick off call, tujuannya untuk melakukan observasi bersama para pemangku jabatan. (2) analysis, tujuannya untuk menganalisa proses bisnis perusahaan. (3) configuration, kegiatan ini melakukan konfigurasi pada Odoo, (4) production, adalah tahap terakhir dari metode QuickStart dimamana tahap ini bertujuan untuk melakukan pengujian user dengan sistem menggunakan Blackbox testing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perancangan sistem untuk proses penggajian karyawan di Telkom PCC telah selesai dibuat. dan dapat mempresentasikan keberhasilan uji integrasi. Namun, masih terdapat beberapa kesulitan konfigurasi sistem dalam menyunting nilai penggajian karyawan. Kata kunci: Enterpsise Resource Planning, Odoo, Human Resource Payroll, QuickStart. Telkom PCC
Analisis Pengaruh Redaman Hujan Terhadap Performasi Sistem Komunikasi Optik Ruang Bebas Dengan Modulasi 16-PSK Ridwan Fauzi; Kris Sujatmoko; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem komunikasi serat optik telah menjadi pilihan untuk kebutuhan komunikasi karena kualitasnya yang baik dan dapat memenuhi kebutuhan komunikasi. Sistem komunikasi Free Space Optics (FSO) merupakan sistem komunikasi optik yang memiliki kemampuan untuk memberikan data-rate yang tinggi dengan menggunakan ruang bebas sebagai media transmisinya. Kondisi cuaca seperti hujan, kabut dan salju menjadi tantangan utama sistem komunikasi ini. Pada jurnal ini diusulkan sistem komunikasi FSO dengan membandingkan modulasi 16 PSK dan QPSK sebagai pembandingnya, menggunakan jarak 3, 5 dan 10 km pada cuaca hujan dan menggunakan dua panjang gelombang yaitu 1310 nm dan 1550 nm dan menggunakan daya terima 1 watt, 10 watt dan 20 watt . Hasil dari analisis ini bertujuan untuk menganalisa kinerja sistem konumikasi FSO yang akan dikur dengan menggunakan nilai bit error rate (BER) pada setiap skenario. Hasilnya dari BER akan dibandingkan untuk mengetahui parameter yang cocok untuk sistem komunikasi ini. Kata Kunci: FSO, BER, redaman hujan
Pembuatan Partikel Polistirena Orde Mikrometer Menggunakan Polimerisasi Sederhana Dengan Pengaturan Waktu Reaksi Dan Konsentrasi Larutan Sumber Sena Banyuaji; Asep Suhendi; Edy Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian tentang filter aerosol khususnya filter udara telah menarik perhatian para peniliti di bidang tersebut. Salah satu metode yang efektif untuk filtrasi aerosol adalah menggunakan membran nanofiber sebagai filter yang diproduksi dengan sistem electrospinning diberi arus konstan untuk menghasilkan nanofiber yang bentuknya serupa atau seragam. Efisiensi filter nanofiber dapat diukur dengan menyaring partikel. Oleh karena itu, perlu partikel uji yang sesuai untuk penyaringan. Pada filtrasi aerosol, partikel uji yang digunakan adalah polistirena. Polistirena cocok untuk partikel uji karena memiliki bentuk yang bulat dan seragam. Namun, biaya sintesis polistirena tergolong mahal. Penelitian ini membuat partikel polistirena menggunakan metode nukleasi dengan polimerisasi sederhana. Partikel polistirena dibuat dalam orde mikrometer dengan merubah parameter konsentrasi dan waktu. Partikel polistirena dibuat menggunakan 4 variasi konsentrasi monomer stirena, yaitu 6, 7, 8, dan 9 wt%. Partikel polistirena dengan variasi konsentrasi menghasilkan ukuran partikel 481 hingga 805 nm. Pada percobaan variasi waktu dilakukan sintesis polistirena menggunakan stirena 7 wt% dengan variasi waktu 6, 7, dan 8 jam. Partikel polistirena yang dihasilkan dari variasi waktu memiliki ukuran 634 sampai 679 nm. Ukuran partikel polistirena dipengaruhi 3 variabel yaitu konsentrasi monomer stirena, suhu dan inisiator. Variabel waktu sintesis memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap ukuran partikel polistirena, tapi berpengaruh kepada proses nukleasi sehingga waktu yang terlalu sedikit dapat menghasilkan polistirena yang tidak tersintesis secara menyeluruh. Kata kunci : Polistirena, Ultrapure Water, Zeta Potensial, HCL, K2S2O8. Abstract In recent years, research on aerosol filters in particular air filters has attracted the attention of researchers in this field. One of the effective methods for aerosol filtration is to use a nanofiber membrane as a filter produced by an electrospinning system given a constant current to produce similar or uniform nanofibers. The efficiency of a nanofiber