cover
Contact Name
Achmad Riyanto
Contact Email
ariyanto@ub.ac.id
Phone
+62341-562454
Journal Mail Official
jtresda@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No.167, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 27982386     EISSN : 27983420     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jtresda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air is a scientific journal published regularly twice per year by Water Resources Engineering Department, Universitas Brawijaya. The paper submitted in this journal covers the fields of Water Resources Information System, Water Resources Conservation, Water Resources Utilization and Efficiency, Water Structure Engineering Planning and Water Resources Engineering Basic Knowledge. The submitted paper can be a summary of research reports or scientific literature review. The language used in this journal is either English or Indonesian.
Articles 639 Documents
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang Tirta, Ius Paring Panggah; Emma Yuliani; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.74

Abstract

Pengelolaan air perlu ditangani dengan berkelanjutan dan terpadu, guna memastikan ketersediaan serta kualitasnya. Saat ini, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga air limbah domestik dari hasil kegiatan perkantoran dan kantin, serta produksi dibuang langsung ke badan air tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Hal ini berpotensi mencemari lingkungan sekitar, serta bisa merusak citra perusahaan sebagai salah satu layanan penyediaan air bersih di Kota Malang. Sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air limbah, volume air limbah, serta merencanakan IPAL yang sesuai dan efektif dengan karakteristik limbah tersebut. Data diperoleh melalui pengujian kualitas air limbah berdasarkan parameter BOD, COD, TSS, pH, minyak dan lemak, serta pengukuran debit air limbah melalui perhitungan jumlah pegawai dan kebutuhan air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh parameter terkecuali pH melebihi standar mutu yang ditetapkan. Dengan perencanaan IPAL menggunakan kombinasi antara Anaerobic Baffled Reactor (ABR) dengan Constructed Wetland (CW), kualitas effluent diperkirakan dapat memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Biaya pembangunan IPAL dan TPS limbah B3 sebesar ± Rp.224.900.000,00. diperlukan untuk perencanaan ini.
Pemodelan Erosi dan Sedimen Berbasis ArcSWAT untuk Perencanaan Check Dam di DAS Welang, Kabupaten Pasuruan Firsanathania P, Laluna; Ery Suhartanto; Ussy Andawayanti
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.75

Abstract

DAS Welang di Kabupaten Pasuruan mengalami perubahan tata guna lahan di wilayah hulu selama periode studi. Kondisi tersebut menyebabkan pendangkalan sungai akibat material hasil erosi, sehingga menurunkan kapasitas tampung sungai dan meningkatkan risiko banjir di wilayah hilir DAS. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya laju erosi dan sedimen serta pengelolaan DAS yang belum optimal. Studi ini menggunakan analisis hidrologi, pemodelan ArcSWAT, kalibrasi dan validasi hasil pemodelan, analisis Indeks Bahaya Erosi (IBE), serta perencanaan bangunan pengendali sedimen berupa check dam. Hasil studi menunjukkan bahwa model yang terkalibrasi memiliki peningkatan akurasi dan hubungan yang lebih baik berdasarkan nilai NSE dan r, dibandingkan dengan model sebelum kalibrasi. Laju erosi tertinggi pada tahun 2024 sebesar 56,14 ton/ha/tahun, sedangkan laju sedimen tertinggi pada tahun 2024 mencapai 28,29 ton/ha/tahun. Analisis IBE menunjukkan bahwa klasifikasi IBE tinggi mendominasi dengan luas 62,76% dari wilayah DAS Welang. Sebanyak tujuh lokasi prioritas direncanakan untuk pembangunan check dam, dengan volume tampungan terbesar sebesar 87.451,75 m³ dan rencana anggaran biaya tertinggi sebesar Rp 7,12 miliar. Studi ini memberikan rekomendasi pengendalian sedimen dan pengelolaan DAS yang lebih efektif serta berkelanjutan di DAS Welang.
Analisis Laju Erosi dan Sedimen Berbasis ArcSWAT serta Perencanaan Check Dam di DAS Petung Kabupaten Pasuruan Izzuddin, Moh; Andawayanti, Ussy; Suhartanto, Ery
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.76

