cover
Contact Name
Andin Sefrina
Contact Email
andinsefrina09@gmail.com
Phone
+628156973254
Journal Mail Official
serulingmashealthjournal@gmail.com
Editorial Address
Jln.Raya Maos No.505, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Serulingmas Health Journal (SHJ)
ISSN : -     EISSN : 28090128     DOI : -
Core Subject : Health,
Serulingmas Health Journal (SHJ) merupakan jurnal yang berisi artikel hasil penelitian, dan atau kajian pustaka dalam bidang ilmu kesehatan secara umum. Tujuan utama penerbitan jurnal SHJ adalah menyediakan sarana publikasi bagi para dosen, akademisi dan peneliti untuk berbagi pengetahuan dan pemikiran di bidang Ilmu Kesehatan.
Articles 40 Documents
TINJAUAN PELAKSANAAN PROSEDUR PEMINJAMAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARNEGARA Christina Trisnawati Setiawan; Khusnul Khotimah Arum
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peminjaman dokumen rekam medis dapat digunakan untuk keperluan internal maupun        eksternal dari rumah sakit yang meliputi keperluan seperti aspek medis, administrasi, hukum, finansial, edukasi, riset dan dokumentasi (ALFRED). Berdasarkan penelitian terkait pelaksanaan peminjaman  dokumen rekam medis di Rumah Sakit Islam Banjarnegara belum sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ada. Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan peminjaman dokumen rekam medis di rumah sakit. Penelitian  ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian adalah pelaksanaan peminjaman dokumen rekam medis di bagian penyimpanan dokumen rekam medis. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa rumah sakit telah          memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait peminjaman dokumen rekam medis untuk keperluan internal rumah sakit. Pelaksanaan prosedur peminjaman dokumen rekam medis masih belum sesuai dikarenakan peminjam tidak mengisi data  peminjaman yang terdapat di SIMRS. Kemudian peminjam diperbolehkan mengambil  berkas rekam medis sendiri bukan petugas yang mengambilkan, hal ini tidak sesuai dengan SOP yang ada. Dalam SOP peminjaman belum terdapat batas waktu pengembalian dokumen rekam medis, hal ini dapat menurunkan mutu rekam medis.
UJI ANTIDIARE EKSTRAK METANOL DAN AKUADES DAUN MENGKUDU PADA TIKUS YANG DIINDUKSI OLEUM RICINI Anggraeni, Riski; Khuluq, Husnul; Widiastuti, Tri Cahyani
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan perubahan konsistensi feses serta terjadi peningkatan frekuensi buang air besar tiga kali atau lebih dalam sehari. Penggunaan obat antidiare seperti Imodium menimbulkan efek samping seperti sakit perut, mual, atau muntah, sehingga perlu alternatif pengobatan diare menggunakan bahan alam salah satunya daun mengkudu (Morinda citrifolia L.). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek antidiare ekstrak metanol dan ekstrak akuades daun mengkudu terhadap tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi dengan oleum ricini. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium. Hewan uji dibagi menjadi 8 kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif (CMC-Na 0,5%), kontrol positif (Imodium), kelompok ekstrak metanol dosis 300, 450, dan 600 mg/kgBB, dan kelompok ekstrak akuades dosis 300, 450, dan 600 mg/kgBB. Hewan uji diinduksi dengan oleum ricini. Parameter yang diamati meliputi frekuensi defekasi, konsistensi defekasi, dan berat feses. Hasil uji ekstrak metanol dan  ekstrak akuades daun mengkudu pada dosis 300 mg/kgBB secara signifikan mampu mengurangi frekuensi defekasi sebesar 67,39% dan 26,08%, serta meningkatkan konsistensi defekasi. Sedangkan ekstrak metanol dan ekstrak akuades dosis 600 mg/kgBB secara signifikan mampu mengurangi berat feses sebesar 112,4% dan 30,18%. Dosis terbaik ekstrak metanol dan ekstrak akuades yang berefek sebagai antidiare yaitu dosis 300 mg/kgBB untuk memperbaiki frekuensi defekasi dan konsistensi feses, sementara dosis 600 mg/kgBB untuk mengurangi berat feses.
