cover
Contact Name
Andri Ardhiyansyah
Contact Email
andri.ardhiyansyah@eastasouth-institute.com
Phone
+6282180992100
Journal Mail Official
eastasouth.jcs@gmail.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Eastasouth Journal of Impactive Community Services
Published by Eastasouth Institute
ISSN : 29856167     EISSN : 29642256     DOI : https://www.doi.org/10.58812/ejimcs
Core Subject : Social,
Eastasouth Journal of Impactive Community Services (p-ISSN: 2985-6167, e-ISSN: 2964-2256) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel-artikel pengabdian masyarakat dari penerapan berbagai disiplin ilmu. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dicapai dalam bidang pengabdian masyarakat. EJIMCS khususnya berfokus pada masalah utama dalam mengembangkan ilmu-ilmu berikut dalam pengabdian masyarakat: kesehatan, ilmu sosial, kewirausahaan, teknologi, dan pendidikan pengajaran.
Articles 86 Documents
Penguatan Literasi Branding melalui Sosialisasi Pentingnya Merek bagi Produk Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) Ujang Badru Jaman; Heliani Heliani
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i03.656

Abstract

Program Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) merupakan salah satu inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan dalam mendukung pengembangan kewirausahaan melalui pemberian bantuan modal usaha, pelatihan, dan pendampingan bagi pelaku usaha pemula. Namun, dalam implementasinya, masih ditemukan keterbatasan pada aspek literasi branding, khususnya pemahaman mengenai pentingnya merek sebagai identitas dan aset strategis usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha TKMP mengenai pentingnya merek dalam pengembangan produk dan daya saing usaha. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif partisipatif yang meliputi identifikasi peserta dan produk TKMP, pemetaan jenis usaha, sosialisasi konsep merek, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah memiliki produk usaha dan legalitas dasar berupa NIB, namun belum memiliki pengelolaan merek yang optimal. Setelah kegiatan sosialisasi, terjadi peningkatan pemahaman peserta terkait fungsi merek sebagai identitas produk, alat diferensiasi, dan perlindungan hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi sederhana mengenai branding mampu meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya penguatan identitas produk, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk implementasi yang lebih optimal.
Peningkatan Pemahaman Praktik Bisnis Berkelanjutan Pada UMKM Melalui Pendekatan Microlearning Siti Nur Aisyah; Meiliani Luckieta; Siti Nurwasilah; Sopi Pebriani; Arief Fiermanto
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i03.657

Abstract

Mayoritas UMKM di Indonesia masih menghadapi kendala rendahnya pemahaman bisnis berkelanjutan (sustainability) dan keterbatasan literasi digital. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas edukasi sustainability berbasis microlearning melalui empat variasi konten di platform TikTok dan Instagram. Hasil analisis data menunjukkan perbedaan karakteristik performa yang signifikan. Instagram unggul dalam menghasilkan jumlah penonton (views), likes, serta ramah terhadap konten gambar slide (carousel AI). Sebaliknya, TikTok lebih unggul dalam mendorong interaksi aktif berupa komentar dan viralitas berbagi (share). Secara demografis, audiens didominasi perempuan usia 18-24 tahun. Format video pendek dengan interaksi emosional langsung terbukti paling efektif dalam meningkatkan kesadaran bisnis berkelanjutan.
Strategi Pengurangan Limbah dan Energi Alternatif: Briket Janggel Jagung di Desa Singorojo Fajar Ayu Kurnia Nitaningrum; Sabrina Febrianti; Muhammad Lintang Putra Pratama; Farida Ainur Rohmah; Sri Sukasih; Hadi Prayitno
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i01.381

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah pertanian secara produktif. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Singorojo, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal pada Bulan Agustus 2025 yang ditujukan kepada kelompok masyarakat, terutama ibu rumah tangga. Metode yang digunakan antara lain survei lokasi, penyampaian materi informasi, pelatihan secara langsung melalui praktik pembuatan briket, serta pendampingan pasca pelatihan. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan beberapa peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian ini, disampaikan bahwa pelatihan sangat bermanfaat dan mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di sekitar. Program pengapdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah di Desa Singorojo.
Kolaborasi Warga dan Pemerintah Desa Singorojo dalam Menyusun Strategi Penanggulangan Banjir Indra Resya Afani; Malika Faniyatul Arifiyah; Nur Fadillah; Raya Ardana; Sri Sukasih; Hadi Prayitno
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i01.382

