cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+628114103562
Journal Mail Official
lppm.stikmks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mitrasehat
ISSN : 20892551     EISSN : 2615143X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article research paper) dan hasil-hasil pemikiran ilmiah dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 343 Documents
GAMBARAN HYGIENE SANITASI PENGELOLAAN MAKANAN DI REASTORAN MADURA KOTA MASOHI KABUPATEN MALUKU TENGAH Muhammad Hatta; Erwindah; A. Marahena
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.185

Abstract

Berdasarkan Kepermenkes No.942/Menkes/SK/VII/2003 tentang pedomanpersyaratan Higiene dan Sanitasi Makanan Jajanan, hasil penelitian menunjukkan bahwaaspek higiene sanitasi perorangan masih rendah yaitu mencapai skor 25%, aspek higienesanitasi tempat dan fasilitasnya masih rendah yaitu hanya mencapai skor 35% dan aspekhigiene sanitasi peralatan dan perlengkapan masih sangat rendah yaitu mencapai skor 20%.Tujuan untuk mengetahui gambaran pengolahan makanan pada rumah makan danmengetahui pemilihan bahan baku, penyimpanan bahan baku, pengolahan makanan,penyimpanan makanan masak, pengangkutan makan masak dan penyajian makanan.Penelitian ini dilakukan secara observasional dan rancangan deskriptif denganmelihat Gambaran Hygiene Sanitasi Pengelolaan Makanan pada Rumah Makan.MenurutPermenkes RI No.1096/MENKES/PER/VI/2011, Untuk mencapai tersedianya makanan yangsehat seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, maka upaya hygiene sanitasi makanan harusmendasarkan 6 prinsip, yakni upaya pemilihan bahan baku, upaya penyimpanan bahan baku,upaya pengolahan makanan, upaya penyimpanan makanan masak, upaya pengangkutanmakan masak dan upaya penyajian makanan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dirumah makan madura yaitu hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prinsip hygine sanitasimakanan semuanya tidak memenuhi syarat kesehatan yang mendasarkan 6 prinsip diatas.Kesimpulan dan saran responden harus lebih lagi memperhatikan hygine sanitasipengolahan pada makanan maupun bahan baku makanan agar manusia tidak terkontaminasipenyakit berbahaya dan menular.
GAMBARAN KELELAHAN TENAGA KERJA DI BAGIAN FACTORY 1 PT. MARUKI INTERNASIONAL INDONESIA MAKASSAR TAHUN 2018 Andi Tenriola Fitri Kessi; Deni Aulia Lova
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.186

Abstract

Perusahaan ini bergerak dibidang furniture untuk budaya masyarakat jepang yangdisebut butsudan. Butsudan berfungsi sebagai tempat untuk menghormati dan berkomunikasidengan para leluhur yang telah wafat. Proses pembuatan butsudan di PT. MarukiInternasional Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan penarikansampel menggunakan total sampling adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 46responden dengan seluruh tenaga kerja di bagian factory 1. Pengumpulan data dilakukanmelalui pembagian kuesioner, data dianalisis dengan menggunakan alat ukur pencahayaanyaitu Lux Meter, kalkulator, microsoft excel, SPSS, kemudian disajikan bentuk tabel disertainarasi. Intensitas Pencahayaan hasi pengukuran pencahayaan yang di lakukan oleh penelitipada factory 1 di PT. Maruki Internasional Indonesia memiliki intensitas pencahayaan di haripertama yaitu 188 LUX dan di hari ke dua 189 LUX. Pengukuran intensitas pencahayaanyang memenuhi standar yaitu 200 LUX, sehingga peneliti menyimpulkan bahwa intensitaspencahayaan yang berada di factory 1 tidak memenuhi standar yang sudah di terapkan untukintensitas pencahayaan pada saat bekerja.Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwamenunjukan dari 46 responden diketahui tingkat masa kerja di bagian factory 1.Respondenyang tergolong masa kerja paling banyak pada kategori masa kerja lama sebanyak 30responden(65,2%). Kategori sedang yaitu sebanyak 15 responden (32,6%), Dan baru hanya 1responden (2,2%)Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari 46 respondendiketahui durasi kerja di bagian factory 1 efektif digunakan oleh responden sebanyak100%Sebaiknya intensitas pencahayaan dalam ruangan kerja bisa sesuai dengan standaryang telah ditetapkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.1405/MENKES/SK/XI/2002 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantorandan Industri. Khususnya pada bagian factory 1 PT. Maruki Internasional Indonesia.Diharapkan tenaga kerja memiliki pengetahuan tentanga masa kerja yang lebih dari 10 tahundapat menyebabkan osteoarthritis. Memanfaatkan durasi kerja yang efektif ini untukmelakukan rileksasi agar otot otot tidak mengalami kekakuan.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG PERSONAL HYGIENEDI PUSKESMAS BARA-BARAYATANGGAL 24 MEI - 30 JUNI 2018 Pratiwi Bayuningrung
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.187

