cover
Contact Name
Rosi Novisa Syarani
Contact Email
rosi.ns@stba-jia.ac.id
Phone
+6221-8822727
Journal Mail Official
jba@stba-jia.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Mutia No.16A, Kotamadya Bekasi 17113
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Bahasa Asing
ISSN : 16936965     EISSN : 2830165X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahasa Asing adalah jurnal yang berisi pembahasan-pembahasan sebagai hasil penelitian dengan topik-topik mengenai bahasa asing serta pembelajarannya. Selain itu dapat juga mengenai masyarakat dan kebudayaan yang melatarbelakangi bahasa asing tersebut. Secara rinci fokus dan cakupannya adalah sebagai berikut: Sosiolinguistik Psikolinguistik Penerjemahan Fonetik Gramatika Pragmatik Analisis Wacana Humaniora Pembelajaran Bahasa Asing Semantik Pemerolehan Bahasa Kesusastraan Linguistik Terapan Ortografis
Articles 69 Documents
DEIXIS ANALYSIS OF THE LYRICS IN THE SONGS OF THE “KLANG” ALBUM BY ENGLISH BAND “THE RAKES” Rananta, Naufal Farrel
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i1.105

Abstract

Language is a process that is only in humans which is not instinctive in sharing ideas. Music is considered a language, and music also contains meanings or messages encoded by the speaker. Deixis are expressions that require context from the discourse participants. Person deixis are deictic expressions that require context of people to understand the context. “Klang” is a music album by the British band “The Rakes” released in 2009. The researcher was interested in figuring out the deixis in three songs. These songs are “1989”, “Mullers Rachet”, and “That’s the Reason”. Using the qualitative method, the researcher found that 119 person deixis were present.
APPLICATION OF MODALITY AND MOOD TO UNDERSTAND THE DIALOGUE IN SERIES SCRIPT: A STUDY OF DISCLAIMER Masrif, Dewi Farnila
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i1.106

Abstract

This research analyzes the application of modality and mood in the dialogue of the Disclaimer series to create narrative tension. Through this analytical approach, this study aims to explore how modality verbs, word choice, and mood patterns are used to build emotions and tension that affect the audience's perception of characters and situations. By using a qualitative descriptive method, in obtaining data, the author took data from dialog in the form of phrases, clauses or sentences through dialog transcriptions from each episode of the Disclaimer series, where modality is used by using modal verbs, expressions of possibility and necessity. The results showed that there were 14 expressions containing elements of Deontic and Epistemic modality namely obligation, permission, possibility and probability used in conversational sentences in the Disclaimer series combined with moods such as declarative, imperative, and interrogative, able to create a tense atmosphere.
A SOCIOLINGUISTIC ANALYSIS OF GOSSIP AMONG THE FEMALE CHARACTERS IN BRIDGERTON SEASON 1 Pratiwi, Raden Roro Nabila; Setiawan, Wawan; Arvian, Elsan
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i1.107

Abstract

This study investigates gossip among female characters in Bridgerton Season 1 from a sociolinguistic perspective. Using Deborah Jones’s typology of gossip (1980) and Eric K. Foster’s functional framework (2004), it examines 133 instances of gossip in episodes 1–4. A descriptive qualitative approach was adopted, involving close observation of dialogue, identification of gossip occurrences, categorization by type (chatting, house‐talk, scandal, bitching) and analysis by function (provide information, enhance friendship, influence others, give entertainment). Findings indicate that “chatting” is the most frequent type (59/133), followed by house‐talk (52/133), scandal (50/133), and bitching (25/133). Functionally, “provide information” predominates (97/133), then “enhance friendship” (81/133), “influence others” (41/133), and “give entertainment” (7/133). These results shed light on how gossip operates as a means of social bonding, norm enforcement, and information exchange within Regency-era high society.
REPRESENTASI IDEOLOGI DAN KEKUASAAN DALAM DEBAT KEDUA CAWAPRES PEMILU 2024 MELALUI PENDEKATAN GABUNGAN FOWLER-WODAK Munibi, Ahmad Zaki; Dewanti, Ratna
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i1.108