Abstract

Pengabdian masyarakat di Desa Singorojo dilakukan guna meningkatkan kesiapsiagaan warga terhadap risiko banjir dengan menggunakan metode Participation Action Research(PAR). Pendekatan ini melibatkan warga sejak tahap identifikasi masalah, perencanaan, hingga evaluasi, sehingga menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan lokal. Program-program tersebut meliputi edukasi kebencanaan lintas usia , dimulai dari di PAUD terdapat dongeng dan simulasi banjir, di SD terdapat Civic Green Tanggap, dan di masyarakat terdapat pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya perubahan sosial di masyarakat. Pertama, terbentuknya FPRB Desa sebagai wadah koordinasi dan pengelolaan risiko bencana secara berkelanjutan. Kedua, munculnya perubahan perilaku warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam pemeliharaan saluran air dan pengelolaan sampah. Dengan demikian, kolaborasi antara warga, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan tidak hanya meningkatkan kesiap siagaan bencana, namun juga membangun kesadaran kolektif guna menjaga lingkungan.
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Pujon Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dewi Rahma; Andrey Anggiat Imannuel Simanjuntak; Mareti Mareti; Fenty Cristy; Elma Thessia; Muhamad Nopi Ramadhan; Joni Ezra Sitanggang; Cristian Voma; Maria Aprilia; Adysa Nandyta Maurentina; Adrian Benard Barus; Monika Helena Oktavia; Jumiati Jumiati
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i01.387

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, bertujuan meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Program KKN meliputi pengelolaan lingkungan, pencegahan stunting, budidaya hidroponik, literasi digital, pengembangan UMKM, serta pemberdayaan kelompok rentan seperti perempuan, anak, dan disabilitas. Metode yang digunakan mencakup observasi, pelatihan, sosialisasi, dan evaluasi berkala. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, kesehatan, keterampilan digital, dan penguatan ekonomi lokal. Tantangan seperti keterbatasan partisipasi masyarakat dan akses internet menjadi fokus perbaikan. Program ini juga meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam penerapan ilmu dan soft skill. Keberlanjutan program diupayakan melalui pembentukan kelompok kerja desa dan sinergi dengan perguruan tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa KKN memiliki peran strategis dalam memberikan solusi nyata dan membangun kemandirian masyarakat desa. Kata kunci: Kuliah Kerja Nyata, pemberdayaan masyarakat, desa Pujon, pengelolaan sumber daya, pembangunan berkelanjutan.
Peningkatan Profesionalisme Pengurus Koperasi Melalui Pelatihan RAT untuk Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel Ismail R Noy; Muhammad Ridhwansyah Pasolo; Andri Irawan; Yaya Sonjaya
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i01.418

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan kapasitas pengurus koperasi di Kabupaten Keerom dalam melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), yang selama ini menjadi kendala utama dalam tata kelola kelembagaan koperasi. Tujuannya adalah membantu pengurus memahami prosedur, menyusun dokumen RAT, serta meningkatkan kepatuhan pelaporan kepada Dinas Koperasi setempat. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan praktikal dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, dan praktik langsung. Peserta berjumlah 30 orang dari 15 koperasi aktif di Keerom. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dengan rata-rata kemampuan keseluruhan mencapai 90%. Peserta mampu menyusun laporan pertanggungjawaban dan mensimulasikan RAT secara sistematis. Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam memperkuat tata kelola koperasi berbasis pembelajaran praktis dan berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Melalui Pelatihan Kurikulum Deep Learning di MI Hidayatun Najah Dian Rustyawati; M. Fauzi
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i01.419