Abstract

Penyebab kematian utama maternal oleh kematian obstetric langsung akibatkomplikasi kehamilan, persalinan dan nifas yang meliputi pendarahan, eklampsia dan infeksi.Presentase masing-masing penyebab kematian tersebut adalah pendarahan (antepartum danpostpartum) (34% sampai dengan 41,7%), eklampsia (23,1 sampai dengan 24%) dan infeksi(11% sampai dengan 30%). (Divini verby, 2017).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran tingkat pengetahuanibu post partum tentang personal hygiene.Penelitian ini menggunakan penelitian survei deskripitif.yaitu untuk mengetahuiGambaran tingkat pengetahuan ibu post partum tentang personal hygiene.Populasi Dalampenelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang berada di Puskesmas Bara-Baraya pada tanggal24 Mei 2018 sampai dengan 30 Juni 2018 dengan jumlah populasi 31 orang. jumlah sampelpada penelitian adalah 31 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaiitu totalsampel.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu post partum tentang pengertianpersonal hygiene cukup dengan persentase 90,3 %, pengetahuan ibu post partum tentangtujuan personal hygiene cukup dengan persentase 80,6%. Pengetahuan ibu post partumtentang kebutuhan personal hygiene cukup dengan persentase 83,9%. pengetahuan ibu postpartum tentang akibat jika tidak menjaga personal hygiene cukup dengan persentase 87,1 %Pengetahuan ibu post partum tentang factor-faktor yang mempengaruhi personal hygienecukup dengan persentase 87,1 %. Pengetahuan ibu post partum tentang dampak yang seringtimbul pada personal hygiene cukup dengan persentase 96,8%pengetahuan ibu post partumtentang jenis perawatan dan personal hygiene cukup dengan persentase 90,3%.DisarankanBagi ibu post partumDihrapkan agar lebih meningkatkan pengetahuan tentang personalhygiene dan meningkatkan keingintahuan tentang personal hygiene.
EFEKTIFITAS TERAPI AKTIVITAS BERMAIN PADA ANAK TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PENDERITA LEUKEMIA DI RSUP Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Rusli
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.188

Abstract

Leukemia merupakan kanker pada jaringan pembentuk darah, leukemia adalahbentuk kanker pada masa kanak – kanak yang paling sering ditemukan. Gejala dari leukemiayang dapat dirasakan seperti, nyeri kepala, nyeri abdomen, nyeri tulang. Reaksi anakterhadap rasa nyeri yaitu dengan menangis serta melakukan beberapa tindakan agresifmisalnya, menendang dan menggigit. nyeri pada anak anak harus dikelola secara efisien.Pengeleloaan nyeri pada anak anak adalah dengan metode non farmakologi, metode nonfarmakologi (distraksi) pada anak anak dapat dilakukan dengan terapi bermain. Tujuan daripenelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran terapi aktifitas bermain pada anak usia sekolahdan mengidentifikasi gambaran penurunan sensasi nyeri pada anak di ruang lontara IV atasdepan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan metodedeskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang pasien anak usia sekolah yangmenderita leukemia serta merasakan nyeri, dan tidak mengalami gangguan fisik.pengambilandata dilakukan dengan mengkaji skala nyeri dengan menggunakan Oucher Self Report PainScale sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain puzzle. Hasil observasi dari keduapasien menunjukan perubahan skala nyeri dari nyeri sedang menjadi ringan setelah dilakukanterapi bermain puzzle. Diharapkan sebagai pengembangan ilmu dan teknologi untuk dapatmengembangkan penerapan terapi bermain untuk pasien anak yang menderita leukemia.
FAKTOR YANG BERPENGARUH ANTARA KOLABORASI PERAWAT DOKTER DI TINJAU DARI PERSPEKTIF PERAWAT DI RUANGAN RAWAT INAP RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR Samsualam; Fairus Prihatin Idris; Fitria M Radjak
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.189

