cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19708870     EISSN : 25283243     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Komunikologi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini tidak dikenakan biaya dalam penerbitannya (free charge). Komunikologi menggunakan pengajuan online dan platform peer review, yang memungkinkan penulis melacak kemajuan naskah mereka dan memungkinkan waktu pemrosesan yang lebih singkat. Hanya pengiriman yang dilakukan melalui platform ini yang diterima, dengan penulis yang diwajibkan untuk membuat akun pada jurnal Komunikologi. Aim and Scope: The Social Media and Subcultures,Media, Popular Culture, and Society,Strategic Communications Management,Public Relation,New Media and Contemparary Issues,Health Communication,Communication and Policies,Politics, Hegemony, and the Media,Media, Democracy and Integration,Youth and Media Globalization,Inter Culture Communication,Information Communication Technology (ICT) and Power Social Marketing,Political Marketing,Political Campaign,Globalization and Social Impact,Media Literacy and Media Education,Media and Identity,Gender and Sexuality in the Media,Youth and Media Globalization,Audience Analysis,
Articles 251 Documents
EKONOMI POLITIK KOMUNIKASI BUDAYA KERIS: PRODUKSI, SIRKULASI, DAN NEGOSIASI MAKNA SIMBOLIK Baharudin, S.Sos., M.Si, Erwan; Rusadi, Udi
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.1995

Abstract

Tulisan ini membahas ekonomi politik komunikasi dalam dunia simbolik keris, sebuah artefak budaya Jawa yang maknanya diproduksi melalui keterampilan empu, ritual komunitas, narasi turun temurun, dan di era modern ini melalui infrastruktur media digital. Dengan mengacu pada teori Nicholas Garnham tentang industri budaya dan ekonomi informasi serta pemikiran Dwayne Winseck tentang infrastruktur, intervensi negara, dan kapitalisme berbasis data, tulisan ini menyajikan analisis terpadu mengenai bagaimana makna keris diproduksi, disirkulasikan melalui jalur tradisional dan digital, serta dinegosiasikan ulang dalam struktur komunikasi modern yang semakin dikuasai logika platform. Analisis menunjukkan bahwa makna keris tidak hanya dibentuk oleh pelaku budaya seperti empu dan komunitas, tetapi juga oleh kekuatan ekonomi dan infrastruktur digital yang menentukan apa yang terlihat dan apa yang tersisihkan dalam ruang publik. Tulisan ini menegaskan bahwa keris adalah contoh nyata bagaimana kearifan lokal harus berhadapan dengan tekanan ekonomi informasi, sehingga kedaulatan komunikasi dan literasi budaya menjadi penting untuk menjaga warisan simbolik.
Strategi Komunikasi Digital Humas Pemerintah Kota Jakarta Barat Dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Tentang Teknologi Wolbachia (Studi Kasus Instagram @kotajakartabarat) Kharismawan, Natazsya Putri
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.2012

Abstract

Media sosial telah menjadi sarana utama bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi publik, termasuk yang berkaitan dengan sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi digital yang diterapkan oleh Humas Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam memperluas pemahaman masyarakat tentang teknologi Wolbachia melalui akun Instagram @kotajakartabarat. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus serta paradigma post-positivis. Informasi diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima narasumber, observasi terhadap konten Instagram, dan dokumentasi yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital dilaksanakan melalui penyajian informasi dalam format visual dan narasi yang mudah dipahami, penyebaran konten secara rutin, serta pengelolaan komunikasi melalui fitur interaksi Instagram. Akan tetapi, partisipasi masyarakat masih terbatas akibat rendahnya tanggapan terhadap komentar dan kurangnya interaksi dua arah. Pemahaman masyarakat yang ada masih cenderung bersifat informatif, belum berjalan partisipatif. Analisis penelitian ini menggunakan teori New Media oleh Pierre Levy melalui pendekatan interaksi sosial dan integrasi sosial serta Circular Model of SoMe oleh Regina Luttrell.
BUDAYA KONSUMTIF DALAM KOMUNITAS K-POP: STUDI PENGGEMAR SEVENTEEN (CARAT) TERHADAP PERDAGANGAN PHOTOCARD DI INDONESIA Akbar, Muhammad Fachri
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.1961