GAMBARAN EFEK SAMPING KONSUMSI METFORMIN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Chasanah, Uswatun; Bambang Purwoko; Supriani, Supriani
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 adalah suatu kondisi metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa melebihi batas normal, akibat berkurangnya sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan/atau gangguan kerja insulin, yang juga dikenal sebagai resistensi insulin. Pendekatan pengobatan untuk Diabetes Mellitus Tipe 2 melibatkan penggunaan kelompok obat yang dikenal sebagai biguanida, dengan Metformin sebagai contoh utama. Metformin bekerja melalui cara kerja yang efektif menurunkan kadar glukosa darah sekaligus menghindari terjadinya hipoglikemia. Metformin umumnya digunakan sebagai pengobatan utama untuk Diabetes Melitus Tipe 2 karena statusnya sebagai obat lini pertama. Namun hal ini terkait dengan reaksi farmakologis yang merugikan, khususnya gangguan gastrointestinal yang dialami pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efek samping konsumsi Metformin pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data diperkuat dari pengumpulan data rekam medis pasien, dan hasil wawancara pengambilan sample secara non probality sampling dengan teknik purposive sampling dilakukan dengan memilih sample sesuai kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah sampel 96 respodnen. Hasil penelitian menujukkan bahwa efek samping Metformin dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk usia dan penurunan fungsi ginjal. Pengguna Metformin terbanyak perempuan (55,21%), usia antara 56-65 tahun (41,67%), pendidikan terakhir SD (36,46%), pekerjaan ibu rumah tangga (38,54%), pengguna obat Metformin lebih banyak pada Usia 56-65 tahun (41,67%), efek Samping dalam penggunaan Metformin terdiri atas mual, muntah, diare, perut kembung, dan hipoglikemia. Ada pula pasien yang tidak mengalami efek samping dari konsumsi Metformin    
EVALUASI TINGKAT KEPATUHAN DALAM PENGOBATAN ISPA PADA PASIEN RAWAT JALAN DI UPTD PUSKESMAS SAMPANG KABUPATEN CILACAP muchamad amir; Supriani; Triyo nova
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yaitu infeksi radang akut pada saluran pernapasan yang terjadi karena infeksi virus atau bakteri. Penularan ISPA dapat melalui air ludah, bersin, darah dan udara yang membawa kuman yang terhirup oleh orang sehat ke dalam saluran pernapasan.  Kepatuhan merupakan perilaku pasien dalam menjalani pengobatan, kepatuhan minum obat berhubungan dengan informasi mengenai cara penggunaan obat meliputi waktu dan berapa kali obat tersebut digunakan dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien dari umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan pekerjaan dengan tingkat kepatuhan dalam meminum obat di UPTD Puskesmas Sampang kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode survei deskiptif dengan pendekatan Cross Sectional. Kuesioner diberikan kepada responden berdasarkan kriteria eksklusi dan inklusi dengan jumlah sampel 100 responden. Hasil penelitian menujukkan bahwa tingkat kepatuhan pasien rawat jalan dalam pengobatan ISPA dikategori  patuh (59%), cukup patuh (30%), tidak patuh (11%). Hasil penelitian ini juga memperlihatkan bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara umur (p-value = 0,584), jenis kelamin (p-value = 0,301), tingkat pendidikan (p-value = 0,553), dan pekerjaan (p-value = 0,358) pasien dengan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan ISPA di UPTD Puskesmas Sampang Kabupaten Cilacap tahun 2023 .