Abstract

Kolaborasi perawat dan dokter merupakan hubungan kerja sama yang dilakukan olehtenaga medis dan paramedis yang mempunyai sudut pandang yang beragam namun didasariprinsip yang sama yaitu seperi kebersamaan, kesetaraan, berbagi tugas tanggung jawab dantanggung gugat. Tujuan adalah Untuk menganalisi faktor yang berpegaruh terhadapkolaborasi perawat-dokter ditinjau dari perspektif perawatPenelitian ini adalah kuantitatif dengan rancagan cross sectional. Populasi padapenelitian ini adalah perawat yang bekerja di ruagan Rawat Inap RSUD labung Baji Makassar.Sebanyak 153 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 111 orang. Pengambilan sampeldi lakukan secara accidental sampling.Hasil uji regresi sederhana komunikasi interpersonal di dapatkan nilai p= 0,026dimana p < α= 0,05, hasil uji regresi sederhana pada pengetahuan di dapatkan nilai p= 0,003dimana p < α= 0,05, hasil uji regresi sederhana pada Persepsi didapatkan nilai p= 0,105 p>α=0,05, hasil uji regresi sederhana pada Sikap dapatkan nilai p= 0, 631 p > α= 0,05, hasil ujiregresi sederhana pada kepuasan kerja dapatkan nilai p= 0, 000 p < α= 0,05. Sehinggavariabel yang paling berpenaguh komunikasi interpersonal dan pengetahuan kolaborasiperwat dokter ditinjau dari perspektif perawat d ruagan rawat inap RSUD Labuang BajiMakassar. Penelitian ini duharapkan untuk tetap meningkatan kolaborasi antara dokter danperawat dengan tujuan untuk meningkatan kerja sama yang baik terhadap dua profesi ini.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA TENAGA KESEHATAN DI INSTALASI RAWAT INAP RS TADJUDDIN CHALID KOTA MAKASSAR Indar; Samsualam; Wina Suzanne Daiyan
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.190

