cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
anto.uptt@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
jurnalirje@gmail.com
Editorial Address
https://irje.org/index.php/irje/EditorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Research Journal on Education
ISSN : 27759482     EISSN : 27758672     DOI : 10.31004/irje.v3i1.357
Indonesian Research Journal on Education is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, and humaniora. Indonesian Research Journal on Education publishes papers regularly three times in a year, in Januari, Mei, and September. All publications in the Indonesian Research Journal on Education journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. Indonesian Research Journal on Education is a multidisciplinary journal, recognizes various approaches, disciplines, methodologies and paradigms. This relates to basic education in general with special attention to improving pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Indonesian Research Journal on Education accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education Science Family 1. Sub-Group of Education Science a. Elementary School Teacher Education b. Early Childhood Education (ECE) c. Special Education d. Out of School Education e. Kindergarten Teacher Education f. Educational Psychology g. Educational Measurement and Evaluation h. Curriculum Development i. Education Technology j. Education Administration (Education Management) k. Curriculum and Educational Technology l. Guidance and Counseling m. Other relevant study topics 2. Social Science Education Sub-Cluster a. Pancasila and Citizenship Education b. History Education c. Economic Education d. Geography Education e. Sociology and Anthropology Education f. Accounting Education g. Business Administration Education h. Office Administration Education i. Japanese Language Education j. Sociology Education (Social Science) k. Koperasi Education l. Population and Environmental Education m. Other relevant study topics 3. Sub-Groups Of Math And Science Education Science (MIPA) a. Biology Education b. Mathematics Education c. Physics Education d. Chemistry Education e. Science Education f. Other relevant study topics 4. Sports And Health Education Sub-Cluster a. Physical Education, Health and Recreation b. Physical and Health Education c. Sports and Health Education d. Sports coaching education e. Sports Science f. Other relevant study topics 5. Sub-Area Of Language And Literature Education a. Indonesian Language, Literature and Regional Education b. English Language (and Literature) Education c. Arabic Language (and Literature) Education d. Javanese Language (and Literature) Education e. Chinese Language (and Literature) Education (Mandarin) f. Other relevant study topics 6. Technology And Vocational Education Sub-Cluster a. Mechanical Engineering Education b. Building Engineering Education c. Electrical Engineering Education d. Automotive Engineering Education e. Informatics Education f. Family Welfare Education (culinary, fashion, makeup, etc.) g. Technology and Vocational Education h. Other relevant study topics 7. Sub-Family Of Arts Education a. Drama, Dance and Music Education b. Fine Arts Education c. Music Education d. Dance Education e. Skills and Crafts Education f. Other relevant study topics B. Social Sciences, Humanities 1. Social Science Sub-Cluster a. Communication Science b. Journalism c. Hubungan Masyarakat d. Advertising e. Television and Movies f. Communication and Media Management g. Islamic Broadcasting Communication h. Social Welfare Science i. Sociology j. Other relevant study topics 2. Humanities Sub-Group a. Humanities b. Legal Science c. Development Studies (Development Planning, Region, City) d. Cultural Studies e. Archaeology f. Tourism g. Other relevant study topics Note: Articles have main citations and have not been published online or previously in print.
Articles 2,657 Documents
Pengembangan Instrumen Pengukuran Persistensi Akademik Mahasiswa Bayani, Irma; Adetya, Sandra
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pengukuran persistensi akademik mahasiswa yang valid dan reliabel. Persistensi akademik merupakan kemampuan individu untuk mempertahankan komitmen, konsistensi usaha, serta ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan akademik hingga mencapai tujuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pengembangan instrumen (instrument development) yang mengacu pada metode psikometrik. Proses pengembangan instrumen dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu penyusunan konstruk teoritis, pengembangan item berdasarkan tiga dimensi utama persistensi akademik (long-term purposes pursuing, current purposes pursuing, dan recurrence of unattained purposes), validasi isi melalui expert judgment, serta uji coba instrumen kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki validitas isi yang baik berdasarkan analisis Aiken’s V, di mana sebagian besar item memenuhi kriteria kelayakan. Selain itu, hasil uji daya beda menunjukkan bahwa mayoritas item berada pada kategori sedang hingga tinggi, meskipun terdapat beberapa item yang perlu direvisi. Uji reliabilitas menggunakan koefisien Cronbach’s Alpha menunjukkan nilai yang tinggi, sehingga instrumen dinyatakan memiliki konsistensi internal yang baik. Dengan demikian, instrumen persistensi akademik yang dikembangkan dalam penelitian ini layak digunakan sebagai alat ukur dalam mengidentifikasi tingkat ketahanan akademik mahasiswa. Instrumen ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penelitian pendidikan serta membantu institusi pendidikan dalam merancang strategi untuk meningkatkan keberhasilan studi mahasiswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah sampel yang lebih besar guna meningkatkan validitas dan generalisasi instrumen.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal terhadap Regulasi Emosi Anggota Kepolisian (Dit Reskrimsus) Polda Sulawesi Utara dalam Menghadapi Tekanan Publik Tendean, Candy; Kasenda, Rinna Yuanita; Kapahang, Gloridei Lingkanbene
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4280