Abstract

Penelitian ini menyoroti budaya konsumtif penggemar K-Pop, khususnya fandom Seventeen (Carat) di Indonesia. Praktik koleksi dan perdagangan photocard yang awalnya sekadar bonus album kini berkembang menjadi komoditas bernilai tinggi. Aktivitas ini tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga simbolik dan sosial, mencerminkan identitas serta loyalitas penggemar. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana budaya konsumtif dalam komunitas penggemar K-Pop, yaitu penggemar Seventeen (Carat) terhadap perdagangan Photocard di Indonesia?. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Konsumerisme Simbolik yang dicetuskan oleh Baudrillard, yang menekankan bahwa konsumsi modern tidak lagi didorong oleh kebutuhan fungsional, melainkan oleh nilai simbolik dan makna tanda yang melekat pada objek. Barang dikonsumsi bukan karena kegunaannya, tetapi karena status, identitas, dan citra yang direpresentasikan. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis secara tematik untuk memahami pola konsumsi dan makna simbolik photocard dalam komunitas Carat di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya konsumtif terhadap photocard tidak sekadar bersifat ekonomi, melainkan fenomena sosial-budaya yang kompleks. Photocard berfungsi sebagai artefak simbolik yang menegaskan identitas, status, dan loyalitas penggemar, sekaligus menjadi medium pertukaran sosial berbasis kepercayaan dan interaksi komunitas. Dengan demikian, perdagangan photocard memperlihatkan bagaimana konsumsi dalam fandom K-Pop telah bergeser menjadi praktik simbolik yang membentuk jaringan sosial, hierarki internal, serta solidaritas kolektif di era digital.
Manajemen Produksi Program Berita “Jawa Tengah Hari Ini” (Studi Kasus Alur Kerja Tim Berita TVRI Jawa Tengah) Stiowati, Eri -
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.1997

Abstract

AbstrakManajemen produksi program berita adalah bagian krusial untuk memastikan kualitas, ketepatan, dan keseimbangan informasi yang disampaikan oleh stasiun penyiaran publik. Program berita harian harus menghadapi tantangan terkait aktualitas, keterbatasan sumber daya, dan kebutuhan untuk bekerja secara cepat dan terkoordinasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen produksi program Jawa Tengah Hari Ini di TVRI Jawa Tengah dengan melihat bagaimana tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi terintegrasi dengan fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC). Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, pengamatan proses produksi, dan dokumen institusi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa fungsi planning dan organizing paling menonjol pada tahap pra-produksi, actuating ketika siaran langsung berlangsung, sementara controlling dilakukan saat evaluasi pasca-siaran. Meskipun sistem kerja berjalan dengan baik, evaluasi redaksional masih lebih terfokus pada aspek teknis dan operasional.
Retweet, Resah, dan Respon: Memetakan Penularan Emosi pada Wacana PPKM Darurat di Twitter Pontoh, Mujahid Shafiq M.A.; Astagini, Nuria; Murtiningsih, Bertha Sri Eko
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.1932

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memperluas fungsi media sosial sebagai ruang publik digital yang penuh muatan emosional, terutama selama pemberlakuan kebijakan publik seperti PPKM Darurat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan penyebaran emosi di Twitter pada periode krusial 28 Juni hingga 4 Juli 2021, dengan fokus pada wacana kebijakan PPKM Darurat. Melalui kombinasi teori Emotional Contagion dan metode Social Network Analysis (SNA), penelitian ini memetakan jaringan retweet guna mengidentifikasi klaster afektif serta aktor kunci dalam diskursus publik. Hasil menunjukkan adanya penyebaran emosi negatif seperti kemarahan dan ketakutan yang memicu polarisasi opini publik. Temuan ini tidak hanya menguatkan pemahaman teoritis mengenai penyebaran emosi di ruang digital, tetapi juga memberikan rekomendasi praktis dalam penggunaan alat pemantauan media sosial bagi praktisi komunikasi dalam merespons krisis dan menyusun strategi komunikasi berbasis data.
COMMUNICATION STRATEGY OF GLOBAL RADIO JAKARTA ANNOUNCERS IN MAINTAINING THE BROADCAST PROGRAM 'GOOD AFTERNOON SHOW' Nashoha, Danu Rama
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.2008