filter can be measured by filtering out particles. Therefore, it is necessary to have test particles suitable for screening. In aerosol filtration, the test particles used are polystyrene. Polystyrene is suitable for test particles because it has a round and uniform shape. However, the cost of synthesizing polystyrene is quite expensive. This study made polystyrene particles using a simple polymerization method of nucleation. Polystyrene particles are made in the order of micrometers by changing the concentration and time parameters. Polystyrene particles were prepared using 4 variations of the monomer concentration of styrene, namely 6, 7, 8, and 9 wt%. Polystyrene particles with various concentrations produce particle sizes of 481 to 805 nm. In the time variation experiment, polystyrene synthesis was carried out using 7 wt% styrene with time variations of 6, 7, and 8 hours. The polystyrene particles produced from the time variation have a size of 634 to 679 nm. The size of polystyrene particles is influenced by 3 variables, namely the monomer concentration of styrene, temperature and initiator. Synthesis time variable has an insignificant effect on the particle size of polystyrene, but it affects the nucleation process so limited time can produce polystyrene which is not completely synthesized. Keywords: Polystyrene, Ultrapure Water, Zeta Potential, HCL, K2S2O8.
Analisis Performa Live Migration Pada Cloud Computing Dengan Metode Hybrid Menggunakan Openstack Rissa Mellani Nur Wulandari; Favian Dewanta; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Teknologi virtualisasi banyak digunakan di pusat data cloud dan infrastruktur TI saat ini. Salah satu dari teknologi kunci untuk virtualisasi server adalah live migrasi mesin virtual (VM). Live Migrasi merupakan perpindahan mesin virtual dari satu mesin worker node ke mesin worker node yang lain dengan keadaan terus menyala. Pada saat dilakukan dengan benar, maka prosesnya berlangsung tanpa efek yang nyata dari sudut pandang pengguna akhir. Teknologi ini memungkinkan VM untuk dipindahkan dari satu host fisik ke host lain sambil meminimalkan waktu henti layanan. hal tersebut merupakan permasalahan terkait topik tugas akhir ini. Dalam tugas akhir ini, yaitu dilakukan penelitian terkait menganalisis performa live migrasi pada VM di OpenStack dan menganalisis dampak dari tekanan dan kegagalan ini pada kinerja li- ve migration VM. OpenStack merupakan seperangkat perangkat lunak untuk membangun dan mengelola platform komputasi awan untuk cloud publik dan pribadi serta merupakan kumpul- an proyek perangkat lunak open source yang menyediakan solusi Infrastructure-asa-Service (IaaS) melalui serangkaian layanan yang saling terkait. Pada tugas akhir ini dibahas mengenai bagaimana performa live migration menggunakan OpenStack antar 2 server yang dihubungkan dengan storage ceph, Diantara VM satu (controller-compute) dan Vm dua (compute) dibuat storage yang bisa membaca kedua node tersebut dari openstack dikarenakan instance openstack yang akan digunakan akan menggunakan volume dan volume instance tersebut tidak bisa menggunakan storage local, maka dari itu dibangun storage diantara vm satu dan vm 2 untuk bisa melakukan migra- si di antara virtual machine. lalu pada VM 1 di config beberapa component openstack seperti keystone, glance, nova, neutron dan horizon dikarenakan pada vm 1 dibuat sebagai controller-compute dan pada vm2 di config hanya component nova dan neutron dikarenakan pada vm 2 dibuat sebagai compute. setelah openstack dapat dibangun lalu pada instance openstack tersebut dibangun lah sebuah website untuk menguji fitur live migration pada openstack yang sudah dibangun lalu menguji kinerja infrastruktur tersebut berdasarkan parameter migration time,downtime dan ukuran data transfer pada mesin virtual dan menguji parameterparameter pada Quality of Service (QoS). khususnya Delay, Throughput, Jitter dan packet loss. Lalu menganalisisnya. Untuk scenario pengujian pada live migration yaitu terdapat 3 skenario yaitu pengujian live migration terhadap webserver pada video online, video offline dan tanpa video. Untuk hasil yang didapatkan dapat ditarik kesimpulan yaitu semakin besar ukuran data transfer maka semakin besar juga downtime dan migration time Kata kunci— performansi jaringan, virtualisasi, live migration, openstack, Quality of Service (QoS), virtualisas
