cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
anto.uptt@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
jurnalirje@gmail.com
Editorial Address
https://irje.org/index.php/irje/EditorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Research Journal on Education
ISSN : 27759482     EISSN : 27758672     DOI : 10.31004/irje.v3i1.357
Indonesian Research Journal on Education is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, and humaniora. Indonesian Research Journal on Education publishes papers regularly three times in a year, in Januari, Mei, and September. All publications in the Indonesian Research Journal on Education journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. Indonesian Research Journal on Education is a multidisciplinary journal, recognizes various approaches, disciplines, methodologies and paradigms. This relates to basic education in general with special attention to improving pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Indonesian Research Journal on Education accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education Science Family 1. Sub-Group of Education Science a. Elementary School Teacher Education b. Early Childhood Education (ECE) c. Special Education d. Out of School Education e. Kindergarten Teacher Education f. Educational Psychology g. Educational Measurement and Evaluation h. Curriculum Development i. Education Technology j. Education Administration (Education Management) k. Curriculum and Educational Technology l. Guidance and Counseling m. Other relevant study topics 2. Social Science Education Sub-Cluster a. Pancasila and Citizenship Education b. History Education c. Economic Education d. Geography Education e. Sociology and Anthropology Education f. Accounting Education g. Business Administration Education h. Office Administration Education i. Japanese Language Education j. Sociology Education (Social Science) k. Koperasi Education l. Population and Environmental Education m. Other relevant study topics 3. Sub-Groups Of Math And Science Education Science (MIPA) a. Biology Education b. Mathematics Education c. Physics Education d. Chemistry Education e. Science Education f. Other relevant study topics 4. Sports And Health Education Sub-Cluster a. Physical Education, Health and Recreation b. Physical and Health Education c. Sports and Health Education d. Sports coaching education e. Sports Science f. Other relevant study topics 5. Sub-Area Of Language And Literature Education a. Indonesian Language, Literature and Regional Education b. English Language (and Literature) Education c. Arabic Language (and Literature) Education d. Javanese Language (and Literature) Education e. Chinese Language (and Literature) Education (Mandarin) f. Other relevant study topics 6. Technology And Vocational Education Sub-Cluster a. Mechanical Engineering Education b. Building Engineering Education c. Electrical Engineering Education d. Automotive Engineering Education e. Informatics Education f. Family Welfare Education (culinary, fashion, makeup, etc.) g. Technology and Vocational Education h. Other relevant study topics 7. Sub-Family Of Arts Education a. Drama, Dance and Music Education b. Fine Arts Education c. Music Education d. Dance Education e. Skills and Crafts Education f. Other relevant study topics B. Social Sciences, Humanities 1. Social Science Sub-Cluster a. Communication Science b. Journalism c. Hubungan Masyarakat d. Advertising e. Television and Movies f. Communication and Media Management g. Islamic Broadcasting Communication h. Social Welfare Science i. Sociology j. Other relevant study topics 2. Humanities Sub-Group a. Humanities b. Legal Science c. Development Studies (Development Planning, Region, City) d. Cultural Studies e. Archaeology f. Tourism g. Other relevant study topics Note: Articles have main citations and have not been published online or previously in print.
Articles 2,601 Documents
Pengaruh Islam di India dan Jejak Peninggalan Dinasti Mughal Tahun 1526 - 1858 M Anwar, Wan Tasya Luthfiah; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1705

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Pengaruh Islam di India dan jejak peninggalan Dinasti Mughal tahun 1526-1858 M”. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Dinasti Mughal membangun kekuasaan besar dan memiliki masa kejayaan yang berpengaruh. Serta menganalisis pengaruh yang timbul pada masa Dinasti Mughal terhadap bidang politik, sosial, ekonomi, agama, pendidikan, ilmu pengetahuan, seni budaya, dan arsitektur. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana sejarah masuknya Islam di India? 2)Bagimana berdirinya Dinasti Mughal di India? 3) Bagimana proses perkembangan Dinasti Mughal dalam meninggalkan peninggalan Islam?. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan library research (penelitian Pustaka). Sumber data utama meliputi buku-buku Sejarah/kebudayaan Islam, serta karya-karya ilmiah terkait Sejarah Islam Mughal di India. Pendekatan ini memungkinkan analisis mendalam terhadap Sejarah perkembangan Dinasti Mughal di India perspektif Islam yang relevan dengan buku-buku Sejarah yang berkaitan.
Filsafat Ilmu dan Perannya Dalam Dinamika Ilmu Pengetahuan Era Moderen Ajis, Pendi; Rosmeriani, Rosmeriani; Hasim, Hasim; Bumulo, Frahmawati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1708