Abstract

This study aims to analyze the communication strategies of broadcasters at Global Radio Jakarta in maintaining the Good Afternoon Show program amid competition between radio stations. The study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were obtained through interviews with broadcasters as key informants, as well as division heads, producers, and production teams as supporting informants. The research analysis uses Larson's communication strategy model theory, which includes message selection, media determination, timing, audience approach, and evaluation of communication impact. The results of the study show that communication strategies are carried out through delivering light and communicative messages, utilizing radio as the main medium supported by social media, and evaluating based on listener feedback. These strategies play a role in maintaining audience loyalty and sustaining the existence of the Good Afternoon Show program.
Radio Pensiunan: Ruang Sosial dan Hiburan bagi Pensiunan di Era Media Baru Subekti, Komarudin; Vahista, Salwa Lila; Ramdhani, Muhamad
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.1985

Abstract

Retirement is often associated with decreased activity and reduced social interaction. However, humans are fundamentally social creatures who need interpersonal and interactional communication. Through online broadcasts and community activities, Radio Pensiunan provides a communication medium that maintains interconnectedness between individuals while providing a space for retirees to express themselves, allowing them to remain active, productive, and feel meaningful.This research examines Radio Pensiunan as a community media outlet based on new media and information and communication technology (ICT), serving as a social space, entertainment, and a platform for nostalgia for retirees. Amidst the dominance of digital platforms that primarily target the younger generation, Radio Pensiunan offers a specific segmentation through the playback of old-school music, a classic broadcasting style, and community interactions that strengthen a sense of togetherness.The theoretical framework used is mass communication theory and new media theory to examine the transformation of community radio in the digital ecosystem, as well as interpersonal and interactional communication theory to explain how emotional closeness is formed between broadcasters and listeners. This research is expected to contribute to the study of the adaptation of traditional media in the digital era, while also emphasizing the role of community media as a relevant means of nostalgia and entertainment for retirees.
DARI PROMPT MENJADI MITRA BELAJAR: INTERAKSI MAHASISWA DENGAN CHATGPT DALAM PERSPEKTIF HUMAN-MACHINE COMMUNICATION Maharani, Tiffany Amelia
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.1998

Abstract

ChatGPT merupakan salah satu bentuk Artificial Intelligence yang dikembangkan oleh OpenAI. Pada awalnya ChatGPT hanya dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam kehidupan sehari-hari, namun saat ini mahasiswa mulai menjadikan ChatGPT sebagai mitra belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses interaksi antara mahasiswa dan ChatGPT yang dapat membentuk makna baru melalui pengalaman belajar. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data berdasarkan observasi riwayat obrolan pengguna dan ChatGPT. Para informan membagikan pengalaman mereka melalui wawancara mendalam yang dilakukan peneliti. Hasil wawancara tersebut menunjukan bahwa Mahasiswa merasakan rasa aman, nyaman, dan percaya ketika berinteraksi dengan ChatGPT. Pemanfaatan ChatGPT tidak hanya terbatas pada kebutuhan akademik, namun juga membantu dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Pergeseran makna komunikasi terjadi dalam proses interaksi manusia dan mesin seperti dalam kajian Human-Machine Communication. Pengalaman para mahasiswa menunjukan bahwa interaksi tersebut tidak hanya sekadar sebagai bentuk pemanfaatan alat teknologi, melainkan sebagai bentuk relasi komunikatif yang memberikan peran sosial tertentu kepada mesin sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Meskipun terdapat kecenderungan ketergantungan terhadap kemampuan ChatGPT, mahasiswa tetap menunjukan adanya kesadaran dan kontrol dalam mengarahkan percakapan selama proses interaksi berlangsung.
Strategi Stakeholder Engagement Pertamina Goes To Campus Sebagai Upaya Mendukung Swasembada Energi Nasional Nihayah, Safinatun
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.1934