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan individu untuk mengelola, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi secara adaptif sesuai dengan tuntutan situasi. Pada profesi kepolisian, khususnya anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus), regulasi emosi menjadi kompetensi penting karena tingginya tekanan publik, beban kerja, serta risiko konflik dalam pelaksanaan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal terhadap regulasi emosi anggota Dit Reskrimsus Polda Sulawesi Utara dalam menghadapi tekanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 anggota Dit Reskrimsus yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian terdiri dari Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang dikembangkan oleh Gross dan John untuk mengukur regulasi emosi, serta skala komunikasi interpersonal berdasarkan aspek keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap regulasi emosi dengan kontribusi sebesar 68,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif berperan penting dalam membantu anggota kepolisian mengelola emosi secara adaptif ketika menghadapi tekanan publik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan komunikasi interpersonal sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia kepolisian.
Hubungan Self-Compassion dengan Loneliness pada Mahasiswa Rantau STIKES X di Kota Padang Muliati, Riska; Mita Fani Tri Mutya, Mita Fani Tri Mutya
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4282

Abstract

Mahasiswa yang merantau untuk menempuh pendidikan tinggi menghadapi berbagai tantangan adaptasi sosial dan emosional. Perpisahan dengan keluarga, perubahan lingkungan, serta tekanan akademik dapat memicu munculnya loneliness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan loneliness pada mahasiswa rantau STIKes di Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif yang berasal dari luar Kota Padang dan minimal semester dua. Instrumen penelitian menggunakan Self-Compassion Scale berdasarkan Neff (2003) serta UCLA Loneliness Scale berdasarkan Russell (1996). Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-compassion dengan loneliness. Mahasiswa dengan self-compassion tinggi cenderung memiliki tingkat loneliness yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa self-compassion berperan sebagai faktor protektif dalam menurunkan kesepian pada mahasiswa rantau. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan intervensi berbasis self-compassion di lingkungan pendidikan tinggi.
Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran IPAS di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan Sollitan, Anggun Tasya; Pangkey, Richard D. H.; Kumolontang, Deddy Fredy
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS dengan materi “Keragaman Budaya Indonesia” pada siswa di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan kelas IV dengan mengimplementasikan model Project Based Learning . Metode penelitan yang diimplementasikan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang terdiri atas 2 siklus, setiap siklusnya mencakup empat tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan yang berjumlah 18 siswa diantaranya 7 perempuan serta 11 laki–laki. Teknik yang diterapkan dalam pengumpulan data ini menggunakan lembar tes serta observasi. Teknik analisis data yang diimplementasikan adalah teknik analisis ketuntasan hasil belajar dan ketuntasan belajar menurut klasikal. Merujuk pada hasil belajar yang dicapai pada siklus I ialah 64,66 dengan ketuntasan belajar 55,55%. Maka diperlukan pembenahan di siklus II yang mana pada siklus ke dua ini hasil belajar siswa mencapai 85 dengan ketuntasan belajar klasikal 88,88%. Artinya, terjadi optimalisasi hasil belajar pada siklus II yang sudah memenuhi kriteria ketuntasan secara klasikal. Untuk itu bisa disimpulkan jika pada pelajaran IPAS di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan pengimplementasian model Project Based Learning dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa.
Tingkat Vo2 Max Atlet Bola Tangan Putra Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Riau Dodi, Dodi; Henjilito, Raffly
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4291

