cover
Contact Name
Noor Cholifah
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6281329350720
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
Sekertariat LPPM Universitas Muhammadiyah Kudus, Jalan Ganesha 01, Purwosari, Kudus
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : https://doi.org/10.26751/jai
Jurnal ABDIMAS Indonesia (JAI) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Kudus. Jurnal ini pertama kali di terbitkan tahun 2019 terbit 2 kali dalam tahunya dan di harapakan jurnal ini mampu terus konsisten terbit di tahun selanjutnya. Jurnal ini dapat di akses secara terbuka di halaman web http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/jai. Jurnal abdimas merupakan jurnal pengembangan dan menambah ilu pengetahuan dan teknologi yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan kesehatan pendidikan lingkungan sosial ekonomi, pelatihan, kewirausahaan, teknologi tepat guna, pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
PENGEMBANGAN PRODUK DAUR ULANG LIMBAH ORGANIK “ECO ENZIM” MENJADI SABUN PADAT ANTISEPTIK Eko Retnowati; Sitta Hasanatin Solikah; Latifah Dikdayani
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mencuci tangan merupakan upaya memutus rantai penyebaran dan penularan virus Covid-19. Sabun cuci tangan yang mengandung antiseptic adalah komponen ampuh dalam menghambat dan mematikan berbagai mikroorganisme patogen diantaranya virus covid-19. Penggunaan sabun yang banyak beredar di pasaran dalam jangka waktu lama sering memberikan efek samping berupa kulit kering karena banyak mengandung zat kimia. Pembuatan sabun dengan menggunakan bahan-bahan alami akan lebih aman dan tentunya tidak memberikan efek kering di kulit. Eco enzim merupakan produk hasil olahan limbah rumah tangga dari hasil fermentasi sampah sayur maupun buah-buahan segar. Salah satu kandungan eco enzim adalah asam asetat (COOHCH₃) yang mampu membunuh mikroorganisme patogen. Pemilihan eco enzim sebagai bahan aktif pada pembuatan sabun padat selain manfaatnya sebagai antiseptic juga ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan menambah pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam pembuatan produk inovatif dengan memanfaatkan limbah organic eco enzim yang sudah dibuat oleh masyarakat. Metode pelatihan dilaksanakan dengan penyampaian materi, demonsrasi dan diskusi. Peserta pelatihan merupakan ibu-ibu desa Margorejo, kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini diikuti peserta dengan antusias dan diskusi berjalan interaktif. Pembuatan sabun berbahan aktif eco enzim ini masih memerlukan pengembangan lebih lanjut dari segi teknologi maupun pemasaran agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ISOLASI MANDIRI TERPUSAT SHELTER UMKU SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN PENYEBARAN COVID DI KABUPATEN KUDUS Sri Karyati; Heny Siswanti; Anny Rosiana Masithoh
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Angka penyebaran covid-19 di Kudus yang awalnya sudah mulai menurun mengalami lonjakan yang sangat tinggi pasca lebaran akibat peningkatan arus mudik dan adanya varian baru. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah pelaksanaan isolasi mandiri bagi mereka yang terkonfirmasi covid dengan tanpa gejala atau dengan gejala ringan. Tidak semua orang atau keluarga siap dan tertib untuk melakukan isolasi mandiri. Untuk itu perlu disiapkannya tempat isolasi terpusat, salah satunya shelter UMKU. Shelter UMKU yang dikelola oleh persyarikatan Muhammadiyah memiliki beberapa kelebihan dibanding tempat isolasi mandiri terpusat lain, yaitu adanya edukasi serta pendampingan, pemantauan dan evaluasi secara rutin pada santri penghuni shelter. Edukasi tentang penyakit covid, cara pencegahan penularan, cara meningkatkan daya tahan tubuh, serta upaya untuk mengatasi rasa cemas, takut, dan kesepian diberikan untuk meningkatkan pengetahuan santri. Pendampingan dan pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala 3x sehari. Santri juga mendapatkan pendampingan spiritual dan psikososial. Kegiatan tersebut terbukti dapat menurunkan kecemasan dan kesepian mereka. Pengalaman yang baik selama di shelter serta edukasi yang diberikan menjadikan mereka edukator yang efektif di masyarakat. Kegiatan isolasi mandiri terpusat shelter UMKU merupakan bentuk peranserta persyarikatan Muhammadiyah khususnya Universitas Muhammadiyah dalam membantu pemerintah untuk menurunkan angka penyebaran covid-19. Kata Kunci: shelter UMKU, covid-19, edukasi, pendampingan kesehatan Abstract The spread of Covid-19 in Kudus experienced a very high spike after Eid al-Fitr due to increased population mobility and new variants. One of the government's problems is the implementation of self-isolation for those who are confirmed positive for Covid. Not everyone or family is ready and orderly to self-isolate. It is necessary to prepare a centralized isolation place, one of which is the UMKU shelter. Managed by the Muhammadiyah Association. It has several advantages over others, in the form of education and assistance, regular monitoring and evaluation of all living in shelters. Education about COVID-19, how to prevent transmission, increase endurance, as well as efforts to overcome anxiety, fear, and loneliness are given to increase their knowledge. Assistance and health monitoring are carried out regularly 3 times a day. they also receive spiritual and psychosocial assistance. all of which can reduce their anxiety and loneliness. Good experience while in the shelter and education provided make them effective educators in the community. The centralization of self-isolation activities at the UMKU shelter is a form of participation from Muhammadiyah organizations, especially Muhammadiyah University in helping the government suppress the spread of COVID-1. Keywords: UMKU shelter, covid-19, education, health assistance
PERAN BIDAN DALAM UPAYA MENURUNKAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU HAMIL Nasriyah Nasriyah; Diah Ayu Wulandari
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kehamilan merupakan proses terjadinya pembuahan sampai kelahiran. Selama kehamilan tidak menutup kemungkinan terjadinya masalah atau risiko. Kehamilan risiko tinggi adalah suatu kondisi kehamilan yang bisa mengancam kesehatan dan keselamatan ibu dan janin. Kondisi ini bisa disebabkan karena komplikasi saat kehamilan, namun bisa juga disebabkan oleh suatu kondisi medis yang sudah ibu miliki sejak sebelum hamil. Ibu hamil yang mengalami kondisi ini harus rajin memeriksakan diri dan membutuhkan pengawasan dan perawatan ekstra dari dokter. Lebih dari 90% kematian ibu disebabkan oleh komplikasi obstetrik pada masa kehamilan, persalinan, dan nifas. Komplikasi akan cenderung meningkat pada ibu hamil yang memiliki faktor risiko, meskipun komplikasi dapat pula terjadi pada ibu hamil yang tidak dikategorikan berisiko. Diperkirakan 15% kehamilan akan mengalami keadaan risiko tinggi dan komplikasi obstetrik yang dapat membahayakan ibu maupun janin apabila tidak ditangani dengan memadai. Melalui Antenatal Care dapat dilakukan deteksi dini kehamilan yang berisiko, selain itu dapat dilakukan pendidikan kesehatan untuk memberikan pemahaman tentang kehamilan dan bahaya kehamilan. Kehamilan dengan letak plasenta renda merupakan salah satu bagian dari kehamilan risiko tinggi, keadaan ini dapat menyebabkan perdarahan pada ibu hamil dan komplikasi pada janin yang dikandungnya. Salah satu upaya yang dapat diberikan kepada ibu hamil yang memiliki risiko tinggi adalah pemberian pendidikan kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan trimester III. Pemberian pendidikan kesehatan diharapkan dapat menambah pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi sehingga dapat melakukan pengambilan keputusan dengan cepat untuk mendapatkan penanganan yang tepat di fasilitas kesehatan.