Abstract

Peran Public Relations (PR) di sektor energi semakin strategis dalam membangun legitimasi sosial dan keterlibatan publik di tengah agenda transisi energi global. PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN energi nasional tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai komunikator utama kebijakan swasembada energi nasional. Namun, kajian yang menelaah strategi komunikasi korporat melalui pendekatan stakeholder engagement, khususnya yang menyasar generasi muda dan civitas akademika, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi stakeholder engagement PT Pertamina (Persero) melalui program Pertamina Goes To Campus (PGTC) 2025 sebagai upaya komunikasi korporat dalam mendukung swasembada energi nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma postpositivisme. Data dikumpulkan melalui triangulasi sumber, meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terkait pelaksanaan PGTC 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PGTC menerapkan model komunikasi dua arah simetris yang menekankan dialog, kolaborasi, dan co-creation of meaning melalui empat dimensi utama, yaitu talent development, knowledge transfer, collaborative networking, dan public education. Program ini berkontribusi pada peningkatan literasi energi generasi muda serta memperkuat reputasi Pertamina sebagai educator corporation yang berkomitmen pada keberlanjutan energi. PGTC berfungsi sebagai platform strategis dalam membangun hubungan dialogis jangka panjang antara industri energi dan dunia akademik, serta mendorong partisipasi publik dalam agenda swasembada energi nasional. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian public relations strategis dan stakeholder engagement di sektor energi. Secara praktis, temuan penelitian memberikan rujukan bagi perusahaan energi dalam merancang strategi komunikasi berbasis edukasi dan kolaborasi untuk mendukung kebijakan energi nasional.
PENGARUH ETIKA DIGITAL PENYEBARAN CUPLIKAN FILM ILEGAL DIMEDIA SOSIAL & DAMPAK TERHADAP INDUSTRI PERFILMAN Febriyanto, Rizki; Geisfarad, Helmi
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.2020

Abstract

Era digital telah mengubah media sosial menjadi platform utama penyebaran informasi, namun juga menimbulkan masalah serius: penyebaran cuplikan film ilegal. Fenomena ini tidak hanya melanggar etika digital dan hak cipta, tetapi juga merugikan industri perfilman secara signifikan, dengan kerugian pendapatan yang diperkirakan mencapai 19-20%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisi factor-faktor yang menyebabkan maraknya penyebaran cuplikan film illegal, membangun kesadaran masyarakat tentang etika digital terkait hak cipta, mengeksplorasi dampak jangka Panjang dari penyebaran cuplikan film illegal terhadap industri perfilman, mengidentifikasi Langkah-langkah yang dapat diambil oleh industry perfilman untuk meningkatkan kesadaran etika digital. Penelitian ini menggunakan paradigma positivisme dan metode kuantitatif deskriptif. Populasi Penelitian ini mahasiswa mahasiswi  dari tiga universitas yaitu Universitas Bhayangkara, Universitas Pancasila, dan Universitas Yarsi yang aktif menggunakan media sosisal. Dengan sampel 100 responden dengan kriteria mahasiswa-mahasiswi dari 3 universitas diatas dan menggunakan aplikasi youtube, tiktok, telegram,  dan Instagram. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa etika digital memiliki peran krusial dalam menekan penyebaran konten ilegal, namun masih belum cukup efektif untuk sepenuhnya mencegahnya. Penyebaran cuplikan film ilegal di media sosial terbukti memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap pendapatan dan keberlanjutan industri perfilman. Temuan ini menggarisbawahi perlunya peningkatan kesadaran akan etika digital dan penegakan hukum yang lebih kuat untuk melindungi kekayaan intelektual.Kata Kunci: Etika Digital; Cuplikan Film Ilegal; Industri Perfilman

Filter by Year

2004 2026