Abstract

Filsafat ilmu merupakan fondasi penting dalam memahami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang berasal dari tradisi budaya dan bahasa seperti Arab, Inggris, dan Yunani. Dalam bahasa Yunani, kata “philos” yang berarti teman atau kekasih, dan “sophia” yang berarti kebijaksanaan, membentuk makna filsafat sebagai cinta terhadap kebijaksanaan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran filsafat ilmu dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan di era modern, terutama dalam menghadapi tantangan moral, etika, dan perubahan paradigma kehidupan. Kajian literatur yang digunakan menganalisis berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan artikel, dengan pendekatan sejarah, teori, serta interpretasi kritis terhadap konsep filsafat ilmu dari tokoh-tokoh seperti Aristoteles, Descartes, dan filsuf modern lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat ilmu tetap relevan dengan memberikan kerangka berpikir kritis, reflektif, dan holistik dalam menyikapi kemajuan ilmu pengetahuan, meskipun tantangan berupa kemerosotan moral dan hilangnya perspektif etis juga menyertainya. Hubungan antara filsafat dan ilmu pengetahuan bersifat saling melengkapi, di mana filsafat menyediakan dasar etik dan konseptual, sedangkan ilmu pengetahuan memperkaya filsafat melalui data empiris. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendidikan berbasis filsafat dalam kurikulum untuk membangun individu yang kritis, mandiri, dan bertanggung jawab secara moral, serta penguatan etika ilmiah agar perkembangan ilmu pengetahuan sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peradaban manusia.
Peran Filsafat Pendidikan di dalam Pembentukan Karakter Generasi Gen Z Wahidji, Sintian; Hasan, Rusni; Hasim, Hasim; Bumulo, Frahmawati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tantangan dalam pembentukan karakter Generasi Z di era digital yang serba cepat dan penuh arus informasi. Generasi ini menghadapi kesulitan dalam menjaga nilai-nilai moral dan budaya lokal di tengah pengaruh globalisasi. Penelitian menyoroti pentingnya pendidikan karakter yang melibatkan peran orang tua, guru, dan lingkungan masyarakat sebagai landasan pembentukan individu yang berkarakter kuat, bermoral, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat. Pendidikan karakter dipandang sebagai solusi strategis untuk mengatasi tantangan ini melalui integrasi nilai-nilai etika, moral, dan sosial ke dalam proses pendidikan. Penelitian ini berfokus pada upaya membentuk karakter Generasi Z yang rentan terhadap pengaruh negatif globalisasi dan teknologi, serta pada cara pendidikan karakter dapat menjadi solusi efektif untuk tantangan tersebut. Tujuan utama adalah mengeksplorasi peran pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian Generasi Z yang kuat, serta memahami kontribusi orang tua, guru, dan masyarakat dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memahami fenomena secara mendalam melalui analisis literatur dan studi pustaka. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, buku, dan pandangan para ahli terkait pendidikan karakter, serta analisis terhadap konsep-konsep filosofis dan teori pendidikan. Pendidikan karakter berperan penting dalam membangun generasi yang bermoral, berintegritas, dan berperilaku positif.
Filsafat Pendidikan dalam Membentuk Karakter Siswa Husain, Jildan; Habi, Muhlis; Hasim, Hasim; Bumulo, Frahmawati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1713

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pentingnya filsafat pendidikan dalam membentuk karakter individu dalam pendidikan, dengan fokus pada peran pendidikan karakter dalam konteks masyarakat yang semakin kompleks. Penelitian ini juga membahas bagaimana berbagai aliran filsafat pendidikan dapat diterapkan untuk membangun karakter yang baik dalam diri siswa, serta relevansi pendidikan karakter dalam pendidikan nasional. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengkaji peran filsafat pendidikan dalam membentuk karakter moral dan etika siswa, serta bagaimana pendidikan karakter dapat mendukung pembentukan individu yang tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki integritas sosial yang tinggi. Penelitian ini juga bertujuan untuk memahami kontribusi berbagai aliran filsafat pendidikan dalam pengembangan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan analisis teoritis yang mengkaji pandangan-pandangan filsafat pendidikan dari tokoh-tokoh seperti John Dewey, Plato, Aristoteles, dan Jean-Jacques Rousseau dalam konteks pendidikan karakter. Metode ini juga menggunakan pendekatan studi literatur untuk mengeksplorasi konsep-konsep yang relevan dalam filsafat pendidikan dan karakter. Data dikumpulkan melalui kajian pustaka yang mencakup buku, artikel, dan jurnal yang membahas filsafat pendidikan dan pendidikan karakter. Analisis dilakukan dengan memeriksa pandangan-pandangan filsuf pendidikan mengenai hubungan antara filsafat pendidikan dan pembentukan karakter, serta bagaimana penerapannya dalam sistem pendidikan saat ini. Temuan utama dari penelitian ini adalah bahwa filsafat pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mengarahkan pendidikan karakter, dengan berbagai aliran filsafat seperti progresivisme, esensialisme, dan eksistensialisme menawarkan perspektif yang beragam namun saling melengkapi dalam membentuk karakter siswa.
Pengaruh Peradaban Islam terhadap Munculnya Renaisance di Barat Pratama, Ilham Putra Pratama; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.1716