Perancangan Kombinasi Parameter Permesinan Corner-milling Untuk Mendapatkan Surface Roughness Optimal Pada Thin Wall Component Dengan Menggunakan Metode Taguchi Muhammad Sohibul Wafa; Rino Andias Anugraha; Agus Kusnayat
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surface roughness (Ra) merupakan salah satu spesifikasi untuk menentukan kualitas dan kepresisian suatu komponen. Surface Roughness adalah parameter yang dapat menentukan tingkat kekasaran suatu permukaan. Thin wall component merupakan salah satu komponen permesinan sehingga memungkinkan memiliki permukaan yang kasar. Thin wall component cenderung memiliki kemungkinan memiliki permukaan yang kasar lebih besar. Hal tersebut dikarenakan hardness dari thin wall component yang lebih rendah. Hardness merupakan salah satu factor yang dapat meningkatkan kemungkinan permukaan yang dihasilkan lebih kasar. Secara umum, thin wall component terdiri dari beberapa pocket. Dalam pembuatan pocket, bagian sudut merupakan bagian yang kritikal. Pada bagian sudut, terjadinya peningkatan sudut kontak antara pahat potong dengan material. Peningkatan sudut kontak pahat potong dengan material tersebut dapat menyebabkan perubahan cutting force yang berakibat pada hasil permukaan yang kasar. Permukaan yang lebih kasar dapat menurunkan kekuatan suatu komponen. Dalam upaya meningkatkan kualitas permukaan pada bagian sudut thin wall component maka diperlukannya optimasi. Pada studi ini dilakukan optimasi parameter permesinan milling dengan menggunakan metode Taguchi dan uji
Perancangan Sop Pengukuran Kepuasan Mahasiswa Terhadap Praktikum Pada Prodi Teknik Industri Menggunakan Metode Business Process Improvement Di Universitas Telkom Bandung Manuel Jalenski; Sri Widianingrum; Wiyono Wiyono
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Universitas Telkom Bandung merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang memiliki beberapa fakultas. Dalam pelaksanaan kegiatan perkuliahan terdapat kegiatan penunjang yaitu kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum dilaksanakan pada laboratorium yang sesuai dengan mata kuliah yang bersangkutan. Untuk meningkatkan kualitas laboratorium sebagai sarana penunjang kegiatan perkuliahan, salah satu hal yang diperlukan adalah mengetahui kepuasan mahasiswa terhadap laboratorium ketika melaksanakan praktikum. Untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap laboratorium, laboratorium menggunakan kuesioner online sebagai sarana pengumpulan data kepuasan mahasiswa. Pengukuran kepuasan mahasiswa ini diperlukan untuk mengetahui sudah sejauh mana laboratorium memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam hal praktikum dan untuk meningkatkan kualitas dari laboratorium. Penelitian ini berfokus kepada perancangan ulang proses pengukuran kepuasan mahasiswa terhadap praktikum berdasarkan ISO 9001:2015 klausul 9.1.2 mengenai kepuasan pelanggan. Perancangan ulang dilakukan dengan memperbaiki proses pengukuran kepuasan mahasiswa terhadap praktikum dan pemenuhan requirement ISO 9001:2015. Proses perancangan dimulai dari identifikasi gap antara kondisi aktual pengukuran kepuasan mahasiswa dengan requirement ISO 9001:2015 klausul 9.1.2. Hasil dari identifikasi gap tersebut akan digunakan untuk melakukan perancangan proses persiapan dan pengukuran kepuasan mahasiswa. Hasil dari perancangan proses tersebut kemudian menghasilkan usulan proses persiapan dan pengukuran kepuasan mahasiswa dengan menggunakan metode Business Process Improvement langkah keenam yaitu apply improvement technique. Pada metode Business Process Improvement tools yang digunakan adalah simplifying dan automation. Pada penelitian ini digunakan metode Business Process Improvement karena penelitian yang dilaksanakan berkaitan dengan proses bisnis.Perbaikan yang telah dilakukan menghasilkan standar proses usulan berupa SOP persiapan dan pengukuran kepuasan mahasiswa terhadap praktikum. Kata kunci: ISO 9001:2015, SOP, Business Process Improvement Abstract Telkom University Bandung is a private university which has several faculties. In the implementation of lecture activities, there are supporting activities, namely practicum activities. Practicum activities are carried out in the laboratory in accordance with the subject concerned. To