cover
Contact Name
Munifah Abdat
Contact Email
munifahabdat_dr@usk.ac.id
Phone
+6281317577701
Journal Mail Official
cakradonyadentaljournal@gmail.com
Editorial Address
FKG USK Darussalam Banda Aceh Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Cakradonya Dental Journal
ISSN : 2085546X     EISSN : 26224720     DOI : 10.24815/cdj.v
Core Subject : Health,
Cakradonya Dental Journal (CDJ) is a scientific journal publishes twice a year, on February and August. CDJ publishes conceptual articles from original research results that are relevant to the fields of medicine, dental care, oral health, general dentistry, dental materials, and public health. CDJ also publishes literature reviews and case reports.
Articles 524 Documents
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN ESTETIK DAN FONETIK PADA PEMAKAI GIGI TIRUAN LENGKAP DI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS TRISAKTI Niko Falatehan; Eddy Kusumah
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i2.11710

Abstract

Kehilangan seluruh gigi merupakan masalah kesehatan yang diderita oleh kebanyakan lansia. Jika masalah ini tidak diperbaiki akan mengganggu kecantikan (estetik) dan gangguan bicara (fonetik) pada pasien lansia. Untuk mengatasi masalah ini pasien dibuatkan gigi tiruan lengkap (GTL). Pasien lansia memiliki beragam tingkat kepuasan tergantung dari hasil pelayanan yang diberikan dan GTL yang dibuatkan. Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien dalam menggunakan gigi tiruan lengkap dari segi estetik dan fonetik. Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental yang bersifat observasional deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik pembagian kuisioner kepada pasien lansia pengguna gigi tiruan lengkap yang berada di Rumah Sakit Gigi Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Usakti Jakarta Barat yang berusia 60 tahun keatas sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil analisis program SPSS menggunakan windows versi 22.0 menunjukkan bahwa pengguna gigi tiruan lengkap terhadap faktor estetik memiliki tingkat kepuasan 67% dan tidak puas 33%. Demikian juga faktor fonetik memiliki tingkat kepuasan sebesar 74% dan tidak puas 26%. Berdasarkan data yang diperoleh penggunaan gigi tiruan lengkap lebih banyak pada pasien perempuan yang berusia 60-74 tahun. Tingkat kepuasaan estetik penggunaan gigi tiruan lengkap di RSGM FKG Usakti wanita lebih rendah dibandingkan pria.Kata Kunci: Gigi tiruan lengkap, estetik, fonetik
GAMBARAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM) MIKROSTRUKTUR PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT NANOFILER SETELAH PERENDAMAN DALAM KOPI ARABIKA GAYO Viona Diansari; Iin Sundari; Noniza Deswitri
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i2.11708

Abstract

Resin komposit nanofiler merupakan restorasi estetik di bidang kedokteran gigi dengan kelemahan dapat menyerap cairan di sekitar permukaannya. Kopi arabika gayo merupakan salah satu kopi arabika unggulan di Aceh. Minuman kopi memiliki pH rendah (asam) yang dapat menyebabkan degradasi ikatan polimer dan partikel filer. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perubahan mikrostruktur permukaan resin komposit nanofiler sebelum dan setelah perendaman dalam kopi arabika gayo selama 4 dan 6 hari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratoris dengan rancangan pretest + posttest design group. Terdapat 4 spesimen resin komposit nanofiler yang berbentuk silinder dengan tebal 2 mm dan diameter 6 mm, dan dibagi dalam 2 kelompok yakni kelompok A berjumlah 2 spesimen (A1A2) yang direndam dalam minuman kopi arabika gayo selama 4 hari dan kelompok B berjumlah 2 spesimen (B1B2) direndam dalam kopi arabika gayo selama 6 hari. Mikrostruktur specimen diamati perubahannya dengan menggunakan scanning electron mcroscope (SEM) dengan perbesaran 3000x. Hasinya, terlihat area yang berwarna gelap/porus pada gambaran SEM. Setelah dianalisis dengan paired t-test dan unpaired t-test (p0,05) terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok A dan kelompok B. Kesimpulan: Semakin lama perendaman yang dilakukan semakin jelas terlihat perubahan yang terjadi.
TATA LAKSANA TETANUS GENERALISATA DENGAN KARIES GIGI (LAPORAN KASUS) - Safrida wati; - Syahrul
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i2.11707