Abstract

Pada masa keemasan Islam mencapai puncak peradaban dan kebudayaan, sedangkan Barat masih terperangkap dalam kebodohan dan kegelapan yang sepanjang abad pertengahan diwarnai oleh ajaran tradisional dan dogmatisme gereja. Sistem monopoli gereja seperti ini menyebabkan Eropa mengalami keterbelakangan dalam berbagai aspek kehidupan. Suasana seperti ini barulah mengalami perubahan setelah pemikiran skolastik, kedatangan Islam merupakan revolusi yang dapat membalikkan arus gelombang kebudayaan ke arah dunia baru, yang dapat meletakkan nilai-nilai kemanusiaan, kemerdekaan, dan keselamatan. Pada waktu itu Cordova mengalami kejayaan, yakni mencapai perkembangan ilmu pengetahuan yang gemilang yang mana menjadi jembatan bagi banyak orang Eropa yang datang untuk belajar kesana, kemudian menerjemahkan karya-karya ilmiah umat Islam. Hal ini dimulai sejak abad ke-12. Dengan pengembangan ilmu pengetahuan baik itu natural science (ilmu alam dan ilmu pasti) dan social science (ilmu social) yang dilakukan umat Islam, seperti halnya pemikiran Ibnu Rusyd (Averous) sangat berpengaruh di dunia Eropa. Kebangkitan dunia Barat ditandai dengan munculnya suatu gerakan, yakni Renaisans yang diartikan kelahiran kembali, kebangkitan kembali peradaban (ilmu pengetahuan) di Eropa pada abad ke-14 sampai ke-16 M. Melalui kontak antara sarjana-sarjana barat yang belajar kedunia Islam, dan melalui kontak umat Islam dan Eropa Andalusia dan di Sisilia, melalui invasi suci yaitu perang salib, dan perdagangan dari berbagai daerah.
Filsafat Ilmu Sebagai Landasan Pengembangan Ilmu Pendidikan Tangahu, Wahyuningsi; Maridji, Asriyanti; Hasim, Hasim; Bumulo, Frahmawati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1719

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan filsafat ilmu ke dalam sistem pendidikan di Indonesia. Hal ini bertujuan mengatasi permasalahan fragmentasi pengetahuan yang selama ini menjadi kendala dalam mencapai tujuan pembelajaran yang menyeluruh. Keterbatasan pengajaran filsafat ilmu di berbagai jenjang pendidikan telah menyebabkan rendahnya kesadaran akan hubungan antara ilmu, moral, dan nilai-nilai kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran filsafat ilmu sebagai landasan pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam konteks pendidikan, serta implikasinya terhadap pemikiran kritis dan etika ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat ilmu berperan penting dalam memperkuat paradigma pendidikan melalui pengembangan pemikiran kritis, reflektif, dan interdisipliner. Integrasi filsafat ilmu dalam pendidikan memberikan landasan untuk memahami hakikat ilmu, cara memperoleh pengetahuan yang valid, serta penerapan ilmu untuk tujuan yang bermanfaat secara etis. Selain itu, filsafat ilmu mendorong pendekatan holistik dalam pembelajaran yang mampu menjembatani disiplin ilmu yang terfragmentasi, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih utuh terhadap realitas kehidupan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber, termasuk buku, artikel ilmiah, dan dokumen pendidikan. Analisis dilakukan melalui studi mendalam terhadap konsep-konsep filsafat ilmu, meliputi ontologi, epistemologi, dan aksiologi, serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan.
Gambaran Pola Makan pada Balita Stunting Ilma, Hikmawati; Agrina, Agrina; Sabrian, Febriana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1720