Abstract

Peningkatan laju erosi dan sedimen pada Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi permasalahan penting yang berdampak pada penurunan kapasitas sungai serta meningkatnya risiko banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju erosi dan sedimen serta menentukan Indeks Bahaya Erosi (IBE) sebagai dasar perencanaan bangunan pengendali sedimen (Check dam) di DAS Petung. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi, pemodelan ArcSWAT, serta analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju erosi meningkat dari 38.06 ton/ha/tahun (2009) menjadi 57.79 ton/ha/tahun (2024) dengan perubahan sedimen yang signifikan. Hasil kalibrasi model menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.951 dan nilai NSE sebesar 0.525 yang tergolong memenuhi. Analisis IBE menunjukkan dominasi kategori tinggi hingga sangat tinggi sehingga diperlukan prioritas penanganan konservasi. Perencanaan Check Dam menghasilkan volume tampungan berkisar antara 13950.26 m³ hingga 24423.35 m³ dan usia manfaat bangunan berkisar antara 1.02 tahun hingga 2.51 tahun, dengan total rencana anggaran biaya sebesar Rp. 33,447,358,000 Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pendekatan terintegrasi antara pemodelan hidrologi, analisis spasial, dan perencanaan teknis dalam pengelolaan DAS secara berkelanjutan.
Analisis Stabilitas Tanggul Utara Lumpur Sidoarjo Dengan Metode Elemen Hingga (FEM) dan Keseimbangan Batas (LEM) terhadap Variasi Ketinggian Lumpur dan Pengaruh Gempa abdillah, kholid; Wiyono Wit Saputra, Anggara; Primantyo Hendrawan, Andre
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.77

Abstract

Bencana Lumpur Sidoarjo (LUSI) yang berlangsung sejak 2006 menghasilkan tanggul penahan sepanjang ±11 km. Tanggul bagian utara, khususnya segmen P74 dan P75, menunjukkan tingkat deformasi lebih tinggi dibanding segmen lain, disertai kondisi tanah dasar yang sangat lunak (N-SPT = 0–3 pada kedalaman 13–20 m) dan tekanan air pori yang tinggi. Penelitian ini menganalisis stabilitas kedua segmen menggunakan pendekatan ganda: Metode Keseimbangan Batas (LEM) dengan prosedur Bishop dan Morgenstern-Price melalui SLOPE/W, serta Metode Elemen Hingga (FEM) dengan analisis tegangan-deformasi statik melalui SIGMA/W dan respons dinamis gempa melalui QUAKE/W. Empat skenario ketinggian lumpur dievaluasi (Eksisting, Full Air, Lumpur 33%, Lumpur 67%) pada kondisi statik maupun gempa MDE (PGA = 0,48g, diskalakan dari rekaman Gempa Lombok Timur 2018). Hasil analisis kondisi statik menunjukkan seluruh skenario memenuhi SNI 8064:2016 (FK minimum 1,5) dengan rentang FK 1,546–3,021. Pada kondisi gempa MDE, hanya skenario Eksisting P74 yang mendekati batas minimum FK = 1,2, sementara skenario Full Air sangat kritis (FK serendah 0,742 untuk LEM dan 0,885 untuk FEM). Deformasi permanen pascagempa mencapai 50–53 cm pada skenario kritis, melampaui batas aman 50 cm. Validasi silang antara LEM dan FEM menunjukkan deviasi rata-rata hanya 4,2%. Tiga zona kritis teridentifikasi, dan protokol operasional empat tingkat berbasis ambang FK kuantitatif direkomendasikan.
Pemanfaatan Data Satelit untuk Pendugaan Laju Erosi dan Sedimentasi pada Daerah Tangkapan Air Waduk Selorejo Ardiansyah, Alrio Daffa; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.78