ASUHAN KEPERAWATAN PENATALAKSANAAN NYERI GOUT ARTHRITIS DENGAN KOMPRES JAHE PADA NY.A DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KHUSNUL KHOTIMAH PEKANBARU Triwahyuni, Lina; Zulfitri, Reni; Yumiati, Yumiati
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan suatu kelompok atau penduduk yang memiliki usia diatas 60 tahun. Bertambahnya usia dan proses penuaan menyebabkan seluruh sistem organ mengalami penurunan. Salah satu keluhan terbanyak yang dialami lansia adalah masalah persendian. Keluhan ini juga dialami oleh Ny.A (67 tahun) yang tinggal di Wisma Teratai PSTW Khusnul Khotimah. Ny.A dengan Gout Arthritis mengeluhkan nyeri pada lutut serta kebas dan kaku pada jari-jari tangan. Skala nyeri 3 NRS (nyeri ringan dengan hasil pengukuran Uric Acid 6,6 mg/dL. Diagnosa keperawatan berdasarkan hasil pengkajian yaitu nyeri akut dan keputusasaan. Intervensi yang dilakukan berdasarkan panduan Nursing Outcome Classification (NOC) & Nursing Intervention Classification (NIC) mengenai nyeri akut dan keputusasaan. Terapi non farmakologis yang diterapkan dalam studi kasus ini adalah kompres jahe. Beberapa penelitian terkait membuktikan bahwa kompres jahe terbukti efektif dalam menurunkan skala nyeri pasien dengan Gout Arthritis. Ny.A diberikan terapi kompres jahe sebanyak 2 x 20 menit selama 5 hari berturut-turut serta dilakukan pengukuran skala nyeri sebelum dan sesudah implementasi. Hasil penerapan implementasi selama 5 hari menunjukkan terjadi penurunan skala nyeri dari skala 3 NRS (nyeri ringan) menjadi skala 0 NRS (tidak nyeri). Hasil pengukuran akhir kadar Uric Acid 7,1 mg/dL. Setelah dilakukan implementasi Ny.A mengatakan nyerinya sudah tidak ada, nyeri sudah tidak muncul saat malam hari, terasa hangat dan lebih nyaman. Berdasarkan hasil penerapan asuhan keperawatan ini disarankan kepeda perawat dan klien untuk menerapkan kompres jahe keluhan pada lansia dengan keluhan nyeri Gout Arthritis.    
EFEKTIFITAS ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN KELUARGA DALAM MENGATASI MASALAH KESEHATAN Setyaningrum, Iva Puspaneli; Sefrina, Andin; Lestari, Ayu; Idhawati, Idhawati
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Indonesia Sehat merupakan program utama Pembangunan Kesehatan, terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Salah satu upaya kesehatan pengembangan yang dilakukan oleh Puskesmas adalah program Perawatan  Kesehatan Masyarakat (Perkesmas). Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK) dilaksanakan  oleh puskesmas, dengan mengintegrasikan upaya kesehatan perorangan (UKP) dan upaya kesehatan masyarakat (UKM) secara berkesinambungan. Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, yang merupakan entry point dalam upaya mencapai kesehatan masyarakat secara optimal. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa 51% keluarga mampu melaksanaan fungsi perawatan kesehatan keluarga, sedangkan 49% keluarga tidak mampu melaksanakan fungsi perawatan kesehatan keluarga. Pada anggota keluarga yang sakit tersebut tentunya penyakit akan terus berlanjut dan semakin berat, bahkan akan timbul komplikasi yang memperburuk kondisi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian asuhan keperawatan keluarga terhadap kemandirian keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan pada keluarga di wilayah kerja Puskesmas Adipala I. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pre-experimental, penelitian  kuantitatif dengan pendekatan purposive sampling. Desain quasi experiment one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian asuhan keperawatan keluarga terhadap peningkatan tingkat kemandirian keluarga. Faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian keluarga setelah mendapatkan asuahan keperawatan keluarga, diantaranya internal dan eksternal keluarga.
PENERAPAN TEKNIK PERNAPASAN BUTEYKO TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI PERNAPASAN DAN PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN ASMA BRONKHIAL Wardhani, Zhalzafira Gubes; Suwariyah, Puji; Kusuma, Arif Hendra
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma bronkhial merupakan penyakit kronis yang memengaruhi saluran udara dan paru-paru ditandai dengan kesulitan bernapas, mengi, dan sesak napas dengan derajat yang berbeda-beda. Ketika pasien asma mengalami sesak, maka akan terjadi peningkatan frekuensi pernapasan dan penurunan saturasi oksigen yang apabila tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan pasien kekurangan oksigen (hipoksia) yang berujung pada kematian. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan teknik pernapasan Buteyko untuk penurunan frekuensi pernapasan dan peningkatan saturasi oksigen pada asuhan keperawatan pasien asma bronkhial. Penulis menggunakan metode pendekatan studi kasus dengan tahapan asuhan keperawatan pengkajian, analisa data, perumusan diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi keperawatan. Penerapan teknik pernapasan Buteyko dilakukan sehari sekali pada kasus Tn. K dengan Asma Bronkhial selama tiga hari perawatan untuk mengatasi gangguan pertukaran gas terdapat penurunan frekuensi pernapasan dari hari pertama sampai hari ke tiga dengan selisih sebesar 8 poin, terdapat peningkatan saturasi oksigen dari hari pertama sampai hari ke tiga dengan selisih sebesar 6%. Penerapan teknik pernapasan Buteyko selama tiga hari perawatan untuk membantu mengatasi gangguan pertukaran gas dengan keluhan sesak napas terbukti efektif dalam menurunkan frekuensi pernapasan dan meningkatkan saturasi oksigen. 