Abstract

Latar belakang Tingkat VO2 MAX Atlet Bola tangan putra SKO Riau rendah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat VO2 max siswa sekolah khusus olahraga prov. Riau cabor bola tanganJenis penelitian ini mengunakan penelitian deskriptif kuantitatif, yang mengunakan metode kuantitatif secara teknis analisis deskriptif. maka dapat disimpulkan bahwa penelitian deskriptif kuantitatif dilakukan dengan cara mencari informasi yang berkaitan dengan masalah yang ada kemudian dijelaskan dengan sangat jelas tujuan yangbingin diraih, merencanakan bagaimana cara melakukan pendekatannya, dann mengumpulkan berbagai macam data sebagai bahan untuk membuat laporan tentang Tingkat VO2 Max Atlet Bola Tangan Putra SKO RIAU. Adapun dalam penelitian ini untuk pengambilan sampelnya menggunakan teknik total sampling yaitu pengambilan anggota sampel dari keseluruhan populasi. Sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 17 orang putra atlet bola tangan sekolah khusus olahraga Riau. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: observasi, tes dan pengukuran. Pada penelitian ini pertama atlet di tes lari multi tahap (multi stage running test) untuk mengetahui jumlah tingkat (level) dan jumlah bolak- balik, kemudian dimasukkan kedalam norma penilaian VO2 Max, maka didapat taksiran daya tahan aerobik maksimal pemain Bola Tangan putra sekolah khusus olahraga prov. Riau tersebut, langkah selanjutnya disesuaikan dengan norma penilaian sebagai berikut. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa data angka atau data kuantitatif. Penyederhanaan data dalam penelitian ini diolah secara deskriptif melalui persentase. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penelitian yang berjudul Tingkat VO2 Max atlet bola tangan putra sko riau dengan nilai rata-rata 47,69 dengan menjumlahkan seluruh yang terletak pada interval 45,2 – 50,9 dengan dijumlahkan semua data siswa atau hasil yang didapat dan dibagi dengan 18 jumlah siswa sko riau.dapatlah hasilnya 47,69 dengan kategori baik
Kemampuan Manajemen Stress dan Kecerdasan Emosional terhadap Kreativitas pada Karyawan Fotografi dalam Perspektif Neurosains Utami, Sabrina Etika; Juniartika, Rifa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4292

Abstract

Di era kemajuan teknologi yang pesat, individu dituntut untuk memiliki kemampuan inovatif dan kreatif guna meningkatkan kesuksesan organisasi. Namun, tekanan kerja yang tinggi sering kali menghambat kreativitas jika tidak dikelola secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara manajemen stres dan kecerdasan emosional terhadap kreativitas karyawan fotografi pernikahan di Padang melalui perspektif neurosains. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode gabungan (mixed-methods) antara kuantitatif dan kualitatif dengan analisis deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 120 responden yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data dianalisis menggunakan uji regresi melalui perangkat lunak SPSS dan studi literatur berbasis neurosains. Temuan menunjukkan bahwa manajemen stres (r=0,584) dan kecerdasan emosional (r=0,647) memiliki pengaruh simultan yang positif dan signifikan terhadap kreativitas, yang berkontribusi sebesar 53,8% terhadap variasi tersebut. Dari perspektif neurosains, manajemen stres menstabilkan kadar kortisol untuk memastikan prefrontal cortex berfungsi secara optimal, sementara kecerdasan emosional meregulasi amigdala untuk memfasilitasi kondisi flow. Keseimbangan kondisi psikologis dan neurobiologis menentukan kapasitas kreatif karyawan di bawah tekanan. Organisasi didorong untuk memprioritaskan pelatihan regulasi emosi dan teknik coping stres bagi karyawan guna menjaga fleksibilitas kognitif dan produktivitas ide visual.
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Anggota Kepolisian di Sekolah Polisi Negara Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Daniel, Tandaju Christian; Mandang, Jofie Hilda; Kasenda, Rinna Yuanita
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4294

Abstract

Kinerja anggota kepolisian merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pelaksanaan tugas institusi Polri, khususnya pada lembaga pendidikan kepolisian seperti Sekolah Polisi Negara (SPN). Variabel beban kerja diidentifikasi sebagai salah satu determinan yang memiliki keterkaitan dengan tingkat efektivitas kerja personel. Distribusi tugas yang tidak seimbang berisiko memicu tekanan fisik maupun mental, yang pada akhirnya dapat mendegradasi standar profesionalisme kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap kinerja anggota kepolisian di Sekolah Polisi Negara Polda Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 115 anggota kepolisian yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian berupa skala beban kerja, serta skala kinerja. Melalui penerapan teknik regresi linear sederhana, ditemukan bahwa variabel beban kerja memiliki implikasi positif dan bermakna secara statistik terhadap capaian kinerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat keterkaitan linear yang signifikan antara beban tugas dengan performa subjek penelitian anggota kepolisian dengan nilai signifikansi p < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,07 Nilai koefisien determinasi mengindikasikan bahwa hanya 7% dari variabilitas kinerja yang dapat diatribusikan pada faktor beban kerja. Porsi selebihnya ditentukan oleh dimensi-dimensi lain yang berada di luar model penelitian yang diajukan. Hasik ini menunjukkan bahwa meskipun beban kerja berpengaruh signifikan, pengelolaan faktor psikososial dan organisasi lainnya juga menjadi aspek penting dalam peningkatan kinerja anggota kepolisian.