Abstract

Debat calon wakil presiden Pemilu 2024 memainkan peran penting dalam membentuk opini publik dan kebijakan. Namun, penelitian mengenai refleksi ideologi dan kekuasaan dalam wacana debat ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis Debat Kedua Calon Wakil Presiden Pemilu 2024 melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis berdasarkan teori Roger Fowler dan Ruth Wodak. Metode kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi ideologi dan kekuasaan dalam debat dengan menyoroti kosakata seperti klasifikasi, pembatasan pandangan, pertarungan wacana, dan marginalisasi. Penelitian ini juga mengungkap ideologi kekuasaan melalui analisis konteks, representasi, identitas, dan relasi kuasa. Data diambil dari transkrip debat yang disiarkan di kanal YouTube KPU RI pada 22 Desember 2023, dan dianalisis melalui tiga tahap: reduksi data, verifikasi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana para calon wakil presiden menggunakan retorika dan bahasa untuk membangun citra diri, mempengaruhi audiens, dan menawarkan solusi terhadap masalah ekonomi. Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya aturan yang adil bagi rakyat, Gibran Rakabuming Raka fokus pada investasi dan transportasi umum, serta Mahfud MD menyoroti tantangan UMKM. Analisis ini memperlihatkan penggunaan wacana untuk menegosiasikan hubungan kuasa dan mempengaruhi kebijakan publik, memberikan kontribusi signifikan dalam studi wacana kritis dan komunikasi politik.
CAMPUR KODE DALAM VIDEO BLOG KANAL YOUTUBE UENO FAMILY Putri, Ni Komang Ananda; Aritonang, Betty Debora
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i1.109

Abstract

Campur kode adalah pencampuran dua bahasa atau lebih dalam suatu tuturan. Pencampuran bahasa terjadi karena adanya kebiasaan yang dimiliki penutur dan kerap terjadi dalam situasi informal. Campur kode sendiri sering ditemukan di sekitar kita baik secara langsung maupun berupa video dan lain-lain. Penelitian ini berfokus pada penggunaan campur kode dalam salah satu video blog pada chanel YouTube “Ueno Family”. Pada chanel YouTube ini berisikan video keseharian salah satu warga Negara Indonesia yang menikah dengan pria Berkebangsaan Jepang yang saat ini tinggal di Jepang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan campur kode yang terjadi dalam video blog YouTube chanel “Ueno Family”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan campur kode yang terjadi dalam video blog pada YouTube chanel “Ueno Family”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah salah satu video dalamYouTube chanel “Ueno Family” yang dimana terdapat penggunaan campur kode di dalam  video tersebut. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik simak dengan cara menonton salah satu video dari YouTube chanel tersebut dan teknik catat yang dimana peneliti mencatat percakapan dalam video tersebut yang di dalamnya mengandung campur kode. Hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode informal. Hasil analisis dalam penelitian ini adalah ditemukannya penggunaan campur kode yaitu penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang dalam chanel YouTube Ueno Family yang terjadi karena adanya sebuah kebiasaan dan kesantaian penutur dalam berkomunikasi dengan keluarganya.
ANALISIS KOMPARATIF KOSAKATA BAHASA INDONESIA DAN BAHASA MELAYU MALAYSIA DALAM EPISODE PERDANA SERIAL DRAMA 'BIDAAH' Husyandi, Muarif
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i1.110

Abstract

Bahasa Indonesia (BI) dan Bahasa Melayu Malaysia (BM) memiliki asal-usul yang serupa, tetapi perkembangan keduanya menunjukkan perbedaan yang mencolok sebagai akibat dari latar belakang kolonialisme dan dinamika sosial yang tidak sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesamaan serta perbedaan kosakata antara BI dan BM melalui analisis kontrastif terhadap percakapan dalam episode pertama serial drama Malaysia berjudul Bidaah. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data simak-catat, data diambil dari tayangan berdurasi 31,42 menit yang diunggah di platform Viu pada tanggal 6 Maret 2025. Kosakata yang ditemukan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu: Bentuk Sama Makna Sama (BMS), Bentuk Berbeda Makna Sama (BBMS), dan Bentuk Berbeda Makna Berbeda (BBMB). Hasil penelitian mengidentifikasi 25 entri kosakata, yang terdiri atas 5 kosakata BMS, 16 kosakata BBMS, dan 4 kosakata BBMB. Temuan ini menunjukkan bahwa perbedaan bentuk leksikal lebih menonjol dibandingkan dengan perbedaan makna, sehingga berpotensi menjadi hambatan dalam komunikasi antarbudaya. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa meskipun BI dan BM berasal dari akar bahasa yang sama, perbedaan konteks historis dan budaya berkontribusi terhadap terjadinya divergensi leksikal. Penelitian ini memberikan sumbangan dalam bidang linguistik kontrastif dengan memanfaatkan media audiovisual kontemporer sebagai sumber data yang aktual dan relevan.
COMPARING HUMAN TRANSLATION WITH DEEPL TRANSLATE IN TRANSLATING IDIOM OF WEDNESDAY SERIES Syavira, Nandira Widhi; Sinaga, Inta Masni; Noryatin, Yeni
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i1.111