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi ketika Tinggi Badan (TB) anak lebih pendek dari rata-rata anak seusianya disebabkan oleh masalah asupan nutrisi dan pola makan yang tidak sesuai dalam waktu cukup lama. Stunting adalah status gizi yang didasarkan pada indeks Panjang Badan atau Tinggi Badan menurut Umur (PB/U atau TB/U)  dalam standar antropometri penilaian status gizi anak. untuk mengetahui gambaran pola makan pada balita stunting. penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling berjumlah 59 ibu yang memiliki balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pola makan kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat. mayoritas balita stunting berusia 25-59 bulan (69,5%), berjenis kelamin laki-laki (54,2%), TB sangat pendek (59,3%), BB sangat kurang (52,5%), mayoritas usia ibu balita stunting 20-35 tahun (74,6%), bekerja sebagai IRT (86,4%), berpendidikan terakhir SMA/sederajat (64,4%). Hasil penilaian pola makan balita stunting menunjukkan sudah dalam kategori tepat (79.7%) dengan pemberian jenis makanan dalam kategori tepat (67,8%), jumlah makanan dalam kategori tepat (69,5%), dan jadwal makan dalam kategori tepat (76,3%). Pola makan balita di wilayah kerja Puskesmas Rejosari termasuk dalam golongan tepat. Pola pemberian makan yang sudah tepat namun balita masih mengalami stunting dapat saja terjadi karena riwayat pola makan tidak tepat terdahulu sehingga asupan nutrisi pola makan yang tepat sekarang belum mampu sepenuhnya menunjang pertumbuhan balita stunting. Keterbatasan ekonomi, konsumsi vitamin dan mineral masih menjadi faktor penghambat dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi balita stunting.
Gambaran Lingkungan Fisik dan Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Daerah Endemik Putri, Tri Liana; Herlina, Herlina; Guna , Stephanie Dwi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1721

Abstract

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit endemis yang disebabkan oleh virus dengue yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Faktor lingkungan memiliki peran penting dalam pencegahan dan penanggulangan DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aspek lingkungan fisik dengan upaya pencegahan DBD di daerah endemik. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden dan diambil menggunakan teknik purposive sampling. hasil univariat menunjukan usia responden 40-60 tahun, jenis kelamin Perempuan, Pendidikan SMA, pekerjaan IRT. Data lingkungan fisik aspek suhu optimal sebesar 29%, kelembaban optimal sebesar 37%, pencahayaan memenuhi syarat sebesar 59%, bahan kontainer yang digunakan berupa keramik dan plastik sebanyak 72%, warna kontainer terang sebesar 60%, kontainer terletak di luar rumah sebanyak 53%, dan 74% responden tidak menggunakan penutup pada kontainer. pengelolaan faktor lingkungan fisik yang lebih baik, terutama yang berkaitan dengan penempatan dan penutupan kontainer, memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah endemik.
Proses Pembelajaran Menajemem Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir Daud, Ahmad
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1722

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya proses pembelajaran menajemen pendidikan agama islam di SMA Negeri 1 Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam guru sudah mempersiapkan perangkat pembelajarannya, seperti bahan ajar dan lain sebagainya yang juga penulis dokumentasikan bahwa silabus, RRP terlampir. Dengan begitu perencanaan pembelajaran di SMANegeri 1 Kubu berjalan dengan baik. Karena sudah menyiapkan RRP dan Silabus yang merupakan salah satu acuan untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar. Setiap tenaga pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyususn rencana pelaksanaan pembelajaran secara lengkap sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik agar berpartipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik, serta psikologis peserta didik. Adapun kendala dalam proses pembelajaran menajemen pendidikan agama islam yakni susahnya mengatur ketenangan siswa ketika didalam kelas akan tetapi dengan adanya proses pembelajaran menajemen ini semua siswa bisa dikontrol dengan aman.
Hubungan Efikasi Diri terhadap Kemampuan mengenal Konsep Bilangan pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru Amelia, Risma; Solfiah, Yeni; Chairilsyah, Daviq
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1725

Abstract

Berdasarkan Permendikbud 137 tahun 2014 dijelaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 6 perkembangan, yaitu moral agama, kognitif, fisik-motorik, bahasa, sosial emosional, dan seni. Perkembangan kognitif merupakan aspek yang penting dalam perkembangan anak, aspek ini berkaitan dengan kegiatan otak dalam proses berpikir. perkembangan kognitif pada anak usia dini sangat penting, dengan kemampuan kognitif anak dapat memecahkan suatu permasalahan dan mengolah perolehan belajarnya seperti pengembangan dari aspek kognitif, konsep berarti suatu rancangan banyaknya benda, lambang bilangan dan sebagainya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efikasi diri dan mengenalkan lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru. Metode atau pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasional yang bertujuan untuk menguji dua variabel. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru dan menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan hasil penelitian pearson correlation bernilai rxy 0,686 dengan tingkat hubungan yang kuat. Maka dapat di simpulkan bahwa hubungan efikasi diri terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun DI TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru terdapat hubungan yang signifikan antara variabel efikasi diri terhadap variabel kemampuan mengenal konsep bilangan, artinya jika efikasi diri anak dikategorikan sangat baik maka kemampuan mengenal konsep bilangan anak dikategorikan baik.