Articles
65 Documents
Perbandingan Shooting Satu dan Dua Tangan Terhadap Ketetapan Sasaran Permainan di Reformasi Basketball Club
oded liunokas;
Ot Bil Wilson Selan
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (649.261 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.32
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan shooting diam ditempat dengan satu tangan dan dua tangan terhadap ketepatan sasaran dalam permainan bolabasket. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen yang dirancang adalah True Eksperimental Design berbentuk Pre-test-Pos-test. Penelitian ini dilakukan pada club basket Reformasi di Kupang selama dua bulan, dengan populasi dan sampel penelitianya seluruh pemain, teknik pengambilan sampelnya secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Variabel penilitian yaitu variabel independen teknik tembakan satu tangan (X_1) dan teknik tembakan dua tangan X_2 serta variabel dependen yaitu ketepatan sasaran dalam permainan bolabasket (Y). Sehingga prosedur penelitianya dilakukan tes awal, perlakuan, tes akhir dan analisis data. Analisis data dilakukan dengan ?uji?_t berdasarkan data yang didapatkan dari instrumen yang digunakan. Pengumpulan data dalam penelitian dimulai dengan tahap persiapan dan tahap pelaksanakan. Setelah data yang dibutuhkan terkumpul maka dilakukan pengelolaan data. Hasil dari penelitian ini yaitu:hasil t_test 3,035 ? t_tabel 2,021 pada kelompok kontrol dan hasil t_test 3,5324 ? t_tabel 2,021 pada kelompok eksperimen dan teknik tembakan dua tangan lebih efesien dan efektif dari pada tembakan satu tangan yang dibuktikan dengan hasil nilai mean dari kedua kelompok yaitu mean tes akhir kelompok eksperimen 3,7742 ? kelompok kontrol 3,0645. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu: terdapat perbedaan antara shooting diam ditempat dengan menggunakan satu tangan dan dua tangan dalam permainan bolabasket sebesar 49,74% dan shooting diam ditempat dua tangan lebih efesien dan efektif bila dibandingkan dengan shooting diam ditempat satu tangan dalam permainan bolabasket yang besar perbandinganya adalah 70,97%
Budaya Korupsi sebagai Kristalisasi Hedonisme Modern serta Rekonstruksi Hukuman Ideal bagi Koruptor
Yosep Copertino Apaut;
Randy Vallentino Neonbeni
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (477.56 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.34
Tulisan ini menganalisis perilaku Korup yang telah bertransformasi menjadi semacam suatu kebudayaan baru akibat gaya hidup Hedon. Dapat dijelakan dalam tulisan ini bahwa Praktik korupsi merupakan salah satu dampak sikap hidup hedonis dalam diri manusia yang lebih mengutamakan keinginan “daging” daripada keinginan roh. Ketidak mampuan untuk merasa puas dengan apa yang telah dimilikinya, menjadikan manusia semakin rakus, tamak, angkuh, dan jahat. Hal itu bertentangan dengan kehendak Tuhan dan juga tidak sejalan dengan misi negara, yakni menghadirkan kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh Rakyat Indonesia. Apabila nafsu korupsi itu tidak dapat dikontrol dalam diri manusia, korupsi seakan menjadi tindakan yang wajar yang tidak dilihat sebagai bentuk kejahatan. Selain dari pada itu, dalam rangka penegakan hukum bagi pelaku korup, dirasa sangat wajar apabila negara melakukan semacam reformasi dibidang hukum, dengan menciptakan regulasi baru yang lebih menakutkan untuk dapat memberi dampak takut yang nyata, tidak hanya efek shock terapi semata seperti adanya ancaman hukuman mati yang tidak perna diberlakukan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu pendekatan library research, diharapkan artikel ini dapat memberi gambaran nyata tentang isu besar yang dibahas yaitu Budaya korupsi sebagai kristalisasi hedonisme modern serta rekonstruksi hukuman ideal bagi koruptor dalam kajian politik hukum pidana Indonesia.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia Dini di TK Andalusia Kota Parepare
isjulianti
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.374 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.35
Secara sederhana kedisiplinananak usia dini pada dasarnya adalah sikap taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku,baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat yang dilakukan oleh anak usia 0-6 tahun. Dengan demikian dikatakan bahwa disiplin adalah proses bimbingan yang bertujuan menanamkan pola prilaku tertentu, kebiasaan-kebiasaan tertentu atau membentuk manusia dengan ciri- ciri tertentu, yang meningkatkan kualitas mental dan moral. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui upaya Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Andalusia Kota Parepare. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif, subjek pada penelitian ini adalah: 2 orang guru dan 18 peserta didik, teknik pengumpulan data: 1) Observasi, 2) Wawancara, dan 3) Dokumentasi, Dalam proses analaisis terdapat 3 komponen analisisnya, yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan ksimpulan dilaksanakan bersama dengan proses pengumpulan data dalam bentuk interaktif melalui proses wawancara dan observasi. Dengan menggunakan analisis tersebut maka peneliti mengemukakan hasil penelitian bahwa meningkatkan disiplin anak usia dini di TK pada umumnya bernilai cukup. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan sebelumnya, maka peneliti dapat simpulkan bahwa sebagai guru dalam meningkatkan disiplin anak mempunyai target atau insiatif bahwa adanya peningkatan disiplin anak melalui upaya guru diharapkan dapat meningkatkan disiplin anak sesuai dengan adanya 7 indikator yang akan dikembangkan. Melalui berbagai metode dan upaya tersebut di diharapkan menjadi perantara dalam meningkatkan disiplin anak usia dini sehingga pendidikan yang diberikan kepada anak bisa lebih optimal