Abstract

Tetanus merupakan penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasasi, dimana menyebabkan kematian 309.000 orang per tahunnya. Dilaporkan lebih dari satu juta kasus tiap tahunnya di negara berkembang. Tetanus adalah suatu toksemia akut yang disebabkan oleh neurotoksin yang dihasilkan oleh Clostridium tetani ditandai dengan rigiditas dan spasme otot yang periodik dan berat. Seorang lelaki umur 46 tahun, datang dengan kekakuan seluruh tubuh sejak 7 hari sebelum masuk rumah sakit. Awalnya pasien merasakan kekakuan pada rahangnya sehingga sulit untuk membuka mulut dan sulit menelan, kemudian pasien merasakan tubuhnya seperti robot yang sulit untuk digerakan, sulit berjalan, sulit berbicara dan mengalami hambatan dalam segala aktivitas. Kejang rangsang dialami oleh pasien. Pasien memiliki riwayat demam sejak 1 minggu ini, pasien juga memiliki gigi yang berlubang sejak 2 tahun ini. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 110/70 mmhg, nadi 117 x per menit, frekuensi napas 24 kali permenit, temperatur 380C. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan trismus, rhisus sardonicus dan spastik seluruh tubuh. Tatalaksana awal berupa primary survey, atasi kejang dan spastik, netralisir toksin dan pemberian antibiotik. Pasien diisolasi untuk mencegah kejang rangsang. Pasien dirawat bersama bagian Gigi Mulut dan dilakukan tindakan yang berhubungan dengan faktor resiko karies gigi pasien.
HUBUNGAN ANTARA STATUS PERIODONTAL DAN STATUS GIGI GELIGI USIA DEWASA MASYARAKAT KELURAHAN MALINO KABUPATEN GOWA Ayub Iemadani Anwar; Asti Puspita Adnan; Aldy Anzhari Ayub
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i2.11703

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut bagi sebagian orang menjadi prioritas kesekian kalinya. Hal tersebut terlihat dari data bahwa penyakit gigi dan mulut masih diderita oleh 90% masyarakat Indonesia, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari tenaga kesehatan. Gigi dan mulut merupakan pintu gerbang masuknya bakteri sehingga dapat mengganggu organ tubuh lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analytic dengan desain cross-sectional study. Survei ini dilakukan di kelurahan Malino. kecamatan Tinggimoncong, kabupaten Gowa, provinsi Sulawesi Selatan dengan jumlah subjek sebanyak 52 orang. Survei dengan data primer ini dianalisis menggunakan Uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara perdarahan, poket, dan kehilangan perlekatan gigi; dengan status karies (p0,05). Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status periodontal dan status karies pada masyarakat dewasa di kelurahan Malino, kecamatan Tinggimoncong.
APOPTOSIS: MEKANISME MOLEKULER KEMATIAN SEL Liza Meutia Sari
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i2.11701

Abstract

Apoptosis merupakan proses aktif yang diatur dengan sangat baik yang ditandai oleh perubahan morfologis dan biokimia. Signifikansi dalam memahami rangkaian mekanisme apoptosis ini mutlak dibutuhkan karena apoptosis merupakan gabungan komponen baik dalam proses fisiologis maupun patologis. Apoptosis dapat distimulasi oleh kondisi fisiologis dan patologis serta memegang peranan penting dalam menjaga homeostasis normal dan patogenesis beberapa penyakit. Sinyal untuk apoptosis terjadi melalui jalur caspase dependen dan independen yang diawali oleh kejadian yang memicunya dari dalam sel atau dari luar sel melalui ikatan reseptor kematian. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menyediakan pandangan yang berkaitan dengan apoptosis, karakteristik morfologis dan biokimia, serta mekanismenya.
PENGGUNAAN SOFT LINER UNTUK MENGURANGI RASA SAKIT PADA MUKOSA AKIBAT PEMAKAIAN PROTESA (TINJAUAN PUSTAKA) Fransiska Nuning Kusmawati
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i1.10616

Abstract

Penggunaan gigi tiruan pada waktu yang lama seringkali menyebabkan perubahan keadaan mukosa mulut, seperti perubahan bentuk alveolar ridge. Keadaan ini menyebabkan berkurangnya retensi gigi tiruan terhadap permukaan mukosa mulut. Hal ini dapat mengakibatkan adanya ulcer, peradangan mukosa serta rasa sakit pada pasien. Rasa sakit yang timbul dapat diatasi sementara waktu dengan pemakaian soft liner dalam proses relining. Soft liner diaplikasikan ke permukaan yang menghadap gigi tiruan sampai keadaan membaik. Bahan ini bersifat lunak, serta mempunyai efek pemijatan pada mukosa, sehingga tekanan yang berlebih dapat didistribusikan secara meluas.
PENATALAKSANAAN AMELOGENESIS IMPERFEKTA: LAPORAN KASUS Elin Hertiana
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i1.10614

Abstract

Amelogenesis imperfekta (AI) adalah penyakit keturunan berupa gangguan pembentukan email gigi tanpa adanya manifestasi sistemik. Amelogenesis imperfekta dapat terjadi pada gigi sulung maupun gigi permanen. Amelogenesis imperfekta memiliki 4 tipe, yaitu hipoplasia, hipomaturasi, hipokalsifikasi, dan hipomaturasi-hipoplasia disertai taurodontisme. Dalam laporan kasus ini akan dibahas mengenai penatalaksanaan amelogenesis imperfekta tipe hipokalsifikasi pada pasien pria berusia 40 tahun. Perawatan dilakukan dengan penggunaan pasak fiber dan pembuatan mahkota tiruan penuh logam porselen. Penggunaan mahkota tiruan penuh merupakan pilihan terbaik untuk mengatasi kerusakan email pada penderita amelogenesis imperfekta tipe hipokalsifikasi.
PENGARUH ASAP ROKOK TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK POLIMERISASI PANAS DAN NILON TERMOPLASTIK . Syafrinani; Saima Putri Hasibuan
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i1.10618