PEMANFAATAN MOCAF UNTUK PENATALAKSANAAN DIET YANG RAMAH HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS Diana Tri Lestari; Noor Cholifah; Jeki Purnomo; Heni Risnawati; Syahrial Aman; Widya Cholid
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMANFAATAN MOCAF UNTUK PENATALAKSANAAN DIET YANG RAMAH HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS Diana Tri Lestaria*, Noor Cholifahb, Jeki Purnomoc, Heni Risnawatid, Syahrial Aman, Widya Cholide a,b,c,d,eUniversitas Muhammadiyah Kudus, Kudus, Indonesia. Email : dianatri@umkudus.ac.id Abstrak Penyakit hipertensi dan diabetes mellitus masih menempati proporsi tertinggi dari seluruh penyakit tidak menular yang dilaporkan. Hipertensi dan DM tidak menunjukkan tanda dan gejala secara khusus sehingga perlu kewaspadaan dari masyarakat untuk melakukan skrining, pencegahan serta upaya untuk memperbaiki pola hidup terutama adalah pengaturan diet. Untuk itu perlu adanya bahan pangan pengganti yang ramah untuk penderita DM dan hipertensi, salah satunya adalah Modified Cassava Flour (MOCAF). Mocaf memiliki kadar kalori, lemak dan gula yang rendah sehingga baik untuk penderita DM dan Hipertensi. Pengabdian masyarakat ini adalah dilakukan dengan cara Pendidikan pada masyarakat, mencakup kegiatan pemberian penyuluhan dan demonstrasi pembuatan produk pangan dari tepung mocaf. Hasil dari pengabdian masyarakat ini pengetahuan masyarakat tentang bahan pangan substitusi untuk hipertensi dan DM meningkat. Dari aspek afektif, peserta menerima berbagai upaya kesehatan serta perkembangan untuk mengatasi masalah kesehatan seperti DM dan Hipertensi dan dari aspek psikomotor, peserta mampu untuk membuat makanan berbahan dasar tepung mocaf. Kata kunci : Hipertensi, Diabetes Mellitus, Mocaf. Abstract Hypertension and diabetes mellitus still occupy the highest proportion of all reported non-communicable diseases. Hypertension and DM do not show any signs and symptoms specifically so it is necessary to be vigilant from the public to carry out screening, prevention and efforts to improve lifestyle, especially dietary arrangements. For this reason, it is necessary to have friendly substitute foodstuffs for people with DM and hypertension, one of which is Modified Cassava Flour (MOCAF). Mocaf has low calorie, fat and sugar levels so it is good for people with DM and Hypertension. This community service is carried out by means of education in the community, including counseling activities and demonstrations of making food products from mocaf flour. As a result of this community service, public knowledge about substitution foodstuffs for hypertension and DM increased. From the affective aspect, participants received various health efforts and developments to overcome health problems such as DM and Hypertension and from the psychomotor aspect, participants were able to make foods based on mocaf flour. Keywords : Hypertension, Diabetes Mellitus, Mocaf.
SENAM CUCI TANGAN (HAND WASH) GURU PAUD AISYIYAH Noor Azizah; Anny Rosiana Masithoh
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cuci tangan merupakan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku cuci tangan yang benar dengan menggunakan 7 langkah dan sabun. Perilaku cuci tangan yang benar dapat menurunkan penyakit diare dan penyakit ISPA. Langkah cuci tangan yang direkomendasikan World Health Organization yaitu membasahi kedua tangan dengan air mengalir, beri sabun secukupnya, menggosokkan kedua telapak tangan dan pungggung tangan, menggosok sela-sela jari kedua tangan, menggosok kedua tangan dengan jari-jari rapat, jari-jari tangan dirapatkan sambil digosok ke telapak tangan, tangan kiri ke kanan dan sebaliknya, menggosok ibu jari secara berputar dalam genggaman tangan kanan, mengosok kuku jari kanan memutar ke telapak tangan kiri, basuh air dan mengeringkan tangan.Guru Pendidikan Anak Usia Dini memerlukan kreativitas agar peserta didik lebih menarik dan bisa mengikuti apa yang diajarkan. Metode Pelaksanaan Pelatihan ini mengajarkan senam cuci tangan dengan lagu sehingga peserta didik lebih menarik dan menyenangkan. Hasil pelaksanaan kegiatan peningkatan pengetahuan peserta tehnik cuci tangan, peningkatan ketrampilan cuci tangan secara baik dan benar. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan Guru Bustanul Athfal mengajarkan cuci tangan yang benar dan memakai sabun dengan cara yang menarik dan menyenangkan menggunakan lagu.