Pembelajaran Informal Warga Binaan Pemasyarakatan (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang)
novita sari;
Ilmar Andi Achmad
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (592.801 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.36
Penelitian studi kasus ini dilatarbelakangi oleh perilaku warga binaan pemasyarakatan di lembaga pemasyarakatan yang terkadang tidak sesuai dengan yang diharapkan, contoh kasus warga binaan pemasyarakatan yang keluar masuk (residivis) lembaga pemasyarakatan dengan melakukan tindakan kriminal lagi. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui bagaimana warga binaan pemasyarakatan belajar secara informal di dalam lembaga pemasyarakatan Kelas IA Lowokwaru Malang. Fokus penelitian ini ialah bagaimana proses pembelajaran informal yang dialami WBP di lembaga pemasyarakatan kelas I Malang. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Kasus yang diteliti adalah proses pembelajaran informal warga binaan pemasyarakatan di lembaga pemasyarakatan Lowokwaru kota Malang. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada beberapa informan sesuai dengan fokus penelitian. Untuk mengecek keabsahan pernyataan informan dilakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran informal di lembaga pemasyarakatan Lowokwaru Malang dilakukan melalui pengaturan lingkungan, kedisiplinan, pergaulan sehari-hari dan pembiasaan.
Pemberdayaan Perempuan pada Penyelenggaraan Program Life Skills di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Sipatuwo Deceng
Muhtar Abdullahi;
rahmawati;
Ihwan Ridwan
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (544.19 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.37
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan pemberdayaan perempuan melalui program life skills PKBM Sipatuwo Deceng Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dalam penelitian terdiri dari Pengelola Program, Instruktur pelatihan, Peserta Pelatihan yang berdaya dan peserta pelatihan yang tidak berdaya. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan fakta bahwa implementasi penyelenggaraan program pemberdayaan perempuan pada program Life Skills dilakukan dengan beberapa tahapan 1) dimulai dari perencanaan program yang meliputi: survey lokasi, pengidentifikasian kebutuhan peserta pelatihan serta Menyiapkan tempat dan bahan belajar pelatihan. hal ini dilakukan agar pada saat pelatihan berlangsung peserta dapat dikelompokkan berdasarkan kemampuan, minat dan tingkah lakunya serta dapat mengetahui layak atau tidak tempat pelatihan digunakan, begitupun dengan bahan belajar seperti mesin jahit dan peralatan pelatihan lainnya yang akan digunakan. 2) Tahapan pelaksanaan program yang meliputi beberapa aspek yakni: metode dan alat belajar, bahan belajar, jadwal pembelajaran dan ragi belajar. Hal ini penting untuk di perhatikan agar pelaksana program dapat memastikan instruktur pelatihan memiliki kemampuan dalam menyampaikan materi pelatihan dengan baik dan memastikan bahwa materi pelatihan mengacu pada KKNI yang berlaku secara nasional serta pelaksanaan berjalan sesuai dengan perencanaan. 3) Hasil pelaksanaan program meliputi: kemampuan produksi alumni, kemampuan menaikkan keuntungan, dan kemampuan membuka lowongan pekerjaan oleh alumni pelatihan yang dilaksanakan di PKBM Sipatuo Deceng
Fenomena Kekerabatan Masyarakat Adat Atoen Meto Pah Timor - Kabupaten Timor Tengah Utara Dan Masyarakat Adat Enclave Oecusse -RDTL
Randy Vallentino Neonbeni;
Yosep Copertino Apaut;
Aprianus Wilsontro Loin
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (541.073 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.38
Regulasi hukum Internasional pada prinsipnya mengharuskan setiap warga yang hendak melakukan perjalanan yang melintasi tapal batas dari negara lain ataupun memasuki daera teritorial dari negara lain haruslah suda dilengkapi dengan kelengkapan berkas berupa dokumentasi yang resmi dari badan atau lembaga negara yang berkewenangan untuk mengaturnya. Dalam penerapannya terkadang untuk melakukan perijinan masyarakat memilih untuk menyeberang ke negara tetangga tanpa dokumen yang resmi dari negara asal. Paham yang hidup dan melekat pada hampir keseluruhan orang Suku Dawan/Atoen Meto pah TTU dan Enclave Oecuse adalah bahwa “Negara boleh saja berbeda tapi bukan berarti dengan adanya batas negara dimaksud mampu menahan budaya saling berbagi dalam prinsip adat orang Suku Dawan/Atoen Meto pada dua Negara berbeda ini”. Keseragaman paham ini memang tidak saja diucapkan akan tetapi selalu dinyatakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga masyarakat Suku Dawan/ Atoen Meto Pah TTU dan Enclave Oecuse.
Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Lingkungan Keluarga
Henra Saputra Tanjung;
Florianus Aloysius Nay;
Ilmar Andi Achmad
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (479.751 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.44
Abstrak This research aims to collaborate and reveal how the importance of character education in the family environment. Method usedin this research is qualitative by using a based approach bibliography, namely looking for references through articles and other sources that are deemed relevant and representative. The results of the study and discussion show that character education has existed since the pre-independence era, but no termed so but education of character, morals, and Pancasila. Term character education has become popular since 2010 during the post-reform era; Character education during the pre-national character development policy was not yet fully framed in the National education system. Educational context character in national education is still implied from based education culture, pancasilais and religion. The implementation has not yet been regulated comprehensive. Meanwhile, after the national character building policy, character education has become a hallmark of the national education system, and the implementation is regulated in detail starting from the implementation strategy, to the stage evaluation.
Analisis Tingkat Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 2 Sinjai Kelas XI IPA Kabupaten Sinjai
Andi Baso Husain
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (485.327 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.45
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan jasmani di kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kabupaten Sinjai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah sasaran penelitian secara umum. Semua siswa IPA kelas XI Sebanyak 100 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kabupaten Sinjai memiliki motivasi intrinsik tinggi sebanyak 69 siswa atau (69,0%), sedangkan siswa dengan motivasi intrinsik rendah terdiri dari 31 siswa atau (31,0%) lulus. . (2) Siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Sinjain memiliki motivasi ekstrinsik tinggi sebanyak 56 siswa (56,0%) sedangkan siswa dengan motivasi ekstrinsik sebanyak 44 siswa (44,0). Dari sini dapat disimpulkan bahwa rata-rata motivasi internal dan motivasi eksternal siswa IPA XI. Kelas tertinggi di SMA Negeri 2 Sinjai.
Pemberdayaan UMKM: Strategi Pemerintah Desa Bonto-Bontoa dalam Menyiasati Dampak Covid-19 di Kabupaten Bantaeng
Andi Hasdiansyah;
Muhammad Athar Asmas;
Muhammad Adil Arnady
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.947 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.46
Penelitian ini merupakan upaya untuk menemukan strategi pemerintah desa dalam menghadapi covid-19, terutama bagi UMKM. Tujuan penelitian ini untuk menemukan strategi yang dilakukan oleh pemerintah Desa Bonto-Bontoa dalam menyiasati dampak covid-19 terhadap pelaku UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian berjumlah 6 orang. Seluruh data penelitian dikaji dan dianalisis untuk menemukan makna dari apa yang dikatakan oleh informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat pelaku UMKM di Desa Bonto-bontoa Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng adalah melakukan kegiatan pendampingan dan pembuatan Surat Keterangan Usaha (SKU). Strategi pemberdayaan yang digunakan pemerintah desa untuk peserta UMKM ini membuktikan keberhasilan beberapa pelaku UMKM terutama kemudahan mengelola usaha dan keterampilan pemasaran yang memadai.
Panduan Pembelajaran Merdeka Belajar untuk Program Kursus Bahasa Inggris di Lembaga Kursus Pelatihan Incredible
BASRI;
Emirati
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (634.497 KB)
|
DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.47
Kursus bahasa Inggris merupakan sebuah lembaga pendidikan non formal yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan belajar masyarakat akan bahasa Inggris, bahkan diyakini mampu mentransform kesulitan mereka dalam mempercepat dan menuntaskan penguasaan bahasa Inggris mereka. Kenyataan menunjukkan bahwa masih banyak lembaga yang kurang mampu merealisasikan harapan tersebut. Sehingga penelitian ini diharapkan mampu mengatasi permalasahan dan merealisasikan harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengembangakan buku panduan pembelajaran transformatif untuk program kursus bahasa Inggris guna meningkatkan kemampuannya memenuhi harapan masyarakat tersebut. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Pertama dilakukan pendalaman kembali permasalahan kursus Bahasa Inggris dan best practice kursus terkait, pengembangan draft panduan pembelajaran transformatif untuk kursus bahasa Inggris, kemudian validasi ahli media pembelajaran dan ahli bidang PLS, revisi, validasi pihak pengguna di lapangan, dan revisi akhir. Penyajian data menggunakan teknik analisis data statistic kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan pembelajaran transformatif untuk program kursus bahasa Inggris ini cukup valid dan dapat digunakan. Hal ini ditunjukkan dari hasil validasi ahli media pembelajaran dengan ahli bidang PLS dengan kualifikasi cukup valid dan tidak perlu direvisi dan dari pihak pengguna dengan persentase 82,77% termasuk kategori kualifikasi valid dan tidak perlu direvisi). Berdasarkan temuan tersebut peneliti menyarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menguji-cobakan model solusi yang ditawarkan, bahkan mengembangkan model solusi lain yang lebih efektif dan serta mengembangkan panduannya sesuai karakteristik lokal.