Abstract

Kurikulum Deep Learning merupakan inovasi kebijakan Pendidikan sebagai Upaya untuk menghadapi tuntutan abad ke-21. Pelatihan Kurikulum Deep Learning dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru di MI Hidayatun Najah dalam menerapkan pembelajaran mendalam, penyusunan modul ajar, rencana pembelajaran mendalam, serta menerapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas.  Kegiatan pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode Service Learning, dengan jumlah peserta sebanyak 75 orang. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogic guru di MI Hidayatun Najah Tuban yang terlihat dari 4 aspek, yaitu 1) guru memahami konsep deep learning, 2) guru mampu merancang Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), 3) guru mampu Menyusun modul ajar, dan 4) guru mampu meningkatkan antusiasme, interaktivitas, dan kemandirian belajar siswa. Kegiatan pelatihan ini menjadi sarana pengembangan profesionalisme guru untuk menghadapi tantangan pembelajaran masa kini dan pembentukan kemampuan berpikir mendalam.
Pencegahan Pernikahan Anak Melalui Program Break the Chain of Child Marriage Di Desa Dadap Made Nanda Kuswanda; Dinda Salsabila; Rahmadi Sakban; Abdul Malik Alwatoni; Gilang Bahari Makmun; I Komang Rendi Arya Winarsa; Mohammad Bukrom; Moehammad Ronaldiva; Era Pazira; Lalu Nabil Aziz Mulyadi
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i01.434

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memutuskan rantai pernikahan anak yang marak terjadi di Lombok Tengah terutama Kec. Pujut. Pemilihan Desa Dadap dimaksud karena umur Desa yang terbilang masih sangat muda sehingga masih bisa dilakukan intervensi terutama pada perdes yang masih belum membahas mengenai pernikahan anak. Masalah budaya menjadi halangan terbesar dalam melakukan intervensi ini karena basis budaya yang sangat kental di wilayah Pujut. Penekanan terhadap kasus pernikahan anak sangat penting untuk masa depan wilayah tersebut agar tidak semakin tertinggal.
Pencegahan Pernikahan Usia Anak Melalui Edukasi Resiko Dan Dampak Pergaulan Bebas Bagi Remaja Di Desa Dadap Made Nanda Kuswanda; Dinda Salsabila; Rahmadi Sakban; Abdul Malik Alwatoni; Gilang Bahari Makmun; I Komang Rendi Arya Winarsa; Mohammad Bukrom; Moehammad Ronaldiva; Era Pazira; Lalu Nabil Aziz Mulyadi
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i01.435

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk Langkah Muda, mahasiswa Universitas Mataram. Bakti ini dilakukan untuk siswa MTs Birul Walidain di Desa Dadap, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung pada 9 Agustus 2025. Tema kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah "Edukasi Mencegah Perkawinan Anak Melalui Pemahaman Risiko dan Dampak Pergaulan Bebas bagi Remaja." Melalui pendidikan ini, siswa belajar tentang dampak negatif pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, dan hubungan yang sehat. Edukasi ini juga mempromosikan hubungan yang sehat dengan membahas pentingnya menghargai diri sendiri dan orang lain. Sebagai generasi penerus dan harapan bangsa, pengetahuan siswa tentang pendidikan seks dan pencegahan pergaulan bebas perlu ditingkatkan untuk mengurangi jumlah perkawinan anak di Lombok Tengah. Metode pengabdian masyarakat menggunakan ceramah dan diskusi interaktif dengan pembicara dari LSM YGSI (Yayasan Gemilang Sehat Indonesia). Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa untuk membuat pilihan yang tepat dan sehat tentang kehidupan masa depan mereka.
Penguatan Pemahaman Hak Anak dan Komunikasi Efektif Orang Tua Dalam Mencegah Pernikahan Usia Anak di Desa Dadap Made Nanda Kuswanda; Dinda Salsabila; Rahmadi Sakban; Abdul Malik Alwatoni; Gilang Bahari Makmun; I Komang Rendy Arya Winarsa; Mohammad Bukrom; Moehammad Ronaldiva; Era Pazira; Lalu Nabil Aziz Mulyadi
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i01.436

Abstract

Pernikahan anak merupakan permasalahan yang masih banyak terjadi di Nusa Tenggara Barat, seperti di Desa Dadap, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Fenomena ini umumnya disebabkan oleh faktor ekonomi, adat istiadat, pergaulan bebas, dan pengaruh gawai. Dampak negatif perkawinan anak sangat luas, misalnya seperti terganggunya pendidikan anak, perceraian, dan ancaman terhadap kesehatan anak saat melahirkan akibat fisik yang terbilang masih belum matang. Oleh karena itu, kelompok Langkah Muda berupaya mencegah peningkatan pernikahan anak di Desa Dadap melalui sosialisasi. Dengan tema sosialisasi Dampak Pernikahan Anak dan Peran Penting Orang Tua serta lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang anak, Kelompok Langkah Muda berharap masyarakat semakin menyadari dampak negatif perkawinan anak.