PENTINGNYA EDUKASI GIZI SEIMBANG BAGI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang penting diperhatikan karena merupakan masa transisi antara masa anak-anak dan dewasa. Gizi seimbang pada masa ini sangat menentukan kematangan mereka di masa depan. Seperti halnya pada remaja perempuan harus memperhatikan asupan makanan karena akan menjadi calon ibu yang akan melahirkan generasi penerus yang lebih baik. Kebutuhan anak laki-laki dan perempuan berbeda. Anak laki-laki banyak melakukan aktivitas fisik sehingga membutuhkan energi. Sedangkan, perempuan mengalami haid sehingga banyak memerlukan protein dan zat gizi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Jekulo Kudus pada remaja putra dan putri kelas XII dengan memberikan pengarahan pentingnya gizi seimbang pada remaja, manfaat gizi seimbang, macam – macam gizi seimbang bagi kesehatan reproduksi remaja. Hasil yang diharapkan pada pengabdian ini adalah remaja dapat merubah perilaku dan pola pikir cara mengkonsumsi makanan dengan melihat kebutuhan gizi yang seimbang untuk persiapan kematangan kesehatan reproduksi, serta menghasilkan luaran modul tentang pentingnya edukasi gizi seimbang bagi remaja.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BLACK GARLIC PADA IBU PKK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT HIPERTENSI heny siswanti
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hipertensi adalah istilah medis dari penyakit tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat mengakibatkan berbagai komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa sekaligus meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, bahkan kematian. Black Garlic telah dievaluasi penggunaannya dapat digunakan untuk pengobatan penyakit tekanan darah tinggi. Data dari Puskesmas Mayong 1 pada tahun 2020 jumlah penderita Hipertensim desa Pelang kecamatan Mayong kabupaten Jepara berjumlah 157. Sehingga perlu edukasi konsumsi Black Garlic mengingat khasiatnya yang besar dalam mencegah dan mengobati hipertensi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi pembuatan Black Garlic secara mandiri untuk kemudian dikonsumsi untuk pencegahan hipertensi. Uji laboratorium menunjukkan hasil Black Garlic memiliki prosentase antioksidan dan phenol yang lebih tinggi daripada bawang putih.Praktek langsung pembuatan Black Garlic oleh ibu PKK desa Pelang didapatkan hasil proses pembuatan selama kurun waktu 14 hari berupa olahan bawang putih yang telah terfermentasi menjadi bawang hitam (Black Garlic). Rasa Black Garlic yang manis dan asam dengan tekstur yang kenyal seperti Jenang atau dodol yang bisa dikonsumsi sehari-hari untuk memperlancar peredaran darah sehingga dapat mencegah penyakit hipertensi. Kata Kunci: Black Garlic, Hipertensi, Ibu PKK Pelang Abstract Hypertension is the medical term for high blood pressure. This condition can lead to various health complications that are life-threatening while increasing the risk of heart disease, stroke, and even death. Black Garlic has been evaluated its use can be used for the treatment of high blood pressure. Data from the Mayong 1 Health Center in 2020 the number of hypertension sufferers in Pelang village, Mayong district, Jepara district, amounted to 157. So it is necessary to educate on the consumption of Black Garlic considering its great efficacy in preventing and treating hypertension. The purpose of this community service is to provide education on making Black Garlic independently and then consumed for the prevention of hypertension. Laboratory tests showed that Black Garlic had a higher percentage of antioxidants and phenols than garlic. The direct practice of making Black Garlic by PKK Pelang village resulted in the production process for a period of 14 days in the form of processed garlic that has been fermented into black garlic (Black Garlic). ). The sweet and sour taste of Black Garlic with a chewy texture like Jenang or lunkhead that can be consumed daily to improve blood circulation so as to prevent hypertension. Kata Kunci : Black Garlic, Hypertension, Mother of PKK Pelang
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERIAN MAKANAN SEIMBANG DAN STUNTING MASSAGE Indah Risnawati; Durrotun Munafiah
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Target yang ditetapkan adalah menurunkan angka stunting hingga mencapai 40% pada tahun 2025 (WHO, 2016). Kejadian balita stunting merupakan masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) selama tiga tahun terakhir yaitu pada tahun 2015, 2016 dan 2017, stunting memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalah gizi lainnya seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2019). Penyebab dari Stunting diantaranya adalah faktor dari lingkungan seperti sanitasi yang buruk, faktorekonomi, factor dari ibu yaitu praktik pengasuhan gizi yang kurang baik, termasuk kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan, serta faktor dari bayi dan balita yaitu Berat Bayi Lahir Rendah (Ramayulis et al., 2018). Pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan tentang Stunting dan Mempraktekkan Stunting Massage yang bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengertian dalam upaya pencegahan angka penurunan Stunting bayi dan balita.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SD DENGAN PEMBELAJARAN BERBASISI PERMAINAN TRADISONAL (ENGKLEK) Ade Ima Afifa Himayati; Yoga Awalludin Nugraha; Muhammad Aris Prasetyo; Ika Tristanti; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Belajar adalah perubahan tingkah laku secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari praktik atau penguatan yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Kurangnya motivasi belajar siswa dapat terjadi akibat beberapa hal, salah satunya kurangnya inovasi dari guru dalam pelaksanan pembelajaran. Rendahnya motivasi belajar siswa ini terjadi juga di SD Negeri 1 Loram Kulon. Berdasarkan permasalahan tersebut, pelaksanaan pengabdian masayrakat di SD Negeri 1 Loram Kulon ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan motivasi belajar siswa dengan pembelajaran berbasisi permainan tradisional (engklek); dan (2) sedangkan untuk guru diharapkan dapat menerapkan Pernainan Tradisonal (Engklek) Sebagai Media Pembelajaran. Maka dari pelaksanaan pengabdian masyrakat ini dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada guru maupun siswa.