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP SELF EFFICACY IBU MENYUSUI Rochana , Siti; Aksari, Septi Tri; Alfiani, Titi
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan ibu yang kurang menyebabkan ibu kurang percaya diri dalam merawat bayi termasuk menyusui. Kepercayaan diri atau keyakinan diri ibu yang disebut dengan self efficacy, merupakan salah satu faktor keberhasilan menyusui. Intervensi pendidikan kesehatan digunakan sebagai salah upaya meningkatkan self efficacy ibu menyusui. Tujuan penelitan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap perubahan skor self efficacy pada ibu menyusui. Desain yang digunakan quasy experimental dengan pendekatan pre dan post test one group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan concecutive sampling dengan jumlah sampel 30. Instrumen yang digunakan Breastfeeding Self Efficacy Scale-Short Form (BSESSF). Uji statistik yang digunakan adalah Wicoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap breastfeeding self efficacy dengan nilai ρ=0,000 (< 0,05) dan peningkatan sebelum dan sesudah intervensi dengan selisih rerata 7,40. Kesimpulannya pemberian pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap breastfeeding self efficacy. Saran untuk ibu menyusui agar memperoleh pendidikan kesehatan yang baik untuk meningkatkan self efficacy ibu menyusui.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN E-BOOKLET TERHADAP MATERNAL DEPRESSIVE SYMPTOM PADA IBU POST PARTUM Rochana , Siti; Aksari, Septi Tri; Alfiani, Titi
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi yang adekuat akan membantu ibu melewati masa post partum dengan baik. Pemberian informasi melalui pendidikan kesehatan sangat dibutuhkan ibu untuk melewati masa kritis tersebut. Masa post partum membutuhkan banyak penyesuaian yang dapat menimbulkan gangguan baik fisik maupun psikologis pada ibu post partum. Ibu yang tidak dapat beradaptasi dengan masa kritis post partum dapat mengalami gangguan psikologis. Intervensi pendidikan kesehatan digunakan sebagai salah upaya mengatasi maternal depressive symptoms pada ibu post partum. Tujuan penelitan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap perubahan skor maternal depressive symptoms pada ibu post partum. Desain yang digunakan quasy experimental dengan pendekatan pre dan post test one group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan concecutive sampling dengan jumlah sampel 30. Instrumen yang digunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Uji statistik yang digunakan adalah Wicoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap skor Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dengan reratanya menurun 1,5 poin dan nilai ρ=0,015 (< 0,05). Kesimpulannya pemberian pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap skor Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Saran untuk ibu post partum agar memperoleh pendidikan kesehatan yang baik untuk mengatasi maternal depressive symptoms pada ibu post partum.
PENGARUH TERAPI ZIKIR TERHADAP PENURUNAN TANDA GEJALA HALUSINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA: LITERATURE REVIEW Alfiani, Titi; Mayasari, Destianti Indah; Priyanto, Budi
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang ditandai dengan distorsi persepsi, pikiran, emosi, dan perilaku. Halusinasi merupakan salah satu gejala persepsi sensori yang paling sering terjadi pada pasien skizofrenia yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien. Terapi zikir dilakukan dengan pengulangan kata-kata religius yang diyakini dapat memberikan efek mengurangi gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh kesimpulan berbasis evidence-base yang membahas tentang pengaruh terapi zikir terhadap penurunan tanda gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Metode penelitian menggunakan literature review hasil penelitian tahun 2020-2024 yang sudah dipublikasikan ke dalam media elektronik seperti Science direct, Pubmed, CINAHL, Mendeley search, Google Scholar, dan ProQuest terkait terapi zikir untuk mengurangi tanda dan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jumlah artikel penelitian yang memenuhi kriteria berjumlah 10 artikel yang menunjukkan bahwa pemberian terapi zikir dapat membantu menurunkan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Terapi zikir mudah dilakukan, dapat dilakukan kapan saja dan direkomendasikan dan dapat dipakai dengan menggabungkan pengobatan farmakologi pada pasien skizofrenia untuk menurunkan tanda gejala halusinasinya.  

Page 4 of 4 | Total Record : 40