Abstract

Budaya organisasi yang merupakan seperangkat nilai-nilai kepercayaan dan prinsipprinsip yang dianut oleh suatu organisasi yang mendasari sistem manajemen yang berlakudidalamnya dan dijadikan pedoman perilaku bagi anggota organisasi. Budaya organisasi yangkuat memberikan para pegawai suatu pemahaman yang jelas dari tugas-tugas yang diberikanoleh suatu organisasi danmempunyai pengaruh yang besar terhadap kinerja anggotaorganisasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya orgaisasi terhadapkinerja tenaga kesehatan di instalasi rawat inap RS Tadjuddin Chalid Kota makassar.Penelitian ini menggunakan Cross Sectional Study dengan menggunakan uji regresiberganda menggunakan derajat kemaknaan 0.05. Populasi pada penelitian ini adalah perawatdan bidan yang berstatus PNS di Instalasi rawat Inap RS Tadjuddin Chalid Kota Makassaryang erjumlah 70 orang. Masing masing responden diberikan instrument penelitian berupakuisioner yang terdiri dari beberapa pertanyaan untuk dijawab.Hasil penelitian dengan uji statistic regresi sederhana menunjukkan budayaorganisasi yang terdiri dari Keteribatan, Konsistensi, Adaptabilitas dan Misi memilki pengaruhyang signifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan (perawat/bidan) di RS Tadjuddin ChaliKota Makassar. Dengan nilai ρ = 0,000 < α, sedangkan berdasarkan hasil uji regresi bergandadi dapatkan bahwa secara simultan konsistensi memilki pengaruh lebih besar terhadap kinerjatenaga kesehatan di instalasi rawat inap RS Tadjuddin Chalid kota Makassar.Sehinggakesimpulan dalam penelitian ini adalah budaya organisasi memiliki pengaruh yang kuatsignifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan di RS Tadjuddin Chalid Kota Makassar.
PENGARUH TERAPI MUROTAL AL-QURAN TERHADAP TINGKAT STRESS KERJA PADA PEKERJA DEBT COLLECTOR DI PT ADIRA MULTI FINANCE CABANG MAKASSAR Muh. Khidri Alwi; Samsualam; Zulfikar Lating
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menganalisis tingkat Stress kerja sebelum dansesudah terapi murottal Al-Qur’an pada pekerja debt collector kelompok intervensi. (2) Untukmenganalisis tingkat Stress kerjasebelum dan sesudahpada pekerja debt collector kelompokkontrol. (3) Untuk menganalisis perbedaan tingkat Stress kerja pada pekerja debtcollectorsebelum dan sesudah terapi murottal Al-Qur’an pada kelompok intervensi dankontrol.Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi-eksperimental. Populasi dalampenelitian ini adalah berjumlah 64 pekerja di PT ADIRA Multi FinanceCabang Makassar. Dandibagi menjadi 2 kelompok yaitu 32 eksperimen dan 32 kontrol. Teknik pengambilan sampelmenggunakan total sampling.Hasil penelitian pada kelompok intervensi untuk pengukuran DASS dengan nilai p =0,000 dan pada alat ukur Smart pulse analisis stress dengan nilai p = 0,000 dengan hasilnyasignifikan, pada kelompok kontrol untuk pengukuran DASS dengan nilai p = 0,025 hasilnyasignifikan, pada alat ukur Smart pulse analisis stress dengan nilai p = 0,253dengan hasil yangtidak signifikan. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dankelompok kontrol dengan nilai p = 0,000.Untuk peneliti selanjutnya, perlu ada pengembangan lebih lanjut terhadap pemberianterapi murotal al-qur’an terhadap stress kerja.
DETERMINAN PELAYANAN ANTENATAL CARE BIDAN TERHADAP KEPUASAAN IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS AMPARITA KABUPATEN SIDRAP TAHUN 2018 Arman; Een Kurnaesih; Dian Meiliani Yulis
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.192

Abstract

Kolaborasi perawat dan dokter merupakan hubungan kerja sama yang dilakukan olehtenaga medis dan paramedis yang mempunyai sudut pandang yang beragam namun didasariprinsip yang sama yaitu seperi kebersamaan, kesetaraan, berbagi tugas tanggung jawab dantanggung gugat.Tujuan adalahUntuk menganalisi faktor yang berpegaruh terhadap kolaborasiperawat-dokter ditinjau dari perspektif perawat antara fasilitas, kompetensi,kredibiltas,komunikasi interpersonal dan kepuasaan ibu hamil terhadap pelayanan ANC bidanPenelitian ini adalah kuantitatif dengan rancagancross sectional. Populasi padapenelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care di wilayahPuskesmas Amparita Kab. Sidrap. Sebanyak 318 orang. Sampel dalam penelitian inisebanyak 76 orang. Pengambilan sampel di lakukan secara accidental sampling.Hasil uji regresi sederhana komunikasi interpersonal di dapatkan nilaip= 0,032dimanap <α= 0,05, hasil uji regresi sederhana pada fasilitas di dapatkan nilai p= 0,032dimanap <α= 0,05, hasil uji regresi sederhana pada Kredibilitas didapatkan nilaip= 0,01p>α= 0,05.Kesimpulan dari penelitian adalah ada pengaruh antara antara fasilitas,kompetensi,kredibiltas, komunikasi interpersonal dan kepuasaan ibu hamil terhadappelayanan ANC bidan sedangkan tidak ada pengaruh etika kesopanan dan kepuasanterhadap pelayanan bidan ANC.Penelitian ini menyarankan untuk tetap meningkatan kolaborasi antara dokter danperawat dengan tujuan untuk meningkatan kerja sama yang baik terhadap dua profesi ini.
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG PEMILIHAN PERSALINAN DITINJAU DARI BUDAYA BANGGAI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANTIBUNG Een Kurnaesih; Andi Multazam; Caca Sudarsa
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.193