improve the quality of the laboratory as a means of supporting lecture activities, one of the things needed is to know student satisfaction with the laboratory when carrying out practicum. To determine the level of student satisfaction with the laboratory, the laboratory uses an online questionnaire as a means of collecting student satisfaction data. This measurement of student satisfaction is needed to determine the extent to which the laboratory meets student needs in terms of practicum and to improve the quality of the laboratory. This study focuses on redesigning the process of measuring student satisfaction with practicum based on ISO 9001: 2015 clause 9.1.2 regarding customer satisfaction. The redesign was carried out by improving the process of measuring student satisfaction with practicum and meeting the requirements of ISO 9001: 2015. The design process begins with the identification of the gap between the actual conditions for measuring student satisfaction with the ISO 9001: 2015 clause 9.1.2. The results of the gap identification will be used to design the preparation process and measure student satisfaction. The results of the process design then produce a process proposal for the preparation and measurement of student satisfaction using the sixth step Business Process Improvement method, namely apply improvement technique. In the Business Process Improvement method the tools used are simplifying and automation. In this study, the Business Process Improvement method was used because the research carried out was related to business processes. The improvements that have been made resulted in a standard process proposal in the form of SOP for preparation and measurement of student satisfaction with practicum. Key words: ISO 9001:2015, SOP, Business Process Improvement
Pembuatan Antarmuka Aplikasi Pengatur Massa Beras Dan Volume Air Untuk Penanak Nasi Berbasis IoT Josua Ronaldo Simanjuntak; Porman Pangaribuan; Willy Anugrah Cahyadi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ¾ Menanak nasi sudah menjadi aktivitas sehari-hari yang dilakukan sebagian besar masyarakat Indonesia. Nasi menjadi makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari hampir di sebagian wilayah Indonesia bahkan di wilayah Asia sekalipun. Hal itu disebabkan nasi menjadi sumber karbohidrat yang sangat baik bagi tubuh. Adanya rice cooker sudah menjadi alat yang selalu digunakan untuk menanak nasi di masa sekarang ini. Akan tetapi, terlepas dari kemudahan dalam menggunakan rice cooker muncul kekurangan dari alat tersebut. Pengguna harus menakar beras dan air secara langsung dan tepat takaran agar menghasilkan nasi yang baik. Keterbatasan tersebut membutuhkan kesediaan waktu dan tempat bagi pengguna rice cooker. Berdasarkan permasalahan tersebut dibutuhkan antarmuka aplikasi yang dapat mengontrol dan memantau suatu sistem penanak nasi yang dapat menakar beras dan air secara otomatis. Pengontrolan sistem menggunakan aplikasi android berbasis IoT. Aplikasi android akan dapat memberi perintah untuk memulai proses menanak nasi, memeriksa ketersediaan air dan beras, melihat riwayat memasak, serta mematikan atau menghidupkan rice cooker. Pemanfaatan konsep IoT dengan menyimpan data di web server menggunakan layanan web hosting memungkinkan aplikasi android dan sistem dapat mengirim dan menerima data melalui koneksi internet sehingga aplikasi android dapat memantau dan mengontrol sistem dari jarak jauh dan kapan selama sistem dan aplikasi terkoneksi ke internet. Adapun hasil dari tugas akhir ini adalah pembuatan antarmuka aplikasi penanak nasi yang dapat mengirimkan data banyak beras 2-9 cup dengan delay rata-rata keseluruhan adalah 235 ms dan data rate keseluruhan adalah 1,5 Kbps. Lalu rata-rata energi yang dibutuhkan saat sistem penanak nasi bekerja pada satu jam pertama adalah 0.08875 KWh dan pada dua jam pertama adalah 0.005375 KWh. Kata Kunci : Internet of Things, Android Studio, phpMyAdmin, Mikrokontroler Abstract ¾ Cooking rice has become a daily activity carried out by most Indonesian people. Rice is the most common staple food in Indonesia even in Asia. It becomes rice for a very good source for the body. The existence of a rice cooker has become a tool that is always used to cook rice today. However, in spite of the ease of using the rice cooker a