APAPUN MASALAH KESEHATAN ANDA, SOLUSI KB NYA ADA DISINI, PART 1. nor asiyah; Fania Nurul Khoirun Nisa
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 1, No 2 (2019): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia menghadapi masalah yang besar yaitu pertumbuhan penduduk yang cepat. Sebagai upaya meningkatkan derajat kehidupan bangsa, maka Indonesia membangun ekonomi dan keluarga berencana secara bersamaan karena keduanya seperti dua sisi mata uang, hal itu dilakukan agar hasil pembangunan dapat bermakna. Menurut Malthus, pertumbuhan sumber daya alam seperti deret hitung, sedangkan pertumbuhan manusia mengikuti deret ukur, sehingga suatu saat sumber daya alam tidak akan mampu mencukupi kebutuhan manusia. Saat ini hal itu sudah mulai menjadi kenyataan, sehingga setiap keluarga harus memperhatikan dan merencanakan jumlah keluarga sesuai yang diinginkan. Indonesia berhasil menurunkan angka kelahirannya secara bermakna. Masyarakat dapat menerima hampir semua metode medis tehnik keluarga berencana yang dicanangkan oleh pemerintah. Metode keluarga berencana meliputi kontrasepsi pil kombinasi dan suntik 1 bulan, Mini pil progesterone, suntik 3 bulan DMPA dan suntik 2 bulan NET-EN, Implan, Alat kontrasepsi dalam Rahim (IUD), Kondom dan KB Permanen. Adapun masalah kesehatan yang dibahas di part 1 meliputi: Usia, Paritas, Nifas dan Menyusui. Sedangkan penyakit lain yang akan dibahas dipertemuan berikutnya ada Infeksi, kangker, Epitel serviks Neoplasma, Perdarahan Vagina, Penyakit radang panggul, Infeksi menular seksual, HIV/AIDS, Merokok, Hipertensi, Trombofeblitis Vena/Varises, Penyakit Jantung, Sakit Kepala, Diabetes Milletus (Kencing Manis) Penyakit Liver, Interaksi Obat dan Obesitas serta Fibroid Uteri. Kata Kunci : Masalah Kesehatan, Solusi KBnya. Abstrac Indonesia faces a big problem, namely rapid population growth. To improve the standard of living of the nation, Indonesia is building an economy and family planning simultaneously because they are like two sides of a coin so that the results of development can be meaningful. According to Malthus, the growth of natural resources is like an arithmetic progression, while human growth follows a geometric progression so that one-day natural resources will not be able to meet human needs. Now, this has started to become a reality, so every family must pay attention and plan the number of families as desired. Indonesia has succeeded in reducing its birth rate significantly. The public can accept almost all medical methods of family planning techniques announced by the government. Family planning methods include the combined pill and 1-month injection, Mini progesterone pill, DMPA 3-month injection and 2-month NET-EN injection, implants, intrauterine device (IUD), condoms, and permanent family planning. The health problems discussed in part 1 include Age, Parity, Postpartum, and Breastfeeding. While other diseases that will be discussed at the next meeting are infection, cancer, cervical epithelial neoplasm, vaginal bleeding, pelvic inflammatory disease, sexually transmitted infections, HIV/AIDS, smoking, hypertension, venous thrombophlebitis/varicose veins, heart disease, headaches, diabetes mellitus (Diabetes) Liver Disease, Drug Interactions and Obesity, and Uterine Fibroids. Keywords: Health Problem, Contraceptive Solution.