Abstract

Pemilihan tempat persalinan dan penolong persalinan yang tidak tepat akanberdampak secara langsung pada kesehatan ibu. Tempat yang paling ideal untuk persalinanadalah fasilitas kesehatan dengan perlengkapan dan tenaga kesehatan yang siap menolongsewaktu-waktu apabila terjadi komplikasi persalinan atau memerlukan penanganankegawatdaruratan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan infomasi secara mendalam tentangPersepsi Ibu Hamil Tentang Pemilihan Persalinan Ditinjau Dari Budaya Banggai Di WilayahKerja Puskesmas Lantibung. Digunakan metode kualitatif dengan analisis deskritif. Pemilihaninforman biasa menggunakan metode snowball sampling sedangkan informan kunci danpendukung menggunakan metode purposive.Informan penelitian ini sebanyak sebelas orangorang yang terdiri dari informan biasa enam orang, informan pendukung satu orang daninforman kunci empat orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan persalinan ditinjau dari budayaBanggai ibu hamil lebih nyaman pertolongan dukun karena setelah melahirkan dukunmerawat ibu sampai sehat. Ibu hamil lebih mengutamakan dukun saat persalinan karena adapelaksanaan budaya yang dipercaya membantu proses persalinan dan bidan menolonghanya pada saat ibu selesai melahirkan atau terjadi masalah. Sosial ekonomi yang cukup,akses ke pelayanan kesehatan yang sulit dijangkau karena kondisi jalan yang rusak danmenyebarang laut. Dukungan suami atau keluarga sangat berpengaruh terhadap pemilihanpersalinan dan budaya persalinan yang harus dilakukan ibu hamil yaitu persiapan, pantanganatau larangan, anjuran, proses atau metode dan keberadaan suami yang dipercaya dapatmembantu proses persalinan yang aman dan apabila budaya persalinan tidak dilaksanakanakan berdampak pada kesehatan ibu dan bayi.Kesimpulan penilitian ini adalah persepsi ibu hamil tentang pemilihan persalinanditinjau dari budaya Banggai di pengaruhi oleh perilaku, pengetahuan, sikap, tindakan, faktorpemungkin, faktor penguat dan budaya persalinan. Adapun saran dari penelitian ini adalahdiharapkan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat khususnyaibu hamil tentang pemilihan persalinan yang sehat dan aman.
PENGARUH MEDIA PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PERILAKU MEROKOK DI SMK NEGERI 1 DAN SMK NEGERI 2 BANTAENG KABUPATEN BANTAENG Andi Asrina; Samsualam; Suaib
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.194

Abstract

Perilaku merokok merupakan suatu pemandangan yang sangat tidak asing.Kebiasaan merokok dianggap dapat memberikan kenikmatan bagi perokok, namun di lainpihak dapat menimbulkan dampak buruk bagi perokok sendiri maupun orang disekitarnya.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis Pengaruh Media Promosi KesehatanTerhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Perilaku Merokok di SMK Negeri 1 danSMK Negeri 2 Bantaeng Kabupaten Bantaeng.Desain penelitian adalah Eksperimen Semu (quasi-eksperimen) dengan rancanganPretest-Posttest One Group Desing dan tidak memerlukan kontrol. Teknik pengambilansampel menggunakan Purposive Sampling, yaitu semua responden yang memenuhi kriteriainklusi dan eksklusi sebanyak 60 siswa. Data dianalisis dengan menggunakan metodestatistik yang didukung program SPSS.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Ada pengaruh pengetahuan dan sikapremaja tentang perilaku merokok di SMK Negeri 1 Bantaeng setelah diberikan intervensimedia video, dengan uji statistik T-Test diperoleh nilai p = 0,000 (< α = 0,005), maka H0ditolak dan Ha diterima. 2).Ada pengaruh pengetahuan dan sikap remaja tentang perilakumerokok di SMK Negeri 2 Bantaeng setelah diberi intervensi media slide, dengan uji statistikT-Test diperoleh nilai p = 0,001 (< α = 0,005), maka H0 ditolak Ha diterima.Peneliti menyarankan kepada instansi terkait untuk meningkatkan frekuensipenyuluhan kesehatan tentang bahaya rokok, memasukkan pemahaman bahaya rokok kedalam kegiatan UKS dan PMR serta memaksimalkan media promosi kesehatan tentangbahaya rokok.

Page 9 of 35 | Total Record : 343