Abstract

Waduk Selorejo di Kabupaten Malang berperan penting dalam pengelolaan sumber daya air, namun saat ini mengalami penurunan kapasitas tampungan akibat tingginya laju sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi laju erosi dan sedimentasi di Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Selorejo dengan memanfaatkan data curah hujan satelit CHIRPS, serta memetakan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian ini meliputi kalibrasi curah hujan satelit menggunakan metode regresi dan linear scaling, perhitungan laju erosi menggunakan persamaan Universal Soil Loss Equation (USLE), serta pendugaan sedimen menggunakan pendekatan Sediment Delivery Ratio (SDR) yang divalidasi menggunakan data sedimentasi aktual. Hasil studi menunjukkan bahwa metode linear scaling memiliki keakuratan terbaik dalam mengkalibrasi data curah hujan satelit. Total erosi mencapai 655.269 ton/tahun atau 2,88 mm/tahun yang telah melampaui batas toleransi erosi di Indonesia. Berdasarkan metode SDR Vanoni, diperkirakan 24% erosi permukaan terangkut menjadi sedimen sebesar 156.567 ton/tahun. Pemetaan TBE menunjukkan 79,8% wilayah didominasi kelas sangat ringan karena kawasan hulu masih bervegetasi lebat. Tingginya total erosi dan sedimentasi di DTA Waduk Selorejo menunjukkan perlunya penerapan konservasi lahan secara vegetatif seperti reboisasi dan mekanik melalui pembangunan check dam, guna mengurangi laju sedimentasi dan menjaga keberlanjutan fungsi waduk.
Studi Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih di Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo Menggunakan Software WaterCAD v8i Sukarno, Alya Prameswari; Pitojo Tri Juwono; Dian Chandrasasi; Amelia Kusuma Indriastuti
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 7 No. 1 (2027): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2027.7.1.4

Abstract

Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang kerap mengalami krisis air bersih dikarenakan ketersediaan air yang terbatas akibat dari mengeringnya sumber air saat musim kemarau. Upaya mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan perencanaan jaringan distribusi air dengan pemanfaatan potensi air tanah. Proyeksi pertumbuhan penduduk selama 20 tahun mendatang dihitung menggunakan metode geometrik, dengan estimasi jumlah penduduk mencapai 3.246 jiwa pada tahun 2043 dan kebutuhan air 7,44 liter/detik. Berdasarkan hasil analisis data geolistrik, dipilih lokasi sumur bor pada titik Karanglo Lor-2 dengan kedalaman 61,1 meter yang memiliki potensi debit air berkisar 0,43 hingga 7,88 liter/detik. Pemodelan sistem hidraulik jaringan distribusi disimulasikan menggunakan WaterCAD v8i. Hasil simulasi menunjukkan bahwa terdapat 25 titik junction dan jaringan perpipaan sepanjang 7.240 meter variasi ukuran pipa berdiameter 1, 2, 4, dan 5 inci terhubung dengan tandon berkapasitas 80 m3 serta menggunakan pompa submersible Grundfos tipe SP 30-10, mampu menyuplai kebutuhan air bersih untuk masyarakat secara merata. Seluruh parameter hidraulis, meliputi tekanan air, kecepatan aliran, dan kemiringan hidrolik telah memenuhi syarat kriteria perencanaan.
Studi Perencanaan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih di RW 4 Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Sukun Kota Malang Bagas Syafiga Yurinanda; Emma Yuliani; Dian Chandrasasi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 7 No. 1 (2027): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2027.7.1.2

Abstract

Ketersediaan air bersih yang terbatas akibat permasalahan alih fungsi lahan daerah resapan air serta penggunaan air secara terus menerus menuntut adanya sistem distribusi air bersih yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Sehingga, diperlukan perencanaan jaringan distribusi air bersih dan analisa kelayakan yang memenuhi ketentuan dari sisi teknis maupun ekonomi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemenuhan persyaratan jaringan yang akan dibuat serta mengetahui besaran harga air minimum yang ditetapkan pada jaringan distribusi di RW 4 Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Analisis metode dilakukan dengan menghitung proyeksi penduduk di lokasi studi tersebut selama 20 tahun kedepan dengan pendekatan eksponensial. Langkah ini dilanjutkan dengan pemodelan jaringan perpipaan menggunakan software WaterCAD V8i, penyusunan RAB, dan evaluasi ekonomi menyeluruh meliputi BCR, NPV, IRR, Payback Period, serta analisis sensitivitas. Hasilnya menunjukkan bahwa tarif air maksimum yang layak berkisar antara Rp 1.923,00 dan Rp 2.014,00, sedangkan harga minimum yang layak berada dalam kisaran Rp 1.287,00 hingga Rp 1.348,00. Selain itu, hasil perbandingan biaya dan keuntungan (BCR) terbesar adalah 1,524 dan nilai terkecil sebesar 1,020. Kesimpulannya, sistem jaringan distribusi air bersih yang direncanakan telah memenuhi parameter teknis dan dinilai layak secara ekonomi dari seluruh metode evaluasi yang dilakukan.
Analisis Hubungan Kecepatan Aliran dan Karakteristik Hidraulik pada Sungai dan Saluran Irigasi Yolanda, Yuni; Prayogo, Wisnu; Harahap, Rumilla; Anggraini, Arrisha
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 7 No. 1 (2027): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2027.7.1.3

Abstract

Sungai dan saluran irigasi merupakan komponen penting sistem daerah aliran sungai (DAS) dalam penyediaan air, pengendalian banjir, serta menunjang pertanian dan kehidupan masyarakat. Dinamika alirannya dipengaruhi oleh karakteristik hidraulik yang saling berkaitan, tetapi hubungan antarparameter di lapangan tidak selalu linier karena variasi topografi, morfologi saluran, dan modifikasi manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kecepatan aliran dengan lebar badan air, kedalaman rerata, luas penampang basah, kecerahan air, dan debit aliran pada sungai serta saluran irigasi. Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dilakukan pada 14 stasiun di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, dan Kota Medan. Data diperoleh melalui pengukuran lapangan dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Hasil menunjukkan hubungan sangat kuat dan signifikan antara lebar badan air dan debit aliran (r=0,803; p<0,01), serta kedalaman rerata dan luas penampang basah (r=0,743; p<0,01). Debit aliran juga berkorelasi kuat dengan kecerahan air (r=0,673; p<0,01), yang menunjukkan keterkaitan dinamika aliran dengan kualitas fisik perairan. Sebaliknya, hubungan kecepatan aliran dengan parameter lain tergolong sedang hingga rendah. Parameter geometrik saluran lebih dominan membentuk debit dibandingkan kecepatan aliran, sehingga hubungan hidraulik perlu dipahami untuk pengelolaan dan pemantauan DAS berkelanjutan.
Pemetaan Jaringan Drainase Mikro Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle Fotogrametri (Studi Kasus: Universitas Brawijaya) Ramadhania, Cut Ratu Alfath; Asmaranto, Runi; Fidari, Jadfan Sidqi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 7 No. 1 (2027): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2027.7.1.5

Abstract

Abstrak: Pemetaan jaringan drainase mikro memerlukan data spasial beresolusi tinggi agar kondisi saluran dan karakteristik topografi dapat direpresentasikan secara rinci. Fotogrametri berbasis Unmanned Aerial Vehicle (UAV) menjadi salah satu metode yang mampu menghasilkan informasi spasial detail untuk mendukung identifikasi dan inventarisasi jaringan drainase. Penelitian ini bertujuan memetakan jaringan drainase mikro di Universitas Brawijaya menggunakan ortomosaik dan Digital Terrain Model (DTM) hasil UAV fotogrametri. Akuisisi data dilakukan menggunakan UAV DJI Mavic Air 2S pada area seluas 52 ha dengan total 640 foto udara serta dukungan 26 Ground Control Point (GCP) dan 4 Independent Check Point (ICP). Data diolah menggunakan pendekatan Structure from Motion (SfM) dan Multi-View Stereo (MVS) untuk menghasilkan ortomosaik dan DTM. Hasil pengolahan menghasilkan ortomosaik dengan Ground Sampling Distance (GSD) sebesar 2,71 cm/pixel. Uji ketelitian geometrik menunjukkan nilai CE90 sebesar 0,125 m dan LE90 sebesar 0,068 m sehingga memenuhi standar ketelitian peta RBI skala 1:1.000 kelas 1. Integrasi ortomosaik dan DTM memungkinkan identifikasi jaringan drainase mikro yang terdiri atas saluran primer, saluran sekunder, dan saluran irigasi secara rinci. Informasi spasial yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar inventarisasi dan pengelolaan sistem drainase kawasan.