Abstract

Resin akrilik polimerisasi panas banyak digunakan sebagai bahan pembuat basis gigi tiruan, karena memiliki sejumlah keunggulan diantaranya kualitas estetis yang cukup memuaskan, mudah diproses dan direparasi tanpa membutuhkan tenaga ahli laboratorium. Beberapa tahun terakhir nilon telah menarik perhatian sebagai bahan basis gigi tiruan. Salah satu sifat fisik bahan ini yang perlu diperhatikan adalah kekasaran permukaan, permukaan yang kasar dapat mempengaruhi kesehatan jaringan akibat akumulasi mikroorganisme. Peningkatan kekasaran permukaan pada basis dipengaruhi oleh asap rokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asap rokok terhadap kekasaran permukaan basis gigi tiruan resin akrilik polimerisasi panas dan nilon termoplastik. Rancangan penelitiannya adalah eksperimental laboratoris dengan menggunakan desain post test only control group. Sebanyak 60 sampel yang terdiri dari dua bahan basis gigi tiruan yang berbeda secara kimia; resin akrilik polimerisasi panas berbentuk batang berukuran 50x20x3 mm dan berbentuk silinder berdiameter 50 mm dengan ketebalan 2 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh asap rokok terhadap kekasaran permukaan basis gigi tiruan resin akrilik polimerisasi panas dengan nilai p =0,0001 (p0,05) dan nilon termoplastik dengan nilai p=0,0001 (p0,05). Disimpulkan terpaparnya asap rokok pada permukaan basis gigi tiruan resin akrilik polimerisasi panas dan nilon termoplastik mengalami peningkatan nilai kekasaran permukaan.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG FLUORIDA PADA MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH PADA TAHUN 2015 Cut Fera Novita; . Herwanda; M. Fadhlul Auzan
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i1.10617

Abstract

Fluorida adalah salah satu tindakan pencegahan kerusakan gigi. Sumber fluorida tersedia pada alam bebas seperti pada air, udara, makanan dan minuman, umumnya fluorida diketahui terkandung dalam pasta gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang fluorida pada masyarakat kota Banda Aceh pada tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan pengambilan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini melibatkan 400 orang di 90 desa dari 9 kecamatan kota Banda Aceh. Kecamatan yang termasuk dalam penelitian ini yaitu Kecamatan Baiturrahman, Kuta Alam, Meuraxa, Syiah Kuala, Lueng Bata, Kutaraja, Banda Raya, Jaya Baru, dan Ulee Kareng. Data yang diambil pada penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang langsung diambil dari sampel penelitian melalui pengisian kuisioner secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran tingkat pengetahuan tentang fluorida pada masyarakat kota Banda Aceh pada tahun 2015 adalah 8,75% baik, 91,30% cukup, dan 41,25% kurang.
PERUBAHAN pH SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH MENGKONSUMSI BUAH PISANG AYAM (Musa acuminata Colla) PADA MAHASISWA FKG UNSYIAH ANGKATAN 2014 . Afrina; Santi Chismirina; Nura Shara Amirza
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i1.10615

Abstract

Saliva adalah cairan mulut yang kompleks yang merupakan gabungan dari berbagai cairan dan komponen yang diekskresikan ke dalam mulut. Potensial of hydrogen (pH) saliva merupakan derajat asam atau basanya suatu cairan tubuh yang dapat berubah karena kecepatan aliran saliva, mikroorganisme rongga mulut, dan kapasitas buffer saliva. Buah pisang ayam (Musa acuminata Colla) merupakan buah dengan kandungan karbohidrat tinggi yang dapat meningkatkan produksi asam oleh bakteri-bakteri rongga mulut sehingga rongga mulut menjadi asam. Keadaan ini menyebabkan demineralisasi permukaan gigi sehingga dapat terjadi proses pembentukan karies. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perubahan pH saliva sebelum dan sesudah mengkonsumsi buah pisang ayam pada mahasiswa FKG Unsyiah angkatan 2014. Subjek penelitian ini berjumlah 39 orang yang diambil dengan metode purposive sampling dengan desain one-group pretest-posttest desaign. Pengambilan saliva dilakukan dengan metode spitting yang dilakukan sebelum dan sesudah mengkonsumsi buah pisang ayam. Pengukuran pH saliva mengunakan pH meter digital. Berdasarkan hasil uji T-test berpasangan, terbukti adanya penurunan pH saliva yang bermakna (p0,05) antara pH saliva sebelum dan sesudah mengkonsumsi buah pisang ayam, yang menunjukkan adanya penurunan pH saliva sesudah mengkonsumsi buah pisang ayam. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya perubahan pH saliva sebelum dan pH saliva sesudah mengkonsumsi buah pisang ayam.