shortcoming of the tool appeared. The user must conquer rice and water directly and precisely to make good rice. This limitation requires setting the time and place for rice cooker users. Based on this problem an interface application is needed that can control and use a rice cooker system that can measure rice and air automatically. The control system uses an IoT-based android application. The android application will be able to give commands to start the process of cooking rice, check air and rice, see cooking participation, and activate or start rice cookers. Using the IoT concept by storing data in a web server using a web hosting service that supports Android applications and systems can send and receive data through an internet connection so that the Android application can connect and control the system remotely and anytime using systems and applications connected to the internet. The final result of this final project is the creation of a rice cooker application interface that can send data of 2-9 cups of rice with an overall average delay of 235 ms and an overall data rate of 1.5 Kbps. Then the average energy needed when the rice cooker system works in the first hour is 0.08875 KWh and in the first two hours is 0.005375 KWh. Keywords: Internet of Things, Android Studio, phpMyAdmin, Microcontroller
Analisis Pengaruh Intensitas Cahaya Led (light Emitting Diode) Dengan Warna Merah, Biru, Dan Putih Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (brassica Rapa Var Parachinensis) Di Dalam Ruang Valentisa Zulviana; M Ramdlan Kirom; Endang Rosdiana
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jumlah lahan yang semakin berkurang serta cuaca yang tidak menentu menjadi hambatan untuk mendapatkan hasil panen yang berkualitas baik. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah dengan cara menanam tanaman di dalam ruangan. Namun, salah satu kendalanya yaitu tidak ada sinar matahari yang menjadi sumber cahaya. Oleh karena itu, sumber cahaya yang digunakan diganti dengan lampu LED. Sistem penanaman yang dibuat terdiri dari 10 ruang penanaman yang diberi lampu LED dengan intensitas dan spektrum warna cahaya berbeda-beda. Jenis tanaman yang digunakan pada penelitian ini adalah sawi hijau (Brassica rapa var parachinensis) sebanyak tiga bibit di setiap ruangnya. Proses pengamatan akan dilakukan setiap hari selama 20 hari dengan parameter yang diukur adalah tinggi tanaman dan jumlah daun. Data dari setiap ruang penanaman akan dibandingkan dengan tanaman yang terkena cahaya matahari langsung untuk mengetahui bagaimana pengaruh intensitas lampu LED dengan warna merah, biru, putih, dan ungu terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau agar dapat membantu proses penanaman di dalam ruang lebih baik lagi. Pada penelitian ini dilakukan percobaan sebanyak dua kali. Tanaman di ruang ungu 32 lux memiliki rata-rata pertambahan tinggi paling besar yaitu 3.451 cm dan rata-rata jumlah daun paling banyak yaitu 9.111 helai daun. . Kata kunci : sawi hijau, intensitas, LED, spektrum warna The decreasing amount of land and unpredictable weather are obstacles to get good quality crop. One alternative solution that can be used is to plant crops indoor. However, there is no sunlight which is the source of light. Therefore, the light source used is replaced with an LED lamp. The planting system is made up of 10 planting rooms that are given LED lights with varying intensity and color spectrum of light. The type of plant used in this research is mustard greens (Brassica rapa var parachinensis) that consist of three seeds in each planting room. The observation process will be carried out every day for 20 days with parameters measured are plant height and number of leaves. Data from each planting room will be compared with plants that are exposed to direct sunlight to find out how the effect of the intensity of LED lights in red, blue, white, and purple on the growth of green mustard plants in order to help the planting process in the room even better. In this reserach two experiments were carried out. The plants in the 32 Lux purple room had the highest average height, which was of 3.451 cm and the average number of leaves was 9.111 leaves. . Keywords: mustard green, intensity, LED, color spectrum

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue