cover
Contact Name
Achmad Riyanto
Contact Email
ariyanto@ub.ac.id
Phone
+62341-562454
Journal Mail Official
jtresda@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No.167, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 27982386     EISSN : 27983420     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jtresda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air is a scientific journal published regularly twice per year by Water Resources Engineering Department, Universitas Brawijaya. The paper submitted in this journal covers the fields of Water Resources Information System, Water Resources Conservation, Water Resources Utilization and Efficiency, Water Structure Engineering Planning and Water Resources Engineering Basic Knowledge. The submitted paper can be a summary of research reports or scientific literature review. The language used in this journal is either English or Indonesian.
Articles 628 Documents
Perencanaan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Di Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Tualang Noer Carstenza; Ussy Andawayanti; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.63

Abstract

Desa Ringinsari merupakan salah satu wilayah rawan air yang belum terjangkau oleh sistem penyediaan air bersih dari instansi pemerintah dengan sebagian besar masyarakatnya yang masih menggunakan sumur konvensional untuk memenuhi kebutuhan airnya dan seringkali mengalami kekeringan pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem jaringan distribusi air bersih di Desa Ringinsari guna menyelesaikan permasalahan kekurangan air yang ada dengan memanfaatkan Sumber Air Kaligoro. Digunakan metode aritmatik, geometrik, dan eksponensial untuk merencanakan pemenuhan kebutuhan air hingga proyeksi 21 tahun kedepan dengan menggunakan pendekatan perangkat lunak WaterCAD V8i untuk analisis hidrolikanya. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa Sumber Air Kaligoro dapat memenuhi kebutuhan air Desa Ringinsari hingga tahun 2045 dengan kecepatan aliran air dalam pipa yang berkisar diantara 0,033 – 1,065 m/dt dan headloss gradient yang berkisar diantara 0,026 – 14,049 m/km serta tekanan air dalam pipa yang berkisar diantara 0,55 – 7,95 atm. Didapatkan pula nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) realisasi rencana sistem jaringan distribusi air bersih di Desa Ringinsari sebesar Rp. 7.786.823.000.
Studi Penjadwalan Konstruksi Pekerjaan Main Dam Dan Bangunan Pelimpah Bendungan Beton Padat Gilas (RCC) Di Muara Juloi Kalimantan Tengah Dengan Menggunakan Microsoft Project 2021 Afina, Bima Putra; Marsudi, Suwanto; Fidari, Jadfan Sidqi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.65

Abstract

Penelitian ini membahas penyusunan penjadwalan konstruksi pada pekerjaan main dam dan bangunan pelimpah Bendungan Muara Juloi dengan menggunakan Microsoft Project Manager 2021 sebagai alat bantu pengolahan data durasi, sumber daya, dan biaya. Analisis dilakukan melalui perhitungan volume pekerjaan, produktivitas alat berat, kebutuhan tenaga kerja, serta estimasi biaya berdasarkan Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total Rencana Anggaran Biaya (RAB) awal proyek pada bagian pekerjaan main dam dan bangunan pelimpah adalah sebesar Rp3.493.946.689.724,00 dan setelah dilakukan pemerataan sumber daya terjadi efisiensi sebesar 0,070%. Studi ini juga mengidentifikasi kebutuhan sumber daya berupa 249 tenaga kerja dari berbagai keahlian serta sejumlah alat berat utama seperti excavator, dump truck, agitator truck, dan vibrator roller yang disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan lapangan. Analisis percepatan jadwal dengan metode crashing menunjukkan bahwa penambahan jam lembur mampu menurunkan durasi sebesar 4,89%, sementara penambahan alat berat memberikan reduksi durasi sebesar 6,81%. Kombinasi kedua metode menghasilkan percepatan paling signifikan dengan penurunan durasi sebesar 9,86% dari total durasi awal. Hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa integrasi analisis sumber daya, durasi, dan biaya melalui perangkat lunak penjadwalan mampu meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek serta memberikan dasar pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam pengelolaan konstruksi bendungan berskala besar.
Perencanaan Normalisasi dan Tanggul Sebagai Pengendalian Banjir Pada Sungai Kedunglarangan di Kabupaten Pasuruan -, Muhammad Hilmi Hakim Arif; Dian Sisinggih; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.67

Abstract

Sungai Kedunglarangan di Kabupaten Pasuruan merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan banjir yang tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh intensitas curah hujan yang besar, karakteristik topografi dataran rendah di bagian hilir, serta pengaruh aliran balik (backwater) akibat pasang surut laut. Studi ini bertujuan merumuskan alternatif pengendalian banjir melalui penerapan normalisasi sungai dan pembangunan tanggul sebagai upaya peningkatan kapasitas aliran. Analisis hidrologi menggunakan data tahun 2003 – 2024 dan distribusi Log Pearson Tipe III menghasilkan rencana debit terbesar pada kala ulang 50 tahun, yaitu 651,84 m³/det, yang diperoleh melalui pendekatan HSS Nakayasu. Pemodelan hidrolika menggunakan HEC-RAS 1D untuk kondisi eksisting menunjukkan terjadinya limpasan pada debit Q2th, sejalan dengan sejarah banjir tinggi di Kecamatan Bangil (0,3 – 0,5 m). Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas penampang dan perlindungan tepi sungai. Upaya pengendalian yang diusulkan meliputi normalisasi bagian dan pembangunan tanggul sepanjang ±18 km. Hasil analisis kestabilan menggunakan Metode Bishop menunjukkan bahwa tanggul dengan tinggi 2 m memiliki Faktor Keamanan kritis sebesar 1,85, berada di atas batas minimal yang direkomendasikan (FoS ? 1,5). Simulasi pasca perencanaan menampilkan bahwa kombinasi normalisasi dan tanggul mampu menampung debit hingga Q50, menurunkan luas keseluruhan, serta mempertahankan muka air dalam batas aman.
Evaluasi Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Daerah Layanan Tandon Istana Dieng PDAM Tugu Tirta Kota Malang Perdana, Bisma; Moch. Sholichin; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.66

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan perkembangan wilayah perkotaan menyebabkan kebutuhan air bersih terus meningkat, sehingga diperlukan sistem distribusi yang andal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem jaringan distribusi air bersih serta merencanakan pengembangannya di daerah layanan Tandon Istana Dieng PDAM Tugu Tirta Kota Malang. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan air bersih pada kondisi eksisting tahun 2024, evaluasi hidrolik jaringan distribusi menggunakan perangkat lunak WaterCAD V8i, proyeksi kebutuhan air hingga tahun 2045, serta perhitungan rencana anggaran biaya (RAB). Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih pada kondisi eksisting sebesar 19,037 lt/dt dan meningkat menjadi 34,275 lt/dt pada jam puncak tahun 2045 seiring pertumbuhan penduduk hingga 11.962 jiwa. Simulasi hidrolik menunjukkan bahwa tekanan, kecepatan aliran, headloss gradient, dan sisa klor bebas pada kondisi eksisting maupun pengembangan umumnya telah memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 18 Tahun 2007. Namun demikian, diperlukan perbesaran enam pipa distribusi eksisting untuk menunjang pemenuhan kebutuhan air secara optimal. Pengembangan jaringan direncanakan menggunakan pipa PVC dengan total panjang 932 m, sementara tandon dan pompa eksisting masih layak digunakan. Estimasi biaya pengembangan jaringan distribusi air bersih sebesar Rp2,55 miliar menunjukkan bahwa rencana pengembangan layak secara teknis dan ekonomis.
Kajian Genangan Banjir Menggunakan IRIC Nays 2D Flood pada DAS Konaweha Bagian Hilir Kabupaten Konawe dan Upaya Mitigasinya Andriyanto, Dwi; Dian Sisinggih; Ery Suhartanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.68

Abstract

Banjir merupakan permasalahan hidrologi yang sering terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Konaweha bagian hilir, khususnya di Kecamatan Sampara dan Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe, yang dipengaruhi oleh tingginya curah hujan, kondisi topografi dataran rendah, berkurangnya daerah resapan, serta aktivitas manusia di bantaran sungai yang menurunkan kapasitas alur sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik genangan banjir Sungai Konaweha bagian hilir serta menyusun peta bahaya banjir dan rencana mitigasi non-struktural di wilayah terdampak. Metode penelitian meliputi analisis hidrologi untuk menentukan debit banjir rancangan kala ulang 2 hingga 100 tahun melalui uji kualitas data, analisis curah hujan daerah, distribusi frekuensi, dan pembentukan hidrograf satuan sintetis, yang selanjutnya digunakan sebagai input pemodelan hidraulika dua dimensi menggunakan IRIC Nays 2D Flood. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa peningkatan kala ulang debit banjir menyebabkan luapan Sungai Konaweha dengan kedalaman dan luas genangan yang semakin besar, terutama pada kawasan permukiman di Kecamatan Sampara dan Kecamatan Bondoala. Berdasarkan hasil tersebut, disusun peta bahaya banjir serta upaya mitigasi non-struktural berupa penentuan titik kumpul, lokasi pengungsian, dan jalur evakuasi yang mempertimbangkan kondisi genangan dan aksesibilitas wilayah guna mendukung perencanaan kebencanaan di masa mendatang.
Evaluasi Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Pada Layanan SPAM Kebonsari PDAM Tugu Tirta Kota Malang Veto Hafiz Juliansyah; Linda Prasetyorini; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.69

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara berkelanjutan. Peningkatan jumlah penduduk dan pelanggan menyebabkan sistem distribusi air bersih menghadapi permasalahan hidraulik dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja jaringan eksisting dan merencanakan pengembangan sistem distribusi air bersih SPAM Kebonsari PDAM Tugu Tirta Kota Malang hingga tahun 2045, menggunakan metode analisis proyeksi kebutuhan air dan simulasi hidraulik jaringan. Hasil menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting masih terdapat pipa yang tidak memenuhi kriteria kecepatan aliran dan headloss gradient. Proyeksi kebutuhan air tahun 2045 sebesar 21,836 liter/detik dengan kebutuhan jam puncak 34,064 liter/detik masih dapat dipenuhi oleh sumber air. Pengembangan jaringan yang direncanakan terbukti mampu meningkatkan kinerja hidraulik hingga memenuhi seluruh standar pelayanan. Estimasi Rencana Anggaran Biaya pengembangan sistem jaringan distribusi SPAM Kebonsari sebesar Rp. 4.297.903.000. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi teknis dalam pengembangan sistem distribusi air bersih yang andal, efisien, dan berkelanjutan di Kota Malang.
Studi Perencanaan Dinding Penahan Sungai Dalam Pengendalian Banjir Di Hilir Bengawan Solo Kabupaten Bojonegoro Achmad Arrafi Ramadhansyah; Runi Asmaranto; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.70

Abstract

Banjir adalah permasalahan yang sering terjadi di Indonesia, salah satunya di hilir Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Baureno. Faktor-faktor seperti kerusakan tebing, ketinggian elevasi yang rendah, dan debit banjir yang tinggi menyebabkan terjadinya banjir di area tersebut. Oleh karenanya, perlu dilakukan pengendalian banjir di lokasi tersebut agar tidak terjadi lagi. Untuk mengatasi hal tersebut, studi ini mengusulkan pembangunan dinding penahan tanah. Perhitungan dimulai dengan menggunakan debit banjir periode 25 tahun (Q25) menggunakan distribusi hujan PSA 007 dan Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu. Simulasi hidrolika dilakukan dengan HEC-RAS 6.5 untuk memetakan kondisi eksisting. Diketahui debit puncak mencapai 1081,54 m3/dt dan menyebabkan limpasan setinggi 1,8 m. Oleh karena itu, direncanakan Pembangunan dinding penahan setinggi 2,2 m. Karena struktur dinding tidak cukup kuat menahan gaya geser, maka ditambahkan tiang pancang berukuran 30 cm dengan kedalaman 22 m. Struktur dinding dibangun dengan beton bertulang sesuai standar SNI.
Perencanaan Sistem Distribusi Air Bersih di Desa Putat Kidul Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang Simanjuntak, Yoel Alberto; Runi Asmaranto; M. Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.71

Abstract

Desa Putat Kidul, yang terletak di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang mengalami keterbatasan pasokan air bersih karena pertumbuhan penduduk, sistem distribusi yang belum optimal, dan ketergantungan pada sumber swadaya yang tidak memadai. Terdapat sumber air, yaitu Sumber Dieng yang belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Putat Kidul. Penelitian ini bertujuan merancang sistem distribusi air bersih dari Sumber Dieng ke Desa Putat Kidul untuk menjamin ketersediaan layanan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu survei lapangan dan pengumpulan data sekunder. Kemudian, dilakukan proyeksi jumlah penduduk menggunakan metode aritmatik, geometrik, dan eksponensial disertai uji koefisien korelasi. Perhitungan kebutuhan air bersih meliputi kebutuhan domestik, non-domestik, termasuk kehilangan air. Pemodelan sistem distribusi air bersih dilakukan menggunakan WaterCAD V8i. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih rata-rata diproyeksikan sebesar 5,552 L/detik pada 2029, 6,186 L/detik pada 2034, dan 7,454 L/detik pada 2044. Sistem distribusi air bersih yang dirancang menggunakan sistem kombinasi gravitasi dan pompa dengan dua tandon dan dua pompa. Berdasarkan hasil analisis, sistem distribusi air bersih yang dirancang telah memenuhi kriteria hidraulik menurut Permen PU No. 18/PRT/M/2007. Penelitian ini menyarankan pelaksanaan disertai pemeliharaan berkala, monitoring jaringan serta keterlibatan masyarakat untuk keberlanjutan.