Abstract

This research aims to compare the strategy and accuracy of human translation and DeepL Translate in translating idioms of Wednesday series. The writers collected the idiom found in the series, analyzed the idiom’s translation strategies by Mona Baker theory, and assessed translation accuracy of human translation and DeepL Translate using Nababan et al. theory. This research employs a qualitative methodology. The writers found 38 data and the findings are as follow: the findings from human translation shows 2,6% and DeepL Translate 7,9% were using an idiom of similar meaning and form. Human translation 5,3% and DeepL Translate 2,6% using an idiom of similar meaning but dissimilar form. Translation by paraphrase strategy by human translation 92,1% and DeepL Translate 42,1%. Translation by omission of a play on idiom strategy by DeepL Translate 47,4%. The significant differences happened in the idiom translation accuracy between human translation and DeepL Translate. The assessment of accuracy level in human translation by rater 1 and rater 2 are 100%. The assessment of accuracy level in DeepL Translate are 57,9% by rater 1 and rater 2, the less accurate 5,3% by rater 1 and 10,5% by rater 2, not accurate 36,8% by rater 1 and 31,6% by rater 2.
ROOTS, STEMS, AND BASES THROUGH AFFIXATION PROCESSES IN THE HIKE SHORT STORY Ardana, Andiva; Hadi, Imron; Alam, Beny
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i1.116

Abstract

The aim of this research is to find types of morpheme such as roots, stems, and bases in The Hike short story by T. Albert and to find the formation types of morpheme through affixation processes. This research is used descriptive qualitative method, while the data were collected by close reading and observing the words that contains inflection or derivation in “The Hike” short story by T. Albert. This research used the theory of Katamba for analyze types of morpheme. Based on the result of representative data, the stems found in the short story are 31 and the bases found in the short story are 9. All of the words chosen in this research are words that were easily understood by the readers. The formation types of morpheme can be determined through prefix or suffix attached to the word which its affix contain inflection or derivation.
DEIXIS ANALYSIS OF MONOLOGUE ACTION IN EPISODE 26 OF “NEON GENESIS: EVANGELION” ANIME ENGLISH DUB VERSION Setyawan, Moch. Rafie Dhia; Surista, Ade
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i1.117

Abstract

The research is about deixis used in the Japanese cartoon or we all known as “anime” namely “Neon Genesis: Evangelion” by Hideaki Anno that appears in some particular scene during the monologue action of main character named Shinji Ikari. This research aims to identify the types and meanings of deixis employed in the anime, specifically in the final episode, titled “Episode 26: Take Care of Yourself.” This research employs Levinson's theory, which classifies deixis into four types: personal deixis, temporal deixis, spatial deixis, and social deixis. The researcher employed a qualitative descriptive methodology. The data was collected through an observational gathering method accompanied by a note-taking technique. The analysis revealed the presence of personal deixis, temporal deixis, and spatial deixis in the five-minute monologue of Shinji Ikari in episode 26 of the English dub of “Neon Genesis: Evangelion” by Hideaki Anno. Personal deixis predominates in the total number of deictic words.
ANALISIS PROSES PEMBENTUKAN SHOURYAKUGO PADA DRAMA KOI NI MUDAGUCHI Agustien, Rizki; Puspitosari, Dwi
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i2.118

Abstract

Penggunaan shouryakugo dalam percakapan sehari-hari di kalangan remaja Jepang semakin meluas, termasuk di media populer seperti drama televisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis shouryakugo yang digunakan dalam drama Koi ni Mudagchi serta menganalisis bagaimana proses pembentukannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi langsung terhadap dialog yang terdapat dalam 10 episode. Data yang terkumpul dianalisis berdasarkan teori pembentukan menurut Naayama (2009). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 31 data Shouryakugo dalam drama Jepang Koi ni Mudaguchi (2022). Kategori Shouryakugo yang paling dominan adalah Gobu Shouryakukei (15 data), diikuti oleh Chuu Shouryakukei (8 data), Kousei Youso Tanbun Ketsugokei (6 data), Zenbu Shouryakukei dan Zengo Shouryakukei yang masing-masing satu data. Proses pembentukan shouryakugo ini dipengaruhi oleh keinginan untuk menciptakan bentuk yang lebih ringkas, mudah diucapkan, dan sesuai dengan gaya bahasa remaja masa kini. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam kajian linguistik.